Pertarungan Millennium
Disclaimer : Semua Karakter yang ada dalam fic ini bukan milik Author, yang author miliki hanyalah Fic ini
Chapter Lainnya di Fic ini, merupakan chapter terakhir yang mengandung adegan duel antar duelist.
Seperti biasa, akhir kata Author akan mengucapkan...
Enjoy the Story
Chapter VII : Last Battle : Marik's Revenge
Yugi melangkah kearena selanjutnya dengan mantap, mempunyai keenam Millennium Item membuatnya percaya diri untuk mengalahkan lawan terakhir
Siapa lawan terakhir Yugi? Tinggal satu nama lagi yang tersisa, yaitu...MARIK.
Seperti yang dikatakan Ryo, Marik harus dikalahkan atau jika tidak maka dia akan menguasai seluruh masa dengan kegelapan, selain itu Marik juga harus dikalahkan untuk memperoleh Millennium Rod miliknya, yang berguna untuk menyelamatkan orang-orang yang 'kalah' dalam pertempuran ini, juga untuk mengembalikan ingatan partnernya jika ketujuh Millennium Item digabungkan
Yugi memasuki ruangan terakhir, dan sesuai perkiraan, Marik menunggu disana
"Marik..."
"Hm? Kau bisa melangkah sejauh ini?"
"Marik, aku sudah mendengar semua rencanamu...sekarang aku disini untuk menghentikannya."
"Oh? Begitu? Baiklah kita lihat apa yang bisa kau lakukan..." Marik menyiapkan duel disknya
"DUEL" Yugi juga menyiapkan duel disknya
Yami Yugi (LP : 4000) VS Yami Marik (LP : 4000)
"Aku Mulai duluan, Draw." Ujar Yugi, setelah menarik kartu, dia kemudian memanggil monsternya
"Silent Swordman Lv0 mode menyerang." Seorang ksatria muncul diarena, "Ditambah dua revense card, turn end." Yugi langsung meakhiri putarannya
"Draw." Marik mengambil kartunya, "Gil Gars (1800/1200) mode menyerang, habisi monster Yugi!" Monster itu kemudian menyerang Silent Swordman, namun Yugi mengaktifkan Revense cardnya
"Negate attack!" Sebuah pusaran menyerap serangan Marik hingga tidak mengenai Silent Swordman, Marik hanya menyeringai, "Tak perlu terburu-buru, pasang revense card, turn end."
"Draw." Yugi menarik kartunya dan dia mengorbankan monsternya, "Gilfar Demon ( 2200/2500) mode menyerang, serang monster Marik!"
Giflar Demon memberikan sebuah semburan api kepada Gil Gars, tak butuh waktu lama, Gil Gars hancur dari arena dan memberikan damage kepada Marik
"Kau belum bisa menghancurkanku kalau hanya segitu..." kata Marik (LP : 3600)
Kemudian, Marik juga membuka kartu tertutupnya, "Soul enchanter, dengan ini kau akan terkena damage sebesar attack power monsterku yang kau hancurkan."
Serangan magic muncul dan mengenai Yugi, "Ugh" respon Yugi terkena serangan itu (LP: 2200)
Marik terkekeh senang, Yugi langsung mengakhiri putarannya, "Turn End."
Marik kembali menarik kartu dan dia memanggil sebuah monster aneh, "Dark Jester ( 1700/0) mode menyerang. Turn end."
"Monster berkekuatan rendah seperti itu, tak akan bisa melawan Mosterku." Ujar Yugi sebelum dia menarik kartunya, "Serang dia, Gilfar Demon."
"Sayang sekali, aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi, buka kartu perangkap, Silent Hill."
Serangan Gilfar Demon dibatalkan dan dia menjadi mode bertahan, "Kurasa kau hanya bisa bertahan marik, turn end."
"Kita lihat saja nanti, draw."
Marik kemudian tersenyum sinis kepada Yugi, "Semua sesuai rencana, Yugi. Kau akan tamat disini."
"Apa kau segitu inginnya menghabisiku?"
"Bagaimana dengan dirimu sendiri? Kau ingin mengalahkanku, kan?"
"Itu karena aku harus menghentikan rencanamu!"
"Begitu pula aku, aku harus mengalahkanmu untuk membalaskan dendamku padamu di battle city!"
"Marik, akan kukatakan satu hal..."
Marik hanya menyeritkan kening kali ini
"Kau tidak akan bisa mengalahkanku dengan dendammu."
Marik tertawa kali ini
"Mari kita buktikan siapa yang benar, Yugi..." Ujarnya
Marik kembali memperhatikan kartu tangannya, kemudian dia memanggil Black Sword kearena
"Black Sword (1400/1800) mode bertahan, ditambah satu revense card." Marik berkata kemudian dia juga mengubah Dark Jester, "Dark Jester berubah menjadi mode bertahan, Turn end."
Yugi menarik kartunya, dan dia melihat kartu tangannya, "Terima ini, Checkmate!" dengan kartu itu, Kartu tangan Marik dan Yugi berubah
Yugi mendapatkan kartu Obelisk di tangannya dan Marik mendapatkan kartu Ra. Namun yang menjadi masala tidak adanya monster yang dapat digunakan untuk pengorbanan saat memanggil kedua dewa itu.
"Serang Dark Jester, Gilfar Demon." Perintah Yugi, Marik tersenyum, "Begitu?" Dark Jester hancur dan monster di arena mengalami shift.
Gilfar Demon dan Black Sword hancur dari arena, Marik dan Yugi menerima damage silang, yang berarti LP Yugi berkurang 1400 point sehingga tinggal 800 Point dan Marik terkena damage 2200 Point sehingga LP-nya tinggal 1400 Point
Kemudian, diarena Marik dan Yugi muncul tiga boneka kecil yang berkekuatan 0, namun itu masih berguna karena masih bisa dikorbankan.
"Aku belum memanggil Monster diputaran ini, kalau begitu..." Seberkas cahaya muncul dari Langit, "Kupanggil Obelisk The Tormentor" perlahan Obelisk muncul dari bawah tanah.
"Tak heran, kau berhasil mengalahkan Isis." Ujar Marik, Yugi menggeleng, "Tidak, ini kuperoleh setelah mengalahkan Bakura." Marik menyeringai, "Jadi, bahkan Isis tak bisa mempertahankan Obelisk dari orang seperti Bakura? Menyedihkan!"
"Bakura cukup kuat, kau tidak bisa meremehkannya." Ingat Yugi, "Mari kita hentikan berbicara tentang orang yang sudah kalah, dan kita lanjutkan pertarungan ini." Kata Marik, "Ide Bagus."
"Turn End."
"Giliranku"
Marik menarik kartunya, lalu dia juga memanggil dewa dengan pengorbanan tiga monsternya
"The Winged Dragon Of Ra."
"Tapi...tiga monster yang kau korbankan itu..."
"Karena itu aku akan membacakan mantra yang menggantikan Life Pointku menjadi kekuatannya."
Marik membacakan sebuah mantra kuno dan membuat Life Pointnya menurun hingga 100 Point
Dan, Kekuatan Ra meningkat hingga 1300 Point
"Marik...kau..."
"Ini belum selesai, aktifkan Magic card, God Shining Wing."
"Magic hanya berlaku satu putaran."
"Aku tahu, tapi dengan ini, life pointmu akan sama denganku."
Dengan kartu itu, Kekuatan Ra meningkat 3000 Point yang berarti dengan ini dia mengungguli Obelisk dengan kekuatan 4300 Point
"Serang Obelisk."
Dalam satu serangan, Obelisk hancur dan menyisakan 100 Life Point kepada Yugi, sekarang life point mereka seimbang
"Turn End."
Setelah menarik kartu Yugi langsung mengaktifkan Magic Card
"PayCheck, dengan ini tiga monster yang kukorbankan tadi, kembali ke arena." Ujar Yugi
"Tch..."
"Kau akan Habis dengan ini, Marik..."
Yugi menangkat kartu yang baru saja ditariknya, sebuah kilatan dan cahaya yang cukup menyilaukan muncul dari kartu itu.
"The God Of Osiris."
Osiris muncul diarena dengan kekuatan mengikuti kartu tangan Yugi, 3 yang berarti kekuataannya saat ini yaitu 3000 Point, walau belum Maksimal, ini cukup menghabisi Ra yang kekuatannya kembali menjadi 1300 Point.
Yugi kemudian mendeklarasikan sebuah serangan kepada Ra. Namun, Marik berusaha menahan serangan itu.
"Trap Card, ALMIGHTY SHIELD!"
"Revense card open, TRAP JAMMER!"
Dengan kartu itu, Almighty Shield menjadi tidak berlaku dan lenyap dari Arena, ini berarti serangan Osiris akan dengan lancar mengenai Ra.
BLAR
Ra hancur terkena serangan Osiris, Menimbulkan Cahaya dan membuat Life Point Marik Menjadi 0 Point.
"AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARRRRRRRRRRRRRGGGGGGGGGGG GGHHHHHHHHHHHHHH!"
"Aku menang Marik."
"Ini tidak mungkin...Bagaimana kau bisa mengalahkanku...!?" Tanya Marik
"Selama kau masih bertarung dengan dendam dan kegelapan dihatimu, kau tidak akan pernah bisa mengalahkanku." Jawab Yugi
"Grr...Kau..." Marik menggeram kesal
'Command Failed'
'System Going Down'
'Status Emergency'
'Off'
Piiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii iiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii iiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii iiiiiiiiiiiiip
"Semua rencanaku...yang sudah tersusun dengan baik...harus berakhir disini...!?"
"Maaf Marik, tapi kau sudah kalah!"
"Kau mengalahkanku dengan Adil, sial...baiklah, kurasa kubiarkan kau menang kali ini."
"Marik..."
"Ingat Yugi, suatu saat aku pasti akan membalasmu! Itu adalah hal yang sudah dapat dipastikan."
"Hahahahahahaha...!"
Sebuah cahaya muncul dari dirinya membuat Marik kembali ke dirinya yang semula, Yami-nya telah hilang.
"Ambil Millennium Rod dan Kartu Ra ini, Yugi. Kau telah berhasil memenangkan turnament ini sekaligus menghentikan rencana diriku yang satu lagi."
"Marik...kau..."
"Kuucapkan selamat padamu, kembalilah ke Main Hall, lalu letakkan ketujuh Millennium Item itu dibatu tulis disana, lalu, semua peserta yang kau bilang lenyap akan kembali."
Yugi hanya terdiam
Marik melanjutkan Perkataannya"Juga ingatan Yami Yugi yang masih terkunci."
"Benarkah?" Tanya Yugi tak percaya
Marik Menangguk, "Ya."
"Baiklah." Yugi kemudian pergi menuju Main Hall untuk meletakkan ketujuh Millennium Item dan membuka ingatan Yami Yugi.
-End Of Chapter-
Seperti yang dikatakan diawal tadi, Chapter ini adalah Chapter terakhir dimana ada adegan duelnya, Chapter berikutnya akan diusahakan Update secepatnya.
Akhir kata, adakah review untuk chapter ini ?
