"Aku..."

"Aku Wu Yi Fan..." kata Yifan sambil menatap Chanyeol dengan lekat tapi anehnya bibirnya menyunggingkan sebuah senyum, entah bagaimana ia bisa melakukan itu ketika di dalam hatinya justru ia merasa sedikit kesal dengan makhluk yang tingginya tak lebih darinya itu.

"Ada apa Chanyeol hyung? kenapa kau bertanya seperti itu..." kata Sehun yang memang sejak tadi kebingungan, ia tidak mengerti harus bersikap seperti apa dalam situasi yang tengah ia hadapi saat ini.

Sehun tidak tahu kenapa Chanyeol dan orang-orang yang saat ini bersamanya datang dengan wajah terlihat khawatir dan Chanyeol terlihat seperti menahan amarah yang sangat besar akan sesuatu, Sehun tidak tahu kenapa Chanyeol hyung dengan tidak sopannya mendobrak pintu (walaupun tanpa membuatnya jadi rusak) untuk masuk ke kamar ini lalu bertanya dengan tidak sopan kepada Yifan hyung.

"Jauhi dia Sehun, dia berbahaya" kata Chanyeol memperingati Sehun.

"Apa maksudmu hyung? aku tidak mengerti, aku tahu kalian berdua tidak saling mengenal... Tapi Chanyeol hyung di Wu Yi Fan, kepala sekolahku... dia sedang menjenguk Kyungsoo kau tidak perlu khawatir hyung dia tidak berbahaya dia bukan orang jahat yang akan menculik Kyungsoo" jelas Sehun.

"DIA BERBAHAYA"

Sehun terkejut bukan main ketika suara berat Chanyeol terdengar membentaknya, begitu pula dengan orang-orang yang ada disana kecuali Siwon, Kyungsoo dan Yifan.

Yifan memasang ekspresi poker facenya, namun dalam hati ia mulai agak kesal dengan tingkah sembrono yang ditunjukan Chanyeol dengan membentak Sehun, berani sekali ia melakukan tindakan itu pada seseorang yang tingkatnya lebih tinggi darinya. Jika ia tahu siapa Sehun yang sebenarnya, maka bisa dipastikan ia tidak akan lancang membentak Sehun.

Siwon dengan sikap tenangnya tengah memikirkan sesuatu tentang situasi yang menurutnya agak janggal.

Jika pria yang mengaku bernama Wu Yi Fan itu adalah musuh mereka, mana mungkin ia diam begitu saja tanpa mencoba melarikan diri dari mereka ketika ia tahu fakta bahwa keberadaan mereka bisa mengancam keselamatannya. Terlebih ia mengeluarkan kekuatan yang sangat besar, sudah pasti dia juga bisa menyadari kekuatan yang Chanyeol keluarkan untuk mengancam keberadaannya kan?

Atau setidaknya jika ia benar-benar musuh, kenapa ia tidak melakukan apapun pada Sehun maupun Kyungsoo dan Kyungsoo... sejak tadi dia terlihat tenang memperhatikan mereka... bukankah dia anak indigo? sudah pasti jika ia mau, ia bisa melihat kejadian yang akan terjadi selanjutnya? apa benar yang dikata Sehun bahwa pria bernama Wu Yi Fan itu bukan musuh, seharusnya ia menyerang Chanyeol kalau ia adalah musuh.

Siwon jadi bingung sendiri memikirkannya, ia harus melakukan sesuatu. Siwon pun menarik Chanyeol untuk mundur agar ia bisa masuk ke dalam ruang rawat tersebut, seluruh pasang mata kini menatap Siwon. Menunggu apa yang akan ia katakan selanjutnya.

"Maaf sebelumnya kalau aku menyela kalian, tapi bukankah akan sangat bagus kalau kita bicarakan ini secara baik-baik?"

Saat ini Siwon dan Sehun tengah berada di taman yang letaknya berada di belakang rumah sakit tempat Kyungsoo dirawat. Mereka menyetujui usul Siwon untuk mebicarakannya baik-baik, sementara ia meminjam Sehun karena ada hal yang bersifat privasi untuk dikatakan pada Sehun dan disini lah mereka sekarang mengabaikan bahwa hari telah petang. Mereka duduk berhadapan pada bangku taman.

"Apa kau benar bernama Sehun orang yang dimaksud Chanyeol dan Baekhyun bahwa kau membantu menemukan Kyungsoo?" tanya Siwon membuka percakapan.

Suasana terasa begitu canggung untuk Sehun karena ketika melihat wajah serius Siwon yang terlihat tegas membuat Sehun gugup bagaimana harus menghadapinya, "Iya, aku Oh Se-Hun... aku teman Kyungsoo" kata Sehun memperkenalkan diri.

Siwon pun ikut memperkenalkan diri, "Namaku Choi Si Won... aku adalah utusan dari para anggota dewan yang juga mengutus Chanyeol dan Baekhyun dalam misi penyelidikan kasus yang menimpa Kyungsoo saat ini-" belum sempat Siwon meyelesaikan kalimat yang ingin ia katakan Sehun sudah memotongnya terlebih dahulu.

"Anggota dewan? Anggota dewan apa? dan... misi apa yang paman maksud? apa paman, Chanyeol dan Baekhyun adalah anggota kepolisian?"

Siwon menghela nafas, sspertinya Chess Guard terlalu lama mengurung diri hingga serikat mereka jarang dikenali orang saat ini, "Apa kau pernah mendengar nama Chess Guard? dan apa kau percaya jika sihir dan sejenisnya masih ada didunia ini?" tanya Siwon memastikan

Sehun menanggapinya dengan sebuah gelengan, "Apa lagi itu? Sihir? Apa benar hal sejenis itu ada didunia ini" tanyanya.

"Aku akan menjelaskan tentang sihir dan sebuah kekuatan lalu tentang Chess Guard terlebih dahulu agar kau dapat mengerti garis besar yang terjadi saat ini..." Sehun menanggapi ucapan Siwon dalam diam, tanda bahwa ia siap untuk mendengarkan. Lagipula ia juga sangat penasaran mengenai asal usul Chanyeol dan Baekhyun hyung, mengapa mereka bisa baik hati dengan menolong Kyungsoo yang notabenenya adalah orang asing yang tidak mereka kenal.

"Begini... mungkin ini terdengar mengada-ngada tapi dalam dunia ini ada banyak jenis makhluk hidup selain manusia... di dunia langit maupun di bumi, tapi aku akan menjelaskan sebagian besar makhluk yang ada di bumi, tingkat tertinggi makhluk itu adalah... Noblesse... mereka bukan tuhan tapi mereka membantu makhluk dunia langit untuk menjaga bumi . jumlah mereka sedikit tapi kekuatan mereka sangat besar hingga membuat makhluk lain tunduk akan perintahnya..." Siwon melirik Sehun yang kini dahinya berkerut bingung.

"Tunggu... jadi paman bermaksud mengatakan bahwa Vampire, Werewolf atau penyihir itu ada di dunia ini?"

Siwon menganggukan kepalanya, "Bisa dibilang begitu. Tapi aku belum pernah menemui mereka" Sehun memutar bola matanya malas, bagaimana mungkin paman yang cukup berumur dihadapannya ini masih mempercayai karakter dalam dongeng dan menganggap mereka ada.

Sehun juga sebenarnya sangat menyukai karakter Vampir, tapi ia tidak sebegitu mengkhayalnya bahwa mereka ada didunia ini. Ia bahkan tak bernah mendengar ada manusia yang dihisap darahnya oleh Vampir.

Siwon melihat sikap Sehun yang meragukan ucapannya, tapi ia mengabaikan itu karena ia yakin sebentar lagi ia akan berhadapan langsung dengan salah satu dari makhluk itu jika tebakannya benar bahwa Sehun adalah King dari Chess Guard selanjutnya.

"Lalu yang kedua adalah manusia yang dianugrahi oleh makhluk dari langit sebuah kekuatan dan setiap kekuatan itu berbeda-beda"

"Tunggu dulu paman, bukankah mereka adalah manusia yang hanya diberi kekuatan? bagaimana bisa manusia berada di tingkat dua terkuat... jika memang makhluk dalam dongeng benar adanya bukankah Vampir atau Werewolf lah yang berada diurutan kedua?" protes Sehun.

Siwon menggeleng, "Aku mengatakannya bukan tanpa alasan, kami menyebut mereka Anoxy. Itu singkatan dari an Anonymous Extra-ordinary yang maksudnya adalah orang yang memiliki kemampuan spesial. Jika Anoxy mampu memanfaatkan kekuatan itu mereka bisa berkembang dengan pesat hingga mereka pantas mendapat sebutan Anoxy yang sama juga dengan manusia yang melampaui batas. Mereka bisa menjadi sangat kuat, dan lebih kuat dan sangat kuat hingga mereka mampu mengalahkan kedudukan bangsa Vampir ataupun Serigala tapi ia tidak dapat memusnahkannya tanpa izin sang Noblesse. Kami sangat sulit untuk mengenali mereka, karena sebagian dari mereka memilih untuk menyembunyikan kekuatan itu dan hidup layaknya manusia biasa, mereka menganggap diri mereka aneh"

"Jadi sang Noblesse yang paman maksud adalah sang penguasa?"

Siwon kembali menggeleng, "Tidak, mereka adalah orang yang menghakimi. Merekalah hukum sesungguhnya yang ada didunia ini." Walaupun Sehun masih belum percaya akan apa yang dikatakan Siwon tapi ia cukup tertarik untuk mendengarkannya jadi ia terus mempikirkan ucapan Siwon dan mengingatnya baik-baik.

Siwon pun kembali melanjutkan, "Yang ketiga adalah bangsa Vampire. Mereka tergolong makhluk immortal dan mereka memiliki banyak jenis. Yang pertama adalah Pure Blood mereka adalah Vampir Bangsawan yang dapat mengontrol dirinya untuk tidak menyerang umat manusia maupun bangsa lain mereka mematuhi sang Noblesse. Mereka menganggap sang Noblesse adalah penguasa atas mereka jadi bangsa Vampire mematuhi apa yang dikatakan Sang Noblesse, lalu ada Halfblood mereka adalah Vampir yang terlahir atas persilangan bangsa Vampire dengan bangsa lain. Ada pula Slave mereka hampir sama dengan Halfblood hanya saja mereka tidak berpasangan, mereka menjadi Vampir karena situasi terntentu... contohnya kutukan atau ketika seorang Vampir ingin menyelamatkan seorang manusia."

"Ketika seorang Vampir Pureblood maupun Halfblood bersedia memberikan beberapa tetes darah mereka untuk menyelamatkan seseorang itu sama saja dengan sang manusia yang mengikat diri mereka pada sebuah perjanjian dengan Vampir tersebut. Mereka akan menjadi budak dari Vampir itu dan mereka akan mematuhi apa yang tuannya katakan.

Ada juga seorang Slave yang kehilangan tuannya, mereka disebuts sebagai Alter."

"Kedua ras Vampir itu juga sangat menghormati sang Noblesse, lalu yang terakhir adalah ras bernama outcast, biaa dibilang ras ini adalah sekumpulan manusia yang gagal dalam proses transisi dirinya menjadi Vampir. Biasanya mereka terlahir akibat ulah bangsa Vampir yang lebih tinggi seperti Pureblood dan Halfblood yang sengaja menghisap darah manusia hingga habis dan manusia itu mati, maka ia akan bangkit sebagai outcast atau para manusia yang sengaja meminum darah seorang Vampir tanpa seizin Vampir tersebut. Dari informasi yang aku punya, ras ini adalah sekumpulan manusia pembangkang yang tidak bisa mengendalikan diri mereka hingga mereka sering disebut monster penghisap darahkarena mereka akan menyerang siapapun dan mereka tidak dapat mengontrol nafsu makan mereka, mereka juga menentang siapapun... termasuk sang Noblesse"

Sehun sangat familiar dengan apa yang dikatakan Siwon, semua itu pernah ia baca dalam di artikel yang ada di internet maupun buku fantasi, Sehun semakin berpikir bahwa Siwon sedang mendongeng di hadapannya "Aku sudah tahu mengenai itu, aku pernah membacanya di buku dan di internet" kata Sehun lalu ia memutuskan untuk tetap mendengarkan Siwon.

Siwon mengangguk dan kembali menjelaskan, "Lalu yang keempat adalah bangsa Werewolf mereka bukan makhluk immortal mereka layaknya Anoxy ras mereka bisa di musnahkan. Hanya saja panjang umur mereka lebih lama daripada Anoxy"

Siwon kini menatap Sehun dengan serius, ia teringat dengan pengakuan Sehun "Jika kau memang tahu tentang Vampir pasti kau juga tahu konflik mengenai bangsa Vampir dan Serigala bukan? Sebenarnya konflik itu terjadi akibat ulah ras Outcast yang memangsa bangsa werewolf hingga mengakibatkan retaknya hubungan mereka. Bangsa Vampir yang terkenal denga kesombongannya, lalu bangsa Serigala yang menjunjung tinggi harga dirinya... itu tidak terselamatkan. Hingga akhirnya ada seorang makhluk dengan ras makhluk dunia langit datang, dan ia ditugaskan untuk memusnahkan seluruh ras outcast sebagai permintaan maaf untuk bangsa Serigala, bangsa Vampir tidak keberatan... dan peperangan yang seharusnya terjadi antara dua bangsa itu, justru tidak terjadi berkatnya tetapi bangsa Vampir dan Serigala masih memiliki api permusuhan"

Sehun terkejut mengetahui fakta tentang itu, konflik yang diceritakan paman di depannya ini memang mirip sekali dengan beberapa artikel di internet hanya saja... "Aku tidak menyangka jika bangsa Vampir pernah mengalami pemusnahan ras oleh seorang dari langit? ras apa dia? apa dia malaikat?"

Siwon menggeleng tidak tahu, "Aku tidak tahu ras apa dia, tapi aku sangat yakin dia berasal dari ras yang sangat kuat karena berhasil memusnahkan ras outcast... karena bagaimanapun juga seorang Vampir sangatlah kuat apalagi jika ia harus memusnahkan seluruh rasnya"

"Bagaimana paman bisa tahu mengenai itu semua? sebagian mengenai konflik itu... aku tidak pernah mengetahuinya di internet maupun buku... aku tidak pernah mendengarnya" sahut Sehun.

"Anggota dewan yang mengatakannya" jawab Siwon dengan jujur.

"Siapa anggota dewan?" tanya Sehun lagi.

"Aku akan menjelaskannya nanti, dan bangsa terakhir adalah bangsa Penyihir dalam dunia ini yang aku tahu ada dua jenis penyihir mereka adalah Witch dan Wizard. Jika Wizard adalah penyihir yang baik, walaupun terkadang mereka meminta imbalan tetapi mereka tetap menolong bangsa lain yang sedang kesusahan mereka. Lalu Witch, aku tidak tahu harus mengatakan mereka apa, mereka layaknya bencana. Mereka berhati jahat dan suka sekali membantu orang-orang jahat yang mau menjadikannya raja/ratu untik dihormati."

"Mereka sangat senang memperdayai orang-orang jahat, jika dalam suatu kelompok kejahatan mereka melibatkan sihir... sudah pasti penyihir jenis Witch lah yang menolong sekaligus menjadi dalang semua itu. Saat aku masih berumur 5 tahun aku pernah bertemu seorang Wizard..."

"B-benarkah?" tanya Sehun dengan suara yang menunggi tanda bahwa ia tengah merasa antusias, terlebih jika paman Siwon di hadapannya itu mengakui pernah bertemu seorang penyihir sungguhan.

"Jadi penyihir itu benar-benar ada? bagaimana perwujudan mereka?"

"Seperti orang biasa pada umumnya, ia terlihat layaknya seorang manusia... waktu itu aku pergi ke pegunungan yang ada di Daejeon bersama keluargaku..."

=••=••=••=

~Flashback~

=••=••=••=

"Siwon kalau kau ingin bermain jangan terlalu jauh dari perkemahan kita nak, disekitar sini terdapat hutan kau bisa tersesat nanti... terlebih kau bisa dalam bahaya jika sampai tersesat ke dalam hutan" ujar ibu dari Siwon memperingati sambil dirinya membereskan tenda untuk mereka tidur nanti malam.

Nyonya Choi tidak tahu saja jika otak cerdas anaknya telah merencanakan kenakalan yang akan ia lakukan nanti saat orang tuanya sudah terlelap. Siwon kecil bermaksud menunjukan pada teman-temannya bahwa ia mampu melakukan tantangan teman-temannya. Mereka menantang Siwon untuk pergi masuk ke dalam hutan dan mengambil tanaman yang ada di hutan pegunungan Daejeon.

Dan disini lah Siwon berada, kaki kecilnya sedang menyusuri jalan menuju hutan. Saat ia pergi ia sudah memastikan orang tuanya benar-benar tidur, ia pergi pada pukul 11 malam tadi ketika melihat jam di pergelangan tangan ayahnya.

Ditemani sebuah lentera Siwon memantapkan diri untuk masuk ke dalam hutan, ia tidak takut dengan hewan buas tapi ia takut dengan sosok tak kasat mata yanh mungkin saja ada di hutan ini, lagipula daerah pegunungan ini memperbolehkan orang lain untuk berkemah itu artinya daerah disekitaran perkemahan di pegunungan ini sangat aman disinggahi manusia.

Pada akhirnya ia mulai masuk ke daerah dengan pepohonan agak lebat, Siwon melihat dataran tanah yang lebih miring. Ia harus hati-hati ketika berjalan nanti, jika salah langkah saja... sudah bisa dipastikan nasibnya akan menjadi buruk dan ia kembali ke perkemahan dengan luka-luka karena ia terguling dari hutan.

Siwon melangkah dengan perlahan tapi pasti, lenteranya semakin ia manfaatkan untuk melihat keadaan tanah di depannya, semakin lama ia ia semakin jauh berjalan ke dalam hutan, Siwon sampai dibuat merinding ketika memperhatikan pohon-pohon di sekitarnya yang sangat besar dan lebat.

Ia terlalu serius memperhatikan hingga tanpa sadar...

DUKK

Oh tidak... Siwon oleng, kakinya menyandung sebuah batu.

Bagaikan Slowmotion Siwon memejamkan matanya seiring dengan tubuhnya yang melayang kebelakang, ia sadar nyawanya bisa saja tidak selamat jika ia benar-benar jatuh dan terguling dari jalan ini. Dalam hatinya ia menjerit memanggil ayah dan ibunya... ia sungguh menyesal...

~Beberapa menit kemudian~

Siwon masih memejamkan matanya, tapi entahlah ini memang perasaannya saja atau memang ia tidak merasakan sakit pada punggungnya dan ia tidak merasakan tubuhnya terguling ditanah sama sekali.

"Pffttt... hey nak sampai kapan kau mau memejamkan mata begitu"

Deg

Siwon terkejut bukan main ketika mendengar suara seseorang, bukankah ia tengah berada di hutan? dan saat pergi ia sendirian dan tidak ada siapapun? Tapi kenapa ia mendengar suara, Siwon tidak sadar posisi tubuhnya saat ini hampir terjatuh.

Siwon perlahan membuka matanya dan mendapati dirinya yang langsung memandang ke arah langit-langit, dan Siwon kembali dibuat terkejut dengan pemandangan diatasnya.

Siwon kecil berdegup kencang mendapati seorang... s-seorang penyihir tengah tertawa menatap dirinya diatas sana. Siwon mendapati seorang penyihir dengan penampakan yang sangat mirip seperti dibuku cerita miliknya, penyihir itu memiliki sapu yang dapat terbang dan penyihir diatas sana itu tengah menunggangi sapunya.

Dan... dan ia dapat melihat tangan kanan penyihir berkelamin pria itu tengah memancarkan sebuah cahaya putih, Siwon menolehkan kepalanya kekanan dan kekiri mendapati kecilnya dikelilingi cahaya putih itu.

Siwon tidak tahu harus berkata apa mendapati ini ssmua... apa mungkin penyihir itu baru saja menolongnya?

Siwon memijakan kakinya pada tanah setelah ia yakin ia sudah cukup tepat dalam posisi berdirinya tiba-tiba saja cahaya putih itu menghilang.

Siwon kembali melihat ke langit-langit dan melihat penyihir itu mulai turun menuju ke arah dirinya.

"Apa kau baik-baik saja?" tanya penyihir itu sambil menelisik tubuh Siwon memastikan bocah itu tidak terluka sedikitpun.

Bukannya menjawab pertanyaan sang penyihir Siwon justru mengajukan sebuah pertanyaan yang sudah jelas jawabannya, "Kau... kau penyihir?" tanya Siwon, matanya terus memperhatikan penyihir dihadapannya memastikan jika apa yang ia lihat benar-benar nyata. Siwon juga menepuk pipinya bahkan mencubit tangannya sendiri untuk memastikan bahwa ia sedang tidak bermimpi.

Penyihir itu tertawa pelan melihat tingkah Siwon yang bisa dikatakan lucu, "Ya aku penyihir..." aku penyihir itu "Apa kau takut padaku?" lanjutnya.

Siwon dengan cepat menggeleng dan penyihir itu terlihat terkejut dengan jawaban Siwon,

"Lalu jika kau tidak takut, ada apa dengan ekspresi itu?"

"Aku hanya... tidak bisa percaya ini semua... ada penyihir sungguhan di dunia nyata. Lagipula paman prnyihir sudah menolongku, aku yakin paman penyihir bukan orang yang jahat"

Mendengar jawaban polos Siwon penyihir itu tersenyum, benar kata mereka manusia adalah makhluk yang luar biasa, pantas saja tuannya jatuh cinta pada salah seorang dari mereka.

Penyihir itu menganggukan kepalanya merasa puas dengan jawaban Siwon, "Lalu apa yang dilakukan anak manusia sepertimu berada di dalam hutan seperti ini?" tanyanya mengintrogasi.

"A-aku... aku sedang melakukan tantangan dari teman-temanku"

"Tantangan?"

"Ya! aku menceritakan pada teman-temanku kalau aku akan pergi ke pegunungan ini dan kemudian mereka menantangku untuk masuk ke dalam hutan dan kembali dengan selamat," jelas Siwon.

"Dan kau menuruti mereka?"

Lantas Siwon mengangguk sebagai jawaban dan..

TUKK

"aww" Siwon meringis mengusap keningnya yang mendapat jitakan dari tangan seorang penyihir.

"Bodoh, seharusnya kau tidak terpancing dengan ucapan temanmu. Kau tahu didalam sini sangat berbahaya terlebih untuk anak kecil sepertimu... kau tidak tahu bahaya apa yang akan datang untung saja aku lewat didekat sini, jika tidak... sudah dipastikan kau akan terluka karena terjatuh orang tuamu pasti akan khawatir."

Siwon menunduk dalam, entah kenapa ia merasa bersalah... ia tidak mendengarkan ucapan ibunya.

"Ayo, aku akan mengantarmu pulang." ajak sang penyihir. Siwon pun menurut, dan mereka berjalan kembali menuju tempat dimana Siwon dan keluarganya berkemah.

Setelah berjalan beberapa menit Siwon merasa lelah, karena sejak ia masuk ke dalam hutan dan berjalan jauh ke dalamnya ia belum istirahat dan sekarang ia harus berjalan kembali. Ia meminta penyihir itu untuk menumpang pada sapu terbangnya, tapi ia tidak mengizinkan itu.

Akhirnya mereka memutuskan untuk beristirahat dengan duduk di pohon yang cukup besar, "Istirahatlah" kata penyihir itu.

Siwon kecil mengangguk, "Paman penyihir... terima kasih karena sudah mau menolongku dan mengantarku pulang" kata Siwon.

Penyihir itu terkekeh pelan, "Kau tahu bocah, bagi penyihir ucapan Terima Kasih itu tidak berguna... kami menginginkan sebuah imbalan."

Siwon menatapnya bingung, "Aku tidak memiliki apapun untuk aku berikan padamu paman, apa sekarang kau akan membunuhku?" tanya Siwon.

Penyihir itu lantas menggeleng cepat.

"Untuk apa aku membunuhmu, bisa saja dimasa depan kau akan sangat berguna untuku kan?"

"..." Siwon terdiam, ia tidak mengerti maksud paman penyihir itu.

"Aku bisa melihat masa depan... dan aku hendak melihat masa depanmum... kau mau kan?"

Siwon masih terdiam... ia takjub dengan kekuatan penyihir, ternyata mereka bisa melihat masa depan juga? Pada akhirnya Siwon mengangguk setuju ia juga... penasaran seperti apa masa depannya.

~End of Flashback~

"Jadi penyihir itu meramalkan masa depan paman?" tanya Sehun.

"Bukan meramal tapi ia benar-benar melihatnya, ia memintaku mengulurkan tanganku dan aku memberikannya lalu penyihir itu memejamkan matanya, aku tidak tahu apa yang ia lihat tapi kemudian ia menangis sesenggukan. Penyihir itu mengatakan bahwa ia melihat masalalu keluargaku yang menyakitkan, itu kenangan buruk mengingat aku berasal dari keluarga menengah kebawah dan dulu aku sering mendapatkan diskriminasi dari lingkungan sekitarku. Dan kau tahu apa yang ia katakan? ia berkata, 'Ayahmu pria yang baik, katakan pada ayahmu untuk jangan menyerah pada pekerjaannya yang sekarang, lalu katakan padanya tiga hari dari sekarang pulang lah melewati jalan raya jangan melewati gang biasa ia pulang bekerja'."

"Saat itu aku pikir akan ada sesuatu yang buruk menimpa ayahku jika ia pulang melewati gang biasa ia pulang tapi ketika aku memintanya ayahku pun menuruti perkataanku, lalu di hari ketiga ia melewati jalan raya untuk pulang terjadi sesuatu... anak seorang pengusaha ternama di Korea diusianya yang ke 18 tahun hampir tertabrak sebuah truk bermuatan besar... ayahku melihatnya dan kau tahu dia menolong anak itu..."

"Keesokan harinya tanpa diduga ayahku diberhentikan dari pekerjaannya dan itu tanpa alasan yang jelas kemudian saat hari menjelang sore rumah kami kedatangan 2 orang tamu berbeda umur dan 6 Bodyguard nya. Ayahku bilang bahwa anak laki-laki yang lebih muda adalah orang yang kemarin ia tolong dari kecelakaan dan kemudian yang terjadi selanjutnya adalah kenyataan bahwa ayahku direkrut menjadi manajer disalah satu prusahaan ayah yang anaknya telah ayahku tolong, dan pemberhentian kerja itu ulah dari sang ayah karena ia bermaksud menjadikannya karyawan di perusahaannya. Saat itu aku tidak percaya dengan apa yang terjadi, dan aku teringat akan penyihir itu... berkat permintaan penyihir itu semuanya terjadi."

"Akhirnya kehidupan rumah tangga kami semakin membaik dan perlahan kami menyetarakan kedudukan keluarga kami dengan penduduk yang ada di Gangnam, semua orang mulai menghormati keluargaku dan ayahku benar-benar telah sukses.."

"Jadi penyihir yang paman maksud itu memberikan sesuatu layaknya intuisi demi mengubah kehidupan paman?" Siwon mengangguk.

"Ada hal lain yang juga ia katakan saat itu, 'Di masa depan akan ada kelompok bernama Chess Guard, kau berlatihlah bertarung dan jadi kuat dan jadilah bagian dari Chess Guard. Capailah posisi tertinggi yang kau bisa hingga kau memiliki hak untuk mengatur sesuatu' Aku tidak tahu maksud dari perkataannya tapi sebagain memang benar, karena Chess Guard benar-benar terbentuk dan sekarang aku menjadi bagian dari mereka tapi yang tidak aku ketahui adalah apakah aku sudah mencapai posisi tertinggi yang ia maksud" kata Siwon, dan Sehun benar-benar merasakan bimbang dalam suara Siwon.

Jika perkataan penyihir itu benar intuisi yang akan membawa kita pada suatu hal yang tidak terduga, itu artinya paman Siwon akan menghadapi hal tak terduga itu juga, terka Sehun.

"Lupakanlah, aku sangat sulit mencapai posisiku sekarang ini dan itulah tingkatan makhluk yang hidup di bumi ini-"

Sehun menyela, "Hanya itu saja? Lalu bagaimana dengan fairy, succubus, goblin dan lainnya?"

"Mereka ada, tapi yang ku jelaskan barusan adalah bangsa yang kekuatannya berpengaru di bumi..." jawab Siwon.

Sehun mengangguk mengerti, "Lalu bagaimana dengan Chess Guard aku tidak mengerti"

Siwon pun memtusukan untuk melanjutkan ceritanya, "Sekarang kau sudah tahu kan bahwa eksistensi makhkuk fantasi yang ada dalam di dongeng benar-benar ada aku yakin bahkan mereka telah ada sebelum orang tua dari orang tuaku lahir dan bahkan sampai sekarang masih ada lalu... Chess Guard adalah sebuah serikat atau kau bisa menyebutnya sebagai organisasi yang didirikan oleh orang bernama Lee Soo Man sejak 25 tahun yang lalu tepatnya pada tahun 1992, karena saat itu Lee Sooman bermaksud untuk membantu kepolisian dalam menangani kasus yang sulit dan melibatkan kekuatan sihir dan kekuatan lainnya yang tidak bisa dihadapi oleh manusia biasa."

"Anggota Chess Guard dipilah berdasarkan tingkat kekuatannya dan kami menggunakan buah catur untuk menentukan kedudukan anggotanya, dimulai dari Pawn, Rooks, Knight, Bishop, Queen dan King, anggotanya juga terdiri dari orang-orang tingkat kedua yang berpengaruh di dunia ini..." ujar Siwon.

"Ma-maksud paman? Anoxy? Anoxy benar-benar ada?"

"Ya"

"B-bukankah paman bagian dari Chess Guard? Anggota dewan?" tanya Sehun sambil otaknya mengingat-ingat banyak hal yang berkaitan dengan ini semua.

"Bukan, aku tidak seperti yang ada dalam pikiranmu. Aku hanyalah manusia biasa yang kebetulan mampu mencapai posisi perwakilan anggota dewan..." ujar Siwon menjelaskan.

"Kalau Chanyeol dan Baekhyun, mereka memang Anoxy dan sebagian besar anggota Chess Guard adalah Anoxy"

Sehun membelalak terkajut, "A-aku... aku tidak percaya ini, paman pasti mengarang meskipun paman berkata bahwa paman bertemu dengan penyihir sungguhan aku kan belum bertemu jadi aku tidak mungkin bisa percaya dengan ucapan paman" Sehun merasa benar-benar bingung sekarang ia harus bersikap bagaimana.

"Aku mengatakan yang sebenarnya, Chanyeol memiliki kemampuan untuk mengendalikan api dan Baekhyun memiliki kemampuan untuk mengendalikan cahaya"

"Paman aku masih belum percaya..." kata Sehun menyangkal.

"Kau pikir untuk apa aku berada disini? kau pikir bahwa aku sedang bersantai dan mengarang di depanmu sementara aku memiliki tugas penting yang menumpuk di meja kerjaku yang berada dalam markas Chess Guard dan lebih memilih bercerita omong kosong?"

Sehun tidak tahu harus menjawab apa, ia masih bingung, ia benar-benar tidak mengerti.

"King kami telah tiada sejak 17 tahun yang lalu akibat pertempuran dengan bangsa lain yang kami anggota biasa tidak ketahui, hanya ada 2 anggota Chess Guard yang tahu kasus seperti apa yang dihadapi Chess Guard terdahulu dan Kingnya lalu sisanya hanyalah anggota dewan yang mengetahuinya. Tapi aku mendengar desas-desus bahwa kasus 17 tahun yang lalu adalah pemanfaatan bangsa lain untuk bereksperimen menciptakan bangsa yang baru, aku tidak tahu siapa pelakunya dan anggota dewan juga telah melupaan siapa pelakunya."

"Beberapa tahun yang lalu ada kasus seorang pengusaha yang kaya raya bernama Kim Young Min yang melakukan eksperimen, yang jadi permasalahannya adalah eksperimen yang ia lakukan bukanlah eksperimen biasa. Eksperimen itu ia lakukan terhadap hewan-hewan yang ia tangkap, hewan yang mati ia anggap gagal... tapi hampir semua hewan yang ia tangkap dan jadi bahan percobaan eksperimennya selalu mati dan itu membuat masyarakat Korea resah sekaligus marah karena itu dianggap sebagai penyiksaan hewan-hewan yang notabenenya adalah makhluk hidup. Pada akhirnya kami Chess Guard memutuskan untuk menindak lanjuti kasus Youngmin, kami sangat kesulitan mencari tahu keberadaan lab eksperimen Youngmin karena ia menutup akses atas informasi mengenai labnya dan dari sekian banyak lab kami berhasil menemukan sekaligus menggeledah 1 lab Youngmin. Itu sebabnya aku tahu bahwa hewan-hewan disana mati dengan bau yang sangat busuk, aku tidak tahu apa yang dilakukannya di lab itu dan para dokter hewan pun tidak dapat mengidentifikasi apa yang dilalui hewan-hewan itu, yang tersisa disana adalah beberapa hewan yang hidup dan itu karena mereka belum menjalani eksperimennnya, akhirnya Youngmin di tangkap untuk beberapa bulan saja karena ia mengaku tidak akan mengulangi perbuatannya terhadap hewan-hewan..."

"Kejam sekali Kim Youngmin itu..." gumam Sehun pada dirinya sendiri.

"Lalu beberapa minggu yang lalu Kim Young Min menggelar acara konferensi pers dan mengumumkan bahwa ia akan melakukan eksperimen besar-besaran, aku tidak tahu eksperimen apa yang akan dia lakukan dan aku berpikir bahwa ia tengah bermain kata karena ia pernah bilang tidak akan mengulangi perbuatannha terhadap hewan-hewan. Aku pikir bahwa ia akan mengulanginya tapi kali ini ia akan melakukannya pada manusia karena... sehari setelah konferensi pers itu... terjadilah sebuah bencana... Kepolisian setempat melaporkan hilangnya 25 orang di kota-kota besar..."

Sehun kembali dibuat terkejut, nafasnya tercekat... jadi berita yang pernah ia tonton waktu itu benar adanya? Bukan rekayasa biasa agar penduduk Korea tidak lagi melakukan aktifitas berlebihan diluar rumah?

"Bukan itu saja, hilangnya 25 lima orang juga terjadi di berbagai kota besar di negara lain..." kata Siwon pandangannya kosong menatap pada rerumputan di taman,

"I-itu keterlaluan paman..."

Siwon mengangguk, itu memang keterlaluan bahkan Siwon tidak bisa membayangkan nasib umat manusia kedepannya... andaikan ada hal lain yang bisa ia lakukan sudah pasti ia lakukan... penyihir itu tidak mengatakan segalanya...

"Kenapa...? kenapa mereka melakukan itu? dan kenapa paman tidak langsung menangkap pria bernama Youngmin itu?" lirih Sehun merasa dunia saat ini telah sangat berantakan.

Siwon mendelik ke arah Sehun "Andaikan aku bisa melakukan itu, tapi apa kau lupa bahwa kami tidak mengetahui lab Youngmin yang lain? kami harus memiliki bukti yang kuat untuk memberatkan Youngmin dan kami juga harus mendapati keberadaan Youngmin dalam labnya karena Youngmin sangat sulit ditemukan, selama beberapa tahun keberadaan Youngmin bagaikan hantu" ujar Siwon matanya sambil melirik gerak-gerik yang ia tunjukkan dan Siwon puas dengan apa yang Sehun lakukan. Siwon sangat yakin jika King selanjutnya adalah Sehun... King terdahulu akan marah jika seseorang mendapatkan musibah akibat ulah orang lain.

Lalu Siwon kembali melanjutkan ucapannya, "Dan semingu lebih beberapa hari yang lalu terjadi kasus penculikan sekaligus perampokan yang menimpa orang tua temanmu Kyungsoo, aku mengira bahwa mereka adalah pelaku yang sama karena dengan terculiknya kedua orang tua Kyungsoo itu menggenapkan kasus penculikan di hari itu menjadi 25... lalu penculikan itu melibatkan orang dari Chess Guard karena saksimata yang notabenenya adalah tetangga Kyungsoo telah mencoba menghubungi polisi setempat tapi mereka mengatakan bahwa sambungan ke kepolisian tengah sibuk, pelaku yang berada dalam Chess Guard bisa jadi telah meretas jaringan kepolisian setempat... jika itu perampokan dan penculikan biasa, manamungkim mereka mau repot-repot membius penjaga keamanan dan masuk ke dalam perkomplekan sementara di dekat pos keamanan sudah terdapat rumah mewah? bukankah dapat memungkinkan mereka untuk tertangkap?"

Sehun mengangguk mengerti, saat ia berkunjung memang benar rumah Kyungsoo berada ditengah-tengah perkomplekan, jika itu perampokan biasa sudah pasti perampok itu akan mencari aman dengan merampok rumah yang dekat dengan jalan keluar... dan jika itu perampokan biasa mereka akan menyekap petugas keamanan... tapi mereka membiusnya... "Tapi bukankah ini adalah rahasia Chess Guard... kenapa paman mengatakannya padaku?"

Siwon terkekeh pelan ternyata Sehun cukup peka "Dengarkan aku" nada bicara Siwon terdengar semakin serius, "Setelah kasus penculikan itu terjadi anggota dewan mengutusku untuk membimbing anggota Chess Guard yang terkuat untuk menyelediki kasus ini, karena para penculik itu semakin berani dengan menerobos rumah seseorang dan menculik sang pemilik rumah. Sebenarnya aku bisa saja mengutus ketua dari Knight tapi aku pikir untuk berjaga-jaga jika nanti terjadi perang... ketua tingkat Knight harus telah mempersiapkan petarung mereka, saat ini para Chess Guard tengah berlatih lebih keras sebab itu lah aku mengutus Chanyeol dan mengizinkan Baekhyun..."

"Chanyeol adalah seorang Knight yang cukup kuat setelah Seunghyun sang ketua. Aku menugaskan Chanyeol bukan tanpa alasan... alasan pertama adalah dalam kasus pertama Youngmin yang melibatkan hewan kakaknya lah yang berhasil menemukan lab eksperimen Youngmin."

"Kakak? Chanyeol memiliki kakak?" tanya Sehun memastikan bahwa ia tidak salah dengar.

"Ya, Chanyeol memiliki kakak perempuan bernama Park Yura dan Yura lah yang berhasil menemukan lab eksperimen Youngmin bersama Byun Baekbeom, kakak laki-laki Baekhyun dan Seunghyun sang ketua Knight..."

"Mereka memiliki kakak? lalu kenapa paman tidak menugaskan mereka saja?" tanya Sehun lagi.

"Chanyeol dan Baekhyun tidak tahu bahwa mereka memiliki kakak, yang mereka tahu hanyalah mereka anak tunggal di keluarga mereka karena Yura dan Baekbeom telah bergabung dengan Chess Guard sejak kecil... Yura dan Baekbeom juga meminta kami untuk merhasiakannya, mereka ingin Chanyeol maupun Baekhyun tumbuh menjadi kuat dengan sendirinya. Saat aku memberikan tugas pada Yura, Baekbeom dan Seunghyun itu ketika mereka masih berstatus anggota, saat ini Seunghyun menjadi ketua karena keberhasilan mereka dalam menangani kasus Youngmin dan selama penyelidikan itu Seunghyun berkembang dengan pesat ia menjadi sangat kuat bahkan hampir merebut posisiku dari perwakilan anggota dewan... dan sekarang aku tidak bisa menugaskan Seunghyun karena saat ini adalah dia ketua Knight, dan Yura maupun Baekbeom... mereka menghilang"

"Menghilang????" Siwon mengangguk, "Aku tidak tahu apa yang terjadi pada mereka berdua saat penobatan Seunghyun menjadi Knight mereka tidak muncul, bahkan hingga satu bulan kemudin. Kami sudah mencoba mencari keberadaan mereka dari apartemen bahkan hingga ke rumah teman mereka berdua tapi mereka bagaikan ditelan bumi... tidak ada yang tahu keberadaan mereka berdua... dan sampai saat ini adik mereka tidak tahu mengenai hal itu karena aku harus memegang janjiku untuk tidak mengatakannya... aku pikir jika mereka diculik anak buah Youngmin mungkin Chanyeol dan Baekhyun bisa menemukan kakak mereka..."

"Alasan lain adalah karena Chanyeol adalah petarung yang kuat, berdasarkan data yang aku peroleh dari hasil latihan para Knight, nilai Chanyeol sangat luar biasa. Setiap harinya ia selalu berkembang menjadi lebih kuat dari hari sebelumnya, kekuatan Chanyeol seperti tidak terbatas jika ia melakukan penyelidikan ini aku yakin Chanyeol akan sama kuatnya dengan Seunghyun atau bahkan ia bisa melampainya... dan aku telah mengatakan semua ini padamu Sehun... aku harap kau menjaga rahasia ini juga agar Chanyeol maupun Baekhyun tidak menjadi lemah"

Susana menjadi hening Sehun tengah sibuk dengan pikirannya sendiri bagaimana bisa paman Siwon tiba-tiba menceritakan segalanya lalu memintanya untuk merahasiakan segalanya, "Paman dari semua penjelasanmu aku belum mendapat jawabanku... kenapa paman mengatakan segalanya padaku?"

Siwon beranjak dari duduknya menghampiri Sehun, lalu ia menempatkan dirinya disebelah Sehun "Apa kau ingat kalau aku mengatakan bahwa sudah 17 tahun semenjak tewasnya King dari Chess Guard?"

Sehun menoleh, "Ya aku ingat" jawab Sehun.

"Sejak saat itu Chess Guard tidak memiliki King..."

Sehun menyela, "Bukankah Chess Guard memiliki Queen?"

Siwon menggelengkan kepalanya, "Sejak awal dibentuknya Chess Guard kami tidak tahu siapa Queen kami, bahkan hingga saat ini. Aku percaya kami memiliki Queen tapi Queen tidak pernah menampakan dirinya dan anggota dewan juga tidak ada yang tahu dimana keberadaan Queen dari Chess Guard. Tapi... sejak dibentukan serikat Chess Guard kami sepakat untuk menentukan King dari benda yang ditinggalkan olehnya... anggota dewan mengatakan bahwa peninggalan King adalah sebuah kalung"

"Bukankah kau memiliki kalung itu Oh... Se-Hun? Baekhyun mengatakannya padaku..."

Siwon mempeehatikan Sehun yang merogoh kantung celananya dan mengekuarkan sapu tangan, lalu ia membuka saputangan itu dan meraih liontin berbandul S "Maksud paman ini? ini pasti bukan kalung yang paman dan anggota dewan maksud... ini hanya kalung biasa yang... aku lupa bagaimana aku mendapatkannya hanya saja kalung ini sudah ada sejak aku kecil dan aku yakin ini bukan kalung yang paman maksud?"

Siwon menggeleng tidak setuju dengan pendapat Sehun, "Tidak... hari pertama dimana Chanyeol dan Baekhyun bertugas mereka merasakan kekuatan yang sangat besar dan kekuatan itu terasa sedang sangat sedih dan kekuatan itu hilang ketika kau menabrak Chanyeol... kau pemilik kekuatan itu kan?" tanya Siwon mengintrogasi Sehun.

"Makasud paman apa? apa paman mengira aku seperti makhluk Anoxy yang paman maksud? apa paman mengira aku adalah tokoh utama dari cerita yang paman maksud? apa paman mengira aku sepeeti karakter dalam anime fiksi yang sebelumnya hanya manusia biasa tapi ternyata aku memiliki kekuatan besar yang bersemayam dalam diriku begitu?" tanya Sehun retoris.

Anggukan kepala Siwon membuat Sehun sangat jengkel, kenapa paman dihadapannya ini tidak mau mempercayainya bahwa ia hanya manusia biasa, "Apa kau ingat dimana kau menemukan Kyungsoo?"

"Di dalam sebuah lemari besar yang memilili pintu menuju ruang bawah tanah" jawan Sehun dengan ketus.

"Bukankah kau mempertanyakan sihir apa yang dimaksud Chanyeol dan Baekhyun, seharusnya kau bisa menyadari hal ganjil itu. Lemari yang kau lihat saat itu adalah lemari yang terbuat dari kekuatan magis dan diselimuti aura magis... jika kau manusia biasa atau kau adalah orang berhati jahat kau tidak akan bisa melihat lemari itu... kau tidak akan menemukan Kyungsoo. Kecuali jika pengguna sihir itu adalah pengguna sihir tingkat tinggi yang bisa menentukan siapa yang bisa melihat-siapa yang tidak..."

"Dan kau mengira lorong itu lorong bawah tanah? kau salah besar, lorong itu bukan lorong bawah tanah... tapi lorong dimensi yang bisa menghubungkanmu ke suatu tempat yang sangat jauh..."

Sehun tertawa meremehkan, "Apa kau sedang mengarang lagi paman?" tanya Sehun.

Siwon balas terkekeh, "Kau meragukan kebenarannya Oh Se-Hun, atau kau tidak menyadarinya juga? Seperti yang kau katakan Kyungsoo disembunyikan didalam ruang bawah tanah biasa yang pintunya ada di dalam lemari, kenapa para penjahat itu tidak menemukan keberadaan Kyungsoo bersembunyi?" tanya Siwom dengan menekankan pada kata ruang bawah tanah biasa.

Senyum remeh yang sebelumnya menghias di wajah tampan Sehun berubah jadi ekspresi terkejut, "M-mungkin itu hanya kebetulan mereka tidak memeriksanya" sanggah Sehun.

Siwon menatap Sehun disebelahnya dengan alis terangkat, "Benarkah? lalu bagaimana dengan para kepolisian yang datang keesokan harinya? apakah polisi itu sebodoh para penjahat yang kita maksud hingga tidak memeriksa lemari yang akan membawa mereka pada tempat persembunyian Kyungsoo"

Deg

Yang dikatakan Siwon benar adanya, tapi bagaimana mungkin ia adalah King dari serikat tempat Chanyeol dan Baekhyun bekerja? ia tidak memiliki kekuatan apapun, lagipula ia belum percaya sepenuhnya pada apa yang Siwon ceritakan... tapi misteri kekuatan sihir yang ia lihat sudah menjawab pertannyaannya... jika lemari itu terlihat oleh mata manusia biasa seharusnya Kyungsoo sudah ditemukan hari itu juga... lagipula bentuk lemari tersebut tidak normal. Terlebih denyan tingginya yang menyentuh lantai dua rumah Kyungsoo...

"Aku tidak akan memaksamu untuk mempercayainya saat ini juga, tapi aku sangat berharap kau mau memikirkannya dengan akal sehatmu karena nasib Chess Guard ada pada King... sementara itu aku akan menanyakan anggota dewan bagaimana cara membuktikan bahwa itu adalah kalung peninggalan King terdahulu... ayo kembali, saat ini aku perlu penjelasan mengenai kepala sekolahmu" ajak Siwon yang sudah beranjak dari duduknya.

"Oh ya, apa Kau dan Kyungsoo pernah bertemu denganku sebelumnya?" tanya Siwon

"Tidak sama sekali, memangnya kenapa?"

"Tidak ada, aku hanya merasa seperti pernah bertemu dengan Kyungsoo sebelumnya" ujar Siwon.

"Mungkin saja kalian pernah bertemu dijalan kan Kyungsoo memang mengaku sering berjalan-jalan keluar rumah" timpal Sehun, bangkit dari duduknya.

Kyungsoo kembali mendekati jendela, ia membuang nafas lega ketika mendapati Siwon dan Sehun yang ternyata hanya ke halaman rumah sakit. Kyungsoo memejamkan matanya untuk sesaat lalu berbalik menjauhi jendela ia duduk pada sofa yang bersebelahan dengan Yifan. Chanyeol dan Baekhyun duduk dihadapan mereka dan Dokter Zhang duduk di sofa yang terletak diujung tengah sebelah kanan.

Sebenarnya Yixing kebingungan, apa hubungan dirinya dengan ini semua ia kan hanya dokter yang merawat pasiennya Kyungsoo... tapi kenapa pak tua bernama Choi Si Won itu memintanya mengawasi keempat orang ini terlebih mengawasi emosi Chanyeol... bagaimana kalau nanti Chanyeol mengamuk secara tiba-tiba? ckckck pikiranmu terlalu berlebihan Zhang Yixing.

"Mereka akan kembali dalam satu jam..." kata Kyungsoo.

Chanyeol, Baekhyun dan Yixing terlihat kebingungan mendengar itu tapi beberapa detik kemudiam mereka sadar yang dimaksud 'mereka' yang diucapkan Kyungsoo adalah Sehun dan Siwon.

Akhirnya Yixing membuka percakapan ini dengan canggung, "Ayo kita selesaikan ini dengan cepat, kalian hanya perlu berkenalan kan" katanya sambil tersenyum, namun senyuman itu hilang tergantikan oleh wajah terkejutnya ketika Chanyeol membuka suara dengan nada yang galak.

Terjadi keheningan yang sangat lama sebelum akhirnya Chanyeol membuka suara.

"Kau Kyungsoo kan? Kenapa kau duduk bersamanya?" tanya Chanyeol sambil matanya melirik Yifan yang menyandarkan kepalanya ke tangan kanan yang bertumpu pada lengan sofa merasa bosan. Kyungsoo mendengus pelan melihat kelakuan sombong Yifan yang tidak pernah berubah sejak dulu.

Kyungsoo membuka suara dengan suara lemahnya, "Dia tidak berbahaya seperti yang kau pikirkan" katanya membela Yifan dan Yifan yang mendapat pembalaan itu semakin besar kepala dengan menyuarakan suara menguapnya, itu membuat Chanyeol tersulut emosi ia beranjak berdiri hendak mengeluarkan pedang yang dibawanya hingga sebuah suara mirip kepakan sayap menyapa indra pendengarannya.

Semua orang yang berada dalam ruangan itu kecuali Kyungsoo dan Yifan si pemilik sayap dibuat terkesima oleh kemunculan sayap yang berada tepat di punggung Yifan.

Mereka bertiga tercengang sekaligus takjub bukan main melihat sayap indah yang berada dipunggung Yifan, sayap itu sangat panjang den lebar berwarna abu-abu kian terlihat indah dengan sulur-sulur keemasan yang yang membalut sayap itu... tanda bahwa sang pemilik sayap adalah malaikat agung.

"K-K-Kau... Kau... ti-tidak mungkin..." kata Chanyeol entah mengapa kakinya terasa lemas ia bahkan tidak dapat melanjutkan kalimatnya, berbeda dengan Baekhyun yang menganga melihat sosok Yifan, ia masih terhipnotis dengan pandangannya tak jauh berbeda dengan Baekhyun, Yixing membekap mulutnya mencoba untuk tidak berteriak karena ia tidak percaya jika dihadapannya saat ini ada seorang Angel.

"Kau memang cukup kuat untuk ukuran makhluk berlabel Anoxy, hanya saja kau belum cukup kuat untuk menghadapiku, nak" ujar Yifan, suaranya bagaikan gema di telinga ketiga orang itu.

"Sudah lah, Seraphim akan menghukummu jika kau terus menyombongkan dirimu dihadapan makhluk buatan tuhannya" sebuah suara menginterupsi Yifan, itu Kyungsoo.

Yifan berdecih, "Kalian penasaran siapa aku yang sebenarnya bukan? ini lah aku" kata Yifan bagaikan bisikan tapi suara itu masih cukup bisa untuk didengar ketiga makhluk yang sejak tadi penasaran dengan identitasnya, lalu Yifan pun kembali melipat sayapnya.

"Kau... Angel... pantas saja k-kuatan yang aku rasakan terasa berbeda... terasa sangat kuat dan agung" guma Baekhyun dengan kalimat yang sedikit melantur karena ia begitu terkejut mengetahui fakta bahwa ia saat ini ia dihadapkan dengan sesosok malaikat agung.

"Kalian sudah tahu bukan siapa pria disebelahku, kalian harus merahasiakan ini dari siapapun jika kalian membocorkannya maka imbalannya adalah nyawa kalian" tutur Kyungsoo memperingati.

Memang hanya beberapa orang boleh mengetahui wujud asli seorang malaikat atas seizin malaikat tersebut, jika tidak maka malaikat itu berhak membunuh atau membungkam mukut seorang yang melihatnya atas izin Seraphim."B-bagaimana bisa?" tanya Chanyeol entah pada siapa.

"Kau yang menyelidiki kasusku bukan? Park Chan Yeol... dalam pengelihatanku pelaku itu telah mengetahui kemampuanku yang bisa berkomunikasi dengan bangsa yang ada di langit... sebab itu lah mereka mengincarku dan berusaha menculikku untuk kepentingan mereka..."

"J-jadi? karena..."

Kyungsoo mengangguk, ia paham apa maksud Chanyeol "Mereka hendak melakukan sesuatu, dan firasatku mengatakan bahwa sesuatu yang akan mereka lakukan sangatlah buruk dan mereka ingin menyampaikan keinginannya pada tuhan melalui para Angel untuk itu lah mereka mencoba menculikku tapi tidak berhasil..." ujar Kyungsoo, wajahnya menyunggingkan senyum.

"Lalu apa yang dilakukan seorang Angel disini?" tanya Yixing penasaran.

"Dia tengah menggantikan tugas kelima penjaga putra Lucifer" jawab Kyungsoo.

"Lu..ci..fer?" ulang Dokter Zhang dengan mengeja suku katanya... ia tengah berpikir keras. Ia merasa familiar dengan nama itu...

"Kau bercanda? Lucifer maksudmu The Fallen Angel yang adalam mitos itu? apakah dia benar-benar ada di dunia ini?" kata Baekhyun meragukan ucapan Kyungsoo, tangannya bersidekap dan ia menyandarkan tubuhnya pada punggung sofa.

Dokter Zhang melempar pandangannya pada Baekhyun, ya benar... Lucifer... malaikat yang diusir dari langit.

"Apa kau menganggapnya bercanda sementara kau telah melihat seorang malaikat yang dapat membuktikan bahwa keberadaan sang Lucifer memanglah ada di dunia ini?"

Kalimat itu membuat Baekhyun cemberut kesal, jika malaikat itu berkata ada Baekhyun yakin malaikat yang sebut Lucifer pasti ada... dan ia meragukannya, dalam hati Baekhyun merutuki keraguannya itu. Tapi Baekhyun teringat akan satu hal yang baru saja dikatakan Kyungsoo, "Kyungsoo kau bilang dia..." Baekhyun menunjuk ke arah Yifan "Sedang menggantikan tugas Lima penjaga putra Lucifer? apa maksudnya itu? bisakah kami tahu?"

Hahh

Kyungsoo membuang nafas ia sudah mengira bahwa ini akan terjadi, berbeda dengan Chanyeol dan Dokter Zhang yang sibuk dengan pikiran masing-masing justru Baekhyun dengan terang-terangan menyuarakan rasa penasarannya.

"Apa yang mau kau tanyakan?" tanya Kyungsoo tanda bahwa Baekhyun diperbolehkan untuk mencari informasi.

"Apa itu Lima Penjaga Putra Lucifer? dan 'Putra Lucifer' apakah The Fallen Angel memiliki seorang putra?

Sementara Chanyeol, Baekhyun dan Dokter Zhang telinganya terfokus pada Kyungsoo kini Kyungsoo memejamkan matanya mulai menjelaskan apa yang ditanyakan Baekhyun, "Sudah beribu-ribu tahun yang lalu salah satu malaikat agung yang dihormati tuhan dan diakui kekuatannya oleh Seraphim yang notabenenya adalah tingkat tertinggi dari bangsa malaikat di usir dari langit karena menentang perintah Tuhan, ialah sang Lucifer. Ia hidup dibumi dengan wujud manusianya dan ia jatuh cinta dengan seorang wanita dari ras Vampire. Wanita itu bernama Roxanne, ia adalah wanita yang berasal dari keluarga bangsawan ia adalah ras Pureblood. Roxanne mengetahui kalau ternyata suaminya adalah seorang malaikat yang diusir dari dunia langit..." Kyungsoo mendelik pada tiga orang yang kini menatapnya dengan serius berbeda dengan Yifan yang sejak tadi tenang karena ia memilih untuk tidur dengan pose kerennya, pfttt ingin sekali ia menertawai wajah serius ketiga orang lainnya tapi ia tidak seusil itu. Kyungsoo pun memilih untuk melanjutkan ceritanya.

"Akhirnya mereka memiliki seorang putra, Lucifer maupun istrinya tidak mengetahui putra mereka masuk ke dalam ras apa karena sejak dalam kandungan Roxanne dan setelah ia tumbuh ia tidak menunjukan gejala apapun. Putra mereka tidak memiliki sayap tapi ia juga tidak memiliki nafsu menghisap darah pada hewan maupun orang lain itu membuat Lucifer dan istrinya kebingungan... akhirnya ia menerobos langit untuk bertemu dengan Seraphim agar mau mengabulkan permintannya untuk menanyakan ras apa yang di dapat putranya... ia tidak percaya jika putranya menjadi manusia... tanpa sebab yang jelas.

"Akhirnya Lucifer hanya mendapat petunjuk, tuhan memerintahkannya untuk menanamkan selembar bulu dari sayapnya pada diri putranya... dan meminta Lucifer membawanya pada seorang penyihir bernama Thomas. Kemudia Thomas memberitahukan bahwa kelak putranya lah yang akan memilih ras apa yang akan ia kehendaki... sementara itu dia akan menjadi manusia. Mengetahui hal itu, Lucifer pun mencabut 5 buah bulu dari sayapnya dan kembali meminta bantuan pada Seraphim untuk membuat 5 orang malaikat yang akan menemani dan menjaga putranya selama ia menjadi manusia, kelima malaikat itu sangat kuat... terlebih salah satu dari mereka memiliki sayap putih yang memungkinkannya untuk menjadi malaikat gaung di dunia langit mereka juga benar-benar sangat kuat..."

Bagaikan dalam proses belajar dan mengajar Chanyeol mengangkat tangannya meminta atensi Kyungsoo, pria bermata bulat itu pun melemparkan tatapannya pada sosok bertelinga lebar bernama Chanyeol dengan pandangan yang mengatakan 'Ada Apa?'

Melihat itupun Dokter Zhang, maupun Baekhyun juga melemparkan pandangan mereka menatap Chanyeol.

"Yang terbayang dibenakku saat mendengar malaikat adalah sosok dengan wujud manusia... dengan sayap putih... tapi kenapa dia meniliki warna abu-abu?"

"Itu karena dia salah satu malaikat yang tengah menjalani hukuman dari tuhan, sebab itulah warna sayapnya berbeda... Lucifer sendiri memiliki warna gelap pada sayapnya dengan sulur yang benar-benar emas..."

Kali ini Baekhyun mengangkat tangannya, "Seumur hidup aku tidak pernah mengenal ras Angel dilangit sana, bisakah kau menjelaskannya? dan bisakah sebelumnya kau melanjutkan ceritamu mengenai putra Lucifer? apa yang terjadi padanya?" Dokter Zhang mengangguk setuju dengan permintaan Baekhyun.

"Beberapa tahun yang lalu terjadi peristiwa yang membuat putra Lucifer harus kembali memilih jati dirinya dimasa depan nanti, hanya itu saja itu sebabnya mungkin kelima malaikat penjaga sang putra Lucifer yang beranggotakan Chase, Ty, Aiden, Elias, dan Nikky akan ditugaskan lagi. Lalu mengenai malaikat, jumlah mereka sangat banyak lebih banyak dari kesatuan seluruh bangsa yang tinggal dibumi... yang memimpin mereka adalah malikat agung, mereka disebut Seraphim, seorang Seraphim sangat tinggi kedudukannya... karena hanya mereka lah yang diperbolehkan untuk berinteraksi dengan tuhan. Seraphim memiliki masanya sendiri sebab itu lah di langit ada banyak malaikat kuat yang menjadi kandidat Seraphim selanjutnya... tanda bahwa seorang malaikat itu sangat kuata dalah warna sulur mereka yang haruslah emas atau keemasan, sayap besar nan indah dengan jumlah banyak dan juga berwarna putih. Lalu malaikat tingkat menengah ditandai dengan sulur mereka yang berwarna biru, yang ketiga adalah malaikat normal biasa yang hanya memiliki sayap putih... dan yang terakhir adalah malaikat yang menjalani hukuman, mereka memiliki warna abu-abu..."

"Malaikat dengan warna sayap hitam pekat... warna itu hanya dimiliki oleh Lucifer seorang... jika seoramg malaikat yang menjalani hukuman tetapi memiliki sulur emas... itu artinya dia adalah malaikat yang cukup kuat karena ia salah satu dari kandidat Seraphim, mereka adalah malaikat agung... meskipun tengah menjalani hukuman..." suara Kyungsoo mengecil di akhir kalimat.

"Lalu siapa putra Lucifer itu dan dimana dia sekarang?" tanya Chanyeol pensaran.

Ini adalah pertanyaan yang sangat Kyungsoo sukai, "Putra Lucifer berada diantara kita" ujar Kyungsoo sambil bibirnya menyunggikan senyum pada Chanyeol... tapi Dokter Zhang merasa janggal dengan senyum itu. Bagaimanapun juga ia seorang dokter, ia mengetahui sedikit ilmu psikologi.

Suasana ruangan itu hening sampai pada akhirnya Dokter Zhang kembali membuka suara, "Bagaimana kau tahu itu semua?"

Kyungsoo dengan santai menjawab, "Aku indigo, dan aku berteman dengan pria disampingku ini yang notabenenya adalah sahabat sekaligus tangan kanan Lucifer... Cukup. Aku perli melakukan sesuatu sebelum mereka sampai disini... sesuatu yang ingin kalian ketahui akan terungkap" peringat Kyungsoo ketika salah satu dari mereka hendak mengajukan pertanyaan lagi... suasana ruangan itu menegang karena Kyungsoo menunjukan kekuatannya.

Ketiga orang diruangan itu tercengang dan terus memperhatikan sosok Kyungsoo yang memposisikan tangan kanan dihadapannya lalu memejamkan mata dengan bibir yang seperti mengucap sesuatu. Bukan itu yang membuat ketiga orang itu terkejut, tapi mereka terkejut akibat 5 bolaa cahaya yang muncul dari kelima jari tangan Kyungsoo.

Mereka dapat melihat dengan jelas kelima bola itu mendekat ke wajah Kyungsoo. Lalu Kyungsoo berkata pada kelima bola cahaya itu, "Katakan pada tuan kalian, Putra Hades membutuhkan bantuan mereka lagi"

"Pergilah" perintah Kyungsoo, setelahnya kelima bola itu keluar melalui jendela dan berpencar ke arah berlawanan dimana kelima penjaga yang dimaksud tuan mereka berada.

"T-tadi itu apa...?" tanya Yixing tidak percaya.

Kyungsoo mengedikan bahunya, "Tadi hanyalah caraku berkomunikasi dengan kelima penjaga" sahutnya enteng, membuat Dokter Zhang menggeleng tidak percaya.

Tapi tiba-tiba Chanyeol teringat akan sesuatu.

"Bisa kau jelaskan siapa kau sebenarnya dan kenapa kau mampu berteman dengan para malaikat? lalu siapa putra Lucifer itu?" tanya Chanyeol.

Kyungsoo menghembuskan nafas lelah, "Bukankah aku sudah mengatakannya? suatu saat nanti kalian akan mendapatkan jawaban atas peetanyaan kalian untuk sementara aku ingin meminta tolong pada kalian bertiga" kata Kyungsoo dengan serius.

"Setelah ini aku harus melakukan sesuatu, tetapi jika aku gagal melakukannya aku mohon pada kalian untuk menjaga Sehun... dia temanku yang sangat baik yang mau mencariku ketika aku tidak ada, dia teman yang baik yang mencemaskan aku... aku mohon pastikan dia untuk tetap hidup karena suatu saat nanti kalian akanembutuhkannya..."

Baekhyun mengernyit tidak suka, "Kenapa kau berkata seperti kita akam berpisah?"

Kyungsoo tersenyum lembut, "Kita memang akan terpisah... tapi aku akan berusaha untuk berjumpa dengan kalian lagi. Satu hal lagi, tolong rahasiakan mengenai identitas Yifan" katanya ambigu.

TOK TOK

Kyungsoo dan yang lainnya memperhatikan pintu kamar rawat dimana mereka berada dan tersenyu mendapati Sehun telah kembali.

Setelahnya, terjadilah percakapan kembali tentang Siwon yang meminta penjelasan apa yang telah mereka bicarakan, identitas pria yang datang bersama Sehun hingga hingga Siwon bertanya siapa pelaku kejahatannya pada Kyungsoo.

Kyungsoo hanya menjawab setengah dari 2 pertanyaan Siwon, dan tidak menjawab secara jujur siapa Yifan sebenarnya karena dihadapannya kini terdapat Sehun yang tidak diperbolehkan untuk tahu dengan jelasnnya.

Tidak terasa mereka sudah menghabiskan waktu berjam-jam lamanya di dalam rumah sakit, Yifan yang sudah terbangun dan ia mengantar Sehun ke rumahnya, Dokter Zhang sudah kembali ke ruangannya. Chanyeol dan Baekhyun tengah menunggu Siwon yang berkata akan keluar sebentar lagi.

Siwon menatap Kyungsoo dengan lekat hingga mampu membuat Kyungsoo salah tingkah, "Kenapa kau tidak pulang paman?" tanya Kyungsoo berusaha menghilangkan awkward yang ia rasakan saat ini.

Siwon tersenyum kecil lalu pergi menuju pintu keluar, tapi sebelum ia benar-benar keluar Siwon berhasil membuat jantung Kyungsoo berdebar dengan sangat cepat.

"Aku tidak tahu apakah kau adalah orang yang sama dengan waktu itu karena ketika melihatmu untuk pertama kali, aku seperti melihat dirinya dalam dirimu, dan meskipun kau tidak mau menjawabnya tadi aku bersumpah aku akan membuatmu menjawab pertanyaanku yang dulu dan juga sekarang... paman penyihir." ujar Siwon tanpa membalikan badannya, lalu ia melangkah keluar meninggalkan sosok Kyungsoo yang tengah menyentuh bagian luar organ dalamnya yang berdetak dengan cepat.

~TBC~

HOLAAA gua gak jadi update besok, jadi update sekarang, peace... kai nya chapter depan aja biar ena. Btw thanks buat yang udah kasih saran tadi dan JANGAN LUPA REVIEW! gua butuh masukan...