Chapter 7
My Chullie My Cinderella
By
RyoraChan
Pairing :: KyuChul ( KyuhyunHeechul ), Hanchul ( HankyungHeechul ,) slight Sichul
Disclaimer :: Chullie and Kyuhyun was forever Mine!
Warning :: YAOI, OOC, gaje, typo(s), M-Preg, NC.
Xxx
.
.
.
" Chullie bangun, Ayo makan."
" Sudah malam ", Guman Heechul dalam hati sambil membuka matanya perlahan – lahan.
Heechul langsung membuka matanya lebar-lebar saat melihat sosok Kyuhyun berdiri di samping tempat tidur hanya mengenakan sehelai handuk putih di bagian bawah tubuhnya. Bentuk badan Kyuhyun terlihat jelas, rambutnya yang basah serta bau segar orang yang habis mandi sangat menggoda bagi Heechul.
" Badanmu datar " Celetuk Heechul polos yang langsung membuat Kyuhyun memandang badannya.
" Lalu "
" Sedikit otot akan terlihat bagus "
" Aku tidak suka kegiatan yang menguras terlalu banyak tenaga. Aku lebih suka melakukan sesuatu dengan otakku. "
" Oh "
Keduanya terdiam untuk sesaat, sebelum Kyuhyun mulai mendekati tubuh Heechul.
" Kau mau apa? " Tanya Heechul gugup sambil menutupi tubuhnya dengan selimut
Kyuhyun mengeluarkkan evil smilenya saat melihat reaksi Heechul.
" Memang kau ingin aku melakukan apa? " Kata Kyuhyun sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Heechul yang langsung menutup kedua mata dan mulutnya rapat – rapat.
" Aku belum sikat gigi " Ucap Heechul asal
" Apa yang kau katakan "
" Jangan dicium dulu, Aku belum siap "
" Aku tidak peduli "
" Kyuuuuu "
" Wajahmu lucu sekali, Hahaha." Goda Kyuhyun sambil tertawa.
" Waktunya makan, Cepat bangun dan nanti kau sakit " Ucap Kyuhyun sambil mendaratkan ciuman singkat di bibir Heechul.
" Ne, Sedikit – sedikit sakit memangnya aku ini namja lemah " Jawab Heechul pelan sambil melangkahkan kakinya ke kamar mandi.
" Aku melakukannya karena aku mencintaimu "
" Eoh "
" Agh... Apa yang kau lakukan tadi Kyuhyun." Ucap Heechul sambil membasuh mukanya dengan air hangat. Kau sudah membuat jantungku berdegup tak karuan.
" Chullie, Cepatlah nanti makannya dingin." Teriak Kyuhyun.
Mata Heechul tak hentinya menatap wajah namja tampan yang sekarang menjadi suaminya. Heechul sempat berpikir ini semua hanya mimpi karena semuanya berjalan terlalu lancar dan mulus. Dia bahkan memiliki suami yang sangat mencintainya, Apa lagi yang diharapkannya saat ini. Heechul tidak berani berharap mendapat hidup yang lebih baik lagi, bisa dibilang hampir sempurna. Hampir karena kami belum 'melakukannya' .
Wajah Heechul memerah membayangkan pikirannya sendiri.
" Apa yang sedang aku pikirkan " Gerutu Heechul dalam hati
" Sudah puaskah kau memandangiku?." Tanya Kyuhyun yang sontak membuat Heechul kaget
"Apa dia menyadarinya, Aish, aku ketahuan" Batin Heechul.
" Apa yang kau bicarakan , Aku tak mengerti Tuan Cho " Goda Heechul.
" Lalu kenapa sekarang wajah cantikmu menjadi semerah itu Nyonya Cho, Apakah kau memikirkan hal – hal aneh dalam kepala kecilmu itu ?" Balas Kyuhyun lancar
" Dia bisa membaca pikiranku " Guman Heechul dalam hati.
" Tidak, Aku hanya merasa kepanasan. Aku ingin menikmati udara pegunungan di malam hari. Jadi maaf kalau aku mengecewakanmu Tuan Cho." Balas Heechul ingin mengalihkan pembicaraan.
Gemas sekali Kyuhyun melihat tingkah laku sang istri yang selalu jual mahal.
" AOUW..." Keluh Heechul sambil menggosok pipinya yang baru saja dicubit Kyuhyun.
" Bagaimana bisa kau merasa kepanasan dengan baju seperti itu " Ucap Kyuhyun sambil merapikan kaos Heechul.
" Ne, Arra, Mari ganti pakaian dulu lalu kita pergi jalan – jalan. Aku tidak ingin Nyonya Cho masuk angin di bulan madu kita yang pertama." Ucap Kyuhyun sambil mencubit hidung mancung Heechul.
"Apa maksudnya? " Tanya Heechul dalam hati. Seketika itu dia tersadar dirinya hanya mengenakan singlet longgar berwarna peach dan bawahan boxer pendek berwarna merah.
" Dasar Kyuhyun Pabo." Desah Heechul sambil menutupi mukanya.
.
.
.
Pasangan pengantin baru ini berjalan – jalan santai sambil menikmati pemandangan Gunung Molwa yang terkenal sangat indah di Sapporo. Untung saja cuaca hari ini cerah sehingga mereka bisa menyaksikan bintang – bintang yang bersinar terang di antara pekatnya malam. Kyuhyun menggenggam erat tangan istri tercintanya ,
" Apa nama tempat ini?." Tanya Heechul berusaha mencairkan suasana.
" Ini Gunung Molwa, Bagus kan pemandangannya. Aku bermipi suatu saat aku akan membawa orang yang aku cintai kemari, dan Tuhan mengabulkannya" Ucap Kyuhyun sambil menatap lurus mata Heechul.
" Kenapa kau jadi banyak bicara "
" Tidak pernah sekalipun terlintas dalam pikiranku bahwa hal seindah ini terjadi padaku. Aku sangat senang sekaligus takut semua ini hanya mimpi belaka. Mimpi yang akan hilang dan terlupakan saat aku terbangun. Memilikimu dalam hidupku adalah hal paling ajaib yang terjadi dalam hidupku. Aku tidak berani lagi meminta lebih, Dapat hidup bersamamu sudah lebih cukup untukku " Ucap Kyuhyun sambil tersenyum lembut pada Heechul.
" Mwuah " Heechul melayangkan sebuah ciuman di bibir Kyuhyun.
" Apa ini dapat menyadarkanmu bahwa ini semua bukan mimpi, Ataukah aku harus memukulmu agar kau sadar? ", Ucap Heechul sambil mengeluarkan evil smilenya.
Kyuhyun memeluk erat tubuh Heechul, " Kau sungguh imut, Chullie."
" Ugh, Ini mengganggu saja," Kyuhyun berusaha membuka syal pink yang menutupi leher Heechul. Bibir Kyuhyun menekan bibir lembut Heechul, mereka berpagut – pagutan cukup lama.
" Hah...hah.." Desah Heechul kehabisan udara. Nafasnya seakan habis karena Kyuhyun menciumnya dengan agak brutal belum lagi serangan lidah Kyuhyun yang menari – nari dalam mulut Heechul.
" Aku ingin "memakanmu" Chullie " Guman Kyuhyun lembut di telinga Heechul. Mendengar hal itu Heechul hanya tersenyum.
" Ne, Tapi jangan disini, Lakukan di tempat tidur "
" Kita kembali saja ke Hotel " Rengek Heechul
" Tapi aku masih ingin jalan – jalan "
" Kita lakukan besok saja."
.
.
.
Begitu memasuki kamar Kyuhyun langsung mencium Heechul dengan agak brutal, bibir dan lidah mereka berdansa dengan lincahnya.
" Kyu, Tidak bisa nafas," kata Heechul sambil mencengkram kerah baju Kyuhyun, Kyuhyun menurunkan ciumannya ke leher Heechul, Dikecupnya leher putih bersih yang membuat Heechul mendesah – desah menahan geli dan nikmat. Tidak berhenti sampai disitu, Telinga Heechul juga dijadikan target Kyuhyun berikutnya.
Digigit dan dijilatinya telinga mungil Heechul, Kedua tangan Kyuhyun mulai melucuti pakaian yang dipakai Heechul satu persatu. Kyuhyun hanya menyisakan celana dalam Heechul.
" Akh, Kyu, Jangan disini, Di tempat tidur." Rengek Heechul manja
Kyuhyun mengangkat tubuh Heechul tanpa menghentikan cumbuannya. Di sepanjang jalan menuju tempat tidur terdengar suara desahan merdu Heechul.
" Bruk " Kyuhyun menjatuhkan Heechul di atas ranjang. Dia melepaskan pakaian yang masih menempel di tubuhnya. Muka Heechul memerah ketika melihat junior Kyuhyun yang telah berdiri dengan angkuhnya. Heechul lalu mengambil bantal dan menutupi mukanya.
" Waeyo?, Lepaskan bantal itu, Aku ingin melihat wajahmu." Perintah Kyuhyun sambil berusaha menarik bantal yang menutupi wajah Heechul.
" Tidak, Aku malu "
" Wae, Tidak ada orang lain disini, Hanya ada aku disini jadi kau tak perlu malu " Bujuk Kyuhyun.
" Justru karena kamu, Aku malu," Kata Heechul pelan.
Kyuhyun langsung menyelinap di bawah bantal dan mencium bibir Heechul hingga agak bengkak, Diciumi leher dan telinga Heechul. Setelah puas dengan bagian itu Kyuhyun Meraba – raba dada Heechul mencari bulatan pink,Lalu memelintir nipple tersebut dengan jemarinya yang terampil.
" Akh...akh..."
Kyuhyun lalu menghisap dan memainkan nipple pink Heechul dengan mulutnya hingga hard, Sedang tangannya yang lain memainkan nipple yang satunya.
Kyuhyun melepas underwear Heechul dan mendudukkan Heechul di atas pahanya. Dipegangnya junior Heechul yang tampaknya telah hard dari tadi, Dikocoknya pelan.
" Uhh...Akh " Desah Heechul sambil memeluk Kyuhyun.
Tidak puas dengan hal itu Kyuhyun meraih tangan Heechul dan meletakkannya di junior miliknya.
" Kita sama – sama Namja jadi kita tahu daerah mana yang dapat memberikan sensasi terhebat." Ucap Kyuhyun sambil mengocok junior Heechul dengan tangannya begitupun sebaliknya.
Mereka berdua saling mengocok juniornya selama kurang lebih 15 menit.
" Heechul tanganmu berhenti." Tanya Kyuhyun sambil mengelus punggung Heechul dengan tangannya yang masih bebas. Kyuhyun bisa merasakan pelukan Heechul semakin erat.
" Kyu, Akh..." Junior Heechul memuntahkan cairan putih kental di tangan Kyuhyun.
" Cepat sekali " kata Kyuhyun sambil menjilati tangannya yang penuh dengan cairan putih kental milik Heechul.
" Huh...huh...jangan menggodaku " Guman Heechul lemah, Dia masih menikmati orgasmenya.
" Aku tidak, Aku sangat menikmatinya" ucap Kyuhyun sambil menjilati junior Heechul. Kyuhyun memainkan dan memasukkan junior Heechul ke mulutnya.
" Akh..Akh..." Heechul kembali mengeluarkan suara merdunya.
Tampaknya Heechul sangat menikmati gerakan naik turun kepala Kyuhyun. Heechul menarik rambut Kyuhyun dan meremas – remasnya. Hal itu membuat Kyuhyun semakin mempercepat tempo gerakan naik turun kepalanya.
" Kyu, Lepas " Desah Heechul yang sepertinya akan mendapatkan orgasme keduanya.
" Ugh..." Sekali lagi junior Heechul menyemprotkan cairan putih kental itu.
" Glek" Kyuhyun menelan cairan itu. Heechul menarik wajah Kyuhyun keatas dan mencium bibir Kyuhyun .
" Sekarang giliranmu,Kyu" Ucap Heechul yang disambut dengan senyuman lebar Kyuhyun.
" Tanpa kau suruh aku juga akan melakukannya."
Kyuhyun mengangkat kedua kaki Heechul dan mulai menjilati lubang Heechul.
Kyuhyun tidak ingin menyakiti istri cantiknya, meskipun saat ini dia sudah sangat ingin menusukkan juniornya ke lubang Heechul.
" Akh...akh" Heechul mengerang menahan nikmat dan geli.
" Kau harus bilang padaku kalau kau merasa sakit " Ucap Kyuhyun lembut
Kyuhyun memasukkan satu jari ke dalam lubang Heechul, Sepertinya Heechul tidak merasa kesakitan. Maka ia masukkan satu jari lagi dan memainkannya dalam lubang Heechul.
" Kyu " Mata Heechul terpejam menahan sakit karena jari Kyuhyun.
Melihat reaksinya jemari Kyuhyun menelusuri lubang Heechul lebih gencar, berusaha mencari titik nikmatnya.
Kyuhyun memasukkan satu jari lagi, dan memainkannya cukup lama agar Heechul terbiasa.
" Ugh" Desah Heechul sambil meremas bantal.
Sepertinya Kyuhyun telah menemukan titik nikmat Heechul.
" Kau siap, Chullie?" Tanya Kyuhyun lembut sambil membelai pipi Heechul lembut.
Heechul tidak menjawab, dia hanya mengangguk lemah
Kyuhyun menegakkan tubuhnya memegang paha Heechul kuat. Dengan perlahan dia mulai mendorong juniornya ke lubang Heechul.
" Uwah..." TeriakHeechul sambil mencengkram erat ujung bantal tanpa sadar Heechul meneteskan air mata. Kyuhyun yang melihat hal itu menghapus air matanya lalu meraih tangan Heechul dan melingkarkan tangan Heechul pada punggungnya.
" Berpeganglah padaku." Bisik Kyuhyun di telinga Heechul
" AAGGHHHH." Desah Heechul
Tangan Heechul memeluk punggung Kyuhyun dengan sangat erat saat Kyuhyun menusukkan junior ke lubang Heechul lebih dalam.
" Aku akan bergerak Chullie, Berusahalah rileks."
" Akh, Sakit "
" Bertahanlah, Aku akan melakukannya dengan lembut "
Kyuhyun mulai menggerakkan pinggangnya maju dan mundur. Gerakannya masih terkontrol. Tidak brutal karena dia tidak ingin menyakiti Heechul.
" Akh "
" Kyu, lebih cepat." Bisik Heechul di telinga Kyuhyun.
" Tanpa kau katakan aku juga akan melakukannya Chullie." Ucap Kyuhyun sambil mencium bibir Heechul.
Kyuhyun semakin mempercepat hentakkan pinggangnya yang membuat Heechul mendesah mengeluarkan suara merdunya. Dalam kamar itu terdengar suara desahan – desahan indah milik Heechul yang mendapatkan kenikmatan dari sang suami.
" Ugh... Sempit sekali." Desah Kyuhyun.
" Chullie longgarkan sedikit atau kau akan kesakitan." Ucap Kyuhyun sambil terus memompa.
" Kenapa tidak kau saja yang mengecilkan sedikit juniormu."
" Tolong jangan ucapkan hal yang mustahil, Chullie. Lubangmu rasanya sangat luar biasa."
" Ugh, Chullie aku akan...Akh...Akh."
Kyuhyun mempercepat gerakkannya, sambil memeluk erat tubuh Heechul. tampaknya dia akan orgasme. Heechul yang mengetahui hal itu langsung menyempitkan lubangnya. Yang semakin meremas junior Kyuhyun.
" Chullie, Akh..." ucap Kyuhyun
Heechul merasakan cairan hangat memenuhi merebahkan tubuhnya di atas tubuh Heechul. Nafas mereka berdua terengah – engah setelah ' bertarung ' tadi. Di belainya pipi Kyuhyun dengan lembut. Kyuhyun tersenyum lalu mencium bibir Heechul lembut. Pasangan ini terbaring di ranjang dengan posisi yang masih 'menyatu satu sama lain'.
" Kau ingin lagi,Kyu." Ucap Heechul sambil mengedipkan mata kananya.
" Jangan menggodaku, Nanti kau akan menyesal." Jawab Kyuhyun.
" Hmm...benarkah? Coba buktikan." Goda Heechul
Kyuhyun menarik tubuh Heechul, memutarnya hingga posisi tubuh Heechul membelakangi tubuh Kyuhyun.
Kyuhyun mulai menghentakkan pinggangnya maju mundur dengan tangan yang meremas dada Heechul penuh nafsu.
Malam itu mereka melakukannya sampai 4 kali. Heechul ' dimakan' Kyuhyun dengan berbagai posisi, Seakan tidak pernah puas menikmati tubuh sang istri.
" Benar – benar Luar biasa " Pikir Kyuhyun sambil menyaksikan wajah tidur Heechul.
" Ugh" desah Heechul saat terbangun.
Matanya menatap keadaan sekitar berusaha menggerakkan tubuhnya yang terasa sakit dimana - mana
" Badanku sakit semua, aku tidak bisa menggerakkan kakiku. Dia melakukan semuanya sampai akhir " Ucap Heechul pelan sambil memijat pundaknya.
" Perilaku yang dia hebat bisa melakukannya selama itu " Pikir Heechul.
" Sudah lama aku tidak merasakan yang seperti ini sejak berpisah dengan Hankyung"
Heechul tidak menyadari bahwa sejak tadi Kyuhyun mengamati wajah dan gerak – geriknya saat tidur.
" Kau sudah bangun? " Kata Kyuhyun sambil mencium lembut kening Heechul.
" Ne, Tapi aku tak bisa bergerak bagian bawahku sakit " Ucap Heechul sambil mengusap bagian pantatnya.
" Mian, Chullie " Kyuhyun mencium kening Heechul lembut.
" Kau pasti lapar dan lelah, Makanlah ini." Kata Kyuhyun sambil meletakkan nampan berisi sarapan di ranjang.
" Aww " Rintih Heechul saat berusaha bangun,
" Gwenchanayo? "
" Bantu aku duduk "
Heechul mendudukan tubuhnya pelan dengan bantuan Kyuhyun lalu memulai menikmati sarapannya.
" Kau tidak makan?" Tanya Heechul pada Kyuhyun
" Sudah, Tidakkah kau tahu sekarang ini jam berapa? " Tanya Kyuhyun sambil membersihkan pipi Heechul yang ternoda saus.
" Anio, Memangnya jam berapa sekarang?"
" Jam 2 siang, My cinderella" Jawab Kyuhyun sambil mencubit pipi Heechul.
Sudah sesiang ini pikir Heechul, Lalu Heechul mulai melihat penampilannya. Dirinya kini sudah mengenakan piyama dan tubuhnya sudah bersih, Seperti habis kemarin dia langsung tertidur setelah kami kelelahan sehabis 'berperang'.
" Kenapa aku sudah memakai piyama, Bukannya aku kemarin tertidur telanjang?" tanya Heechul polos
" Aku yang memandikanmu, Aku takut nanti kau masuk angin kalau tidur tanpa mengenakan apa –apa " Ucap Kyuhyun dengan muka agak sedikt merah karena malu.
" O, begitu, Kenapa mukamu merah? Kau malu ya... Aigo padahal kemarin kau telah menyerangku habis – habisan." Ucap Heechul sambil meminum susu.
" YA, Kau tidak malu ya mengatakan hal semacam itu. Wajar saja kalau aku malu ini yang pertama kali buatku."
" Oh jadi aku yang pertama buatmu, Aku sungguh beruntung." Goda Heechul
" Jangan, menggodaku. Aku benar – benar malu."
" Hahaha kau tidak lihat wajahmu saat ini. Wajahmu merah semerah tomat ini." Kata Heechul sambil menunjukkan tomat di depan wajah Kyuhyun.
"Kyu, aku mau makan coklat putih." Kata Heechul dengan senyum lebar.
" Eh apa maksudmu, Berarti aku bukan yang pertama untukmu?."
" Sudah pasti Hankyung yang pertama buatku."
" Oh, Aku lupa." Jawab Kyuhyun lemah hatinya sedikit sakit mendengar jawaban Heechul
" Aku ingin Coklatku."
" Arra, Akan aku belikan tapi cepat habiskan sarapanmu." Ucap Kyuhyun sambil mengusap kepala Heechul lembut.
" Atau kau ingin aku yang 'memakanmu' lagi." Goda Kyuhyun sambil mengeluarkan evil smilenya.
" ANDWE, aku capek." Teriak Heechul sambil melemparkan bantal pada Kyuhyun.
.
.
.
Udara pegunungan terasa sangat sejuk matahari bersinar terik sehingga membuat Heechul dan Kyuhyun memakai payung untuk melindungi kulit putihnya dari panasnya sang mentari. Tidak jarang orang menatap pasangan ini dengan kagum. Seorang namja bertubuh tinggi, kaki jenjang, kulit putih susu dan memiliki wajah cantik sedang bergandengan mesra dengan namja tampan berbadan tinggi dan berkulit putih yang terlihat sangat berkharisma. Sungguh pasangan yang membuat iri orang yang melihatnya.
Kyuhyun tersenyum bangga melihat rekasi orang – orang yang menatap mereka kagum. Di peluknya pundak Heechul dengan senyum lebar di wajahnya. Seakan berusaha memamerkan bahwa namja cantik itu adalah miliknya.
" Hei, Kau kenapa?" tanya Heechul heran
" Apa salah kalau aku memeluk istri cantikku?." Balas Kyuhyun
" Terserah kau saja." Jawab Heechul yang sepertinya tidak menyadari tatapan kagum semua orang.
Pasangan ini beristirahat di bawah pohon besar sambil menikmati pemandangan Gunung Molwa. Heechul megeluarkan Ponselnya dan mulai mendengarkan lagu kenangannya bersama Hankyung. Heechul terlihat menikmati lagu tersebut tapi tidak dengan Kyuhyun, Dia terlihat tidak suka.
" Sebaiknya kau tidak perlu mendengarkan lagu itu lagi " Perintah Kyuhyun
" Wae, aku menyukai lagu ini kok " Jawab Heechul cuek yang tampaknya tidak menyadari perubahan mood Kyuhyun.
" Aku bilang matikan " Bentak Kyuhyun. Heechul agak terkejut mendengar Kyuhyun membentaknya untuk pertama kali.
" Ada apa denganmu, Ini kan hanya sebuah lagu. Kenapa kau semarah itu." Tanya Heechul.
" Matikan" ucap Kyuhyun sekali lagi yang tampaknya sedikit memancing amarah Heechul.
" Meskipun kau suamiku kau tidak berhak mengatur apa yang ingin dan harus kulakukan, Cho Kyuhyun." Ucap Heechul dengan nada sedikit meninggi.
Bukan ini yang Kyuhyun inginkan mereka kemari bukan untuk bertengkar tapi untuk bulan madu
" Lagu itu akan terus mengingatkanmu padanya " Guman Kyuhyun pelan
" Aku ingin kau melupakan dia sedikit demi sedikit karena sekarang kau sudah memiliki aku. Aku ingin jadi satu – satunya orang yang paling berharga dalam hatimu Chullie tak ada yang lain "
" Tapi..." ucap Heechul agak ragu
" Kumohon " Pinta Kyuhyun.
" Tapi harus ada gantinya" ucap Heechul tegas.
Kyuhyun terlihat sedikit berpikir,
" Baiklah, aku akan menyanyikan sebuah lagu khusus untukmu, My Cinderella." Ucap Kyuhyun yang kemudian menyanyikan lagu Just the way you are-nya Bruno mars.
Heechul sangat menikmati Nyanyian Kyuhyun yang hanya ditujukan untuknya. Dia tidak mengira Kyuhyun memiliki suara seindah itu, suara yang sangat menenangkan hati tapi disaat yang sama memiliki power yang cukup kuat. Selesai meyanyikan lagu Kyuhyun mencium tangan Heechul dengan posisi jongkok.
" Kau membuatku malu " Ucap Heechul dengan pipi merah merona
( author note : Oh my God, Kyuhyun bisa seromantis itu, author juga mau dinyanyiin sama PrinceKyu. Kalau pengen tahu adegannya bisa diliat di konser sm town disitu Kyu nyanyiin lagu ini duet sama Changmin.)
Disaat keadaan romantis dan indah seakan dunia milik berdua bagi pasangan itu, Muncullah orang ketiga yang lumayan membuat mood Kyuhyun hancur.
" Kim Heechul, Bukan? " Tanya seorang namja tampan yang mendatangi tempat duduk Heechul dan Kyuhyun.
" Ya benar, Anda?" Tanya Heechul, Heechul memiliki sedikit masalah mengingat wajah dan nama orang.
" Jang Geunseuk, Kita bertemu di Lobi hotel kemarin, Kau ingat?" Tanya namja itu dengan sopan
Heechul sedikit mengingat – ingat, " Ah, Ne aku ingat, Apa yang kau lakukan disini Tuan Jang?" tanya Heechul
" Tolong panggil aku Geunseuk saja. Aku sedang dalam perjalanan ke pucak gunung Molwa, Aku dengar pemandangan dari atas Puncak sangat indah. Apa kalian tidak keberatan kalau mendaki bersamaku?."
" Dengan senang hati." Ucap Heechul disambut dengan pandangan ingin membunuh dari Kyuhyun
" Ehem , Maaf kami harus menolaknya karena kami sudah memiliki rencana, Benar kan Chullie?. Lagipula aku tidak suka naik gunung membuat capek badan." kata Kyuhyun dengan penekanan lebih.
" Tapi aku ingin naik Kyu. "
" ANDWE "
" Huft, Ya sudah aku ikut naik denganmu Geunseuk, Lagipula kita tak ada rencana kan " Ucap Heechul cuek
" MWO, ANDWE " Ucap Kyuhyun tak percaya.
" Lho, kenapa? Kan kau tak mau naik jadi aku pergi dengan Geunseuk, Ada yang salah?." Tanya Heechul polos.
Kyuhyun memutar bola matanya tak percaya atas perkataan sang istri,
" Ya, sudah aku ikut " Kata – kata itu keluar dari mulut Kyuhyun dengan sangat berat.
" Kalau begitu mari kita berangkat sekarang, Keburu gelap " Ucap Geunseuk sopan
Dua jam berlalu setelah pejalanan mereka dimulai, Di kanan dan kiri mereka terhampar pemandangan bukit – bukit kecil serta pemandangan pohon – pohon hijau yang sangat menyegarkan mata. Heechul dan Geunseuk tersenyum dengan senang meskipun nafas mereka agak ngos – ngosan karena medan yang cukup berat. Berbeda dengan Kyuhyun yang dari tadi menggerutu karena Heechul yang terlihat begitu akrab dengan Geunseuk.
" Mereka kan baru kenal kenapa bisa seakrab itu, Lagipula bukankah seharusnya Heechul bukan orang yang ramah dan sangat tidak suka dengan kegiatan yang membuatnya berkeringat. Ada apa dengannya kenapa dia mudah sekali berubah. Apa dia tidak mengerti apa yang kurasakan saat ini. Huh... dasar nggak sensitif." Guman Kyuhyun pelan
" Kyu, Cepat sedikit." Panggil Heechul
" Bukannya kauseharusnya berjalan bersamaku, Kenapa kau berjalan dengan namja itu, Aku tidak suka." Balas Kyuhyun jujur.
" Aish, anak ini, Kalau kau tidak ingin ikut jangan ikut aku tidak memaksamu."
" Tolong maafkan dia Geunseuk dia memang agak manja." Ucap Heechul.
" Ne, Arra." Jawab Geunseuk sambil mengeluarkan senyum terbaiknya untuk Heechul.
" Kyu ayo, Jangan lambat."
Kyuhyun mempercepat langkahnya karena dia tak ingin Heechul terpesona pada namja itu. Pokoknya jangan sampai Heechul dekat dengan namja itu.
Setelah beberapa waktu mendaki akhirnya mereka sampai di puncak gunung Molwa.
" Wah Indah sekali." Teriak Heechul sambil mengangkat tangannya ke atas merasakan hembusan angin. Rambutnya yang panjang sebahu bergoyang – goyang dihembus angin, bibir merahnya merekah karena senyum lebarnya.
" CKLIK"
Geunseuk memotret Heechul yang benar – benar terlihat sangat menawan secara diam – diam.
" Kau sangat beruntung memiliki dia sebagai pasanganmuKyuhyun-shi. Ini merupakan perjalanan mendaki gunungku yang terbaik karena aku dapat melihat pemandangan surga ini dengan kalian." Ucap Geunseuk sambil melirik Heechul
" Aku harap kau tidak berfikir macam – macam dia adalah milikku." Ucap Kyuhyun tegas sambil memandang tajam pada Geunseuk.
" Sayang sekali, Tapi aku bukanlah Namja yang suka merebut apa yang sudah jadi milik orang lain "
Setelah puas menikmati pemandangan di atas puncak mereka mendaki turun dan kembali ke hotel.
" Terima kasih sudah menemaniku hari ini, Hari ini sangat menyenangkan." Ucap Geunseuk sambil menjabat tangan Heechul
" Aku yang seharusnya berterima kasih, Kami sudah merepotkanmu." Kata Heechul.
" Sudah cukup jabat tangannya, Aku capek." Kata Kyuhyun sambil melepaskan jabatan tangan Heechul dan Geunseuk. Kyuhyun menarik tangan Heechul dan mengajaknya kembali ke kamar
.
.
.
" Kyu cepat mandi, Badanmu bau " Perintah Heechul yang sepertinya tak didengarkan oleh Kyuhyun yang masih sibuk menggerutu.
" Hey, kau tidak mendengarku ya..." Kata Heechul dengan suara agak keras.
" Aku ingin mandi bersamamu " Pinta Kyuhyun manja
" MWO, aku sudah mandi jangan bercanda"
" Ini hukuman karena kau sudah berani – berani bermesraan dengan namja lain di depan mataku " Kata Kyuhyun sambil mengendong tubuh Heechul dengan gaya kuli sedang memanggul beras
" Apa yang kau katakan, Siapa yang bermesraan. Kyu, Turunkan aku"
" BYUR" Kyuhyun menceburkan tubuh Heechul dalam jaccuzzi yang ada di kamar mereka
" Apa yang kau lakukan "
" Menghukummu " Ucap KyuhyunKyuhyun sambil menekan bibirnya dengan mulut Heechul, Dengan agak kasar Kyuhyun memasukkan lidahnya ke mulut Heechul. Tangan Kyuhyun meraih junior Heechul dan meremas – remasnya.
" AKH "
Tak ingin membuang waktu Kyuhyun melepas semua pakaian yang menempel di tubuhnya dan tubuh Heechul. Dihisapnya nipple pink Heechul sambil dikocok – kocoknya junior Heechul yang menegang di dalam air. Sensasi yang berbeda dirasakan kedua insan ini.
"Cplak Cplak " Suara air terdengar karena gerakan tangan Kyuhyun yang semakin cepat di bawah air.
"Kyu, Ada apa denganmu hari ini?" tanya Heechul sambil mendesah menahan nikmat.
" Aku cemburu " Jawab Kyuhyun singkat yang kini mendaratkan ciumannya di leher sang cinderella. Kyuhyun membuat banyak kiss mark di badan Heechul..
" Kyu, Akh"
" Ingat, Kau adalah milikku "
Heechul merasakan Klimaks dari gerakan tangan Kyuhyun. Tubuh Heechul terduduk lemah diatas tubuh Kyuhyun, Dia masih merasa lelah karena mendaki gunung tadi. Kyuhyun meraba – raba pantat Heechul yang terendam dalam air, mencari " Hole" Heechul. Dimasukkannya jari telunjuk Kyuhyun ke dalam lubang Heechul pelan – pelan.
" AKH, Kyu jangan disini nanti kemasukan air."
Kyuhyun memasukkan satu jari lagi kedalam lubang Heechul sambil terus menggerakkannya mencari spot Heechul.
" AKH "
Kyuhyun tersenyum karena dia menemukan titik nikmat Heechul. dia memasukkan satu jari lagi dan terus menerus menusuk di satu titik yang sama. Merasa cukup dengan permainan tangannya Kyuhyun mulai menusukkan juniornya ke Hole Heechul.
" AKH, KYU"
" Rasanya sedikit berbeda Chullie, lebih keset" Kata Kyuhyun sambil mempererat pelukannya pada tubuh chullie.
Di gerakannya tubuh Heechul ke atas dan ke bawah disertai hentakan pantatnya yang tak kunjung berhenti.
" Kyu..." Desah Heechul lemah sambil memeluk tubuh Kyuhyun.
Setelah cukup lama memompa tubuh Heechul, Kyuhyun merasakan otot perutnya sedikit menegang. Pertanda dia akan mencapai orgasmenya. Dipeluknya tubuh Heechul dengan erat.
" AKH "
" Chullie, I'm coMing." Ucap Kyuhyun
" UGH "
Heechul merasakan ada cairan yang mengalir di lubangnya, Terasa dingin entah itu air atau cairan kental Kyuhyun. Mereka berdua saling memandang wajah masing – masing dengan cermat.
Kyuhyun mengecup kening Heechul dengan lembut. Heechul menutup matanya menikmati perlakuan lembut Kyuhyun padanya.
" Bukannya tadi kau terus menggerutu dan bilang kau capek. Tapi tetap ada tenaga untuk melakukan ini." Tanya Heechul sambil menyandarkan kepalanya pada bahu Kyuhyun.
" Tak pernah ada kata lelah kalau aku bisa menikmati dirimu." bisik Kyuhyun di telinga Heechul.
Heechul merasakan wajahnya memanas karena malu.
" Kyu, Lepaskan juniormu aku capek dan kedinginan." Kata Heechul sambil menepuk pundak Kyuhyun pelan
" Tunggu sebentar lagi Chullie, Aku ingin berada di ' dalam' lebih lama lagi. Lubangmu terasa nyaman dan hangat." Guman Kyuhyun sambil meletakkan kepalanya di pundak Heechul.
" Lima menit lagi, Atau kita akan masuk angin, Arraseo " Jawab Heechul sambil mencium kening Kyuhyun lembut. Dalam hati dia berfikir, ternyata dia posesif juga.
Padahal moodku hari ini sedang baik karena dia menyanyikan sebuah lagu dengan merdu,lagu yang hanya ditujukan untukku. Aku tak mengira aku akan menghabiskan hidupku bersama namja bersifat 'buruk' seperti Kyuhyun
" Apa ini karma " Batin Heechul
" Hmm " guman Kyuhyun semakin membenamkan wajahnya dalam rambut Heechul.
