By KyuJjong

Main Pair: WonKyu

Pair: YunJae

Gendre: Romance, Drama.

warning: Gender Switch/ TransGender, OOC, Always Typo(s), No BASH No FLAME and This FF is Mine don't plagiarism…

Let's Read Don't forget to leave your like and Review !

Note: Bagi yang merasa belum cukup umur dan berniat nge-flame silahkan tinggalkan FF ini!

~~ENJOY READING~~

Mendengar kata-kata Jaejoong, Dokter Lee segera berjalan tergesa-gesa menuju ruangan operasi.

"berapa tekanan darahnya?"

"Normal dok"

"baiklah, sebaiknya kita segera lakukan caesar!"

hanya itu kata-kata yang terdengar sebelum pintu ruangan operasi di tutup dan lampu warna merah menyala menandakan operasi sudah dimulai.

Siwon termanggu dalam diam, ingin sekali rasanya menemani sang istri melewati ini semua "Huft…." pemuda tampan itu lagi-lagi menghembuskan nafas beratnya.

Ahra melangkahkan kakinya pasti menuju ruang tunggu operasi, walau kehilangan tenaga karena baru mendonorkan dua kantung darah untuk sang adik tapi keinginan menyaksikan detik-detik kelahiran keponakanya lebih penting dari pada hanya berbaring di ranjang rumah sakit.

"Siwonie! Apa kau sudah menyiapkan nama untuk anakmu?" tanya Ahra menepuk bahu siwon yang sedang melamun. kaget… Siwon menoleh menatap ahra yang menghampirinya, Ia terdiam sesaat seperti mencoba mengingat sesuatu lalu menatap ahra dengan tatapan cengo "ahh, kenapa aku bisa melupakan hal sepenting itu" jawab siwon polos.

Ahra memijat-mijat kepala saat mendengar penuturan namdongsaengnya itu, ia menatap siwon dengan tatapan maklum lebih tepatnya pasrah seakan sudah terbiasa "Pabbo~ya, seharusnya kau menyiapkan dua nama saat ini"

"ekh sebentar, dua nama? Untuk siapa?" Siwon melemparkan pertanyaan bodoh, membuat ahra menghadiahkanya pukulan telak dikepala dengan sangat keras "Yaaak, untuk siapa lagi kalau bukan untuk anak mu, Bukanya kau sendiri yang bilang kalau bayi kalian itu kembar?"

"AHHH~" siwon menepuk jidat mengutuk otaknya sendiri yang seakan telah mempermalukan dirinya dihadapan kakak ipar, tidak lupakondisi mulutnya menganga sempurna mencerna kata-kata ahra.

Hal itu membuat Ahra semakin gemas, ingin memukul kepala siwon sekali lagi "kenapa kau baru ingat sekarang?"

"Hee, Mianhe nunna" siwon cengir kuda menggaruk-garuk kepala, sementara ahra hanya bisa menghela nafas melihat kelakuan siwon.

Tidak lama berselang "Hueee… Huee… Huekkk" terdengar suara tangis bayi dari ruangan operasi, yang mereka yakini bayi dari Wonkyu.

Tanpa sadar siwon melonjak-lonjak gembira berteriak cukup keras "Bayi ku sudah lahir" ucap siwon sambil memeluk mertuanya, ahra dan tidak lupa sahabat terbaiknya Yunho.

"Tenang siwonie, baru terdengar satu suara tangis bayi berarti saat ini proses operasi masih berlangsung"

Mendengar ucapan sang Eomma, siwon berusaha kembali tenang dan hanya berselang 10 menit akhirnya suara tangisan bayi ke dua pun terdengar "hoeee… Hoeee… Hoekkk"

Ceklek….

Pintu ruang operasi terbuka dan di balik pintu tersebut munculah sosok Dokter Lee yang keluar memasang raut muka ceria dengan senyum mengembang.

"selamat tuan Choi, putra-putra anda lahir sangat sehat dan tentunya tampan seperti ayahnya" puji dokter Lee kepada Siwon.

Siwon tidak bisa menutupi rasa bahagianya langsung menghambur memeluk sang dokter sambil mengucapkan terima kasih "Kamsahamnida, oya apa saya boleh masuk sekarang?"

"Sabar tuan choi anda tidak perlu tergesa-gesa, bayi anda masih di bersihkan oleh suster. kami akan memindahkan terlebih dahulu ibu beserta anaknya kekamar VVIP biar keluarga bisa dengan leluasa melihat"

"ohh begitu aku mengerti, hanya saja aku sudah tidak sabar ingin melihat mereka"

"anda memang tidak sabaran tuan choi, lagian istri anda masih dalam pengaruh obat bius kemungkinan baru akan sadar 1 jam lagi"

"Siwonie, tenanglah! Sekarang Kita bisa lega karena kyunie dan bayi kalian baik-baik saja"

mendengar penuturan sang mertua siwon mengangguk patuh "Ne, emma" jawab siwon sopan.

"baiklah, kalau begitu saya pergi dulu" ucap dokter Lee tersenyum ramah.

"kamsahamnida, dokter Lee" ucap seluruh keluarga kompak melakukan Bow 90*

By KyuJjong

Kini seluruh keluarga kecuali Yonho yang harus balik bekerja, sudah berada diruangan rawat kyuhyun beserta bayinya. Ahra terlihat sedang sibuk memperhatikan, memfoto dua malaikat kecil yang tertidur pulas di dalam Incubators mereka. Sedangkan para Appa eomma CHO dan CHOI kebetulan baru kembali dari LA sibuk menerima para tamu yang datang mengucapkan selamat.

Yaa, berita melahirkan kyuhyun tersebar cepat membuat para kolega atau relasi bisnis keluarga CHO dan keluarga CHOI berhamburan datang kerumah sakit walau tidak di perbolehkan masuk ke kamar kyuhyun.

Lalu dimanakah siwon? Yapz, seperti yang bisa kita tebak siwon duduk di tepi ranjang tempat tidur sang Istri masih dalam pengaruh obat tidur. Ia memberikan kecupan-kecupan hangat sebagai rasa terima kasih dan syukurnya.

Kyuhyun mengerang bangun dari tidur, mengerjab-ngerjabkan matanya mencoba membiasakan cahaya masuk kedalam kedua kelopak matanya.

"Baby~" bisik siwon tepat ditelinga kyuhyun.

"Eungh… Wonnie? Uri aegya?"

siwon mengerti arah pertanyaan kyuhyun menjawab dengan semangat "Ne Aegya baik-baik saja, mereka sangat ganteng seperti appanya" jawabnya narsis, kata-kata siwon otomatis membuat kyuhyun memajukan bibirnya sebal, membuang muka menatap kesamping.

"mereka juga mirip kamu baby, tepatnya mereka mewarisi wajah kita berdua" tangan siwon bergerak meraup kedua pipi chubby sang istri.

CHU~~~

siwon kembali mencium bibir plum kyuhyun, menyalurkan kehangatan serta kelumbutan di dalamnya tanpa ada napsu.

"Ehmmm…."

Siwon terlonjak kaget mendengar suara deheman dari belakang.

"maaf sudah mengganggu kemesraan kalian" seulas seringaian keluar dari bibir jaejoong "tapi kuharap lain kali kalian punya tempat yang lebih elit untuk bermesraan"

"kau? Kenapa tidak mengetuk pintu dulu" tanya kyuhyun sakartis.

" Tadinya aku mau mengetuk tapi karena pintunya terbuka jadi aku masuk saja. Lagian kenapa aku harus ketuk pintu segala? Aku ini Assisten dokter Lee dan kau itu pasien ku yang lebih penting ini rumah sakit" jelas jaejoong tak terima.

"sudah cukup! Kalian berdua setiap bertemu kerjaanya rebut terus" ucap siwon frustasi, mana ada dokter dan pasien bertengkar "Jae, sebenarnya apa tujuan awalmu kesini?"

Gara-gara bertengkar dengan kyuhyun jaejoong sempat melupakan tugasnya "cepat, buka baju mu!" Perintah jaejoong kepada sang pasien.

"mwo? Andwae, aku tidak mau" tolak kyuhyun mentah-mentah.

"buka sendiri atau mau aku bukakan?"

"kenapa harus buka baju segala" kini siwon ikut angkat bicara.

Jaejoong mengernyitkan dahinya malas "kalian pasien-pasien cerewet" ucap jaejong kesal "terserah kalau kau mau bayi-bayi itu kelaparan karena tidak meminum ASI nya"

kyuhyun menelan saliva mencoba mencerna kata-kata jaejong, lidahnya kelu, tenggorakan terasa cekat dan kering terbata-bata Ia bicara "ASI? Tapi aku tidak punya dada yang montok seperti Yeoja pada umumnya"

"maka dari itu aku akan membantu mu supaya ASI bisa keluar secara alami, Kau itu Yeoja, kalau tidak percaya lihat saja nipple mu yang membengkak pasca melahirkan!" jelas jaejoong frontal, mendengar kata-kata jaejoong otomatis membuat siwon ikut menelan salivanya membayangkan tubuh seksi sang istri.

Reflek Siwon menaikan tanganya kedada kyuhyun, menekan-nekaN hingga meremas mencoba memastikan kata-kata jaejoong.

"Eungh.." lenguh kyuhyun menerima rangsangan didadanya karena area sensitifnya di sentuh siwon.

"Choi siwon jauhkan tanganmu sakit, dasar Prevert!" kyuhyun merasakan ngilu saat dadanya di remas siwon spontan mencubit tangan nakal tersebut.

Jaejoong geleng-geleng kepala bosan melihat tingkah abstrak suami istri ini "cepat jangan main-main terus! aku masih punya banyak pasien"

entah kesurupan Angel dari mana, kali ini kyuhyun menganguk patuh mempersilahkan jaejoong melakukan pekerjaanya.

Kyuhyun sudah toples di bagian tubuh atasnya, benar saja ternyata dada kyuhyun sedikit menonjol ter lihat jelas nipple yang membengkak merah merekah seakan menggoda siwon untuk mamanjakanya.

Siwon mati-matian menahan hasrat "tidak siwon ingat ini jatah bayimu, kau tidak boleh serakah" batin siwon mencoba menguatkan imanya.

Jaejoong mengeluarkan sebuah "alat pompa" ASI, penasaran siwon pun bertanya "apa itu?"

"ini? untuk merangsang air susu sang ibu keluar lebih cepat dan lancar agar bayi bisa mencium aromanya hingga secara insting mencari nipple kyuhyun menghisapnya"

Jaejoong menempelkan alat itu, namun sudah 5 menit ASI kyuhyun hanya keluar sedikit "ini susah, kita harus menggunakan alat yang lebih kecil"

Siwon tampak berfikir, ia tahu khuhyun kesakitan tapi berusaha menahanya. Bagaimana tidak sakit, lihat saja saat ini kedua dadanya sudah ber warna merah sempurna.

"baiklah, kita coba cara alami" jaejoong melirik siwon "ehm, wonnie kau bisa menyedotnya sampai keluar bukan?"

"Gotcha" ternyata pemikiran siwon sama persis dengan jaejoong, tanpa tedeng aling-aling siwon mengangguk semangat.

"dasar kuda mesum" gumam jaejoong pelan.

"apa katamu?"

"ahh, aniyo cepat lakukan! Baby mu sudah kelaparan"

Siwon memanjukan kepalanya agar berada tepat di depan niple kyuhyun.

Sluppp….

Siwon menyedot keras nipple sang istri yang sangat tegang "kyunnie~ah rileks kalau kau tegang ASI mu tidak akan keluar" perintah siwon disela-sela pekerjaanya. mendengar kata-kata suaminya kyuhyun mencoba bersikap santai, tidak lama barselang ASI keluar dengan lancar.

"cukup!" perintah jaejoong kepada siwon supaya menghentikan aktifitasnya "sepertinya ASInya sudah keluar, suster, cepat bawa babynya kesini!"

Siwon meninggalkan nipple kyuhyun dengan raut muka kecewa.

"Simba, barbagilah pada bayimu sendiri" sindir jaejoong "sepertinya kau harus makan banyak kyu! Karena mulai hari ini harus menyusui 3 baby sekaligus" sekali lagi kata-kata jaejoong membuat siwon mati kutu.

"sebaiknya kau menyusui satu bayi dulu! untung sang kakak mempunyai sikap lebih tenang dia tidak suka menangis kurasa dia tidak mirip sama kalian Ck~" goda jaejoong "Jadi Kyu~ah siapa nama mereka?" akhirnya jaejoong sadar profesi.

Kyuhyun terlihat sedikit berfikir, sebenarnya dia sudah mempunyai nama tapi belum sempat membicarakanya kepada siwon. Kyuhyun melirik suaminya "Wonnie, apa sebaiknya kita memberi mereka nama sekarang?"

"apa, kau sudah mempunyai pilihan baby?"

"ne~" jawab kyuhyun, mengangguk semangat.

"baiklah, aku percaya pilihan mu baby"

"Hmm, bagaimana kalau kita beri nama si sulung CHOI MINHO dan si bungsu CHOI SUHO?"

"Minho, Suho?" siwon pura-pura berfikir berniat menggoda kyuhyun.

"kau tidak suka yaa?" tanya kyuhyun mempoutkan bibirnya.

"mana mungkin aku tidak menyukai pilihan mu baby" jawab siwon mengelus surai coklat sang istri "itu nama yang sangat-sangat bagus"

"ekh, benarkah?"

"ne… benarkan Baby Minho, baby Suho" ucap siwon mengecup minho yang tertidur di samping kyuhyun dan Suho sedang menyusu didada kyuhyun.

"Aish, wonnie lihat baby suho rakus sekali" gumam kyuhyun senang melihat sang anak sehat.

"tidakah kau merasa dia sangat mirip dengan mu Siwonnie?" ucap jaejong kepada siwon.

"kau ini, sengaja menyindir atau memujiku?" jawab siwon ketus.

CK~

Tidak lama kemudian suho pun tertidur karena kekenyangan mungkin.

"sekarang giliran baby Minho" jaejoong mengganti posisi suho dengan minho begitupun sebaliknya.

"Nah Tugasku sudah selesai, aku keluar dulu kalau ada apa-apa hubungi aku Arra?"

"ne, Kamsahamnida Jae Unnie" untuk pertama kalinya kyuhyun berkata sopan dan lembut kepada jaejoong. Mendengar kalimat yang terucap dari bibir kyuhyun otomatis membuat jaejoong menyunggingkan senyuman tipis di bibirnya.

"Ahhh…sekarang kita aman, dia itu mengganggu sekali" rutuk siwon setelah kepergian jaejoong, sambil mengerling nakal pada kyuhyun.

"Wae?" ucap kyuhyun sinis, mengerti jalan pikiran siwon.

"baby, habis Minho giliran daddy yaa?"

"MWO? ANDWAE~~~"

"Nde~"

"Aniyo~"

"Ne…"

"No no No…"

"Yes yes yes…"

=…=

TT_TT

By KyuJjong

"Annyeong nae Aegya, Daddy pulang bagaimana kabar kalian hari ini? Cepat Tumbuh dengan sehat ne!

"Ehmmm~"

Siwon tersontak kaget, mendengar suara deheman dari belakang.

"Kyunnie" siwon berdiri, lalu memeluk kyuhyun manja.

"yaaak… Hyung lepas, tidak usah pakai peluk-peluk segala bisa nggak sich?" kyuhyun berkata risih sambil melepaskan pelukan siwon.

Tiba-tiba Siwon melangkah menjauhi kyuhyun, mamajukan bibirnya sebal manatap kesamping sambil melipat tangan kedepan.

Kyuhyun merasa bersalah mendekati siwon "wonnie, mandi dulu yaa! Nanti baru boleh peluk kyunnie"

Tanpa berkata apa-apa siwon melangkahkan menuju kamar mandi dan kyuhyun hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan suami tampanya itu.

Sejak kehadiran baby Minho dan baby Suho, kyuhyun memang lebih memperhatikan mereka dan sering kali mengabaikan bahkan melupakan siwon.

Bukanya tidak mau melihat siwon manja tapi mengurus dua orang baby sungguh menguras tenaga kyuhyun. walau ia tidak melakukanya seorang diri karena ada 2 orang Baby sister yang membantunya. Namun kyuhyun lebih suka mengawasi kerja mereka, takut terjadi hal buruk kepada kedua buah hatinya.

Ceklek….

Terdengar pintu kamar mandi terbuka, siwon berjalan menuju tempat tidur super king sizenya. Orang tua Wonkyu sengaja memesan khusus ranjang King size untung 4orang.

Siwon duduk memunggungi Kyuhyun mengusap-usap rambutnya yang basah, kyuhyun bergerak memeluk siwon dari belakang melingkarkan tanganya kepinggang sang suami "Wonnie, marah kah?"

CHU~

Siwon membalikan muka kesamping mencium kyuhyun "mana mungkin aku bisa marah pada mommy dari anak-anak ku" jawab siwon di sela ciuman mereka.

"Kyunnie, bolehkah?" tanya siwon ragu, sepertinya napsu sudah menguasai akal sehatnya. Sebagai laki-laki normal, dia sangat menginginkan sentuhan dan kehangatan dari sang istri.

Kyuhyun mengangguk-anggukan kepala pertanda menyetujui permintaan siwon.

Mendapat respon positif dari istrinya gairah siwon semakin menjadi, segera dibalikan badanya dan menidurkan kyuhyun diatas kasur empuk mereka.

"Saranghae jeongmal-joengmal Saranghae" bisik siwon di telinga kyuhyun, dilanjut dengan kuluman jilatan pada daun telinganya.

"Euhngh….Nado Siwonie Saranghae" kyuhyun menggeliat menerima rangsangan dari siwon di area sensitifnya.

~SIWON POV~

ku kecup setiap jengkal lekuk tubuhnya. Sungguh aku benar-benar merindukan saat seperti ini.

"Hyung, jangan main-main nanti aegya bangun!" kyuhyun memperingatkan ku karena sedari tadi serus menjilati bagian wajahnya dari kening, hidung, mata hingga berakhir di bibir Plumnya.

Ku ciumi bibir merah itu, dengan lembut, mulai mengulum, menggigit hingga menyedotnya menghisap rasa manis yang selalu bikin aku ketagihan.

Saat ini kyuhyun hanya mengenakan kemeja ukuran besar, membuatnya semakin terlihat seksi.

Ku lepas satu persatu kancing bajunya "baby kau selalu seksi" racau ku melihat kulit putih susu miliknya.

SLRUPPP…..

Ku sedot nipple kyuhyun menikmati ASI yang keluar dari Nipple coklat kemerah-merahan itu. Tidak lupa satu tangan ku menekan-nekan niple kirinya yang menganggur. Perlahan ku masukan tangan kananku kedalam mulutnya menyuruh kyuhyun mengulum.

Dengan senang hati kyuhyun mengulum tiga jari ku yang bersarang di dalam gua hangatnya.

Ku ambil posisi menindihnya tak lupa menahan beratku yang bertumpu pada dua lutut.

"Eungh…." desahan ku dan kyuhyun yang tertahan oleh jari ku saat kedua Junior kami bersentuhan.

Aku semakin bersemangat menggodanya, menggesek-gesekan kedua junior kami yang masih terbungkus celana.

"Uhh..Ng… Hyung berhenti! jangan di sedot terus! Aku lemas, nanti baby bangun bagaimana?" racau kyuhyun dalam desahanya, kini tangan ku sibuk di area selangkanya.

"Berhenti! Ayo langsung ke Inti!" perintah kyuhyun membalikan badanya hingga aku berada di bawah.

"kali ini biar aku yang memanjakanmu terlebih dahulu, Hmm… Blowjob or Handjob?"

"Blowjob"

"okk, As your wish Wonnie"

"Uhh … Eungh … Baby … Ohh yes"

~SIWON POV END~

-SKIP-

By KyuJjong

"hueee… Hueee… Huekkk…"

"Eungh…" kyuhyun menggeliat terbangun dari tidur mendengar suara tangis bayinya "Wonnie, cepat bangun!" menguncang tubuh siwon.

"hmmm, ada apa kyunnie?"

"bangun! bantu aku, pindahkan baby kita dari ayunanya ke sini! Sepertinya mereka lapar"

"Huee… Hueee … Hueee"

Siwon awalnya masih setengah tidur langsung melek sempurna mendengar bayinya menagis "tunggu sebentar!" dengan langkah gontai lelah sehabis bermain ranjang dengan sang Istri, siwon berjalan menuju ayunan baby minho dan baby suho.

"baby kalian lapar yaa? baiklah sekarang giliran kalian minum" pertama-tama siwon menggendong baby suho lalu memberikanya kepangkuan kyuhyun setelah itu ia kembali menjemput baby minho untuk dibawa tidur bersama mereka menunggu giliranya menyusu.

Kyuhyun langsung mencopot piyamanya "baby ku haus yaa?" ibu muda itu merebahkan diri dengan posisi terlentang, namun kepala bersender pada penyangga tempat tidur agar suho yang berada diatas perutnya bisa menyusu dengan nyaman.

Siwon meletakan Baby minho di sebelah kyuhyun, seketika pandanganya tertuju pada sang istri yang terlihat sangat capek.

Chu~

Siwon mencium pucuk kepala kyuhyun lembut.

"wonnie,…. Kyunnie lapar"

"My kyunnie lapar? Baiklah, wonnie ambilkan dulu yaa"

"Ne"

Kyuhyun tertidur dengan posisi baby Minho masih diatas perutnya. Seperti biasa setelah menyusui baby Suho kyuhyun harus menyusui baby minho juga.

Siwon meletakan nampan berisi makanan lengkap dengan susu diatas meja disamping tempat tidur. berlahan memindahkan baby minho dari atas perut kyuhyun, meletakanya di sebelah saudara kembarnya.

Siwon mulai berbisik ditelinga kyuhyun, tanganya membelai lembut pipi sang istri "Kyunnie ayo bangun, kau harus mengisi perutmu dulu!" ucap siwon memberikan kecupan sayang.

"uhh, wonnie gendong! pantatku masih sakit karena mulahmu tadi"

"okk, as your Wish baby" siwon mengangkat kyuhyun ala bridal style.

"kalau begini terus, lain kali aku tidak akan mau main lebih dari 5ronde dengan mu lagi"

Kata-kata kyuhyun membuat siwon merengut "heh, tapi little siwon tidak akan puas kalau hanya bermain 3 atau 4 ronde kyunnie"

"tidak ada penolakan wonnie" kyuhyun meniru kata-kata yang sering di ucapkan siwon "atau kamu mau tidak kuberi lagi?" ancam kyuhyun sepertinya serius.

Mendengar penuturan tegas dari bibir sang istri membuat nyali siwon menciut. Sesaat kemudian sebuah seringaian muncul dibibirnya, sepertinya dia mempunyai ide.

"baiklah, kalau begitu aku akan mencari kepuasan di luar" goda siwon.

Kyuhyun mendeathglare siwon "awas saja kalau berani macam-macam dibelakang ku, Terima sendiri akibatnya" ancam kyuhyun.

"makanya kasihanilah little siwon ini!" siwon menunjuk selangkanganya sendiri.

"Aish, baiklah tapi janji permainan berhenti kalau aku lelah okk!" skakmat akhirnya kyuhyun termakan jebakan yang dibuat siwon.

"ne, ayo makan yang banyak agar produksi susumu lancar membuat baby Minho serta baby suho tumbuh sehat" ucap siwon kembali ceria.

"nggak usah bawa-bawa uri Aegya, aku tau isi otak mesum mu wonnie!" jawab kyuhyun malas.

Saat ini keluarga Choi sudah tertidur pulas dengan posisi siwon di ujung kiri, memeluk sang istri Protect dari belakang serta kedua buah hatinya di kanan kyuhyun. Karena baby Minho dan baby suho masih bayi jadi tidak perlu khawatir mereka akan jatuh dari ranjang. Lagian untuk jaga-jaga siwon selalu membatas ujung tempat tidur agar minho tidak terjatuh.

By KyuJjong

Setiap pagi para suster memandikan baby minho dan Baby suho, lalu memakaikan mereka pakaian diruangan khusus yang telah disediakan lengkap dengan fasilitas baby. Ruangan tersebut berisi seluruh peralatan dan perlengkapan baby.

Setelah itu mereka baru menyerahkanya pada kyuhyun agar disusui.

Tok… Tok… Tok…

"bawa mereka kesini!" perintah kyuhyun kepada suster-suster yang menggendong babynya.

"ini! Aku sudah memompanya satu, kau berikan pada Minho dan bawa suho kesini biar aku menyusuinya lalu ganti sprey uyunan mereka!"

Setiap pagi kyuhyun selalu memopa air susunya agar salah satu babynya tidak usah menunggu untuk menyusu. Kyuhyun selalu berlaku adil, baby minho dan baby suho bisa merasakan langsung nipple sang umma secara bergantian setiap paginya. Berbeda dengan siang hari, karena terkadang mereka tidak menangis bersamaan jadi kyuhyun tidak harus memompanya. Lagian sikap Minho yang lebih tenang jarang menangis walau terbangun membuat kyuhyun tidak begitu kerepotan.

CEKLEKKK….

Siwon keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk dipinggang, rambutnya yang basah serta air yang mengalir di dada Sixpacknya membuat pemuda berkulit coklat itu terlihat sangat seksi.

Melihat kondisi itu kyuhyun melirik kedua baby sisternya, benar saja saat ini mereka sedang ber 'BLUSHING' ria disuguhi tontonan gratis yang sangat indah.

"Yaaak, kalian berhenti memandanginya! Atau ku congkel kedua bola mata kalian sekarang juga!" kyuhyun naik darah, siapa yang tidak marah melihat suaminya di pandang dengan tatapan mesum dari para wanita.

"Kau, tuan Choi Siwon cepat pakai bajumu atau mau aku telanjangi sekarang juga!"

"Ehm, kalian cepat keluar!" perintah siwon tenang. Mendengar itu kedua suster langsung berlari terbirit-birit keluar kamar.

Kyuhyun meletakan Suho yang sudah tertidur diatas ranjang, berjalan ke kamar mandi. Namun sebelum masuk langkahnya terhenti dicegat siwon "kyunnie, mianhae aku lupa ada mereka dikamar" siwon berkata jujur, tapi kyuhyun masih saja mendeathglarenya.

"kyunnie, kenapa kamu semarah itu? Ingat, Aku milikmu dan hanya diri mu yang bisa menyentuh tubuhku ini" ucapan siwon berhasil membuat muka kyuhyun memerah.

"pabbo~ya, aku benci mereka menatap tubuh mu" ucap kyuhyun memukul dada siwon.

"kyunnie ku cemburu huh?" goda siwon mencubit pipi chubby kyuhyun "sudah sana mandi! Hari ini kita pergi berlibur bersama keluarga Hae hyung, katanya Hyukkie nunna juga baru saja melahirkan baby Yeoja"

"benarkah? Ck~ aku sangat rindu pada mereka. apa ada Sunggie hyung dan Wokkie nunna juga ada?"

"entahlah, kemaren aku ditelepon hae hyung katanya kita di undang Barbekyu di Villanya"

"kalau begitu aku siap-siap dulu" ucap kyuhyun semangat berlari kecil kekamar mandi.

TBC

[]

Don't forget to leave your follow and review here!