DADDY

Cast :

- Park Chanyeol (26)

-Byun Baekhyun (17)

- Other

Warning : 18, Pedofil, Smut, Mature

.

.

.

.

Pagi menjelang dengan cepatnya, Baekhyun masih takut untuk menatap mata Chanyeol secara langsung, ia takut jika Chanyeol masih marah terhadapnya

"Baekhyun" Mata Chanyeol menatap gadis didepannya yang sedang menikmati sarapan paginya

"Y-ya ada apa?" Baekhyun yang terkejut dengan panggilan Chanyeol secara tiba-tiba langsung menatap Chanyeol dengan takut-takut

"Setelah ini bersiaplah, aku akan mengajakmu kesuatu tempat" Ujar Chanyeol dan langsung melanjutkan acara sarapannya

"Tapi Dad, setelah ini Baekki ada kelas" Ujar Baekhyun menatap makanannya

"Itu bisa menunggu, apa kelasmu lebih penting daripada aku?" Chanyeol masih melanjutkan sarapannya

"O-oke" Baekhyun hanya pasrah dan mencoba untuk 'menurut' kepada Chanyeol

Chanyeol sedikit menyesal telah membelikan rok mini untuk Baekhyun tempo hari yang lalu, lihatlah sekarang Chanyeol bukannya harus menjalankan mobilnya malah memilih untuk mematung dan menatap intens paha putih mulus Baekhyun

Baekhyun yang telah meletakkan pantatnya di jok penumpang mobil mewah Chanyeol dan menyadari bahwa Chanyeol hanya terdiam sambil menatapnya

"Emm Dad, kapan kita akan berangkat?" Baekhyun mencoba melambaikan tangannya didepan wajah Chanyeol yang melongo

"Tentu saja sekarang" Chanyeol menutupi kegugupannya karena telah dicyduk oleh Baekhyun dengan sifat coolnya

Setelah itu tidak ada yang membuka pembicaraan diantara mereka dan membiarkan keheningan yang mengisi

Chanyeol menghentikan mobilnya disalah satu tempat pemakaman dan menatap Baekhyun dengan tatapan yang tidak bisa diartikan

"Aku tidak yakin kesana dengan pakaian seperti ini dad" Baekhyun cemberut karena merasa dirinya telah salah kostum

"Ya, baju itu seharusnya kau gunakan saat tidur bersamaku" Chanyeol mengatakan hal itu sambil membuka pintu mobilnya

"Dad, apa yang kau katakana tadi?" Baekhyun ikut membuka pintu mobil dan berjalan menuju Chanyeol

"Tidak ada, sekarang ayo ikut aku" Chanyeol menggenggam tangan Baekhyun dan mengajak gadis yang lebih pendek dibandingnya berjalan beriringan

Chanyeol menghentikan kakinya didepan dua makam yang sangat bersih

"Dad, aku sungguh mengapa kau membawaku disini, aku tahu Daddy membenciku tapi jangan suruh aku untuk mati ya-" Baekhyun malah memohon dengan imut didepan Chanyeol

"Baek, ini makam orang tuaku, tenangkan dirimu" Chanyeol mencoba menenangkan Baekhyun yang rupanya sudah salah paham

"Ah maafkan aku Dad, Annyeong Mr. Park dan Mrs. Park" Baekhyun langsung menundukkan kepalanya untuk menghormati mendiang orangtua Chanyeol

Chanyeol menatap makam orangtuanya dengan wajah datar tapi pandangannya sendu, Baekhyun yang melihat Chanyeol seperti itu langsung menggenggam tangan kanan Chanyeol untuk menenangkannya

"Tidak apa-apa, semua akan baik-baik saja" Chanyeol mengusap lembut tangan Chanyeol

"Jangan khawatir, aku sudah tidak apa-apa Baek" Chanyeol tersenyum sambil menatap Baekhyun yang masih menggenggam tangannya

"Umma Appa, aku ingin memperkenalkan seseorang" Chanyeol menggerakkan tangannya untuk memberi sinyak kepada Baekhyun untuk memperkenalkan dirinya

"Selamat pagi Umma Appanya Daddy Chanyeol, perkenalkan saya Byun Baekhyun. Ah anak anda sungguh baik sudah mau menyayangi Baekki walau Baekki sebenarnya sangat nakal, oh dan Daddy juga sudah mencium Baekki dua kali eumm Baekki suka sih tapi Daddy terlalu bersemangat gituu-umph" Chanyeol mendelik saat mendengar apa yang dilontarkan Baekhyun dan memilih untuk membekap mulut nakal Baekhyun dengan tangan besarnya karena pandangan aneh orang sekitar yang juga sedikit mendengar celotehan Baekhyun

"Sudah cukup Baek, ayo sini" Chanyeol membungkukkan badannya dan menarik tangan Baekhyun yang empunya masih ingin melanjutkan celotehannya dan mau tidak mau Baekhyun harus terseret arus tarikan tangan besar Chanyeol

Chanyeol membawa Baekhyun ke taman yang terdapat telaga yang berada tidak jauh dari pemakaman. Disana terdapat angsa-angsa yang berenang dengan lucu dan juga terdapat pepohonan yang rimbun di tepi telaga yang membuat tempat itu semakin sejuk

"Duduk disini" Chanyeol membawa Baekhyun untuk duduk dibangku taman

"Wah tempat ini indah sekali" Ujar Baekhyun tertegun

"Ada yang ingin ku ceritakan padamu Baek"

"Tentang mengapa aku sungguh melarangmu menemui Kris lagi" Ujar Chanyeol menatap Baekhyun

"Baiklah aku akan mendengarkannya"

Chanyeol mulai bercerita awal bagaimana mereka bisa kenal, dan bercerita bahwa Chanyeol pernah menyukai teman masa kecilnya sendiri hingga perkelahian antara Kris dan Chanyeol pada saat itu, serta Chanyeol juga menceritakan mengapa kedua orangtuanya bisa meninggalkannya.

Baekhyun saat ini paham mengapa Chanyeol tidak ingin Baekhyun bertemu dengan Kris dan Baekhyun juga merasa bersalah karena telah tidak menghiraukan perintah untuk menjauhi Kris

Dan Baekhyun kini tahu siapa Irene yang sudah dibicarakan Kris kemarin, Chanyeol mengalami masa kurang menyenangkan sewaktu ia kecil, sama sepertinya

"Apakah Irene cinta pertama Daddy?" Baekhyun bertanya disela Chanyeol bercerita

"Sebenarnya ada-"

Gyurr

Hujan tiba disaat Chanyeol hendak melanjutkan kalimatnya, Chanyeol dengan sigap langsung melepas jasnya dan menggunakannya sebagai paying darurat untuk melindungi kepalanya dan juga Baekhyun

Baekhyun yang sedikit terkejut dengan apa yang dilakukan Chanyeol, Baekhyun juga tidak berkedip saat wajah Chanyeol sangat dekat dengannya, tampan, tampan sekali

"Ayo ke mobil" Kalimat Chanyeol yang membuyarkan fantasi Baekhyun yang pergi kemana-mana

"Ah iyaa" Baekhyun menutupi pipinya yang terlihat memerah, memerah karena dingin atau karena malu?

Sesampai dimobil Baekhyun membersihkan wajahnya yang basah karena terkena tetesan hujan dengan tissue dan Chanyeol melipat jasnya yang kelihatannya basah kuyup dan meletakkan di jok belakang

"Dad sebentar" Baekhyun menyentuh dagu Chanyeol dan membawanya mendekat kearah Baekhyun, Baekhyun mengusap wajah basah Chanyeol dengan lembut hingga wajah Chanyeol kering

Chanyeol yang menerima perlakuan itu hanya mematung sejenak dan menyunggingkan senyumannya

"Kau memancingku bukan?" Chanyeol menatap Baekhyun yang sepertinya salah tingkah

"Apa? Tidak" Baekhyun membuang pandangannya ke tetesan hujan yang membasahi kaca mobil Chanyeol

"Kau ingin aku cium kan?" Chanyeol mulai mendekat kearah Baekhyun

"Kata-katamu tadi sewaktu 'mengadu' pada orangtuaku tentang ciuman sudah menjelaskan semuanya sayang" Pungguh Baekhyun semakin mundur karena Chanyeol juga semakin mendekatkan tubuhnya ke tubuh Baekhyun

Pipi Baekhyun memerah saat melihat rambut Chanyeol yang berantakan menambah kesan bad boy yang cocok dengan Chanyeol

Baekhyun menutup matanya, pasalnya saat ini punggungnya sudah terhalang pintu mobil Chanyeol yang membuatnya tidak bisa mundur walaupun satu inci

"Jika ciuman tidak memuaskanmu aku bisa memberimu lebih" Chanyeol membelai wajah Baekhyun dan jarinya turun menuju melewati leher putih Baekhyun dan berkelana menuju kancing baju Baekhyun yang terbuka dibagian atas

"Buka matamu" Baekhyun terkejut saat Chanyeol mengancingkan bajunya yang sebelumnya tak sengaja terbuka

"Astaga" Pipi Baekhyun sudah benar-benar memerah sekarang

'Mungkinkah aku menyukainya?' Batin Baekhyun

.

.

Besok dilanjut okeyyy :)))))))))