Katekyo Hitman Reborn! © Amano Akira
Pregnancy Issues © Haraguroi Yukirin
All27 Fanfiction
Kokuyo Gank, jika mendengar itu Tsuna jadi teringat dimana ia bertarung untuk pertama kalinya dengan serius. Ken, Chikusa, dan satu-satunya Guardian perempuan di famili Tsuna.
Chrome Dokuro.
"Bossu." Suara lembut mengalun terdengar oleh telinga Tsuna. Siapa lagi yang memanggil Tsuna seperti itu selain Chrome.
"Chrome!" Tsuna tersenyum melihat Chrome yang berjalan menghampirinya. Namun itu semua tidak berlangsung lama ketika Tsuna melihat dua orang dibelakang Chrome.
"Oi, Vongola sampah!" Joshima Ken menunjuk wajah Tsuna. "Kau masih saja tampak mengesalkan byon."
"Ken, itu tidak baik." Pemuda dengan kulit pucat itu, Kakimoto Chikusa, menurunkan tangan Ken yang masih setia menunjuk Tsuna.
Sang boss Vongola menciut. Sampai saat ini ia masih belum biasa dengan Ken juga Chikusa. Chrome yang melihat sang boss tidak nyaman dengan keduanya langsung angkat bicara, "Ken, Chikusa, kalian menakuti Bossu."
"Kau diam saja!" Ken beralih membentak Chrome. "Karena Mukuro-san meminta tolong padamu bukan berarti kau bisa memerintah kami seenaknya byon!"
Mukuro? Tsuna mengernyit. Ia masih merasakan kekesalan dilubuk hatinya yang paling dalam karena Mukuro telah melecehkan batinnya sebagai laki-laki—singkatnya Tsuna masih sebal karena Mukuro percaya ia hamil.
"Bossu." Panggil Chrome dengan suara yang kecil seperti biasa. Tsuna tersenyum pada salah satu Mist Guardiannya. "Maafkan kami, Bossu."
Tsuna mengibaskan tangannya, "Ah, tidak, Chrome. Kalian tidak salah apa-apa." Yang salah adalah Mukuro. Tsuna dendam rupanya. Ia berpikir untuk memberi tahu Chrome dan Ken juga Chikusa tentang kehamilannya, namun ia urungkan ketika ingat kejadian dengan Mukuro.
"A—anou, Bossu." Tsuna masih mempertahankan senyumnya sambil menatap Chrome. "Aku ingin mengatakan sesuatu padamu."
Sesuatu? Okay, sepertinya ini membuat Tsuna teringat akan sesuatu, yaitu misi tersenyum lembut, "Silahkan saja, Chrome."
"Bossu, aku tahu Mukuro-sama pernah menjadi musuhmu, lawanmu. Mukuro-sama juga selalu bilang jika ia akan mengambil tubuhmu."
Tsuna mengernyit keheranan, "Chrome, sebenarnya ada apa—"
"Bossu, tolong biarkan aku menyelesaikan ucapanku." Chrome yang pemalu mulai memudar sifat aslinya. "Bossu mungkin takut pada Mukuro-sama karena ia pernah menyakitimu dan teman-temanmu, memang benar Mukuro-sama salah akan hal itu, namun Mukuro-sama telah membayar semuanya di Vindice."
Tsuna makin tidak paham akan apa yang Chrome katakan, "Chrome—"
"TAPI BOSSU!" Chrome berteriak out of chara membuat Tsuna mundur perlahan. "Mukuro-sama juga membantu Bossu bukan? Mukuro-sama mungkin tidak secara gamblang mengatakan jika ia melindungimu, dia membantumu dalam diam Bossu! Mukuro-sama melakukan itu untukmu!" Chrome mengatakannya dengan menggebu-gebu.
Tsuna panik. Memang benar Mukuro membantunya selama ini, walau terkesan tidak peduli namun dibalik semua itu Mukuro sangat care pada Tsuna. Okay, ini seperti dalam sebuah novel. "Chrome, aku berterimakasih pada Mukuro dan—"
"Mukuro-sama sangat peduli padamu, Bossu. Dia melindungimu dengan caranya sendiri. Dia membenci mafia, namun dia membantu seorang mafia, itu semua untukmu, Bossu!" Chrome menatap Tsuna dengan kilat mata penuh semangat tidak seperti biasanya.
Tsuna sudah mulai galau dan menyesal memperlakukan Mukuro dengan jahat. "Aku minta maa—"
"Mukuro-sama adalah seorang illusionist hebat. Dia juga pasti akan menjadi suami dan Ayah yang hebat, Bossu!"
—Apa katanya?
"Jadi tolong, biarkan Mukuro-sama menikahimu dan menjadi Ayah dari bayi yang ada didalam perut Bossu." WHAT THE HELL?!
Tsuna menatap gadis itu dengan pandangan tidak percaya. Setelah yang ia jabarkan panjang lebar dan membuat Tsuna menyesal, Chrome hanya meminta ia menerima Mukuro sebagai suaminya? AKU TIDAK MAU—LAGIPULA AKU TIDAK HAMIL!
Berbeda dengan Chrome yang menatapnya dengan binar pengharapan, "Bossu, kau tidak bisa memisahkan anak dengan Ayahnya. Berikan Mukuro-sama kesempatan, aku jamin dia adalah suami terbaik!"
Okay, ternyata Chrome benar-benar Mukuro dan Tsuna hardship. Good job, Chrome.
"Tapi, Chrome—"
"Bossu, Mukuro-sama bisa menjadi Ayah yang baik. Aku juga akan senang hati bermain dengan keponakanku. Ken juga Chikusa akan menyayangi anakmu dan Mukuro-sama."
"Kami mencintai anak Mukuro-san byon!" Ken berjingkrak senang, Chikusa mengangguk setuju. Tsuna positif menganggap mereka gila.
"Kufufu, aku akan menjadi suami yang baik, Tsunayoshi-kun."
"HIIIIEEE! MUKURO?!" Tsuna menjerit ketika Mukuro meniup tengkuknya. Sang ilusionis secara misterius ada dibelakang Tsuna. "KENAPA KAU DISINI?!"
"Aku ingin melamarmu." Mukuro tersenyum. Ia menatap ketiga rekannya. "Terimakasih untuk kalian, terutama untukmu, my dear Chrome."
Chrome tersenyum senang, "Apapun untuk Mukuro-sama, Bossu, dan anak kalian."
Tsuna menggeram. Ternyata Mukuro dalang dibalik semua ini, ia yang meracuni otak polos Chrome. Andai Tsuna tahu, Chrome tidak se-pure yang ia pikirkan."Mukuro, jangan pernah bertemu denganku lagi!"
"Oya oya, itu kejam, Tsunayoshi-kun." Masa bodo, kejam atau apapun itu yang Tsuna mau hanya menjauhi Mukuro.
"Tsunayoshi-kun, kau tidak boleh berlari saat hamil."
"Mukuro-sama, apa tidak apa kita tidak mengejar Bossu?"
"Tenang saja, dia tidak akan bisa lari dariku, Nagi."
Totally creepy.
Yeaaah Mukuro, kau datang lagi XD
Saya selalu berpikir jika Kokuyo Gank pasti akan membantu Mukuro untuk mendapatkan Tsuna, and yeah, Chrome is a fujoshi, 6927ship XD
Hope you guys like this chapter. Bye~
