.

Little Thing Called Love

Disclaimer : Masashi Kishimoto

Story by : Pinky Rain

Pairing : Sasuke x Sakura

Warning : AU, maybe OOC, gak jelas, ntah cerita macam apa ini, ide pasaran, typo(s)

Rated : T

Don't Like Don't Read

.

.

.


Call Me Sasuke-kun

.

Sasuke memberengut menatap dua sahabat sedari SMP-nya yang tengah asik mengobrol dengan pacar-pacar mereka.

"Naruto-kun sebelum pulang aku ingin mampir ke toko buku dulu. Tidak apa-apa kan." kata seorang gadis berambut panjang bermata lavender.

"Tentu saja Hinata-chan. Aku akan mengantarmu kemanapun kau ingin pergi." sahut pemuda berambut kuning bernama Naruto.

"Kau harus mengantarnya pulang tepat waktu Naruto, jika tidak akan kupastikan kau tidak akan bisa makan ramen seumur hidupmu." ancam pemuda berambut coklat panjang.

"Biarkan saja mereka Neji-kun. Cepatlah, aku hampir terlambat latihan karate." sela gadis bercepol dua sambil menarik lengan pemuda berambut coklat panjang yang ia panggil Neji.

Setelahnya, dua pasang muda-mudi kasmaran itu segera pergi meninggalkan Sasuke yang sedang merengut kesal. Bukannya dia iri. Demi Kami-sama. Dia sendiri telah memiliki kekasih. Seorang gadis bermata hijau yang seminggu lalu resmi menjadi kekasihnya. Tapi ada satu hal yang mengganggunya. Membuatnya uring-uringan setiap kali melihat kemesraan dua pasang manusia di hadapannya. Bukan berarti dia ingin mengumbar kemesraan di depan umum. Dia tidak akan melakukan hal yang menurutnya memalukan itu. Tapi—

"Uchiha-san." panggil seseorang. Sasuke yang tengah melamun menoleh.

Ini dia. Inilah penyebab kekesalannya. Sasuke bukannya tidak senang melihat kekasihnya datang menghampirinya setelah tadi dia bilang ingin ke toilet sebelum mereka pulang bersama—semenjak berpacaran mereka selalu pulang sekolah bersama. Hanya saja—

"Ada apa Uchiha-san?" tanya gadis yang sedang berdiri di hadapannya itu. Dia memandang bingung Sasuke yang diam saja.

Sasuke selalu kesal setiap kali mendengar Sakura memanggil namanya seperti itu. Demi Kami-sama, mereka sekarang adalah sepasang kekasih. Tapi kenapa Sakura masih memanggilnya 'Uchiha-san'? Tidak bisakah dia memanggilnya 'Sasuke-kun'? memanggilnya dengan surfiks –kun seperti yang dilakukan Hinata dan Tenten? Dia sangat ingin meminta Sakura memanggilnya 'Sasuke-kun', tapi harga dirinya yang setinggi langit itu selalu menahannya. Akan terdengar sangat memalukan baginya jika dia sendiri yang meminta. Tapi sepertinya Sakura terlalu polos untuk mempunyai suatu inisiatif.

Akhirnya yang bisa dilakukannya hanyalah diam sembari menahan gejolak untuk tidak memporak-porandakan seisi kelas atau mencabuti kumis kucing di wajah Naruto atau menjambak rambut panjang Neji. Dia benar-benar senewen setiap kali mendengar mereka berdua dipanggil dengan begitu manis oleh pacar-pacar mereka. Sementara dirinya—

"Oh iya, tadi aku melihat Hyuuga-san dan Uzumaki-san bersama Tenten-san dan Hinata-san. Kupikir mereka sudah pulang dari tadi." gumamnya. Sedikitpun tidak menyadari raut kesal dari sang kekasih.

Oh, astaga. Sasuke sudah sampai pada batasnya. Dia sadar betul Sakura adalah gadis yang sopan. Bahkan tutur katanya tidak pernah kasar. Selalu memanggil orang dengan nama belakangnya untuk menjaga sopan santunnya—oke, pengecualian bagi perempuan. Tapi Sasuke adalah pacarnya. Dia tidak suka disamakan dengan orang lain. Dia ingin diperlakukan istimewa.

"Ada apa Uchiha-san? Apa kau sakit?" Sakura yang merasa aneh dengan kediaman Sasuke mencoba bertanya.

"Apa kau selalu memanggil orang lain dengan nama belakang, Sakura?" tanya Sasuke, sedikitpun tidak menyembunyikan nada kesalnya.

"Memangnya kenapa Uchiha-san?" bingung, Sakura bertanya.

"Kau bahkan memanggil pacarmu 'Uchiha-san'." gerutu Sasuke.

Sakura bingung. Pertama kerana Sasuke tampak sangat kesal, dan kedua, dia tidak tahu penyebab kekesalannya.

"Sepertinya kau sedang kesal. Apa yang membuatmu kesal Uchiha-san?" tanya Sakura penuh perhatian.

"Kenapa kau selalu memanggilku 'Uchiha-san', Sakura?" mengabaikan pertanyaan Sakura, Sasuke balik bertanya.

"Memangnya kau ingin aku memanggilmu apa?" tanya Sakura polos.

Oh, Kami-sama. Kenapa kekasihnya begitu lugu? Lalu sekarang dia harus menjawab apa jika ditanya seperti itu? Akan terdengar sangat kekanakan jika dia mengutarakan isi hatinya.

Melihat Sasuke yang diam saja, Sakura kembali bertanya, "Apa kau ingin aku memanggilmu 'Sasuke-kun'?"

Gotcha! Apakah ini nyata? Sakura melihat semburat tipis menghiasi wajah rupawan Sasuke ketika dia menanyakannya. Meski pemuda itu berusaha untuk menutupinya dengan memalingkan wajah, tapi Sakura tetap melihatnya.

"Sudahlah, lupakan saja. Ayo pulang." mencoba mengalihkan perhatian, Sasuke mengajak Sakura untuk pulang.

Sakura mengulum senyum saat mengerti penyebab kekesalan Sasuke. Sasuke yang sedang salah tingkah benar-benar manis sekali.

"Sasuke-kun." panggil Sakura sembari menyelipkan jemarinya pada jemari Sasuke ketika pemuda itu melewatinya. Masih dengan wajah yang merona Sasuke berhenti dan memandang Sakura.

"Bolehkan aku memanggilmu begitu?" tanyanya sembari menatap mata Sasuke. Sasuke memalingkan wajahnya malu, namun kemudian kembali menatap Sakura saat gadis itu menarik perhatiannya dengan menggenggam telapak tangannya dengan kedua tangan.

"Aku ingin memanggilmu 'Sasuke-kun'." kata Sakura lagi.

Kena kau Uchiha. Sekarang kau tak lagi bisa menutupi rona merah yang menghiasi wajah tampanmu.

Sasuke memalingkan wajahnya pura-pura cuek, "Baiklah kalau kau memaksa." katanya berusaha terdengar biasa saja. Menahan diri agar tak melonjak kegirangan atau bahkan menari-nari keliling lapangan.

Sementara Sakura hanya terkekeh pelan melihatnya. Oh, Kami-sama. Sasuke yang sedang merona benar-benar manis sekali.

"Apa yang kau tertawakan?" tanya Sasuke curiga.

"Tidak ada." kilah Sakura menahan senyum.

"Ayo pulang." ajak Sasuke sembari menggenggam erat tangan Sakura.

Masih tersenyum, Sakura mengangguk. Pun dengan Sasuke yang juga tersenyum tanpa sepengetahuan Sakura. Merasakan hatinya yang membuncah akan perasaan hangat dan bahagia.

.

.

.

Yahaaa..nyaw nyaw..

Chap 7 akhir ny apdet jg #nari2 #tebar paku

Semoga kalian menikmati, ehehe :D

.

.

Super big thank's for:

Guest1, azizaanr, Animea-Khunee-Chan, mantika mochi, Kumada Chiyu, Kirei Apple, jennakuma, azriel kanhaya, HazeKeiko, hanazono yuri, mira. cahya. 1, NurulLitha CherryDevil, UchiHaruno Misaki, Hayashi Hana-chan, FiaaATiasrizqi, KAKAK PERI, Fuji Seijuro, saegusa aruhi, Bluecherry90, Alifa Cherry Blossom, sofia. siquelle, Kuro Shiina, sahwachan, muthimainnah067, Shubarashii Shinju, HARUNA LUNA, kim la so, Restychan, HappoZaey, Manda Vvidenarint, leedidah, sonedinda2, guest, bluestar2604, Fina Imama, Afra onyx, haruchan, Kiriko Alicia

Special thank's buat adek ku kucing imut, yg bukan cuma suka mengancam tp jg suka merintah, ahaha :D

.

.

Makasih untuk semuanya karna selalu mengikuti fic ini, aku terharu #nangis di bawah shower

Oh iya kmren ada yg ngasih aku ide untuk tema, aku berterima kasih bgt. Ntr aku bkin deh cerita dg tema yg udh km usulin :)

Kl ada yg mw ksh ide lg ttg tema ny silahkan, aku akan senang sekali, meski mgkn gk bs mengabulkan tp akan di usahakan :)

Akhir kata sampai jumpa, I LOVE YOU FULL :D

Boleh minta tanggapannya? :)