Ou-sama Revenge
By Archilles
Disclaimer : Naruto belongs to Masashi Kishimoto
High School DxD belongs to Ichie Ishibumi
Guilty Crown belongs to Jin Hanegaya
Rate M (Maybe)
Warning : Au, OOC, typo, little bit Guilty Crown, etc.
"Souka"= berbicara dalam hati
"Souka"= Skill, jurus
"souka"=Percakapan biasa
"Souka!"= Music Start!
Strong Naru(Mengikuti Alur),Smart Naru!,Calm Naru,Humanx[Vampire]Naru, Badass Naru!
Jerk !
Naru X [...](Harem)
Ouma Mana (Guilty Crown)
Rias Gremory (?)(untuk alasan kepentingan cerita)
Krul Tepes ( Owari No Seraph )
(?)
Let Justice be Done, Though The Heaven Fall
Enjoy it.!
..
.
Chapter 1: Arc VII : Rapat 3 Fraksi, Penyerangan OSF, Sekiryuutei Vs New Hakuryuukou, dan Krul Vs Sirzech, Azazel pertarungan takdir?
" N-naru-kun? " Panggil Rias pelan.
Pandangan Rias semakin memburam ketika panggilan-nya di balas dengan senyuman tipis dari Naruto, air mata sudah memenuhi pelupuk mata Rias dan mulai berjatuhan seiring dengan langkah pelan Naruto yang berjalan menuju ke-arahnya, Rias sangat mengenal tatapan yang diarahkan orang itu kepada dirinya pandangan yang dingin tetapi bila lebih menyelami Sapphire-nya disana menjanjikan kehangatan dan perlindungan... Rias sangat mengenal dengan baik siapa itu... Hanya satu orang... yang memilikinya.
Meski penampilanya sudah banyak berubah, tapi Rias yakin dia masih "Naru" yang sama. Tidak peduli siapa Naruto yang sesungguhnya. Tidak peduli apa yang akan terjadi, dan bagaimana " Nii-sama " beserta keluarganya akan menentang keputusan-nya, Rias sudah membulatkan tekat di hatinya dan itu tidak tergoyahkan.
Dan meski " Perasaan " nya belum disampaikan. Hatinya akan tetap di sini, walau semua rahasia yang ada mulai terungkap. Dan sebagai apa dia di mata Naruto, Rias tak akan berubah... dan perasaan ini nyata dan akan tetap sama. Meski dia hanya seorang teman di mata Naruto.
Karena...
Waktu yang telah mereka lalui walau itu dari pertemuan singkat, membuat pemuda itu lebih berarti di matanya. Dan Rias sungguh berharap dia tidak akan pergi lagi dan mengorbankan apapun demi dirinya... berharap agar Naruto tidak pergi lagi.. Rias tersenyum di sela tangisnya, Senyum yang sangat indah hingga bisa membuat " Tenshi " iri akan senyumannya, melihat Naruto-nya sudah ada di depannya, orang yang membuat dirinya di landa depresi seakan Dunia yang Kehilangan sang Mentari, tetapi itu dulu... sekarang Mentarinya berada di depannya dan tersenyum kepadanya.
" Gremory-san, Daijobu ka? ".
" ... "
Jika boleh. Bolehka dia untuk sedikit egois? Bolehka dia memaksa Naruto untuk tetap disini menemaninya. Cukup dengan begini... biarkan dia melepaskan emosinya melalu sebuah tangisan kecil. Dia terisak, Rias terisak kecil...
" Gremory-san? "
" B-Baka..! "
Rias langsung memeluk pemuda di depanya dengan erat, dia terisak di dalam pelukannya itu... tubuhnya semakin terbenam dalam pelukan itu... dia merasakan tangan besar nan hangat mengelus pucuk kepalanya dengan lembut membuat tubuhnya semakin terbenam dalam pelukan itu. Mencari kehangatannya yang hilang dari pemuda itu, Mendapatkan kembali Hati-nya yang sempat dibawa pemuda itu pergi. Dia tidak tau, Rias tidak tau harus mengeluarkan emosi seperti apa.. Apa yang harus di ungkapkan ketika pemuda itu sekali lagi kembali menyelamatkannya.
Dan kenapa hanya tetesan air mata yang terjatuh? Kenapa dia hanya menangis?
Tapi walaupun begitu, dia membiarkannya... membiarkan air mata itu jatuh begitu saja membiarkan apa yang dia tahan ketika pemuda itu " Pergi " tumpah begitu saja.
Karena perasaan ini terlalu rumit untuk diungkapkan. Dan biarkanlah isak tangis dan air mata yang mewakili apa yang dia rasakan saat ini. Karna terkadang cukup hanya dengan air mata semua dapat terwakilkan... cukup dengan air mata, sesuatu yang disampaikan lebih banyak dari pada pesan yang disampaikan melalui sebuah kata itu sendiri.
Bagaimanapun ini hanyalah perasaan seorang gadis yang rumit..
Let Justice be Done, Though The Heaven Fall
Semua hanya bisa terdiam, menyaksikan kedua insan yang saling melepas rindu bahkan alam pun seakan mendukung pertemuan dari kedua insan itu suara angin yang menenangkan dan suara kepakan sayap dari tiap pasukan fraksi mengalun lembut.
Sungguh.. Sirzech sangat senang melihat Imoutou-nya kembali tersenyum bahagia seperti sedia kala, tetapi orang atau seseorang yang membuat Imoutou-nya bahagia yang merusak rasa senang tersebut, Sirzech menengok ke arah Azazel yang juga sedang menatap dirinya lalu Sirzech memberikan sebuah kode dan dijawab anggukan kepala oleh Azazel.
Para anggota Peerge Rias juga ikut berbahagia, melihat Buchou-nya kembali seperti sedia kala walau mereka tidak mengetahui sosok yang sedang di peluk oleh Rias sekarang tapi mereka tetap berhutang terima kasih kepada pemuda itu karena sudah mengembalikan senyum Buchou mereka.
" RIAS! Menghindar! " Pekik Sirzech
DHUAAAR!
Terlambat.. serangan itu sudah terlebih dahulu menghancurkan tempat kedua insan tadi melepas rindu, serangan tersebut berasal dari Daemonic Power yang dihempaskan dengan sangat kuat sehingga menghancur leburkan tanah disekitarnya.
" Vali! Apa maksudmu menyerang adik Maou Lucifer?Kita baru saja menandatangani perjanjian perdamaian." Azazel yang mengetahui alasan mengapa Vali menyerang mereka berdua tetap menanyakannya ia memegang keningnya pelan mengapa muridnya tidak bisa membaca situasi.
" Azazel apa maksudnya ini! Muridmu dengan sengaja menyerang Imoutou-ku! " Sirzech dengan marah menunjuk muka Azazel dia geram sangat geram dengan beraninya ia menyerang bangsa Akuma di depan matanya terlebih lagi itu adalah adiknya, walaupun muridnya Azazel itu merupakan keturunan langsung dari Lucifer murni, menyerang sesama ras itu dilarang keras!
" Lucifer-dono, saya tidak bermaksud menyerang Imoutou anda yang cengeng dan lemah itu, untuk apa menyerang orang lemah hanya menghabiskan tenaga-ku saja! Target serangan barusan itu pemuda yang di peluk oleh Imoutou anda si pencuri brengsek! Dia saja yang tidak beruntung karena berdekatan dengan dia !" Seru Vali, sungguh ia tidak berminat menyerang makhluk lemah yang hanya bisa menangis ia hanya mengincar orang yang kuat! Terlebih lagi orang itu yang mengambil Albion darinya dan menginjak injak Harga dirinya!
" Jaga perkata- " Belum selesai Sirzech berbicara ia disela oleh orang lain.
" Gremory-san, Daijobu-ka? " Dia bertanya kepada Rias yang berada di dalam dekapannya.
Rias yang sekali lagi kembali di selamatkan oleh Naruto hanya bisa membenamkan kepalanya di dalam dekapan sang pemuda dan menganggukan kepalanya sebagai balasan pertanyaan sang pemuda. Ia bingung, Rias bingung apa yang harus dia lakukan untuk membalas segala perbuatan baik pemuda yang sedang mendekapnya sekarang, Rias tidak ingin secara terus menerus Diselamatkan oleh sang pemuda, ia ingin menjadi sosok yang berguna bagi Naruto sekecil apapun itu..
" Kenapa..? Kenapa..? Kenapa.! Kau selalu menyelamatkanku tanpa memikirkan kondisimu sendiri! Kau bahkan mengorbankan dirimu sendiri terkena Tombak Cahaya yang seharusnya mengarah kepadaku! Kenapa! Kenapa! Kenapa!? " Pertahanannya kembali Runtuh karena pemuda itu, pemuda yang sudah mengambil hatinya, pemuda yang berhasil mengalihkan dunia Rias.
" Karena.. Karena kamu memerlukan pertolongan.. pertolongan yang bisa aku berikan.. alasan apa lagi yang aku butuhkan? " Naruto lalu menepuk pelan kepala Rias pelan
Let Justice be Done, Though The Heaven Fall
" Tolong jaga dia, namamu yuuto-san bukan? "
Kiba Yuuto sebagai salah satu anggota Peerge dari Rias Gremory hanya bisa mengangguk, dengan sigap Yuuto merangkul Buchou-nya yang semula berada di dekapan pemuda itu dan sepertinya walau semula enggan, Rias akhirnya mau melepaskan dekapanya dan menerima bantuan Yuuto.
" Sebaiknya kalian menjauh, mungkin disini akan berbahaya "
" Ouma-kun, hati-hati! " Seru Rias
" Hmmm... "
Setelah memastikan Rias bersama Peergenya sudah bergabung ketempat para pimpinan tiap Fraksi, Naruto melirik orang yang meyerangnya secara tiba-tiba barusan.
" Hoam.. Jadi? Sudah selesai, berpamitan dengan gadis cengeng itu? Tenang saja kau pasti mati hari ini Kuso Inu " Tanpa basa-basi Vali langsung membombardir tempat Naruto berdiri menggunakan Daemonic Power dengan berbagai ukuran tanpa henti
DHUAAR!DHUAAAR!DHUAAAR!
Melihat semua serangannya telak mengenai lawanya Vali menyeringai senang, tapi hati kecilnya berkata tidak mungkin lawannya bisa tewas jika hanya terkena serangan seperti itu, ia mengakui lawannya kuat sangat kuat sebenarnya Vali juga tidaklah marah sungguh, ia juga tidak peduli jika Albion tidak lagi pada dirinya dengan itu ia bisa mengukur kekuatannya sendiri, tetapi satu hal yang paling Vali benci adalah ketika seseorang meremehkan dia.
Betapa kagetnya semua orang, ketika debu dari hasil serangan tersebut menghilang nampaklah sosok Naruto yang memegang sebuah Blood Speardengan iris Mata berubah menjadi merah menyala dengan lingkaran merah terang di sekitarnya [Emperor Eye] menandakan Naruto memauski Vampire Mode-nya.
" M-manusia macam apa kau! A-apa kau bukan lagi Manusia? " Vali nyaris tidak percaya dengan apa yang ia lihat, tanah tempat Naruto berpijak sama sekali tidak hancur yang hancur hanyalah disekitarnya saja berarti ia menghancurkan Daemonic Power yang ia lempar hanya dengan tombak itu.
" Akan kuperkenalkan diriku sekali lagi.. Namaku Naruto Tepes dan juga merupakan pemilik salah satu dari ke-13 Longinus Divine Dividing atau orang biasa meamanggilku Hakuryuukou " Naruto memperkenalkan diri ala bangsawan kelas atas.. yahh walau itu merepotkan baginya tapi itu lebih baik daripada Krul yang mengomelinya.
" TEME! Beraninya kau memperkenalkan diri sebagai Hakuryuukou, kau tak lebih dari seorang pencuri! " Sungguh Vali tidak terima ada pencuri yang dengan bangganya memperkenalkan diri sebagai Hakuryuukou, Vali langsung mengumpulkan Daemonic Power sebanyak-banyaknya dalam waktu singkat dan langsung melemparkannya dengan cepat juga.
Seakan mengetahui apa yang akan dilakukan musuhnya dan memprediksi masa depan Naruto dengan memejamkan mata melemparkan Blood Spear yang ada ditangan kanan-nya ke-arah Vali yang baru melemparkan Daemonic Power nya.
DHUAAR!
Alhasil Vali terlempar ke-arah kerumunan para pimpinan 3 Fraksi, karena ledakan terjadi di dekat dirinya, padahal dia sangat yakin ia bahwa Vali mengumpulkan Daemonic Power dan menembaknya dengan sangat cepat tanpa Naruto sadari tapi kenapa seakan lawannya mampu melihat masa depan?
" Urgh.. Tem- !"
" Vali lebih baik kau mundur terlebih dahulu, kau sudah tidak bisa melawannya sendirian lagi jujur sekarang ia bahkan lebih hebat darimu Vali tanpa Albion kau tidak lebih dari seorang Akuma keturunan Lucifer " sejujurnya Azazel tidak mau mengatakan itu kepada muridnya tetapi Vali harus bisa menerima Kenyataanya.
" Jadi Gaki, apa maksud kedatanganmu kesini? Apa kau ingin menganggu perdamaian yang baru terjalin? " tanya Azazel
" Untuk Da-Tenshi yang kotor sudah sewajarnya juga sepertinya jika kau memiliki mulut berbisa Azazel, aku tidak ingin mendengar kata perdamaian dari Da-Tenshi busuk sepertimu! " Balasku Sarkatis
" Jaga mulutmu Gaki, kami ber-4 sudah lebih dari cukup untuk memusnahkanmu sekarang juga Gaki " Balas Azazel tajam
" Maaf saja, tapi tujuanku datang kesini untuk bertemu adik iparku yang diambil paksa oleh Fraksi Akuma , tapi apa bila kalian memaksa yah.. mau bagaimana lagi " dengan santainya Naruto membalas perkataan Azazel
" Adik ipar? Siapa maksudmu, jangan menuduh Fraksiku sembarangan Gaki, kami tidak pernah menculik bangsa manapun! " Balas Sirzech
" Kalian.. Kalian.. merusak kebahagiaan kedua orang yang aku sayangi.. Kalian membantai bangsa Krul kalian merebut keluarga Krul dan membuatnya sendirian, kalian juga yang membuat Mana tersegel.. sudah cukup.. aku sudah... MUAK! "
Let Justice be Done, Though The Heaven Fall
Aura Kemerahan menguar kental dari Naruto memenuhi seluruh kawasan Kuoh Academy yang terselubungi oleh Kekkai , Emperor Eye semakin menyala terang menunjukan kuasanya seakan menjanjikan kematian yang mengerikan
BRUUK!BRUUK!BRUUK!
Satu persatu anggota Peerge Rias yang tidak mampu menahan hasrat membunuh yang mengerikan berjatuhan, dan para pasukan tiap Fraksi juga mengalami hal yang sama, semua seakan dipaksa menunduk dibawah kekuasaanya terkecuali para pimpinan tiap fraksi.
" Kalian akan membayar lebih atas perbuatan yang kalian lakukan! "
Balance Break!
[Vanishing Dragon Balance Breaker!]
[Vanishing Dragon: Divining Divide!]
Aura putih dan kemerahan kental menyatu memenuhi Kuoh Academy, tanah kembali berguncang hebat seakan merespond kuasa dari pemuda Hybrid Vampire dan Dragon itu.
" Bersiaplah! "
Forbidden Time: Temporal Phase Protection
" Rias-san, kau dan anggota Peergemu jangan sampai keluar dari Kekkai itu, Kekkai itu akan melindungi kalian " Seru Naruto
Rias hanya bisa termenung Naruto tetap saja melindunginya padahal Fraksinyalah yang menyebabkan penderitaan Naruto...Rias membulatkan tekat.. ia akan selalu bersama Naruto menemaminya walau ia harus menghianati Ras-nya sendiri..
" Vali tangkap " Azazel melemparkan Down Fall Dragon Spearkepada Vali
" Gunakan itu, ikut aku menyerang bocah itu "
" Kau tidak perlu menyuruhku Azazel " Balas Vali
Balance Break!
[ Down Fall Dragon Balance Breaker]
[ Down Fall Dragon: Another Armor!]
" Sirzech kau juga akan ikut? " Tanya Azazel
" Tentu saja! " balas Sirzech
" Bersiaplah Ga-! "
DHUAAAR!
Gedung tempat dimana tempat Occult Reasearch Club berada tiba-tiba hancur rata dengan tanah, darisana juga terdapat aura merah kental yang sama dengan Naruto menguar kental, Naruto mengenal dengan baik aura itu, aura itu merupakan milik Krul.
" Vali Awas !" Seru Azazel
JDUAK!
Tiba-tiba dari asal tempat ledakan itu terpental seseorang dengan armor merah yang dikenal dengan nama Sekiryuutei yang dengan indahnya menabrak Vali
" Issei-kun! " Sirzech dengan cepat menghampiri Issei yang dalam mode Balance Breaker
" Urgh.. Sirzech-sama sepertinya ada musuh yang ingin menculik Gasper ia menyerangku dan menghancurkan bangunan itu hanya dengan menguarkan tekanan sihirnya.. " Seru Issei
" A- apa? " Situasi ini benar-benar sudah di luar kendali Sirzech belum selesai dengan Hakuryuukou masalah lain kembali datang.
Dari bekas tempat ledakan tadi keremunan kalelawar tiba-tiba keluar dan berkumpul di sebelah Naruto, dari kerumunan kalelawar itu tiba-tiba membentuk tubuh seseorang dan orang itu adalah Krul yang juga membawa Gasper.
" Krul-chan, Daijobu? " Naruto bertanya dan mengelus kepala Krul dengan pelan
" Hmmm.. Anata aku hanya memberikan pelajaran kecil kepada kadal merah arogan yang berusaha menyentuhku " Balas Krul pelan, Krul langsung memeluk kecil Naruto yang berada dalam Balance Break.
" ... Krul-chan buatlah Kekkai dan bawa juga keponakanmu, tenang saja orang itu akan kuhancurkan sampai dia tidak bisa Bereinkarnasi lagi!
.
.
.
.
.
.
To Be Continue~
Holaaa~ Gomennn atas keterlambatan updateny, sungguh Archilles tidak berniat untuk telat update ini karena Archilles menghadapi UKK yang baru selesai hari selasa kemarin jadi baru bisa up... Hontou ni Gomenasai! Dan juga maafkan Archilles karena kemarin menjanjikan Full Fight tapi malah ngga Full fight karena tahap chapter ini belum terpenuhi malah jadi agak romance maafkan Archilles..
Untuk Naruto disini ia memiliki Emperor Eye Dari Anime Kuroko No Basket punya Akashi Seijuro yang menandakan Naruto memasuki Vampire Modenya fungsi Emperor Eye Naruto sama dengan Akashi Memprediksi Masa Depan~
Sekian Dari Archilles kalau ada pertanyaan bisa langsung PM atau melalui Review, terimakasih untuk orang yang selalu mendukung Archilles mengingatkan Update Hontou Ni Arigatou!
Last RnR~
