Memang istilah 'cinta itu buta' memang benar adanya, Baekhyun bisa membuktikan kebenarannya, memang terdengar sangat klise. Tetapi itulah yang tengah Baekhyun rasakan saat ini.
Hatinya seakan terpaut dengan sosok tampan yang berada di pelukannya ini, ntah apa yang Baekhyun rasakan saat ini. Dengan sekejap saja Baekhyun merasa hatinya seperti sudah dibolak-balikkan begitu saja. Tadinya ia masih mementingkan logikanya, ia masih memikirkan kalau ini semua tak nyata, dan tak masuk di akal.
Oh ayolah, di tahun dengan segalanya bisa di dapatkan dengan adanya teknologi. Apakah kalian masih percaya dengan adanya mahkluk mitologi, seperti merman, mermaid dan atau apalah itu namanya. Pasti kalian sering mendengar namanya kan, tapi aku yakin pasti kalian hanya menganggap itu semua hanyalah bualan atau omong kosong saja kan? Kalian pasti menganggap mahkluk seperti itu hanya muncul di dalam cerita dongeng dan karangan fiksi sajakan? Hah, aku juga dahulu sama seperti kalian, aku hanya menganggap itu semua hanya bualan, hanya cerita dongeng yang diceritakan kepada anak-anak agar mereka memiliki imajinasi mereka sendiri tentang mahkluk itu.
Tapi, well. Disinilah aku sekarang, aku terjebak dengan mahkluk yang dulu ku anggap hanya bualan dan omong kosong saja. Aku semakin penasaran dengan apa yang ada di dunia ini, jika mahkluk seperti Chanyeol saja sudah jelas di mata ku keberadaannya, bagaimana dengan mahkluk lain yang dulu sering ku dengar di setiap dongeng malam, apakah semua itu nyata? Ntahlah mungkin kita tak bisa menerka apa yang ada di dunia ini, cukup bersedia saja untuk melihat keajaiban itu datang kepada kalian, sama seperti yang aku rasakan saat ini.
Dan aku berani mengatakan kepada kalian, jika hati ku tertarik dengan lelaki ini. Memang gila jika di dengarkan dari satu pihak. Tapi aku memiliki alasan mengapa aku bisa begitu mudahnya mengatakannya.
Dia berbeda, dia sangat berbeda dengan manusia yang sering aku jumpai, kita sering menganggap kalau manusia sudah memiliki segalanya, kecerdasan, kebaikan, tata karma, kesopanan dan lainnya. Tapi satu yang harus kalian tahu, dari banyak manusia yang ku jumpai tidak ada satupun yang dapat menghargai pasangannya. Dan aku melihat dengan mata kepala ku sendiri, Chanyeol. Lelaki yang awalnya ku anggap aneh ini, memiliki sikap itu. Yang benar-benar dapat menghayutkan ku ke dalam pelukannya. Ia dapat menghargai ku, jarang ku jumpai pria sepertinya, sebab itu aku tertarik dan terpesona aku perilakunya.
Sebab itu aku menganggap apa yang ku rasakan ini adalah cinta buta, aku di butakan oleh sikapnya, kebaikannya dan bahkan aku tak perduli lagi mahkluk jenis apa ia.
Selain itu ia juga memiliki wajah tampan dan menawan, juga memiliki postur tubuh yang indah dengan otot-otot biseps, triseps yang ada di tubuhnya, oh dan jangan lupan abs sexy miliknya yang dapat menggetarkan jantung ku, bila hanya melihatnya. Itu semua ku anggap hanya bonus saja. Karena aku yakin, dari segala kesempuranannya, Chanyeol memiliki sifat lain yang dapat memikat hati ku dalam sekejap.
.
.
.
Di pagi hari yang cerah ini, aku sudah terbangun dan mendapati diriku yang masih di dalam pelukan Chanyeol. Jujur aku sangat nyaman saat berada di dekapannya, rasanya aku tak ingin melepaskan pelukannya.
Ku tatapi wajahnya yang bagaikan pahatan patung para dewa yunani, sangat tampan, sangat memikat dan menawan, tak sadar senyum ku terulas saat menatapnya.
Aku mentapi juga dada bidangnya yang telanjang itu, ku belai dadanya lembut, aku tak mau membangunkannya. Rasanya aku ingin bermanja dengannya seharian.
Saat aku tengah mendekapkan wajah ku di dadanya yang hangat, aku merasakan seperti belaian di kepala ku. Oh, ia terbangun, aku merasa cukup bersalah sekarang, mungkin karna diriku ia terbangun.
"Kau sudah bangun?" Tanya Baekhyun lembut
"Aku memang sudah bangun dari kemarin" Ucap Chanyeol dengan suara serak sexynya
"Maksud mu?" Tanya Baekhyun bingung dengan perkataan Chanyeol barusan
"Haha aku memang sudah bangun sayang dari kemarin, aku tidak tidur. Aku menikmati malam ku untuk menatapi wajah indah mu. Oh ya, aku juga sadar saat kau mengaggumi wajah tampan ku dan membelai dada ku begitu lembut" ucap Chanyeol
Dan itu langsung membuat Baekhyun malu, pipinya sudah merah merona karna malu, reflek ia memukul dada Chanyeol lembut.
"Dan jujur sayang, aku sangat menikmati saat kau membelai tubuh ku"Ucap Chanyeol berbisik sensual di depan wajah Baekhyun.
"CHANYEOL.. aku malu!" ucap Baekhyun semakin menenggelamkan wajahnya di dada Chanyeol, berusaha untuk menutupi wajahnya agar tak terlihat oleh Chanyeol
"Hahaha kau semakin menggoda saat sedang malu-malu sayang, oh ya Bagaimana tidur mu ratu ku?" ucap Chanyeol
Apa-apan Chanyeol ini, ratu! Dengan menyebutkan kata-kata itu semakin membuat Baekhyun terbang karena ulah Chanyeol
"Aku tidur sangat lelap, aku merasa aman. Tak ada mimpi-mimpi yang mendatangi ku, karena si pembuat mimpi sudah ada di samping ku dan memeluk ku semalaman" Ucap Baekhyun
"Ah ngomong-ngomong, aku ini laki-laki, kau tak bisa menyebutkan diriku sembarangan dengan sebutan ratu-ratu-an mu itu" ucap Baekhyun lagi, mengoreksi kata-kata Chanyeol
Chanyeol hanya terdiam sambil tertawa, ia sangat dan semakin merasa gemas dengan Baekhyun. Rasa ingin memiliki Baekhyun semakin membuncah. Chanyeol tidak yakin dapat menahan keinginannya sampai waktu itu datang.
"Terserah kata mu Baek, tapi aku yakin kau akan segera menjadi ratu di kerajaan ku, dan aku yakin kau akan senang dengan itu" Ucap Chanyeol sambil mengelus punggung Baekhyun lembut
"Chanyeol boleh aku bertanya padamu?" Tanya Baekhyun, dengan wajah menatap Chanyeol dengan keseriusan
"Tentu saja sayang, tanyakanlah yang ingin kau tanyakan, aku akan menjawabnya dengan jujur tanpa ada yang di tutup-tutupi" ucap Chanyeol
"Chanyeol sebenarnya kau apa, dank kau itu siapa, kenapa kau bisa mengatakan bahwa aku mate mu?" Ucap Baekhyun, sebenarnyanya ia sudah tau mahkluk jenis apa Chanyeol itu, tapi entah kenapa ia merasa ingin mendengar penjelasan langsung dari Chanyeol
"Aku itu Seorang merman, baek. Orang-orang biasanya memanggil ku duyung jantan. Aku memang aneh di mata kaum kalian, aku mungkin terlihat hanya omong kosong bagi kaum manusia, tapi aku nyata Baek, aku disini, berada di samping mu dan memeluk mu" Ucap Chanyeol serius.
Baekhyun hanya terdiam, menyimak seluruh perkataan Chanyeol
"Dan tentang siapa aku, aku adalah seorang raja lautan. Kerajaan ku bernama Aquaries, kerajaan ku tepat berada di dalam lautan, bisa dikatakan akulah pemimpin bagi kaum ku Baek" Ucap Chanyeol sambil sesekali mencium pucuk kepala Baekhyun
"Hmm setau ku, rajanya lautan itu bukannya bernama Neptunus?" Tanya Baekhyun polos
"Itukan hanya karangan manusia saja Baek, apa kau yakin dengan semua cerita yang di buat manusia itu, tau apa mereka tentang kami" ucap Chanyeol, dan Baekhyun cukup mengerti sekarang. Ada sedikit rasa bangga di hatinya, hell, ayolah kau sedang tidur dengan seorang raja bung! Raja lautan lagi, pasti ada rasa yang mengaggap dirimu istimewa saat merasakan ini semua
"Dan tentang aku yang terus mengaggap mu sebagai mate ku, itu sudah ketentuan dari pencipta Baek, kita tak bisa melawan kehendaknya. Aku sudah dapat merasakannya saat aku berjumpa dengan mu pertama kali, aku melihat wajah mu. Saat aku melihat wajah mu untuk pertama kalinya aku merasa seperti diberikan sebuah cuplikan film yang mengkisahkan tentang kita, sebab itu aku semakin yakin bahwa kau lah separuh jiwa ku yang telah lama ku cari, bahwa kau lah pasangan hidup ku, bahwa kau lah Mate ku" ucap Chanyeol semakin mengeratkan pelukannya di tubuh Baekhyun
"Aku paham sekarang Chanyeollie, aku merasa beruntung mengetahui aku adalah pasangan mu yang sudah di tetapkan oleh pencipta, aku semakin merasa dekat dengan mu Yeollie dan aku semakin yakin tidak ada yang perlu ku takutkan lagi dari mu" Ucap baekhyun berdekap manja di tubuh Chanyeol
"Tentu sayang, kau harus mengetahui kalau aku sudah menunggu ini dari dulu, aku sudah lama menunggu kedatangan mate ku, dan aku sangat bahagia sekarang. Akhirnya penantian ku datang, segala permohonan ku terjawab, aku mendapatkan mu sayang" Ucap Chanyeol
.
.
.
Lama mereka saling berdekapan, mataharipun akhirnya benar-benar sudah muncul, menampilkan indah sinarnya.
"Baek aku rasa, aku harus kembali ke kerajaan ku baek, pasti kaum ku sedang mencari-cari keberadaan ku sayang"Ucap Chanyeol
"Ahh tidak Chanyeollie, aku mohon jangan pergi. Aku masih ingin bersama mu"Ucap Baekhyun manja
"Uhh gemasnya dirimu baek, tapi aku tak bisa disini terus sayang, kau ingatkan, aku ini merman, aku juga membutuhkan air kalau kau tau, dan kaum ku juga sangat membutuhkan ku sekarang" Ucap Chanyeol berusaha membuat Baekhyun luluh
"Tapi aku juga membutuhkan mu" Ucap Baekhyun semakin memeluk tubuh Chanyeol erat
"Hahaha, sepertinya aku semakin yakin bahwa kau akan segera mencintai ku baek, kau benar-benar manja sayang. Dan aku menyukainya."Ucap Chanyeol terkekeh
"Yeolliee" ucap Baekhyun
"Begini saja, aku kembali dulu sebentar ke kerajaan ku, jika seluruh urusan ku selesai, aku akan langsung datang kesini, dan jika kau benar-benar sangat merindukan ku. Kau bisa mendatangi ku ke batu karang tempat pertama kali kita berjumpa, cukup panggil nama ku, dan aku akan segera berada datang menemui mu. Bagaimana?" Ucap Chanyeol masih berusaha bernegoisasi dengan mate manisnya ini
"Janji, Yeollie tidak berbohong?" Ucap Baekhyun sambil menunjukkan jari kelingkingnya
"Janji sayang" balas Chanyeol dan menautkan jari kelingkingnya di jari kelingking imut milik lelaki manisnya
"Yasudah, Chanyeollie boleh pergi, tapi dengan satu syarat" ucap Baekhyun sambil mendudukan dirinya di sisi ranjang
"Apa sayang?" Tanya Chanyeol yang sudah bangkit dari ranjang dan sekarang telah berdiri di hadapan Baekhyun
"Cium aku hehehe" Ucap Baekhyun manja
"Yampun, sepertinya siapa ya, yang kemarin ketakutan melihat ku, tapi sekarang malah sudah mulai manja kepada ku"Ucap Chanyeol, menjahili mate-nya itu
"Hihh yasudah kalau yeollie tidak mau, tak apa, pergi saja sana! Dan, Yakk! Aku memohon pada mu yang mulia raja! Kau seorang Raja, apa tak bisa kau memakai pakaian saat mendatangi ku atau naik ke permukaan, apa kau tak malu hah?!" Ucap Baekhyun sarkas
"Aku yang malu, atau kau yang maluu.. hmmm" Ucap chanyeol, sambil mendekatkan wajahnya ke hadapan si mungil dan mulai mengecup bibir si mungil lembut
Chanyeol mendorong tengkuk Baekhyun untuk memperdalam ciuman mereka, dan Baekhyun yang awalnya sok jual-jual mahal, mulai mengalungkan tangannya di leher Chanyeol, menikmati cumbuan di pagi hari mereka.
"Cppkkh..Cppkhhh" terdengar suara peraduan mulut mereka, mereka saling mencumbu, saling mengecup satu sama lain.
Sampai akhirnya Baekhyun menepuk dada Chanyeol, pertanda ia sudah cukup, ia sudah kehabisan oksigennya karna cumbuan hebat Chanyeol
"Caah,, aku mencintai mu sayang, tunggu aku. Aku akan segera kembali untuk menemui lelaki manis ku ini, Aku pergi" setelah mengatakan salam perpisahannya, oh Chanyeol tadi juga tak lupa memberikan kecupan di dahi Baekhyun, lalu seperti kemarin ia meloncat dari balkon Baekhyun dan langsung pergi ke arah lautan, Baekhyun bingung, apa Chanyeol tak takut bila ia bertemu manusia dengan keadaan ia bertelanjang seperti itu.
Ahh sudahlah, biarkan itu jadi urusan Chanyeol, lebih baik ia mandi membersihkan dirinya, tubuhnya sudah habis dengan bau pria ikan itu, sangat amis. Tapi sayang, Baekhyun sangat menyukainya.
.
.
.
Selesai mandi, Baekhyun berencana ingin menghubungi salah satu sahabatnya, ada satu hal yang ingin ia sampaikan.
*Tuutt…tutt* Suara sambungan telepon
"Halo, Yakk! Baekhyunee, apa maksud mu hah? Kenapa kau mematikan sambungan ku kemarin, hugghhh aku tak terima!" Ucap seseorang yang berada di seberang sana, kuping Baekhyun sedikit pengang karna suara cempreng laki-laki itu, sudah cukup nyaman kupingnya di manjakan dengan alunan suara bass milik Chanyeol dan sekarang dia di hadapkan dengan suara cempreng nan menggelegar milik sahabatnya ini
"YAKK! Luhannie, sabar sedikit. Dan maaf, aku kemarin ada urusan hehehe" Ucap Baekhyun membalas pertanyaan sahabatnya itu
"Terserah kau saja, yang penting aku masih kesal pada mu, kau tahu rasanya aku ingin menangis semalam, ternyata tidak hanya kak Jackson saja yang mengacuhkan ku, ternyata kau sama saja huhuhu" Oke Luhan sudah mulai berlebihan sekarang menurut Baekhyun
"Sudahlah Lu, jangan pura-pura sok kesal begitu, kau tahu! Wajah mu semakin jelek kalau sedang cemberut, ohya Lu apa tawaran soal buah tangan yang kemarin masih berlaku, aku sedang menginginkan sesuatu" Ucap Baekhyun
"Yakk,, ya ampun.. lihatlah, ku pikir kau menelpon ku karna merasa bersalah baek, ternyata karna buah tangan. Oh god!" ucap Luhan kesal
"Sudahlah Lu, jangan terlalu di pikirkan soal kemarin, aku tidak sengaja, lagian kalau kau terus-terusan marah kau akan lekas tua lu.." ucap Baekhyun
"Terserah mu saja… yasudah sebutkan apa mau mu, biar orang yang jelek dan tua ini belikan!" ucap Luhan masih kesal dengan Baekhyun
"Yeayy, sebab ini aku semakin sayang pada mu Lu" Ucap Baekhyun bersemangat
"Hmmhh" ucap Luhan seadanya, ingat ia masih kesal dengan sahabatnya itu
"Lu, sepertinya ide mu tentang Lingerie terdengar menarik, aku mau kau bawakan aku Lingerie keluaran terbaru, kalau bisa terlihat sexy saat aku pakai" Ucap baekhyun santai, tak tahu kah ia bahwa Luhan yang mendengarnya disana sudah menyemburkan jus yang sedang ia minum
"Hookk..Hook.. kau serius Baek, Baek kau tidak kenapa-kenapa kan?" Tanya Luhan masih terbatuk-batuk
"Tidak, aku semalam memikirkan itu, dan aku rasa aku cukup tertarik dengan ide mu hehehe" Ucap Baekhyun
"Oh baekk.. tau kah kau, aku hanya bercanda saat itu, aku tak menyangka kau menganggap itu serius, dan ayolah Baek, tidak mungkin lelaki manly seperti ku ini masuk ke toko pakaian dalam wanita, mau taruh dimana muka ku yang tampan ini!" Ucap Luhan
"What? Manly, lelaki manly mana yang memakai celana dalam hello kitty, dan selalu memakai pelembab bibir, dan selalu keganjenan saat melihat seme yang tampan, huh,, Coba jelaskan" ucap Baekyun sarkas
"f*ck, okay! I'm done, sesuai permintaan ibu ratu, akan hamba belikan, Puas?!" ucap Luhan tak kalah sarkasnya
"Yeahh begitulah, yasudahlah. Oh ya kalau bisa belikan aku Lingerie dengan model mermaid style ya? Bye itu saja!" Baekhyun langsung mematikan sambungannya. Dan tanpa menyadari bahwa keadaan sahabatnya sudah kejang-kejang dengan permintaan aneh Baekhyun itu.
"Lihat saja Byun Baekhyun, aku akan membunuh mu di rumah, apa dia sudah gila ya, hah sudah lah!" Ucap luhan di lain tempat
.
.
.
Hari sudah mulai siang, matahari semakin terik, cuaca di sekitaran pantai semakin terasa panas, tapi dengan adanya angin yang bertiup terus menerus cukup dapat menetralisir keadaan disana.
Baekhyun cukup bosan terus-terusan berada di dalam rumah, malam hari masih lama. Jadi ia memutuskan turun, dan berencana untuk pergi menjumpai bibi Im saja, jadi dengan lekas, Baekhyun bergerak keluar dari kamar dan menuruni tangganya.
Saat berada di luar, ia tak menemui bibi Im di tamannya. Jadi ia memutuskan untuk masuk ke dalam rumah bibi Im saja. Kebetulan pintu rumah bibi Im sedang terbuka
"Bi.. bibi ada di dalam?" Ucap Baekhyun memanggil bibinya itu
"Ahh Baekkie, masuk sayang bibi sedang ada di dapur, kemari nak.." Teriak bibi Im dari arah dapur, Baekhyun langsung mengarahkan kakinya ke tempat bibi Im berada
"Hai bi, bibi sedang apa?" Tanya Baekhyun
"Oh hai sayang, ini bibi sedang menyiapkan beberapa kue kering untuk Taeyong, kau tau kan dia sangat manja, walaupun sedang berkuliah di luar negeri, dia tetap saja meminta bibi untuk membuatkan kue kering kesukaannya"
"Hahaha, Taeyong pasti sangat menyayangi bibi, walaupun ia tengah berada di Negara yang berbeda, ia masih mengingat bibi, ahh senangnya Taeyong masih memiliki bibi, sedangkan Baekkie, mau minta dengan siapa hehehe" Ucap Baekhyun dengan raut muka yang sedikit sedih
"Hushhh Baekhyunee, kenapa bicara seperti itu! Kau kan masih memiliki bibi, ibu mu itu sahabat bibi, jadi anggap saja bibi sebagai ibu mu, jangan terlalu bersedih sayang. Ahh begini saja Baekkie suka kue kering apa, biar bibi buatkan, bibi tak mau melihat puppy manis bibi ini bersedih" ucap bibi sambil membelai wajah Baekhyun
"Benar bi, hahh senangnya. Sebenarnya Baekkie rindu sekali dengan kue jahe buatan mama, apa bibi bisa buatkan? Ahh Baekkie akan membantu bibi membuatnya" ucap Baekhyun semangat
"Tentu sayang, ibu mu dulu, belajar membuat kue jahe itu dari siapa? Dari bibi!, sudah bibi pastikan kau akan mendapatkan kue jahe yang sama enaknya seperti buatan ibu mu nak" Ucap bibi
"Cahh! Mari kita membuatnya" ucap bibi bersemangat
"Ayo bi!" ucap Baekhyun tak kalah bersemangat
.
.
.
4 jam waktu yang di butuhkan bibi Im dan Baekhyun untuk membuat berbagai macam kue kering, dan hasil yang mereka dapatkan juga sangat bagus, tidak ada yang gosong satupun, bibi Im benar-benar ahlinya pikir Baekhyun
Beberapa toples kue sudah siap mereka kemas, beberapa akan dikirimkan untuk Taeyong, beberapa untuk Baekhyun, dan sisanya untuk bibi Im dan paman Lee tentunya.
Sekarang Baekhyun dan bibi Im tengah duduk bersantai di beranda teras milik bibi Im, mereka benar-benar menikmati waktu bersantai mereka, setelah pekerjaan yang cukup melelahkan yang mereka lakukan.
Sekarang mereka tengah bersantai dengan secangkir teh dan di temani beberapa sisa kue yang akan mereka cicipi, sambil menatapi indah deru ombak hari ini yang sangat cerah.
Terpikir di benak Baekhyun untuk menanyakan sesuatu kepada bibi Im, ia hanya ingin mendengar pendapat bibi Im tentang apa yang ingin ia tanyakan.
"Bi, bolehkan baekkie bertanya sesuatu kepada bibi?" Tanya Baekhyun dengan wajah yang serius
Bibi Im menanggapinya dengan senyuman dan mengatakan "Tentu sayang, katakan apa yang ingin kau tanyakan pada bibi?"
"Begini bi, apa bibi percaya dengan adanya mahkluk bernama Merman atau Mermaid?" Tanya Baekhyun takut-takut kepada bibi im, ia takut bibi menganggapnya aneh karna menanyakan hal seperti itu.
Tapi ternyata respon yang diberikan bibi "Hahaha haduh Baekhyunee, sepertinya dulu Tiffany selalu menceritakan mu tentang itu, sampai kau terbawa-bawa saat dewasa"
"Bibi baekkie serius, Baekkie hanya ingin mendengar pendapat bibi saja tentang mahkluk itu" Ucap Baekhyun
"Kenapa kau ingin mengetahui pendapat bibi tentang mahkluk itu baek?" Tanya bibi mulai serius
"Hmmm Baekkie hanya penasaran saja bi.." ucap Baekhyun seadaanya, tak mungkin ia mengatakan kepada bibi Im kalau ia sudah bertemu dengan salah satu mahkluk itu, bisa-bisa bibi benar-benar menganggapnya aneh
"Kalau dari cerita yang bibi dengar sih, Mahkluk itu sangat menakutkan Baek, mereka bagai momok yang paling menakutkan bagi pelaut, menurut para pelaut jika kau melihat keberadaan mereka, itu adalah suatu pertanda sial bagi mu, bisa saja kapal yang kau tumpangin akan tenggelam atau dirimu sendiri yang tenggelam di buat mahkluk itu.. hihhh menyeramkan baek, bibi saja benar-benar tak menginginkan mahkluk itu ada dan mendatangi bibi atau keluarga bibi yang lain termasuk baekkie juga" Ucap bibi Im sambil bergidik ngeri
Baekhyun serasa tercubit ternyata begitu gambaran orang-orang terhadap Chanyeol-nya, sangat mengerikan. Tapi Baekhyun tak begitu perduli dengan cerita yang baru di kisahkan bibi Im, ia merasa Chanyeol-nya berbeda, Chanyeol-nya tak mungkin melakukan hal sekejam itu, ntah apa yang ada di hatinya yang terus mengatkan bahwa Chanyeol tak mungkin seperti yang ada di cerita bibi Im, Baekhyun yakin itu.
"Hmmm begitu ya bi,hmmm ayo bi, minum teh-nya, nanti terlanjur dingin, dan tak enak lagi" ucap Baekhyun, mencoba mengalihkan topic, ia tak mau melanjutkan pertanyaannya, ia tak mau mendengar hal yang aneh lagi tentang Chanyeol-nya.
Jujur Baekhyun merasa sedikit tidak terima tentang perkataan orang-orang disana yang mengatakan bahwa Chanyeol-nya itu pembawa sial.
Chanyeol tidak seperti itu, Baekhyun sangat yakin!
.
.
.
Hari sudah mulai malam, dan Baekhyun memutuskan untuk kembali ke rumahnya.
Ia ingin membersihkan diri dan mempersiapkan dirinya, karna ia tahu di malam hari Chanyeol akan berkunjung dan tidur bersamanya.
Tapi apa yang di katakan bibi Im masih terngiang-ngiang di kepala Baekhyun, ia sama sekali tidak takut dengan Chanyeol, bahkan ia kasihan dengan Chanyeol. Ia tak mengerti mengapa orang-orang suka sekali berpikir hal buruk tentang sesuatu tanpa mengetahui kebenarannya terlebih dahulu.
.
.
.
Saat baekhyun telah selesai membersihkan tubuhnya, ia memutuskan untuk memakai kemeja putih over-sizes miliknya, ia terlihat semakin imut dan seksi memakai pakaian itu.
Disinilah Baekhyun, ia tengah terduduk di depan meja riasnya sambil mengeringkan rambut basahnya. Saat sedang focus mengeringkan rambutnya
Baekhyun merasakan pelukan dan kecupan di bahunya, Baekhyun tahu itu perbuatan siapa.
Ia langsung menoleh ke belakang, dan menatapi wajah tampan Chanyeol disana, reflek Baekhyun menampilkan senyum terindah yang ia miliki untuk Chanyeol
"Hai.. sayang, merindukan ku?" Tanya Chanyeol dan langsung memeluk Baekhyun erat
"Hmm, tentu Yeollie" Ucap Baekhyun manja
"Kau tahu sayang, kau tak perlu berdandan, kau sudah sempurna bagi ku, aku menyukai mu apa adanya" Ucap Chanyeol berbisik di telinga Baekhyun, dan Baekhyun sedikit menggelinjang karnanya
"Chanyeollie, aku, akuu" ucap Baekhyun tergagap
"Ya, sayang. Kau kenapa?" Tanya Chanyeol sambil menangkupkan kedua tangannya di kedua pipi gembil milik Baekhyun
"Hmmhh CHANYEOLLIE AKU MENCINTAI MU!" teriak Baekhyun, dan langsung masuk ke pelukan Chanyeol menyembunyikan pipi merahnya di dada Chanyeol
Dan Chanyeol hanya bisa terperanjat disana, ia tak menyangka, waktu yang ia tunggu datang begitu cepat.
Ia langsung memeluk tubuh mate-nya itu erat-erat, rasanya ia benar-benar akan menangis karna ungkapan cinta dari pujaan hatinya.
.
.
.
Tbc
Haii.. acu kembali lagi teman-teman
Ada yang rindu gak sama aku, kayak baekhyunee merindukan chanyeollie-nya. Hahah pasti gak ada kan,, acu sadar diri kok wkwkwk
Gimana ceritanya? Aku harap kalian masih mau baca cerita ini ya, gue harap kalian masih enjoy buat baca ff abal-abal ku ini yang gak tau jalan tujuannya mau kemana.. huhuhu
Hah sudahlah
Oh ya I want to say, big thanks untuk kalian yang sudah mau meReview ff ku ini, thanks guys *bow*
Please buat yang lain jangan jadi silent reader,,,, tolong di review yaa!
And sorry juga buat banyak typo, dan kata-kata yang belibet atau aneh
Oke deh segitu saja bacotan acu
Bhayyy… see ya in the next chap.. muachhhh :* :*
Chanbaek is Real !
