Balas Review! :D

RosyMiranto18: Jangan dipikirkan terlalu serius... ^^a

Tartagus: "Oh..." 'o'

Runa: "Hmm, kurasa nggak perlu..."

Thanks for Review! :D

Happy Reading! :D


Malam Minggu Berna: Direbutin


"Berna-chan hanya suka padaku, kami kan teman dari kecil!" ujar Caile.

"Nggak bisa gitu! Yang disukai Berna-chan hanya aku!" sembur Daniel.

"Berna-chan hanya suka padaku kan?! Iya kan?!" tanya Caile.

"Nggak bisa! Berna-chan itu milikku! Benarkan?!" timpal Daniel.

Berna langsung megang dada. "Aduh! Bentar... Jantungku... Sepertinya serangan jantung... Aduh..."

"Jangan mengelak dari pertanyaan dong!" seru keduanya kesal.

"Ya udah gini aja, daripada rebutan..." Berna menggantungkan kalimat sesaat. "Bagaimana kalau kita threesome aja?"

"OGAH!" pekik keduanya nggak terima.

"Pokoknya Berna-chan harus milih salah satu!" seru Caile.

"Ya! Siapa yang paling Berna-chan cintai?!" tanya Daniel.

'Siapa... Yang paling... Aku cintai?' batin Berna bingung. "Benar juga! Yang paling aku cintai adalah..."

"Shinjiro Aragaki!"

Kedua cowok yang rebutin Berna langsung depresi seketika.


Setelah itu...

Berna sedang melihat layar HP-nya yang wallpaper-nya gambar Shinjiro.

"Ngapain lu liatin HP terus?" tanya Siska.

"Nggak! Aku cuma kepikiran, cowok-cowok yang naksir aku pasti dendam sama Shinji... Suka membakar fotonya dan melakukan ritual-ritual aneh... Terus kalau ketemu Shinji yang asli pasti langsung dikejar..." jelas Berna watados.

'KOK JADI KAYAK KELOMPOK ALIRAN SESAT?!' batin Siska shock.


Special Omake:

1. Pengalihan Jalan

"Lho Arta, kok lu balik arah? Ada apaan?" tanya Yorongy si cowok Drill saat melihat Tartagus yang balik arah di suatu jalan raya.

"Ada pengalihan jalan!"

"Gara-gara perbaikan jalan ya?"

"Bukan!"

Tak taunya...

"Ada Iris si anak dari sekolah lain, senyumnya mengalihkan jalanku..." Tartagus tersipu karena seorang gadis berambut biru di halte bus.

"Gue nyesel nanya..." gumam Yorongy sweatdrop.


2. Nge-date

"Aku nge-date ke planetarium sama July-chan lho~" ujar Exoray bangga. "Kalau Vience dan Vivi pasti hanya ke taman saja kan? Sedangkan Kyo dan Adel mungkin hanya nyantai di asrama doang!"

"Hah! Jangan sombong! Kau masih kalah denganku! Aku nge-date sama Vivi-chan di jembatan! Kami foto-foto! Kalau Kyo pasti hanya neduh di pohon bareng!" seru Vience tidak mau kalah.

"Bagaimana denganmu, Kyo?" tanya Exoray menantang.

Ikyo tersenyum cerah karena dia punya rencana rahasia.

"Aku dan Adel nge-date ke kebun binatang, di sana aku bertemu kalian..." ujar Ikyo kalem.

Exoray dan Vience tidak mengerti, entah seberapa bodohnya mereka sehingga tak menyadari kalau kata-kata itu menjebak.

"Oh ya? Aku pasti keren!" ujar Exoray antusias.

"Kyo, jangan lupakan aku~ Di sebelah mana kau melihat kami?" tanya Vience penasaran.

Ikyo langsung nyengir nista.

"Orangutan!"


3. Tragedi Angsa

Suatu hari, terdapat empat orang cowok yang sedang jalan-jalan di sekitar asrama ketika...

"Kwek, kwek, kwek!"

Terdengar sebuah suara samar yang berasal dari suatu tempat dan mereka berharap itu bukan berasal dari 'The Goose Gang'.

Keempatnya menengok ke belakang dan mendapati tujuh ekor angsa yang sedang mengepakkan sayap plus mengarahkan paruh mereka ke depan.

Goose Attack!

"HUWAAAAAA!" Mereka langsung ngacir.

"Hei, siapa yang melepas angsa-angsa itu?!" tanya Vroyen panik.

"Nggak tau!" jawab Xyagna dan Willy bersamaan.

"Xenavon, lu tau nggak?!" tanya Vroyen ke cowok Patriot itu.

"Err, sebenarnya tadi gue abis lemparin mereka pake manggis..." jelas Xenavon watados.

Sontak, ketiga temannya langsung menendang Xenavon ke arah angsa-angsa itu.

"Hadepin sono! Lu kan Hero mainstream di LS!"

"Woy, gue nggak mau mati!" teriak Xenavon sambil bangkit dan berlari dengan kecepatan maksimal.


Saking paniknya, mereka sampai kabur ke Mansion Keluarga Avelon.

"UGYAAAAAA!" teriak keempat makhluk itu dan langsung manjat tembok mansion itu.

Siap-siap aja kena omel Eiuron and the gang!

"Alamakjang cicak terbang (?), ngapain kalian manjat tembok rumah gue?!" omel sang empunya tembok alias Eiuron.

"Ngapain kalian berempat nemplok di tembok? Kayak bunglon aja!" tanya Yorei yang juga berada di TKP.

"Rei, bunglon mah kadal gede yang matanya bisa muter dan berlidah panjang!" jelas Vroyen sweatdrop.

"Halah, sama aja! Yang jelas, cepat kalian berempat turun dari tembok gue!" bentak Eiuron.

"Kami masih mau hidup!" teriak Xenavon dan Willy sambil meluk tembok dan sukses membuat kedua orang itu sweatdrop.

"Memangnya kenapa? Kalian baru saja dikejar penunggu pohon pisang?" tanya Yorei sambil menggaruk kepala.

"Kami dikejar angsa, tolongin dong!" pinta mereka berempat.

"Anjiiir, angsa! Gue nggak berani ngadepin angsa! Ngeri coy, lebih ngeri dari Nobunaga terbang (?)!" pekik keduanya kaget.

"Jadi kalian mau kami berempat nempel di tembok ini terus?" tanya Xyagna.

"Ya nggaklah, tunggu bentar!" ujar Eiuron sambil mengeluarkan HP-nya.

Brepet prebet brebet prepet~ (?)

"Halok, adak Vience nggak?" tanya Eiuron kepada yang di seberang sana dengan bahasa aneh.

"Nggak adak, tadik diak pergik!" balas suara di seberang sana yang ternyata adalah Tartagus.

"Ok, yak sudak!" Eiuron pun menutup telpon.

"Kenapa nelponnya pake bahasa begituan?" tanya Willy sweatdrop.

"Biar greget~" jawab Eiuron watados.

Webek, webek...

"Ya udah, coba telpon orang lain! Siapa tau aja bisa mengusir angsa-angsa itu..." ujar Yorei sambil mengambil (baca: merebut) HP Eiuron dan mulai menekan nomor.

Brepet prebet brebet prepet~

"Halok, adak Exoray nggak?" tanya Yorei memulai pembicaraan.

Suara di seberang sana menjawab "Maaf, nggak terima alien!" dan telpon langsung ditutup.

Rupanya yang menjawab barusan adalah Alexia.

"Yaaah, ditutup..." seru Yorei kecewa sambil menyerahkan HP sepupunya.

Eiuron mengambil kembali HP-nya dan mulai menelpon orang lain.

"Halok, adak Ouwel nggak?" tanya Eiuron memulai pembicaraan.

"Y4, 1N1 F4R3L... 4DA Y4NG B1S4 S4Y4 B4NTU?" jawab orang di seberang sana dengan bahasa 'wow'-nya.

"0UW3L 4D4 D1 RUM4H?" Eiuron malah ikut-ikutan ngomong pake bahasa aneh yang (menurut pendengaran keempat anak itu) berasal dari dimensi lain.

"S3B3NT4R..." Dan telpon di seberang pun terputus.


Beberapa menit kemudian...

Ayo goyang YungMang~ (?)

Nada dering yang sangat tidak elit itu pun terdengar dari HP Eiuron dan dia buru-buru mengangkatnya. "Halok, apak inik Ouwel?"

"Iya! Eh, Yuron! Lu jangan ngomong pake bahasa alien, nggak ngerti gue! Ya sudah, langsung ke inti perut bumi (?)! Ada perlu apa nih?" tanya Ouwel.

"Begini, ada angsa lepas yang meneror tembok rumah gue, tolong jinakin angsa-angsa itu dong!" pinta Eiuron.

"Oke! Bentar ya, lagi OTW!" Telpon pun ditutup.


Tak lama kemudian, muncullah seorang pria Cannon lengkap dengan senjatanya. *lu mau apa oy?!*

Tanpa berkokok (?) lagi, para angsa pun langsung lari karna takut dipanggang.

"Nah, sudah selesai!" kata Ouwel sambil mengancungkan jempol.

"Thanks ya!" seru Yorei yang merasa puas, kemudian menyuruh keempat anak tadi untuk turun dari tembok.

"Horeee, kita bebas dari para angsa!" sorak Xenavon senang, kemudian langsung dijitak ketiga temannya.

"Ini salah lu juga yang bikin kita berurusan sama para angsa!" bentak mereka.


4. Wajah

Thundy menyerah. Malam ini dia terpaksa harus tidur sekamar dengan Emy.

Wajah (sok) memelas yang dikeluarkan gadis itu membuatnya hanya bisa menghela nafas dan mengizinkannya tidur di sampingnya dengan wajah merah.

Emy langsung bersorak girang melihat wajah manis kekasihnya.


5. Tersangka

Pada suatu hari, ada seseorang yang menempelkan sebuah brosur dan isinya...

Terdapat tulisan 'Wanted' di bagian paling atas, kemudian di bagian tengah terdapat foto seorang pemuda berambut maroon dengan mata rubi plus tulisan 'Chieru Yudori' di bawahnya, dan di bagian paling bawah terdapat tulisan 'tersangka boker nggak disiram, only alive'.

"Enaknya diapain nih?" tanya Daffa saat melihat brosur itu.

"Arak keliling asrama!" balas Gino.

Omake End!


OC of the Day:

Berna Bartolk

Umur: 16

Tanggal lahir: 19 Desember

Zodiak: Sagittarius

Warna rambut/mata: Aquamarine/biru

Hero: Grim Reaper

Kelas: Melee

Fakta unik:

-Anak bungsu dari tiga bersaudara (kedua kakaknya adalah Siska dan Linda).

-Husband-nya Shinjiro Aragaki. :V / *dihajar sama Castor.*

-Udah itu aja! :V / *dihajar lagi.*


Auh dah mau gimana lagi! :V /

Review! :D