Part 7

aku terbangun gara-gara sedikit guncangan BIS yang aku yakin Bis ini sedang melewati jalanan rusak sehingga membuat badan ikut terguncang dan alhasil kepalaku sukses tersantuk di jendela Bis,kulirik namja di sebelahku,wajahnya tenang,ia masih damai dalam tidurnya dengan kepala sedikit miring ke arahku,tidak habis pikir ia tidak terganggu dengan jalanan jelek ini,hentakan Bis semakin kencang,spontan membuat tubuhku terhuyung ke samping,ke arah Kai,tanpa sengaja aku menyentuhnya,tidak
aku bukan cuma menyentuhnya,tapi bibirku tepat bersentuhan dengan bibirnya
membuat kai terbangun memegangiku yang hampir terjatuh jika ia tidak menahan tubuhku,matanya tajam tepat menembus bola mataku,ah kenapa harus begini,aku merasakan Bis tidak berjalan,entah kenapa keadaan di sekeliling kurasakan berefek slow motion,dadaku bergetar,tapi ia tetap memandangku,bibirnya kembali menganga,ya tuhan,apa aku akan melanjutkan ciuman yang tidak ku sengaja tadi,jika ia,aku ikhlas
oh tidak-tidak,apa yang kau pikirkan Soo,kau tidak mau mendustai Chanyeol mu kan.

Tapi wajah dengan bibir tipis itu kian dekat dan semakin mendekat,bodohnya aku memejamkan mata pasrah menerima semua yang akan di lakukan kai

''ada sarang laba-laba di rambutmu''bisiknya kecil di telingaku,dan membelai rambutku untuk membersihkannya.

Nafasku tersengal,sepertinya aku berpikir terlalu jauh,kai tidak mungkin sepertiku,bodohnya aku berpikir begitu.
Aku berusaha menetralkan debaran keras jantungku dan berusaha menyiram wajah panas memerah ini,yah,aku yakin wajahku memerah karena persitiwa tadi,aku terdiam lama begitupun kai,tidak ada yang kami ucapkan sepatah katapun,aku melihatnya yang sepertinya tengah memandangiku tapi ia melemparkan pandangannya ke arah lain berpura-pura bersiul,gantian dia memandangku dan akupun melakukan hal yang sama,melemparkan pandanganku kearah lain,hari ini terjadi curi-curi pandang antara kami,

''kenyal,lembut,dan sedikit manis''deg,aku tersentak dengan ucapannya,kutolehkan wajahku cepat kearahnya,ia tersenyum,apa yang ia maksudkan ciuman tadi,that just accident,
yah..actually aku menyukai accident tadi,

''maksudmu''tanyaku meneliti wajahnya,mencari tahu,mungkin ada jawaban dari ucapan yang ia celetukkan

''apa aku harus bilang bahwa ciuman tadi manis dan lembut''ujarnya tersenyum

''aku tidak sengaja kkamjong,lagipula mana mungkin aku mau menciummu,kau pikir setampan apa dirimu''

''biasanya orang yang habis berciuman denganku,pasti akan terbayang-bayang dan akan membawa aku ke alam mimpinya,''dia tersenyum pede,

''percaya diri sekali kau kkamjong,.itu yang kau sebut ciuman,itu hanya bersentuhan,ralat,bersentuhan,bukan berciuman''aku menjulurkan lidah seperti anak kecil yang mengejek anak kecil lainnya,aku jadi teringat masa kecilku dengannya,biasanya jika aku begini,maka dia akan lari ke eommanya dan mengadu atas kejailanku,tapi sekarang berbeda,kurasa akulah yang harus mengadu ke eomma,karena namja di sebelahku ini sanggup membuatku jantungku bergetar dan darahku berdesir hebat

''lalu bagaimana yang bisa di sebut ciuman''ia mendekat ke telingaku dan membisikkan kalimat barusan

''ini Bis,bukan tempat berbuat mesum''jawabku menoel kepalanya,ia tertawa

''berarti kau akan mengajariku setelah sampai di Desa''seringainya lebar dan kembali tertawa

''di Desa juga tidak boleh mesum''aku kembali menoel kepalanya
''intinya,dimanapun tidak boleh berbuat mesum''tambahku lagi.

* * *

Bis berhenti,kami sudah sampai di terminal,dan perlu naik angkot satu kali lagi ke desaku
jaraknya dari terminal sekitar 30 menit saja,cukup melelahkan memang,kami menempuh perjalanan kurang lebih selama 8 jam,dan angkot yang kami tumpangi benar-benar telah sampai di desa halmeoniku,angkot berhenti di sebuah rumah kecil sederhana dengan halaman yang sangat luas ditumbuhi beberapa pohon rambutan dan pohon jambu air yang berjejer rapi di depan rumah sederhana ini,tak lupa juga kebun kecil halmeoni yang di dalamnya tumbuh cabai-cabai merah,tomat dan beberapa tanaman sayuran lain,suasananya desa yang sejuk,ayam-ayam masih banyak yang berkeliaran hanya sekedar bermain ataupun mencari makan,di asrama juga sebenarnya cuacanya sejuk dan tidak panas,tapi yang membedakan hanya desa halmeoni bersih dan jauh dari kata ramai,sebab orang-orang sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing di sawah.

Sesosok tubuh separuh baya berlari mendekatiku,dengan kain sarung yang mengikat di tubuhnya,inilah tradisi desa ini,orang-orangnya masih biasa mengenakan kain sarung sebagai pengganti penutup bawah mereka,dengan rambut yang sedikit memutih,ia memelukku erat,menciumku keningku,kulihat dari matanya,mengalir sedikit tetasan kristal bening,dia halmeoniku,ya tuhan,betapa rindunya aku padanya,aku begitu menyesal, dulu aku selalu menolak bila eomma mengajakku ke desa,padahal desa ini begitu asri,nyaman dan tenang,bodohnya aku melupakan halmeoni yang sangat menyayangiku.

''kau sudah besar rupanya,halmeoni rindu sekali padamu Soo,15 tahun kamu tidak pernah menjenguk halmeonimu ini,''halmeoni kembali menangis,dan tanpa terasa aku ikut meneteskan air mata,dan jangan tanya Kai,kulirik ia juga sempat mengusap matanya,

''maafkan kyungsoo nek,maafkan kyungsoo''ujarku tak mampu berkata-kata lagi

''ini siapa yang kamu bawa..?
Kamu nemu dari mana..? Tanya halmeoni melihat kai yang berdiri di sampingku

''wah halmeoni,masa aku dikira barang hasil temuan''kai merengut,aku dan halmeoni tertawa,ternyata halmeoni masih senang bercanda tak ubahnya seperti halmeoniku yang dulu,sekali lagi kukatakan,bodohnya aku melupakan halmeoni yang sangat mencintaiku ini.

''halmeoni cuman bercanda cu,.kau tampan sekali,cucuku saja sepertinya kalah tampan darimu,seandainya halmeoni masih muda,sudah pasti kau akan halmeoni buat terpesona dengan kecantikan halmeoni''kai tersenyum mendengar kekocakan halmeoni.

''halmeoni,jangan genit,jangan buat Kyungsoo malu di depan Kai''ujarku melepaskan tangan halmeoni yang memegang erat lengan kai.

''kau tahu seven Icons,halmeoni mendapat tawaran untuk bergabung dengan mereka,karena menurut penonton wajah si Linzy kurang imut,sehingga halmeoni menjadi kandidat yang harus menggantikannya'' ya tuhan,sadarkah halmeoniku dengan ucapannya,kenapa dia bisa segenit ini dengan kai

''halmeoni,.inget umur,apa-apaan sih,godain anak muda''ujarku kembali menarik lengan halmeoni yang kembali menggaet lengan kai,sedangkan kai tersenyum penuh arti dan tertawa bahagia

''halmeoni seharusnya tidak usah bergabung dengan 7 icons,kenapa halmeoni tidak ikut Cherry belle cari chibi aja,kai yakin,halmeoni pasti juaranya''aku mendelik ke arah kai seolah mengatakan ''jangan ikuti candaan halmeoniku'' sedangkan kai hanya tersenyum-senyum dengan ulah halmeoni,

''kira-kira dia pantas tidak menggantikan kakekmu..? Aku mendengus dengan pertanyaan halmeoni

''sudah-sudah,waktu genit-genitan sudah selesai,kai tidak pantas menjadi pengganti kakek,dia ini pantasnya menjadi cucu menantu halmeoni''ujarku membawa halmeoni untuk masuk ke dalam

''tapi halmeoni tidak punya cucu perempuan,dan cucu halmeoni kesemuanya sudah menikah,kecuali Kyungsoo''halmeoni menghentikan langkahnya dan kembali menoleh ke kai

''oh ya,.apa nak kai mau menikah dengan Kyungsoo,agar menjadi cucu halmeoni''ujar halmeoni,tidak sadarkah halmeoni dengan ucapannya,itu membuat wajahku kembali memerah,kai tersenyum simpul kearahku,

''siap nek,.dengan senang hati kai akan meminang cucu halmeoni''lagi-lagi kai meladeni halmeoni,dasar kai,mereka berdua terlihat kompak sekali,padahal baru saja kenal tadi

''dengar ya halmeoniku yang cantik,kai itu namja dan aku namja,tau artinya apa,sesama namja tidak boleh menikah''ujarku merengut kesal dan cemburu dengan kekompakan halmeoni dan kai yang baru saja saling bertepuk tangan bersama entah tepuk tangan untuk apa.

''ya sudah,jangan membicarakan pernikahan kalian dulu,itu nanti saja,ayo kita temui ibumu,dia sedang menyiapkan makan malam yang istimewa untuk kalian''ujar halmeoni menarik tanganku dan tangan kai memasuki rumah kecil sederhana namun terlihat rapih,

kai memandangku tersenyum
''kalau kita menikah,kau menginginkan berbulan madu dimana''tanyanya pelan,aku menjitak kepalanya yang entah untuk keberapa kalinya

''kita tidak akan menikah bodoh,jangan tanyakan hal-hal bodoh padaku''aku mendahuluinya yang masih tersenyum gila,
karena ulah halmeoni,kai yang gila semakin gila saja.

Kulihat eomma sedang sibuk memasak di dapur,ku tatap bahunya,
aku menangis,terbayang,betapa jahatnya aku kemarin,karena eomma membiarkanku pindah ke sekolah asrama itu,aku juga mengecap eomma jahat,karena egois,karena eomma memikirkan egonya sendiri ketimbang memikirkanku,aku sadar,betapa tersiksanya eomma bersama appa,ia sudah cukup menderita karena ulah appa,eomma juga sudah cukup sabar menghadapi appa.

Ya tuhan,berdosanya aku dengan eomma,di saat seperti ini malah aku sempat menyalahkan eomma,sedangkan appa sendiri secara terang-terangan mengatakan jika eomma boleh membawaku,
''lagipula aku tidak yakin dia anak kandungku''ujar appa,dan aku tetap menyalahkan eomma,
maafkan aku ya tuhan,maafkan aku eomma

''eomma''panggilku,eomma menoleh meninggalkan masakannya

''kyungsoo''eomma menghampiriku,aku memeluknya erat,menangis di pelukannya

''maafkan Kyungsoo ma,maafkan Kyungsoo,Kyungsoo sudah membuat eomma tambah terpuruk''ucapku,aku semakin tidak bisa menahan tangis ini,tangisku meledak,suasana menjadi haru biru,aku memandang wajah eomma yang terlihat beberapa kerutan di wajahnya,pasti karena ia banyak beban memikirkanku,betapa bodohnya aku,sekali lagi kukatakan,bodohnya aku menyia-nyiakan orang-orang yang kusayang

''sudah sayang,tidak perlu ada yang di salahkan,ini sudah takdir tuhan,eomma begini juga karena takdir tuhan''ujar eomma menghapus air mataku,

''Kyungsoo akan menerima takdir ini ma,.baik-buruknya takdir yang tuhan berikan untuk kita,Kyungsoo akan menerima semuanya dengan ikhlas''

''maafkan eomma ya sayang''eomma kembali memelukku

''maafkan Kyungsoo juga ma,Kyungsoo sayang eomma''aku semakin memeluknya erat dan sangat erat,

ada suara lain yang menangis selain aku dan eomma,ku tolehkan wajahku ke belakang,melihat kai dan halmeoni,menangis sambil berpelukan

''halmeoni,.masih sempat kegenitan ya,kai minggir dari halmeoniku,Raffy Ahmad itu buat Yuni shara,bukan buat halmeoninya Yuni shara''eomma tertawa melihat kekonyolan kami bertiga,senang rasanya melihat senyum indah kembali terukir di wajah eomma,

''kalau begitu,nikahkan aku dengan yuni shara,cucumu itu nek''celetuk Kai yang di sambut senyum eomma

''cucuku pasti siap,kita persiapkan saja semuanya,dari ronggeng,tari kecak,ataupun tari tor-tor agar negara tetangga tahu jika tarian itu memang berasal dari negara kita,kita siapkan untuk pernikahan kalian''ujar halmeoni bersemangat,eomma hanya menggeleng-geleng dengan ulah halmeoni dan kai yang mengecengiku.

''Halmeoni...Kai...awas kalian ya''teriakku,mereka berlari tunggang langgang berusaha lepas dari kejaranku.