Dengan langkah-langkah besarnya, Scorpius melewati koridor Hogwarts yang lumayan ramai itu. Kepalanya terus terjulur ke arah depan, mengamati seseorang yang tengah berjalan dengan kepala tertunduk dan memeluk buku-buku tebalnya. Beberapa gadis memberikan tatapan penuh ketertarikan padanya, dan Scorpius hanya bisa tersenyum menanggapi beberapa sapaan centil dan beberapa tangan yang menyentuh ujung jubahnya.

"Oi, bung." Sentakkan di bahunya membuat Scorpius seakan terhuyung, untung saja ia bisa mengendalikan tubuhnya. Ia memberi pandangan orang yang kini menyeringai padanya.

"Oh, Albus," katanya, dengan nada sarat kejengkelan.

"Ya, ini aku. Kenapa kau terburu-buru begitu?" Albus merangkul bahunya dan menyeret Scorpius bersamanya. Kepala Scorpius masih menjulur-julur ke depan, mencoba mencari seseorang yang dicarinya. Begitu tidak menemukan apapun, ia tidak bisa menahan kekecewaannya dengan menghela napas keras.

"Apa yang kaucari?" Albus mengikuti arah pandang Scorpius. Scorpius tak repot-repot untuk menjawab, karena apa yang ia cari sudah hilang tak terdeteksi lagi. Alih-alih ia menarik Albus menuju Ruang Rekreasi Bersama, yang merupakan niat awalnya.

Lagi-lagi ia gagal. Sudah puluhan kali ia melakukannya. Mengikuti kegiatannya secara diam-diamㅡmencoba untuk bisa bicara padanya, namun ia tiba-tiba menghilang begitu saja...

...dan bisa muncul begitu saja.

"Albus?" Tiba-tiba dari koridor sayap timur, ia muncul. Bergerak ragu ke arah Albus yang melepaskan rangkulannya pada Scorpius, berjalan menuju gadis yang hanya setinggi bahunya.

"Ada apa, Rose?"

Rose memandang Albus kemudian Scorpiusㅡdengan cemasㅡdan Scorpius menepuk bahu Albus dan mengatakan bahwa ia akan pergi terlebih dahuluㅡwalau dengan sangat terpaksa.

Scorpius mengangguk ke arah Rose, yang menampakkan wajah cemasnyaㅡyang sungguh menyiksa Scorpiusㅡdan berjalan sendiri membelah keramaian.

Ia memang gagal, tapi setidaknya ia bisa melihat wajahnya dengan jelas, dengan jarak yang dapat membuatnya mengingat dengan jelas betapa menawannya wajahnya, betapa banyaknya freckles yang menghias wajahnya, betapa terangnya biru matanyaㅡScorpius mencoba mengambil sisi positif dari kegagalannya itu.

-'

11:06, 23/01/15

Dibuat ditengah WB diantara kebosanan melanda di jamkos. Mencoba melanjutkan bagian G karena ingin cepat-cepat publish bagian H yang udah lumutan nunggu publish .tdk

Terima kasih sudah membaca dan komentar jangan dilupakan! ;"D