Part 6

"Progress and Special Selection"

Tidak terasa, sebulan pun berlalu, sekarang ini, semua peserta telah bersiap untuk mengikuti ujian demi ujian kelompok,

Hari ini, akan kembali diiumumkan 3 orang terbaik dari program ini, seperti biasa, semua orang sudah berkumpul disana

*For the entire participant of Program, level 4-10 please line up in front of the stage

Semua pun berbaris sesuai kelas

"bailah, kali ini seperti biasa, akan diumumkan yang terbaik dari setiap kelas, dan pengumuman khusus untuk beberapa orang" Kata Dufo

"Pasti mereka lagi" kata seorang yang ada disana

"belum tentu"

"kenapa?"

"ada yang bilang kemampuan Jane menurun belakangan ini"

"Untuk peseta terbaik kali ini, jatuh pada, Darren Heiligdom Shane!" kata Pria itu

Semua bersorak, para peserta kaget, tapi tetap senang, karena biar bagaimanpun, Darren adalah orang yang cukup disenangi teman temannya

"YEAH!" teriak Darren, berlari ke panggung, mengeluarkan sebuah laba laba besar sekepalan tangan dan membuat pertunjukan singkat dimana laba laba itu membuat jarring bertuliskan "terima Kasih" di antara kedua telapak tanganya

"Darren, ruang BP" kata Dufo

Darren tidak peduli, dan masih melakukan pertunjukan sampai tiba tiba Jane meloncat dan memukul Darren dari belakang

"stop it at once" kata Jane, memukul Darren dengan sarung pedangnya

Pukulan Jane membuat Darren melepaskan laba labanya, dan laba laba itu jatuh ketanah, disanalah, kekacauan timbul

Dan, orang itu, Dufo Von Inchis, menatap laba laba itu, dan laba laba itu langsung diam dan kembali ke sarangnya di kandang yang dipegang Darren

"kita lanjutkan acaranya" kata orang itu

Suasana hening, bercampur takjub dan ngeri, para siswa menertibkan diri

"Untuk peserta kedua, jatuh pada Bram Leadwood!" kata Pria itu

Suasana bertambah kikuk, Jane Lane Astaire yang langganan juara satu, ternyata tidak masuk dalam juara satu atau dua

"Untuk peserta ketiga terbaik…." Saat Dufo membacakan hal ini, 3 guru mendekatinya dan membisikkan sesuatu

"jatuh pada Brett Astaire" kata Dufo

Hal ini sangat mengejutkan rombongan, tidak hanya nama belakang Brett yang sama dengan Jane, Brett baru level 4

Dufo menurunkan kertas yang dipengannya, lalu mendongak dan menghadapkan matanya kea rah para peserta disana

"untuk Jane Lane Astaire" Kata Dufo, menghela nafas

"Kau terpilih menjadi VIP untuk tes ke 10, sekaligus pengawas seleksi khusus"

"Untuk lebih jelasnya, Jane, kau ikut bapak ke ruang guru" kata Unami

Jane segera pergi bersama Unami

"kalian akan mendapat penjelasan mengenai VIP dan seleksi khusus di papan pengumuman" Kata Dufo

* Participant dismissed

~Papan pengumuman~

VIP PARTICIPANT

Whoever beat the VIP participant, before or after the 10th selection, shall be chosen into 13 people who will select. Killing is acceptable, if no one beat the VIP, she will choose one person to be selected.

So, it is up to you if you want to suck up to her or trying to kill her

SPECIAL SELECTION

For all the participant below level 5 shall be given special test which can add 5 person into level 8. in other circumstances, the fifth person can be multiplied into 6 or more people if they good enough

Note = Please prepare yourself, the 10th selection shall be up not long after the special selection

Setelah pengumuman itu, tidak terhitung orang orang yang mulai mendekati Jane untuk hal ini, seperti biasa, Jane diam saja,

Dilain pihak, anak anak dibawah level 5 sangat senang dengan kabar ini, meski mendapat kecemburuan dari mereka yang sudah mencapai level 5 atau lebih

Maria Roosevelt, salah seorang peserta yang akan mengikuti seleksi khusus, kini duduk berempat bersama dengan teamnya yang sedang mengisi formulis pendaftaran kelas, karena begitu special training selesai, tes level 10 akan segera dimulai, dan menurut mereka, bagi yang masih level dibawah 9, hanya akan mendapat pelajaran.

Tapi, mereka salah besar

Darren, dilain pihak, ragu apa ingin memberitahu orang orang atau tidak, untuk sekarang, dia diam diam memberitahu orang orang terdekatnya, melatih, dan membimbing mereka. Dia bertekad untuk menolong orang sebanyak mungkin yang bisa dia lakukan

Brett Astaire, yang tiba tiba menjadi pusat pembicaraan, sekarang sangat disegani, dia dipercaya sebagai pengganti Jane yang sudah terpilih menjadi VIP dan beberapa menyebutkan bahwa ia adalah calon MVIP alasannya, selain sikap Brett yang berwibawa, nama belakangnya sama dengan Jane. Astaire

Saat ini, Brett dan yang lainnya juga sudah mengisi kelas dan hasilnya adalah

Brett Astaire = Wind Class and Technology Class

Edge Blaze = Smith and Wind class

Josephina Goodwin = Water and Technology class

Hammer David Grant = Earth and Smith Class

Michael Miller = Language and Logic class

Maria Roosevelt = Logic and Fire Class

Jake = Fire and Nature Class

Keith = Medic and Water Class

Evan = Logic and Technology Class

Ryan = Earth and Alchemy Class

Selesai mengisi formulis, semua orang oun berpencar ke tempat yang ingin mereka kunjungi tidak terkeculai Maria dan Jo

Jane sedang duduk diatas atap sampai salah seorang bernama Ando dari Earth and fire class menyerang Jane, bersama dengan 20 orang lainnya, Jane tidak mengalami masalah menghadapi mereka, hanya saja, Jane tidak melihat bahwa Josephina Goodwin, yang berada di bawah atap, sedang bermain internet dengan santai, tidak sadar akan hujaman jarum beracun yang tadinya diarahkan untuk Jane

Jane tidak sempat menyelamatkan Jo, namun, munculah orang yang tidak diduga ada disana, Maria Roosevelt yang mendorong Jo, menyelamatkannya, hanya saja, dia terkena sedikit irisan jarum ditangannya

Salah satu orang takut akan Jane yang sudah mengalahkan 15 orang yang bersenjata, dia loncat ke bawah, dan menyerang Jo dan Maria, Maria, meski sudah terkena racun dari jarum itu, masih dapat menolong Jo dengan pocket knife yang dipegangnya.

Jane, dengan sigap, memukul orang itu, dan semua sisa orang yang belum dikalahkannya

"kau tidak apa apa?" Tanya Maria kepada Jo

"ya, aku baik baik saja, tapi kau sendiri?" Tanya Jane kepada Maria, dan Jane, lebih kea rah Maria

"Aku baik baik saja" kata Maria, yang sudah bisa merasakan racun mengalir di tubuhnya, dia merobek pakaiannya, dan mengikat lengannya

Jane, dalam diam, mendekati Maria, dan berjongkok disebelahnya, lalu mengeluarkan kotak persegi kecil yang sepertinya kotak p3k

"Tidak cukup hanya dibalut" kata jane sambil mngeluarkan sejenis kotak cairan, mengeluarkan suntikan baru dari segelnya, dan mengambil sedikit dosis dari kotak cairannya, menusukkannya 5 mili di atas luka Maria, lalu menjahit lukanya

"kau bisa ilmu medis? Kukira kau kelas fire dan logic" kata Maria

Jo, diam sejenak, lalu memutuskan untuk menanyakan Jane kenapa dia berhenti dari kelas medis, lalu Maria pun mengerti bahwa Jane pernah menjadi kelas medis, tapi berhenti

Jane, setelah selesai menjahit luka Maria, bangkit berdiri

"ada hal yang tidak seharusnya kalian tahu dan tidak tahu" kata Jane sambil melangkah pergi

Maria dan Jo, yang tidak saling akrab, hanya bisa sedikit menukar salam dan setelah itu pergi

Dan, tanpa terasa, besok adalah seleksinya, seleksi hidup dan mati yang disamarkan sebagai seleksi main main

~THE END~

Author's note = sori yah nanggung bgt. Soalnya seleksinya di life. Tp, ada sedikit bonus chapter dan masih ada epilogue!

Sekadar promo, cerita ke3 itu yang paling seru! Dinanti yah~~

Spoiler! = cerita ke 3 itu tentang seleksi ke 10