TOMAT

Naruto By Masashi Kishimoto.

Sasuke Hinata

Gendre : Romance

Rate : T

Di sebuah ruangan serba mewah terdapat dua keluarga yang saling bercengkrama. Mereka adalah keluarga Hyuuga dan Uchiha. Dimana para orangtua saling bercerita sedangkan para anak-anak saling bermain. Namun hanya ada satu anak laki-laki berusia sekitar 5 tahun tengah memandang seorang gadis cilik yang tengah duduk dan asik bermain dengan bonekanya sendirian di atas karpet berwarna merah.

Mata bocah laki-laki itu yang bernama Uchiha Sasuke (Putra Bungsu keluarga Uchiha) tak mengalihkan pandangannya sedikit pun dari sosol gadis cilik tersebut.

Lama ia memandang akhirnya ia pun memberanikan diri mendekati si gadis cilik tersebut yang bernama Hyuuga Hinata. Hinata yang merasa ada seseorang di sampingnya mendongak keatas melihat siapa yang datang. Onyx bertemu Amesthy. Mereka saling memandang tanpa ada yang berkedip, hingga Sasuke jongkok di depan Hinata.

"Tomat…." Ucap Sasuke, ia terus menatap pipi gembil Hinata, sedangkan Hinata hanya berkedip beberapa kali karena bingung dengan ucapan dari Sasuke. Karena tak tahan lagi Sasuke pun langsung memajukan wajahnya ke pipi Hinata dan…

HUMMMPPHHHHH

Sasuke menggigit pipi gembil Hinata, hingga sebuah tangisan pun pecah.

"Huaaaaaaa…." Hinata langsung menangis keras, para orangtua langsung mengalihkan pandangan mereka kepada Sasuke dan Hinata. Hiashi langsung berlari dan memisahkan Sasuke yang masih menggigit pipi gembil putrinya, ia pun segera menggendong Hinata dan menenangkannya. Fugaku selaku ayah dari Sasuke berjalan santai dan menggendong putranya dan menandang mata kelam sang putra," Kenapa Hinata menangis, Sasuke?"

Sasuke mengalihkan pandangannya dari sang ayah dan memandang Hinata, lalu kembali memandang sang ayah," Sasu makan Tomat, Tousan." Mendengar jawaban dari sang anak, Fugaku mengerutkan kedua alisnya.

"Tomat? Mana?" Tanya Fugaku sekali lagi.

"Itu…" Sasuke menunjuk Hinata, lebih tepatnya menunjuk pipi gembil Hinata.

"Itu…. Pipinya seperti Tomat, Sasuke Suka…" Sebuah senyuman polos Sasuke lontarkan ke arah Hinata tapi tak lama senyum itu luntur saat matanya berpandangan dengan Hiashi yang melotot ke Sasuke.

"Hiashi, jangan takuti anakku." Tegur Fugaku memandang Hiashi tajam, dan terjadilah perang Deathglare diantara keduanya, sedangkan kedua istri dan kedua putra sulung dari Hiashi dan Fugaku hanya terdiam memandang mereka berempat.

"Tousan…" Suara dari Sasuke mengalihkan deathglare Fugaku pada Hiashi.

"Hn"

"Tomat itu…. Milik Sasuke."

"Kau…. Bocah….." Hiashi semakin melotot dan menatap tajam ke Sasuke sambil terus menenangkan Hinata yang masih sesenggukkan.

"Hn, kau boleh memilikinya.."

Hiashi kini berbalik memandang tajam kearah Fugaku," Fugaku… kau….."

"Uchiha selalu mendapatkan apa yang diinginkannya." Tanpa mempedulikan tatapan dari Hiashi ia membelai kepala Sasuke sebagai tanda persetujuan ke Sasuke untuk memiliki Hinata dan menanamkan ke kepala Sasuke bahwa Seorang Uchiha selalu mendapatkan apa yang diinginkannya.

"Ayah dan Anak sama gilanya….." dengan wajah kesal Hiashi keluar dari ruangan tersebut untuk ketaman, ia mengajak Hinata ketaman agar putrinya tidak menangis lagi.

Sedangkan Istri Fugaku dan Hiashi hanya tersenyum dan saling memandang. Mereka pun melakukan High Five dan berseru," Kita akan berbesan." Dan mereka berdua pun saling tertawa pelan. Tidak disangka niat mereka ingin menjodohkan Sasuke dan Hinata tercapai tanpa campur tangan mereka berdua, karena ternyata Sasuke lah yang sudah tertarik akan pesona Hinata.

OWARI

A/N : Hola, bagaimana kabarnya? Baik kah readers? Btw akhirnya bisa ngetik lagi, maaf kalau fic ini aneh, maklum balik kayak newbie lagi hehehehe, fic ini fic terkilat yang pernah saya buat hanya dengan 20menit sudah selesai. Ok, tanpa banyak kata silahkan tinggalkan review di bawah ini…. Jaa Ne….