Yaahhhh lama sekali tidak bertemu, hahahaha. Aku jadi berpikir apakah kalian masih inget dengan ceritaku ini hehehehe. Mudah mudahan masih ya

Tenang aja aku nggak melupakan cerita ini kok aku masih terusin kalau ada waktu senggang

Saudara saudara sekalian baik yang mendukung pak jokowi atau pak prabowo marilah kita bersatu untuk membaca kelanjutan cerita ini muahahahaha

Disclamer : naruto is not mine, really

Chapter 7 : I. HATE. YOU!

Yah langit yang cerah di desa konoha angin bertiup sepoi sepoi membuat orang menjadi semakin mengantuk saja dihari minggu yang cerahh dan sehangat ini membuat naruto semakin malas untuk keluar apalagi setelah semalaman naruto bermain dengan game yang dia beli kemaren

Sebenarnya naruto tadinya agak sangsi waktu membeli game itu asal rekomendasi dari kakashi bukannya naruto tidak percaya kakashi hanya saja kakashi itukan orangnya mesum tingkat dewa entar bukan game beneran malah game'begituan' lagi tapi setelah memainkannya selama 3 jam naruto jadi merasa ketagihan game tersebut .

Bukan hanya bagus dengan konsep cerita yang bagus dan masuk diakal petualangan sang tokoh utama'naruto' juga diwarnai dengan persahabatan dan cinta. Tokoh antagonisnnya juga mempunyai alasan yang jelas. Beberapa tokoh antagonis dari game tersebut ada yang membuat bulu kuduk naruto merinding disko(terutama yang mirip ular itu) ada juga kakek super tua immortal yang tidak bisa melupakan masa lalu nya. Tapi ada juga tokoh antagonis yang membuat naruto tidak bisa membenci mereka.

Masih mengantuk naruto menarik kembali selimut tebalnya untuk menutupi tubuhnya dari kaki hingga kepala hamper saja naruto kemali terlelap sebelum suara cempreng seorang kakek tua memanggilnya " Naruto bangun ini sudah pagi mau sarapan tidak" naruto berusaha tidak mengindahkan suara cempreng pamannya itu " Naruto dasar anak malas ayo bangun udah siang tau" teriak jiraiya yang sudah kesal karena naruto tidak bangun bangun juga " Ahhhhh! Berisik aku masih ngantuk tau" balas naruto." Makanya jangan main game sampe malem" ceramah jiraiya pagi pagi." Pokoknya kalau kamu nggak bangun banggun juga aku bacaain novel terbaruku icha icha paradise yaoi version!" ancam jiraiya

" Uapaaa" dengan cepat naruto turun dari tempat tidurnya dan buru buru menuruni tangga sambil masih memakai pajama biru lengkap dengan topi tidurnya "EROOOO SANNIN SEJAK KAPAN KAU MENJADI 'BENGKOK' PADAHAL PERASAAAN MASIH 'LURUS' KEMARIN" teriak naruto tidak percaya dengan pendengarannya pagi itu. Ero jiji yang terkenal super mesum dan masih suka (mencoba) mengintip kekamar mandi perempuan kemarin tiba tiba jadi' bengkok' hari ini tidak mungkin.

"Urusaiiiii na gakii, shikatanai ja(mau bagaimana) editorku bilang untuk menulis dengan tema yang baru dan akhir akhir ini buku yaoi terjual sangat laris dipasaran jadinya kita sebagai author harus menyesuaikan" kata jiraiya sambil menggosok gosok belakang lehernya. "Lagipula" jiraiya berjalan mendekati naruto dan tiba tiba memukul kepalanya dengan sangat keras " AKU BUKAN ERO SANNIN, LAGIPULA SEJAK KAPAN AKU JADI SANNIN,AKU INI SUPER PERVERT" kata jiraiya sambil berpose ala ultramen. Naruto sweatdrop melihat tingkah pamannya yang sangat aneh walaupun sudah sering melihat tetap saja terlihat sangat memalukan naruto bersyukur teman termannya tidak pernah melihat pamannya entah mau ditaruh dimana mukanya

" Ya sudah sana mandi biar paman buatkan kamu sarapan" kata jiraiya sambil berjalan menuju dapur "Haiiii" jawab naruto asal asalan. Di kamar mandi naruto merenungkan perkataan jiraiya seorang diri ' iya ya kenapa aku memanggil ero jiji ero sannin. Perkataan sannin meluncur saja dari mulutku dan rasanya tidak ada yang salah kemaren juga aku salah memanggil kakashi dengan kakashi sensei padahal aku kan bukan murid kakashi, lagipula sejak kapan kakashi jadi guru bisa pervert semua anak anak muridnya' naruto sweatdrop dan menyelam dalam bak mandi untuk menenangkan pikirannya ' ya sudahlah mungkin hanya perasaan ku saja'

Selesai sarapan naruto berencana untuk melanjutkan perjalanan gratisnya kea lam mimpi tapi jiraiya menghalanginya" Naruto abis ini kamu nggak ada rencana kan" Tanya jiraiya naruto yang sudah curiga bakalan disuruh yang macem macem menjawab dengan ragu ragu" E=enggak sih…T-TApi aku nggak mau kalau yang disuruh aneh aneh po-pokokknya ogah ogah OGAHHHHH!" teriak naruto sambil menyilangkan kedua tangannya di dada. Jiraiya sweatdrop melihat kelakuan naruto yang keanak anakan dengan menarik napas panjang jiraiya berkata" Nggak macem macem kok aku cuman minta bantuin cariin bahan untuk novel terbaruku " mendengar itu naruto cengo" maksud paman icha icha paradise yaoi version" dengan cengiran yang merivali naruto jiraiya tersenyum" iya aku mau kamu ke museum ninja paman lagi menulis yaoi tentang perjalanan cinta dua ninja hebat dari konoha. Paman mau kamu selidiki tentang pengkhianat dan pahlawan ninja mau bikin cerita based on them " kata jiraiya sambil mengganguk ngganguk' pasti jadi best seller' jiraiyaberpikir sambil menggosok gosokan kedua tangannya

" Tidak mau" jawab naruto dengan singkat padat dan jelas. Mata jiraiya langsung melotot dan mulutnya terbuka lebar" Uaaapaaa, dasar anak pemalas diminta tolong sedikit aja tidak mau" dumel jiraiya " Lagipula ero jiji bukannya akan lebih baik jika ero jiji saja yang pergi" kata naruto sambil bertolak pinggang. " Gini aja deh" jiraiya memijat keningnya " Kalau kamu pergi aku kasih uang jaj….." belum sempat menyelesaikan perkataanya langsung disambung oleh naruto " Siap boss" dengan langkah seribu naruto segera melesat pergi sebelum jiraiya berubah pikiran.

Naruto yang masih mengantuk mendumel dijalan dengan wajah kusut dan rambut berantakan ' dasar ero san- eehh maksudku ero jiji seenaknya aja dia nyuruh orang untuk nyari bahan untuk novel barunya. Cari sendiri napa dasar pemalas' sambil menggerutu naruto berjalan di akihabara sambil menggantongi tangannya, tidak sengaja naruto menabrak orang yang berjalan di depannya" ahh ma…., TEMMMMEEEEE KENAPA KAMU ADA DISINI" teriak naruto membahana sampai seluruh pengguna jalan menggengok untuk melihat kenapa ada orang yang berteriak sekencang itu

Sasuke menaikan salah satu alis matanya dan mendengus "Ini jalanan untuk umum, Dobe" jawab sasuke mulutnya sedikit terangkat seakan akan mengejek naruto" TEMMEEE, aku tau ini jalan raya tapi tetep aja kenapa sih aku harus ketemu kamu pagi pagi kenapa nggak ketemu sakura chan saja AAARRRHGHH MENYEBALKAN " sasuke yang mendengar itu mengerutkan dahinya " kenapa kamu mau ketemu dengan bit….. ah maksudku dengan perempuan berambut ….pink itu" Tanya sasuke tanpa menyembunyikan rasa tidak sukanya dengan sakura

" Ehh yah itu errr…. P-pokoknya aku cuman mau ketemu sama sakurraaa TITIKKK" jawab naruto keanak anakan"Dobe" balas sasuke sambil memutar bola matanya" TEME" sahut naruto sambil berjalan menjahui sasuke. Sasuke yang melihat naruto yang ingin kabur segera mengikutinya. Naruto yang saat ini berjalan didepan naruto memikirkan pertanyaan sasuke tadi ' kenapa aku tidak bisa menjawab petanyaan sasuke tadi, kenapa aku mau ketemu sakura…..hmmm tentu saja aku sangat mencintainya tapi apa yang aku suka dari sakura, wajahnya…biasa biasa saja, sifatnya….errrr no comment…..bentuk tubuhnya….no comment …..again. Apakah aku benar benar mencintai sakura' naruto tiba tiba berhenti

" Kenapa dobe" Tanya sasuke sambil memegang kening naruto dengan lembut walaupun tidak ketara tapi entah mengapa naruto bisa membaca raut wajah sasuke yang sedang mencemaskan dirinya, ahhh rasanya nyaman sekali pikir naruto dalam hati ternyata. Si teme manis juga ya waktu mencemaskan orang lain"Oi dobe kamu budek ya" kata sasuke tiba tiba membuyarkan lamunan naruto. Aku coret perkataan ku tadi si teme ini tidak ada manis manisnya

" Jangan mengikutiku teme!" teriak naruto sambil berjalan menuju ke museum ninja yang ada ditengah tengah desa konoha" Aku tidak mengikutimu dobe, jalan kita searah" kata sasuke dengan suara arogannya "UUUrrggghhh pagi pagi aku udah sial banget" gerutu naruto yang moodnya semakin jelek gara gara sasuke. Naruto bisa merasakan semua pandangan menuju nya atau lebih tepatnya lagi pada sasuke. Sasuke hari itu memakai baju hitam model turtle neck dengan lengan panjang dan celana jeans sangatlah tampan seperti model model di majalah, tidak heranlah jika semua orang baik laki laki maupun khususnya perempuan terpana dan ingin mengenalnya

Tiba tiba saja ada dua orang yang menghampiri naruto dan sasuke yang perempuan berambut hitam memakai rok mini dengan baju selayaknya wartawan tv sambil membawa mic dan kawan prianya membawa kamera besar dipundaknya" maaf saya dari s***v sedang ada program yang meliput remaja remaja masa kini secara live" jelas sang wartawan dengan senyum menawannya yang membuat naruto sedikit membuat pipi naruto merah entah karena masuk tv atau karena reporter cantik itu melihat hal itu sasuke merasa tidak suka tanpa sepengetahuan naruto sasuke mendekat " Wah, anda orang asing ya "Tanya sang reporter melihat rambut blond dan mata biru naruto" E-eeh bukan kok" kata naruto dengan sedikit malu" Oohh benarkah, yah baru kali ini saya melihat bishounen(laki laki cantik) seperti anda" puji sang reporter. Mendengar perkataan sang reporter makin geramlah sasuke

" Waahh ternyata anda bersama teman ya, ganteng sekali teman anda. " puji sang reporter tv itu "Bukan dia bukan teman saya!" teriak naruto frustasi karena dikira teman sama si teme itu"Eeeehh jadi anda bukan teman?" Tanya sang reporter bingung. Naruto ingin menjawab tapi malah disela oleh sasuke" Iya kami bukan teman" naruto yang mendengar itu mangguk mangguk membetulkan, tiba tiba tanganya ditarik paksa oleh sasuke untuk mendekat" Dia adalah pacarku"

Waddduuuuhhhhhhhh sasuke mendeklarasikan naruto pacarnya didepan tv yang siaran langsung ck ck ck kasihan naruto hahahahaha chapter hari ini sampai sini dulu ya sampai jumpa chapter depan (setelah naruto bangun dari komanya )