TITLE : I Need Someone for My Life

Main Cast :

Do Kyungsoo(Yeoja)

Kim Jong In(Namja)

Other Cast :

Member exo

Rated : M(Kekerasan)

Genre : Hurt, action, School Life , romance.

"it's just Fiction Story"

Mian banyak Typo dan Tidak sesuai dengan EYD. Semoga Bisa Menghibur

HAPPY READING

GUYS

.|.

.|.

.|.

CHAPTER 7

Mata Kai melebar melihat penampakan di hadapannya ini. Tidak jauh berbeda dengan Hoya dan Juga member EXO yang lain. Bagaimana tidak, Hyuna sekarang tidak sadarkan diri dengan wajah yang sudah berdarah-darah. Sedangkan Kyungsoo masih terus memukuli Hyuna di bawahnya. Mereka tersadar saat Kyungsoo berteriak

"ARRRGGHHHHHH..."teriak kyungsoo sambil menjambak rambutnya. Namun setelahnya ia langsung tak sadarkan diri. Ia jatuh di atas Hyuna. Hoya dan yang lainnya langsung berlari menghampirinya.

"Soo-ah... Soo-ah. Ireona,oh? ireona Soo-ah. Jebal Soo-ah."Hoya terus mengguncang tubuh Kyungsoo yang sekarang sudah ada di dekapannya. Hoya terlihat sangat Khawatir. Tidak jauh beda dengan member EXO, tatapan mereka semua terlihat khawatir. Tidak ingin terlalu lama di tempat itu, Kai segera mengambil alih tubuh Kyungsoo dari dekapan Hoya kemudian menggendongnya ala Bridal Style.

"Aku dah Hoya akan bawa kyungsoo kerumah sakit, kalian juga harus membawa Hyuna ke rumah sakit." setelah mengucapkan itu Kai melangkahkan kaki nya cepat membiarkan member EXO mengurus Hyuna diikuti Hoya di belakangnya. Aksi Kai itu tidak luput dari perhatian siswa-siswi yang berpapasan dengan mereka di koridor. Banyak yang memandangi mereka heran.

Kai sampai di parkiran,s egera Kai menyuruh Hoya untuk menyetir, sedangkan ia dan Kyungsoo duduk di kursi belakang mobil Hoya. Hoya melajukan mobilnya di atas rata-rata, bahkan ia melewati lampu merah saking paniknya. Sesampainya di rumah sakit. Kai dan hoya segera masuk ke dalam dan sama-sama berteriak memanggil dokter.

"UISANIM ... UISANIM ... UISANIM..."teriak keduanya, tidak perlu menunggu lama perawat segera berlari ke arah mereka sambil mendorong bangkar.

Sudah setengah jam mereka menunggu di depan rawat inap Kyungsoo. Namun sang dokter belum juga menampakkan diri hanya untuk memberi kabar baik atau buruk. Hoya mondar mandir terus sambil sesekali mengacak rambutnya frustasi sedangkan Jong In hanya duduk dengan kepala ditunddukkan dalam.

.

Suara langkah kaki menggema disepanjang lorong rumah sakit. Terlihat beberapa namja tampan dan manis yang sedang berlari dengan tergesa-gesa. Hoya dan Kai melihat beberapa namja berlari ke arah mereka dengan raut wajah yang terlihat sangat khawatir.

"Kai-ah, Kyungsoo eotteokhae?"tanya langsung chanyeol, ia terlihat masih menetralkan deru napasnya yang terasa habis akibat berlari. Yang lainnya juga terlihat menunggu jawaban Kai dengan was-was

"Molla. Dokter belum keluar juga."ucap Kai lirih

semuanya hanya mengangguk lesuh, mereka memutuskan duduk disamping Kai. Keheningan melanda mereka. Tidak lama dokter keluar dari ruangan, mereka semua memberondongi pertanyaaan kepada dokter.

"Eotteokhaeyo, uisanim?"tanya Hoya, disusul pertanyaan-pertanyaan dari namja yang ada disitu

"Apakah ia baik-baik saja? /Kyungsoo gwaechanhayo? /apa Kyungsoo sudah sadar, Uisa?/ bolehkah kami menjenguknya?"tanya mereka sedikit mendesak.

"Apakah anda semua keluarganya?"tanya sang dokter.

"Aniyo, Uisanim, geunyang chingukieyo. Geureom uri chingukie otteokhaeyo ?"tanya Hoya cepat.

"Emm... begini pasien belum sadar. Ia terlihat sangat shock dan stress berat. Kalian bisa menunggunya di dalam, tapi saya harap kalian tidak mengganggu ketenangannya."jelas sang dokter.

"Kalau saya boleh tahu, dimana orang tua pasien? ada hal penting yang ingin saya beritahukan kepada mereka."tambah sang dokter

"Mwondaeyo, uisa-nim? kalau itu mengenai kondisi Kyungsoo, uisanim bisa bilang ke kita semua."tanya Kai khawatir.

"Chwaeseongmnida , ini masalah penting. Kalian masih terlihat muda dan kalian juga masih sekolah. Ini hanya bisa di hadapi oleh orang tua pasien."tolak dokter halus. Mereka semua hanya menggangguk pasrah.

"Baiklah, kalau begitu saya permisi."ucap sang dokter kemudian meninggalkan namja-namja itu yang diam dengan beberapa pikiran yang berkecamuk.

Hoya melangkah masuk keruangan tempat Kyungsoo dirawat diikuti oleh Member khas obat-obatan pertama menyapa indra pembau mereka. Dapat mereka lihat seorang yeoja dengan mata bulatnya terpejam damai, namun Wajah yang memucat, serta jangan lupakan bibirnya yang dulu cerah sekarang seperti mayat hidup menandakan bahwa ia sedang tidak baik-baik saja. Sungguh mereka sangat miris melihattnya. Hoya mendudukkan dirinya di kursi di samping kasur Kyungsoo. Diikuti member Exo yang duduk di sofa Lain yang sedikit berjauhan dari kasur Kyungsoo. Keadaan hening, hanya terdengar suara detak jarum jam dan suara detak jantung Kyungsoo yang tertera di monitor. Mereka terlarut dalam pikiran masing-masing. Kai yang pertama memecah keheningan dalam ruangan itu.

"Hoya-ah, sebenarnya apa yang terjadi dengan Kyungsoo? Apa sebenarnya Hubunganmu, Hyuna,dan namja murid baru itu dengan Kyungsoo?"tanya Kai pada Hoya, namun Hoya hanya diam membisu.

"Iya,kenapa Kyungsoo memukul Hyuna seperti itu?"timpal Sehun yang juga sedari tadi penasaran.

"Apakah ini ada hubungannya dengan namjachingu Kyungsoo?"tanya Chanyeol kemudian. Namun Hoya enggan untuk membuka suaranya.

"Kyungsoo jinja namjachingu nuguya?'tanya Baekhyun juga.

"Daedaphae Hoya-ah, urika araseomyeon, uri dwajo halsu isseo gogatta."(Jawablah Hoya, setidaknya jika kami tahu, kami rasa bisa membantu). ucap Kris sedikit memaksa.

"Nantilah, kalian tanyakan itu. Yang penting sekarang kita tunggu dulu Kyungsoo sadar."ujar Luhan menengahi yang di balas anggukan kurang semangat dari yang lain.

namun, tiba-tiba Hoya membuka mulut dari keterdiamannya beberapa saat.

"Sasireun nan, Kyungsoo, Hyuna, Hyunseung, geurigu Myungsoo-ie, jinan chingukieya. Pada saat itu Myungsoo memutuskan untuk membuat geng yang bernama GROWL. Kami semua menyetujuinya, dan saat itulah kami mulai merekrut beberapa anggota. Growl beranggotakan 15 orang. Growl sering terlibat perkelahian, ataupun taruhan. Misi kita ini hanya satu yaitu uang. Meski semua anggota Growl orang Kaya, tapi itu bukan punya mereka melainkan orang tua. Uang yang kami dapatkan kami sumbangkan ke panti asuhan yang kami beli untuk anak-anak jalanan. Untuk panti asuhannya aku rasa Baekhyun sudah tahu."jelas Hoya sambil menatap Baekhyun.

Para member EXO langsung menatap Baekhyun memintaa penjelasan. Merasa ditatap Baekhyun pun berucap

"Nanti aku jelaskan. Sebaiknya kita dengarkan lanjutan Hoya hyung dulu."tawar Baekhyun yang disetujui oleh yang lain. Kemudian mereka memberi kode kepada Hoya untuk melanjutkan.

"seiring berjalannya waktu, GROWL menjadi geng yang sangat terkenal. Tidak jarang kami ditegur oleh orang tua jika terlibat perkelahian. Tapi kami semua menganggap itu sebagai angin lalu. Kalian pasti tahu jika dalam dunia seperti itu pasti ada musuh, terlebih kami yang pada saat itu memiliki banyak musuh, setiap hari kami harus berkelahi menghadapi musuh-musuh yang hanya ingin mengalahkan GROWL. GROWL adalah geng yang tidak bisa dikalahkan. Tentu saja karena kami memiliki ace yang sangat hebat yaitu Duo Soo. Kyungsoo dan Myungsoo. Kami sering memanggil mereka dengan panggilan seperti"Hoya sedikit tersenyum saat bercerita.

"Kyungsoo dan Myungsoo adalah pasangan yang tidak bisa di pisahkan. Di mana ada Myungsoo disutu ada Kyungsoo begitupun sebaliknya. 2 Bulan kemudian Myungsoo menyatakan perasaannya kepada Kyungsoo, tentu saja Kyungsoo langsung menerimanya karena ia juga memiliki perasaan yang sama. Namun ternyata Hubungan mereka tidak disukai oleh Hyuna dan Hyunseung. Karena Hyuna menyukai Myungsoo sedangkan Hyunseung menyukai Kyungsoo, meskipun begitu mereka tidak terlalu menunjukkan rasa tidak suka nya kepada Duo Soo ini. GROWL tetap berjalan dengan sempurna. Hingga beberapa bulan kemudian Kyungsoo membuat keputusan yang sangat membuat GROWL emosi terutama Hyuna dan Hyunseung."jelas Hoya panjang sesekali menarik nafas untuk menetralkan suaranya.

"Jadi namja Chingu Kyungsoo adalah Myungsoo?"tanya Chanyeol yang di angguki oleh Hoya.

"Tunggu dulu, dari tadi kau selalu menyebut nama Myungsoo. Apakah Myungsoo yang kau maksud adalah Kim Myungsoo putra sulung pasangan Kim WooHyun dan Kim Seongyeol? Kim Myungsoo itukah yang kau maksud?"tanya Jong In penasaran. Jong In terlihat was-was menunggu jawaban dari Hoya.

"Tidak mungkin kan, itu Myungie Hyung?"tanya Kai dalam hati.

''Iya. Ia memang Kim Myungsoo putra sulung keluarga Kim. Neo eotteokhae ara? setahuku Myungsoo tidak terkenal di kalangan para pebisnis. Karena ia selalu menghindari wartawan. Hanya hanbinlah yang di ketahui oleh wartawan sebagai putra tunggal dari keluarga Kim. Ataukah Kau sempat bergabung dalam sebuah Geng, di mana kau salah satu musuh kami?"pertanyaan Hoya diakhir sedikit mengintimidasi.

Kai terlihat kaget, mendengar jawaban Hoya. Ia tidak menyangka ternyata yeoja yang dicintainya adalah kekasih dari orang yang sangat dekat dengannya. Pikiran Kai seketika jadi blank. Hoya dan member Exo yang lain sedikit heran dengan reaksi Kai. Tidak biasanya Kai seperti itu-pikir member EXO.

"Kai-ah wae gaeurae? Eodie appo? wajahmu pucat."tanya Chen sedikit khawatir. Namun Kai hanya diam, hingga tepukan Xiumin dipundaknya seketika membuatnya sadar.

"Oh? Wae?"tanya Kai sedikit linglung.

"Chen bertanya 'ada apa denganmu, wajahmu pucat."ujar Xiumin menjelaskan kebingungan yang tercetak jelas di wajah Kai.

"Ahh... nan Gwaenchana. Hanya saja Aku mengenal siapa itu Myungsoo."ucap Kai.

"MWO? Geu Namja-i eotteokhae ara?"tanya Chanyeol bingung.

"Myungsoo itu anak dari Adik ayahku."jelas Kai pelan.

"MWO? Jadi kau mau bilang Kalau myungsoo itu sepupumu, Geureongoya?"tanya Luhan sedikit menuntut, yang dijawab anggukan singkat dari Kai.

"Ah... ah... ah... Apakah Myungsoo yang kau maksud Myungie Hyung? Eeii...Seolma. Myungie Hyung ania. Maldo andwae."ucap Sehun kurang percaya. Maklum Sehun adalah sahabat yang paling dekat dengan Kai. Jadi dia sedikit tahu tentang Kai. Termasuk Myungsoo yang ia panggil Myungie Hyung.

"sayangnya Myungie HYung itu adalah Myungsoo, OH Sehun."jelas Kai sambil menekan setiap ucapannya.

"MWO? Bagaimana bisa?Dunia benar-benar sempit."ujar sehun masih belum percaya.

"Tapi Kai-ah, kalau kau dekat dengan Myungsoo. Kenapa kau tidak kenal dengan Kyungsoo?"tanya Luhan.

"Molla. Selama ini Myungie Hyung selalu menceritakan yeojachingunya yang bernama Soo-ie. Aku mana tahu kalau Soo-ie yang dia maksud adalah Kyungsoo. Dan lagi ia tidak pernah mengenalkanku dengan yeojachingunya."jelas Kai.

"Jika kau mengenal Myungsoo, berarti kau juga kenal dengan Hyuna, kan?"tanya Hoya untuk memastikan dugaannya.

"Ne, aku kenal Hyuna karena ia sering kerumah bersama Myungie Hyung, Hanbin dan juga dirinya."ucap Kai.

"Hyuna pernah mengatakan kepada kami, kalau ia menyukai pernah seorang namja Tan dan sexy dan ia juga sempat mengatakan perasaannya kepada namja itu. Namun sayangnya ia ditolak. Apakah namja yang dimaksud Hyuna adalah Kau?"tanya Hoya penasaran.

Kai cukup terkejut dengan pertanyaan Hoya, ternyata Hyuna menceritakan perasaannya dan penolakan yang ia dapatkan darinya kepada teman-temannya. Kai berdehem sebentar sebelum menjawab pertanyaan Hoya.

"Ne, Hyuna memang dulu menyukaiku dan sempat mengungkapkan perasaannya kepadaku namun aku menolaknya, karena.. ya... aku tidak menyukainya saja & waktu itu belum terbersit dalam benakku untuk mempunyai YeojaChingu."jelas Kai pada Hoya.

"Emm.. Geureokkuna. Kau tahu selama 4 hari setelah ia mendapat penolakan darimu ia selalu membuat masalah dengan Black pearl. Hinggah membuat member GROWL protes padanya. Namun ia tetap melanjutkannya, hingga akhirnya Myungsoo selalu berada di dekatnya dan selalu mengawasi gerak-geriknya. Tentu saja waktu itu Myungsoo dan Kyungsoo belum pacaran. Hyuna selalu menjadikan Myungsoo sandaran saat ia kacau dan Myungsoo yang baik pun dengan senang hati menjadi sandaran bagi Hyuna. Namun seiring berjalannya waktu, Hyuna menganggap perhatian Myungsoo kepadanya mengandung arti lain. Sejak saat itulah ia mulai menyukai Myungsoo."ucap Hoya.

"MWO? sampai segitunya. Jadi, itu sebabnya ia benci kepada Kyungsoo karena Kyungsoo sudah merebut namja yang di sukainya.?"tanya Kris.

"Eumm... bisa dibilang seperti itu."jawab Hoya.

"Tapi... tunggu dulu. Ada hal mengganjal saat Kau bercerita tentang keputusan Kyungsoo yang membuat Hyuna dan Hyunseung marah. Memangnya apa yang Kyungsoo putuskan, sampai-sampai GROWL marah besar?"tanya Baekhyun penasaran. Yang lainnya pun mengangukkan kepalanya kemudian menoleh ke arah Hoya agar segera menjelaskan.

"Saat itu..."

FLASHBACK

Di sebuah ruangan yang bisa dibilang cukup Luas dengan baground hitam dipenuhi berbagai stiker-stiker dewasa, Namun ada hal yang lebih menarik yaitu sebuah Stiker dengan Tulisan GROWL yang bergaya terlihat mewah dan mahal, Yang tertempel begitu indahnya di belakang Sofa tunggal. Tentu kalian bisa menebak kalau ini adalah sebuah bascamp tempat perkumpulan beberapa orang yang bergabung dalam suatu Geng. Ya... ini adalah bascamp Geng GROWL. Di dalammya terdapat begitu banyak fasilitas, seperti sofa-sofa mahal, sebuah speaker ,beberapa Set alat musik, dan juga sebuah ranjang ukuran King Zise sebanyak tiga buah. Tentu kalian bisa menebak seberapa luas ruangan itu kan?.

di dalam ruangan itu terdapat 15 orang dengan 2 gender yeoja sedangkan yang lain adalah namja. Ruangan itu begitu berisik. Suara musik yang terdengar begitu keras, petikan gitar,bunyi piano, dan juga suara dengtuman drumm. Bisa kalian bayangkan betapa bisingnya ruangan itu.

.

Seorang yeoja berperawakan mungiil dengan mata bulat, pipi Chubby, kulit yang seputih salju serta jangan lupakan bibir tebal berbentuk hati, berjalan menuju sebuah sofa tunggal yang terletak di depan Stiker Growl. Seketika ruangan itu menjadi hening, karena Yeoja yang diketahui sebagai orang paling berpengaruh di GROWL tiba-tiba duduk di kursi leader GROWL. Mereka tahu bahwa pasti ada hal penting yang ingin disampaikan. Hingga suara tegas dan lembut bersuara

"Ada apa, Soo-ie? Tidak biasanya kau mau duduk di kursi itu kalau tidak ada hal penting."tanya namja berparas tampan dan juga manis yang kita ketahui sebagai leader GROWL- KIM MYUNGSOO- kepada yeoja manis yang berstatus sebagai yeojachingu dari sang leader- Do Kyungsoo. Sedangkan yang ditanya hanya terdiam, terlihat ia sedang mempertimbangkan sesuatu yang akan hendak ia bicarakan, beberapa kali ia menggigit bibir bawahnya dan juga meremas bajunya pertanda bahwa ia sedang gugup. Melihat keterdiaman Yeojanya, sang leader yang sebelumnya berada di depan Piano mulai melangkah mendekati sang gadis, lalu dengan penuh kelembutan ditangkupnya wajah manis yeojanya sambil mengelusnya tidak lupa juga senyum menghangatkan yang ia suguhkan untuk sang Yeoja. Di perlakukan seperti itu tentu membuat hati Kyungsoo seketika menghangat dan tanpa ditunggu lagi senyum manis langsung tercetak di paras ayu-nya. Membuat 2 gender berbeda dalam ruangan itu merasakan cemburu luar biasa dengan melihat kemesraan mereka.

Sang yeoja menghela napas sejenak, kemudian melepaskan tangan namjachingunya dari wajahnya. Lalu menghadapkan dirinya ke depan member GROWL. Sekali lagi ai menghela napas, kemudian berucap

"Mianhae... aku akan keluar dari GROWL"ucap Kyungsoo lirih dengan kepala tertunduk takut melihat reaksi teman-temannya .

"MWO?"teriak semua member GROWL kecuali Myungsoo. Ia hanya menatap dalam mata Kyungsoo mencari sesuatu yang dapat menjelaskan kebingungannya atas apa yang baru di ucapkan itu.

"APA MAKSUDMU KYUNG?"marah seorang yeoja cantik sekaligus sexy yang bernama Hyuna.

"MALDO ANDWAE. KAPJJAGI WAE? WAE KYUNGSOO?"geram namja yang bernama Hyunseung.

"NE. Wae gaeurae? Musunirisseo, Kyungsoo?"tanya yang lain. Sedangkan yang ditanya masih saja terdiam. Myungsoo sang kekasih juga terlihat bingung.

"Myungsoo, MWOHAE? ADA APA DENGAN YEOJACHINGUMU ITU, TIBA-TIBA MENGUCAPKAN HAL ITU. MAU CARI MATI DIA."geram Hyuna kepada Myungsoo yang hanya diam saja.

"Jaga ucapanmu, Hyuna."Myungsoo menimpali ucapan Hyuna dengan tegas.

"MWO? kau bilang jaga ucapanmu. Ck... SEHARUSNYA KATA ITU KAU KATAKAN PADA YEOJACHINGUMU ITU. BUKAN PADAKU."Hyuna semakin meledak emosinya mendengar ucapan sang leader.

"Malhae kyungsoo-ah. Kami perlu tahu alasanmu tiba-tiba kau ingin keluar dari GROWL."ucap namja manis yang di kenal bernama Jongkook-salah satu member GROWL-Yang cukup dekat dengan Kyungsoo.

"emm... majja. setidaknya jika kami tahu, kita bisa menerimanya dengan baik. geutchi edeul-ah?"ucap namja tampan yang bernama lim Hyunsik. Semua mengangguk menyetujui ucapan Hyunsik kecuali Hyuna.

"Mianhae... cheongmal mianhae. aku tahu keputusan ku ini salah tapi-"ucapan Kyungsoo terpotong karena hyuna langsung menyela.

"MWOGA MIANHAE? KAU TAHU BAHWA KEPUTUSANMU ITU SALAH, TAPI MASIH SEMPAT KAU UCAPAKAN. hah...NEO JINJJA DAEBAKIDA. NEO MICHEOSSEO ANIMYEON NOE PABOYA? KAU TAHU KITA MASIH ADA URUSAN DENGAN BLACK PEARL, JANGAN KAU HARAP KARENA KAU ACE GROWL KAU BISA SEENAKNYA MENGUCAPKAN OMONG KOSONG ITU. "bentak Hyuna dengan segala emosinya, bukan tanpa alasan sebenarnya Hyuna emosi, karena memang GROWL sedang ada misi yang belum terselesaikan jadi wajar jika Hyuna emosi. Tapi sepertinya ia mencampurkan urusan pribadinya dengan masalah Kyungsoo sehingga ia menjadi tidak terkontrol.

"JAGA UCAPANMU HYUNA."Bentak Myungsoo.

"HEI... MYUNGSOO KAU LEADER SEKALIGUS NAMJACHINGU KYUNGSOO, TAPI MASALAH SEPERTI INI KAU HANYA DIAM TIDAK BERBUAT APAPUN. DASAR LEADER TiDAK BECUS"kini giliran Hyunseung yang membentak Myungsoo. Kyungsoo ingin berbicara namun lidahnya terasa keluh untuk bersuara.

"BAGAIMANA AKU BISA MENYELESAIKAN MASALAH INI SELAYAKNYA SEORANG LEADER KALAU KALIAN SEDARI TADI ?"bentak myungsoo. Ia sudah berusaha mati-matian menahan emosinya namun ucapan Hyunseung dengan cepat menyulut api dalam tubuhnya.

"Gaemanhaerah... kalau kalian sama-sama emosi masalah ini tidak akan selesai. Kita dengarkan alasan Kyungsoo baru kalian bicara. Kau Hyuna diam, hyunseung kau juga. Myungsoo kendalikan emosimu. Kyungsoo-ah malhaebwa."ucap namja tampan bernam Hongki tegas membuat semua orang yang ada di situ kaget. Karena baru kali ini mereka mendengar suara namja tampan itu, selama ini ia hanya mengangguk jika di tanya atau menggeleng. Namun sekarang ia berbicara panjang lebar sesuatu yang sangat mustahil bagi GROWL.

Myungsoo kemudian bersuara.

"Kalian semua keluarlah, biarkan aku berduaan dulu dengan Kyungsoo."perintah Myungsoo tegas.

"Tapi-,"tolakan Hyuna tak sampai karena Myungsoo sudah mengeluarkan tatapan Dinginnya yang membuat Hyuna keluar dengan kesal. Yang lain pun keluar,bermaksud untuk memberikan privasi bagi keduanya. Setelah semuanya Keluar Myungsoo langsung mendudukkan Kyungsoo di sofa kepemimpinan GROWL, sedangkan ia sendiri berjongkok di hadapan Kyungsoo sambil menggengam lembut tangan Kyungsoo, serta tidak lupa juga tatapan yang sarat akan kasih sayang yang ia tunjukkan untuk sang yeoja.

"Malhaebwa,Soo-ie."ucap Myungsoo lembut

"Oppa... Mianhae."balas Kyungsoo Lirih.

"Gwaenchana. Malhaebwa... naega Itjana"ucap Myungsoo menenangkan.

"Sebenarnya aku juga tidak ingin keluar dari GROWL, tapi Oppa tahu sendiri kalau aku akan segera mengikuti audisi di SM Ent. untuk mewujudkan cita-citaku menjadi seorang penyanyi sebagaimana dengan kemauan Eomma & aku tidak mungkin merusak citraku dengan terus berkelahi."jelas Kyungsoo sambil menatap menyesal kearah hanya diam,karena ia tahu Kyungsoo belum selesai bercerita.

"Eomma dan Appa juga melarang keras aku yang selalu terlibat perkelahian. Bagi mereka jika aku selalu terlibat dalam perkelahian maka itu akan menyusahkan ku dalam audisi nanti. Oppa juga mempunyai cita-cita sebagai penyanyi kan?"tanya Kyungsoo diakhir.

"Emm... Ne. Sebenarnya apa yang dikatakan Eomma & Appa ada benarnya juga, Sooie. Kita tidak akan selamanya begini terus. Mulai sekarang Kita juga harus memikirkan masa depan Kita. Untuk itu aku akan mendukung keputusanmu untuk Keluar Dari GROWL. Aku akan selalu disisimu."Ucap Myungsoo disertai senyum Tulus diakahir. Namun,kyungsoo masih merasa menyesal.

"Tapi, Oppa bagaimana dengan pertandingan Black Pearl minggu depan? Aku pasti tidak bisa Ikut, karena aku akan audisi saat itu."Kyungsoo bertanya dengan Bingung.

"Gwaenchana. Kita bisa membatalkannya. Tidak peduli apa yang akan terjadi nanti."ucap Myungoo menenangkan. Membuat seulas senyum manis terpatri di wajah Kyungsoo dan itu menular ke Myungsoo.

"Kajja... kita temui yang lain dan ceritakan ini semua. Mereka pasti mendukung keputusan kita."ajak Myungsoo kemudian menjulurkan tangannya ke arah Kyungsoo, yang di sambut dengan senang hati oleh sang yeoja. Meskipun Kyungsoo sedikit bingung dengan perkataan Myungsoo diakhir.

Sekarang meraka Semua -Member Growl- sudah berada di bascamp GROWL kembali, Setelah tadi Myungsoo menyuruh yang lain untuk masuk kembali ke dalam bascamp. Tidak ingin membuang waktu Myungsoo pun segera berucap.

"Aku sudah mengetahui, Apa alasan Kyungsoo keluar dari GROWL? Dan aku juga sudah mendukung keputusannya itu."jelas Myungsoo, mendapatkan tatapan marah dari Hyuna & Hyunseung.

"Apa maksudmu mendukung keputusan Kyungsoo? Kau tahu kita ada pertandingan minggu depan dengan Black Pearl. MANA OTAKMU MYUNGSOO."Tolak Hyungseung terang-terangan.

"Aku juga. Tidak setuju."ucap Hyuna sambil menekan semua ucapannya.

"Bisakah kalian berdua diam."Ucap Lee Hong Ki dingin menghasilkan keterdiaman dari Hyuna dan Hyunseung.

"Jadi begini,kalian tahu sendiri kalau Kyungsoo itu akan ikut audisi di .dan jika ia terus terlibat dalam geng ini maka ia tidak bisa lulus audisi. Karena apa? Mana Mau SM menerima mantan gengster sepertinya. Jadi aku harap Kalian Setuju dengan ini semua. Bagaimana?"jelas Myungsoo, kemudian menatap semua member menunggu respon dari yang lain.

"Ya.. aku setuju. Aku juga sebenarnya akan mengikuti audisi di JYP bersama Mark, Yeogyeom, Bambam, JR, Jackson."ucap JB menyetujui. Yang disebut namanya oleh JB juga mengangguk menyetujui.

"Aku terserah dari yang lain, Jika mereka setuju maka aku juga setuju."ucap Hoya juga. Yang lain pun mengangguk menyetujui kecuali Hyuna dan Hyunseung.

"Bagaimana dengan kalian berdua?"tanya Myungsoo pada 2 Hyun. Kyungsoo menatap was-was kearah Hyuna dan Hyunseung.

"Jika kalian semua keluar dari GROWL, bagaimana dengan Black Pearl?" tanya Hyuna. Ia masih tidak terima dengan keputusan teman-temnnya,

"Tenang saja. Masalah itu biar aku yang urus. Dan 1 lagi aku juga akan keluar dari GROWL karena aku juga akan ikut audisi di SM."Perkataan Myungsoo di akhir membuat semuanya kaget tak terkecuali Kyungsoo.

"MWO?"pekik kyungsoo tak percaya.

"Waeyo, Soo-ie? aku tidak ingin berpisah denganmu. Di mana pun kau berada Myungsoo juga harus ada. Bisa mati aku jika tidak bersamamu, Soo-ie."ucap Myungsoo manis menghasilkan dengusan dari yang Lain. Sedangkan Kyungsoo memerah karena ucapan Myungsoo. Mereka kemudian bercanda melupakan 2 orang yang sedang merencanakan sesuatu hal yang dapat menggagalkan rencana 2 Soo itu.

Skipp….

.

.

.

.

Myungsoo sekarang dalam perjalanan menuju rumah Kyungsoo, berniat menyampaikan hal bahagia mengenai Black Pearl yang menerima pembatalan pertandingan. Sesampainya di kediaman keluarga Do, Myungsoo langsung kekamar Kyungsoo karena tadi eomma Kyungsoo menyuruhnya langsung ke kamar yeojachingunya. Myungsoo langsung memberitahukan Kyungsoo tentang berita bahagia itu setelah sampai di kamar Kyungsoo. Benar dugaannya, sang kekasih pasti senang mendengar berita ini. Bahkan kekasihnya itu tidak segan-segan mencium pipinya berkali2 atau tidak bibirnya. Sebenarnya Kyungsoo sendiri bingung, kenapa begitu mudahnya mereka menerima keputusan GROWL. Biasanya mereka akan langsung protes. Namun Kyungsoo tidak ingin memikirkan itu.

.

Sesunggunya mereka tidak menyadari kalau sebentar lagi akan ada bencana besar yang akan terjadi.

.

.

.

Tbc

Udah segitu ajah dulu untuk chapter ini, kalau ada waktu luang aku akan update Next Chapnya lebih cepat. Oh ya Next Chapternya masih Flashback ya jadi jangan bingung. Dan seperti yang kalian ketahui kalau aku pasti akan berterima kasih lagi karena dah baca, review, Follow dan favoritin nih FF. Ghamsahamnida. Sampai Jumpa di Next Chapter. Annyeong!

Thanks to : dudusoo, ucrittri, kim gongju, Siti Aisyah648, Lovesoo, kaisoomin, AeELF, Nara, Wulankai500, Lovedudu1201, Chanbaek1597, Kyunginsoo, Yeoldasot, Dvian1012, Jelita200, KyungsoOwl, MutiahDwi, koyukki93, Uee750, Han Yu Ra, dyoseu, guest, Nolars Kim, .

Maaf ya kalau ada yang namanya tidak ada.