Disclaimer : TVXQ! Milik Tuhan, Orang Tua, Agensi, Diri sendiri, Cassiopeia dan BigEast
Cast : TVfXQ!'s members (HoMin+JYJ) and Other Cast
Genre : Romance
Rated : T
Warning : BoysLove, MalexMale, YAOI, Typo, Genderswitch for Heechul and Leeteuk¤¤¤¤¤
"Bagaimana kalau kita kabur"
"MWO? eh?" Jaejoong celingak-celinguk saat mendengar suara lain selain dirinya.
"Yun, tadi kau dengar suara lain tidak?"
"Ck, itu hanya perasaan mu Jae..jadi bagaimana? Kita kabur saja, ne?" Yunho merajuk dengan wajah memelas nya dan itu sukses membuat Jaejoong memutar bola matanya malas.
"Yah! Jung, kemarin-kemarin kemana saja~ kau baru sembuh dari amnesia ya?"
"Maksudmu" Yunho memandang Jaejoong bingung mengharap penjelasan dari jawaban tak nyambung Jaejoong.
"Ck, kau sendiri yang memulai ini semua. Kau dengan seenak nya menerima pertunangan ini, lalu sikap mu kemarin-kemarin itu seolah kau memang menginginkan perjodohan kita, tapi sekarang? Kau menyuruh ku kabur, eoh Jung Yunho? Kau gila! Sebenarnya apa yang selama ini ada di otakmu? Kenapa kau baru menolak perjodohan ini sekarang" cerocos Jaejoong panjang lebar sambil berkacak pinggang layak nya istri yang memergoki suaminya selingkuh.
'Ish namja ini cerewet sekali' batin Yunho.
"Ayolaah Boo..yang kemarin-kemarin itu lupakan saja. Ayo kita kabur agar pernikahan kita batal" Nah! Keluarlah sekarang sifat manja beruang mesum yang tampan ini. Kalau ada maunya saja dia memanggil Jaejoong dengan panggilan manisnya.
"Ish biar aku pikirkan dulu" Jaejoong mengacak rambut nya frustasi. Ia dudukan tubuh mungilnya di lantai atap itu kemudian di ikuti Yunho yang duduk di sampingnya.
-Meanwhile-
"MWO?"
"sssttt" Changmin dan Yoochun membekap mulut Junsu. Mereka kaget dengan pekikan Junsu yang tiba-tiba itu dan membuat tangan mereka refleks membekapnya.
Saat Junsu terlihat tenang, mereka melepaskan tangan nya dari mulut Junsu membuat namja lumba-lumba itu menarik nafas panjang karna sempat sesak.
"Yunho dan Jae hyung akan kabur" ucap Junsu pelan.
"sebenarnya apa yang ada di otak namja beruang itu" sunggut Junsu emosi sambil mempoutkan bibirnya.
Glup~
dua namja tengah menelan salivanya dengan susah payah.
'Ya Tuhan kuat kan aku dari godaan namja imut ini' batin Yoochun berusaha menahan hasratnya.
'Aish kenapa aku merasa lapar melihat pose Junchan seperti itu' Yang ini pastinya isi hati uri maknae Changmin.
"Ini tak bisa di biarkan. Aku tak akan membiarkan mereka membatal kan pernikahan nanti" rancau Junsu pada dirinya sendiri tanpa menyadari tatapan penuh gairah dari dua namja di depan nya.
"Su" panggil YooMin bersamaan.
"Apa?"
JEDUG!
"Aish...appo"
"awh"
pekik YooMin pelan sambil mengelus kepala mereka yang saling berbenturan. Niatnya sih mau poppo Junsu tapi yang ada malah kepala mereka yang saling berciuman.
"Kalian kenapa sih?" tanya Junsu polos. Yang di tanya hanya bisa menggelengkan kepalanya. Apa jadinya kalau mereka mengatakan yang sejujurnya bahwa mereka mencoba merebut kevirginan bibir namja imut itu. Yang ada mereka bisa di tendang.
"Ck, aneh" Junsu melangkah pergi meninggal kan dua namja yang masih sibuk meringis itu tanpa peduli sama sekali.
"Ini semua gara-gara kau hyung"
BLETAK!
"aaakhh appo" Changmin kembali meringis saat mendapat jitakan maut dari Yoochun yang kini juga pergi meninggal kan nya sendirian.
"Ish...akan ku buat jidatmu makin lebar hyung" gumam Changmin mengikuti jejak YooSu meninggal kan tempat sepi itu.
.
.
.
"Joongie~ kau sudah pulang chagi" Heechul memeluk Jaejoong dengan semangat hingga tubuh Jaejoong hampir terjengkang ke belakang.
"Ck, apa sih? Umma tumben sekali menyambut ku pulang" Jaejoong melepas pelukan ummanya yang membuat dia sedikit risih.
"Ish...tak apa dong chagi~ lagi pula kan nanti umma belum tentu bisa menyambutmu lagi kalau kau sudah menikah"
"Huft umma aku tak ingin menikah" perkataan Jaejoong tanpa sadar memancing aura hitam dari tubuh Heechul. Jaejoong yang semula biasa saja sudah mulai merasa bulu kuduknya merinding.
"Kim Jaejoong...beraninya kau" desis Heechul di sertai delikkan mata tajam nya.
"A-aku ke kamar umma" karna merasakan sinyal-sinyal yang menandakan nyawa nya sedang terancam Jaejoong pun berlari dengan kecepatan penuh menuju kamarnya.
"Kau tak bisa lari Jaejoongie...nyehehe" gumam Heechul menyeringai penuh misteri.
"Aku pulang"
"Ah Yunnie, kau sudah pulang chagi" ujar Leeteuk senang. Yunho mengecup pipi umma nya itu dengan sayang.
"Ne, umma!" kata Yunho setelah ia mendudukan tubuh kekarnya di samping Leeteuk. Leeteuk mengernyit kala melihat wajah kusut anaknya.
"ada apa chagi? Ada masalah di sekolahmu? Mukamu kusut sekali" tangan lembut Leeteuk terulur mengelus pipi Yunho sayang membuat Yunho menikmatinya seraya memejamkan matanya.
"Ani umma" ucap Yunho bohong.
"Jeongmal?"
"umma, soal pernikahan ku dengan Jaejoong..apa itu tak terlalu cepat" Yunho menatap Leeteuk penuh harap.
"Tentu saja tidak chagi. Bukankah kau senang, eoh? Selama beberapa hari ini umma lihat kau begitu mesra dengan Joongie"
Yunho memanyunkan bibir hatinya mendengar penjelasan ummanya. 'Jadi ini semua benar-benar karna aku? Kalau begini sih namanya senjata makan tuan' rutuk Yunho penuh penyesalan dalam hatinya.
"Tapi umma..aku kan masih sekolah...nanti jika aku tidak konsentrasi belajar bagaimana?" kilah Yunho mencoba memutar balik pikiran ummanya.
BLETAK!
"ADAW" Yunho meringis saat merasa sebuah jitak kan maut mendarat mulus di kepalanya. Hampir saja ia melemparkan sumpah serapah pada si pelaku penjitak kan tapi nyalinya langsung ciut begitu saja saat melihat sosok tinggi besar yang kini sudah duduk tenang seolah tak melakukan apa-apa padanya.
"Appa! Kenapa menjitak ku?" Yunho mengusap jejak jitakan appa nya.
"Jangan berpikiran bodoh Yun" jawaban Youngwoon membuat Yunho mendecih.
"appa ini bicara apa sih?"
"chagi dengar umma" Leeteuk menangkup wajah kecil Yunho agar menatapnya. "melihat sikap mu pada Joongie akhir-akhir ini, pernikahan adalah jalan yang terbaik sayang" Yunho mengernyit tak mengerti.
"Lebih baik menikah kan kalian dahulu sebelum terjadi sesuatu yang memalukan terjadi terhadap Joongie" lanjut Leeteuk menyeringai.
Tak mengerti, Yunho hanya diam saja menunggu penjelasan lebih dari sang umma.
"umma tak mau kau menghamili Joongie di luar nikah. Makanya umma dan Kim ahjumma menikahkan kalian dulu, soal sekolah itu bisa di atur."
Deg~
'Mwo?'
Deg~
'aku menghamili gajah cebol itu?'
Deg~
'bagaimana umma bisa berfikir begitu'
tanpa sadar wajah Yunho memanas. Mendengar kata hamil membuat pikiran nya berfantasi liar, sekilas membayangkan dirinya dengan Jaejoong tengah melakukan proses kegiatan yang nantinya akan membuat perut Jaejoong mengembung(?).
"Aish" Yunho menepis pikiran-pikiran nistanya. Ia menggeleng kuat masih dengan wajah dalam tangkupan tangan umma nya.
"Yun. Wae?" tanya Leeteuk heran melihat tingkah nya.
"A-ani umma. Aku ke kamar dulu" Yunho beranjak dari duduknya dan mulai berlari dengan kecepatan cahaya menuju kamarnya. Jangan lupakan dengan kondisi wajahnya yang masih merona hebat.
"Jae..bagaimana? Kau mau kabur kan?" tanya Yunho memelas membuat Jaejoong kesal karna pagi-pagi sudah ada yang membuat nya pusing.
"Tidak" singkat dan padat. Dan itu sukses membuat wajah Yunho cengo.
"w-wae?"
Jaejoong diam tak mau menggubris pertanyaan Yunho. Yunho yang di acuhkan mulai berpikir yang aneh-aneh.
"a-apa kau menyukai ku?" tanya Yunho dengan tatapan yang sulit di artikan.
Jujur Jaejoong merasa mual mendengar pertanyaan yang baginya itu adalah hal 'mustahil' jika terjadi.
Yunho mengkeret. Perlahan dia mulai memundurkan kaki nya selangkah demi selangkah.
'ada apa dengan beruang itu' Jaejoong menautkan alisnya bingung.
"tidak mungkin kau menyukai ku kan Jae?" gumam Yunho masih dengan wajah yang sulit di artikan.
Jika Jaejoong menyukai nya. Maka pernikahan ini benar-benar akan terjadi. Dan jika mereka menikah, mereka pasti akan menjadi sepasang suami-istri kan?. Dan jika mereka sudah resmi menjadi suami-istri, mereka pasti akan melakukan...melakukaaan?
Seketika sekelebat bayangan tentang 'membuat Jaejoong hamil' melintas dengan indah di otaknya. Jantungnya berdebar kencang, keringat dingin mulai muncul di pelipisnya.
"andwae! Jangan Jae.. ANDWAE"
Jaejoong mengernyit melihat sikap aneh Yunho yang tiba-tiba berlari dari ruang kelas nya setelah sejenak terlihat sedang memikirkan sesuatu yang jelas Jaejoong tak tau apa itu.
Jaejoong mengendik kan bahunya tanda tak peduli dan kembali duduk tenang di bangkunya.
BRUGH!
"aw!" pekik Junsu meringis merasakan butt nya berbenturan dengan lantai koridor.
"Ish...siapa sih yang lari-lari" Junsu menoleh kan kepalanya ke belakang mencari si namja yang telah menubruknya dan membuatnya jatuh terduduk dengan tidak elit. Alisnya menyatu saat ia melihat seseorang yang terlihat berlari belum jauh dari tempatnya jatuh.
"Yunho hyung? Ada apa dengan nya" gumam Junsu. Tak mau ambil pusing dia pun bangkit dari jatuh nya dan segera masuk ke kelasnya.
"Sudahlah Yun...jangan ambil pusing. Terima saja pernikahan ini" Yunho mendongakan wajah nya dan mendelik tajam pada orang yang seenak nya menyuruh ia menerima pernikahan ini.
"Kau gila Park Yoochun" usai mengucapkan kata itu Yunho kembali menangkup kan wajahnya di meja.
"Ck, lalu kau mau bagaimana? Kabur? Jangan harap bisa Yun."
Yunho terdiam. Bagaimana bisa Yoochun tau jika ia berniat kabur, pikir Yunho.
"Lagi pula dari awal kau yang membuat mereka melakukan ini"
Yunho mencelos saat mengingat ini semua hasil perbuatan nya. Tak menyangka ide membuat Jaejoong menyukai nya akan berujung dengan pernikahan.
"Jika aku jadi kau. Mungkin aku akan menerima pernikahan ini. Kalau di pikir tak ada rugi nya kan? Jaejoong itu cantik, matanya besar, hidung nya mancung, kulitnya putih mulus, dan bibirnya...ah memikirkan ini membuat ku mempunyai hasrat untuk mencium nya."
BLETAK!
"AW! Yah!"
"Jangan bicara lagi Park jidat lebar." ucap Yunho setelah dirinya memberi geplakan pada namja di samping nya.
"Wae? Aku benar kan? Aku hanya berandai jika aku jadi kau mungkin aku akan menerima pernikahan ini" ujar Yoochun sambil mengelus kepalanya.
"Ish..." Yunho mendelik kesal pada Yoochun. Bisa-bisanya namja itu mendeskripsi kan Jaejoong hingga sebegitu nya. Tapi tak ia pungkiri bahwa perkataan Yoochun benar adanya. Jaejoong itu walaupun namja tapi dia sangat cantik. Apalagi saat Jaejoong memakai gaun di Wedding Shop tempo hari. Itu membuat nya lebih..err...menggoda.
'Ck, apa yang kau pikirkan Jung' Yunho menggetok kepala nya sendiri membuat Yoochun menahan tawa melihat tingkah sahabatnya.
'Sepertinya pernikahan antara Jung Yunho dan Kim Jaejoong benar-benar akan menarik' seringai Yoochun dalam hati.
Bel menandakan sekolah telai usai. Waktunya siswa-siswi Dong Bang HS menghirup udara segar di luar area sekolah. Begitupun dengan namja cantik dan namja imut yang terlihat sedang berjalan menuju gerbang sekolah.
"Kau jadi di jemput Su?"
"Ne hyung~"
"Tumben sekali kau ingin di jemput supirmu"
"Jika tak ada dua orang yang selalu mengganggu perjalanan pulang ku, mungkin aku masih ingin pulang naik bis" ucap Junsu menggembung kan pipinya. Entah kenapa ia mendadak kesal saat membicarakan dua orang yang selalu mengganggu nya akhir-akhir ini.
"Hahaha...mereka menyukai mu Su-ie" ucap Jaejoong sambil tertawa renyah.
"Ck, tapi aku tak suka. Mereka itu selalu bertengkar dan membuat ku kesal." kali ini Junsu mempoutkan bibirnya.
"Lama-lama juga kau akan terbiasa Junsu-ie"
"Huft...eh ngomong-ngomong bagaimana soal pernikahan mu?" tanya Junsu mengalihkan pembicaraan.
"Haah~ entahlah..aku pasrah saja. Aku tak mau mati muda di tangan umma jika aku menolak keinginan nya"
"Yes! Jadi kau tak jadi kabur kan hyung"
Jaejoong memandang Junsu kaget. Junsu yang menyadari ada kesalahan langsung menutup mulutnya.
"Dari mana kau tau jika aku pernah berniat kabur?" Jaejoong memicingkan matanya membuat Junsu salah tingkah.
"Ah- a..ani hyung bukan begitu" Junsu makin kalang kabut saat melihat Jaejoong mendelikan matanya tajam seakan mengintimidasi dirinya.
Tiin Tiiin *bunyi klakson*
"Ah jemputan ku sudah datang. Aku pulang duluan ne hyung..gomawo sudah menemani ku" Junsu segera berlari menuju mobil jemputan nya meninggal kan Jaejoong yang masih di landa penasaran.
TBC
Mian jika ceritanya makin ngawur, jujur aja Lu lagi gak ada niat buat lanjutin.
Tapi kalau ga di lanjut Lu ngerasa punya hutang.
chap depan Yunjae married !
RnR pleaseeee?/
