Kuroko not Again!

A/N: maaf ini php banget :'v saya ini bukan update chap 8 tapi publish ulang chap 6 yg ga sengaja kehapus :'v chap 8 bentar lagi bakal update kok sabar aja ya :'v

Summary: kisah-kisah tentang kepolosan kuroko dengan para anggota GoM yang bakal bikin anda geregetan. Humor garing,typo bertebaran dll. Ga pinter bikin summary :'v happy reading!

Part: 6 (Murasakibara Atsushi)

Hari yang cerah,yah setidaknya tidak untuk seorang Aomine Daiki yang sudah ditolak oleh uke impiannya-back to story- Hari ini para GoM,Kuroko,dan juga Momoi berencana pergi ke pantai (yang sebenernya Cuma modus pingin liat gimana mulusnya tubuh Kuroko). Dan kenapa mereka tiba-tiba nyasar ke pantai? Padahal kemarin mereka di gunung? Itu karena Akashi dengan seenak udelnya mengatakan bahwa villanya akandirenovasi,dan mereka harus pindah ke tempat lain. Dan jadilah mereka sekarang berada di pantai. Yak back to story.

Mereka semua sudah berkumpul di depan ruang ganti,ya mereka menunggu dengan setia sang uke(dan pacar) impian mereka (walaupun dah ditolak) keluar dari ruang ganti. 30 menit berlalu Kuroko belum juga keluar dari ruang ganti. Akhirnya karena udah geregetan,Akashi mencoba memanggil Kuroko.

"Tetsuya,cepat keluar" Panggil Akashi dengan suara sok dilembut-lembutin.

"T-tapi Akashi-kun…." Kuroko dari dalam sana menyaut dengan ragu.

"Keluar atau kau kuseret Tetsuya" Jiwa Snya Akashi mulai bangkit dulu men sekarang bagian Murasakibara.

Akhirnya karena Kuroko masih sayang nyawa,ia memberanikan diri keluar dari ruang ganti.

Hening….

Crooot-

Ya,itu adalah suara darah yang muncrat dari semua orang yang melihat penampilan Kuroko sekarang. Bagaimana tidak? Sekarang Kuroko sedang memakai bikini-uhuk yang dicolong Momoi dari tasMidorima (inget chap kemarin). Bukan bikini yang hot,tapi bikini model rok mini dan bra-uhuk-. Dia terpaksa melaksanakan ide nistah dari Momoi ini karena Momoi memohon padanya sampai hampir menangis. Dan kalian Tanya gimana reaksi GoM yang lain pada rencana Momoi? Oh tentu saja di dukung dengan segenap jiwa raga!-ehem back to story-Ingin rasanya sekarang Kuroko menenggelamkan diri di tengah laut sana. 'hayati tuh ga bias digniin,hayati ga kuat' batin Kuroko nistah,-eh salah itu mah batin bencong yang ada di sebelahnya Kuroko,maksud saya 'Sabar Tetsuya,semua akan indah pada waktunya' batin Kuroko nelangsa.

"Minna,bangun…" Suara lembut Kuroko yang memasuki pendengaran para manusia yang terkapar mengenaskan di lantai(?) membuat mereka semua sadar.

"Kurokocchi…..nikahi aku-ssu" Ucap Kise ngelantur. Entah karena anemia atau karena pesona Kuroko.

"Tidak Tetsu,aku saja…" Aomine juga ikut-ikutan. Dan acara ngelantur mereka sukses dihadiai jitakan sayang dari Akashi.

"jangan berpikir aneh-aneh. Ayo kita segera kepantai" Perintah Akashi. Dan alhasil mereka semua mengikuti Akashi sampai tiba di tepi pantai. Meskipun letak villa yang sekarang dengan tepi pantai Cuma sekitar 100m.

"Woow! Indah banget-ssu!" Teriak Kise kagum. Dan sayangnya,teriakan Kise tadi justru menarik perhatian para wanita disana yang langsung menjadikan Kise sebagai bahan rebutan.

Para GoM(-Kise),Kuroko,dan Momoi yang melihat Kise diseret-seret dengan buas oleh para wanita hanya bersikap acuh tak acuh dan kembali melanjutkan aktivitas masing-masing.

"Kuro-chin…." Tiba-tiba Murasakibara memanggil Kuroko yang lagi duduk di kursi pantai,mungkin dia juga sudah terbiasa dengan bikininya-oke ini diluar skrip balik. Dan tentu saja para GoM yang lain juga Momoi langsung memasang telinga mereka.

"Iya Murasakibara-kun?" Tanya Kuroko

"Ayo antar aku membeli makanan di kios sana" Ajak Murasakibara sambil menunjuk kios-kios makanan yang berjejer.

Kuroko hanya mengangguk lalu berdiri dan mengikuti Murasakibara. Para GoM lainnya dan juga Momoi tentu juga ikut-ikutan mengikuti.

Sesampainya di kios tersebut,Murasakibara bukannya memesan makanan tapi malah melihat Kuroko dari ujung kepala sampai ujung kaki. persis seperti om-om pedo yang mendapat mangsa,tapi ini bedanya tatatapan matanya masih malas meskipun ada blink-blinknya dikit sih. Akashi yang melihat itu sudah menyiapkan gunting keramat yang telah dijampi-jampi oleh Midorima dan Aomine.

"Nee,Kuro-chin…." Murasakibara memanggil Kuroko.

"Ada apa Murasakibara-kun? Kenapa kau belum membeli makanannya?" Tanya Kuroko sambil menelengkan kepalanya kesamping. Dan hal itu sukses membuat banjir darah di belakangnya,dan juga menimbulkan berbagai pikiran nistah para GoM serta Momoi.

'Gile,Kuroko imut banget nanodayo' batin Midorima OOC sambil membenarkan kacamatanya yang melorot dan meremat-remat lucky itemnya yang merupakan miniatur Kuroko. Entah darimana benda tersebut di dapatkan

'Tetsuya,nikahi aku sekarang' batin Akashi OOC sekaligus nistah abis.

'Bunuh hayati di rawa-rawa bang Hayati dah ga kuat. PesonaTetsu terlalu imut' kali ini batin Aomine yang entah sudah sejak kapan belajar bahasa-bahasa yang mengikut sertakan nama ibunya temen author(/plak).

'Tuhan,mati sekarangpun aku rela' Batin Momoi dengan cahaya surga yang menyinari tubuhnya

'Kurokocchi imut banget-ssu! Nanti kalo di ranjang gimana ya-ssu?' Dan yang terakhir batin Kise yang paling nistah dari para kepala pelangi lainnya. Kalo kalian Tanya gimana Kise bias ikut padahal habis diseret-seret oleh para wanita bar-bar mungkin dia belajar misdirection dari Kuroko

Mungkin hanya Murasakibara yang reaksinya paling normal-

"Kuro-chin kau sangat manis,boleh kumakan?" Oke author tarik kembali kata-kata diatas tadi, ini juga reaksinya ga normal

"Aku bukan makanan Murasakibara-kun" Protes Kuroko. yang mendapat penolakan Murasakibara hanya ber 'Heeee…' ria lalu memesan berbagai macam makanan.

Setelah selesai dengan beli membeli makanan Murasakibara mengajak Kuroko ke sebuah meja untuk menikmati semua makanannya yang banyaknya naujubileh itu. Tidakl upa para GoM yang lain serta Momoi juga masih mengikuti di belakang.

"Ne…Kuro-chin" Panggil Murasakibara setelah memakan satu buah takoyaki.

"Ada apa Murasakibara-kun?" Tanya Kuroko

"Sepertinya aku sakit…" Jawab Muraskibara dengan nada seperti anak kecil kehilangan rokok-eh salah maaf maksudnya permen.

"Sakit? Sakit apa Murasakibara-kun?" Tanya Kuroko sedikit,garis bawahi 'sedikit' khawatir.

"Mido-chin pernah bilang kalau kebanyakan makan manis kita bisa diabetes. Mungkin aku kena diabetes karena terlalu lama melihat Kuro-chin" Jawab Murasakibara dengan polosnya. Para GoM yang lain serta Momoi hanya bisa sweetdrop mendengar jawaban Murasakibara. 'Ini niatnya mau gombal atau apa?' batin mereka kompak.

"Eh? Memangnya melihatku bisa membuat diabetes ya?" Kuroko lagi-lagi bertanya dengan muka kepo (mau tahu gimana mukanya bayangin sendiri).

"Entahlah Kuro-chin,tapi setelah melihatmu semua makanan ini tidak ada yang enak. Melihat Kuro-chin jauh lebih enak" Jawab Murasakibara lagi,yang ga ada jauh-jauhnya dari makanan.

"Terimakasih Murasakibara-kun. Tapi itu mungkin bukan diabetes" Kata Kuroko.

"Hee? Terus apa? Aku gapeduli~ yang penting aku suka Kuro-chin~" Kata Murasakibara tiba-tiba ga nyambung.

"Aku juga suka Murasakibara-kun kok" Jawab Kuroko tersenyum kecil sambil mengelus kepala Murasakibara. Yang juga direspon sebuah senyuman,garis bawahi itu SENYUMAN Muraskibara senyum!-oke ini lebay-. Sementara Para GoM yang lain serta Momoi langsung membatin,

'IBU ANAK ZONE' batin mereka kompak.

"Kuro-chin ayo kita kembali" Ajak Murasibara yang hanya di balas anggukan oleh Kuroko. Para stalker yang tadi mengikuti mereka langsung berlari dan menuju tempat mereka yang seharusnya tadi.

.

.

.

Yak dan ketika Kuroko serta Murasakibara kembali ke villa Akashi yang berada di pinggir pantai,mereka hanya menemukan para GoM yang lain serta Momoi terkapar mengenaskan di lantai. Entah apa sebabnya mereka tidak tahu. Yah dan setelah itu mereka hanya melewati mayat-mayat(?) yang bergelimpangan tersebut dan pergi ke kamar masing-masing.

Ehm,karena saya author yang pandai dan rajin menabung (gaada hubungannya nding) saya akan mengatakan kalau alasan Para GoM lain serta Momoi tepar adalah karena mereka habis lari dari tempat awal mereka nge-stalk Kuroko dan Murasakibara menuju villa ini. yah kalau Cuma 100m sih ga masalah. Tapi masalahnya jaraknya itu sekitar 2km. dan silahkan tepuk tangan atas perjuangan mereka! Yeee~ (apaini). Mau tahu gimana jadinya hari ketiga mereka? Masih di pantai? Atau nyasar tiba-tiba ke mall? Kita lihat saja di chapter depan~

TBC

A/N: Yo! Momon disini! Dan ini updatenya lebih cepet ya? Itu karena besok saya gabisa update dan besoknya lagi udah hari raya -3- dan lagi, Sebentar lagi Momon udah masuk sekolah,huhuuu~ TwT) jadi kayaknya updatenya ga bisa secepet ini. tapi nanti Momon usahain biar bisa update cepet! *w*). eh,ini pendek banget ya? Aduh maaf deh :'v soalnya bikin MuraKuro gaada ide~ (/ditendang readers). oke sekian,oh dan besok tamu nya bakal terungkap! Mau tahu? Tunggu aja sampai chapter depan~ heheee~ dan di chapter kemarin AkaKuro menang banyak :'v dan AkaKuro udah fair jadi pair final. Jadi saya vote aja buat pair chapter depan.

MidoKuro:

KiKuro:

Ada dua pair~

wah hampir lupa! saya belum bales review yg ga login~

Guest: sip banyak yang vote AkaKuro nih~

Gisa: wah ini MuraKuronya ada di chapter ini~ semoga suka~

Kise Kairi: Makasih udah suka sama fic saya yg absurdnya ga ketulungan ini! X'D

Deidara: AkaKuro lagi X'D banyak yg vote AkaKuro~ dan ini udah lanjut kok!

Scarlet: yak dan ini sekian kalinya AkaKuro , nanti author usahakan!

oke sekian,kayaknya dah abis. Akhir kata,

Mind to Review?