TIME
PART 7
By: me
WARNING!
Rated : T to M
Genre: romance and sad
YAOI! BOY X BOY
G-RI ( G-dragon and seungri) / nyongtory
Cast:
kwon jiyong as G-Dragon
lee seunghyun as lee seungri
dong yong bae as taeyang
choi seunghyun as top
kang daesung as daesung
other pair seiringnya berjalan waktu
Disclaimer : FF ini asli milik saya
~Happy reading~
"tuan jiyong pernah melewati hal tersulit dalam hidupnya" ucap park ahjussi akhirnya karena dia merasa kasihan dnegan seungri
DEG!
Jantung seungri berdetak kencang saat park ahjussi mengucapkan itu. Namun dia menunggu park ahjussi menejelaskan semuanya kepada seungri.
#seungripov
Mendengar park ahjussi mengatakan itu membuat ku menegang. Aku memang tidak mengetahui apapun tentang jiyong hyung bahkan baru tadi aku mencari tentangnya di internet, hanya sedikit informasi yang berhasil kau dapatkan.
"dulu tuan jiyong tinggal bersama kedua orang tuanya, jiyong adalah anak tunggal dari tuan kwon, sedari dulu jiyong memang sudah di latih untuk menjadii penerus perusahaan dari tuan kwon" jelas park ahjussi
"namun sedari tadi kau tidak melihat dimana orang tua jiyong hyung, dimana mereka ahjussi?" tanya seungri
"disitulah permasalahannya, saat jiyong masih berumur 7 tahun orang tua jiyong di bunuh oleh lawan bisnis tuan kwon" jawab park ahjussi dengan pelan namun aku mendengar semuanya
"di bunuh? Kenapa ahjussi?" tanya ku pelan
"saat itu perusahaan tuan kwon sedang begitu maju sehingga banyak para lwan bisnis mereka takut kalau perusahaan tuan kwon tetap seperti ini mereka akan bangkrut. Beberapa dari mereka bekerja sama untuk menghancurkan keluarga tuan kwon dan berhasil" jawab park ahjussi menghela napas panjang
"tapi kenapa jiyong hyung berhasil selamat?" tanya ku yang tidak mengerti
"tuan seungri apa bila kamu mengetahui ini jangan pernah mengungkitnya di depan tuan jiyong" jelas park ahjussi
Mendengar hal itu aku hanya menganggukan kepala ku
"seperti ini ceritanya...
#17tahunlalu
Jiyong bersama keluarga besarnya tengah berlibur di villa keluarganya. Jiyong sangat sennag karena memang jarang mereka berkumpul seperti ini,
"appa cepat turun kebawah, eomma menunggu kita di taman belakang" ucap jiyong sambil menarik ujung baju tuan kwon
"ah nee, jiyong pergi duluan saja nanti appa akan menyusul" ucap tuan kwon mengelus rambut jiyong pelan
Mendengar hal itu jiyong segera saja berlari kecil menuju taman belakang dengan riang gembiranya. Tuan kwon melihat bagaimana senangnya jiyong hanya mengehela napas yang panjang.
"ada yang bisa saya bantu tuan?" tanya seorang pelayan yang memasuki kamar tuan kwon dengan sopan
"ahh park, tolong jangan se formal ini" jawab tuan kwon tersenyum
"bolehkan aku meminta bantuan mu?" tanya tuan kwon dengan nada memohon
"hyung, sudah aku bilang aku akan membantu mu tapi ku mohon jangan seperti ini" jawab park jun hyuk
Memang kedekatan park jun hyuk dengan tuan kwon seperti kakak adik di karenakan umur mereka tidak terlalu jauh.
"bila nanti ada sesuatu terjadi di keluarga apa pun itu kau harus menyelamatkan jiyong bukan aku ataupun istri ku" jawab tuan kwon akhirnya
"kenapa anda berbicara seperti itu, semuanya akan baik-baik saja" ucap park jun hyuk untuk menenangkan tuan kwon
"ku mohon kabulkan permintaan ku ini" ucap tuan kwon berlutut di hadapan park jun hyuk tidak memperdulikan perkataan park jun hyuk
"jangan seperti ini tuan kwon, aku berjanji akan melindungi tuan muda jiyong apapun terjadi" ucap park jun hyuk akhirnya sambil memaksa tuan kwon untuk bangun
"gomawo, park jun hyuk" ucap tuan kwon sambil memeluk park jun hyuk
"kenapa perasaan ku menjadi tidak enak seperti ini? Semoga ini hanya perasaan ku saja" batin park jun hyuk menepis semua perasaan itu
"lebih baik anda berkumpul di taman belakang mereka semua sedang berada di sana" ucap park jun hyuk dan segera saja tuan kwon menuju taman belakang dengan park jun hyuk mengikuti di belakang
Di taman belakang keluarga besar kwon berkumpul dengan gembira, jiyong yang bermain dengan sepupu seumurannya dengan riang. Tanpa di sadari mungkin ini menjadi terakhir kalinya jiyong bermain dengan keluarga.
"eomma jiyong ingin ke toilet dulu" ijin jiyong yang berlari memasuki rumah segera saja park jun hyuk mengikuti jiyong
DOR! DOR! DOR!
Terdengar suara tembakan pistol, seluruh anggota keluarga kwon terkejut dan mereka terdiam. Mereka terdiam berusahan menangkan diri mereka dengan menepis segala hal buruk yang akan terjadi.
Tiba-tiba saja masuk beberapa laki-laki baju serba hitam dengan membawa pistol di tangan mereka masing-masing. Seluruh anggota keluarga kwon kaget mereka segera saja melindungi anak-anak mereka. Sedangkan jiyong masih berada di toilet tidak mengetahui apa yang terjadi.
"siapa kalian? Apa mau kalian?" tanya tuan kwon tanpa rasa takut
"apa yang kami inginkan? Kami ingin seluruh keluarga kwon tidak ada lagi berada di dunia ini" jawab salah satu dari mereka
Mendengar hal itu seluruh anggota keluarga kwon langsung saja bersiap untuk berlari namun
DOR! DOR! DOR!
Kembali mereka menembak membabi buta kepada seluruh anggota keluarga kwon, bisa di lihat seluruh keluarga kwon kini terbaring dengan bersimbah darah. Tidak peduli dia tua ataupun anak kecil mereka tetap saja menembaknya.
DEG! Park jun hyuk mendengar suara tembakan segera saja ke taman belakang dengan hati-hati. Dia melihat keluarga kwon telah bersimbah darah termasuk tuan kwon. Ingin rasanya park jun hyuk berlari ke sana menolongnya namun dia mengingat janjinya kepada tuan kwon untuk melindungi jiyong apa pun.
Segera saja park jun hyuk menuju toilet dimana jiyong ber ada
"tuan jiyong kita lebih baik pergi dari sini, ayo ikut dengan ahjussi" ucap park jun hyuk
"anniya, bagaimana eomma dan appa? Jiyong ingin pergi bersama eomma dan appa" jawab jiyong dengan polos
Mendengar hal itu hati park jun hyuk sangat sakit, jiyong tidak mengetahui bahwa mereka keluarga mereka di serang oleh orang yang tidak di kenal
"eomma dan appa akan menyusul kita, ayo pergi" ucap park jun hyuk menggendong tuan kwon dan berlari secepat mungkin dengan hati-hati. Dia tahu mungkin jiyong lah sasaran mereka dan sebelum mereka menyadari bahwa jiyong tidak ada di antara keluarga kwon yang meninggal dia harus menyembunyikannya.
#endflashback
Mendengar cerita park ahjussi membuat hati ku sangat sakit, bagaimana perasaan jiyong hyung saat mengetahui hal itu aku yakin dia pasti begitu hancur.
"sejak mengetahui kebenarannya, tuan jiyong berubah dia tidak lagi tersenyum dengan hangat, jiyong menjadi namja yang dingin dan tidak berperasaan. Dia hanya mengetahui bagaimana dia harus membalaskan dendam keluarganya" ucap ahjussi park
Aku menatap sendu ahjussi park " jiyong hyung pasti hancur saat dia mengetahui kebenarannya" ucap ku memainkan jari-jari ku
"ne, namun itu hanya bertahan sebentar saja, tuan jiyong kembali bangkit dan dia berusaha memulai usahanya dari nol dan sekarang jiyong menjadi begitu sukses, asal tuan seungri tahu seluruh perusahaan dan usaha keluarga kwon saat keajadian itu mengalami kebangkrutan dan bahkan sempat di tutup" jelas park ahjussi
"namun lihat, jiyong berhasil membangun perusahaan yang begitu besar" ucpa park ahjussi tersenyum
Aku semakin kagum dengan jiyong hyung.
"tuan seungri ini cupcake strawberry yang ada ingin kan" ucap seorang pelayan menaruh tiga cupcake strawberry di atas meja dengan pelan
"ahhh gomawo, baunya saja sudah sangat enak"
"baby sedang apa kamu di sini?" ucap jiyong yang baru datang, dia mendengar ada suara dari kolam renang
"hyungggggg" pekik ku gembira, langsung saja aku memeluk jiyong hyung
#endseungripov
Seungri yang begitu merindukan jiyong di tambah dia mendengarkan cerita dari masa lalu jiyong membuatnya semakin meridukan jiyong
"aigooo, wae baby?" balas jiyong dengan membalas pelukan seungri
"Hyungg... Kau lama, aku menunggu mu sedari tadi" balas seungri menyembunyikan kepalanya di dada jiyong
"ahhh mianhae, hyung tidak bermaksud seperti itu"
"Akan ku maafkan tapi temani aku memakan cupcake strawberry, hyung mau kan?" Rengek seungri sambil menatap jiyong dengan tatapan memohon
Jiyong yang di tatap seperti itu oleh seungri tidak mungkin bisa menolak. Jiyong akhirnya menganggukkan kepalanya menandakan setuju.
Melihat hal itu seungri tersenyum lebar, segera saja seungri menarik tangan jiyong agar duduk di sampingnya. Jiyong memberi perintah agar para pelayan meninggalkan mereka berdua saja.
"hyung melihat kamu berbicara serius dengan park ahjussi, apa yang kalian bicarakan?" Tanya jiyong
"Ahh.. Kami membicarakan tentang hyung"
"apa itu baby?"
To Be Continue
