Sulit ku katakana, Sulit untuk ku genggam, Sulit untuk ku akui.
Aku perg ,aku akan pergi dari kehidupan mu jangan ganggu aku.
Aku tidak akan mengganggu mu lagi,aku akan menghapus rasa itu dan mencoba untuk mencari apa yang aku cari Cinta yang abadi.
Suara tangisan dan amarah terdengar dengan jelas di café yang setiap hari nya penuh dengan senyuman.
"Apa benar yang ia katakana, Minnie?" tanya Leeteuk, mata nya kini sudah bengkak, Sungmin mengangguk tapi hanya mata Sungmin yang tidak terlihat menangis.
"Aku akan membunuh nya nanti" ucap Heechul, Henry terdiam lalu memeluk Sungmin dari belakang.
"Jika Kyuhyun tidak ingin menikahi mu maka aku bersedia, Hyung" ucap Henry dengan isakan nya.
Sungmin tersenyum lalu menggeleng .
"Tidak usah aku bisa menjaga nya sendiri" jawab Sungmin dengan tulus.
"Hyunggggg Hiks.." isak Henry, Sungmin membalikan tubuh nya lalu tersenyum lembut menatap Henry, menghapus air mata Henry yang mengalir di Pipi yang tak kalah Chubby dari Sungmin.
"Aku bisa merawat nya aku yakin itu, ini hanya masalah waktu" jawab Sungmin tegar.
"Sungminnie, aku yakin kau bisa" ucap Leeteuk, Sungmin mengangguk lalu tersenyum manis.
Sedangkan Yesung hanya terduduk di kusri dekat jendela, tangan nya mengepal dan aura kemarahan sangat di rasakan .
Yesung sedang marah.
'Awas kau Cho'
Hope Is a Dream That Never Sleeps
"Apaaa?" teriakan Eunhyuk dan Donghae membuat Kyuhyun dan Victoria harus menutup telinga nya.
"Kau benar-benar bodoh" ucap Eunhyuk, Donghae mengangguk menyetujui ucapan Eunhyuk.
Kyuhyun terdiam, tatapan nya Kosong dan sebuah mimic muka yang amat sangat sulit di mengerti.
"Karena Kyuhyun hanya mencintaiku" ucap Victoria, Kyuhyun menutup kedua mata nya lalu mengangguk.
"Terserah kau saja, Aku tidak ikut campur "ucap Eunhyuk menarik Donghae keluar dari ruangan yang tidak di pakai.
"Aku tidak ikut campur, Cho Kyuhyun" tegas Eunhyuk,Donghae yang lugu hanya mengangguk lalu memalingkan wajah nya .
"Aku juga tidak ikut campur" ujar Donghae.
Eunhyuk dan Donghae langsung melangkahkan kaki nya.
"Heh bukan nya kita punya kelas hari ini?" tanya Donghae.
"Aku ingin pulang saja kepala ku sakit" ucap Eunhyuk menghiraukan pertanyaan Donghae.
"Baiklah aku antar ya"
Eunhyuk tersenyum manis saat Donghae akan mengantar nya.
"Baiklah ayo"
.
.
.
Sungmin terdiam menatap sebuah picture yang ada di handphone-nya.
Sungmin bukan orang yang pendendam atau pun seorang yang pembenci, Ucapan nya kemarin terhadap Kyuhyun bagaikan sebuah penyemangat hidup, penyemangat untuk melupakan Kyuhyun, dan juga mencari kebahagian sendiri.
Tapi dalam hati Sungmin, Sungmin ingin Kyuhyun, tahu betapa perihnya hati nya sekarang.
Tapi Sungmin, ingin tahu apa alasan Kyuhyun, mempermainkan nya?
Ini soal perasaan, perasaan sangat sulit di ubah, perasaan sangat tidak adil jika di permaikan.
Jika Kyuhyun, mencintai Victoria kenapa Kyuhyun memacari Sungmin.
Sungmin, tidak pernah puas dengan alasan "Kyuhyun hanya memepermainkan nya"
Mempermainkan berarti ada harus alasan yang lain bukan?
"Aku harus mengetahui semua nya" ucap Sungmin, lalu memasukan handphone milik nya kedalam laci .
"Tapi harus bagaimana?" tanya Sungmin, pada dirinya.
Sungmin, terdiam lalu hanya menunduk pasrah.
"Lebih baik menyerah" guman Sungmin, lalu merebahkan tubuh nya ke atas tempat tidur nya.
Menutup mata nya dan memulai mimpi . –Yang ia harap indah-
Kyuhyun Pov
Disini di tempat ini aku terdiam menatap bintang.
Aku tidak bisa menutup mata ku, Aku masih terdiam hati ku masih lelah.
Drrttt Drrtt
"Yobseo"
"Aku berterima kasih pada mu,aku sudah mendapatkan nya" aku menghela nafas lalu tersenyum.
"Jika itu yang terbaik untuk mu, kau belum tidur?" tanya ku.
"Belum aku rasa aku sangat bahagia" jawab nya dengan gembira.
"Baiklah aku rasa aku sudah mengantuk, selamat malam"
"Selamat malam"
Plip
Ku tatap kembali bintang-bintang itu, aku tersenyum saat ia bahagia dan aku melakukan apa pun untuknya, melakukan hal yang amat aku benci, melakukan hal yang sangat berdosa.
Dan aku yakin aku tidak akan menyesal.
"Kyuhyun" aku dengan suara umma memanggil ku, aku segera menuju ke kamar ku,ku tutup pintu balkon lalu mengunci nya.
"Yah ada apa Umma?" tanya ku, Umma berdiri dengan sedih menatap ku, dan menghampiri ku.
"Ada ap.."
Plakkkk
Ku tatap Umma dengan berkaca-kaca umma menatap ku.
"Aku kecewa pada mu" ujar Umma dan pergi meninggalkan ku, ku pegangi pipi kanan ku ini sangat terasa sakit .
Kenapa umma melakukan itu?.
"Umma , ada apa?"guman ku, ku tatap pintu kamar ku yang tertutup kembali, aku tersenyum simpul aku tahu ini.
Author Pov
, sedang menangis dalam diam, ia tidak percaya dengan anak bungsu nya itu,
Ahra, menangis memeluk Umma nya.
"Apa yang Kyuhyun, lakukan?" tanya , Ahra dan hanya menggeleng kan kepala nya.
"Dia menghamili anak orang lain" ucap Ahra, Sontak yang baru pulang usai dari pekerjaan nya melangkah kan kaki nya menuju kamar, Kyuhyun.
"CHO KYUHYUN"
Braak
Pintu kamar Kyuhyun terbuka dengan kasar, dengan langkah seribu , langsung menghampiri anak bungsu nya yang tengah berbaring di atas kasur nya.
"KURANG AJAR" Dengan penuh penekanan dan amarah.
Plak
Satu tamparan kembali Kyuhyun, rasakan di pipi Kiri nya.
"Appa.."
0o0
"Apa yang terjadi, Kyu?" tanya Victoria, Kyuhyun menggeleng pelan lalu kembali terdiam.
"Aku harus menemui nya" guman Kyuhyun, lalu bangkit dari duduk nya dan melangkahkan kaki nya pergi menuju parkiran.
.
.
.
Kyuhyun, menatap café itu dengan diam di dalam mobil, tidak ada maksud untuk keluar.
Kyuhyun, terus memperhatikan namja yang dulu pernah menjadi kekasih nya.
Di dalam cafe
Sungmin, tengah beristirahat dengan Henry dan Yesung yang selalu ada di sisi nya Sungmin merasa hidup nya kembali senang.
"Apa yang kau ingin kan, Hyung ?" tanya Henry, seolah menjadi seorang Suami Lee Sungmin.
"Tidak aku tidak ingin apa-apa" jawab Sungmin, Yesung tersenyum meledek kea rah Henry.
"Apa kau ingin aku memijat kaki, mu?" kali ini Yesung, yang tak mau kalah dari Henry.
"Terima kasih Hyung tapi aku sedang tidak ingin di pijat" tolak Sungmin, kini giliran Henry yang mengejek Yesung.
"Sungminnie, bagaimana dengan Morning Sick , nya?" tanya Heechul, Sungmin tersenyum lalu mimic wajah nya berubah menjadi seperti menahan sakit dan memegang perut nya.
"Sakit…." rintih Sungmin, Heechul, Henry, Yesung dan Leeteuk langsung menghampiri Sungmin.
Di dalam mobil sana Kyuhyun, akan melangkahkan kaki dan membuka pintu mobil tapi niat itu ia batal kan setelah terdengar tawa.
"Hahahahahaha" semua nya tertawa dengan kencang hingga terdengar ke luar.
"Kau mengerjai kami, Min Hyung " ucap Henry
Chu
Henry, dengan cepat mencium pipi Sungmin, lalu berlari dengan kencang.
"Aku dapat Yesung Hyung :P " ledek Henry, kepada Yesung, Sungmin hanya terdiam lalu tersenyum.
"Yah Henry aku tidak menyukai mu" teriak Sungmin.
Kyuhyun, terdiam melihat apa yang terjadi tadi ada rasa sedikit tidak percaya dengan itu.
hati nya tidak rela.
Kyuhyun, membuka pintu mobil nya lalu berjalan masuk ke dalam café.
Lonceng pintu berbunyi pertanda tamu datang.
Semua nya terdiam menatap Kyuhyun, yang sudah ada di hadapan mereka.
"Mau apa kau?" tanya Yesung, Henry yang dari tadi hanya berlari kecil sekarang berlari menuju Sungmin, dan memeluk Sungmin.
Henry, membalikan tubuh Sungmin agar tidak menatap Kyuhyun.
"Ada apa kau ke sini berengsek?" tanya Heechul, memegang spatula dengan erat .
"Aku ingin meminta penjelasan dari, Sungmin" jawab Kyuhyun, santai Sontak Sungmin ingin membalikan tubuh nya saat Kyuhyun, menyebutkan nama nya.
Tapi Henry, dengan kuat memeluk Sungmin.
"Henry" panggil Sungmin, Henry seolah mengerti lalu melepaskan pelukan nya.
"Penjelasan apa? Apa waktu itu tidak cukup, jelas?" tanya Sungmin dengan dingin, Kyuhyun terdiam dan tidak percaya, Suara lembut itu hilang.
"Apa kau memberi tahu Keluarga ku tentang aku menghamili mu agar kau dapat memiliki ku?" tanya Kyuhyun, sontak Yesung yang paling dekat dengan Kyuhyun hendak memukul Kyuhyun.
"Yesung Hyung ku mohon" suara parau tapi terkesan lembut Sungmin, membuat Yesung menurunkan tangan nya yang hendak memukul wajah tampa dosa Kyuhyun.
"Kau tidak akan pernah berubah. Aku tidak akan pernah meminta atau pun mengemis di depan keluarga mu, aku tahu ini anak mu tapi aku tidak akan sudi untuk melakukan hal itu" ucap Sungmin, dengan dingin .nya tapi hati nya terasa sakit, Sungmin menahan rasa itu dengan kekecewan yang ia dapatkan dari pria yang ada di hadapan nya.
Semua nya kaget termaksud Kyuhyun, dengan kata-kata Sungmin, tapi dengan imeg nya Kyuhyun kembali menatap Sungmin –Menantang-
"Lalu siapa?" tanya Kyuhyun.
Leeteuk, Heechul, Yesung dan Henry hanya terdiam menatap adu mulut Kyuhyun dan Sungmin.
"Kau kira hanya kita yang tahu, apa kau tidak lihat aku juga mempunyai sahabat" jawab Sungmin, Kyuhyun kalah telak.
Kyuhyun, ingat EunHae yang member tahu Victoria tentang Sungmin hamil, lalu siapa yang member tahu EunHae.
"Lalu apa kau memberi tahu Eunhyuk dan Donghae?" tanya Kyuhyun, mengalihkan pembicaran –Kalah-
"Eunhyuk Donghae, siapa mereka?" tanya Sungmin bingung, dia tidak pernah mengenal Eunhyuk dan Donghae.
'Aishhh mana mungkin dia tahu' batin Kyuhyun.
"Memang nya ada yang tahu hal ini kecuali, kita?" tanya Henry, dengan polos nya.
Kyuhyun, menatap Henry yang tengah kembali memeluk Sungmin.
"Sudah lah berbicara dengan manusia-manusia yang tidak berguna seperti seperti kalian membuat aku pusing" ucap Kyuhyun.
"Apa kau bilang?" tanya Heechul dan…
"Aww" Kyuhyun, merintih kesakitan saat sepatula yang Heechul, pegang dengan kasar nya memukul wajah Kyuhyun.
"Heechul Hyung sudah lah jangan di tanggapi" ucap Sungmin.
"Lebih baik kau pulang dari pada mata mu rusak karena menatap kami yang kau anggap manusia yang tidak berguna" usir Sungmin.
.
.
.
Kyuhyun masih ingat apa yang Sungmin katakana pada nya.
"Apa rasa itu sudah, hilang?" tanya Kyuhyun, pada dirinya.
Kyuhyun, ingin sekali memukul dan menghabisi dirinya sendiri.
"Aku hanya ingin mengatakan dengan baik-baik tapi kenapa dengan diriku ini" guman Kyuhyun.
"Aishh aku sudah mempunyai Victoria, aku tidak harus memikirkan namja itu, dan itu sama sekali tidak berguna" guman Kyuhyun lagi.
Kyuhyun. mencoba tersenyum lalu mengingat wajah Victoria tapi..
"Dasar sialan… pergi kau dari pikiran ku" teriak Kyuhyun membantingkan Handphone-nya .
"Aku harus bagaimana ya Tuhan, Aku mempunyai banyak dosa" guman Kyuhyun mulai terisak.
"Aku mencintai, Victoria" ucap Kyuhyun tapi hati Kyuhyun, memberontak tidak setuju dengan apa yang Kyuhyun katakana.
Tiba-tiba Ahra, datang menghampiri Kyuhyun.
"Ada apa nuna? " tanya Kyuhyun, duduk di sisi ranjang nya dan menundukan kepala nya.
"Coba Nuna lihat Dongsaeng nuna yang dulu jail sekarang sudah dewasa" ucap Ahra, Kyuhyun tidak mengerti kedua kening nya mengerut –Bingung-
Kyuhyun, mengangkat kepala nya dan menatap manic mata Ahra.
"Maksud Nuna apa?" tanya Kyuhyun, Ahra tersenyum lalu duduk di samping Kyuhyun.
"Nuna hanya tidak bisa menyangka seorang Cho Kyuhyun, yang terkenal manja, jail dan juga dingin bisa juga melakukan hal yang tidak kami bayangkan" ujar Ahra, tersenyum manis .
Kyuhyun, mengerti dan menangkap arah pembicaraan Ahra, Kyuhyun memeluk Ahra dengan erat.
"Maafkan aku Nuna " maaf Kyuhyun, begitu erat di pelukan sang kaka perempuan tercinta.
"Kenapa kau meminta maaf, Kyunnie?" tanya Ahra, mengusap pelan penuh kasih sayang punggung Kyuhyun.
"Aku bukan Dongsaeng yang baik" jawab Kyuhyun, Ahra segera melepaskan pelukan Kyuhyun lalu menatap mata Kyuhyun.
"Itu terjadi karena kau mempunyai alasan nya bukan? Apa kau mencintai nya?" tanya Ahra, Kyuhyun terdiam tidak bisa menjawab, mana mungkin Kyuhyun, mengatakan yang sebenar nya jika ia hanya mempermainkan Sungmin hanya karena Victoria.
"Tapi aku mempunyai kekasih Nuna " ujar Kyuhyun, tidak mempedulikan pertanyaan Ahra.
"Kekasih bukan nya yang kau hamili adalah kekasih, mu?" tanya Ahra, Kyuhyun semakin tersudutkan lalu dengan berani nya Kyuhyun menatap mata Ahra.
"Dia hanya permainan ku saja" jawab Kyuhyun pelan, sontak Ahra terdiam sesaat sebelum ia bangkit dari duduk nya.
Kyuhyun, menatap Ahra ia yakin Nuna-nya itu tengah marah padanya.
"Kyuhyun" panggil Ahra.
"Hummm"
"Kau tahu kau sedang bermain dengan apa?" tanya Ahra, Kyuhyun mengangguk lalu tertunduk.
"Perasaan, Perasaan mu, Perasaan pemuda itu dan Perasaan Kekasih mu yang lain hal yang sulit untuk di ubah sangat sulit di ubah dan di alihkan, perasaan sakit, bahagia dan kecewa sulit untuk di singkirkan apa lagi kau bermain dengan perasaan mu dan dua orang yang sama mencintai perasaan Cinta bisa menjadi benci dan benci bisa menjadi cinta dua rasa ini begitu tipis batas nya. Tapi apa kau tidak akan menyesal? Siapa yang kau cinta ? Lee Sungmin atau Victoria?"
Kyuhyun kaget dan menatap Ahra bingung.
"Nuna tahu mereka?" tanya Kyuhyun, Ahra mengangguk dan tersenyum.
"Lee Sungmin adalah anak dari Tuan Lee dan Nyonya Lee yang sejak dulu bersahabat dengan keluarga kita tapi sejak kedua nya bercerai dan memutuskan untuk berpisah, tapi aku sangat bangga pada Sungmin, ia kuat dan tabah bahkan ia bekerja walau harta yang kedua orang tua nya serahkan begitu melimpah tapi ada sebuah keluarga yang begitu membenci keluarga Lee mungkin faktor iri itu lah manusia ada yang baik dan juga tidak" jelas Ahra.
Kyuhyun, terdiam sebegitu tahu kah Nuna-nya tentang keluarga Sungmin kenapa ia tidak tahu sama sekali.
"Aishhh kau cari tahu saja sendiri ,kau belum mengerti apa itu bisnis" ucap Ahra, dan pergi meninggalkan Kyuhyun dengan kebingungan dan pertanyaan yang bersarang di benak nya..
'Kenapa nuna begitu tahu tentang Sungmin sedang kan aku sama sekali tidak tahu' batin Kyuhyun.
'Aku harus mencari tahu tapi itu bukan urusan ku'
Hope Is a Dream That Never Sleeps
Sungmin duduk dengan tegang jantung nya kini berdetak kencang saat Mr. dan ada di hadapa nya.
"Sungminnie" panggil ramah.
"Sungminnie?" ulang Sungmin, ia cukup kaget seorang yang baru saja bertemu memanggil nya dengan nama itu seharus nya Sungmin-sshi.
"Yah, Nyonya" respon Sungmin.
Sedangkan Heechul, Leeteuk, dan Henry menatap dan memasang telinga mereka baik-baik untuk mendengar setiap ucapan dari Sungmin, Mr. dan .
"Anak ku akan bertanggung jawab, kau mau menikah dengan, Kyuhyun?" tanya .
"Hah Menikah?" pekik Henry .
"Ssstt jangan berisik" bentak Heechul dan Leeteuk.
"Apa aku tidak salah dengar, Nyonya?" tanya Sungmin.
"Kau mengandung buah hati anak kami apa tidak masalah jika Kyuhyun, tidak menikahi mu?"tanya
Sungmin menggeleng lemah lalu tersenyum.
"Terima kasih, aku tidak akan menikah jika tidak ada cinta sama sekali terima kasih banyak tuan dan Nyonya"ucap Sungmin, membungku meminta maaf.
"Tapi.."
"Tenang aku masih mempunyai sahabat-sahabat yang menjaga ku sekali terima kasih"potong Sungmin, dan tersenyum manis .
TBC
Seperti nya agak panjang ya?
Belum menyiksa Kyuhyun nyhehehe.
Biasa kendala saya adalah banyak nya Typo benar tidak?
Hahahaha terima kasih selalu menunggu dan menanti FF Ini.
Mungkin besok akan muncul rasa rasa yang aneh dari Kyuhyun..
Gomawo mau baca ^^
