Judul : Love Recipe [chapter 6]
Pair : Official Pair EXO
Cast : All member EXO dan di tambahkan beberapa yeoja dan artis lainnya.
Genre : Romance(?) Humor(?)
Rate : T
Warning : TYPO = manusiawi, Bahasa yang aneh nan geje bin bingungin, it's Yaoi!, mian jika tidak sesuai dengan EYD, dan bahasa tidak baku, sebuah kondisi yang tidak dapat di masukkan ke pikiran. Ini hanya FANFICTION!
.
.
.
"Eh?"
Chanyeol hanya diam saat Baekhyun memperlakukan dahinya dengan lembut oleh dahi Baekhyun. yah, Baekhyun hanya mempertemukan jidatnya dengan jidat Baekhyun. Mungkin bagi kalian, ciuman adalah yang saat manis, tapi Chanyeol hal yang di lakukan Baekhyun adalah hal yang paling manis lebih dari sekedar ciuman cinta.
Ini adalah ungkapan sayang Baekhyun dengan Chanyeol walau dengan cara yang sangat aneh, tapi hei itu adalah cara mereka saat masih kecil.
"Aku mencintaimu Yeollie~"
Aaaah~
Wajah manis itu, terlebih lagi senyuman terukir indah di bibir indah itu. dan lagi perkataan yang membuat Chanyeol harus berusaha menahan sifat OOC nya saat senang. Bukan waktunya untuk melakukan hal – hal yang aneh.
Ini adalah saat yang tepat untuk Chanyeol untuk melakukan hal yang romantis!
"A-aku juga mencintai Baekki, tapi kenapa tiba – tiba?" Baekhyun memegang pipi milik Chanyeol. Lalu dengan gerakan yang agak tiba – tiba Baekhyun mencubit pipinya dan tertawa lepas.
Mencubit?
"Sa-sakit Baek!"
Baekhyun melepaskan tangannya dari Chanyeol. menatap Chanyeol dengan lekat, oh betapa sempurnanya ciptaan Tuhan ini. Baekhyun tertawa senang. Baekhyun tidak pernah selepas ini.
"Baekhyun?"
Chanyeol agak takut dengan kelakuan Baekhyun yang agak tidak wajar, walaupun Baekhyun memang suka melakukan hal yang tidak wajar, tapi ini lebih dari hal yang jarang sekali terjadi.
"Karena Baekhyun mencintai Chanyeol, dan tidak akan melepaskan Chanyeol~"
Chanyeol sangat senang melihat Baekhyun tertawa seperti ini. tertawa dengan mata yang sangat sipit, dengan cengiran yang lebar. Tapi Chanyeol sangat senang bahwa yang membuat Baekhyun tertawa adalah dengan mencintainya. sungguh sangat senang sekali Chanyeol.
"Lalu apakah kita… emh berpacaran?"
"Berpacaran? Tapi bukankah kita sudah memiliki keluarga?"
Eh? Apa maksud dari Baekhyun barusan?
Keluarga?
"Auuu~" [anggap saja lolongan serigala kecil]
Oh, Chanyeol paham apa yang di katakan Baekhyun dengan keluarga. Kenapa Chanyeol lupa kalau Baekhyun dan dirinya adalah anak angkata Yuujin sang anak serigala.
"Jadi kau… istri secara tidak langsungku?"
"Neeeee~ ^^"
GREP
Chanyeol memeluk Baekhyun dengan sayangnya. Sangat sayang malah. Dia sangat menyayangi, dan mencintainya.
"Aku akan selalu mempertahankanmu, Park Baekhyun" gumam Chanyeol sembari memeluk Baekhyun.
.
.
.
"Uwwaaaaah~ sepertinya enak sekali! Siapa yang memasak ini? apa kah kau Kyungsoo?" Teriak Luhan sembari melihat satu – satu makanan yang ada di depan matanya. Seperti nya sangat enak. Ada bulgogi, Kimchi, dan kawan – kawannya. Urgh! Luhan ingin langsung memakannya.
"Bukan aku hyung, mungkin Lay hyung?" kata Kyungsoo sembari melirik Lay yang mengucek matanya, tanda dia baru bangun tidur. Dan Kyungsoo yakin bahwa yang memasak bukanlah Lay.
"Apa? kau bicara padaku Kyungsoo?" Kyungsoo hanya menggelengkan kepalanya menatap Lay yang masih setengah sadar.
"Uwaaaah! Hyung! Kau yang memasaknya?" tanya Sehun dan di barengi seme yang lainnya bersama Xiumin dan juga Tao. Lay, Kyungsoo dan Luhan hanya menggelengkan kepalanya.
"Apa kau yang memasak Tao?" Tao mengernyitkan dahinya. Bagaimana mungkin Kyungsoo sedang menuduhnya melakukan pekerjaan yang mustahil bagi Tao. Tao hanya menjawab Kyungsoo dengan gelengan kepala.
"Yang lainnya?"
Semuanya tetap menggeleng mendengar pertanyaan Kyungsoo.
"AKU YANG MEMASAKK!"
Semua menoleh ke arah asal suara cempreng itu. di sana terdapat Baekhyun yang sedang mengenakan celemek yang imut senada dengan wajahnya yang imut. Dengan bergaya dia menaikkan spatula yang tadi dia bawa dari dapur.
Semuanya menatap makanan dengan pandangan ilfeel. Baekhyun yang sehari – hari masuk ke dapur dan membuat dapur berantakan mana mungkin bisa memasak makanan sebanyak dan terlihat enak seperti ini. atau ada sesuatu yang di masukkan Baekhyun.
"Apa kau benar memasak sendirian Baekhyun hyung?" tanya Kyungsoo sedang menatap Baekhyun dengan mata bulat kekagetannya.
"Tidak juga sih"
Semua bernafas lega saat mendengar perkataan Baekhyun.
"Aku memasak dengan Yeollie~ walau Yeollie hanya membantu dengan memotong daging"
JGLEEERR!
Chanyeol yang notabenenya sangat anti dengan dapur, dan dapat memasukkan racun dalam masakan itu membantu Baekhyun? oh tidak! perpaduan yang bagus antara Chanyeol yang tidak bisa memasak dan juga Baekhyun yang suka merusak dapur.
"Tenang saja.. aman kok!" Baekhyun mengeluarkan eye smilenya yang sangat lucu.
Tapi bagi mereka.
Eye smile Baekhyun terlihat menakutkan.
Bagi Baekhyun makanan itu aman! Itu membuat alarm danger di otak masing – masing namja yang menatap makanan itu bertambah keras.
"Enak kok"
Semua menatap Sehun yang tengah duduk dan menikmati kimchi buatan Baekhyun. Baekhyun dan Chanyeol –yang barusan keluar dari dapur menyengir lebar. Sedangkan lainnya hanya menganga lebar.
"Benarkah?"
Dan yang lain pun akhirnya mencicipi masakan Baekhyun yang ternyata sangat enak. Walau tidak seenak Baekhyun tapi lumayan enak juga.
"Tak ku sangka kau sangat pintar memasak Baekhyun-ah" kata Xiumin dengan mulut yang penuh. Baekhyun hanya mempoutkan bibirnya dengan sangat lucu.
"Bukan berarti orang yang suka membuat dapur berantakan itu adalah orang yang tidak pandai masak, walau memang aku tidak pandai memasak pada awalnya" kata Baekhyun. Luhan pun menganggukkan kepalanya.
"Yah, kau kan termasuk tipe orang yang belajar dari visual" kata Luhan. mereka semua makan dengan nikmat sampai akhirnya sendok sayur melayang ke arah jidat Kris.
"Aw! Siapa yang melempar sendok sayur ini?!"
Kris menatap satu persatu namja yang sedang makan dengan khidmat, tidak menghiraukan Kris dan omongannya yang di anggap tidak penting. Yah karena perutnya lebih penting menurut mereka.
Tapi tatapan Kris yang penuh amarah berubah saat melihat Xiumin yang tengah menatap tajam dirinya.
"Jangan menggrepe – grepe Tao! aku lihat tadi Tao tersenyum geli Kris!"
Kris hanya menatap datar Xiumin, sedangkan peserta makan yang lainnya hanya melototkan matanya tak percaya. WTH? Kris saat makan ternyata agresif juga.
"Kau tak lihat kalau aku duduk bersebrangan dengan Tao? bagaimana aku menggrepe dia?"
Xiumin tampak berpikir, tapi sedetik kemudian dia mengangguk dengan cengiran lebar dari biasanya. menandakan dia merasa salah atau malah terkena virus cengiran Chanyeol?
"Jangan menyengir terus Hyung! Cengiranmu malah lebih seram dari Chanyeol" Kata Sehun yang masih makan dengan khidmat dan juga tenang. Dan meledak lah tawaan dari semua peserta makan.
"Tunggu! Tunggu!" semua berhenti tertawa dan menatap Chanyeol dengan pandangan apa yang terjadi?
"Kalau Sehun berkata seperti itu, secara tidak langsung dia mengataiku senyuman menawan ku sangat menyeramkan! OH! Tidaaak!" Chanyeol mengaktingkannya bak seorang artis pasaran dengan akting yang lebay seperti biasanya.
Huh.
Dasar lebay.
Tapi semua tatapan aneh itu hilang tatkala Tao tertawa semakin Keras.
"Kris! Kau yakin tidak menggrepenya?" tanya Luhan sambil menatap Tao dengan wajah ngerinya.
"Tidak Luhan! kalau aku menggrepenya aku pasti ingat tempat!" sengit Kris.
"-_- Jadi kau pernah menggrepenya ya Hyung?" Kris hanya menyengir lebar dengan gigi yang over keluar menyebabkan dirinya semakin menakutkan dengan kesan vampire bergigi tonggos yang kental karena pertanyaan Kai. Atau author aja yang terlalu hiperbolis?
Oke back to story
"Ge-geli HAHAHAHAHA!"
Baekhyun dan Chanyeol saling berpandangan. Lalu mereka melongokkan kepala mereka ke bawah meja makan. Setelah itu mereka berdua menyengir lebar. Mata – mata elang milik peserta sarapan pagi itu menelisik apa yang sedangkan di sembunyikan Chanyeol.
"TADAAAA! Mianhe Tao, anak kami sedang menjilati kakimu" kata Chanyeol dengan senyuman yang bagi orang lain menakutkan.
Krik – Krik
.
.
.
.
"KYAAAAA! SERIGALA!" –Xiumin
"ADA SERIGALA NYASARRR!" –Chen
"ADUUUUHH! HELEP MIEEE~ FROM THE GARANG WOLF!" –Kris, entah kenapa perkataan Kris bahasa inggris yang campur aduk -_-
"KYAAAA! GEGE AKU JUGA TAKUT, JANGAN BERSEMBUNYI DI PUNGGUNGKU!" –Tao
"KYYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA~!" –Kyungsoo
"WAAAAAUUUU(?) ADA DE WOLEF!" –Kai, sama dengan kris, apa coba maksudnya -_-
"GEEE! JANGAN BIARKAN DIA MEMAKANKU! LOH ge? Kau di mana?" –Lay sambil celingak celinguk cari Suho, malah hilang takutnya ._.
[Suho bersembunyi di balik meja, maklum badannya kan yang paling kecil]
"Lucunya~"
Semua anggota makan malam yang masih rusuh sendiri terdiam melihat Sehun yang menggendong anak serigala dengan Luhan yang mengusap – usap kepala anak serigala itu. semua cengong, termasuk Chanyeol dan juga Baekhyun.
"Kau tak takut dengannya Luhan? Sehun?" tanya Kris yang masih berdiri di atas kursi membuatnya yang tinggi mencolok bertambah mencolok karena ketinggiannya bertambah.
"Songsaengnim, bukannya kau adalah panutan dari anak muridmu? Lalu kenapa kau sampai berdiri di atas kursi seperti itu, bukankah ini merupakan anak serigala yang lucu?" Sehun berkata sambil smirk, menandakan bahwa dia sangat jahil sekali pada gurunya yang sudah ketakutan di atas kursi sana. Kris tercengang dengan perkataan Sehun.
"Bagaimanapun juga itu adalah serigala hun!" teriak Kris yang masih dalam posisi yang sama.
"Tapi apakah hewan mungil nan lucu ini adalah hewan yang mengerikan huh?" tanya Sehun sambil mengeluarkan smirk. Kris menelan ludah. Perlahan – lahan dia turun dari pijakannya.
"Tahukah kalian? Bahwa Kris ge takut dengan sesuatu yang berbau.. anjing?" semua menoleh ke arah Tao. Kris menatapnya dengan tidak percaya, oh tidak. Tao baru saja membuka aibnya.
"Songsaengnim yang super galak takut dengan anjing?" tanya Xiumin tidak percaya.
"Aku punya masa lalu yang kelam!" bela Kris. Sedangkan yang lainnya menatap Kris datar. Well, itu bisa membuat murid-muridnya menjadi untung. Kalau nilai mereka rendah karena Kris, mereka bisa saja mengancam menggunakan anjing. Taktik yang hebat. Well, Taktik dan licik itu hampir sama.
"Sudahlah, dari mana kalian dapat hewan seperti itu?" tanya Kyungsoo sambil menatap serigala itu takut – takut. Meskipun masih kecil, tapi hewan tetap punya kebuasan tersendiri kan?
"Aku pulaaaaaang~" suara teriakan yeoja mengheningkan suara gemerusuk dalam ruangan makan itu. seketika itu mereka dapat melihat yeoja mungil yang lucu sedang membawa tas ransel seperti pendakian.
"Apa aku melewatkan sesuatu?" tanya yeoja itu.
Baekhyun langsung berlari ke samping yeoja dan memperkenalkan yeoja itu.
"Kenalkan, dia adalah noonaku"
.
.
.
Malam itu di habiskan dengan percandaan yang luar biasa dari noona Baekhyun, Byun Taeyeon. Mereka sangat mirip sekali. Humor, wajah imut, tapi bedanya hanya gender saja. Malam itu dimana para uke dan seme sudah tertidur lelap.
Hei jangan berprasangka yang buruk dulu.
Pasangan uke dan seme tidak dalam satu kamar kok. pembagian kamar mereka seperti ini.
Baekhyun dengan Luhan [pasangan kamar gila make up]
Lay dengan Kyungsoo [pasangan kamar yang paling waras]
Tao dengan Xiumin [pasangan bertolak belakang –Xiumin galak dan Tao ramah]
Sehun dengan Kris [pasangan kamar paling dingin]
Kai dengan Chanyeol [pasangan paling yadong]
Suho dengan Chen [pasangan yang paling alim]
Entah di sengaja atau tidak, percayalah mereka melakukan itu dengan undian layaknya arisan yang di buatkan Taeyeon.
Tapi Chanyeol tak dapat tidur dengan tenang. Ada hal yang mengusik di pikirannya. Maka dari itu dari pada dia berguling – guling di samping Kai yang sedang ngorok, maka dia berjalan – jalan ke rumah mereka.
Sampailah dia di balkon, entah bagaimana cara dia menemukan balkon di ruangan foto tsb. Dan dia di kagetkan dengan tepukan ringan di bahunya.
"Hai tuan tinggi, kenapa tidak tidur?" Chanyeol bisa bernafas lega karena yang menepuk bahunya bukan semacam kuntilanak tapi noona Baekhyun yang bernama Taeyeon itu.
"Aku tidak bisa tidur noona" Taeyeon dapat melihat wajah murung Chanyeol. dia memiringkan kepalanya, dan mengambil posisi di samping Chanyeol. Taeyeon tersenyum tipis melihat bayangan orang yang berdiri di salah satu kamar yang menghadap ke balkon ruangan foto itu.
"Kau terlalu khawatir untuk menjalin hubungan tuan Tinggi ke dua" Chanyeol hanya menghela nafas panjang, lalu menatap Taeyeon yang sedang asyik menatap bulan purnama yang indah.
"Kenapa kau memanggilku tuan tinggi ke dua? Lalu kenapa kau tiba – tiba mengatakan hal itu? kenapa kau sepertinya tahu akar masalahku? Dan…"
"Stop Park Chanyeol!" Chanyeol membungkam mulutnya saat mendengar perkataan Taeyeon. Kenapa dia menjadi KEPO sih?
"okay pertama.. dari penglihatanku kau lebih pendek dari namja tinggi wajah vampir itu," Chanyeol menahan tawa saat mendengar sebutan Taeyeon untuk Kris itu.
"Tentang masalah Yeejin, kurasa kau perlu tahu"
Tiba – tiba Chanyeol memasang wajah serius, dia ingin sekali tahu apa yang terjadi.
"cerita pertama dari kelahiran adik kembarku.. namanya Byun Kim Hyun dan Byun Baek Hyun. Saat itu semuanya lancar, hingga umur adik – adikku 2 tahun. tapi di sana pokok permasalahannya. Appaku meninggal dunia karena kecelakaan pesawat, dan yang lebih mengejutkan lagi…
Eommaku tak bersedih hati. Dia malah langsung mengambil alih semua hal yang merupakan appaku. Dan kami –aku dan Baekhyun hanya di sisai 0,01 persen, alias 200.000 won. Aku yang masih berumur 8 tahun tidak terlalu tahu apa – apa. dan hanya menerima dengan lapang dada, aku tidak tahu kalau eomma menikah dengan appa tanpa rasa cinta, hanya dengan uang…
Hingga eomma pergi dari kami membawa Kim Hyun, saat itu syok, dan uang kami tersisa 100.000 won. Kami pindah ke pinggir hutan di pedesaan. Sebagai pelindung hutan ini waktu umurku 11 tahun, dan Baek Hyun 7 tahun. kami senang berada di sini. aku tidak terlalu membenci eomma, tapi yang paling membenci eomma adalah Baekhyun…
Hingga kami berhasil hidup hingga sekarang pun karena hutan ini. kami mendapat gaji dari pemerintah, dan kami mempunyai kebun yang berada di hutan. Itulah kenapa Baekhyun sangat pintar menjinakkan hewan. Tapi masalah benar – benar terjadi saat aku dan Baekhyun ke Jepang dan bertemu dengan Yeejin yang berhasil ku hubungi. Oh, benar – benar mengharukan dan menyedihkan..
Eomma kembali dengan marga gadisnya Kim, dan Byun Kim Hyun berubah nama menjadi Kim Yeejin.
Yeejin yang merupakan anak kecil lugu yang lucu, berubah menjadi monster. Dan Baekhyun tidak menyukai itu. Yeejin dan eommanya datang pada saat kami sudah mampu dengan mandiri. Bahkan Yeejin juga sudah sering menginap di sini. bisa di bilang,kalau mereka datang pada saat kami sudah berhasil. Akibat keegoisan eomma dan Yeejin, Baekhyun harus merasakan hal yang tidak patut di rasakan. Dan Baekhyun membenci itu"
"Wow noona, dongengnya panjang sekali, aku jadinya ngantuk"
PLETAKK
Chanyeol meringis mendapat jitakan dari Taeyeon, entah kenapa tangan Taeyeon mencapai kepala Chanyeol karena di lihat dari tinggi badan mereka rasanya tidak mungkin.
"Ini kisah nyata!" Chanyeol hanya meringis.
"Kuharap, kau dapat membuat Baekhyun… merasakan kebahagiaan"
Dan Chanyeol berhenti meringis. Dan mengangguk mantap.
Sedangkan di salah satu kamar, terdapat bayangan orang yang sedang berdiri. Seulas senyum mengembang dari bibirnya yang tipis.
9. Cinta yang sebenarnya adalah kebahagiaan melihat orang yang kita cintai tersenyum, walau kau harus di buat malu dengan cerita noonamu.
Dan Baekhyun –bayangan itu, tersenyum melihat noonanya berbincang ringan dengan Chanyeol.
.
.
.
"Yeolliiieee~"
"Yeolliee~?"
"Yeol!"
Baekhyun menyerah melihat Chanyeol yang masih tidur dengan tenang. Hei! Bukannya yang kebo itu Kai ya? Kenapa yang sulit di bangunkan itu Chanyeol?
Baekhyun menarik nafasnya, mendekatkan bibirnya pada Chanyeol.
"YEOLLIEE! BANGUN!"
"AAAAAA~"
Gubrak…Dug..
"Bagus Yeollie sudah bangun, cepat lah bersiap – siap. Teman – teman di bawah sudah menunggu kita" Chanyeol mengernyitkan dahinya hingga berkerut sebelum kembali ke bergelung ke dalam mimpi. Tapi ada yang mengganjal di hatinya Chanyeol. tunggu..
Bukankah hari ini mereka?
Chanyeol segera terduduk dan berteriak sekencang mungkin.
"TIDAAAAAKKK!"
Sisi lain…
"Kenapa Chanyeol-ge berteriak – teriak?" Tanya Tao pada yang lainnya saat mereka berkemas – kemas untuk kemah ke hutan tempat bermain Baekhyun.
"Mungkin gara – gara Baekhyun tadi berteriak untuk membangunkan Chanyeol" Jawab Luhan sambil asyik memilih pakaian apa saja yang di bawa. Karena mereka akan berkemah, dia membawa pakaian yang tepat, dan jangan lupa memakai pakaian perempuan yang sporti juga.
"Kenapa bawa – bawa namaku juga?" Baekhyun menjawab sambil mendekat ke arah teman – temannya yang sedang berkemas. Luhan dan Tao hanya mengedikkan bahunya cuek, terlalu sibuk dengan urusan kemas – kemas mereka.
"Luhan-ge! Demi Tuhan! Kita akan berkemah! Bukan ke mall!" teriak Lay frustasi saat melihat apa saja barang – barang Luhan.
"Dan Xiumin-ge! Bukankah kita berkemah di hutan! Di sana pasti banyak makanan alami! Jadi jangan terlalu banyak bawa makanan instant!" teriak Kyungsoo saat melihat isi tas Xiumin yang penuh dengan makanan ringan dan makanan instant.
Sepertinya duo umma sedang mengecek apa saja yang di bawa oleh anak – anaknya(?)
Tidak seperti para uke yang sangat berisik berbeda dengan para seme yang kalem – kalem saja.
"AKUUU DAATAAAANG!"
Oke coret para seme yang kalem – kalem saja. Mari kita lihat para seme yang baru datang dengan rambut basah, yang sepertinya baru selesai mandi. Sekarang para seme –minus Chanyeol menatap Chanyeol dengan pandangan datar.
"Lama sekali!"
"Kami sampai jamuran!"
"Niat tidak sih!"
"Dasar anak rumahan!"
"Kebo!"
Chanyeol menganga melihat apa reaksi para chingunya yang masih menatap Chanyeol dengan datar sekali. Chanyeol berdehem.
"Oke Kris songsaengnim, aku tidak lama, itu karena aku masih bangun tidur, dan setidaknya aku tak keluar kamar karena takut saat seekor serigala menghadang di depan pintu kamarku". Kris mendelik mendengar perkataan Chanyeol. oh, itu kejadian kemarin yang ingin dia pendam di inti bumi.
Chanyeol mengalihkan pandangannya pada Suho yang sedang mengikat tali sepatunya.
"Suho hyung, seharusnya kau orang pintar untuk mengetahui bahwa manusia tidak dapat jamuran, kalau Suho hyung jamuran, itu berarti sama dengan menunggu Kau sehitam Kai!" Suho menganga mendengar ucapan Chanyeol yang pedas.
Kali Chanyeol melirik ke arah Sehun yang memasukkan barang – barang ke tasnya.
"Maknae sayang, aku bukannya tidak niat, tapi kalian saja yang tidak niat mengajakku! Terbukti dengan kalian yang tidak mau membangunkanku!" Sehun menghentikan aktivitasnya menatap Chanyeol penuh heran.
Chanyeol melirik datar ke arah Chen yang sedang berbicara berdua dengan Xiumin. Chanyeol kembali berdehem untuk menarik perhatian Chen.
"Aku anak Atletic yang selalu berada di luar rumah untuk berlatih ataupun mengikuti kelas, dan kau adalah anak KELAS SMART yang jarang berada di luar meja belajar, jadi bukannya kau tahu siapa yang anak rumahan!?" Chen tersentak kaget dengan perkataan Chanyeol. sejak kapan Chanyeol pintar mengolah kata dan juga pintar menyindir?
Dan yang terakhir Chanyeol menoleh dan menatap dingin Kai. kai hanya meneguk air liurnya dengan berat.
"Dan sebenarnya kita tahu siapa yang kebo dan harus menyiramnya dengan air agar dia bangun, terbukti dengan basahnya tempat tidur di samping tempat tidurku!" Kai hanya menganga lebar mendengar perkataan Chanyeol.
"Ayo Berangkaat!"
.
.
.
Mereka tampak berjalan dengan pasangan masing – masing. Terkadang satu di antara mereka akan terpekik kaget saat melihat ulat, pergerakan tiba – tiba diantara semak – semak, ataupun tersandung sesuatu.
Ini adalah urutan mereka berjalan.
Yang pertama Chanyeol dan juga Baekhyun, serta serigala kecil mereka bernama Yuujin. Jelas mereka menjadi pemimpin, karena ada Baekhyun yang tahu arah jalan hutan itu, dan juga Yuujin. Karena Baekhyun adalah Tarzan gaul, maka bagi Baekhyun itu mudah mengenali jalan, dan jika ada bahaya di depan maka Yuujin dapat mengendusnya dari kejauhan.
Sedang di belakang BaekYeol couple terdapat KaiSoo couple, entah kenapa mereka berada di urutan kedua, dan alasan yang mereka pakai adalah Kai adalah sosok item yang kalau di hutan yang pada dasarnya nuansanya hitam akan membuat Kai tidak terlihat. Jadi bahaya jika Kai berada di belakang karena bisa – bisa saja mereka meninggalkan Kai karena tak tampak(?) alasan yang konyol dan menyakitkan bagi Kai.
Yang berada di urutan Ke-3 adalah pasangan SuLay. Ini di sebabkan karena Lay adalah pengidap hemofilia. Dimana jika tergores sedikit saja maka akan terjadi masalah yang besar. maka dari itu mereka di urutan Ke-3 untuk bisa di jaga oleh 2 barisan depan dan 3 barisan di belakangnya. Dan ini juga karena Suho pendek, karena menurut penafsiran mereka Suho tak akan terlalu mampu melindungi Lay karena ketinggiannya(?) menyakitkan untuk Suho dan menguntungkan untuk Lay. simbiosis Parasitisme.
Di belakangnya terdapat pasangan yang paling ribet, paling banyak omongnya dan paling banyak kesibukan siapa lagi kalau Xiumin dan juga Chen. Mereka berjaga untuk membuat yang lainnya tidak berpencar dan yang di belakang tidak tertinggal atau terpisah. Ini disebabkan karena suara mereka yang tinggi [atau kalian bisa menyebutnya keras]. Jadi setiap 10 menit mereka bergantian untuk menyebutkan masing – masing couple agar tidak tertinggal.
Dibelakangnya ada Tao dan Kris. Tao adalah penakut jadi dia berada di barisan no.5 yang menurutnya paling aman. Karena jika ada bahaya di depan maka yang akan terkena adalah barisan di depannya. Dan kenapa tidak di belakang saja? Itu karena Tao takut jika terpisah dan tertinggal. Sedangkan Kris hanya untuk penjaga Tao.
Dan yang paling belakang adalah HunHan couple. Mereka ada di belakang karena pada dasarnya mereka tak takut untuk tersesat atau hal – hal yang menakutkan. Coba bayangkan kejadian tadi saat sarapan. Jelas – jelas mereka lah yang tidak takut pada Yuujin [serigala anak angkat BaekYeol couple]. Dan ada satu alasan konyol lagi. karena Sehun memiliki wajah yang agak lumayan seram atau matanya yang tajam sehingga dia bisa menakuti hewan – hewan yang mau menerkam mereka di belakang.
"Baekhyun-ah apa masih jauh?" Teriak Luhan dari barisan belakang.
Dan Xiumin menjerit ke arah Baekhyun karena tampaknya Baekhyun tidak mendengar teriakan Luhan. well, suara di hutan ternyata bising dengan suara – suara hewan. "Luhan tanya! Apakah masih jauh Baek?!"
"Tidak jauh lagi kook!" Baekhyun balas teriak. Namun masih bisa di dengar oleh Luhan. karena pada dasarnya suara Baekhyun memang sangat keras bukan?
"Tidak jauh apanya! Dari tadi kau sudah bilang tidak jauh lagi kok!" Sahut Kris dari belakang. Suara nya yang memang gentle sangat tidak kontras dengan teriakannya.
"Ah!" terdengar pekikan Baekhyun dari depan. Sehingga barisan yang berada di belakang mempercepat langkahnya agar dapat melihat apa yang membuat Baekhyun terpekik.
Dan semua melihat apa yang di lihat Baekhyun. terdapat air terjun yang sangat indah, dengan hewan – hewan seperti Rusa, kelinci yang sedang minum air di sana. Airnya pun sangat jernih, batuan – batuan yang ada di dalam air sangat berkilauan. Sedangkan di daratnya terdapat rumput – rumput alami serta bunga yang bermekaran liar yang sangat indah.
"Tak salah kita menerima tawaran Baekhyun ke sini!" pekik Xiumin sangat excited melihat pemandangan yang sangat indah.
"Kalau begitu ayo kita berkemas, bukankah kita kesini untuk berkemah kawan?" kata Kyungsoo. Semua mengangguk setuju. Dan berjalan mendekat ke arah air terjun. Meskipun hewan – hewan itu mendengar sesuatu yang datang ke arah mereka tapi mereka tetap ada di sana, seakan tidak terusik.
"Eh? Mereka tidak kabur karena takut?" kata Kai sambil meletakkan tasnya di samping tas kyungsoo.
"Tidak, mereka sudah terbiasa dengan kedatanganku dan juga Taeyeon noona" kata Baekhyun yang mengasah pisau panjangnya [hasil pinjam Tao] untuk menerobos semak – semak yang menutupi jalan mereka.
"Kau sering ke sini Baekhyun-ah?" tanya Lay sambil membuka tasnya serta meletakkan beberapa bungkusan plastik yang sepertinya alat – alat mandi.d
"Tentu saja! Dulu aku sering ke sini dengan noona, bagaimana? indah bukan?" kata Baekhyun sambil terus mengasah pisaunya.
Beberapa saat kemudian, saat mereka sudah menyiapkan tenda dan juga alat – alat yang di perlukan untuk berkemah mereka bermain dengan air terjun itu. seperti Luhan, Kyungsoo dan juga Tao bermain air. Kai, Kris sedang bertaruh siapa yang bertahan menahan nafas di bawah air dan Chen menghitungnya. Xiumin yang asyik menyemil sambil memerhatikan mereka. Lay yang hanya mencelupkan kakinya ke air di temani Suho. Dan Sehun yang sedang memotret pemandangan sesekali memotret kegiatan temannya.
Tunggu? Baekhyun dan Chanyeol ke mana?
Baekhyun tetap asyik mengasah pedang panjang miliknya. Sedangkan Chanyeol bermain tongkat dengan Yuujin.
Tuk!
"Ah?" Baekhyun mengambil tongkat kayu yang sedang mendarat di depannya. Dia melihat Yuujin sedang berlari – lari ke arahnya. baekhyun tersenyum dan meletakkan kembali tongkat kayu itu agar di ambil Yuujin.
"Hei, dari tadi kau mengasah pedang terus. Tidak bermain?" Baekhyun menatap Chanyeol yang sedang berdiri dengan menggendong Yuujin.
"Tidak, aku sudah bosan bermain di sini, mengingat aku dulu sering menginap di sini bersama noona" Chanyeol menghela nafas. Dan duduk di samping Baekhyun. sedangkan Yuujin sudah bermain dengan Tao, Kyungsoo serta Luhan.
"Ini punya siapa saja?" Baekhyun melihat apa yang di tunjuk oleh Chanyeol. oh kumpulan pisaunya serta Tao.
"oh kalau Pedang panjang, pisau daging, pisau lipat, pisau – pisau kecil seukuran ibu jari sama jarum – jarum kecil ini milikku, kalau yang pisau panjang itu milik Tao" Chanyeol agak ngeri melihat pisau – pisau milik Baekhyun. kenapa Baekhyun yang berada di sekolah berbeda dengan yang berada di hutan ini?
"Kau mau menunjukkanku bagaimana cara menggunakan ini?" Chanyeol menunjuk beberapa pisau kecil. Baekhyun mengangguk dan mengambil tiga diantaranya dan melempar ke arah pohon yang agak jauh dari tempat mereka.
DAK!
DAK!
DAK!
Chanyeol ngeri melihat lemparan Baekhyun yang berjejer itu.
"Kau seperti psikopat!" kata Chanyeol yang tetap ngeri melihat pisau – pisau kecil yang berjejer itu.
"hahaha! Di hutan kita harus di tuntut untuk menjadi SEPERTI psikopat agar tetap hidup Yeollie~ bayangkan saja ada hewan buas yang akan membunuhmu, kalau kau tidak membunuhnya layaknya psikopat kau tidak akan selamat!" ujar Baekhyun agak bercanda. Tapi tetap saja terdengar mengerikan di telinga Chanyeol.
"Kau di sekolah, dan disini berbeda ya?" Baekhyun tampak bingung dengan perkataan Chanyeol. dan meminta penjelasan tentang perkataan Chanyeol tadi.
"Maksudku, kau di sekolah itu centil, genit, manja dan terkesan sangat cewek! tapi di sini kau tampak dewasa dan juga… MENGERIKAN!" Chanyeol menekan kata mengerikan. Baekhyun tertawa ringan.
"Hei! Tapi di sini juga harus genit dan centil loh~" Chanyeol memiringkan kepalanya bingung. ini kan di hutan?
"Kau akan menggeniti siapa? Rusa tadi?" Baekhyun kembali tertawa ringan mendengar perkataan Chanyeol.
"kau tahukan hutan ini terancam dengan oknum tak bertanggung jawab. Jadi terkadang aku berubah menjadi perempuan dan menggeniti oknum tsb dan menghajarnya. Hehehe, untuk penyamaran" Chanyeol memasang tampang -_- mendengar perkataan Baekhyun. kekasihnya memang jenis teraneh dari jenis manusia yang hidup di dunia ini.
"Heeeeiii! Kemari! Lihatlah Kai yang mendapatkan banyak ikan saat berenang!" teriak Kyungsoo dari kejauhan. Baekhyun berdiri bersama Chanyeol dan menghampiri Kai yang tampak menggendong ikan yang banyak.
"Tak kusangka kau adalah tarzan Kai!" canda Luhan sambil menangkap beberapa ikan yang meloncat ke tanah.
"Di samping warna kulitnya yang hitam, ternyata dia masih memiliki kelebihan untuk menjadi tarzan" gurau Chen. Dan terlihatlah gurat – gurat kemarahan di wajah Kai.
"Apa maksudmu dengan di samping warna kulitnya yang hitam?" teriak Kai agak marah.
"Karena pada dasarnya kulit hitam mu adalah kelebihan Kai! karena bisa jadi ninja untuk menyamar di malam hari hahahaha!" dan semua tertawa mendengar perkataan Sehun. kecuali Kai yang sedang cemberut ria.
.
.
.
Malam ini mereka berada di pinggir api unggun sambil menikmati ikan bakar hasil masakan kyungsoo dan hasil menangkap nya Kai. mereka duduk di memutari api unggun dengan urutan, BaekYeol couple, HunHan couple, KaiSoo couple, SuLay couple, ChenMin couple, TaoRis couple dan kembali ke BaekYeol.
"Waaah~ ternyata D.O tetap pintar memasak walau berada di hutan!" teriak Baekhyun senang, sambil memakan ikan bakar.
"Kau Benar! D.O hyungku sangat pintar memasak!" Kai juga berteriak sambil memakan ikan bakar hasil masakan namjachingunya. Baekhyun langsung menoleh ke arah Kai dan memandangnya penuh di selidik.
"D.O?" tanya Baekhyun dingin.
"Tentu itukan panggilan sayangku! Untuk Kyungsoo hyung!" Kai tidak tahu kalau di mata Baekhyun terdapat setitik kemarahan.
"Itu nama buatanku Kai! kau tidak boleh ikut – ikutan!" teriak Baekhyun kesal.
"Tapi aku namjachingunya!"
"Tapi aku yang membuat nama itu!"
Sementara Kyungsoo dan Chanyeol berusaha untuk menenangkan Kai Baek yang sedang bertengkar, dan pasangan ChenMin, TaoRis, serta SuLay yang hanya makan dan menikmati pertunjukan KaiBaek HunHan yang berada di tengah – tengah tidak terusik dengan pertengkaran KaiBaek. Malah makan sambil melihat – lihat hasil jepretan dari Sehun.
"Apa ini?" tanya Luhan sambil melihat jepretan Sehun. sehun mengendikkan bahunya. Luhan menatap hasil potret itu. terdapat beberapa orang yang sedang menggergaji hutan.
"Coba tanyakkan ke Baekhyun" Sehun menurut. Dia mencolek Chanyeol, dan Chanyeol heran kenapa maknae sialan ini mencoleknya seperti om – om genit saja. Sehun menunjuk Baekhyun dengan dagunya. Chanyeol hanya mengangguk dan membekap mulut Baekhyun.
"Apaan sih Yeollie!" kata Baekhyun sambil marah. Chanyeol kembali menunjuk Sehun dengan tangannya sambil memamerkan giginya yang putih.
"Apa Sehun!" bentak Baekhyun. mungkin dia masih marah dengan pertengkaran Kai yang sia – sia dan menguras tenaganya.
Sehun memperlihatkan kameranya. Dan Baekhyun melongok untuk melihat hasil potret Sehun. Baekhyun membelalakkan matanya, dan merebut kamera Sehun. Chanyeol melongok untuk melihat apa yang ada di kamera Sehun.
"Siapa mereka?" tanya Chanyeol.
"Pemburu hutan! Cih mereka datang lagi" pasangan couple yang lainnya menghentikan kegiatan mereka dan menatap Baekhyun dengan penuh tanya.
"Pemburu hutan?" tanya Tao tidak mengerti.
"Iya mereka biasanya akan menumbangkan pohon yang banyak dan juga menangkap hewan – hewan. Mereka kejam!" kata Baekhyun berteriak frustasi.
"Lalu apa yang akan kau lakukan? Ingat kami masih di hutan ini jangan libatkan kami dalam masalah kawan" kata Xiumin, memakan kembali ikan bakarnya tanpa melihat Baekhyun.
"Kau benar Xiumin hyung! Ada kalian di sini!" teriak Baekhyun senang.
"Apa maksudnya dengan nada bicara mu?" tanya Lay menatap Baekhyun curiga.
.
.
.
"Aku kan sudah bilang jangan libatkan kami" –Xiumin
"Lagi pula kau adalah penjaga hutankan?" –Luhan
"Aku pasti tahu bakal begini jadinya" –Lay
"Apa harus begini agar mengusir mereka?" –Tao
"Hyung kau benar – benar gila" –Kyungsoo
"Tak apa! ini demi hutan! Lagi pula ada kalian kan!" –Baekhyun
Sedangkan Seme pingsan di tempat.
.
TBC~
Hahaha Zelus datang lagi dengan ff yang menggaringkan lagi :3
Jeongmal mianhe jika lama sekali T.T habisnya Selesai UTS malah tambah banyak aja tugas #hiks.
Tapi pasti akan Zelus tamatkan FF ini jadi mohon dukungannya reader! .
Chap depan tentang "STRATEGI AMPUH" hehe dan settingnya masih berada di hutan ;3
Jja ini balasan untuk kalian yang mensupport Zelus :
xiaolu odult : iya baek emang pada dasarnya polos :D gomawao reviewnya… review lagi ya?
fifia138Exo : mianhe jika ini juga lama T.T masih ingat kok dengan chingu ya :D di ada – adain aja kalau gak /maksa/. Gomawo atas pujiannya :D iya Zelus juga suka jungkook :D gomawao reviewnya… review lagi ya?
Ajib4ff : gak terlalu berputar – putar ama ChanBaek :3 tapi emang pada dasarnya ini ff fokusnya ke arah ChanBaek ya jadinya berputar di ChanBaek /malah kata – kata zelus yang muter – muter/ gomawao reviewnya… review lagi ya?
Unnamed EXOstand : udah tahukan kenapa Baekhyun gak suka ama yang namanya kata egois :3 gomawao reviewnya… review lagi ya?
HyunRa : iya hehehe /lirik pasangan chenmin/ heheh mereka gak kiss kok :D Zelus hanya buat ambigu – ambigu doang kok, kan Baekhyun masih kecil :3 /plak!/ ini udah di lanjut chingu-ya :D gomawao reviewnya… review lagi ya?
QiKi : hahaha iya dia memang benar – benar tarzan gaul. Tapi mana ada ya tarzan begitu imut banget O.O tentang keturunan einstein emang Lulu zelus pake gitu :3 ceritanya kan Luhan paling pintar di sekolahnya.. Yeejin emang jadi kembaran Baekhyun, mianhe jika ngaret ya T.T tebakannya agak salah tuh :3 tapi mungkin Zelus pertimbangkan dengan tebakan QiKi.. gomawao reviewnya… review lagi ya?
Guest : Gamsahamida /Bow/ siap! Akan zelus lanjutkan hehehehe :3 gomawao reviewnya… review lagi ya?
Haruka-SMstan : bukan~ bukan civokan :3 udah tahukan masalalu Baekhyun, karena itu dia agak gimana gitu ama kata egois hahaha… mau jadi serigala haruka-chan? Hehehe :3 gomawao reviewnya… review lagi ya?
Ururubaek :Udah Jadian kok :3 terkabulkan harapannya~ gomawao reviewnya… review lagi ya?
Ulfarafida : udah di lanjut chingu-ya :3 tidak akan zelus pisahkan kok, kalau jalan ceritanya berubah juga gak tahu juga /plak!/ tapi pasti akhirnya akan bersatu kok :3 , iya Zelus usahain chingu .. gomawao reviewnya… review lagi ya?
sweetyYeollie : haha benarkah? Gomawo :D udah romantis belum? Hehehe.. gomawao reviewnya… review lagi ya?
Kim Kumiko : Keluarganya emang ribet banget :/ Zelus juga agak bingung juga mau cantumin gimana jadi akhirnya semrawut deh -_- tapi tidak kiss kok :D iya kenapa Baekhyun yang menyatakan perasaaann.. arhhhhhhh /abaikan/ gomawao reviewnya… review lagi ya?
Park Hyun-Re ChanBaek : :3 mianhe hehehe, benarkah keren? Gomawo :3 gomawao reviewnya… review lagi ya?
Onelastlie : ah gwenchana :D yang penting udah baca lagi kan? udah di lanjut tapi mianhe jika lama sekali T.T gomawao reviewnya… review lagi ya?
Helloanyeongg : ah gwenchana yang penting udah mau review Zelus udah seneng kok :D ini udah di lanjut kok chingu-ya :D gomawao reviewnya… review lagi ya?
.
Zelus tunggu Reviewnya :D
/sodorin hasil potret Sehun/
