Sket Dance©Shinohara Kenta

Shojiki Shogi©Part of AKBINGO, AKB48 performance on national channel television in Japan

Shojiki Shogi! Sket Dance Ver!©Panda Dayo

Genre : Friendship/Parody

Rated : T


Lampu ruang studio masih mati. Sedetik kemudian, lampu sorot batman menyala serta mengarah pada seseorang yang duduk di sebuah kursi. Itu Shinzou btw.

"Demi jalan ksatria, de gozaru!"

Bletak!

Lampu studio akhirnya dinyalakan. Memperlihatkan makhluk-makhluk gaje yg nangkring disana. Bossun ama Switch duduk bersebelahan di barisan depan. (Tempat duduknya naik gitu ,kaya di stadion/g) di barisan pertama ada mereka, Chiaki, Jin, Tsubaki. Kemudian di baris kedua ada Reiko, Unyuu, Yabasawa-san, disusul Shinzou yang kemudian duduk. Katou Kiri tak bisa hadir lantaran ada misi rahasia.

Kemana Chuuma-sensei? Biasanya kan dia audience tetap?

( amati pojok studio, seseorang diikat di tiang salib/loh/ maksudnya cuma diikat seluruh badan )

"Audience chapter ini seret ya." Bossun bicara.

"Yabasu..." Yabasawa menyahut.

[ "Karena salah satu pesertanya adalah keturunan gori―" ]

Bletak!

Kepala Switch berdarah karena lemparan tongkat hoki nyonya Himeko di sana.

Di posisi komentator, ada Usami bersama salah satu personil Ekebi, Tanabe Miko.

"Selamat siang. Mari kita mulai acaranya." Tanabe-san membuka acara.

"TANABE-SAN!" Bossun ama Tsubaki teriak OOC barengan.

(Inget gak? Itu waktu Bossun ama Tsubaki nulis spanduk sama2)

"Eh?! Apaan sih lo?" Bossun panas/?

"Jangan tiru aku, Fujisaki!" Tsubaki ikutan nyolot.

Civil war begin.

Pertarungan yang sesungguhnya terjadi di antara Himeko dan Saaya yang saling berhadapan. Tanabe-san kemudian berbicara dengan lembut,

"Yosh! Kali ini Onizuka Hime berada di sisi hitam dan Agata Saaya berada di sisi putih! Onizuka-san! Silahkan maju duluan!" Tanabe-san mempersilahkan.

Himeko mengajukan kepingan shogi bernomor tujuh.

"Shojiki, Saaya. Kau menyembunyikan nilai merahmu di laci kamarmu." Himeko berkata dengan yakin. Saaya tersentak.

"Ti-tidak! Hmmph!" Tsunderenya kumat. Hasilnya? Sudah jelas, kan?

―piiiiiiiiiippp―

(Agata yang nonton acara dari rumah keselek es doger yang sedang diminumnya. Darimana dan bagaimana Agata mendapatkan es itu tidaklah penting. Ia segera ngecek laci kamar Saaya dan mendapati tumpukan nilai merah)

"Mampus! Onii-chan akan melihatnya!" Saaya tepok jidat, udah normal katanya.

Eh, masa sih nilai Saaya ada yang merah selain olahraga?

Ada kok, tes tulis Olahraga.

Oh, pantes...

"Onizuka-san!" Saaya geregetan; segera mengajukan kepingan shogi nomor empat. Himeko pose nyante.

"Iklan Pelocanmu tidak bagus."

Krek.

Kretek kretek.

Himeko membunyikan leher serta jari-jarinya. Ia berdiri dengan rambut berkibar. Ternyata kipas angin dinyalakan oleh Kura-chan untuk memberi efek realistis.

"NYAI HIMEKO YANG AGUNG." Bossun dan Switch sembah sujud.

"Kata sia―"

―piiiiippp―

JLEGER JLEGER

Himeko jatuh terduduk dengan tidak elit. Mendongakkan kepalanya menatap lampu di atas mereka. Kemudian menyipitkan matanya karena silau. Kura-chan masih menyalakan kipas angin tapi dengan volume sepoi-sepoi(?). Rambut Himeko tergerak perlahan macam dorama.

[ "Onizuka Hime menentang perjodohan dan jatuh cinta pada pemuda kuil, lalu apa yang harus dia lakukan? Onizuka tidak tahu.." ] Switch kasih narasi sambil bawa tisu buat lap ingus.

"Aku...tidak berguna.." Himeko berganti posisi jadi setengah tengkurap.

"A-ano..kami akan segera kembali..." Tanabe-san tersenyum ke arah kamera.


Shojiki Shogi! Sket Dance Ver!

Bossun : ini kenapa jadi suram acaranya -_-

Dante : gelap...

Bossun : gelap ndasmu lampunya nyala koq -_-


Shojiki Shogi! Sket Dance Ver

Onizuka Hime vs Agata Saaya

Skor sementara : 1-1


"Kembali di acara membosankan ini.." Usami menatap malas ke arah kamera.

"Jangan pasang wajah seperti itu, Usami-san." Tanabe-san tersenyum kilau.

Aura mencekam masih terasa di antara ratu tsundere dan ratu gori―

(Himeko lalu tendang author ke jurang.)

"Selanjutnya, silahkan Agata Saaya!" Usami mempersilahkan.

Saaya melirik ke papan pertanyaan, ia menyeringai.

"Shojiki, Onizuka-san...kau menyukai Fujisaki..."

"Hah? Ya eng―"

―piiiipppp―

Kampret.

Himeko langsung melancarkan serangan balik,

"Kau sendiri juga menyukai ulat tanduk merah itu, kan?!"

"Oi, siapa yang kau sebut ulat?!" Bossun merasa dihina. Kenapa tokoh utama harus selalu diinjek-injek sih, kan cedih, kakaq..

"Ya eng―"

―piipppp―

"Mesin sialan!" Saaya mukanya udah kaya kepiting rebus. Sama kaya si ratu gori―

(*author dipendem*)

[ "Cih, sialan! Kenapa bukan aku saja? Aku lebih tampan dari ulat bertanduk merah.." ] Switch narsis.

"Berhenti kalian memanggilku ulat!" Bossun nyekek Switch. Mau nyekek Himeko kagak berani...

"Yabasu.." Yabasawa khawatir liat kilatan listrik di antara Himeko dan Saaya.

"Wah, semuanya bersemangat! Tinggal satu poin lagi untuk menentukan pemenangnya!" Tanabe-san bertepuk tangan.

'Serangan terakhir!'

Saaya mengajukan kepingan shogi bernomor satu. Ia tersenyum licik.

"Shojiki, Onizuka-san...kau selalu mempermasalahkan tinggi badanmu..."

Prang

Kokoro Himeko sudah berkeping-keping saat ini. Tolong. Apapun selain tinggi badan.

"Hei, lalu apa kau tidak?"

Saaya diem. Bener juga sih, kan mereka punya masalah yang sama.

Hening.

Hening.

"S-safe.." Tanabe-san bergantian melihat Himeko dan Saaya.

Himeko mengajukan kepingan shogi bernomor sepuluh dan Saaya mengajukan kepingan shogi bernomor tujuh. Ya, mereka melakukannya bersamaan.

"Shojiki Onizuka/Saaya! Kau diam-diam melakukan diet!"

Titik. Titik. Titik.

-piiippp-

Punya siapakah yang mesinnya berbunyi? Apakah Saaya, atau Himeko?

DEG

DEG

DEG

DEG

"Aitakatta~aitakatta~aitakatta~YES!"

"Aitakatta~aitakatta~aitakatta~YES! Kimi ni~"

"Aitakatta~!"

Himeko : ah! Lagu ini merusak suasana tegang!

Shojiki Shogi! Sket Dance Ver!

berlanjut ke chapter 8


ok, semua review ntar saya bales via pm ~~~/mepetaplod

Just wait xD ini saya bikinnya estafetan (?) xD

Untuk chapter 9 silahkan vote dari sekarang xD

- Pilihan -

Blok A (kaya sepakbola aja deh ini)

1. Asahina Kikuno

2. Katou Kiri

3. Tsubaki Sasuke

Blok B

4. Usui Kazuyoshi (Switch)

5. Dante

6. Kibitsu Momoka

Blok C

7. Usami

8. Roman

9. Fujisaki Yuusuke (Bossun)

Ayo divote biar saya makin cepet mikir xD /heh/ pilihnya nanti gampang, misalnya A1 (Asahina Kikuno) vs B5 (Dante) [ (lihat nomor di depan nama)] vote terbanyak bakal saya buat duluan, terus ke vote yang lebih dikit- pokoknya saya buat semua, cuma prioritasnya beda /?

Yosh! Sekian! Masih banyak kerjaan nih saya~heuheu~ maap kalo nanti jadinya lama~ membuat anda tertawa itu gak mudah soalnya TwT takut nanti garing jadinya TwT

Panda Dayo, de wa.