Beberapa Tahun telah berlalu, Super Junior sudah menjadi Boy band nomor 1 di Korea selatan, terdepan dalam gelombang KPop ke seluruh dunia.

Hampir tak ada belahan dunia yang tak kenal dengan Super Junior. Video klip mereka ditonton oleh jutaan orang diseluruh dunia.

Mereka tidak hanya dikenal lewat musiknya tapi juga sebagai raja variety show.

.

.

Hari itu adalah hari yang sangat bersejarah dalam karier Super Junior, Mereka akhirnya masuk ke benua Eropa dalam rangkaian world tour Super Show mereka. Walau hanya dengan 9 personil, karena Kangin yang baru keluar dari wamil dan Heechul yang sedang menjalani wamil, namun sambutan ELF Paris sangat mengharukan.

Saat ini Super Junior sedang melaksanakan gladi resik. Ada sedikit masalah dengan ukuran panggung hidrolik yang berbeda dengan biasanya, sehingga mereka harus mengatur ulang koreografi nya. Mereka latihan dari pagi. Keringat sudah mulai bercucuran. Apalagi opening act mereka termasuk lagu Bonamana Remix yang mengharuskan para anggota berlarian kesana kemari.

Mereka suka menyapa ELF, walaupun berbeda bahasa, warna kulit, dan ras tapi mereka rasa kekeluargaan yang mereka pancarkan sama dengan ELF di belahan dunia manapun.

.

.

Kyuhyun sangat bahagia melakukan konser Super Show, dia merasa ikatan persaudaraan para anggota makin erat. Saat ini dia sedang memperhatikan kekasihnya.

Choi Siwon sedang berlatih sendiri saat yang lain sedang rehat sejenak. Kesibukannya membuatnya jarang tampil bersama rekan- rekannya, dan dia harus mengejar ketinggalan. Dia tak ingin pertunjukan terganggu karna dia lupa koreografinya. Begitu seriusnya ia berlatih tak sadar bahwa Kyuhyun sedang memperhatikannya dengan tatapan tajam.

"Hyung," panggil sang maknae dengan tatapan penuh akal bulus

*siuung! 100x, author dihujani pisau terbang*

Siwon yang masih berlatih langsung berputar 90 derajat "Ada apa, chagiya?" Katanya bergerak mendekati Kyuhyun.

"Boleh temani aku sebentar Hyung?' Kata Kyuhyun serius.

Siwon yang bingung, mengikuti Kyuhyun yang berjalan kebawah set panggung. Dia melihat kanan dan kiri sebelum akhirnya membuka kain penutup kolong panggung.

"Ayo kesini Hyung" ajaknya masuk.

"Ada apa ini Kyuhyun? Mengapa kau mengajak ku kesini?" Tanya Siwon bingung sambil melihat kesekeliling kolong panggung yang lumayan sempit dan gelap. Badannya yang tinggi tak bisa berdiri dengan leluasa.

Namun saat dia melihat Kyuhyun dia terkejut. Kekasihnya itu sudah polos melepaskan semua pakaiannya.

"Aku butuh diisi ulang Hyung, mau membantuku?" Kata sang maknae dengan senyuman nakal. Tangannya sudah mulai sibuk melepas celana Siwon yang sudah toples dari tadi.

Siwon tersenyum penuh arti, memang sudah lama dia tak di service. Dia mulai membelai kulit halus sang maknae, mengangkat dagunya dan menciumi bibirnya.

Ciuman mereka lembut diawal makin lama makin panas. Saling menghisap, lidah mereka bertautan bergantian menjelajah mulut lawannya.

Kyuhyun meresapi energi kuat yang mengalir ke seluruh tubuhnya yang menempel erat pada tubuh kekar Siwon. Hisapan bibirnya makin kuat, lidahnya menyapu seluruh rongga mulut siwon.

Dia merasakan kemaluan mereka yang mulai tegang saling menempel, tangannya pun menarik pinggul Siwon lebih rapat agar dia bisa menikmati pergesekan dua Junior itu.

"Hhhnnnnmmmhhhh... Emmnnnnhhhh.." Erangan Siwon makin meningkatkan Libido Kyuhyun, dia merasakan tangan besar Siwon menggenggam erat bokongnya dan mulai meremas-remas. Pergerakan mereka membuat nafsunya berkobar.

Kyuhyun melepaskan pelukannya, kemudian dengan sigap memegang benda kesayangannya dibawah pusar kekasihnya. Mulai dengan belaian dan remasan lembut, pijatan halus, dilanjutkan dengan kocokan pelan. Sementara lidahnya sudah mulai menjelajah telinga Siwon.

"Hhhhhaahhhh.. Nghhhhhh..shhhhhss.. Oowwhhh.. Chagiyaa.." Siwon hanya mengerang menikmati perlakuan Kyuhyun tanpa membalas. Tubuh bagian bawahnya tak sadar bergerak mengimbangi kocokan tangan kekasihnya itu.

Cumbuan Kyuhyun mulai merayap turun keleher Siwon, bermain di titik-titik sensitif disana.

Tangan Siwon mulai meremas rambut Kyuhyun saat ia mulai bergantian menghisap dan memainkan nipple Siwon dengan lidahnya kiri dan kanan. Nipple itu menjadi pink dan keras.

Kyuhyun dengan teliti menjelajahi dada berotot Siwon dengan jilatan,ciuman, hisapan dan sedikit gigitan-gigitan sehingga tak lama dada sexy itu sudah dihiasi tanda-tanda merah.

"Shhhh.. Kyuuuhhhhh ... Shhhhh...hhhheehhh.. Nngggghhh" Siwon terus mengerang saat kocokan Kyuhyun makin cepat dan liar.

"Aaawhhhh.. Yeessss ...chagi... Play with my ballss.." Erangan Siwon makin tak jelas saat hisapan Kyuhyun sampai pada twin balls dan juniornya. Kepalanya menengadah, kakinya sudah gemetar menahan kenikmatan di pangkal pahanya itu.

"Chagiiii... Sshhhh uuuuuwhhhhhhh..." Siwon tak tahan merasakan gejolak kenikmatannya.

Tiba-tiba dia mendorong kekasihnya hingga terlentang di lantai.

"Aku tak mau puas hanya dengan mulutmu chagi" kata Siwon dengan wajah merah dan nafas terengah - engah penuh nafsu.

Mendengar itu, Kyuhyun tersenyum lebar penuh arti. "Silahkan Hyung, masuki lobangku" katanya mengundang.

Mereka pun berpagutan, berciuman panas. Tangan Kyuhyun melingkar di leher Siwon sementara kakinya sengaja dia buka lebar

Jari-jari Siwon memainkan junior Kyuhyun yang sudah sangat keras sempurna, untuk mengumpulkan cairan precumnya yang sudah keluar dari tadi. Kemudian 3 Jari pun langsung melesak masuk kelubang Kyuhyun.

"Mmnnngghhh...nggghhhhh" Kyuhyun mengerang saat dia merasa luapan energi yang memabukan tiba-tiba masuk dari lubangnya. Kakinya makin terangkat. Tangannya sibuk meremas rambut Siwon.

Siwon menggerak-gerakkan jarinya didalam lubang sempit Kyu, sambil terus menjelajahi mulut Kyuhyun dengan lidahnya. Permainan mereka tambah panas.

"Ahhh..akhuu .. Ssuddahh.. Ssiiaph..Hyunghhh.. Cepatlah...sssshh masuki akkkhuuu.." Kyu merengek karna tak tahan menahan gejolak nafsunya.

Siwon pun segera mengeluarkan jarinya, memposisikan junior besarnya tepat dimulut lubang Kyuhyun dan.. Blessh!

"Aaahhhhssshhhh nggghhhh mmmpppphhh"

Badan mereka mengejang sebentar merasakan kenikmatan saat Junior Siwon menyeruak masuk kedalam tubuh Kyuhyun.

"Ssssshhhh...lobanghhhmuuuhh sempit sekali chagiyaaaahhh..." Siwon meracau saat dirasakannya juniornya yang besar terhimpit rektum Kyu yang sempit.

Kyuhyun kembali merasakan luapan energi yang memuncak yang membuatnya lupa segalanya.

Dia meraih leher Siwon dan dengan ganas menciumi wajah dan lehernya.

Siwon mulai menggerakan tubuh bawahnya maju dan mundur, diselingi gerakan memutar.

Gerakan Siwon membuat Kyuhyun menghentikan cumbuannya, dia tak sadar mencakar punggung berotot Siwon.

"Aaaakkhhh... Hyuunnngghhhh ssshhh fasstterrr.. Right there yeessss deepeer" Kyuhyun meracau merasakan Siwon telah menemukan titik kenikmatannya.

Tangan Siwon tak tinggal diam, dia meraih junior Kyuhyun dan mulai mengocoknya dengan lembut tapi pasti.

Kyuhyun makin tak bisa diam. Tak sadar tangannya meraih tiang besi yang menahan panggung.

"Ennngghhh... Haaaahhhhh.. Ssshhhhh.. Hyyuuuunggghh... Akuuuu cummmmmm..."

Kyuhyun mengerang.

Siwon semakin menggila merasakan sensasi pada juniornya yang seperti terpijat - pijat ketika Kyu berejakulasi "Eeeerrrggghhhh... Aaaakkkkhhhh...akhhuuu.. Jjuuughhaaa... Chhhgiyyaaaa..." Siwon pun sampai pada puncak kenikmatan.

.

.

Sementara itu diatas panggung para crew yang sedang lalu lalang kaget karena pijakan mereka tiba-tiba bergoyang hebat.

"Apa yang terjadi? Apakah ada gempa?" Tanya seorang pekerja berkulit hitam.

Temannya melihat sekeliling dan melihat orang-orang yang duduk di luar panggung diam saja, hanya beberapa orang yang kebetulan melihat kearah panggung yang terlihat bingung.

"Sepertinya bukan," jawab orang itu "Sudah lah mungkin penunggu gedung ini sedang berulah" katanya sembari bergidik dan cepat-cepat menyelesaikan pekerjaannya.

.

.

Kembali kebawah panggung, dua insan yang sama-sama polos itu saling berdekapan. Siwon terlihat terengah-engah sementara Kyuhyun segar bugar mendekap kekasihnya yang berbaring terlungkup diatas tubuhnya. Mereka masih menyatu.

"Gomawo.. Hyung, Mianhae kau jadi lemas" katanya sambil membelai rambut namja tampan itu.

"Ahh.. Nikmat sekali sayang.. Lututku sampai lemas" Jawab Siwon diantara nafasnya yang masih memburu.

Tiba-tiba dia merasakan energi mengalir dari tubuh Kyuhyun kedirinya "Apa yang kau lakukan, Kyuhyun-ah? Bukannya kau butuh energiku? Katanya kaget walau dia tak merasa lemas lagi. Ternyata Kyuhyun sedang mengalirkan energi kembali kepadanya.

"Aku hanya butuh bercinta denganmu Hyung" kata Kyuhyun sambil mengecup hidung mancung Siwon, lalu tersenyum nakal.

Siwon terbelalak tak percaya kenakalan sang maknae itu.

"Jangan salahkan aku kalau kau tak bertenaga nanti malam ya?" Kata Siwon sambil membelai rambut Kyu dan menciuminya dengan gemas.

"Ne, chagiya" jawab Kyuhyun lembut.

Mereka pun segera berpakaian dan keluar dari kolong panggung, dan segera disambut dengan pukulan di kepala.

"YA! Apa yang kalian lakukan? Ini sudah hampir waktunya pentas!" Terdengar suara bentakan dari arah belakang.

Segera mereka berbalik dan menemukan ternyata para Hyung dan anggota suju lainnya sudah berdiri menatap mereka dengan mimik jail dan senyum nakal. Sementara yang memukul mereka tadi sang Leader menatap mereka dengan tangan terkepal dan mata bintitan karena mengintip.

*bletak! author dikeplak leader*

"Aku tak akan tolerir jika kalian lemas dipanggung, mengerti?" Katanya sambil memukul mereka berdua lagi dengan gulungan kertas di tangannya.

"Awhh...Ampun..Hyung" jawab mereka berdua sambil sibuk melindungi kepala.

.

.

Show malam itu sangat sukses, para anggota Super Junior benar - benar puas akan penampilan mereka. Leeteuk tak henti - hentinya berterimakasih pada ELF sambil berlinangan air mata. Pertunjukan malam itu pun ditutup dengan group hug para anggota di belakang panggung

*Author dan co-author sebenernya pengen ikutan nyempil pelukan tapi sayangnya kepergok security panggung*


"Cheerss!" Klang!, bunyi gelas gelas beradu. Mereka saat itu sedang merayakan keberhasilan konser mereka di sebuah rumah makan korea di pusat kota Paris.

"Aahhh akhirnya tercapai impianku show disini" seru Eunhyuk.

"Mereka sangat antusias ya?" Kata Shindong semangat. "Kau liat apa yang mereka lemparkan kepanggung tadi hyung?" Tanyanya pada leeteuk

"Hahahahah.. Iya aku tak menyangka mereka akan melakukan itu" jawab Leeteuk

"Kau menikmati ciuman wanita tadi huh?" Donghae bertanya sinis pada Eunhyuk

"A..anniyoo.. Tidak Hae" jawab Eunhyuk tergagap.

"Jangan bohong Hyung, aku lihat tadi kau kembali terus kedaerah itu" kata Kyuhyun menimpali.

Eunhyuk mendelik kearah Kyuhyun namun dibalas dengan evil smirk khasnya.

"Siwon-ssi juga berkeliaran didaerah itu, ayo mengakulah" Eunhyuk putus asa mencari teman.

"Aku tahu"Kata Kyuhyun tenang sambil melirik tajam sambil nyengir sadis pada Siwon.

Siwon yang tadi sedang pura pura tak mendengar langsung terbatuk batuk melihat tatapan Kyuhyun.

"Ah jangan khawatir chagiya.. Itu hanya fan service, kau yang kucinta" katanya sambil mendekap Kyuhyun tanpa malu malu.

Mereka tertawa tawa menikmati kebersamaan mereka dan berbincang mengenai show malam itu hingga hampir dini hari. Kyuhyun sangat bahagia, dia sudah lupa penyesalannya bahwa dia telah dirubah menjadi setengah robot. Yang terpenting baginya adalah semua Hyung-nya dan kekasihnya bisa menerimanya apa adanya.


### 50 Tahun kemudian. ##

Kyuhyun duduk menatap keluar jendela mobil. Wajahnya menyiratkan kekhawatiran.

Dia berharap mobil yang dikendarainya bisa terbang.

"Manager-nim, bisakah lebih cepat lagi?" Pintanya pada manager yang sedang menyetir secepat mungkin.

"Aku berusaha Kyuhyun-ssi, lebih cepat dari ini bisa bahaya" kata manager merangkap supir itu.

Jalan di kota New York memang padat dijam-jam seperti ini. Kyuhyun pindah ke kota Big Apple sejak 30 tahun belakangan karena akan sulit untuk menutupi kondisinya yang tak bisa tua bila tetap di Korea. SM berencana akan memindahkannya lagi ke Korea dalam beberapa tahun sebagai artis Theater musical yang sukses di Broadway. Identitas barunya saat ini adalah Choi Kyu Hyun.

Saat ini dia sedang bergegas menuju kesebuah hunian bergengsi di lower manhattan yang merupakan pusat bisnis kota New York. Dia sedang terburu-buru bertemu dengan suaminya Choi Siwon.

Siwon saat ini telah mundur dari dunia entertainment untuk mendampingi Kyuhyun. Dia sudah mengambil alih kerajaan ayahnya yang selama 10 tahun terakhir telah berkembang pesat karna tangan dinginnya.

Ciiit! Ban mobil berdecit saat berhenti dipintu utama sebuah gedung Apartemen super mewah di Manhattan.

Kyuhyun langsung melesat keluar dari dalam mobil. Dia sudah tak memperhatikan lagi orang-orang sekitarnya yang terkejut dilewatinya dengan kecepatan tinggi.

"Yeobo..yeobo.."Kyuhyun berusaha menjaga suaranya agar tetap tenang saat tiba di dalam apartemen mereka. Sudah beberapa kali semenjak selesai pertunjukan dia mencoba menghubungi Siwon, namun teleponnya tidak dijawab. Memang sudah sebulan terakhir kesehatan Siwon menurun drastis. Dia sudah tak lagi datang kekantor. Posisinya sebagai CEO telah diserahkan ke orang kepercayaannya sehingga saat ini ia hanya sebatas pemegang saham terbesar di kerajaan bisnis itu.

Kyuhyun akhirnya menemukan Siwon sedang duduk tertidur di Sofa. Kacamatanya miring diwajahnya, sementara handphone yang sedang dipegangnya telah terjatuh dari tangannya yang terbuka. Dengan perlahan Kyuhyun melepas kacamata Siwon dan meletakan handphone di nakas. Kemudian dengan sekali gerakan halus dia mengangkat Suaminya itu dan membawanya ke ranjang mereka.

"Ah.. Sayang, kau sudah pulang?" Tanya Siwon yang terbangun saat Kyuhyun meletakkannya diatas tempat tidur. "Maafkan aku chagiya, aku tadi bermaksud membalas teleponmu tapi aku lelah sekali" lanjut Siwon tersenyum.

"Tak apa chagiya, asal kau baik-baik saja" jawab Kyuhyun lembut. Dia sangat khawatir, selama Siwon sakit dia secara rutin mengalirkan energi padanya. Namun tak seperti sebelumnya, Saat ini Siwon tak bertambah baik. Seakan-akan energi yang Kyuhyun berikan hanya cukup untuk nya bertahan.

Kyuhyun mulai melepaskan kemeja Siwon, dan juga baju atasnya sendiri, kemudian mereka berpelukan didalam selimut. Seperti yang biasa Kyuhyun lakukan selama ini.

"Yeobo.. Maafkan aku" Kata Siwon seperti bisa membaca fikiran Kyuhyun.

"Maaf kenapa chagiya?" Tanya Kyuhyun lembut sambil tangannya membelai rambut Siwon yang mulai memutih di beberapa bagian.

"Aku bukannya membantumu mengisi energi, malah kau yang terus mengalirkan energi kepadaku" Kata Siwon menyesal

"Jangan berfikir seperti itu Yeobo, ada kau disisiku itu sudah energi tersendiri buatku" Jawab Kyuhyun dengan mata mulai berkaca-kaca. Dia mulai merasa takut. Energi yang dia alirkan ketubuh Siwon seperti tak terserap sepenuhnya.

"Aku benar-benar berharap masih bisa mendampingimu lebih lama lagi dan memberikan energiku padamu" Kata Siwon lirih

"Apa yang kau bicarakan? Tentu saja kau bisa lakukan itu setelah kau sembuh nanti chagiya. Jangan menyerah" Air mata mulai mengalir pelan di pipi Kyuhyun. Dia mendengar detak jantung Siwon melemah dan nafasnya terdengar pendek pendek.

"Maafkan aku chagiya..." kata Siwon lirih.

Kyuhyun tersentak. Siwon tak bergerak lagi. Dia dapat merasakan energi kehidupan Siwon sudah sangat lemah. Dia berusaha dengan keras mengalirkan energinya lagi namun tetap tak ada perubahan.

"Yeobo..Yeobo.. Choi Siwon! Bangunlah jangan tinggalkan aku.. Choi Siwon! Kyuhyun sudah berteriak sekarang dia mendekap erat suaminya. Kemudian dia segera meraih handphonenya.

"Manager Kim, Siapkan mobil kita kerumah sakit sekarang. Hubungi Presdir!" Perintahnya. Kemudian dia membungkus tubuh Siwon dengan selimut agar hangat, kemudian dia pun dengan cepat menggendongnya turun menuju mobilnya.


Lee Soo Jung adalah cucu dari Presdir terdahulu yang diwarisi SM Entertainment. Perusahaan agency artis yang sudah mendunia. Banyak orang berkata SM lebih "Manusiawi" semenjak dipegang olehnya. Para artis lebih sejahtera dengan kontrak dan fasilitas yang memadai dan profit melonjak berpuluh kali lipat. Perusahaan agency artis terbesar di Korea tersebut sudah dikenal Global dan menjadi kerajaan kecil yang memiliki kantor perwakilan diseluruh pelosok Bumi. Kewenangannya bisa mengguncang bahkan Hollywood sekalipun.

Kira kira seminggu setelah penyerahan perusahaan, kakeknya memanggilnya ke mansion keluarga. Disana dia diceritakan sebuah rahasia yang mengguncang hidupnya, sebuah cerita yang selama ini dia sangka hanya ada di cerita cerita science fiction saja. Tentang seorang artis salah satu anggota dari Boyband andalan SM Entertaiment yang ternyata adalah setengah robot.

Dan artis itu saat ini ada dihadapannya sedang memeluk suaminya yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit. Berbagai peralatan sudah terhubung ketubuhnya.

"Kyuhyun-ssi, tabahlah mungkin memang sudah saatnya kau merelakannya" Ucapnya pedih sambil memegang pundak telanjang Kyuhyun. Dia agak tersentak saat merasa ada yang mengalir dari tangannya yang menyentuh pria itu.

"Lepaskan" Kata Kyuhyun sambil menepis tangan Presdir Lee. "Jika tanpa dia apa artinya aku hidup? apa gunanya keabadian tanpa dia disisiku?" Tangisnya lagi. Dia sudah putus asa. Dia merasa energinya sendiri sudah berkurang dia takut dia akan kehabisan energi sebelum Siwon bisa disadarkan. Namun dia tak ada pilihan lain. Bayangan hidup sendiri selamanya terlalu menakutkan untuknya.

"Kyuhyun-ssi kau juga harus memikirkan dirimu paling tidak ambilah energi dari ku" Kata sang presdir lagi.

Dia mulai menggulung lengan kemejanya agar lebih luas kulit yang bisa mengalirkan energi pada Kyuhyun. Namun Kyuhyun terus mendorongnya menjauh.

"Jauhi aku,Presdir. Aku tak mau ada seorangpun yang menyentuhku. Yang harus kalian tolong adalah suamiku. Aku mohon,selamatkanlah ia.." Ratap Kyuhyun pilu sambil memandang suaminya yang tergeletak tak berdaya di atas ranjang rumah sakit.

"Tak bisa seperti ini, aku harus melakukan sesuatu" Pikirnya. Dia tahu apa yang harus dia lakukan. Namun dia tak tahu apa dia punya cukup waktu.


Osaka, Jepang

Dini hari Lee Soo Jung tiba di airport dengan pesawat pribadinya. Dia harus menemui seseorang, anak buahnya melaporkan mereka telah bisa menemukan orang yang dia cari. Namun menemukannya bukanlah hal yang paling sulit dari rencananya. Dan dia tak punya banyak waktu.

.

.

Sebuah Mobil sedan hitam berhenti di sebuah rumah dipinggir laut. Pemilik rumah itu Takashi, atau dikenal dengan Professor Takashi memperhatikan mobil itu dari kebunnya.

Seorang Pria berstelan rapih keluar dari mobil langsung mendekati pintu pagarnya.

"Konichiwa, Professor Takashi. Boleh kita bicara sebentar? Nama saya Lee So Jung" Kata pria itu sambil menyodorkan kartu namanya.

"Apa yang bisa kubantu?" Tanya Professor Takashi sambil meletakkan minuman di depan Lee so jung saat mereka masuk kedalam ruang tamu sederhana sang professor.

"Aku datang untuk membicarakan tentang penemuan Guru anda, Professor Kobayashi. Humanoid013" Jawab Lee So Jung langsung pada permasalahannya.

Takashi langsung terduduk diam mendengar itu. Dia tahu tentang penemuan itu. Dia termasuk dalam tim proyek itu, sebelum akhirnya dibubarkan saat sang guru merasakan konflik batin. Setelah itu semua data-data ditutup dan mereka telah bersumpah untuk tidak melanjutkan percobaan tentang itu lagi.

Lee Soo Jung tahu kalau ini akan sulit. Tapi dia tak mau menyerah.

"Aku mohon kau mau melakukannya lagi, seseorang saat ini sedang berada diambang kematian" pintanya pada Professor Takashi yang saat ini masih terdiam shock, seperti melihat hantu dari masa lalu.

"Maaf anda sudah jauh-jauh kemari sia-sia Presdir, aku sudah tak tahu apa-apa mengenai Humanoid013, dan percobaan itu sudah tak boleh dilanjutkan. Bukan hak kita untuk berpura-pura jadi Tuhan" Jawab sang Professor.

"Kumohon, ini berkaitan dengan sang Humanoid013" Presdir memaksa. "Ini dia, Namanya Kyuhyun. Seperti yang kau lihat dia sama seperti aku dan kau. Dia bahkan bukan 100% android. Seseorang yang sangat penting untuknya sekarang sedang sekarat dan Kyuhyun ingin mati bersamanya" Presdir sudah hampir putus asa. Dia menyodorkan foto Kyuhyun bersama Siwon kepada Prof. Takashi. "Kau tahu? Dia juga punya perasaan seperti kita. Padahal tubuhnya hanyalah metal dan kabel dan dia abadi. Sekarang kau akan membiarkan menjalani keabadian itu dengan memori pahit kehilangan cintanya?" Presdir sudah memohon sekarang.


Sementara itu di Ruang ICU VIP Mount Sinai medical center *karangan author* Kyuhyun merasa lemah. Pandangannya sudah buram, energinya hampir habis. Seluruh tubuhnya terasa dingin. Dia malah sudah tak bisa merasakan kaki dan tangannya. Dia tahu mungkin saatnya sudah dekat. Dia berusaha mengangkat kepalanya, dia harus memandang wajah Siwon yang terbaring lemah juga di ranjang disampingnya untuk terakhirnya. Telinganya bergemuruh. "Apa seperti ini saat-saat terakhir itu?" Pikirnya dalam hati. Dia ingat pernah merasakan seperti ini saat kecelakaan dulu.

Suara gemuruh itu terasa mengganggu, dia butuh ketenangan untuk menikmati wajah kekasihnya terakhir kali, mengapa mereka tak bisa diam.

Tak berapa lama wajah Siwon makin pudar, akhirnya hanya kegelapan menyelimuti.


"Chagiya... Chagiya.."

Kyuhyun mendengar suara yang sangat dikenalnya.

"Chagiya, sampai kapan kau akan tidur?"

"Itu suara Siwon" katanya dalam hati. "Apa aku sudah mati? Apa aku berada disurga bersamanya sekarang?" Pikirnya lagi.

Dia mencoba membuka matanya namun sedikit sulit. Matanya tak terbiasa dengan cahaya terang setelah diliputi kegelapan. Dan diapun melihatnya, dua mata hitam bening. Wajah halus yang tampan disertai dengan senyum yang menawan. Siwon sedang menatapnya, menggenggam tangannya. Namun bukan Siwon saat dia tertidur di ranjang ICU, melainkan Siwon dimasa keemasannya. Saat mereka mulai jatuh cinta.

"Chagiya, kau sudah bangun" Panggil Siwon lagi sambil membelai rambutnya.

"Siwon-Hyung? Apa kita disurga?" Tanya Kyuhyun. Air matanya langsung tumpah karena kebahagian yang tak dapat dibendung.

"Mwo? Disurga? Ahahahah. Maafkan aku chagiya, kau belum mati. Kau tak bisa mati, ingat? Dan aku juga belum mati" Jawab suaminya misterius. "Lagipula mengapa kau kembali memanggilku Hyung? Apa kau lupa menikah dengan ku Yeobo?" Lanjut Siwon dengan mimik pura-pura sedih membuat Kyuhyun tambah bingung.

Kyuhyun sadar mereka tak hanya berdua diruangan itu. Saat itu dia sedang terbaring di ranjang sama seperti saat dia bangun setelah kecelakaan dulu. Dengan banyak kabel tersambung di kepalanya. Dia melihat Presdir ada disana, namun dia tidak mengenali pria disebelahnya.

"Aku Prof. Takashi" jawab pria itu membuat Kyuhyun menyangka apa ada alat yang menampilkan apa yang dia pikirkan dikeningnya.

Pria itu kemudian melakukan sesuatu diatas kepalanya. Persis seperti yang dilakukan Prof Kobayashi dulu.

"Kami berhasil membangkitkanmu kembali. Yah tak bisa dibilang membangkitkan kalau kau belum mati. Tapi saat itu energi otak mu benar-benar hampir habis. Begitu juga Siwon-san" Prof. Takashi menjelaskan. Dia terlihat kusut seperti sudah beberapa hari tidak tidur.

"Terima kasih sudah tetap menjagaku dengan energimu, chagiya" Kata Siwon lembut sambil mengecup tangannya. "Dan terima kasih juga sudah tetap hidup" lanjutnya lagi berkaca-kaca.

"Ah iya bicara mengenai energi, kalian tidak butuh energi manusia lagi untuk mengisinya, dengan chip batere yang telah ku modifikasi, kalian bisa mengisi ulang dengan cahaya matahari. Satu jam pengisian sempurna bisa untuk tenaga satu bulan kurang lebih" lanjut Professor menjelaskan.

"Kalian?" Tanya Kyuhyun merasa ada yang aneh. "Maksudmu? Siwon-ssi..." Kyuhyun memandang Siwon khawatir.

Siwon tersenyum "Ne, Chagiya.. Mulai sekarang, aku benar-benar akan menemanimu selamanya"

Kyuhyun merasa terbagi antara bahagia dan sedih. Mengapa Siwon rela mengorbankan ke-"manusia"-annya untuk dirinya.

"Itu semua berkat presdir kalian ini" Sang Professor ikut bicara "Dia yang telah meyakinkanku untuk melakukannya. "Lanjutnya lagi.

"Terimakasih, Presdir-nim" Kata Kyuhyun tak mampu berkata-kata lagi karena emosi yang campur aduk.


Di sebuah Airport pesawat pribadi sudah siap di ramp. Terlihat presdir berdiri disamping mobilnya sambil melihat ke sekeliling. Tak lama kemudian sebuah mobil van mendekat.

Siwon keluar dari pintu tengah disusul oleh Kyuhyun. Mereka mendekati presdir, sementara barang-barang mereka dibawa naik pesawat oleh pilot pribadi Siwon.

"Bawaan kalian tidak banyak"kata Presdir memperhatikan.

"Kami berencana membeli apa yang kita butuhkan dijalan" Jawab Siwon sambil memperhatikan Pilot membawa 2 koper besar mereka kedalam kabin.

"Kalian yakin tak mau terus berkarya? Ini benar-benar sebuah kehilangan yang besar untuk agency" kata presdir kesekian kalinya.

"Kami minta maaf Presdir-nim, kami rasa lebih baik jika kami menghilang. Akan sulit menjelaskan bila masih ada yang mengenali kami. Apa lagi tampilanku sekarang" jawab Siwon

"Kami berterima kasih untuk segala yang kau lakukan untuk kami" kata Kyuhyun

"Paling tidak kabari keadaan kalian dari waktu ke waktu" pinta Presdir lagi.

"Maafkan kami, kami ingin menghabiskan waktu hanya berdua" Jawab Kyuhyun lagi.

"Aku mengerti kalian berhak mendapatkannya, kau sudah banyak mengabdikan dirimu pada agency. Aku rasa pantaslah untuk kalian beristirahat. Yang aku lakukan hanya bisa sedikit membalas apa yang telah kami ambil darimu" kata Lee So Jung sedih. Dia memang merasa bersalah karena apa yang dilakukan kakeknya pada Kyuhyun.

"Jangan menyesal Presdir-nim,"Kata Kyuhyun "aku sangat berterima kasih untuk apa yang sudah aku dapatkan. Semua yang terjadi telah mempersatukan kami, dan itu hal terindah dalam hidupku" Lanjutnya sambil memegang erat tangan Siwon.

"Baiklah, selamat tinggal Presdir, kau orang baik. Aku yakin SM akan makin maju ditanganmu. Aku senang bisa mengenalmu" Siwon memeluk Lee Soo Jung dan mereka pun mengucapkan selamat tinggal.

Kemudian mereka naik kepesawat dan tak lama kemudian lepas landas diiringi tatapan sedih Lee Soo jung. "Apakah aku akan bertemu mereka lagi?" Tanya nya dalam hati. Akhirnya diapun masuk kedalam mobil dan pergi dari bandara itu.

#Meninggal kan author dan co-author yang nangis karena ditinggal Siwon dan Kyu#

Tak ada kabar lagi dari mereka berdua, namun banyak rumor yang beredar. Ada yang bilang mereka tinggal disebuah villa di pulau terpencil dan menjalani keabadian mereka berdua disana, bahkan ada yang mengaku melihat mereka di Korea berjalan saling berpegangan tangan di taman. Namun tentu saja tak ada yang bisa membuktikannya.

THE END


Author's Note :

Akhirnya FF pertama author n co-author tamat juga *tebar kembang 7 rupa*..

Gimana..gimana...cukup terhiburkah readers sekalian?

FF pertama,tapi semoga bukan yang terakhir..FF yg banyak kekurangannya tetapi menjadi penyemangat untuk membuat FF yg lebih baik lagi

Terimaksih untuk banyak cinta dan perhatian yg diberikan untk FF ini.

Special Thanks untuk :

Lee Minhwa, Citra, Chamiitamie, Sasha Cloudy, LeenaHanWoo, Kim Kyuna..

Dan juga untuk readers tercinta :

miszshanty05, mrshelmet, Rara19Park, MyKyubee, rikha-chan,Tan Rindi, GaemRa Kyu-Uke, shin min hyo, Masi wonkyu, heeeHyun, pearl, gaemwon407, Simbaa, kyunny, Maknaelovers, cho devi, anin lovewonkyu, HaeUKE, inez, lee minji elf, siFujoshi, okoyunjae, Fitri MY, Kyuya13, astri, ReeGirlz0312, ciwonie, Simbaa, meekayla. Lovekyuwon, haechullieforever, meymeywonkyu, alcici349, Adyndaratih, Reeiini, Blackyuline, Irma407203, rie yunnie bear, Heenita105, wonnie , wonkyu shiper, blue minra, reaRelf, , ck mendokusei, shinminkyu, gieyoungkyu, wonkyu's fan, Eunhae62, Galtrisia, Ayugai Risa, MhiaKyu, ririedhana, KyunnieMinnie-chan, Guest, ukekyushipper, Babyhyun, PingQu, Sachiko Yamaguchi, kyukyu712, 333LG, dewdew90, Choi Kyo Joon, ELF, Kyumin shipper, Park Nara Quinnevil, Isnaeni love sungmin, ochaviosa, Jungyi, chy, prima, 0212echy.

Mohon maaf kalau ada penulisan yang salah,atau nama yang kelupaan disebut.

Author dan Co-author sayang kalian semua *bows bareng Kyu dan Siwon*

Sampai jumpa di FF selanjutnya ya..Saranghae..*lambai lambai bareng seluruh anggota Super Junior*

uneeqa & Kiminka_anggi