Hai~~ ketemu lagi di chapter ini dengan Author kece ini (digebukin reader bareng2 :V). Special thanks untuk reader bernama 'lol' yang telah memberi saran yang menurut ane sangat membangun. Sekarang sesi Tanya jawab :
'Pain Overture : saya orang Jatim'
'Toriq : saya update tiap sabtu ato minggu'
Yah itu untuk pertanyaan di chapter kemarin dan saya ada kabar gembira untuk kalian reader sekalian, yaitu buah manggis ada ekstraknya (woi yang bener ngasih berita!) gomen,hehehehe…sebenarnya Crezix-sensei akan balik lagi nulis di Ffn. Tapi aku dikasih amanah disuruh tanya kepada kalian, yaitu ingin Ffn yang LoL v2 ingin diteruskan olehku atau Crezix-sensei. Jawabannya bisa kalian tulis dikolom review atau langsung inbox ke saya. Jadi itu saja yang ingin saya katakan, sekarang mari kita baca chapter ini dengan semangat!
Title : The Curse
Crossover : Naruto x Fate x Hs DxD
Family, Hurt/Comfort, Angst, Romance (mungkin sedikit atau bahkan tidak ada),Supranatural
Disclaimer :
Chara Naruto,Chara Fate, dan Chara Hs DxD bukan punya saya. Saya tidak mengambil keutungan sedikit pun
Summary : "Dia" yang diabaikan, ditelantarkan,dan tidak dianggap memutuskan untuk berjalan di jalannya sendiri. Dengan takdir yang diberikan dari Tuhan untuknya, mampukah ia mengemban tugas dari-Nya...
Pair : Naruto x ?
Rate : T
Warning : OC,OOC,Typo(s),miss-Typo,Alurnya berantakan,dan banyak kesalahan lain.
"Hai"berbicara
'Hai'membatin
.
Chapter 7 : Bertemu Kembali
.
Setelah beberapa menit pemuda pirang tersebut menyetir mobil sport tersebut, ia pun menemukan target yang telah ia cari sejak sore tadi. Saat ini ia sedang berjalan menuju bangunan tua dipinggiran kota Tokyo, terlihat dari sudut mana pun bangunan tersebut hanya tinggal menunggu ambruknya saja. Akan tetapi hal tersebut tidak membuatnya takut dan lari meninggalkan tugas, karena ia tahu hobi mangsanya ini.
Julukan hebi (ular) tidak hanya pajangan semata, dari data yang ia terima dari Michael dijelaskan kalau Orochimaru adalah ilmuwan gila yang suka meneliti tentang keabadian. Dan sejauh ini ia telah melakukan percobaan pada semua makhluk hidup dan ia teliti dengan tidak berperikemanusiaan. Orochimaru juga adalah buronan polisi karena telah melakukan banyak sekali tindak criminal dan mengatasnamakan tindakannya tersebut dengan penelitian.
Menculik,membunuh,dan menyiksa makhluk hidup hingga manusia yang ia gunakan sebagai penelitian gilanya tersebut dan karena dirinya sulit ditangkap oleh pihak hukum makanya ia mendapat julukan hebi (ular).
ketika dirinya telah masuk kedalam bangunan tersebut, ia tidak menemukan apa-apa. Tapi dirinya tidak menyerah, menggunakan kekuatan indra ke-7 miliknya ia berhasil menemukana tempat bersembunyi Orochimaru. Indra ke-7 atau bisa disebut 'seventh sense', adalah indra dimana seseorang dapat melakukan hal diluar perkiraan manusia. Normalnya manusia hanya dapat mencapai indra ke-6 saja, akan tetapi itu tidak berlaku bila manusia tersebut adalah malaikat yang dipilih oleh tuhan secara langsung seperti Naruto. Akan tetapi, berbeda dengan Michael dan Gabriel yang dari awal adalah malaikat dan dikaruniai kekuatan oleh Tuhan itu sendiri. Sedangkan Naruto adalah malaikat yang dipilih oleh Tuhan dan karena dari awal Naruto adalah manusia Tuhanpun memberinya indra ke-7 agar kekuatannya menyamai para malaikat asli seperti Michael dan Gabriel.
Setelah menggunakan indra ke-7 miliknya, Naruto pun menemukan sebuah jalan rahasia menuju ruang bawah tanah. Tanpa basa-basi lagi ia segera masuk jalan rahasia tersebut, semakin dalam ia masuk kedalam lorong tersebut semakin minim pula pencahayaan di lorong yang ia lalui. Ia pun berjalan menggunakan penglihatan malam miliknya, itu adalah sebagian kecil dari kemampuan indra ke-7 miliknya. Bahkan kalau ia mau, Naruto dapat mengubah aliran waktu atau biasa disebut mengubah masa lalu. Tapi karena dapat mengubah masa depan dan mengubah takdir berjuta-juta nyawa di bumi, ia pun tidak mau melakukannya karena menurutnya 'yang berlalu biarlah berlalu dan hadapilah apa yang akan datang nantinya'.
Setelah 15 menit berjalan ia menemukan sebuah ruangan yang dipenuhi kertas penelitian berserakan dilantai dan juga terlihat tabung air sebesar manusia dewasa di pojok ruangan. Akan tetapi ada yang aneh diruangan tersebut, ya ruangan tersebut sangat sepi dan tidak ada tanda-tanda kehidupan disana.
Ketika hendak ingin masuk lebih dalam untuk melihat isi ruangan tersebut, tanpa sengaja ia menginjak tali jebakan diruangan itu dan menyebabkan dirinya terjatuh kedalam ruangan yang dipenuhi dengan hewan berbisa seperti ular,kalajengking,kelabang, dll. Setelah Naruto terjatuh kedalam ruangan yang dipenuhi hewan berbisa tadi, dari belakang pintu keluarlah sesosok lelaki berpupil vertikal seperti ular menyeringai senang karena jebakannya berhasil.
"Satte,apa kau bisa bertahan dari hewan pelihraanku itu. Naruto-kun?khukhukhu…."ucap lelaki tersebut yang tidak lain adalah Orochimaru.
"Tidak perlu terburu-buru, Baka-Orochi. Kita masih memiliki banyak waktu untuk bersenang-senang"ucap sebuah suara mengintrupsi, membuat lelaki ular tersebut berbalik melihat pintu masuk ruangannya dan alangkah terkejutnya Orochimaru, ketika melihat seorang pemuda bersurai pirang-hitam sedang berdsandar didepan pintu sambil membawa sabit ditangan kirinya.
"Ba-bagaimana kau bisa se-selamat dari s-s-sana?" gagap Orochimaru sambil berkeringt dingin.
'Berpindah tempat' atau 'teleport' adalah salah satu kemampuan dari indra ke-7 atau 'seventh sense' yang membuat penggunanya berpindah tempat sesuka hatinya dan 'Realita' adalah kemampuan dimana penggunanya melakukan kejadian yang dipikirkan oleh korbannya kepada si pengguna. Disini Orochimaru melihat Naruto jatuh kedalam lubang perangkapnya dan ia berpikiran bahwa Naruto pasti mati, dan Naruto melakukan 'Realita' kepada Orochimaru dan mengelabuinya itu juga termasuk kemampuan seventh sense.
"Jangankan mainanmu yang kemarin, peliharaanmu yang ini tidak mengefek apapun kepada tubuhku ini. Atau yang selama ini kau cari, yaitu KEABADIAN" ucap Naruto sambil menekankan kata abadi yang membuat Orochimaru iri dan marah seketika.
"Diam kau! Jangan membuatku tertawa bocah, abadi? Kau hanya beruntung saja!" teriak lantang Orochimaru sambil menyangkal ucapan Naruto dengan keringat dingin membasahi wajah pucat miliknya.
"Kau bilang begitu tapi ekspresimu berbanding terbalik dengan ucapanmu tadi, kheh manusia benar-benar membuatku tertarik"ucapnya dengan seringai iblis terpasang diwajahnya membuat Orochimaru semakin berkeringat dingin sambil berjalan kebalang.
Sreet
Langkah Orochimaru terhenti karena pijakannya sudah mepet dengan lubang jebakannya tadi yang dipenuhi dengan hewan peliharanya sedangkan Naruto semakin berjalan mendekat dengan sabit hitamnya berputar disamping kiri tubuhnya. Semakin lama jarak mereka hanya tinggal beberapa centi saja dan seringai Naruto semakin lama semakin lebar karena buruannya sudah terpojok.
"Ma-matte Naruto-kun, bagaimana kalau kita membuat sebuah perjanjian terlebih dulu"tawar Orochimaru sambil memikirkan rencana untuk dapat kabur dari Naruto.
Sedangkan Naruto memasang ekspresi heran karena semua targetnya sama saja, mereka bertingkah sombong dan angkuh ketika mereka menganggap dirinya lemah dan takut serta memohon atas nyawa mereka ketika dirinya telah menunjukkan kemampuannya. "Mari kita dengarkan apa perjanjiannya, bila tidak membuat diriku tertarik maka aku akan langsung mencabut nyawamu"ucapnya diakhiri dengan tatapan sinis.
'Kena kau, khukhukhu ternyata kau mudah sekali tertipu Naruto-kun'batin Orochimaru senang karena dirinya berpikir Naruto termakan omongannya
"Tapi karena aku sedang terburu-buru-"gantung Naruto dengan tatapan tajam sedangkan Orochimaru masih diam sambil menunggu ucapan Naruto selanjutnya.
Jrasshh
Tanpa aba-aba Naruto langsung menebas tubuh lelaki ular tersebut dan membuat roh Orochimaru terbelah menjadi dua sedangkan tubuhnya tetap utuh tanpa ada luka sedikitpun
"Aku tidak jadi mendengar perjanjian yang kau tawarkan"ucapnya sambil menendang jasad Orochimaru hingga jatuh kelubang jebakan tadi.
Secara visual Naruto memang terlihat seperti membelah tubuh Orochimaru menjadi dua akan tetapi jasadnya tetap utuh bahkan tidak ada bekas luka sedikitpun. Jawabannya ada pada sabit yang selalu digunakan oleh Naruto, sabit itu adalah sabit yang digunakan oleh Shinigami untuk mencabut nyawa dan memiliki kelebihan tersendiri. Yaitu bila digunakan untuk mencabut nyawa targetnya hanya rohnya saja yang berefek pada tebasannya sedangkan bila digunakan untuk membunuh orang biasa efeknya seperti benda tajam lainnya.
Setelah selesai menendang jasad Orochimaru, Naruto segera keluar dari bangunan tersebut dan pergi kekediaman Tohsaka untuk memenuhi janjinya kepada Rin. Ketika hendak memasuki mobilnya, ia mendapat telepati dari Michael.
"Naruto"
"Ada apa? Aku baru saja selesai melakukan tugas yang kau berikan tadi sore"tanyanya sambil memasuki mobil bermerk Ferrari tersebut.
"Aku sudah tau tentang itu, aku hanya ingin bertanya, apakah Gabriel sekarang bersamamu? Daritadi aku mencari di apartemennya, tapi dia tidak ada"
"Aku sungguh kasihan dengan Gabriel karena memiliki kakak pengidap siscon sepertimu, dan untuk pertanyaanmu tadi Gabriel sekarang berada dikediaman Tohsaka karena ajakan Rin-chan di sekolah tadi. Sekalian kau ikutlah, aku akan menjemputmu di tempat biasa kita bertemu"ucap Naruto watados tanpa memperdulikan Michael yang sedang menahan kesal karena ucapannya.
"Tunggu tunggu, kenapa kalian bisa betemu dengan Rin-chan?"Tanya Michael.
"Aku akan menjelaskannya nanti"ucap Naruto sambil menginjak gas mobil tersebut membuatnya keluar dari daerah bangunan tua tersebut. Dengan skill mengemudi yang mumpuni, Naruto menembus jalanan Tokyo yang ramai dengan kecepatan sedang.
Memakan waktu 15 menit, Naruto akhirnya sampai di Café yang biasa ia dan Michael jadikan tempat berdiskusi. Ketika sampai disana, ia yang keluar dari mobil sport berwarna orange tersebut menjadi sorotan pengunjung café tersebut. Karena merk mobil tersebut yang bisa dibilang mahal serta warna orange yang nyentrik membuat dirinya menjadi pusat perhatian.
Tanpa memperdulikan tatapan pengunjung café kepadanya, Naruto segera masuk kedalam dan mencari Michael. Tiba-tiba seseorang memanggil namanya, "Naruto!" teriak seorang pemuda bersurai pirang yang tidak lain adalah Michael.
"Ayo, kita segera berangkat. Gabriel pasti sedang menunggu kita"ajak Naruto lansung tanpa melihat Michael dan hal tersebut sukses sang Utusan Surga berteriak kesal "Narutoooo awas kauuu!" begitulah teriakan gaje Michael.
Change scene
Sedangkan disebuah rumah mewah terlihat dua orang gadis sedang berbeda surai menatap kaca dari kamarnya yang tembus ke taman depan rumah tersebut. Akan tetapi, gadis bersurai hitam memecah keheningan "A-anoo Gabriel-nee, ap-apa Naru-niisama sudah memiliki pa-pa-pacar?" Tanya gadis tersebut sambil tergagap dengan wajah memerah.
Sedangkan Gabriel yang ditanya oleh adik angkatnya seperti itu lantas tersenyum jail. "Ada apa Imouto-chan? Apa kau mau mendahului Nee-chanmu, hmm? Dan lagipula bukankah kau baru saja ditembak oleh Emiya-kun?"Tanya Gabriel sambil tersenyum jail, senyumannya semakin mengembang ketika melihat wajah adik angkatnya yang semakin memerah.
"B-bagaimana Nee-chan tau?"Tanya gadis bersurai hitam A.k.a Tohsaka Rin dengan wajahnya yang semakin memerah karena kakak angkatnya itu tau kalau dirinya baru saja mendapat pengakuan cinta oleh teman masa kecilnya.
"Jangan pernah meremehkan jarak jangkauan pengamatanku dan Naru-kun juga sudah tau"seketika ucapan Gabriel barusan membuat Rin menatapnya tidak percaya dan lansung jatuh terduduk dengan ekspresi wajah blank.
"U-uso daro"ucap Rin.
Brumm brumm
Namun perbincangan mereka terhenti ketika sebuah mobil bermerk Ferrari berwarna orange masuk keparkiran depan rumah, yang tidak lain adalah mobil yang dinaiki Naruto dan Michael. Ketika pintu mobil terbuka, terlihat dua pemuda bersurai pirang keluar dengan posisi yang aneh, terlihat pemuda ber-hoodie sedang merangkul atau lebih tepanya mencekik leher pemuda yang satunya. Terlihat pemuda yang dicekik lehernya A.k.a Michael berteriak kesakitan ketika dirinya dicekik sambil diseret masuk kedalam rumah oleh pemuda ber-hoodie A.k.a Naruto.
"Hei-hei-hei Naruto pelan-pelan, ittai…ittai….ittai"
"Aku tidak peduli, lagipula ini salahmu karena berteriak ditempat umum"ucapnya watados dan terus menarik Michael sampai dipintu depan rumah.
"A-anoo Naruto-san?"terdengar suara berat lelaki berumur 25-an memanggil Naruto. Ciri-ciri lelaki tersebut adalah bersurai coklat dan memakai kalung berbentuk salip terbuat dari perak yang dari tadi memandangi interaksi Michael dan Naruto.
"Hai' Naruto desu"jawab Naruto dengan polos sambil melepas hoodie jaketnya.
"Are Kotomine-san?"
Time skip
Saat ini terlihat 4 orang remaja sedang berkumpul diruang makan, mereka berempat adalah Naruto,Michael,Gabriel,dan Rin. Saat ini mereka berkumpul diruang makan karena permintaan ayah Rin sekalian untuk mengenalkan istri serta saudara baru mereka kepada Naruto,Michael, dan Gabriel karena mereka bertiga izin pergi sebelum ibu kandung Rin meninggal. Dan disinilah mereka sekarang, diruang makan sedang menunggu ayah Rin sedang memanggil anggota keluarga barunya.
"Oi, kenapa situasinya malah jadi seperti ini?"Tanya Naruto memecah keheningan diantara mereka dengan ekspresi datar serta nada yang dingin.
"Jangan mengeluh Naruto, bukannya kau yang ingin tau saudara baru Rin-chan?"kali ini Michael yang menjawab pertanyaan Naruto dan yang bertanya malah melirik Michael dengan lirikan yang berisi 'Jangan banyak omong, semua ini salahmu!' dan tentu saja hal tersebut membuat sang 'Utusan Surga' berkeringat dingin.
"Ini semua salahmu Michael, bila kau tadi tidak banyak bicara mungkin kita tidak perlu menunggu Otou-sama disini sekarang!"ucap Naruto dengan wajah stoicnya.
Flashback On
"Are Kotomine-san?"
Yap, lelaki tersebut adalah Kotomine Kirei. Dia dulunya bekerja sebagai pengasuh Naruto,Michael,Gabriel,dan Rin ketika masih kecil hingga SMP. Akan tetapi, karena Naruto,Michael, dan Gabriel yang izin pergi dari keluarga Tohsaka untuk hidup mandiri setelah kelulusan mereka ketika SMP membuat pekerjaan Kirei berubah menjadi supir pribadi Rin.
"Ternyata benar kalau itu kalian berdua, tadi aku juga pulang bersama Gabriel oujo-sama da Rin ojou-sama. Tidak terasa sudah 2 tahun saya tidak melihat kalian bertiga dan sekarang kalian terlihat dewasa, terutama anda Naruto-sama dan Michael-sama selalu bersemangat seperti biasa"ucap Kirei sekedar basa-basi sekedar melepas rindu.
"Hn, arigatou"jawab Naruto singkat,padat, dan tidak jelas membuat Michael yang masih dipiting ternganga karena jawabannya dan Kirei hanya tersenyum melihatnya.
"Anooo Kotomine-san, anda bilang tadi 'Gabriel pulang dengan Rin-chan'. Bagaimana caranya Gabriel bisa pulang dengannya?"Tanya Michael masih diposisi yang sama, yaitu dipiting Naruto.
"Aku yang menyuruhnya, kami bertemu Rin-chan disekolah dan katanya ia baru pindah hari ini. Lalu blablablalbla dan begitulah ceritanya"bukan Kirei yang menjawab melainkan Naruto, tentu saja hal tersebut membuat Michael sewot.
"Kenapa kau tidak bilang daritadi baka Naruto!"teriaknya.
"Ano Kotomine-san, apa Otou-sama ada dirumah?"tidak menjawab pertanyaan dari Michael, Naruto malah mengacuhkannya dan bertanya pada Kirei.
"Kalau Tokiomi-sama ada dirumah, apa kedatangan kalian bertiga ini ada hubungannya dengan istri baru Tokiomi-sama?"Tanya Kirei kepada Naruto dan hanya mendapat balasan "Hn" dari Naruto. "Kalau begitu, kalian berdua berdua tunggu diruang makan saja. Biar nanti saya yang memanggil yang lain" jawabnya dan langsung mengantarkan Naruto dan Michael ke ruang makan.
Tidak lama setelah itu, Gabriel serta Rin turun dari kamar atas dilantai dua dan mereka berempat menunggu bersama disana selagi Kirei memanggil ayahnya Rin.
Flashback Off
Setelah lima belas menit menunggu, terlihat lelaki berusia 30-an memakai jas berwarna merah maroon bersurai hitam agak coklat sedang menuruni tangga, diikuti empat orang yang salah satunya Naruto pernah lihat di sekolahnya.
Terlihat empat orang sama-sama bersurai pirang tetapi berbeda gender, yang satu pemuda dan yang tiga adalah dua orang gadis dan seorang wanita berumur 28 tahun dengan dada yang terbilang lumayan besar. Mereka berempat pun mendatangi tempat Naruto dan yang lain berkumpul, tiba-tiba sebuah ucapan mengintrupsi mereka berempat.
"Oh ishashiburi Naruto, Michael, dan Gabriel. Sudah 2 tahun tidak bertemu, ternyata kalian sudah tambah dewasa ya"ucap lelaki tersebut yang tidak lain adalah ayah dari Rin, Tohsaka Tokiomi. Naruto serta yang lain langsung mendekati Tokiomi dan berpelukan seperti keluarga bahagia.
"Otou-sama Ishashiburi, kami bertiga pulang kesini karena mendengar kabar duka dari Rin-chan"ucap Gabriel dengan tatapan sedih.
"Kami turut bersedih dan juga meminta maaf karena tidak ada disaat terakhir Oka-sama meninggal dan juga kami mendengr kabar kalau Otou-sama telah menemukan pengganti dari Oka-sama"kali ini Naruto yang menjawab sambil melirik ibu dan sudara tiri barunya yang dilirik pun menatap Naruto dengan intens, terutama pemuda bersurai pirang dengan raut wajah seperti yankee.
"Oh iya, perkenalkan diri kalian, mereka adalah ibu serta saudara baru kalian"ucap Tokiomi sambil melirik wanita yang ada dibelakangnya agar mengerti situasi saat ini. Wanita yang dilirik Tokiomi langsung maju dan memperkenalkan dirinya.
"Jadi kalian bertiga yang bernama Naruto-kun,Michael-kun, dan Gabriel-chan ya, kami berempat selalu mendengar tentang kalian bertiga dari Tokiomi-kun. Ngomong-ngomong namaku adalah Tohsaka Tsunade, ibu baru kalian. Jadi, mulai sekarang panggil aku Kaa-san"ucap wanita yang bernama Tohsaka Tsunade, yap wanita tersebut namannya dulu adalah Senju Tsunade. Dulunya Tsunade bekerja sebagai asisten pribadi Tokiomi, memang Tsunade dulunya memiliki perasaan kepada pemimpin perusahaan tersebut. Tapi karena Tokiomi sudah memiliki istri jadi dia memendam perasannya tersebut, tapi setelah mendengar kabar bahwa istri Tokiomi telah meninggal, dia pun berusaha menghibur atasannya yang sedang berduka dan setahun kemudian ia dilamar oleh Tokiomi menjadi istrinya karena Tokiomi menyadari perasaannya. Tsunade adalah seorang janda beranak tiga, walaupun begitu wajahnya selalu terlihat awet muda seperti remaja.
"Namaku adalah Tohsaka Gilgamesh, Anak pertama dari tiga bersaudara dan juga Senpai kalian di K.S.H.S. Sebenarnya aku sedikit penasaran dengan identitasmu yang sebenarnya Naruto, karena aku pernah melihatmu mengantarkan anak dari CEO terkenal Namikaze"ucapan Gilgamesh barusan membuat yang lain kaget minus Michael dan Gabriel karena mereka tahu masalah yang sebenarnya, sedangkan Gilgamesh menyeringai sambil menatap Naruto dari atas kebawah.
Tokiomi yang mendengar perkataan Gilgamesh mengernyit bingung, karena anak angkatnya yang berurusan dengan keluarga terkenal Namikaze. Sedangkan Michael dan Gabriel yang mendengarnya hanya satu kata yang ada dipikiran mereka berdua saat ini 'Jangan pernah mengungkit masa lalu Naruto, bila tidak ingin terkena masalah'.
"Aku tidak tau apa yang kau inginkan Senpai, tapi bila kau ingin mengusik hidupku kupastikan kau akan Menyesal"ucap Naruto dengan menekankan akhir kalimatnya sambil mengeluarkan sedikit aura membunuh untuk mengancam kakak angkatnya itu dan yang diancam berkeringat dingin karena tatapan menusuk dari Naruto.
"Gomen Naru-kun, maafkan kakakku yang tidak sopan itu"ucap gadis bersurai pirang pucat dengan gaya rambutnya yang diikat ponytail juga memiliki iris mata berwarna aqua marine.
"Hn"jawab Naruto singkat sedangkan yang lain melihat interaksi Naruto dengan gadis tersebut sedikit penasaran apalagi gadis tadi memanggil Naruto dengan suffix '-kun' membuat mereka semakin penasaran.
"Ne Naru-kun, apakah kamu mengenal gadis itu. Kalau tidak salah, aku mendengarnya memanggilmu dengan suffix '-kun'. Apa kamu memiliki hubungan dengannya?"Tanya Gabriel mewakili yang lain dengan jari telunjuk menunjuk gadis tersebut.
"Hai', perkenalkan namaku adalah Tohsaka Ino dan juga aku teman Naruto dari kelas 2A. salam kenal saudara baruku!"ucap gadis yang bernama Ino dengan bersemangat sedangkan Michael dan Gabriel yang mendengarnya sedikit kaget. "Naruto, ternyata kau punya teman selain aku dan Gabriel ya. Ternyata kau sudah dewasa sekarang"ucap Michael sambil menangis bombai sedangkan Gabriel sedang membatin 'Sainganku bertambah satu lagi, tapi aku akan tetap semangat'batinnya menyemangati.
"Urusai Michael, soal bagaimana aku mengenalnya akan aku ceritakan lain kali"ucap Naruto ketus sedangkan Tokiomi dan Tsunade yang melihat percakapan anak-anaknya hanya tersenyum lega karena mereka dapat akur satu sama lain.
"A-anoo, perkenalkan na-namaku Tohsaka Samui . Aku anak bungsu dari tiga bersaudara dan aku sekelas dengan Rin-chan disekolah, salam kenal Naruto-nii,Michael-nii dan Gabriel-nee"ucap gadis berambut pirang sebahu yang bernama Samui diakhiri dengan membungkuk. Kini anggota keluarga Tohsaka menjadi lebih ramai, urutan keluarga saat ini adalah :
Tohsaka Tokiomi (kepala keluarga)
Tohsaka-Senju Tsunade (Ibu rumah tangga)
Tohsaka-Senju Gilgamesh (anak pertama)
Tohsaka Naruto (anak kedua)
Tohsaka Michael (anak ketiga)
Tohsaka Gabriel (anak keempat)
Tohsaka-Senju Ino (anak kelima)
Tohsaka Rin (anak keenam)
Tohsaka-Senju Samui (anak ketujuh)
Setelah perkenalan tersebut, keluarga Tohsaka pun melakukan acara makan bersama dengan perasaan senang karena keluarga mereka telah berkumpul. Terlihat wajah Tokiomi yang tersenyum bahagia melihat keluarga barunya, terdengar canda tawa mereka diruang makan. Walupun keadaan sekarang menjadi bahagia, tetap saja Naruto tidak bisa tersenyum atau ikut tertawa seperti yang lain. Dia hanya menanggapi pembicaraan yang lain dengan 3 kata yaitu 'Hn', 'Ya', 'Tidak', sifat datarnya tersebut dimaklumi oleh yang lain terlebih Tokiomi yang sudah tau sifat pemuda yang berstatus sebagai anak angkatnya itu.
Tanpa sengaja pandangan Naruto menangkap ekspresi Rin yang terlihat antara sedih dan bahagia, namun ia mengacuhkannya dan memilih melanjutkan acara makan malamnya. setelah acara makan malam tersebut selesai, mereka langsung pergi kekamar masing-masing karena jam menunjukkan pukul 23.35. Setelah memasuki kamarnya, terlihat Naruto sedang berdiri didepan kaca kamarnya dan membuka mata Blue sapphire dan merah vertical miliknya. Terlihat Naruto sedang berkonsentrasi mengalirkan kekuatan malaikatnya ke mata blue sapphire miliknya, seketika mata birunya berubah menjadi berbentuk jam berwarna emas (bayangin matanya Tokisaki Kurumi dari anime Date a live) dan mata merahnya menyala semakin terang.
"Sekali-kali menggunakan kekuatan ini tidak apakan?"ucap Naruto dengan mata yang berbentuk jam miliknya berputar lebih cepat. Saat ini Naruto sedang menggunakan 'Seventh Sense' miliknya, yaitu 'melihat masa depan'. Mata yang berbentuk jam tadi berguna sebagai melihat masa depan atau masa lalu, bila dentingan jam dimatanya berputar searah jarum jam dengan cepat berarti Naruto sedang melihat masa depan sedangkan bila dentingan jam dimatanya berputar tidak searah jarum jam maka Naruto sedang melihat masa lalu. Sedangkan mata merahnya berguna seperti kamera video yang merekam kejadian masa depan atau masa lalu. Dan yang ia lihat masa depannya saat ini adalah masa depan yang akan dilakukan Grayfia nantinya.
Setelah selesai, terlihat matanya kembali seperti semula menjadi blue sapphire dan mata merahnya tidak menyala seperti tadi. "Jadi begitu ya"ucap Naruto, lalu ia segara pergi tidur karena besok ia harus bangun pagi-pagi.
.
Skip time
.
Pagi yang cerah nan damai terlihat dikediaman Tohsaka, saat ini seluruh anggota keluarga telah berkumpul diruang makan untuk sarapan pagi. Tapi bila lebih teliti lagi ada yang kurang diruangan tersebut "Tou-san, Naru-nii kemana? kok tidak ikut sarapan?"Tanya Rin kepada ayahnya. Yap, pemuda bersurai pirang-hitam tidak terlihat disana.
"Naruto izin berangkat duluan karena memiliki urusan katanya"jawab Tokiomi kepada putrinya. Michael dan Gabriel hanya mengangguk-angguk saja sedangkan Ino dan Rin terlihat berpikir.
"Urusan?"beo Rin.
"Tou-san tidak tahu urusan apa itu, tapi kata Naruto hanya urusan pribadi. Oh dan satu lagi yang ingin Tou-san katakan, kalau kalian berenam nanti akan diantarkan oleh Kirei"
"Hai'"ucap mereka berenam bersamaan.
Sedangkan dilain tempat, terlihat pemuda bersurai pirang-hitam sedang berdiri sambil menyender mobil Ferrari miliknya, saat ini ia sedang menunggu anak dari majikannya. Ketika sedang menunggu, terlihat seorang wanita berpakaian maid datang menghampirinya.
"Naru-kun, ada apa memanggil Nee-chan?"ucap maid tersebut yang tidak lain adalah Grayfia.
"Sebenarnya aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu, Nee-chan" jawab Naruto sambil berdiri didepan Grayfia.
"Ada apa?"Tanya Grayfia bingung karena tiba-tiba berdiri didepannya.
"Sebenarnya….
.
.
.
.
"Bgaimana bisa kau tau, Naru-kun?"Tanya Grayfia sambil membulatkan matanya sedangkan Naruto masih menatapnya datar.
"Nee-chan mau percaya atau tidak terserah, tapi aku bisa melihat semuanya"ucap Naruto sambil berbalik ketika dirinya melihat rombongan remaja berjalan kearahnya.
"Lalu, kau akan memilih yang mana Naru-kun?"Tanya Grayfia dengan menatap punggung pemuda yang sudah dianggap adik olehnya dan sebuah ucapan membuat sebuah senyum terukir diwajahnya.
"Aku tidak akan memilih pilihan tadi dan aku tidak akan melarang Nee-chan untuk melakukannya, karena Nee-chan adalah orang yang berharga bagiku. Tapi akan kuberi saran untukmu Nee-chan, 'Dendam tidak akan pernah berakhir walaupun orang yang menjadi penyebab dendam tersebut tumbuh telah mati'"ucap Naruto lalu masuk kemobil miliknya.
"Nee-chan akan mengikuti saranmu, Naru-kun"ucap Grayfia sambil berbalik menghiraukan tatapan bingung dari rombongan remaja yang baru sampai disana.
.
Skip time
.
Ditempat parkir K.S.H.S saat ini terlihat sedang ramai bersitegang, terlihat kedua kubu saling berhadapan dan terlihat pemuda berhoodie ditengah-tengahnya.
"Kau gadis merah, kenapa kau dan saudaramu keluar dari mobil milik Naru-kun?"Tanya Gadis bersurai pirang pucat gaya ponytail sambil menunjuk gadis bersurai crimson didepannya. "Seharusnya aku yang bertanya, apa hubunganmu dengan Naru-kun?"balas gadis bersurai merah crimson A.k.a Rias tak kalah sengit.
.
Flashback On
.
Terlihat mobil Ferrari berwarna orange masuk ke area parkir K.S.H.S diikuti mobil berwarna hitam MPV dibelakangnya. Ketika mobil Ferrari tersebut berhenti mobil MPV tersebut juga berhenti disebelahnya, ketika penumpang mobil hitam keluar tampak penumpang tersebut menatap tidak percaya ketika melihat pemuda berhoodie keluar dari mobil Ferrari tersebut diikuti rombongan anak dari CEO terkenal.
Sontak hal tersebut mengundang tanda tanya bagi rombongan yang keluar dari mobil MPV tadi, langsung saja gadis bersurai pirang pucat diikat ponytail bertanya dengan nada tinggi sambil mencak-mencak ke gadis bersurai merah crimson tersebut yang baru keluar dari mobil Ferrari berwarna orange tadi. Kejadian tersebut pun menjadi tontonan siswa lain.
.
Flashback Off
.
Sedangkan Naruto yang mendengar pertanyaan tersebut sedikit tersentak 'Tunggu dulu, bila arah pembicaranya kesini maka…'batin Naruto sedikit cemas. Ketika Naruto ingin menengahi pertengkaran mereka berdua, tiba-tiba terdengar suara mengintrupsi mereka.
"Kalian berdua, tolong hentikan pertengkaran kalian!"kalimat tersebut keluar dari mulut pemuda pirang dengan jambang yang sedikit panjang A.k.a Menma, tentu saja hal tersebut membuat Ino dan Rias yang sedang adu mulut berhenti. Rias yang melihat kakaknya bicara pun menatapnya penuh tanda tanya, " Imouto-chan, bila kalian teruskan dapat menjadi masalah juga untuk kita nanti. Benarkan Gilgamesh?"ucap Menma dengan santai sambil melihat Gilgamesh yang hanya bersedekap dada. Sebenarnya hubungan Menma dan Gilgamesh adalah teman setim basket dulu dan karena mereka sudah kelas tiga mereka pun berhenti, walaupun tidak melakukan klub bersama lagi mereka berdua tetap menjadi sahabat.
"Kau benar Menma, lebih baik kita segera masuk kekelas masing-masing dan untuk semua yang menonton disini silakan bubar!"ucap Gilgamesh sambil berteriak membuat siswa yang menonton langsung bubar. Setelah itu rombongan keluarga Namikaze pun meninggalkan tempat parkir diikuti rombongan keluarga Tohsaka setelahnya, menyisahkan Naruto yang dari tadi berdiam diri disana.
'Sepertinya Miss Direction milikku berhasil, sekarang lebih baik aku pergi keatap dan membolos pelajaran disana'batin Naruto sambil menyeringai kemenangan (ckckckck,jangan meniru sifat Naruto yang suka membolos pelajaran ya teman-teman. Tunggu dulu, bukannya saya yang buat sifat Naruto begitu hehehe #Author digebuk massal), yap 'Miss Direction/Hawa keberadaan yang tipis' adalah kemampuan dimana sang pengguna mengalihkan objek perhatian yang seharusnya kearahnya dan dialihkan ke orang lain. Seperti kejadian tadi, ketika Naruto ingin menghentikan pertengkaran Ino dan Rias tiba-tiba Menma menyela dirinya dan Naruto pun mengalihkan perhatian yang seharusnya terarah kepadanya menjadi kearah Menma. Kalau yang ini tidak termasuk 'Seventh Sense' karena 'Miss Direction' adalah keahlian Naruto sejak kecil, bahkan Michael dan Gabriel tidak dapat menyadarinya. Naruto pun berjalan kearah atap dengan santai tanpa ada rasa bersalah, ketika dirinya hendak memegang knop pintu atap sekolah tangannya terhenti ketika sebuah suara feminim terdengar mengucapkan sesuatu kepadanya.
"Chotto matte, bukankah saat ini jam pelajaran sedang berlangsung?"Tanya gadis yang posisinya dibelakang Naruto. Naruto pun berbalik agar dapat melihat gadis yang berada dibelakangnya saat ini, ketika selesai berbalik Naruto dapat melihat rambut sebahu bersurai ungu kehitaman dengan mata beriris amythyst dibalut kacamata ungu yang memberi nilai plus tersendiri untuk kecantikan gadis tersebut. Naruto dapat melihat tanda ketua OSIS yang berada dibahu gadis tersebut dan tanpa basa-basi Naruto langsung menanyakan keperluan gadis tersebut.
"Jadi ada perlu apa Kaichou-san menemui orang sepertiku?"Tanya Naruto watados yang tentu saja membuat gadis didepannya saat ini kesal. "Kau bertanya seperti itu dengan entengnya? Seharusnya kau tau kalau saat ini adalah waktunya pelajaran dimulai dan kenapa kau malah masih disini, pemuda-san?"ucap gadis tersebut berkacak pinggang.
"Naruto"
"He?"
"Naruto, panggil aku Naruto dan kenapa aku sedang ada disini bukanlah urursanmu"ucap Naruto sedikit dingin lalu membuka pintu atap sekolah setelah itu menutupnya lagi tanpa menunggu respon dari gadis tadi.
Cklek
"Apa-apaan ucapannya tadi"ucap gadis tersebut lalu mengikuti Naruto dan alangkah terkejutnya gadis itu ketika melihat atap sekolah yang kosong dan ketika dirinya melihat sekelilingnya tidak ada tanda-tanda pemuda tadi. 'Aneh sekali, jelas sekali kalau tadi dia masuk kesini?' batin gadis itu bingung dan karena tidak perduli gadis tersebut pergi dari sana.
Cklek
"Sona Sitri, gadis yang selalu menjadi peringkat pertama ketika ujian dan menjabat sebagai Fuku Kaichou. Merepotkan bila harus berhadapan dengan gadis seperti itu"ucap seorang pemuda yang tidak lain adalah Naruto yang sedang bersender ditembok sebelah pintu yang menuju atap, sebenarnya ketika dirinya masuk keatap tadi dirinya hanya menyender pada tembok tersebut sambil menurunkan hawa keberadaannya agar gadis tadi menyadari keberadaanya dan Naruto berhasil mengelabui gadis bermarga Sitri tersebut. Naruto pun langsung merebahkan tubuhnya disana dan memejamkan matanya, sedangkan dikelas 2B terlihat dua orang gadis berbeda surai yaitu Gabriel dan Rias yang merasa ada yang kurang dan ketika mereka mengingatnya ekspresi mereka sontak langsung berubah.
"Naru-kun dimana!"ucap mereka berdua bersamaan.
.
.Skip time
.
.
Saat ini jam istirahat sedang berlangsung dan terlihat juga para murid K.S.H.S sedang menyerbu kantin sekolah, ada juga yang membawa bento dan memakannya di taman bersama teman-temannya yang lain. Sedangkan terlihat tokoh utama kita Naruto masih berbaring di atap sekolah, padahal sejak pagi tadi dirinya membolos pelajaran dan sampai jam istirahat dirinya masih tertidur.
Tap tap tap
Terdengar suara langkah kaki mendekat kearah Naruto, namun ketika sampai disamping Naruto orang tersebut berhenti dan duduk disamping Naruto. "Akhirnya kau kesini Senpai"ucap Naruto yang tiba-tiba terbangun dari tidur siangnya.
"Jadi informasi apa yang kau dapatkan, Naruto no Shinigami?"Tanya malikat bergelar Lucifer tersebut.
"Jujur saja kemarin aku tidak mengawasinya, tapi aku mendapatkan sesuatu yang menarik. Nanti…."
.
..
And cut
.
.
Yey akhirnya selesai juga chapter ini dan selamat untuk diriku sendiri, soalnya ini chapter yang paling panjang daripada chapter The Curse yang pernah ane tulis (ketauan klo Author yang satu ini no life).
*Jleb (Woi sakit tau)
Dan juga, hari ini kami segenap Author Fanfiction Indonesia yang berisikan:
Shiba Tatsuya
Red Saber-Mordered
Jok'ztheblackdevil
Chic White
Unknownman 18
Dwight's
Azainagamasa dan PembawaCeritaIsekai
.weed, Azumamaro, dan RFI collection.
Afly /
RayNaruKushi/Neon-Blue Sapphire
sedang memberikan kejutan untuk reader yang setia membaca Fanfiction, hari ini tanggal 27 para Author mengadakan event update serentak. Apa itu update serentak? Yaitu kami para Author Ffn membuat sebuah kesepakatan dan menjadikannya sebuah event berupa update bersama-sama yang ditentukan pada tanggal 27 Oktober hari ini. Tujuannya untuk menarik minat para reader lagi di Ffn dan memancing adanya Author-author baru. Eit, belum selesai karena pada awal November nanti aka nada event update serentak gelombang kedua yang kan diisi oleh :
Hyuugadevit-cherry
Jangkryx
Kuroyukki
Rain no Lancelot/Uzumaki Naruto'chii
Da cinvi
RyukaRa
Arubatarion
Apocalypse of Yami
Shooting Quasar
Author-Gorilla
Phantom no Emperor/Cronos rose
Brengzeck-id
Kaze Riku
#Publish&UpdateSerentak2018
-Ayo majukan dunia perfanfiksian Indonesia-
Dan juga saya ucapkan terima kasih kepada Author 4kagiSetsu,Dwight's,dan Fahrul742 yang mau mampir membaca Ffn saya ini (T T).
(Dasar Penjilat :v)
Dan jangan lupa pilih Author mana yang menurut kalian pantes nerusin LoL v2, aku atau Crezix-sensei sendiri. Dan sampai ketemu lagi dichapter berikutnya~~~~
Unknownman 18 Logout
