Tim lapis pertama besok disuruh istirahat. Dilarang memegang bola atau pemukul. Mereka harus mengistirahatkan tubuh mereka total. Beberapa sudah memiliki rencana mau melakukan apa untuk mengisi waktu luang mereka, termasuk Sawamura.
"Jadi, besok Miyuki-senpai rencana mau ngapain? Kalau aku besok bareng Harucchi dan Furuya mau jalan-jalan sekitar Tokyo." Tanya Sawamura pada Miyuki, perjalan kembali ke kamar masing-masing sehabis makan malam.
"Uhm, besok ya..."
.
.
.
Prahara Asmara Miyuki Kazuya
Diamond no Ace (c) Terajima Yuuji
Prahara Asmara Miyuki Kazuya (c) Valkyrie Ai
Rated: T
Miyuki Kazuya x Sawamura Eijun
08/07/2019 – -
.
Chapter 7
.
.
Sawamura sudah bersiap memakai baju yang cukup keren walau sebenarnya sangat simpel. Dia membawa tas miring kecil untuk tempat dompet dan gawai lipatnya.
"Kuramochi-senpai, Masuko -senpai, aku berangkat dulu ya." Seru Sawamura berpamitan.
"Hati-hati Sawamura-chan." Balas Masuko.
"Jangan sampai tersesat, apalagi goda tante-tante." Balas Kuramochi.
"Gak mungkinlah. Ada-ada saja." Gerutu Sawamura, dia akhirnya keluar ruangan dan menuju ke gerbang menunggu Furuya dan Haruichi.
Sementara Kuramochi membuka lemari, mengambil pakaian santai dan topi. Kemudian berganti baju dan menelpon Chris, "Senpai, Sawamura sudah meninggalkan ruangan." Katanya lalu keluar kamar tanpa pamitan pada Masuko.
Membuat Masuko hanya bisa tersenyum kecil dan berpikir, apakah ini namanya Man in Black live action?
.
.
.
Sawamura dibuat kagum dengan semua yang ada di Tokyo. Sangt berbeda dengan kampung halamannya. Banyak gedung menjulang tinggi dan orang-orangnya lebih banyak. Reaksinya sama seperti Furuya.
Cuma membedakan kalau Sawamura berisik dan selalu menarik perhatian orang-orang, Furuya hanya menunjukkan dengan matanya berbinar. Beda tapi sama maksud.
"Harucchi, kita ke sana yuk. Kelihatan seru banget." Seru Sawamura menunjuk batting center, Furuya juga menunjukkan tempat itu.
"Apa kalian lupa kalau kita dilarang main baseball?"
.
.
.
Berkat rayuan Sawamura dan Furuya yang asal masuk, Haruichi jadi terpaksa ikut masuk ke batting center.
"Dengar ya, kita hanya satu kali main di sini. Setelah itu kita keluar, apapun hasilnya." Kata Haruichi memperingatkan, dan diiyakan oleh dua pitcher.
Tiga kali percobaan, Haruichi berhasil memukul semua lemparan. Furuya dan Sawamura bertepuk tangan sambil memuji.
Tiga kali percobaan, Furuya berhasil memukul dua diantaranya. Haruichi hanya bertepuk tangan sambil memuji sedikit. Sawamura menggeram kesal.
Tiga kali percobaan, Sawamura gagal memukul semua lemparan.
"SATU KALI LAGI! AKU MOHON SATU KALI LAGI!" pinta Sawamura menarik perhatian semua orang. Tapi dia sudah ditarik keluar oleh Furuya dan Haruichi.
.
.
.
Demi menghibur Sawamura yang ngambek, Haruichi membawanya ke game center. Dan benar saja, Sawamura kembali semangat dan dia bermain semua game. Entah uang dapat dari mana. Tapi untung saja dia tidak rewel lagi. Walau masih sering merepotkan banyak orang dengan teriakannya.
"Harucchi! Furuya! Ayo kita main semua lagi!" ajak Sawamura, dia menunjukkan kartu khusus untuk anggota VIP.
"Anu, Eijun-kun dapat uang sebanyak itu dari mana?"
"GO!" Sawamura tanpa mengindahkan pertanyaan Haruichi, sudah pergi main bersama Furuya.
.
.
.
Setelah puas bermain, ketiga sejoli ini pergi wisata kuliner. Mereka membeli apa saja dengan budget yang sesuai. Kecuali Sawamura, yang enthah kenapa bisa membeli apa saja yang dia mau. Dia seperti mencicipi semua makanan yang disediakan Tokyo, yang Furuya dan Haruichi yakin semua itu sudah menghabiskan banyak uang.
Mereka ingin bertanya dari mana Sawamura mendapatkan uang yang sangat banyak sampai bisa dapat kartu VIP dan beli makanan sebanyak itu. Tapi yang ditanya mudah sekali terdistraksi oleh hal yang lebih menarik daripada hal privasi.
'Ya sudahlah,' itu batin Haruichi dan Furuya. Juga Kuramochi dari kejauhan yang mengawasi mereka bertiga. Jaga-jaga kalau adan Miyuki datang dari entah mana dan menghancurkan kepolosan Sawamura. Tapi sepertinya hari ini Miyuki tidak datang. Entah apa yang dia lakukan.
Setidaknya Sawamura aman sejahtira dari iblis berkacamata.
.
.
.
BERSAMBUNG...
.
.
A/N: Fyuh, untung bisa update seminggu sekali. Maaf banget lo kalau kemarin kesannya kaya SawaMi. Saya baru sadar itu pas besoknya upload, pas berangkat kerja. Dan terima kasih buat kalian yang udah setia mengisi kolom review Valky, MAKASIH BANGET! Valky sudah berusaha update cepat. Doakan Valky bisa update lebih cepat lagi.
.
.
.
Bonus
Miyuki mengambil duduknya di sebelah Sawamura saat makan malam. Dia sejak tadi menunduk dan tidak menyahut disapa siapa pun. Dan karena itu para pelindung Sawamura memperketat penjagaan mereka. Mereka tadi sempat mengira Miyuki tidak datang untuk makan malam karena tidak kelihatan seharian. Tapi ternyata dia datang.
Ke mana saja Miyuki sejak tadi? Tapi untungnya Sawamura aman dari tangan iblis Miyuki.
"Oh, Miyuki-senpai, ohayou gozaimasu. Tidurnya nyenyak?" tanya Sawamura begitu menyadari kalau ada pasangan batterynya di sebelahnya.
Miyuki diam lama menatap makan malamnya. Lalu ke Sawamura dan baru sadar, "Oh, Sawamura. Sejak kapan kau di sini?"
"Sejak tadi. Masih linglung ya baru bangun?"
Miyuki membenarkan posisi kacamatanya dan mengambil sumpitnya, "Ya, habis ini aku mau langsung tidur lagi."
"Hee, senpai kalau libur latihan begini sering tidur seharian ya?"
"Kadang sih. Kadang juga ditarik Kuramochi buat main game."
"Ohh, nikmati tidur nyenyaknya senpai."
"Dengan senang hati." Balas Miyuki lalu makan dengan tenang.
Sementara tiga anggota SPS sudah menyesal. Chris percuma was-was di lapangan dan asrama. Haruichi percuma capek-capek peka. Kuramochi percuma capek-capek membuntuti.
Ternyata orang yang diwaspadai tidur nyenyak seharian.
