Halo..balik lagi ke kita...kami sudah berusaha cepat update nih...hm, jadi dari hasil review kemarin cuma Niiraga Genta yang mau daftarin OC nya,,,wkwkwkwk, kasian kau Kakuzu !
Kakuzu *pundung* : Kenapa nasibku begini...
Yoval : Makanya muka tu baguskan...wkwkwk XD
Kakuzu : Mau ku ambil jantungmu ? *Aura pembunuh*
Yoval : Ng...nggak zu...
Kakuzu FG *EMANG ADA ?!* : AMBIL AMBIL
Ternyata FG nya Kakuzu perempuan becadar semua...udah deh daripada banyak bacot..nih daftar OC nya :
Zaku, ayah Kakuzu...ciri ciri muka sangar ada kerutan macam itachi namun hidung mancung dan berwajah bijaksana...rambut gaya ala jabrik dan selalu memakai kalung dengan rantai uang sen...(tambahan Author : mata hijau sama dengan Kakuzu)
Mizuku (buatan Author) , kakak Kakuzu...ciri ciri bermata violet dengan tampang hampir mirip dengan Kakuzu tapi tidak memakai cadar,model rambut seperti Sai berwarna hitam
Hisa (buatan Author) , ibunya Kakuzu...ciri ciri bermata biru laut, cantik rambut panjang sepunggung dengan warna hitam...punya senyum yang indah..dan mungkin dia satu satunya keluarga di sini yang punya wajah 'normal'...
Dan satu lagi...HAPPY READ MINNA...hehe...
RATE : T
GENRE : ADVENTURE AND FRIENDSHIP
DISCLAMER : NARUTO MILIK MASASHI KISHIMOTO
WARNING : OOC,GAJE,TYPO(S),OC,HUMOR GARING,DLL
THE AKATSUKI
DONT LIKE DONT READ DONT FLAME DONT ANGRY DONT SAD,,,
HAPPY AJA
CHAPTER 6 : KAKUZU THE MONEY MAN ?
Pein menggaruk kepalanya,lalu dia menoleh ke arah Konan.
" Hm...Konan, ayo kita ke tempat 'harta rahasia' ku...di sana ada beberapa harta yang akan kita bawa "
Konan menoleh ke arah Pein dan menggangguk
Mereka berdua pun berjalan ke arah 'Gua Harta' Pein...
.
.
.
" Jadi kamu pencuri yang di juluki 'Itam Mask" di Amegakure ?" tanya Konan dengan takjub sambil memandang harta harta rampasan Pein.
" Yo i... " kata Pein sambil mengambil beberapa emas.
' Julukan yang jelek ' kata Konan dalam hati " Jadi,ini hasil yang kau lakukan selama 14 tahun ? "
Pein tidak menjawab, dia menoleh ke arah Konan " Ambil beberapa emas disini Nan...tampaknya kita akan bertemu seseorang yang 'Gila Harta'... "
.oo0oo.
Dia merasa ada seseorang yang jauh nun disana yang menyebut nyebut salah satu julukannya...buktinya dia hampir jatuh waktu melompat dari pohon ke pohon.
" Cih...sial " umpatnya...
Dia memiliki mata hijau yang indah (?), bibir seksi (?) yang ditutupi cadar, kepala yang ditutupi, serta lambang desa Takigakure di kepalanya yang telah dicoret, dia seorang pelarian dari desa itu...
Julukannya adalah gila harta, si pelit, kikir, kedekut, dan julukan jelek lainnya yang berhubungan dengan uang...pekerjaannya adalah tukang jahit, sangat tidak elit...namun dengan kerjaanya sebagai tukang jahit dia dapat hidup bahkan hampir kaya...kenapa dia hampir kaya ?...
Ya, karena pakaian hasil jahitannya selalu dikenai harga lebih dari 1 juta ryo *emang gila nih orang*
Selain itu dia memiliki 5 jantung yang dapat diganti dengan yang baru...hal itu yang membuat hidupnya seolah olah abadi...
Jurus jurus ninjutsunya pun sangat hebat...dan HIS NAME IS...
.
.
.
KAKUZU ABANG BECADAR... sfx : JRENGG...JRENGG ! *kakuzu FG (emang ada ?!) : KYAA !
.
.
.
Kakuzu melompat lompat di pohon...kini dia menuju desa asalnya,Takigakure...desa yang telah men capnya sebagai teroris ninja atau Missing-Nin Rank S...
Kini dia sedang mengantarkan beberapa pakaian untuk beberapa kliennya di Takigakure...meskipun dia tahu itu bahaya...tapi, Kakuzu tidak takut...kini umurnya sudah 52 tahun *Tua amat*
Dia merasa mempunyai pengalaman bertarung...jadi dia siap bertarung dengan desa yang ditinggalkannya 32 tahun yang lalu...
FLASHBACK
Kakuzu umur 10 tahun...
Si kecil Kakuzu yang becadar *kecil pun sudah becadar* menghitung beberapa duit hasil curiannya...dia tertawa tawa kecil...emang enak jika punya uang banyak, dia kini masih tertawa tawa sambil menghitung duit di belakang rumahnya...
CAP ! tiba tiba ada sebuah tangan dengan seenak jidat mengambil uang hasil susah payahnya...Kakuzu menoleh dengan kesal, tampak seorang bermata violet dengan tampang hampir mirip dengan Kakuzu tapi tidak memakai cadar tersenyum mengejek ke arahnya...
" BAKA ANIKI ! KENAPA KAU MENGAMBIL DUITKU ! "
Sang Aniki a.k.a Mizuku menggeleng pelan " Cih...bukankah ini uang hasil curian ? "
Kakuzu terdiam
" Kubilang Tou-san nanti... " ancam Mizuku sambil goyang ngebor *Tak kami sangka membuat OC segaje ini*
Kakuzu sweatdrop sambil goyang ngebor *Tak kami sangka Kakuzu lebih parah*
Sementara 2 baka saudara itu goyang ngebor sambil nyanyi cicak cicak di dinding...sang Tou-san, Zaku berjalan dengan penuh wibawa...tampak kerutan di wajahnya semakin panjang melihat 2 anaknya goyang goyang ngebor, sebenarnya dia mau ikut juga...tapi sebagai orang yang di kenal bijaksana...Zaku harus tetap...harus tetap...TENANG...
" Hei ! apa yang kalian berdua lakukan ! " Teriaknya sambil melipat kedua tangan di dadanya...
Si Mizuku dan Kakuzu berhenti bergoyang lalu menoleh ke arah ayahnya dengan muka takut sambil menggumamkan bait terakhir dari lagu cicak cicak di dinding...
" HAP ! Lalu di t...tendang ! kabur ! " dengan seenak jidat mereka menendang ayah mereka lalu lari dari Zaku...Zaku terjungkir balik, kemudian bangkit secara cepat...biasa...cara bangun ala orang kuat...
'
'
'
Sang ibu cuma menggeleng melihat dua anaknya di marahi habis habisan di rumah...sang ayah, Zaku dengan gusar memarahi 2 anaknya sambil memegang duit hasil curian tadi dengan penuh hujan lokal
" Baka ! kalian tahu...pencuri itu sangat memalukan ! kalian tidak tahu kalau itu sangat ME-MA-LU-KAN...MEMULAKAN ! "
" Memalukan... " kata si Mizuku membetulkan
" Ya ! itu...Tou-san sebagai salah satu orang yang dihormati di Desa Taki...tidak mau melihat kedua anak berwajah ancurnya ini moralnya sama dengan wajahnya...wajah boleh ancur ! tapi tidak dengan moral ! "
Mizuku dan Kakuzu cuma menunduk...mereka malu dikatakan memiliki moral ancur, tapi mereka lebih malu lagi di katakan wajahnya ancur...
Sang ayah berdiri dari kursi dan tanpa mersa bersalah memasukkan duit 'curian' itu ke kantung celananya lalu berjalan ke arah dapur,...mungkin di dapur dia goyang goyang ngebor untuk menyalurkan hasratnya (?)
Sang ibu mendekat ke arah dua putranya...
" Tou-san mu benar...meskipun kerja Kaa-san penjahit dan kerja Tou-san gak jelas...tapi Tou-san mu...bukan hanya Tou-san mu...mungkin seluruh keluarga kita ini dihormati hampir seluruh warga Takigakure... "
" Cih...meskipun dihormati...percuma juga kalau miskin...ini adalah salah Tou-san yang menjadi pengganggur " kata Kakuzu dengan kesal, lalu menoleh ke arah kakaknya...
" Ini juga salahmu ! "
" Lho, kok salahku ? " Mizuku kebingungan sambil ngupil
" Kau itu sifatnya pemboros ! kau tidak kasian sama Kaa-san yang capek capek menjahit baju orang...kemudian duit hasilnya kau pakai untuk poya poya ! "
" Foya foya..." kata Mizuku membetulkan, masih sambil ngupil
" Ah ! gak beda...cuma beda satu huruf ! dan...apa apaan kau ngupil di depan ku ! RASAKAN INI ! " kata Kakuzu dengan marah lalu mengarahkan pantatnya ke arah wajah Mizuku yang songong dan sambil ngupil.
TUUUT !
Si Mizuku terdiam beberapa menit...JRENG ! dia baru sadar... ' aku dikentutin Kakuzu ! '
" GAAAH ! KAU ADIK SIALAN AKAN KUBERAK KAN KAU ! "
Akhirnya Mizuku dan Kakuzu saling kejar mengejar sementara sang ibu, Hisa cuma menggeleng geleng kepala...
FLASHBACK END
Kakuzu tersenyum sendiri di balik cadarnya...dia paling suka mengingat masa kecilnya itu...
Kakuzu pun berhenti di suatu dahan pohon...dari situ dia bisa melihat desa Taki lebih jelas...
' Apakah desa itu masih miskin seperti dahulu ? ' tanya Kakuzu dalam hati
TBC
Aahh...gomen nih, chap ini agak pendek...Nowan lagi banyak tugas katanya dan aku mengerjakannya sendiri...
Yah..hanya itu...untuk OC lainnya ditunggu ya...
dan untuk chap depan mungkin masih menguak masa lalu (suramnya) Kakuzu...
dan terakhir...REVIEW PLEASE..,
