Title: Kisah Cintaku Disaat Perang Berlin

Summary: Menceritakan Beberapa Pengalaman Naruto Selama Perang Berlin/Bad Summary

Rated: T-Semi M

Disclaimer: Naruto 100% Milik Masashi Kishimoto

Pair: NaruXKyuu ( Mungkin Semi-Harem)

Genre: History, Drama, Military

WARNING: TYPO,OOC,GAJE,ALUR KECEPETAN,VIOLENCE,PD2,Dll

Don't Like Don't Comrade!

Chapter 6: Penumpasan (Nurimberg Part 1)


Chapter Sebelumnya...

"Apa semua rencana telah dilakukan?"Kata Danzo

"Semua telah di laksanakan tinggal menunggu perintah Danzou-sama"kata Salah seorang prajurit Nazi

"Besok kita akan menyerang Reichstag dan juga Jerman Timur"kata Danzou

"Baik Danzou-sama"kata Salah seorang Perwira

"Dan sebentar lagi kita akan membangkitkan kekuatan kita dan membentuk Jerman Nazi yang baru dan Memulai Kekuasaan kita di Eropa Barat dan Eropa Timur"kata Danzou sambil tersenyum mengerikan.


Jerman Timur, 24 April 1945 (Nurimberg) (Sisi Timur)

DOR! DOR! DOR!

BOOM!

Kota Nurimberg (A/N: Karangan Author). Sebuah kota yang terletak di Kawasan Jerman Timur yang cukup penting karena kota ini memiliki pabrik-pabrik Industri militer yang cukup besar, sebulan yang lalu Tentara Merah berhasil merebut Kota ini dari tangan Nazi Jerman. Setelah merebut Nurimberg mereka menggunakan kota ini sebagai Markas dan pangkalan militer untuk menyerang kota Berlin, karena Berlin dan kota Nurimberg cuma berjarak 300 Kilometer.

Namun kota ini sekarang kembali menjadi medan peperangan untuk kedua kali nya, tapi sekarang berbeda. Jika dulu Tentara Merah melawan Nazi Jerman namun sekarang mereka kini bekerja sama (Operasi Gabungan) untuk menumpas Pasukan Nazi baru yang dibuat salah satu petinggi milter Nazi yang bernama Shimura Danzou.

Kini disalah satu jalan utama Kota Nurimberg sudah menjadi sebuah medan perang antara Tentara Merah dan Tentara Wehrmacht melawan Tentara Pemberontak Danzou. Terlihat Divisi Natasha begitu kewalahan menghadapi serangan para pemberontak itu, karena mereka begitu lihai dalam pertempuran didalam kota.

"Comrade Natasha!"

Seorang pemuda yang mengenakan Seragam Tentara Merah berlari kearah seorang Komissar Wanita yang sedang berlindung dibalik tembok.

DOR! DOR! DOR!

"Sushchestvuyet to, chto Ivan?"Ucap Natasha dengan logat Rusia. (Translate: Ada Apa Ivan?)

"Marshal Kyuubi prosto poslal zakaz po radiosvyazi". (Translate: Marsekal Kyuubi Baru Saja Mengirimkan Sebuah Perintah Lewat Radio Komunikasi)

"Perintah apa? apa jangan-jangan perintah mundur"

"Bukan!. Comrade Kyuubi memerintahkan kita untuk mempertahankan Kota ini hingga bantuan datang"Jawab Ivan dengan tegas.

"Baiklah kalau begitu"

"KALIAN SEMUA DENGAR!, KITA HARUS MEMPERTAHANKAN KOTA INI SAMPAI BANTUAN DATANG. JIKA KALIAN BERANI MELANGGAR PERINTAH NOMER 227 MAKA KALIAN AKAN KUKIRIM KE GULAG!"Teriak Natasha dengan lantang yang membuat Para prajurit Tentara merah yang mendengar perkataannya langsung kembali menyerang Pasukan Pemberontak Danzou dengan ganas.

Tentara Nazi juga membantu Divisi Natasha dengan menembak beberapa Tank Tiger I dengan Panzerfaust yang mereka bawa, dan untuk serangan Infantri musuh mereka menggunakan Senapan Mesin MG-42.

"Shion cepat isi MG-42! Pemberontak sialan itu sudah mulai kembali menyerang kita"Ucap seorang Tentara Nazi yang tengah menyuruh seorang Wanita yang berseragam sama seperti nya untuk segera mengisi Machine Gun yang Ia pegang.

"Sabar dikit brengsek! Kau kira mengisi MG-42 Gampang apa"Ucap Shion kesal.

DAR! DAR! DAR! DAR! DAR!

Seorang tentara pemberontak menembakan senapan submesin PPSh-41 kearah gundukan pasir yang digunakan Shion dan pemuda itu untuk berlindung.

"Fick! Was sie nicht ein wenig Geduld"Umpat Shion. (Translate: Brengsek! Apa Mereka Tak Bisa Bersabar Sedikit)

TEK! TEK! CKLEK!

Shion pun selesai mengisi ulang MG-42 itu.

"Cepat tembak para Pemberontak sialan itu Ludwig!"

"Yes Ma'am!"

Dengan brutal Ludwig menembakan MG-42 kearah kumpulan Tentara Pemberontak itu, beberapa dari mereka tewas karena tembakan brutal MG-42.

beberapa Prajurit yang melihat aksi Ludwig barusan juga tak ingin kalah. Beberapa dari mereka dengan nekat melempar sebuah Molotov Chocktail kearah sebuah Tank Panzer IV yang tengah bergerak berniat menyerang Divisi Natasha.

TRANK!

Panzer IV itu berhenti dan terbakar karena beberapa lemparan Molotov Chocktail. Salah satu kru Panzer IV itu terlihat keluar dari tank nya dengan keadaan baju yang terbakar, Ia berlari berusaha mencari air untuk memadamkan api yang kini sedang membakar seragamnya.

Karena kewalahan menghadapi serangan defensif Tentara Merah dan Werhmacht. Para tentara pemberontak yang menyerang mereka itu pun mundur, Shion yang melihat itu pun langsung memerintahkan Ludwig untuk menembak para pemberontak itu.

"Tembak terus para pengkhianat itu Ludwig!, jangan sampai biarkan orang-orang brengsek kabur"

Sfx: Machine Gun Fire

Beberapa meter dari tempat Ludwig dan Shion berada, Kommissar Natasha terlihat memandang mereka dengan takjub.

"Boleh juga tindakan mereka"Batin Natasha.

Natasha kemudian menembakan senapan submesin PPs-43 kearah beberapa tentara pemberontak yang menembaki dirinya dari gedung.

DAR! DAR! DAR! DAR!

.

.

(Sementara itu Disisi Barat Kota Nurimberg)

Sementara itu disisi barat Divisi Artileri Ke-12 Tentara Merah berusaha mencegah Divisi-Divisi Tank pemberontak masuk kedalam kota. Puluhan meriam Zis-3 ditambah dengan Tank T-34/85 sudah dipersiapkan untuk menghadang pasukan Tank pemberontak, sementara Prajurit Waffen SS ikut membantu Divisi Artileri Ke-12 dengan menempatkan beberapa Tank Panzer IV dan Tiger I.

"Tovarisch!"Ucap seorang gadis yang kira-kira seumuran bocah SD.

"Oh Comrade Katyusha. Ada apa memanggilku?"Ucap dia sambil memandangi Gadis itu yang kini terlihat malu-malu.

"B-begini Dimitri Nii-san... s-sebenarnya a-aku -"

Katyusha adalah seorang komandan Divisi Tank Ke-19. Walaupun tubuhnya seperti fisik seorang bocah SD tetapi sebenarnya umurnya adalah 17 Tahun, ia adalah seorang blasteran antara Russia dan Jepang. Ayahnya adalah orang Jepang sementara Ibu nya adalah orang Russia. Kalian jangan menganggap remeh Katyusha walaupun fisik nya begitu, ia salah seorang kru tank yang selamat dari Pertempuran Kursk yang memakan begitu banyak Tank dari kedua belah pihak.

(A/N: Bila Bingung Lihat Saja Katyusha Di Anime Girl Und Panzer)

"Apa?"

"A-aku"

BOOM!

"PASUKAN DANZOU MENYERANG!"

"CEPAT KEPOSISI KALIAN MASING-MASING!"

"Cih! sialan kenapa mereka datang ketika disaat yang tidak tepat sih!"Ucap Katyusha yang begitu sebal.

Dimitri dan Katyusha segera menuju keposisi mereka masing-masing. Beberapa Tentara Merah dan Waffen SS berlari menuju kedalam parit untuk bersiap menghadang serangan tank Tentara Pemberontak, dari kejauhan nampak puluhan Tank Panzer IV dan Tiger I yang bergerak menuju keposisi pertahanan mereka. Mereka (Tentara Merah plus Waffen SS) hanya menelan ludahn mereka kala melihat jumlah kekuatan musuh mereka yang cukup besar.

"TEMBAK!"

BOOM!

Para kru Artileri Zis-3 dan T-34/85 segera menembakan meriam mereka. Beberapa tembakan berhasil mengenai empat Tank Panzer IV, Panzer IV yang terkena tembakan Zis-3 terlihat hancur dan terbakar, melihat salah satu tank mereka dihancurkan tank-tank itu menembakan meriam utama mereka.

"BERLINDUNG!"

DUAR! DUAR!

Beberapa tembakan mereka mengenai parit pasukan Soviet dan Jerman. Beberapa yang terluka segera dibawa masuk kedalam bunker parit untuk segera mendapatkan perawatan medis, beberapa prajurit tampak begitu emosi karena melihat teman-teman mereka yang terluka dan tewas karena tembakan tank Pemberontak. Beberapa dari mereka terlihat mengambil senjata Panzerfaust dari dalam bunker, kemudian mereka membidik Tank-Tank Pemberontak itu.

"Rasakan ini sialan!"

Swush! DUAR!

para Prajurit Waffen SS & Tentara Merah bersiap-siap menahan serangan musuh didalam parit. Dimitri terlihat begitu sibuk mengisi sebuah Heavy Machine Gun PM1910. Namun kegiatannya itu terhenti ketika salah seorang prajurit Waffen SS memanggilnya

"Comrade Dimitri!"

"Ada apa? kau tak lihat aku sedang sibuk mengisi senapan mesin"

"Maaf tapi..."

"Tapi apa?"Kata Dimitri bingung.

"Comrade Katyusha... Comrade Katyusha dalam bahaya!"

"APA!"Teriak Dimitri

"Tank nya mengalami kerusakan akibat terkena beberapa Tank musuh, kini Tank Katyusha telah terkepung oleh musuh!"

Dimitri segera berlari menuju kedalam bunker, telriaht ia dengan cepatnya mengambil 3 buah Panzerfaust dan 5 anti-tank M24 Stick Hand grenade. 3 buah Panzerfaust itu ia tempatkan dipunggungnya, sementara 5 buah Granat M24 itu ia selipkan diantara sabuknya itu. Kemudian ia berlari keluar dari bunker dan menuju ke tempat Tank Katyusha.

Sang prajurit Waffen SS itu hanya terdiam memandangi Dimitri yang terlihat berlari menjauhi Parit itu, kemudian ia berucap.

"Semoga kau berhasil, Comrade Dimitri"

Sementara itu Dimtri berlari dengan cepat menuju ke lokasi Tank Katyusha. Ia pun membatin.

"Moga-moga kau baik-baik saja... Katyusha"

TBC


Yo Minna-san Konnichiwa ^o^

Bagaimanakah pendapat kalian tentang Chapter ini, bagus kah?
Gomen Ne arena Sudah Menelantarkan Fic Ini Selama Beberapa Bulan ^_^"
Namun Akhrinya Fic Ini Bisa Saya Update, Yah Walaupun Jumlah Word Dalam Chapter Ini Sedikit
.

.

Sekiranya Gitu Saja Yang Bisa Saya Sampaikan
Sampai Jumpa Di Chapter Depan

Namikaze wahyu Log Out~