Caught
Jam pelajaran terakhir telah usai. Semua murid di kelas yang sudah lelah dan capek dengan pelajaran Matematika tadi hanya mengeluh dan tak sedikit juga ada yang meregangkan tangan mereka tinggi-tinggi.
Kyuubi yang tumben sekali memperhatikan pelajaran, hanya menjatuhkan kepalanya ke meja dan menghela napas panjang.
'Kalo aja minggu kemarin gue nggak bolos, gue nggak bakal kewalahan kayak sekarang,' pikirnya.
Yeah, untuk seorang Kyuubi, bolos itu sudah biasa. Namun jika dia bolos di mata pelajaran yang merupakan kelemahannya, itu adalah perbuatan tak termaafkan. Kyuubi tidak bisa membiarkan seseorang bermarga Uchiha yang sedang tidur dengan pulasnya meraih posisi pertama lagi.
Tunggu … Si Kampret itu tidur?!
Kyuubi yang tak sengaja menghadapkan wajahnya menatap Itachi yang sedang tertidur di meja seberang hanya melotot tak senang. Orang sedang susah payah, dia enak sekali tidur.
"Kalo suka sama wajah gue kenapa gak bilang aja, Kyuu?" ujar Itachi yang masih menutup matanya, kemudian membuka sebelah matanya dan mengedip genit pada Kyuubi.
THE HECK.
Kyuubi menimpuk kepala Itachi menggunakan kamus bahasa Jerman yang lumayan tebal sekeras mungkin.
"Sebaiknya lo nggak usah bangun selamanya, Sialan."
[a/n]: Ahahaha—ha … haha … ha….
Hai semua, saya kembali lagi mengupdate drabble bulukan nan nista ini. Mohon maaf jika drabble yang satu ini noraknya minta ampun.
Gila aja drabble ini nggak diupdate dari bulan Februari tahun lalu. Malas amat saya ternyata /yudonsey/.
Adakah yang mengharapkan drabble ini update lagi? Jika masih ada yang mau drabble ini update, saya dengan senang hati cari plot yang bagus dan mempertahankan drabble ini. Kalo engga ada, ya saya discontinue atau saya tamatkan daripada saya terus terbeban hutang update. Hehe.
