"apa yang sedang kamu bicarakan ahjuma? Angela bukan anakmu!" Siwon menghempaskan tangan Stella dan segera berlalu meninggalkan Stella
"tuan muda!" Stella berteriak
Beban pikiran Siwon semakin bertambah banyak, Stella berhasil membuat Siwon syock dia tidak menyangka sama sekali saudara kembarnya ternyata punya affair dengan seorang pelayan dirumahnya sendiri. Dan kenapa Leeteuk sepertinya hanya membiarkan hal itu berlanjut.
Saat melewati kamar Heechul, Siwon menghentikan langkahnya dan ingin sekali mengetuk pintu itu untuk bertanya banyak hal karena saat ini Siwon sama sekali tidak mempercayai eommanya sendiri.
Tapi niat itu Siwon urungkan karena dia yakin Heechul pasti masih akan bersikap kasar padanya. Siwonpun melanjutkan langkahnya untuk kembali masuk kedalam kamar Siwan.
Malam berganti pagi, Siwon sama sekali tidak mampu memejamkan matanya karena gelisah yang amat sangat dia rasakan setelah mendengarkan pengakuan Stella.
Heechul sudah bersiap untuk mengunjungi Lee Jungtions pusat aset kekayaan yang kini dia miliki. Saat keluar kamar langkah Heechul terhenti karena Leeteuk memanggilnya
"Heechul-ssi! Changkemanyeo" Leeteuk melangkah cepat menghampiri Heechul
"waeyeo?" Heechul bertanya dengan ekspresi dingin
"sebenarnya apa yang terjadi dalam perjalanan kamu dengan Siwan?" tanya Leeteuk penasaran
"kenapa tidak anda tanyakan sendiri pada putera kesayangan anda itu! sebenarnya siapa nama putera anda itu? Siwan atau Siwon? Ahh tapi lupakan itu tidak penting" Heechul berlalu meninggalkan Leeteuk
"mwo?" Leeteuk kontan terkejut saat mendengar nama Siwon dia sebutnya
"Heechul-ssi!" Leeteuk sedikit berteriak
"waeyeo eomma! Kenapa berisik sekali dipagi hari seperti ini?" Siwon menguap keluar kamar
"Siwon-ah! Apa semalam kamu berbincang dengan yeoja itu? kenapa dia bertanya tentang nama kalian? Apa kamu mengakui siapa kamu yang sebenarnya?" Leeteuk tampak was – was
"ani!" Siwon berusaha mengingat
"lupakan" Leeteuk turun menyusul Heechul
"eomma! Siapa ibu dari Angela?" Siwon menghentikan langkah Leeteuk
"mwo? Kenapa kamu menanyakan ibu dari Angela? Pelankan suaramu" Leeteuk kembali menghampiri Siwon
"kenapa eomma? Apa yeoja itu merupakan sebuah aib sehingga eomma merahasiahkan dari saya?" Siwon memelankan suaranya
"Siwon-ah eomma tidak ingin berdebat denganmu. Eomma mohon tetaplah disisi eomma" Leeteuk menepuk bahu anaknya berlalu meninggalkan Siwon
"baiklah eomma aku tidak akan berdebat denganmu karena aku tahu kamu menyimpan banyak beban di bahumu" Siwon mengikuti langkah Heechul turun menuju ruang makan
Angela turun paling belakang setelah pengasuhnya yang tidak lain Stella beres mendandaninya. Acara sarapan pagi berlangsung hening karena tidak ada percakapan antara orang – orang dewasa yang berada disitu. Hanya suara Angela sesekali terdengar membuka percakapan ringan dengan Heechul.
Acara sarapan belum usai istana itu kedatangan tamu yang mengejutkan mereka dipagi hari.
"nyonya ada tamu dari kepolisian!" ujar salah satu pelayan memberi tahu Leeteuk
"mwo? Polisi?" Leeteuk spontan menatap Siwon
"kita temui mereka eomma!" Siwon berdiri melangkah menghampiri Leeteuk
"Angela! Kamu sudah saatnya pergi kesekolah sayang!" Heechul mengingatkan Angela
"nee eonnie" Angela merapihkan seragamnya lalu berdiri mencium pipi Heechul dan segera berlalu
Sudah ada 4 orang polisi duduk di sofa tamu sedang berbincang. Siwon dan Leeteuk segera menyambut mereka
"selamat pagi nyonya!" sapa polisi pada Leeteuk dan Siwon
"pagi! Silahkan duduk!" Leeteuk menyuruh polisi itu kembali duduk
"maaf kedatangan kami di pagi ini pasti mengganggu anda juga keluarga anda" polisi bermarga Song membuka percakapan
"nee! Sebenarnya ada masalah apa sehingga anda datang sepagi ini?" tanya Leeteuk was – was
"anda memiliki putera kembar?" polisi bermarga Park tiba – tiba bertanya
"nee! Waeyeo?" Siwon mewakili Leeteuk
"miane kalau kedatangan kami membawa berita yang buruk untuk anda dan keluarga. Tujuan kami datang kemari adalah untuk mengabarkan musibah yang sudah menimpa putera anda" ujar polisi Song
"apa yang sudah terjadi pada dongsaeng saya?" tanya Siwon kaget
"saudara kembar anda ditemukan sudah tidak bernyawa didalam mobilnya bersama teman kencannya" polisi Park mengabarkan
"mwo? Tidak mungkin" Heechul panik
"ini fotonya nyonya! Saat ini jenazah putera anda juga teman kencannya berada di ruang jenazah dirumah sakit Seoul. Dugaan sementara berdasarkan olah TKP dan hasil visum putera anda merupakan korban pembunuhan karena kami menemukan luka pukulan benda keras dikepala belakang putera anda sehingga mengalami pendarahan otak. Sementara yeoja mendapat luka cekikan dan sepertinya yeoja itu sempat melakukan perlawanan karena kami menemukan rambut ditangan yeoja itu" polisi Park menjelaskan
"hasil tes DNA rambut itu bukanlah milik yeoja tersebut dan kami sudah mengantongi hasilnya. Selain rambut kami juga menemukan sebuah gelang platina milik seorang yeoja kami membawanya" polisi Park membuka tasnya dan mengeluarkan sebuah gelang berbahan platina dengan model klasik dimana banyak kupu – kupu kecil sebagai gantungannya
"ini gelangnya nyonya! Siapa tahu anda sangat mengenal gelang ini" polisi Park menyerahkan gelang itu pada Leeteuk
"tidak mungkin! Gelang ini adalah gelang mendiang uri eomma yang sudah meninggal! Dan gelang ini tidak pernah dipindah tangankan pada siapapun hanya uri appa yang memegangnya" wajah Leeteuk pucat pasi
"lalu kenapa gelang ini bisa ada diTKP" polisi Song seperti memikirkan sesuatu
"aku tahu siapa pembunuhnya uri Siwan! Sudah pasti yeoja itu" Leeteuk histeris
"nuguya eomma?" Siwon panik melihat sikap eommanya
"yeoja pembawa sial itu Siwon-ah" Leeteuk menuduh Heechul yang telah membunuh Siwan
"eomma!" Siwon berusaha membuat Leeteuk tenang karena dia semakin terlihat diluar kendali
"siapa yeoja yang dimaksud eomma anda tuan?" tanya polisi Park
"istri mendiang kakek dan dia tinggal disini bersama kami" jawab Siwon pelan
"apa anda bisa memanggilnya untuk menemui kami?" polisi Song meminta
"panggilkan Heechul-ssi!" Siwon memerintah pelayan yang datang menyuguhkan minuman
"baik tuan muda!" jawab pelayan itu
Tidak lama Heechul datang membawa tas karena dia memang hendak pergi
"annyeong! Song Guk Oh imnida" polisi Song mengenalkan diri
"Kim Heechul imnida" Heechul menganggukan kepalanya
"mianata kalau kami mengganggu aktifitas anda! Apa anda mengenal barang ini?" polisi Park menunjukan gelang platina itu pada Heechul
"kenapa gelang itu bisa ada ditangan anda? Gelang itu pemberian mendiang suami saya sebagai hadiah pernikahan kami" jawab Heechul tenang
"jadi gelang ini milik anda?" tanya polisi Song
"nee! Waeyeo?" tanya Heechul penasaran
"gelang ini kami temukan dilokasi dimana jasad Siwan-ssi ditemukan" jawab polisi Park berhasil membuat Heechul tersentak
"mwo?" Heechul menatap Siwon dengan tatapan heran
"apakah anda kehilangan gelang ini?" tanya polisi Song
"nee! Saya kehilangan gelang ini saat perjalanan menuju pulau Nami" Heechul berusaha mengingat
"maaf nyonya untuk sementara anda harus ikut bersama kami untuk memberikan keterangan, karena disini anda bisa menjadi tersangka utama atas pembunuhan Siwan-ssi. Gelang ini adalah buktinya! Kami juga meminta sample rambut anda untuk kami cocokan dengan rambut yang sudah kami dapat" ujar polisi Park
"mwo?" Heechul tersentak
"kami akan menahan anda sementara sampai hasil tes DNA keluar" polisi Song menambahkan
"apa anda bisa membuktikan kalau saya adalah pembunuhnya?" Heechul mendesak
"gelang ini bukti kami sementara nona!" jawan polisi Song
"kapan anda menemukan jasad itu?" Heechul terus mendesak
"kemarin sore nyonya berdasarkan pengaduan warga yang mengeluhkan bau yang keluar dari mobil milik Siwan-ssi!" jawab polisi Song
"dimana mobil itu ditemukan? Dan pasti sudah bisa ditentukan bukan berapa lama kira – kira Siwan meninggal?" Heechul mencoba membela diri
"dugaan sementara Siwan-ssi meninggal 4 hari yang lalu nyonya" giliran polisi Park menjawab
"saya punya alibi yang kuat yang bisa membuktikan bahwa saya bukan pelakunya!" Heechul terus berusaha
"apa buktinya?" polisi Song bertanya
"empat hari yang lalu saya bermalam dirumah sepasang suami istri dijalan lintas. Esok harinya saya dalam perjalanan ke pulau Nami juga bermalam disana setelah itu saya kembali pulang kesini. Jadi kapan waktu saya untuk melakukannya?" Heechul memang cerdas
"keterangan itu bisa anda berikan pada kami dikantor nyonya! Sekarang anda ikut kami terlebih dahulu karena kami memerlukan bukti pendukung dari keterangan anda barusan" polisi Park memerintah anak buahnya untuk membawa Heechul
"anda tidak bisa memperlakukan saya seperti itu! saya bukan tersangka! Tidak perlu memaksa saya apalagi sampai berani menyentuh saya! Saya bisa keluar sendiri" Heechul menjinjing tas tangannya dengan kasar melangkah keluar dengan langkah yang berat
"apa anda memang harus membawanya?" Siwon tampak mengkhawatirkan Heechul
"benar tuan! Kami memerlukan keterangan dari Heechul-ssi" jawab polisi Park
"kami mohon diri tuan! Nyonya! Kami akan segera mengabari kabar pada kalian secepatnya" polisi itu pamit meninggalkan Siwon dan Leeteuk dalam duka
tbc
hayoo kira - kira siapa pelakunya?
pasti ada yang bisa menebak
tiap hari update dehh biar pada ga envy sama ff wonkyu :p
yg sekarang segini dulu yah! soalnya pas ngetik keganggu ama SMtown di RCTI hehhe
keep reading yah
jgn lupa review!
