YOU
Chapter 7
Disclaimer : Semua tokoh yang ada di Ff ini bukan milik saya
Rate : T
Genre : Gk ngerti
Cast :
Namja ~ Jung (Shim) Changmin, Jung (Kim) Kibum, Choi (Cho) Kyuhyun, Choi Siwon, Lee Dhonghae and Other.
Yeoja ~ Jung (Kim) Jaejoong, Lee Taemin, Lee Sungmin and Other.
Warning : Gs, BL, Typo bertebaran di mana-mana, Cerita gak jelas, bahasa dan penulisan morat-marit, Judul ma cerita gk nyambung.
.
YOU
Chapter 7
Kibum belum juga bicara ataupun beranjak dari tempatnya, tangannya terkepal erat menahan amarah dan rindu yang membucah, hingga saat Donghae mendekatinya dengan takut-takut dia segera mundur.
"Bummie... "
Kibum melengos dan pergi meninggalkan Donghae dan Siwon.
Siwon tersenyum kecut, bahkan Bummienya tak mau walau hanya sekedar menatapnya, Sedalam itukah Kibum menbencinya?
"Mian... " bisik Siwon sebelum meninggalkan Dhonghae yang terlihat sangat rapuh karna Kibum, tapi apalah pedulinya Siwon? Yang Siwon peduli hanya Kibum, Kibummienya!
.
"Kyunie... hari ini kita kencan ne?"
Kyuhyun mengangguk tanpa menoleh ke arah Sungmin,
"Sebaiknya kita kemana ya?"
"Terserah kau saja... "
Sungmin menunduk, dia sudah tau akan seperti ini jadinya, tapi bukan Lee Sungmin namanya jika menyerah begitu saja, dia akan berusaha dalam dua minggu ini, yah! Dia punya waktu dua minggu untuk membuat Kyuhyun jatuh cinta padanya,
Flasback
Kyuhyun menarik tangan Sungmin keluar dari kelas guna untuk menjelaskan kesalah pahaman mereka dan juga untuk menghindati godaan dari teman-teman sekelas mereka.
Dan kini sampailah mereka di taman belakang sekolah.
"Kyunie... "
"Sungmin-ah... "
"Wae?"
"Mian... aku... kau tadi salah faham... "
Degh!
"Salah faham?"
"Ne! Aku hanya... menganggapmu sahabat, tidak lebih!"
Tes!
Sebulir air mata jatuh dari mata yeoja itu,
"Mian... "
Sungmin segera menghapus air matanya sebelum mendongak menatap Kyuhyun,
"Kyu... aku mohon... beri aku kesempatan sekali saja, aku akan membuatmu mencintai ku... "
"Tapi aku sudsh mencintai orang lain!"
"Hanya dua minggu Kyu, kalau aku tidak bisa membuatmu mencintai ku, aku berjanji tidak akan mengganggu mu lagi, kalau perlu aku akan pergi agar kau tidak melihat ku lagi... "
"Aku tidak bisa!"
"Aku mohon Kyu... dua minggu saja... setelah itu aku akan pergi... "
Kyuhyun terdiam, tampak sekali namja itu tengah berfikir dengan keras.
"Dua minggu... "
Sungmin langsung memeluk namja di depannya dengan hati berbunga-bunga,
"Terimakasih kyu... terimakasih... "
End Flasback
"Eumh... nanti tunggu aku di depan ya... " kata Sungmin yang hanya di balas anggukan oleh Kyuhyun.
.
Kibum memasuki kediaman keluarga Jung dengan lesu,
"Umma... "
Kibum berdecak kesal saat tak mendapat jawaban dari sosok yang di panggilnya,
"Hyungie... kau sudah pulang?"
Changmin muncul dari dapur dengan sepiring kue,
"Ne, kau sudah pulang dari tadi? dimana Umma?"
"Aku juga baru pulang, Umma sedang ada di kediaman Choi... nanti malam mereks akan makan malam di sini... "
"Oh, aku tidak ikut makan!"
"Hyungie... hyungie harus ikut, Appa akan marah... "
"Hemmmm... "
Kibum meninggalkan Changmin begitu saja tanpa memperdulikan dhongsaengnya itu tengah mengerucutkan bibirnya kesal.
Di kediaman Choi
"Bagaimana dengan Bummie Jae?" tanya Heechul, saat ini kedua ibu muda itu sedang duduk-duduk di Ruang tengah kediaman Choi.
"Hahhhhh... entahlah Eoni... saat ini Bummie sedang menjalin hubungan dengan sumbainya di sekolah... "
"Ya sudahlah... itu kan urusan anak-anak!"
"Aku harus belanja untuk makan malam eoni... "
"Baiklah, biar Siwonie yang menemani mu, ku panggil dia dulu... "
Heechul naik ke lantai dua dan kembali bersama Siwon di belakangnya beberapa menit kemudian,
"Eoni... apa aku tidak telihat seperti ahjuma-ahjuma genit jika bersama Siwonie?"
Siwon dan Heechul tertawa mendengar gurauan Jaejoong,
"Tentu saja tidak, Ahjuma bahkan tidak terlihat seperti ahjuma-ahjuma!" jawab Siwon
"Kau ini... ayo!"
Heechul tersenyum memandang kepergian Anak dan sahabatnya itu,
.
Kibum menggeliat karna merasa tidur sorenya terganggu, Kibum beralih miring mencari posisi yang nyaman dengan tangan yang melingkar di pinggangnya.
Tangan?
Melingkar di pinggangnya?
Kibum membuka matanya shock!
Kedip!
Kedip!
Kedip!
Chup!
"Yah! Apa yang kau lakukan? Ggggrrrrrr... "
"Hai Chagiya... "
Bugh!
Bantal itu sukses melayang ke muka Siwon,
"Sedang apa kau di sini?" Lagi-lagi Kibum bertanya dengan Nada sinis,
Grep!
"Kau tidak merindukan ku?"
"Lepaskan aku Siwon-si!"
Siwon tidak menjawab ataupun menuruti permintaan Kibum, malah sebaliknya, Siwon semakin mengeratkan pelukannya pada pinggang Kibum,
Setelah lelah meronta Kibumpun menyerah, dia berbalik membelakangi Siwon dan membiarkan namja itu memeluknya dari belakang,
"Bogoshipo... "
Kibum memejamkan matanya saat mendengar bisikan itu, matanya mulai memanas,
'air mata sialan... kau tidak boleh menangis karenanya Jung Kibum'
Dengan kasar Kibum menghapus air matanya,
" Benar kau tidak merindukan ku Bummie? Apa karna Namja bermarga Lee itu?"
"Itu sama sekali bukan urusanmu! dan lepaskan aku!"
"Sireo! aku tidak akan melepaskanmu, tidak untuk yang kedua kalinya... "
Cup!
Kibum melotot saat merasakan bibir Siwon mengecip lehernya,
"Kau itu milik ku! tidak ada yang boleh memiliki mu kecuali aku!"
Sekarang Kibum benar-benar mengutuk dirinya sendiri karna air matanya semakin deras mengalir,
"Hiks... Aku membencimu! Sangat membenci mu!"
Siwon tersenyum lembut, "Aku juga mencintai mu My snow white... "
"Yak! ku bilang aku membencimu!" Protes Kibum seraya bangkit,
"Yah yah yah... aku dengar Chagiya... sku juga mencintaimu... sangat malah!"
Bruk!
Lagi-lagi bantal yang sama melayang ke muka Siwon, Tanpa peduli dengan Kibum yang masih marah-marah, Siwon langsung mendorong namja di depannya itu dan...
Cup!
Mata Kibum terbelalak! Tangannya berusaha mendorong tubuh Siwon dari atas tubuhnya, tapi apalah daya kekuatannya tak seberapa di bandingkan dengan Siwon, Perlahan matanya mulai terpejam menikmati ciuman dari namja yang sebenarnya sangat dia rindukan itu.
.
Changmin berjalan menuruni tangga dari lantai dua rumahnya, namja jangkung itu langsung melesat ke dapur saat hidungnya mencium bau masakan dari arah dapur#jadiingetkucingtanteku#Plak!
"Umma... "
Jaejoong tersenyum saat merasakan sepasang tangan memeluk pinggangnya dari belakang, di usapnya rambut putranya dengan satu tangannya yang bebas,
"wae?"
"Aku lapar Umma... "
"Hah... kau bisa makan snack Minie... sebentar lagi Umma akan masak makan malam... "
"Araso!"
"Kau bertengkar dengan Baby Kyu?"
"Aniyo! Waeyo?"
"Tadi Siwonie bilang Baby Kyu marah-marah karna kau meninggalkannya saat pulang sekolah... "
"Kami tidak bertengkar, Umma tenang saja... "
Cup!
Changmin mencium pipi Ummanya sebelum beranjak keluar dapur dengan Sekantong snack di pelukannya.
Changmin berjalan menuju kamar Hyungnya,
Cklek!
"Hyungie aku-"
"Sepertinya aku mengganggu... " kata Changmin salah tingkah,
Siwon dan Kibum mengeluarkan deatglerrnya merasa kegiatan mereka terganggu.
"Silahkan di teruskan!"
Brak!
Changmin mengelus dadanya begitu berhasil keluar dari Kamar hyungnya yang sedang di penuhi aura-aura errr... tau sendirilah.
Jduak!
"Appo... "
Siwon mengelus dagunya yang menjadi sasaran keganasan Kibum, sedang tersangkanya buru-buru membenahi pakaiannya sebelum melangkah ke kamar mandi dengan muka merah, entah saking marahnya atau errrr... Malu.
Ting Tong! #Anggap saja suara bel#
"Minie buka pintunya... "
Jaejoong berteriak dati dapur.
Dengan malas Changminpun melangkah menuju pintu depan.
Cklek!
"Hae Hyung?"
"Aneyong Minie ah... "
"Masuklah Hyung... "
Dhonghae pun mengangguk seraya mengikuti langkah Changmin,
"Kibumie ada Minie?"
"Ada, Wae?"
"Aku harus bertemu dengannya!"
Changmin menggaruk belakang kepalanya dengan bingung,
Brak! Bruk! Prank! Gubrak! Meooong...
"KELUAR KAU DASAR KUDA MESUM... "
Changmin menatap miris ke arah pintu kamar Kibum,
"Siapa yang datang Minie?"
Siwon sudah berdiri di ujung tangga!
.
.
.
Tbc
Thanks buat chingudeul yang mau baca terlebih yang mau review...
