Hai semua, akhirnya saya bisa update kilat lagi. Gimana chapter lalu? Bagus kah?Jelek kah?Gajekah ?seperti biasa, saya akan membalas review anda.
Vin'Diesel No Giza : Hahaha bisa jadi tebakan anda benar, bisa tidak(?). kita lihat saja nanti! Trims dah review.
hime koyuki 099 : Oke deh, ni dah lanjut. Trims dah review.
imam. sholkhan : Maaf, karena kependekan. Saya sedang tak ada waktu kala meng-update chapter maaf,ya! Trims dah review.
Naru sayang Kaa-chan : Maaf, kalau masih ada typo. Tapi saya usahakan tak ada typo lagi. Trims dah review.
samsul. gothickmanpurbalingga : Ya akan saya usahakan. Trims dah review.
aimi michiyo : Oh ya, saya hampir lupa. Chapter lalu sudah saya baca ulang, tapi kayaknya gak ada kata yang membingungkan. Jadi saya mohon kalau ada typo beritahu saya apa yang salah. Baiklah Trims dah review.
Oncean FOX : Tebak aja, Naruto ketahuan atau tidak! Trims dah review.
aditya. rahmat.1420 : Trims atas pujiannya, akan saya usahakan. Trims dah review.
Kirika No Karin : Oke senpai! Trims pujiannya dan Trims dah review.
Rey : Trims puiannya. Iya masih saya usahakan. Trims udah review.
Nitya-chan :baiklah, ni chap berikutnya. Trims uah review.
Guest i : Oke senpai! Semangat yo. Indahnya masa muda. Trims udah review.
Baiklah lanut ke cerita!
Kehidupan baru Naruto
Naruto n' chara lain ©Masashi senpai
This fic©me terinspirasi dari this is what I called happiness & the fourth great shinobi world war
Genre :Adventure& Romance secuil humor
Warning :Abal,gaje,typo gentayangan author newbie
"LEPASKAN AKU!" Teriak Naruto. Tetapi tetap tidak dihiraukan. ' bagaimana ini, Kurama-nee?' Tanya Naruto pada Kurama yang baru saja bangun dari tidurnya. ' entahlah, kit. Kita ikuti saja mereka! Kalau kau dalam bahaya aku akan bertindak.' Kata Kurama bijak. Naruto menuruti perintah Kurama. Naruto dibawa kedua ANBU itu ke kantor Hokage. Ia tidak memberontak lagi. Sampai disana ia langsung disambut tatapan tajam oleh sang Hokage. Naruto sedikit takut kalau Tsunade mengetahui tentang dirinya. " siapa kau?" ucap Tsunade dingin. " Aa..aa..aku …Nnn…Narumi." Kata Naruto terbata – bata. " Apa yang kau lakukan pada Naruto, heh!" bentak Tsunade. " Aaa…aa..aku tidak melakukan apa-apa padanya? Aku bahkan tidak kenal dia." Kata Naruto bohong. " jangan bohong!" meja kerja Tsunade remuk gara – gara ulah Hokage itu. " a..aku tidak berbohong. Aku mengatakan yang sejujurnya." Sanggah Naruto. " Lalu bagaimana kau menjelaskan bahwa chakra kyuubi ada padamu,heh! Padahal kau ini saudara 1 klan dengannya. Mengapa kau melakukan semua ini!" bentak Tsunade lagi yang lebih tinggi dari sebelumnya. Tsunade semakin mendekat pada Naruto, sedangkan Naruto tak dapat bergerak karena dipeangi oleh kedua ANBU yang menangkapnya. Tsunade langsung meninju Naruto menembus dinding hingga keluar kantor hokage. Beruntug ia masih sempat menggunakan chakra Kurama untuk mengurangi efeknya. " aku tidak akan memaafkan orang yang telah menyakiti Naruto. Meskipun itu saudara 1 klannya sendiri." Desis Tsunade. ' Kurama-nee, bantu aku! Aku sedikit lelah sekarang' ucap Naruto pada Kurama. ' tunggu dulu Naruto. Tanyakan padanya darimana ia tahu?' kata Kurama. " darimana kau tahu tentang itu?" ucap Naruto menuruti Kurama. " itu bukan urusanmu!" desis Tsunade, lalu menyerang Naruto lagi. Naruto masih bisa menghindar dari serangan Tsunade yang super kuat itu. ' . .Bantuanmu.'Perintah Naruto dengan berbagai penekanan pada Kurama. ' baiklah, Kit. Tapi tahanlah sedikit. Ini akan sedikit sakit.' Ucap Kurama. Naruto mengangguk. Setelah itu Kurama mengendalikan tubuh Naruto, sementara di keadaan normal Naruto memejamkan matanya. Kemudian ia membuka kembali matanya, yang terlihat bukan iris birunya, melainkan iris merah darah karena tubuhnya dikendalikan oleh Kurama. Tubuh Naruto merapal segel, kemudian berucap, " Katon :Goukakyou no Jutsu". Muncullah bola api yang sangat besar. Tsunade tidak tinggal diam. Ia memukul tanah yang ada didepannya. Tanah tersebut terangkat dan melindungi Tsunade. Namun itu hanya pengalihan, Naruto keluar dari Konoha lewat gerbang dekat patung Hokage. " Sial…aku di kelabui!" Rutuk Tsunade.
Sampai di luar Konoha.
" Fiuuhh, hampir saja aku tertangkap." Kata Naruto dengan nada lega. "Tapi, jika begini, bukankah Tsunade Baa-chan malah semakin mencurigaiku?" Tanya Naruto pada Kurama. " tentu saja Akan begitu, baka!" kata Kurama dengan entengnya. " hei! Kenapa kau menggunakan cara tadi! Kan ada jalan lain supaya aku tidak dicurigai." Marah Naruto pada Kurama. " hei! Kubilang aku hanya membantumu dari bahaya! Bukan membantumu manghindar dari kecurigaan." Elak Kurama dengan nada tinggi. " huh, kau selalu saja begitu!" sungut Naruto kesal.POOFT. muncul Fukusaku didepan Naruto. " KYAAA…kau mengagetkanku tau!" teriak Naruto. " sudahlah jangan ngambek kayak anak perempuan gitu!" ucap Fukusaku. " aku memang perempuan!" balas Naruto berteriak. " sudahlah itu tidak penting. Sekarang ikutlah aku ke Myoubokusan." Ucap Fukusaku lagi. Naruto menurut.
Keesokan Harinya
" Ohayou, Shima baa-chan, Ohayou Fuku Jiji." Sapa Naruto di ruang makan keluarga katak itu disertai cengiran khasnya. " Ohayou, Naru-chan." Balas Fukushima sambil tersenyum." Kau kelihatan semangat sekali, Naru-chan. Memangnya ada apa?" Tanya Fukushima. Naruto nyengir. " eto..aku akan latihan memperdalam tekhnik sage pada Fuku jiji." Jawab Naruto tak lepas dengan cengiran khasnya, dan ditanggapi dengan 'oh' ria dari Fukushima. ' setidaknya ia tidak sedih lagi.' Batin Fukushima. " sekarang apa yang akan kau lakukan, Naruto? Kau tahu kan, pasti mereka akan mencarimu karena telah menakiti Naruto, meskipun yang di cari itu kau sendiri." Tanya Fukusaku bangkit dari kesunyiannya(?). " entahlah, aku juga tidak tahu." Ujar Naruto menunduk. ' kau salah mengucapkan hal itu, Fuku-kun.' Batin Fukushima sweatdroop. Merasa tidak enak dengan suasan seperti ini, Fukusaku bertindak. " Ehm..kalau begitu setelah makan, temui aku ditempat latihan biasanya!" ucap Fukusaku. "ha' ." Ucap Naruto semangat membuat kedua katak itu sweatdroop. ' cepat sekali perubahan mood-nya itu.' Batin keduanya sweatdroop.
Meanwhile
" Sialll. Dia benar-benar keterlaluan. Jadi benar kyuubi ada dalam tubuhnya."Kata Tsunade kesal. Sementara ANBU didepannya sudah bergidik ngeri mendengarnya. " apa sih maunya itu? Padahal Naruto saudaranya sendiri, kenapa ia melakukan ini?" rutuk Tsunade dengan suara meninggi. #oh ya bagaimana Tsunade mencurigai Narumi aka. Naruto.
Flashback
" apa! Dia punya chakra kyuubi!" teriak Tsunade tak percaya. " benar Tsunade-sama, meskipun samar2, tapi aku masih meraskan chakra kyuubi ada dalam gadis itu." Ucap Kakashi datar." Oh ya, dan juga aku melihat hairpin kesayangan Kushina-san bertengger di rambutnya." Sambung Kakashi lagi. " baiklah… kau boleh pergi Kakashi." Ucap Tsunade sambil meneguk sakenya. Setelah Kakashi keluar datanglah dua orang ANBU.
FB end
"Baiklah…kerahkan ANBU untuk temukan gadis itu!" perintah Tsunade. " Ano..apakah itu tidak terlalu berlebihan Tsunade-sama?"Tanya ANBU di depannya. " Apa kau berani melawanku, heh?!" kata Tsunade dengan nada mengintimidasi. " Bbb..bb..baik Hokage-sama." Jawab ANBU itu. Poor kau ANBU, menjadi korban kekesalan Hokage.
Balik ke Naruto.
BUGH
"Konsentrasi, Naruto! Kalau begini terus kau tidak akan berkembang." Ucap Fukusaku memerintah. " baik." Balas Naruto. Pertarungan masih berlangsung sampai akhirnya. " bagus, Naruto. Sekarang kemampuan sage mu sama dengan Shodaime." Puji Fukusaku. Sekarang terlihatlah Naruto dengan kelopak mata berwarna orange dan dibawah matanya ada garis orange dan di dahinya ada gambr bulan sabit.#seperti mode sagenya Hashirama di manga itu-loh. Sedangkan yang dipuji tiba-tiba limbung dan warna di wajahnya perlahan menghilang. Naruto sudah siap untuk menerima benturan. Namun ditahan oleh Fukusaku. " kau sudah berlatih keras, Naruto." Ucap Fukusaku sambil menggendong – .
" Boss. Ada kabar buruk. Sepertinya Sasuke akan menyerang Konoha." Kata Gamabunta. " Sasuke…" gumam Naruto. " sebaiknya kita harus bergegas. Memang ninja di Konoha kuat,tapi mungkin akan kewalahan." Kata Fukusaku. " Baik." Naruto mengaktifkn Uzuringan-nya. Fukusaku terkejut. ' Mata itu.' batinnya. ia tak ambil pusing dengan mata itu. ia segera pergi disertai Naruto dan Gamabunta.
Sementara Itu.
" Hokage-sama, Sasuke datang menghancurkan desa." Lapor seorang ANBU. " aku sudah siap." Ucap Tsunade yang sudah memakai baju perangnya khas klan Senju.
" Tak kusangka kau akan melakukan ini, Sasuke." Ujar reruntuhan bangunan konoha kepada Sasuke. " Mereka harus menerima ini." Ucap Sasuke dingin. " bodoh. Kau hanya akan membuat dirimu lelah akan balas dendammu itu." Kata Kakashi. " cih, apa pedulimu."Sahut Uchiha terakhir itu seraya mengeluarkan susano'o-nya. " kau tidak akan menang dengan jutsu seperti itu." Ujar Kakashi datar. " oh..Benarkah?" ucap Sasuke sarkastik. Ia menembakkan panah susano'o-nya kearah Kakashi. Kakashi segera menggunakan mangekyou sharingannya. " Kamui!" teriak Kakashi. Setelah itu panah susano'o milik Sasuke menghilang. ' bagaimana bisa?' batin Sasuke. Tanpa disadarinya, sebuah pusaran terbentuk di belakangnya. Dan akhirnya membentur pada dirinya sendiri. ' sial dia memindahkannya.' Batin Sasuke. " Mokuton: Jubaku no jutsu!" terdengar teriakan seseorang yang ternyata Yamato. Tubuh Sasuke terlilit oleh mokuton milik Yamato. Tak tinggal diam, Juugo teman Sasuke mambantu Sasuke. Akhirnya Sasuke dapat terlepas dengan sedikit pukulan Juugo pada kayu di tubuh Sasuke. Tak mau tujuannya terhenti oleh Kakashi, Sasuke pindah ke tengah desa menggunakan sunshin. Ia mengeluarkan susano'o-nya lagi. Sementara itu, di atas patung hokage ke 3, berdiri sorang bocah dengan syal biru memandang susano'o Sasuke. " Sasuke-nii, jika seperti ini aku tidak punya pilihan lain." ia merapal segel. "ninpouKuchiyose no jutsu: Hideo Enkoo ENMA!" teriak sosok itu. Kemudian muncullah seekor kera putih di hadapannya. " takkusangka cucu Hiruzen dapat memanggilku. Konamaru Sarutobi."Ucap kera itu. " aku belajar dari gulungan kakek di tempat rahasianya, sudahlah! Cepat berubahlah!" kata sosok itu aka. Konohamaru. Kemudian kera itu berubah menjadi tongkat dan ditangkap oleh Konohamaru. " MEMANJANG!" teriaknya. Dan tongkat itu memanjang menabrak susano'o Sasuke hingga terseret keluar desa. Namun sebelum keluar desa gerakannya terhenti. " Ck. Dia memasang kekkai." Decak konohamaru kesal. " Sandaime – sama! Tapi bukankah dia sudah gugur?" Ucap Yamato. " bukan, bukan dia. Tapi cucunya." Ujar kakashi pada tanpa di sadari Sasuke, Tsunade menantinya di BLAAR. Sasuke terlempar terkena pukulan Tsunade. Dan setelah itu pertempuran sengit terjadi. Saling tekan tak terhindarkan(?)(readers: kayak main bola aja! # Author di depak oleh readers.) Namun Konoha semakin tertekan akibat teman perempuan Sasuke yang jeli mengamati kelemahan ninja Konoha. Sampai akhirnya, Kakashi terkena serangan Juugo dan terjatuh dari pijakannya. Namun saat Kakashi sudah pasrah pada Yang Maha Kuasa (?). Terdengar teriakan seorang wanita. " Mokuton: Hijutsu Jukai Kotan!" Kakashi akhirnya mendarat di atas kumpulan pohon yang mirip seperti jutsu Shodaime. Ia terkejut akan hal itu. Namun ia lebih terkejut lagi karena yang menolongnya…" Gadis itu." Ucapnya." oh tidak! Akatsuki.!" ia terkejut lagi karena ada sosok perempuan berjubah hitam dengan motif awan merah. " Sial..ini pertanda buruk. Tapi, mengapa dia menolongku?" gumam Kakashi bingung.
To be Continued
Siapa gadis yang menolong Kakashi? Dan apakah ini pertanda baik atau buruk? Akankah Konoha menang melawan Sasuke? Jawab aja di review kalian.
Cukup sekian. Maaf kalau banyak typo.
Review please
