Akatsuki No kaizoku.
Summary.
Petualang dari seorang anak dari iblis lautan yang mempunyai mimpi untuk menjadi bajak laut yang hebat. Karna harta karun One Piece yang ditinggalkan Bajak Laut Legendaris Gold D. Roger. Semua bajak laut pergi untuk berlayar dan mendapatkan Harta peninggalan Bajak laut Gold D. Roger, karena itu era ini disebut sebagai Era Bajak Laut.
Disclaimer : masashi kishimoto & eichiri oda
Genre : friendship, super power, adventure, shounen.
Warning : typo, alur nya lambat, garing, gak nyambung dll
Chaptet 7 : Rahasia Sebuah Pedang Legendaris.
Skip 1 Bulan Kemudian.
" Naruto, cepat turun masakan nya sudah jadi "
Suara Tashigi menginterupsi Naruto dari bawah tiang pengawas.
Semenjak kejadian beberapa minggu yang lalu Naruto selalu berjaga diatas setiap 3 jam sekali takut serangan tidak terduga dari Marine yang mengejar mereka. Pasal nya Pemerintah Dunia dan Angkatan Laut sudah memberi nya Bounty yang tidak main-main terhadap nya yang masih Rookie dalam Dunia Bajak Laut yaitu sekitar 100 juta Berry.
Bahkan Kru nya sendiri belum lengkap
Naruto yang masih meneropong setiap sudut lautan mengawasi dengan mata tenang tapi waspada harus terganggu interupsi Tashigi si dokter Akatsuki No Kaizoku.
" Iya Iya. Aku akan turun sebentar lagi Tashigi "
Jawab Naruto tanpa menoleh kebawah kelawan bicara dan masih senantiasa fokus dengan teropong ajaib nya (?)
" Baiklah. Tapi jangan salahkan Aku kalau makanan nya habis oleh Ero-Ossan itu ya.."
Ucap Tashigi berbalik meninggalkan Tiang pengawas menuju dapur kapal..
Sriiinggh...
Baru beberapa langkah, Naruto muncul tepat didepan muka nya dengan kemapuan buah iblis nya..
" Kyaaaa..."
PLAAAKK...
Naruto yang memang sedang sial muka tampan nya (?)
Harus rela ditampar Tashigi dengan cuma-cuma.
" Apa yang kau lakukan Baka "
Sembur Naruto marah dengan muka bekas tamparan Tashigi.
" Dasar Kuning Bego, kau mengagetkan ku tadi. Aku minta maaf. Tadi tidak sengaja.."
Iya Tashigi tidak bisa disalahkan sepenuh nya karna Naruto yang tiba-tiba muncul dihadapan nya
" Geeezzz... Dasar cewe aneh " Beo Naruto dan berlalu meninggalkan ke Dapur Kapal.
" Apa Kau bilang Pirang " Sungut Tashigi sambil tangan nya nunjuk-nunjuk Naruto.
Naruto tidak menjawab dan tetap terus berjalan menuju dapur.
" Khehh.. Dasar Kapten Bego " Tashigi Seperti nya masih terlihat kesal pada Kapten nya..
Di Suatu Ruangan Di World Government.
Sedangkan disuatu ruangan di Pemerintahan Dunia atau biasa disebut para Gorosei 5 orang paling penting di dunia yang mempunyai wewenang mengatur Dunia, Sichibukai, Chiper Pol, Marine dan sederet Organisasi-Organisasi besar lain nya berada dibawah kendali Gorosei. Jadi kita tahu seberapa penting dan berkuasa Gorosei ini dan salahsatu Gorosei tersebut sedang berbicara dengan seseorang melalui Denden-Mushi
" Bagaimana Hasil nya ? "
Terlihat seseorang sedang berbicara pada Denden-Mushi, dengam Suara berat khas Orang Tua
" Seperti yang diharapkan, Tuan "
Dari Denden-Mushi sendiri menjawab perihal laporan nya.
" Bagus. Terus awasi dan laporkan perkembangan nya secara berkala padaku "
Keong yang menjadi sarana telekomunikasi tersebut tersenyum menggambarkan seperti apa ekspresi si lawan bicara.
" Siap Tuan ku " sang Lawan bicara menyanggupi sambil tersenyum misterius.
CKLAKK..
Sambungan terputus mengakhiri pembicaraan yang tidak jelas tadi.
" Sunpo-Sunpo No Mi. Tidak kusangka Buah Iblis itu dimiliki oleh anak terkutuk, penyandang gelar D, kurasa akan menarik bagaimana nanti anak ini akan mengguncang seluruh dunia dengan kekuatan besar yang dia miliki.. Hahahahaha..."
Orang Misterius tersebut yang kita ketahui salahsatu dari 5 Gorosei begitu tertarik dengan kemampuan dari Naruto yang memakan Buah Iblis Sunpo-Sunpo No Mi tipe Paramecia. Pertanda baik atau buruk, entahlah.
Di kapal Akatsuki No Kaizoku.
Naruto yang memang sejak 1 jam lalu selesai sarapan pagi terus memantau keadaan laut sekitar kapal nya tiba-tiba direksi pandangan mata nya menangkap sebuah pulau yang kira-kira jarak nya antara 2 sampai 3km dari kapal.
" Wooaahh... ada sebuah pulau " mata Naruto berbentuk bintang dan muncul cahaya kuning keemasan yang entah dari muncul dimata Naruto.
" Yooshh.. kita akan berlabuh dan merombak kapal ku ini " Tangan Naruto terkepal semangat Dia akan merubah penampilan kapal nya yang terlihat kurang greget menurut nya.
Sriingg.. Naruto menghilang menggunakan Hiraishin nya.
Dan Srriinggg...
Naruto muncul tepat disamping tiang pengawas dan berjalan menuju dek kapal lebih tepat ruang kemudi Kapal.
Krieett.. suara pintu terbuka menampilkan Naruto yang masuk kedalam ruang kemudi yang sudah ada Jiraiya didalam nya.
" Owwh.. Naruto, ada apa? "
Jiraiya yang sedari malam dan 1 bulan terakhir ini menahkodai kapal dibuat bingung oleh Naruto yang tidak biasa nya mengunjungi diri nya diruang kemudi biasa nya anak sableng ini menghabis kan waktu nya ditiang pengawas berjam-jam.
Naruto tersenyum simpul ke Jiraiya.
" Aku tadi melihat Pulau dari atas tiang pengawas. Kita berlabuh dulu untuk mengisi bahan bakar kapal dan persedian makanan " Ucap Naruto sambil berjalan mendekati Jiraiya dan memandang pedang yang tergeletak dimeja yang ada diruang kemudi.
" Aku sudah tahu Naruto, Log Pose ini menunjukan arah barat daya 8' kearah kiri. Kita bisa sampai ke pulau dalam beberapa jam jika menggunakan kecepatan dari Angin Laut tapi kita bisa meminimalisir waktu dengan mesin Kapal ini, dengan waktu hanya sekitar 45 menit saja " balas Jiraiya sambil memperhatikan Naruto yang memandang pedang yang ia ambil dari gudang senjata dikapal Tenryubitoo ini.
" Percepat saja Ossan aku tidak sabar ingin bertemu daratan lagi " Ucap Naruto lalu mengamit pedang tersebut diatas meja lalu duduk diatas kursi didekat meja tersebut sambil membolak-balik pedang bertipe long-sword yang menyerupai bentuk Katana tapi ada yang berbeda dari pedang ini karena mempunyai Dua mata pedang yang tajam. ( Lihat di Google pedang Zulfiqar )
" Pedang yang keren bukan? Hahaha "
Ucap Jiraiya dan mendekati Naruto lalu ikut duduk dikursi bersebrangan dengan Naruto.
" Hmm.. Pedang yang Aneh tapi terasa begitu kuat dan...Misterius "
Sungguh ketika Naruto memegang pedang tersebut terasa Aura aneh yang menyelimuti pedang tersebut.
Padahal Pedang tersebut masih terturupi oleh sarung nya.
Naruto yang masih mengamati tersebut merasa kagum pasal nya sarung Pedang yang ia amati ini terdapat uliran-uliran yang unik dan rumit berwarna emas yang menyerupai sebuah pola Aksara kuno.
Jiraiya yang mengamati Bocah kuning tersebut hanya tersenyum sekilas " Itu adalah Relief Ponygleph. Sebuah Aksara kuno yang sulit untuk dibaca oleh orang yang tidak mempunyai ilmu seperti dirimu bocah " Jiraiya akhir nya memberi tahu mengenai kebingungan Naruto yang sekilas nampak mengenai pola uliran pada sarung pedang tersebut.
" Hehh.. Apa maksud mu Ero-Ossan? " Naruto memberenggut tertarik dan juga penasaran mengenai ucapan Jiraiya mengenai pola yang tidak ia mengerti.
" Tchh..Berhenti mengataiku mesum bocah " Jiraiya memberi isyarat untuk memberikan pedang tersebut pada nya.
Naruto yang memang masih penasaran mengenai misteri pedang tersebut hanya menurut dan memberikan pedang nya pada Jiraiya.
Jiraiya yang sudah memegang pedang tersebut lalu memegang gagang pedang tersebut secara perlahan bunyi gesekan khas sebuah logam dan sarung pedang terdengar begitu halus ketika pedang tersebut ditarik dari sarung nya.
" Suugoii..." Naruto menatap kagum pada pedang yang ditarik seutuh nya dari serang pedang tersebuut.
Retina mata nya melihat sebuah Pedang yang memiliki garis emas Vertikal sampai ujung pedang dan terdapat pula Aksara-aksara aneh yang Naruto tidak mengerti maksud nya yang membingkai di sisi-sisi tajam pedang tersebut yang nampak berkilau.
" Pedang ini adalah Pedang Legenda Naruto. Sebuah pedang yang sudah ada berabad-abad yang lalu " Tutur Jiraiya menjelaskan pada Naruto yang melotot tidak percaya. Jiraiya tersenyum kecil melihat ekspresi Naruto yang kaget.
" Na-nani ?! " Gila. Pedang apa'an yang umur nya sudah berabad-abad dann Heyy Pedang itu bahkan tidak nampak berkarat sedikitpun malah berkilau dan terlihat masih baru.
" Hahaha... Dasar Bocah " Jiraiya tertawa dengan ungkapan tidak percaya Naruto " Dunia ini masih banyak Misteri yang kau belum tahu bocah "
Jiraiya lalu menguat kan pegangan pada Pedang tersebut lalu menyalurkan Haki Bussoshoku nya pada Pedang tersebut. Lalu yang terjadi...
Srriiinggg... Pedang tersebut bercahaya tepat pada Aksara-aksara rumit tersebut cahaya yang tidak terlalu menyilaukan mata tapi begitu indah. Cahaya tersebut redup tapi tidak membuat Aksara-aksara rumit tersebut kehilangan Cahaya nya. Aksara tersebut tetap bersinar tapi tidak terlalu terang seperti diawal ketika bersinar.
" Suuggeeiii... A-apa yang kau lakukan pada Pedang itu pak tua " Mata Naruto berkilat kagum pada Pedang yang dipegang Jiraiya yang mampu bersinar seperti senter.
Jiraiya tertawa kecil "Keren, bukan? " Jiraiya memainkan Pedang tersebut ditanganya mengayunkan nya kekanan dan kiri.
" Itu hanya trik kecil, Bocah "
" M-matte, kalau kau tau mengenai sejarah pedang tersebut berarti kau juga tau mengenai makna Aksara rumit yang tidak kumengerti pada Sarung dan Pedang tersebut kan, Pak Tua?! " Naruto masih penasaran arti dari pola Aksara kuno yang tidak ia mengerti. Belum lagi Pedang tersebut bisa mengeluarkan cahaya ditambah usia pedang tersebut yang melibihi ekspetasi nya.
" Hahh.. Untuk membaca sebuah Ponygelph dibutuhkan kemampuan khusus Bocah, tidak sembarang orang bisa membaca Aksara Ponygelph ini " Jiraiya mendesah pelan, " Dan Aku sendiri tidak tahu mengenai makna Aksara Ponygelph ini "
" Lalu kenapa kau bisa tahu Pedang itu sudah ada berabad-abad yang lalu belum lagi mengenai Pedang itu yang bercahaya? " Jujur Naruto tidak percaya Jiraiya yang tidak mengerti mengenai makna Ponygelph tersebut tapi Dia sendiri tahu bahwa Pedang itu sudah ada beberapa Aba yang lalu dan bagaimana membuat Pedang itu bisa bercahaya. Bukankah itu hal yang aneh.
Jiraiya yang mendengar ungkapan tidak puas dari Naruto hanya tersenyum simpul lalu memasukan Pedang yang digenggaman nya kesarung Pedang kembali dan meletakan dimeja.
" Apakah Kau benar-benar ingin tahu Naruto? " Jiraiya malah balik bertanya pada Naruto. Tapi ada yang berbeda dari kata Jiraiya tersebut. Jiraiya tidak memanggil Naruto dengan kata bocah lagi seperti akan menyampaikan sebuah hal yang penting. Dengan sorot mata yang tajam dan tidak ada lagi nada bercanda.
Naruto yang tidak mengerti maksud dari Jiraiya cuma menganggukan kepala nya pelan. Iya dia juga penasaran pada Pedang yang sudah berabad-abad yang lalu tapi tidak menimbulkan karat barang hanya sebuah bintik kecil pun tidak Pedang itu terlihat berkilau dan tajam belum lagi Aksara aneh yang disebut Ponygelph tersebut plus cahaya yang dikeluarka Pedang tersebut.
" Baiklah. Dengarkan Baik-baik Naruto.." Jiraiya mulai bercerita tapi ada hal yang membuat nya terganggu ' Biarlah, sedikit kuceritakan mungkin ia akan terpancing dan memberitahu siapa dia sebenar nya ' Batin Jiraiya Melirik pintu ruang kemudi yang tertutup.
" 900 tahun yang lalu ada sebuah kerajaan yang menguasai dunia begitu lama kira-kira sudah 800 tahun kerajaan itu sudah berkuasa didunia. Sebuah Kerajaan yang besar tersebut pada akhir nya runtuh dikarenakan pemberontakan oleh kaum Naga Langit semua rakyat nya dibantai begitu pula keturunan sang Raja. Rakyat Kerajaan dan Petinggi-petinggi yang berhasil lolos membuat sebuah pesan rangkaian kejadian pada waktu tersebut dan bagaimana cara merebut kekuasaan atas dunia yang direbut oleh kaum Naga Langit pada sebuah Batu berbentuk Persegi yang disebut Ponygelph. Ponygelph sendiri terbagi atas 3 macam dan tersebar kesuluruh wilayah Grand Line. Pesan dalam Ponygelph tersebut berbeda-beda dan jika pesan itu sudah digabungkan semua nya akan merujuk pada kebenaran apa terjadi 100 tahun yang lalu, dan kau tahu dimana tempat terakhir pesan itu akan berakhir? " Jiraiya ingin tahu rasa penasaran dari bocah kuning satu ini.
" Cukup.." Tutur Naruto dengan gerakan tangan nya. " Jangan dilanjutkan, tidak menyenangkan kalau mengetahui semua nya dari orang lain, aku ingin cari tahu semua itu dengan cara ku sendiri yang pasti Pedang itu adalah Peninggalan Kerajaan yang dulu pernah berjaya 100 Tahun yang lalu, bukan ? " Naruto tahu mengenai bagaimana cara nya bisa mendapatkan One Piece dari beberapa sumber yang pernah ia cari, ia harus mencari sebuah batu yang menjadi petunjuk untuk menuju kesebuah pulau diujung Grand Line. Dan konon Batu tersebut tersebar diseluruh Grand Line dan memiliki Huruf-huruf yang hanya bisa dibaca oleh seorang Arkeolog. Kalai Asumsi nya benar batu tersebut adalah Ponygelph.
" Hahaha... Kau sungguh menarik Bocah, benar apa katamu Pedang ini adalah salahsatu Peninggalan Kerajaan Yang pernah berjaya 100 tahun yang lalu, ternyata otak mu pintar juga " Jiraiya tidak mampu menahan tawa nya melihat dan mendengar pernyataan bocah didepan nya. Jiraiya sungguh terkejut bocah tersebut menolak tahu dimana pesan Ponygelph itu akan berakhir dan akan mencari tahu sendiri.
" Tapi pak tua, mengapa sejarah itu seakan tidak ada, saya sendiri baru mendengar sejarah itu barusan kau sendiri yang bercerita, Pak Tua "
" Tchh.. Kozoo.. sopab sedikit pada orang tua, Bocah sialan " Jiraiya tidak bisa menahan emosi nya. Bocah sableng ini benar-benar tak tahu diri sekali batin Jiraiya kesal.
" Itu Karena sejarah 100 tahun yang lalu dikubur dalam-dalam oleh Pemerintah Dunia karena mereka yang ikut andil dalam rencana melengserkan Kerajaan tersebut. Dan siapa saja yang mencoba mencari tahu dan mempelajari sejarah 100 Tahun yang lalu akan dieksekusi mati. Dan itu pernah terjadi disuatu pulau yang dibumi hanguskan segala isi nya dan isu yang beredar hanya ada satu yang selamat dia bernama Nico Robin "
Muka Naruto mengeras mendengar cerita Jiraiya. Sebegitu takutkah Pemerintah Dunia pada mereka yang mencoba mencari tahu sejarah 100 Tahun yang lalu. Mungkin mereka takut kejahatan mereka diketahui oleh publik.
" Konooyaroo... Apa yang ada diotak busuk mereka " Naruto menggemeretukan gigi nya kesal.
" Kemungkinan besar Nico Robin juga bisa membaca dan mengetahui makna dari Ponygelph tersebut, Ossan? "
" Yahh... Sepertinya begitu karena kabar terakhir yang kudengar dia memiliki Bounty yang tidak sedikit untuk ukuran anak kecil sekitar 79 juta berry. Seperti persepsimu kemungkinan Dia bisa membaca Aksara Ponygelph sehingga diberi bounty yang tidak sedikit.."
" Jadi, untuk mengetahui makna dari ponygelph ini aku harus menemukan Nico Robin tidak hanya untuk mengetahui Makna Ponygelph pada Pedang ini tapi juga untuk pentunjuk untuk bisa sampai ke Raftel dan mendapatkan One Piece, Bukan Begitu Ossan " Naruto yang sudah mengerti bagaimana cara nya untuk bisa sampai ke Raftel yaitu menemukan Nico Robin dan Menjadikan kru untuk jadi petunjuk ke Raftel.
" Benar Bocah, Kukira kau itu hanya bocah kuning sableng yang cuma bisa ngilang-ngilang ga jelas. Tapi kau juga bisa berpikir seperti itu.."
Jiraiya tidak menyangka bocah didepan mampu menangkap semua cerita nya dan menjadikan nya sebuah jalan untuk bisa maju. Sekarang bocah itu sudah punya tujuan yang jelas. Ia bersyukur sekali.
"Ini.." Jiraiya memberikan Pedang Ponygelph tersebut pada Naruto " Simpanlah, Kurasa kau akan membutuhlan nya suatu saat nanti "
Naruto tidak langsung menerima Pedang Tersebut. Naruto menatap aneh Jiraiya " Beneran nih mau dikasih? " selidik Naruto takut ada apa-apa nya.
" Ambil bocah, sebelum diriku ini berubah pikiran " Alis Jiraiya berkedut kesal menatap Naruto. Bocah gendeng ini gak tau diuntung ternyata batin nya yang kesekian kali nya.
Naruto yang memang tidak melihat hal aneh mengambil Pedang tersebut lalu mengikat nya dipinggang.
" Aku akan mengajari mu cara menggunakan Pedang itu setelah sampai diPulau " Jiraiya memperhatikan Naruto yang berdiri lalu membuat kuda-kuda seperti ingin melakukan sebuah tebasan.
" Lihat Ossan, Bukankah aku ini keren.. hahaha.." ungkapan Jiraiya dikacangin. Naruto kelewat Asik dengan Pedang Baru nya.
' Dasar bocah sialan, Dikacangin Gua '
To be continue.
Yoyo.. ketemu lagi sama author tampan ini. Bahh lama ga update udah 2 tahun. Jujur otak aneh buntu dan sibuk kerja. Oke chap diatas tidak ada fight tapi menceritakan sejarah one piece dab disinilah cerita sebenar nya dimulai. Dan yoo ada yang bisa menebak pedang siapa yang ane pake dan yupp ane sedikit kasih unsur mengenai sejarah Void Century. Itu pedang bukan sembarang pedang. Tuhh pedang yang akan jadi kunci menuju harapan. Dan dichap ini nama Nico Robin disebut dan Naruto berencana mencari dan merekrut Nico Robin. Bakal jadi Kru Akatsuki No Kaizoku ngga yya..
Dan ada scene mengenai percakan Gorosei dengan seseorang yang misterius dalam chap ini akan jadi beberapa arc. Dan chap selanjut nya adalah awal arc dalam fict ini..
Jadi bagi yang penasaran fav and folllow dan review tentu nya biar Author tambah semangat untuk buat cerita nya..
See you next chap gusy..
