hanna
dul
set
Flash back to the past time
Seorang bocah kecil sedang berlarian memasuki kamar besar dengan ranjang royal dan mewah juga furniture yang klasik dan sangat berkelas merupakan isinya.
"Siwon-ah! dimana kau?" teriak seorang yeoja dari luar kamar terdengar mendekati pintu kamar
Bocah namja yang bernama Siwon itu masuk kedalam lemari pakaian yang tidak terkunci untuk bersembunyi.
Clek
Pintu kamar itu dibuka seorang yeoja yang sangat cantik dengan rambut panjang terurai dan sedikit ikal. Memakai gaun ketat berwarna merah menojolkan shape yang begitu sempurna yang dimiliki oleh kaum Hawa
"apakah kau menemukan dimana anakmu?" tiba – tiba suara namja gagah yang sudah telanjang dada masuk kedalam kamar mendekati yeoja cantik itu
"aku tidak dapat menemukannya disini! Mungkin saja dia bermain keluar" jawab yeoja cantik itu bersikap manja terhadap namja gagah yang mulai menciumi lehernya
"ayolah lakukan sekarang sebelum suamiku pulang!" yeoja cantik itu mulai melepaskan semua pakaiannya hingga benar – benar telanjang
"ahhh kau memang binal nyonya Choi!" namja itu mendorong yeoja cantik keatas ranjang lalu mencumbuinya
Tanpa mereka sadari, adegan mesum dan terlarang itu tengah disaksikan oleh seorang bocah yang baru memasuki usia 10 tahunnya dan mereka setiap desahan juga gerakan yang dilakukan kedua orang dewasa yang tidak bertanggung jawab itu
'lihatlah apa yang sudah eomma lakukan Siwon-ah! dia sangat menjijikan bukan? Aku tidak ingin memiliki eomma seperti dia'
"aku membencinya. Sangat membencinya. Dia menelantarkan kita karena sibuk dengan ahjussi itu"
'apakah kita akan melaporkannya pada appa?'
"molayo! Aku tidak tahu"
.
.
.
Back to present
Siwan bereaksi spontan saat melihat muntahan Kyuhyun yang mengotori lantainya.
'kenapa kau mengatakannya pada Kyuhyun? Apa kau memang berencana untuk membuatnya benci padaku sehingga kau bisa bebas memiliknya Siwan-ah?
'aniya! Aku hanya ingin membuka matanya dan membuatnya sedikit takut pada kita. Sehingga dia akan menuruti apa yang aku inginkan'
'kau gila! Dia tidak mungkin menaruh simpati pada kegilaan kita. Dia pasti akan membenciku dan menjauhiku'
'dia tidak akan kemana – mana. Percayalah! Dia akan takluk padaku'
"Kyuhyun-ssi gwencana?" tanya Siwan menepuk tengkuk Kyuhyun
"apa yang kau katakan tentang patung itu? apakah Siwon memang telah membunuh semua namja yang kehilangan kulit kepalanya selama ini?" Kyuhyun bertanya dengan wajah yang ketakutan
"aku bahkan tadi memintanya membunuhmu karena aku pun ingin kau menghidupkan patung yang sudah dibuatnya. Aku pun ingin memiliki rambutmu" jawab Siwan menyiram muntahan Kyuhyun dengan air dari shower tanpa beban atau merasa menyesal
"apakah dia bersedia melakukannya? Membunuhku untuk memuaskanmu?" wajah Kyuhyun terlihat lebih terluka
"tentu saja! Dia tadi sudah melakukannya. Kau beruntung karena telah menjatuhkan obatmu yang sama dengan milikku sehingga membuatnya mengurungkan niat untuk membunuhmu. Begitupun aku, aku tidak ingin dia membunuhmu atau mengambil rambutmu karena bagiku kau dan aku sama" Siwan mencuci tangannya dari air dari shower tadi
'gomawo Siwan-ah! kau berhasil membuatku tampak begitu buruk dihadapannya'
'hanya dihadapannya saja kau tidak akan terlalu merugi Siwon-ah. Aku selalu tampak buruk dan sangat buruk sehingga tidak pernah dianggap ada oleh appa begitu juga eomma'
.
.
'jadi seperti ini permainannya, karakter ini adalah otak yang merencanakan pembunuhan keji itu dan karakter yang satunya adalah mesin pembunuhnya. Tuhan aku benar – benar sial masuk kedalam rumah yang menurutku adalah neraka ini. Aku harus pergi'
"apa yang kau pikirkan? Kau takut denganku bukan?" Siwan menarik pinggang Kyuhyun menempel dengannya
"apa yang kau rencanakan padaku selanjutnya? Apakah kalian akan menyekapku disini?" Kyuhyun memberanikan diri untuk bertanya dengan semua resiko terberat yang mungkin akan dia terima
"kau akan terus berada disini! Aku tidak mungkin membiarkan kau pergi setelah tahu apa yang sudah Siwon lakukan selama ini. Aku masih tidak dapat mempercayaimu Kyuhyun-ssi! kau bisa saja melaporkan Siwon kekantor polisi dan menjebloskannya kedalam penjara bukan?" jawab Siwan menciumi leher Kyuhyun
"jika aku memilih untuk pergi dari rumah ini, apa yang akan kalian lakukan padaku?" tanya Kyuhyun menghindari ciuman Siwan
"Siwon pasti akan memburumu! Kau akan lebih dulu mati sebelum berhasil keluar dari rumah ini" Siwan menarik tengkuk Kyuhyun lalu melumat bibir Kyuhyun
'tentu saja aku akan memburunya, tapi bukan untuk membunuhnya melainkan memilikinya karena aku jatuh cinta padanya'
'berhentilah mengucapkan kata – kata itu Siwon-ah! akulah yang lebih pantas untuk memilikinya. Akulah yang akan sangat memahaminya, merasakan penderitaannya, rasa sakitnya karena aku pernah berada diposisinya sekarang'
"lepaskan aku aku mohon jangan seperti ini" Kyuhyun berontak menjauhi Siwan
"wae? kau tidak ingin bersentuhan denganku karena tahu akulah yang sudah merencanakan semua pembunuhan itu? ayolah kau jangan terlalu naif Cho Kyuhyun! Kau bukanlah namja yang suci dan bebas dari dosa bukan? Memanfaatkan anusmu untuk menguras harta pengusaha Cina itu. aku dan Siwon mendengar percakapan kalian ditoilet saat acara pameran fotomu. Aku tahu kau dengan sangat baik. Aku pintar membaca situasi tidak seperti Siwon yang terlalu lugu dan pemalu" Siwan kembali menghampiri Kyuhyun yang masih ketakutan
'aku memang terlalu bodoh sehingga kau begitu mudah memperdayaku Siwan-ah'
"aaakuu memang memanfaatkannya tapi aku bukan pembunuh" Kyuhyun membela diri
"kau memang bukan pembunuh Cho Kyuhyun! Kau hanya seorang penipu. Sama seperti saat kau mencoba mendekati Siwon dengan keluguannya bukan? Kekayaan yang kami miliki pasti sudah menyilaukan matamu dan membuatmu berencana untuk menjadijan Siwon sebagai inang selanjutnya setelah Zhou Mi. Perlu kau tahu Zhou Mi mati adalah karya cemerlang dari seorang Choi Siwon." Siwan mendorong tubuh Kyuhyun menempel didinding kamar mandi itu
"mwo? Siwon membunuh Zhou Mi?" Kyuhyun tersentak wajahnya semakin memucat
'aku membunuhnya karena aku benci saat dia menghinamu dan menghitung semua yang sudah dia berikan padamu. Dan yang paling aku benci darinya adalah karena dia sudah menyodomimu Cho Kyuhyun'
"betul! Bisa dibilang kamilah pelakunya. Karena aku juga yang mendorongnya untuk melakukan pembunuhan itu" Siwan menjilati wajah Kyuhyun
'matilah aku ditempat ini'
Kyuhyun pasrah memejamkan matanya dan meneteskan air mata saat merasakan jilatan lidah Siwan disekitar wajah, leher, daun telinga hingga dadanya
'seandainya saja akulah yang tengah menyentuhmu itu Kyuhyun-ssi'
.
.
.
Siwan menuntun tangan Kyuhyun keluar dari kamar mandi mewah itu menuju kamar mewahnya. Kyuhyun sudah kembali memakai pakaiannya sementara Siwon masih telanjang dada hanya memakai celana dalamnya saja.
"bisakah kau datangkan Siwon sekarang? Aku ingin bicara dengannya untuk menanyakan kenapa dia melakukannya?" Kyuhyun menghentikan langkahnya menatap Siwan sendu
'aku disini Kyu! Memandangimu tanpa bisa melakukan apapun'
"jadi kau memang sudah memahami keadaan antara aku dan Siwon? kau memang cerdik Cho Kyuhyun. Baiklah aku akan pergi dan memberikannya padamu. Ingat waktu untuk kalian tidak akan berlangsung lama karena aku ingin selalu menguasai tubuh ini sejak kau datang Cho Kyuhyun" Siwan memejamkan mata lalu,,
Brukk
Siwon terkulai jatuh kelantai dengan mata yang meringis merasakan sakit ditulang ekornya.
Kyuhyun yang mulai pandai membedakan air muka antara Siwon dan Siwan segera menghampiri Siwon lalu membantunya untuk berdiri.
"kau tidak apa – apa?" tanya Kyuhyun membelai wajah Siwon penuh cemas
"apakah kau baru saja mencemaskanku? Mencemaskan seorang monster sepertiku? Kau sudah tahu dengan jelas aku adalah seorang pembunuh berdarah dingin" Siwon melangkah pelan menuju kasurnya
"aku mungkin sudah gila saat ini! Merasa simpati pada seorang pembunuh yang sudah membunuh mantan kekasihku" Kyuhyun menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya
"Kyuhyun-ssi! seharusnya kau tidak pernah datang dalam hidupku. Seharusnya kau tidak pernah memotret mobilku sehingga aku tidak perlu mengenalmu" Siwon menangis tersedu terdengar dia begitu sakit dan terluka
"Siwon-ssi! kenapa kau mengatakan hal seperti itu?" Kyuhyun ikut larut dalam kesedihan Siwon dengan wajah meringis
"karena kau sudah membawa banyak perubahan dalam hidupku! Sebelum bertemu denganmu aku tidak pernah menyesali apa yang sudah aku lakukan selama ini. Aku bahagia saat aku berhasil membuat Siwan tersenyum dan kembali hidup dengan rambut yang aku berikan untuknya. Aku tidak pernah berdebat memperebutkan apapun bersama Siwan. Aku tidak pernah menginginkan apa yang Siwan miliki. Aku selalu merelakan apapun yang Siwan minta dariku. Tapi karenamu aku merasa tidak,,,,," Siwon menggelengkan wajahnya tanpa melanjutkan kalimatnya
"kau tidak merasa apa? apa yang kau rasakan saat bersamaku?" Kyuhyun melangkah pelan mendekati Siwon yang duduk ditepi kasurnya
"aku bahagia saat berada denganmu. Aku jatuh cinta padamu" jawab Siwon pelan
.
'brengsek! Kenapa kau mengatakannya? Sudah aku bilang dia miliku'
'kali ini saja bisakah kita berbagi Siwan-ah? aku pun ingin memilikinya. Bisakah kau membaginya denganku?'
.
"jinja?" Kyuhyun semakin mendekat dan berdiri dihadapan Siwon
"saranghae Cho Kyuhyun" Siwon mengangkat wajahnya menghadap Kyuhyun yang berdiri dihadapannya
"nado!" jawab Kyuhyun duduk diatas pangkuan Siwon lalu begitu agresif mencium bibir tipis Siwon dengan kedua tangan melingar dipunggung Siwon
'aku membencimu benci kalian berduaaaa'
Siwon yang memang masih kaku berusaha membalas permainan lidah Kyuhyun didalam mulutnya. Mereka berciuman mesra dan penuh hasrat dalam mata terpejam
'Tuhan mungkin aku memang sudah gila. Aku memilih untuk bertahan didalam kandang singa ini. Aku tidak lagi peduli dengan akhir hidupku. Mati ditangan namja ini atau mati perlahan oleh penyakit yang semakin menggerogoti tubuhku ini. Karena pada akhirnya sama saja aku tetap akan mati'
Mereka berdua berciuman mesra diiringi desahan pelan dari keduanya. Kyuhyun kembali membuka T shirt-nya sehingga dia juga telanjang dada saat ciuman itu jeda sementara. Melanjutkan kembali perpagutan bibir kedua namja tampan itu.
Plip
Kyuhyun lepaskan hisapan bibirnya dari bibir Siwon. menatap mata sipit namja tampan juga sadis itu dengan penuh rasa cinta.
"ijinkan aku memberimu malam yang indah Siwon-ssi" Kyuhyun dorong bahu Siwon hingga berbaring diatas kasurnya
Kyuhyun yang masih duduk diatas paha Siwon mulai menundukan wajahnya menjilati leher Siwon dengan liar. Turun kedada bidang itu lalu menghisap puting Siwon kanan dan kirinya.
"hmmmm" desah Siwon dengan mata terpejam
"apa kau menyukainya Siwon-ssi" tanya Kyuhyun menatap mata Siwon yang terpejam
Siwon hanya mengangguk pelan dan terlihat dia begitu malu saat membuka matanya dan mendapati Kyuhyun sedang menatapnya
"aku menyukai sikap lugumu ini Siwon-ssi" Kyuhyun turun dari kasur lalu jongkok dihadapan selangkangan Siwon dimana kakinya masih menapaki lantai marmer kamar mewah itu
Dengan beringas Kyuhyun turunkan celana dalam Siwon dan membuatnya kembali telanjang.
Sluurrpp
Kyuhyun jilati batang yang baru akan menegang itu. memainkan bola – bolanya juga mengocok batangnya
"ahhhh ahhhh" desah Siwon tangannya berusaha menyentuh rambut Kyuhyun
Sluurrpp sluurppp
Kyuhyun semakin lincah menjilati batang Siwon sehingga membuat Siwon menggelinjang kegelian
"ahh Kyuuhh" desah Siwon mengejat lalu duduk meraih tangan Kyuhyun untuk naik keatas kasurnya
Kyuhyun berbaring terlentang diatas kasur masih dengan celana jeans juga celana dalamnya.
Siwon duduk dihadapan Kyuhyun yang sudah terlentang
"aku ingin melakukan hal yang sama untukmu Kyuhyun-ssi!" Siwon dengan tangan yang gemetaran membuka kedua kaki Kyuhyun lebar.
Menundukan wajahnya diatas selangkangan Kyuhyun dimana celananya menyembulkan sesuatu yang sudah membengkak. Siwon buka kaitan celana juga resleting celana jeans itu. menurunkannya lalu melemparkannya keatas lantai. Kemudian celana dalam itu tak luput dari tangan Siwon
"Siwon-ssi" Kyuhyun tersenyum mesra saat Siwon mulai menyentuh bola – bola vitalnya
Siwon kembali menunduk dan mulai memasukan kepala batang Kyuhyun kedalam mulutnya.
"sluurrppp" Siwon jilati kepala hingga batang milik Kyuhyun dengan mata terpejam
"hmmm ahhh" Kyuhyun mendesah dengan mata tertuju memandangi aksi Siwon yang sedang meng-oral nya
Sluurrppp
Jilatan itu semakin intens dan kocokan tangan Siwon dibatang Kyuhyun semakin kuat
"ahhhh ahhh Siwon-ssi hhhhh" Kyuhyun mengejat karena dia tak kuasa menahan sensasi dari permainan bibir Siwon dibatangnya
Sluurrppp
Siwon memasukan kembali kepala juga batang itu kedalam mulutnya dengan memainkan liang dikepala batang itu dengan lidahnya lalu
Crooootttt
Kyuhyun kembali merasakan orgasme dari jilatan Siwon dan berhasil mengotori mulut Siwon dengan spermanya. Kyuhyun duduk meraih tengkuk Siwon lalu melumat bibir Siwon yang masih basah oleh spermanya.
Kyuhyun jilat dan hisap bibir Siwon disertai aroma khas yang dikeluarkan sperma itu. kembali berbaring terlentang sambil terus berciuman. Siwon menindih tubuh Kyuhyun dengan batang yang juga semakin tegang.
Tangan kiri Kyuhyun bermain nakal diselangkangan Siwon sambil memainkan bola bolanya. Merasakan itu Siwon berinisiatif dengan tangan kanannya untuk memainkan lubang anus Kyuhyun dengan gerakan memutar sekaligus menekannya.
Mereka masih terus berciuman meski kedua tangan mereka sibuk memainkan sisi sensitif yang dimilik pasangan sex-nya.
"ahhh ahhh" mereka mendesah menarik nafas saat kedua bibir mereka terpisah
"masukan sekarang juga Siwon-ssi!" perintah Kyuhyun melingkarkan kedua kakinya keleher Siwon melalui bahunya.
"baiklah" Siwon mengangguk dan mulai mengarahkan batangnya kelubang anus Kyuhyun
Cleb
Tanpa susah batang Siwon masuk kedalam anus Kyuhyun.
"ahhh" Kyuhyun tersentak dan tersenyum pada Siwon
Siwon mulai menekan lubang anus itu dengan gerakan naik turun diatas tubuh Kyuhyun dengan ritme yang pelan dan teratur
"hmmm hmmm mmmm" desah Kyuhyun memejamkan matanya
Rekrekrek
Suara kaki ranjang besi itu bersentuhan dengan lantai marmer mengiringi gerakan Siwon yang begitu lincah naik turun diatas tubuh Kyuhyun
"ahhh ahhhh ahhhh" desah Siwon menggenjot bokongnya lebih cepat
Kedua tangan Kyuhyun meremas bokong Siwon dan membantunya menekan agar batang itu masuk semakin dalam menyentuh titik sensitif didalam anusnya
"hmmm mmmm ahhhhh" desah Siwon menggigit bibirnya
Sebelum mereka berdua mencapai orgasmenya, Kyuhyun seketika menggulingkah Siwon kesamping kini mereka bertukar posisi Kyuhyun berada diatas Siwon yang kini terlentang. Melipat kedua kakinya menapak kasur disepinggir kedua pada Siwon. meraba dada bidang Siwon, Kyuhyun kembali menggerakan bokongnya naik turun diatas tubuh Siwon
"ahh Kyuuuhhhh hmmm" Siwon meremas bokong Kyuhyun yang begitu lincah bergerak dihadapannya.
Batang Kyuhyun yang menganggur bergerak kekiri dan kanan diatas perut Siwon menarik perhatian Siwon. tangan kirinya menggengam batang itu sambil memberinya pijitan lembut membuat gairan Kyuhyun semakin bertambah
"ahhh hhhhh mmmm" Kyuhyun merintih sambil menggigit bibirnya
"Kyuuuhhh akuuu ahhhh" Siwon meraih tengkuk Kyuhyun untuk dapat mencium bibirnya
Mereka berdua kembali berciuman dengan anal sex yang menggebu – gebu.
Ranjang itu bergerak semakin kencang dan suara gesekan antara kaki ranjang dengan lantai marmer terdengar semakin kencang
"hhhhh hhhhh Kyuuuhhhh ahhhh" Siwon mendesah panjang
"hmmm Siwon-ssiihhhh" Kyuhyun menekan bokongnya lebih dalam saat kepala batang Siwon mulai menyentuh titik sensistif didalam anus itu
"ahhhhhhhhh" Siwon dan Kyuhyun mendesah bersama – sama mempertahankan posisinya karena dititik itulah mereka merasakan nikmat yang luar biasa
Croootttt
Siwon memenuhi dinding anus Kyuhyun dengan spermanya, sementara Kyuhyun kembali mengotori tubuh Siwon dengan sperma miliknya
Kyuhyun jatuhkan tubuhnya diatas dada Siwon menyandarkan kepalanya dibahu Siwon dengan manja
"apa kau merasa puas Siwon-ssi?" bisik Kyuhyun mengecup leher Siwon
"aku sangat puas! Kau begitu hebat Kyuhyun-ssi" jawab Siwon memeluk Kyuhyun erat
Kyuhyun turun dari tubuh Siwon lalu berbaring disampingnya. Mereka berbaring saling berhadapan dan saling memberikan senyum penuh cinta
"apakah ini masih kau Choi Siwon?" tanya Kyuhyun membelai wajah Siwon
"hmmm ini aku Choi Siwon! kyuhyun-ssi" jawab Siwon melumat telunjuk Kyuhyun dan menjilatinya
"saranghae!" Kyuhyun berkata terlihat begitu tulus menatap Siwon sendu
"rasa cintaku pasti jauh lebih besar dari yang kau miliki Kyuhyun-ssi" Siwon kecup kening Kyuhyun lama sekali
"gomawo!" Kyuhyun lingkarkan kedua tangannya dipunggung Siwon dan memeluk kekasihnya itu begitu erat
"apa kau tidak merasa takut padaku? Aku seorang,,"
"ssstttt" Kyuhyun menutup mulut Siwon dengan jarinya
"aku sudah tidak lagi peduli akan kematianku! Ditanganmu atau karena penyakit ini. Yang aku pedulikan saat ini adalah sisa hidupku. Siwan tadi bertanya padaku. apa yang lebih aku harapkan? Mati lebih cepat tanpa mengalami sakit yang luar biasa itu atau lebih lama hidup dan mengalami rasa sakit itu? karena aku tahu penyakit ini tidak dapat disembuhkan. Aku belum memberinya jawaban atas pertanyaan itu. namun kini aku sudah menentukan jawabannya" Kyuhyun menghadapkan wajahnya kearah Siwon
"apa itu?" tanya Siwon syahdu
"menikmati sisa hidupku bersamamu! Hanya bersamamu! Hidup lebih lama meski merasakan sakit yang luar biasa aku tidak peduli selama aku hidup denganmu hanya dengan mu Choi Siwon dan bukan bersama Siwan" jawab Kyuhyun dengan tatapan tajam dan begitu dalam
Blashh
Jantung Siwon kembali merasakan debaran yang luar biasa dari jawaban dalam yang keluar dari bibir Kyuhyun. Kedua matanya berkaca – kaca mendengar jawaban yang menyanjungnya itu
"aku tahu Siwan pasti medengar ucapanku dan mungkin dia sudah merencanakan untuk menghabisiku karena jawabanku itu. aku tidak peduli walau malam ini adalah malam terakhirku. Aku hanya ingin berusaha jujur dengan apa yang aku rasakan. Aku serahkan nasibku ditanganmu Choi Siwon! selamatkan hidupku! Biarkan aku hidup lebih lama lagi! Jangan berikan kesempatan Siwan untuk kembali menguasai tubuhmu! Tetaplah bersamaku" Kyuhyun peluk Siwon dengan erat dan menangis tersedu
"Kyuhyun-ssi! Kyuhyun-ssi! saranghae! jeongmal saranghae" Siwon balas pelukan Kyuhyun lebih erat lalu air matanya menetes
Mereka berpelukan dengan tangisan hingga mereka berdua tidur terlelap.
.
.
.
'kalian begitu serakah! Aku membencimu Siwon-ah kau tidak boleh mencintainya! Kau tidak boleh menduakanku dengannya'
'aku sangat menyayangimu Siwan-ah! tidakkah kau merasakannya? Aku melakukan semua hal untukmu. Bisakah kau membalasnya dengan memberi namja ini padaku? Dia mencintaiku hanya mencintaiku'
'memberinya padamu?'
'berikan padaku. Selama ini aku tidak pernah meninginkan apapun yang kau miliki untuk membaginya denganku. Hanya dia saja'
'dia tidak mencintaimu! Dia hanya memanfaatkanmu! Kau habisi dia sebelum terlambat'
'tidaaaak! Aku mencintainya. Aku tidak akan membunuhnya'
'Kau harus membunuhnya Siwon-ah! hanya aku yang kau butuhkan didunia ini hanya aku'
'tidaaak! Kau sudah mati Siwan-sh! Kau seharusnya pergi dari hidupku! Aku sudah menemukan teman hidupku yang masih hidup'
'Dia akan mati! Dia akan mati'
'benar dia akan mati tapi bukan ditanganku. Sekarang aku perintahkan kau untuk pergi! Beristirahatlah dikehidupanmu Siwan-ah'
'shiroooo! Aku tidak mati! Aku tidak mati!. Baiklah aku berjanji tidak akan mengganggumu. Selama kau membiarkan aku didalam tubuhmu ini. Aku akan membiarkan kau bersama namja itu Tapi dengan satu syarat'
'Katakan apa itu?'
'kau harus membunuh eomma untukku! Menghukumnya yang sudah menelantarkan aku! Bunuh dia dan berikan kepalanya padaku! Setelah itu aku akan benar – benar pergi dari kehidupanmu'
tbc
annyeong
vai update kilat lagi
mumpung lagi semanget ngetik nihh
ide muncul lancar banget sayang kalo g dituangin
wahhh full moment wonkyunya kan?
nc pula sama siwon loh bukan siwan. apa asih kurang hot?
gmn suka gak ama moment wonkyunya?
udh ada yang tersentuh belum sama dialog wonkyu soal kematian?
udh sedia tissue kan?
next chap sediain juga tissuenya yah!
next chap vai juga bakalan jelasin semua dari awal knp Siwon bisa gila dan Siwan meninggal
kira kira Siwon mau ga yah bunuh eommanya yang kini tinggal diparis demi Kyuhyun?
kan klo Siwan pergi wonkyu bakalan tenang #anakdurhaka
ohya ada yang tanya vai merinding gak saat ngetik ff ini?
vai merinding bangeeetttsss
soalnya vai kan harus bayangin juga saat siwon bunuh sampe ngulitin kepala korbannya #resikopenulishorror
tetep tungguin yah lanjutan ff ini
jangan lupa review dan kasih pendapat kalian dichapter ini
gomawo buat review dichapter lalu yah!
deep bow
sekian chitchatnya
vai cinta kalian semuaaaaaaa
pokonya saranghae dehh
muaaccchhh
annyeong
