Haloooo!

Maaf kalo kurang kilat!

Chapter ini gx akan mirip ama manga nya dan ini chapter terakhir fight nya! Next Chapter akan Full NaLu.

Maaf ada miss typo di chapter 5. 73 poin sabertooth itu seharusnya 75.

Selamat hari Idul Fitri bagi yang menjalankannya.

Up Date kilat ini adalah persembahan untuk hari suci ini.

Kalau ada yang masih persis di manga. Maklumi ya! Namun kayaxnya Natsu gx akan kuat seperti di manga! Mumpung figth chapter terakhir.

Terima Kasih buat:Niha-chan The Nekoni, Setsuko Mizuka ,Near1001, Shapire Blues

Langsung ke Cerita!

More Than Friend

Chapter 7

Diclaimer:

Hiro Mashima

Don't Like Don't Read.

Sting berubah menjadi Dragon Force Mode dan langsung mengeluarkan pukulannya yang diselimut sihir putih ke arah Natsu. Natsu menahan diri supaya tidak terpental.

Natsu pun mengeluarkan tendangannya ke arah Sting lagi. Tapi Sting menahannya dengan tangan kanan.

Natsu memutarkan tubuhnya dan langsung menghatam wajah Sting dari bawah. Namun Sting sama sekali tidak kesakitan.

Kali ini Sting yang memutarkan badan dan melihat celah. Dia pun memukul wajah Natsu.

Pukulannya keras sampai-sampai tubuh Natsu sedikit bergerak ke belakang. Namun Natsu berdiri tegak kembali.

"Fire Dragon's" Api menyala di tangan kanan Natsu.

"Iron Fist"

Pukulan Natsu yang diselimuti api mengarah ke dia sangat mudah menahan dengan mudah.

Natsu berlari menuju Sting lalu melompat dengan kaki berselimuti api.

"Fire Dragon's Claw"

Kaki Natsu pun mengarah ke Sting. Sting menghindarinya dengan melompat kebelakang lalu menendang wajah Natsu. Namun Natsu belum menyerah.

Tangan Natsu dibungkusi api dan dia melakukan serangan bertubi-tubi. Tetapi semuanya dapat dihindari Sting.

Sting melompat dan menguarkan sihirnya.

"White Dragon's Roooaaaarr"

Sting menghancurkan lantai arena. Semua penonton tercengang melahatnya.

"D-dia menghancurkan arena" kata Erza. Tampak di bawah arena yang hancur ada sebuah kota bawah tanah.

Natsu yang baru saja berpijakan di dasar lantai langsung menerima pukulan kuat dari Sting.

Saking kuatnya, Natsu terpental mengenai tembok bangunan bawah tanah.

"White Dragon's Roar" hembusan sihir putih yang bersar keluar dari mulut Sting.

Natsu yang melihat serangan itu pun melompat menghindar. Sihir Sting itu pun menghancurkan tembok bangunan sampai berkeping-keping.

Natsu yang berhasil menghindar, berlari menuju Sting. Dia melakukan serangan demi serangan.

Namun Sting menggengam tangan natsu erat. "Cuma segini?" tanya Sting. Sting langsung menyerang perut Natsu denagn lututnya. "Arrgh" erang Natsu.

"Itulah yang ku tunggu" ujar Natsu sambil mengusap mulutnya dengan tangan.

"Secret Dragon Slayer Art:"

Sihir putih itu pun mengumpul di tangan Sting.

"Holy Nova!" Sihir Sting yang bersar itu pun langsung menerjang Natsu. Sihir itu sangatlah lebih kuat sehingga Natsu tidak mampu menahannya.

BLAAARRR

Serangan itu pun berhasil mengenai Natsu. Natsu kembali terpental keras. Menabrak dinding tembok dan terjatuh. Bajunya sudah compang-camping.

Team Fairy Tail terdiam melihatnya.

Natsu berusaha bangkit. Sting berdiri memperhaitkannya. "Kau memang taguh Natsu~san" puji Sting tersenyum.

Natsu sudah berdiri tegak dengan nafas terengah dan berkata"Aku mau tanya sesuatu" "Apa itu?" tanya Sting. "Kenapa kau ingin sekali mengalahkanku?" Sting terdiam dan mulai bicara "Karena aku telah berjanji" "Janji?".

"Aku berjanji pada Lector bahwa aku akan mengalahkanmu" Sting melihat ke atas ke tempat kucingnya Lector.

Walau Lector tidak melihat Sting karena terlalu jauh dibawah tapi dia bis memperhatikannya melalui lacrima vision bahwa Sting melihatnya. Setelah itu, Sting kembali menghadap ke arah Natsu.

"Dengan mengalahkanmu, itu membuktikan bahwa aku telah berhasil memngalahkan naga! Akan kubuktikan sekarang! Demi janjiku pada Lector!" ucap Sting serius. "Sting~kun..." Lector terharu.

Natsu yang dari diam mulai tersenyum "Kalau begitu, Majulah!" ucapnya sembari memutar kedua tangannya berselimutkan api.

"Sesuai keinginanmu Natsu~san!" Sting berlari menuju ke arah Natsu.

"Secret Dragon Slayer Art:"

"Blazing Explosion Flame Blade"

Hempasan api pun menuju ke arah Sting namun dia menahan. Natsu melesat menuju ke arah Sting dengan tubuh penuh api.

"Fire Dragon's Edge"

Serangan itu berhasil mengenai Sting tapi Sting menahannya lagi. Sting langsung menekan punggung Natsu sampai tubuh Natsu membentur tanah.

Sting melompat mundur dan mengumpulkan sihir dengan kedua tangannya. "Maaf Natsu~san...tapi ini sudah berakhir" ucapnya pelan.

Natsu berusaha berdiri namun tubuhnya tidak bisa bergerak. "Ke...kenapa tubuhku tidak mau bergerak". "Itu karena aku membuat Tanda Cakar Naga Putih di pungungmu" ucap Sting tersenyum.

"A-apa?" Natsu terkejut mendengarnya. "Jadi waktu dia menekan punggungku...dia membuat tanda itu lagi?" pikir Natsu.

"Walau kau bisa membakarnya tapi sudah terlambat...Terimalah ini!" seru menluncurkan sihirnya.

"Holy Ray!"

Hujan sihir putih langsung menuju ke arah Natsu. Natsu tidak punya waktu untuk membakar tanda di punggungnya dan ditambah tanda yang sekarang lebih kuat.

"N-Natsu" kata Gray. Sihir itu pun terus mendekat...

.

.

.

.

BLAARRRR...BLARRRR!

Natsu menerima serangan dahsyat itu. Tubuhnya terus bergerak mundur karena efeknya dan membentur diding tanah namun serangan itu belum berakhir.

"BERHENTI!" seru Lucy menangis.

Serangan terlalu besar senhingga tubuh Natsu tidak terlihat, yang terlihat hanya benturan sihir itu.

Akhirnya Sting menghentikan serangannya. Debu mesih menggumpal dan perlahan menghilang.

Terlihat tubuh Natsu yang terluka parah namun masih berdiri. Bibir dan pelipisnya mengeluarkan darah.

Bruuukk

Tubuh Natsu jatuh berlutut dan kemudian terlentang.

Semua orang terpaku melihatnya dan semua Fairy Tail member melihatnya dengan mata terbelalak. Hampir semuanya menitikan air mata.

"N~N~Nattsuuu..." Lucy terisak melihatnya. Gray menekan kedua rahang giginya. Erza terdiam. Wendy juga menitikan air mata dengan Charle di sampingnya. "Natsu..." wajah Happy berlinang air mata. PantherLily terdiam juga.

"Salamander..." ucap Gajeel tak kalah terkejut. Mirajane, Lisana, Levy dan semua member menangis.

- Sabertooth Member-

Minerva tersenyum. "Sesuai dengan yang ada di Memoryku" ucap Rufus. Orga mengepal tangan karena senang.

Rouge hanya diam. Sedangkan Lector menangis terharu dengan Fro yang tersenyum.

"Kau lihat sekarang! Siapa guild terhebat...Dasar Fairy Tail sampah" kata Master Jiema.

-Arena Pertarungan-

"Kau memang hebat Natsu~san...tapi pada akhirnya akulah yang menang" ucap Sting mau melangkah pergi. Tubuhnya sudah kembali seperti semula.

.

.

.

.

"S-sulit dipercaya...Sting yang tadinya terdesak, sekarang mengalahkan Natsu dengan telak! Berarti Guild Nomor 1 adalah..."

"FAIRY TAIL!" (Backsound : Fairy Tail OST Dragon Slayer Theme)

Sting terkejut setengah mati mendengar suara dari belakangnya. Dia menengok ke belakang dan matanya terbelalak sempurna. Dia tidak percaya dengan apa yang dia saksikan.

Natsu berdiri tegak sambil memandangnya. "Ti-tidak mungkin...Aku m-menggunakan Dragon Force t-tadi!" kata Sting berbata-bata.

"Itu memang kekuatan yang dahsyat...Aku dulu pernah menggunakannya...hosh..hosh" ucap Natsu kekelahan.

"Ternyata kau tidak seburuk yang kukira...kau bertarung karena sebuah janji dengan nakamamu" Sting memperhatikannya "Nakama?".

"Kau punya ikatan yang kuat dengan kucingmu dan itulah yang membuatmu kuat...aku bisa merasakan" kata Natsu dengan cengirannya.

"Ikatan...membuatku kuat?" pikir Sting.

"Tapi hanya satu ikatan saja itu belum cukup untuk mengalahkanku...kami Fairy Tail...punya ikatan satu sama lain, itulah yang membuat kami kuat" kata Natsu mengusap mulutnya.

Semua Fairy Tail member memperhatikan Natsu. Lucy tersenyum dengan semburat merah di pipinya. "Natsu...kau" ucap Master Makarow. "Dia...berjiwa seorang Fairy Tail sejati" ucap Master Mavis pelan dan tersenyum.

"NAATSUUUU!" semua member Fairy Tail meneriakan namanya.

Natsu pun mengeluarkan cengira lebarnya.

"Aku mendengarnya...Perasaan semuanya...Aku tidak akan menyia-yiakannya...Akan kuperlihatkan bagaimana kekuatan ikatan Fairy Tail"

Peitr muncul dan menyebar di seluruh tubuh Natsu. Api pun muncul menyertainya. "I-itu..." Sting terkejut melihatnya. Begitu juga dengan Master Jiema "petir yang sama saat bocah itu melawanku" pikirnya

- Fairy Tail member-

"Bukannya itu..." ucap Gray. "Petir dari Laxus" dilanjutkan Erza. " Ligthing Flame Dragon" ucap Wendy pelan. Lucy terdiam. "Sugoi..." ucap Happy.

"OY! Dari mana Si Salamander itu dapat kekuatan itu" gerutu Gajeel. "Aku yang memberikannya" ucap Laxus. "Apa! Bagaimana?" tanya Mira. "Nanti kujelaskan...sekarang lihat saja bagaimana kekuatannya" Laxus melipat tangannya.

"Seperti waktu itu..." pikir Max mengingat kejadian saat dia dan Natsu bertarung iseng-isengan. Sedangkan Fairy Tail member yang lain terpaku melihatnya.

-Arena Pertarungan-

Sting langsung merubah dirinya kembali menjadi Dragon Force. Natsu pun bersiap juga. Tiba-tiba dia langsung menyerang Sting tepat di wajahnya.

Sting terpental dan berusaha memposisikan diri namun Natsu telah ada di atas dengan kedua tangannya mengepal berlapiskan petir.

JDARRRR

Natsu memukul punggung Sting dan langsung menendang wajahnya. Sting terhempas namun bersiap menyerang.

"White Dragon's Roar"

Serangan raungan mengarah ke Natsu. Dengan melompat, Natsu berasil menghindar. Sting pun melompat ke arah Natsu dan langsung menyerang wajah Natsu dengan pukulannya.

Natsu mengelak dengan mudah dan memukul balik Sting. "Arghhh" erang Sting.

Natsu membentangkan kedua tangannya yang diselimuti api dan petir.

"Ligthing Flame Dragon's Wing Attack"

Sting pun kembali terkena serangan Natsu. Sting bangkit dan melompat mundur. Sting mengumpulkan sihir di tangannya.

"HOLY RAY"

Hujan sihir pun kembali menuju ke arah Natsu dan mengenainya. "Natsu!" seru Happy.

Melihat Natsu yang terkena serangan itu, Sting tersenyum namun setelah itu dia terkejut melihat Natsu sama sekali tidak terluka.

Natsu kembali melompat tinggi dan mengeluarkan sihirnya.

"Api menyala di tangan kanan...Petir menyambar di tangan kiri...dan semuanya bersatu"

Natsu mengabungankan kedua tangannya yang berlapiskan api dan petir.

"Ligthing Flame Dragon's Brilliant Blaze"

BLAAAAARRRR

Gumpalan api dan petir langsung menju Sting dan menghancurkan daerah sekitarnya.

Gumpalan tipis menyebar. Terlihat Sting yang berlutut karena menerima serangan tersebut. "Sting~kun.." Lector khawatir.

Natsu mendarat dan memperhatikan Sting yang sudah berdiri dari gumpalan debu.

"Hebat sekali...tidak heran Master sedikit kewalahan menghadapimu" ucap Sting mengusap mulutnya. Natsu mulai bicara "Seharusnya kau tidak menerima didikan kakek tua itu".

"Apa maksudmu?" Api dan petir yang menyelimuti tubuh Natsu melemah. "Kakek tua dari Sabertooth itu tidak tau arti pertemanan...dan kau mengikutinya, itulah yang membuatmu lemah".

Sting pun menyeritkan dahinya dan kembali menaikan kekuatan sihirnya dan berkata "Apa kau bilang aku lemah...aku adalah Dragon Slayer sejati yang telah membunuh naga...akan kutunjukan padamu!".

Melihat Sting yang meningkatkan kekuatan, api berkobar kuat disertai petir menyambar di tubuh Natsu dan langsung menuju Sting. "Kalau begitu...KEMARILAH!".

"SESUAI KEINGINANMU! NATSU~SAN!" Sting juga menuju ke Natsu dengan kekuatan penuh.

DUARRRRR

Mereka berdua menabrak satu sama lain. Mengeluarkan semua kekuatan. Saling membalas memukul dan menendang.

"Woooww!...Kedua Naga ini bertarung mati-matian dan sama sekali tidak ada yang ingin mengalah"

Natsu menendang muka Sting dan dibalas pukulan Sting di perut Natsu. Pertarungan mereka terlalu dahsyat sampai-sampai kota bawah itu hancur lebur.

Anggota Fairy Tail, Sabertooth, dan penonton terpana melihatnya.

"Peraturangn yang sangat sengit...namun waktunya tinggal 1 menit lagi...Jika pertandingannya seri...maka Sabertoothlah yang menang"

Mendengar hal itu, anggota Sabertooth begitu senang karena mengira mereka sudah pasti menang. "Tinggal satu menit ya? Kita pasti menang!" ucap Minerva. Lector dan Frosh berlompat gembira.

"B-bagaimana ini...waktunya apa akan cukup? gumam Gray. Yang lain hanya diam menyaksikan.

"Hahaha...lihat Natsu~san! Kamilah yang akan menang!" ujar Sting melompat tinggi menjauh dari Natsu. Natsu yang yang sudah sangat kelelahan memperhatikannya.

"Siiiaaaaaal...waktunya sedikit sekali...tidak ada cara lain, aku harus menggunakan itu.." pikir Natsu.

"Tapi akan ku akhiri dengan ini" Sting mengembungkan pipinya.

"OOOHH...sepertinya Sting mau memberi ucapan selamat tinggal pada Natsu"

"Ini adalah raungan dengan kekuatan penuh" ucap Lector.

"White Dragon's"

"ROOOAAAARR"

Raungan penuh kekuatan mengarah ke Natsu tapi Natsu hanya diam. "NATSUU..." ujar Lucy.

Tiba-tiba Natsu tersenyum. (Backsound: Dragon Force OST theme)

Dia mengumpulkan api dan petir di mulutnya.

"Ligthing Flame Dragon's"

"Itu..." gumam Erza.

Sihir Sting maik dekat.

"ROOOOOOAAAAAARRR"

Hempasan raungan sihir pergabungan api dan petir yang dahsyat keluar dari mulut Natsu. Saking dahsyatnya, tanah yang menopang Natsu hancur.

Sihir Sting tidak mampu menandinginya dan hancur dilewatinya. Sting pun terkena serangan dahsyat itu.

Serangan itu terus menuju ke atas samp langit. Semua penonton berpegangan karena angin berhembus kencang.

Perlahan sihir itu lenyap dan menghilang. Namungumpalan debu memenuhi arena pertarungan dan perlahan mehilang juga.

Terlihat sesosok orang tergeletak di arena pertarungan yang hancur lebur dan satu lagi berdiri.

Gong pun berbunyi menandaan pertarungan berakhir.

"Da...dahsyat sekali yang serangan tadi...siapa yang menang?"

Debu perlahan menghilang dan terlihat sesosok orang berambut pirang berbaring.

Anggota Fairy tail dan Sabertooth diam tak dapat berkata apa-apa. Mereka belum percaya apa yang telah terjadi.

Debu sudah menghilang, terlihat seseorang. Bermata onyx hitam dan berambut merah muda. Dia berdiri tegak walau sudah sangat kekelahan.

"M-menang..." gumam Master Makarow.

Walau dengan kondisi seperti itu, dia mengeluarkan cengiran lebar dan kemudian menarik nafas dalam-dalam.

.

.

.

.

.

"YAAAAAAAAAA...INILAH GUILD NOMOR 1...FAIRY TAIL!" (Backsound: Fairy Tail Main Theme)

Natsu berteriak sekencang-kencangnya sambil tangan menunjuk ke atas.

"HOOOOOOOREEEEEEEE" semua anggota juga berteriak penuh kesenangan sambil menangis. Lucy dan Wendy berpelukan erat. Gray, Erza, Gajeel, Laxus dan yang lain tersenyum. Happy terbang kesana-kemari.

"Natsu dari Fairy Tail lah pemenangnya! Hasil poin Fairy Tail 75 Sabertooth 74! Jadi guild no 1 adalah FAIRY TAIL!"

"Whhhhuaaaaaaa!" semua penonton berdecak kagum dan bersorak.

-Sabertooth member-

"K-k-kita kalah" ucap Rufus tidak percaya. Anggota Sabertooth semua tercengang melihat. "T-tidak mungkin" ucap Minerva masih belum percaya. "Sting~kun" lirih Lector.

Sedangkan Master jiemma pergi dari tempat itu dan bergumam "Kalian lihat saja nanti...Fairy Tail".

-Arena Pertarungan-

Natsu mengeluarkan cengirannya yang paling lebar karena senagnnya. Kini Fairy Tail menjadi guild no 1 di Fiore. Dia hendak melangkah.

.

.

.

DEG

DEG

Tiba-tiba Natsu berhenti. Tubuhnya terasa sangat berat.

.

.

Hooekk

Darah keluar dari mulut Natsu. Natsu berkeringat dingin. Pandangannya mulai gelap dan..

BRUUKKKK

Natsu jatuh terlentang. Semua Fairy tail member yang tadinya bersorak gembira tiba-tiba diam membisu menyaksikannya.

"Apa yang terjadi!? Natsu terjatuh...dia bahkan tidak bergerak sedikit pun"

"NAAAATSUUUU"

Semua anggota berlari menuju arena pertarungan yang sudah hancur. Kekhawatiran menyelimuti mereka.

"Natsu...!" Lucy berlari menuju arena dengan wajah penuh air mata begitu juga dengan Happy.

"Apa dia baik-baik saja" ujar Erza tak kalah khawatir. Dia juga berlari menuju arena di susul oleh Gray, Eftman.

"Natsuu~san!" Wendy berlari pergi menolong Natsu dikuti Charle.

Tiba-tiba Charle berhenti dan memegang kepala. Wendy yang melihat Charle berhenti sejenak dan bertanya "Charle, kau tak apa-apa?".

Charle hanya mengeleng dan berkata "Tidak apa-apa kok cuma pusing! Cepatlah pergi tolong Natsu!" Wendy mengangguk dan berlari pergi.

Charle masih terdiam.

"Lagu untuk kerinduan, aku takkan pernah bertemu Natsu lagi"

"Sial...itu lagi..." gumam Charle

"Lucy..."

TO BE CONTINUE

Ha...

Moga-moga Natsu gx terkena serangan Jantung...

Mungkin next chapter gx akan terlalu kilat tapi akan saya usahakan...

Song~fic nya saya batalin aja ah...

Thanks for Reading...

Dan untuk menjadi reader yang baik, diperkenankan meninggalkan satu kata untuk author!

REVIEW PLEASE!