Seperti biasa NARUTO dan HIGHSCHOOL DXD bukan milikku
.WARNING: MUNGKIN ANEH, GAJE, GAK SESUAI EYD, DAN MASIH BANYAK LAGI KEKURANGANYA
Konflik yang semakin panas
.Malam yang mencekam terutama di academy kuoh, penyerangan yang dilakukan oleh petinggi Da-tansi untuk yang ingin memulai peperangan kembali dengan membunuh ahli waris Gremory dan Sitri. Tapi seolah seperti di dongeng pangeran berkuda putih datang menyelamatkan sang putri yang hamir mati terkena serangan sang musuh. Pertempuran sengit sedang terjadi dimana - mana ada ledakan yang menghiasi petempuran mereka berdua
" Gahhh. . . Sial serangan kuat dan gerakanya cepat, sangat susah membaca arah serangan bocah ini " umpatan yang berupa gumanan keluar dari mulut petinggi Da-tansi
Dia yakin lawanya bukanlah mahluk yang bernama manusia, walau pun ada manusia yang memilikbenda istimewa itu tapi dia tidak bisa merasakan apa - apa tentang buatan itu. Jadi siapa lawanya ini? Seolah memori kusam yang dulu sempat ia lupakan tentang sang KEHAMPAAN muncul menghantuinya lagi, pengalaman perang yang sempat berhadapan dan melihat dengan secara langsung bagaimana mengerikanya sang 'kehampaan' membantai siapa pun yang berani mengotori tanah yang bernama bumi dengan darah maka dia tak segan untuk melenyapkan mereka semua yang berani mengotorinya
Tapi bukankah itu sudah ratusan tahun yang lalu? Lalu siapa mahluk yang mempunyai aura yang sama dengan san 'kehampaan' yang berada dihadapanya ini?
' Tidak penting siapa dia, yang pasti aku akan membunuhnya dengan tangan ku ' batin kokabiel dengan geram, ia tidak sudi dipermalukan lagi, tidak untuk kali ini
Dengan cepat kokabiel membuat dua pedang cahaya yang sangat padat, melesat dengan mata yang memancarkan dendam dimasa lalu yang dimana dia dipermalukan untuk pertama kalinya.
Trank. . ..whussss. . .
Serangan kokabiel ditahan dengan mudah bahkan membelah udara yang berada disekitarnya, mengertakan giginya kokabiel kembali mengayunkan pedang yang berada ditangan kirinya secara vertikal berharap membelah musuh seketika. Lagi serangan kokabiel ditahan dengan sayap menyebalkan itu
" Hanya ini? " Pernyataan berupa hinaan memasuki gendang telinga kokabiel, dia benar - benar tidak trima
Dengan cepat kokabiel mengayunkan kedua pedangnya dengan membabi buta tanpa arah, amarah sudah menguasai pikiran kokabiel hinga dia tidak bisa berfikir dengan jernih. Sang lawan sendiri hanya menangkis semua serangan kokabiel tanpa kesusahan sama sekali, hingga
Crasss. . . . Tes. . . Tes. . . Tes
" Arggg, sialan, kubunuh kau " Umpatan yang keluar dari mulut kokabiel. Darah mengucur deras dari legan kiri kokabiel yang terpotong, sanglawan hanya memandang dengan tenang hasil kerjanya
Dengan cepat kokabiel membuang pedang yang berada ditangan kananya, terbang keatas dengan cepat dan mengangat tangan kananya keatas
Sring. . . Sring. . . Sring
Ratusan tombak cahaya muncul diatas kokabiel, dengan cepat dan amarah yang meluap -luap kokabiel meluncurkan semua tombak yang telah dia keluarkan pada satu titik yaitu Naraku
Dipikak lain dari kelompok Gremory mereka benar - benar terkesan seingat mereka Naraku belum mencapai level ini tapi sekarang? ' ingat rias kartu AS untuk sesuatu yang medesak bukan untuk pamer atau apa '. Seolah pembicaraanya dengan naraku tempo hari menginatkanya
Untuk kelompok Sitri sendiri simata empat hanya bisa mengeram menahan kecemburuan, kapan Naraku akan melihatnya? Apa yang kurang coba, Wajah? Dia juga tak kalah cantik. Tubuh? Tubuhnya juga lumayan bagus. Kuat? Ia juga sebanding dengan Rias. Dada? Baik ini adalah masalah pribadi tapi ayolah dadanya juga tidak terlalu kecil sekali bisa dibilang pas ditangan, jadi apa? Apa yang kurang dari Sona sitri? Dia juga dari clan bangsawan sama - sama kaya bahkan dia lebih atau jauh lebih pintar dibandingakan dengan Rias itu adalah poin yang tidak dimiliki oleh Rias, tapi kenapa Naraku tidak meliriknya bahkan hanya sekali? Semua pertanyaan itu terus berulang dikepala Sona hinga kelompok bangsawanya selalu memandang kasihan pada sang King
Blar. . . Blar. . . Blar
Ledakan beruntun menyadarkan mereka dari lamunan masing - masing, menatap keatas mereka semua melihat asap coklat mengepul diangkasa
Whusss. . .
Hanya dalam satu ayunan zanpakuto yang dipegang oleh Naraku asap yang menutupi area pertarungan langsung menghilang
Pyarrr. . .
Seolah De-javu ada yang masuk kekekkei dengan paksa seolah kaca yang sangat tipis hanya sekali pukul lansung pecah. Mengalihkan perhatian siapa yang menganggu pertarungan mereka, mendapati mahluk yang memakai armor naga putih sedang melayang dengan tenang
" Sepertinya kau sudah bersenang - senang kokabiel? " Ucapan yang mengema itu keluar dari mahluk pengangu ini
" Brisik, apa yang kau inginkan? " Bentakan lah yang kokabiel ucapkan, dia benar - benar marah setelah tangan kirinya dipotong serangan yang seharusnya membunuh lawanya dimentahkan dengan lawanya sekarang ada pengangu yang ingin menyeretnya pulang, oh adakah yang lebih sial dari pada ini?
" Pulang bersama ku atau kuseret secara paksa " Ucap pemengan naga putih secara mutlak. Jika saja kokabiel saat ini dalam kondisi yang cukup baik dia akan melawan tapi saat ini kondisinya sedang tidak memungkinkan, kehilangan satu tangan dan energinya berkurang cukup banyak, sial memang tapi untuk saat ini dia harus merendahkan harga dirinya sekali lagi, biarlah hari ini dia dipermalukan tapi suatu saat dia akan bebas dan akan menuntut balas dan saat itu tiba dia berjanji dia akan menjadi kuat dan semakin kuat
Seolah mendapat persetujuan inang Albion langsung memegan bahu kokabiel
" Maaf untuk kekacauan ini, ini semua mutlak keinginan kokabiel bukan faksi kami, azazel juga meminta maaf untuk ini " Ucap inang Albion dengan nada tenang
Seolah tak trima Rias dengan lantang ingin menyaut tapi keinginan itu ia pendam dalam - dalam saat Naraku menatapnya dengan tajam. Mengalihkan pandanganya kearah pemegan naga putih
" Tidak masalah asal jangan diulangi lagi " Ucap Naraku dengan nada tenang seolah kejadian ini sudah biasa baginya
" Aku menjamin ini tidak akan terjadi lagi " Balas pemegan naga putih, dia seolah tertarik dengan sendirinya merasakan kekuatan yang sangat kuat yang menjadi lawan bicaranya mengingatkan akan sebuah cerita kuno yang membuat mahluk supranatural gentar akan kekuatanya, 'Kehampaan' ya dia adalah mahluk yang mendominasi saat perang besar berlangsung dia yang membantai padukan supranatural yang mengotori tanah bumi ini dengan darah menjijikan mereka. Mengalihkan perhatianya pada rival abadinya
" Semoga kelak kau bertambah kuat merah, aku tidak ingin membuang tenaga ku hanya melawan rival yang tak sebanding dengan ku " Itulah kata - kata pemegan naga putih
Tanpa kata lagi sang kaisar naga putih ini menghilang dengan lingkaran sihir yang dia buat
Dengan perlahan Naraku turun bankai yang sempat ia keluarkan tadi juga sudah menghilang menyisakan dirinya yang semula, berjalan mendekat kearah Rias sampai akhirnya jarak diantara mereka berdua hanya sejengkal
" Bisa kau jelaskan semuanya? " Seolah penjelasan lebih penting dibandingkan keadaanya saat ini, Rias tau dia salah tapi apakah dengan keadaan seperti ini? Luka yang hampir sekujur tubuhnya? Dengan pasrah dia menjelaskan semuanya ( maaf baca aja chap sebelumnya alasa .rias tidak ingin memangil naraku, maaf ya: -)
" Hanya alasan bodoh kau tidak membangunkan ku? " Ucap naraku menahan amarahnya
" Tapi- " Kata pembelaan Rias terpotong dengan sebuah bentakan
" DALAM KEADAAN INI KAU MASIH BERANI MEMBANTAH KU? APAKAH PERTARUNGAN TADI ADALAH PERMAINAN ANAK KECIL SEBAGAIMANA MEREKA BERMAIN PETAK UMPET, HAH? " Naraku sudah tidak mampu menahan emosinya lagi Rias sudah dewasa tapi otaknya masih sangat labil, ayolah dia adalah pewaris clan mau tidak mau dia harus berfikir dewasa bagaimana jika dia telat menyelamatkanya?
" APA KAU TIDAK MEMIKIRKAN NASIB ANGOTA BANGSAWAN MU, APA KAU TIDAK MEMIKIRKAN KELOMPOK SITRI? APA KAU JUGA TIDAK MEMIKIRKAN REAKSI KELUARGA MU DAN KELUARGA SONA BESERTA KELUARGA ANGOTA BANGSAWAN MU DAN SONA BAGAIMANA JIKA ORANG TUA MEREKA TAU JIKA ANAK MEREKA MENGHILANG SECARA TIBA TIBA, BAGAIMANA PERASAAN ORANG TUA MEREKA MASING - MASING? JAWAB " Naraku tidak memberi kesempatan rias untuk membantah dan terus membentaknya, pikiran Naraku benar - benar kalut dia mengakui bertarung dengan amarah akan membawamu pada kematian sedari tadi dia terus menjaga emosinya agar tidak termakan sehinga sedari tadi dia hanya menangkis karna satu gerakan salah maka nyawanya melayang
Seolah hanya tangisan lah yang menjadi jawaban Rias benar - benar tidak berfikir kesana dia benar - benar bodoh hanya harga diri dia hampir saja membuat banyak nyawa melayang dia benar - benar menyeasal. Sebuah pelukan hangat Rias rasakan dia tau siapa yang memiliki tubuh nyaman ini
" Jangan pernah melakukanya lagi! Ini bukan lah permainan yang selalu diadakan oleh kaum mu Rias, ini adalah nyata jika saja kami telat maka api peperang akan kembali berkobar dan korban juga tak terelakan lagi, apa kau mengerti? " Kali ini nada yang naraku keluarkan begitu lembut seperti biasa, mengeratkan pelukanya Rias menangis semakin keras
" Aku ber. .hiks. . . Janji na. . Hiks. . . Naraku - kun. . Hiks. . Aku. . . Ber. . Jan. . Hiks. . Ji " Ucapan Rias terbata disela tangisanya, hari ini dan seterusnya dia berjanji tidak akan mengulangi kesalahanya ini persetan dengan harga diri yang dijunjung tinggi pada akhirnya harga dirilah kelak yang akan membunuh mu
Mereka semua kembali ketempat masing - masing karna mengalami malam yang sangat berat kecuali kelompok Sitri yang harus menangani kerusakan yang ada. Sebelumnya naraku dan grimmjow lah yang ingin menangani kerusakanya tapi kelompok Sitri memaksa agar mereka lah yang membereskan sebagai rasa terima kasih
Tanpa terasa malam mencekam telah berganti pagi yang indah dan tenang, seperti biasanya berangkat pagi bersama sang kekasih sambil bergandengan tangan. Tapi seolah naraku melupakan sesuatu tapi entah kenapa dia tidak bisa ingat. Ah masa bodoh dengan apa yang dia lupakan, padahal yang dia lupakan adalah sesuatu yang sangat penting
Dan saat naraku dan rias sampai diacademy naraku baru ingat bahwa hari ini adalah kunjungan orang tua. Sial naraku lupa siapa yang akan menjadi walinya grimmjow sudah pergi Sakura dia malu meminta bantuan. Huh, sepertinya dia akan membolos karna tidak punya wali. Ditengah jalan mereka juga berjumpa dengan kolompok bansawananya dan dan kelompok Sitri dari pada berdua lebih asik ramai ramai kan
Sepertinya pagi yang indah ini sudah digegerkan dengan mahluk yang memakai kostum penyihir, mereka yang berkerumun mengambil foto. Seolah tau siapa mereka maksud kelompok Gremory dan Sitri mendekat, dan benar saja mereka mengenal mahluk tak tau malu ini yang sedang memakai pakaian ala penyihir berwarna merah jambu yang roknya tidak menutupi apa yang berada dibaliknya. Mahluk yang berpakaian penyihir ini tanpa sengaja melihat kelompok Sitri tepatnya kearah gadia yang memakai kacamata bulat bermata violet memiliki potongan rambut bob, tanpa membuang waktu mahluk pink ini melompat dan berteriak
" SO-TAN! " Benar - benar triakan yang membahana sampai - sampai bisa membuat gendang telinga pecah, So-tan atau Sona hanya memandang ngeri kearah mahluk pink ini dia tidak mau menjadi korban keganasan dada sang kakak maka dari itu cara terbaik adalah
Bruukkk. . .
Yap benar menghindar, Benar - benar naas untuk sang kakak yang bernama Serafall Sitri atau sudah berganti Serafall Leviathan tidak bisa menangkap sang adik malah dia mendarat dengan muka terlebih dahulu dan kalian tau apa yang lebih parah
" UWOOOH, WARNANYA PUTIH " Triakan membahana ini dari murid laki - laki bahkan raja oppai pun sampai kalah hanya satu serangan
Ckrek. . . Ckrek. . . Ckrek. . .
Dengan kurang ajar murid laki - laki memotrek adegan memalukan ini, tak tangung - tangung Naraku pun juga mengeluarkan smartphon nya tidak ingin ketinggalan momen yang dia pikir penting ini tapi sayang punya kekasih yang posesif itu susah baru saja ingin membuka kunci aura kematian yang sangat pekat yang berada disamping kananya sudah memberi kode agar dia memasukan smartphon nya kesaku kembali. Jika kau melihat kesamping kananya naraku kau akan melihat rambut merah yang melayang layang dengan mata yang bersinar begitu menakutkan ditambah lagi gemgaman tangan yang sangat kuat yang dicampur dominic power membuat naraku menciut
Tapi keributan kecil ini harus berhenti karna ada pendatang baru yang menghampiri mereka, mereka seolah tersihir oleh aura wanita ini wanita ini memancarkan aura percaya diri, keindahan dan kebangsawanan, lihatlah begaimana cantik wajahnya seolah bersinar, rambutnya yang indah bagai bunga sakura, tubuh prefesional tinggi 168 cm, tidak lupa yukata berwarna putih dengan aksen bunga sakura yang berguguran menambahkan nilai plus pada sang dara, yah benar benar luar biasa. Tapi kenapa wanita cantik ini berada disini? Siapa yang dia cari
" Dia pasti mencari ku karna aku tampan " Ucap siswa angkatan XII
" Mimpi! Muka gak jelas asal usulnya juga " Sahut teman yang berada disebelahnya
" Dia pasti mencari ku liat tubuh ku banyak ototnya " Ucap angkatan XI. Teman seangkatanya cuma memandang Iba, yah badan kurus tulang kering gak usah ditiup angin ditiup manusia satu menit juga masuk angin
" Di pasti mencari ku aku kan imut " Ucap angkatan X, dan teman sekelasnya meminjamkan kaca padanya, saat dia bercermin teman yang berada disebelahnya menyingkir tidak tega melihat kenyataan bahwa wajah temanya ancur gak karuan
Dan untuk naraku sendiri cuma berkeringat dingin ingin kabur tapi tanganya masih digengam rias, jika ada yang melihat pasti bilang SO SWEET tapi untuk kasus naraku 'Hay SHINIGAMI'. Dengan senyum yang teramat manis dia berkata
" Kau tidak memberitahuku jika ada kunjungan orang tua Naraku " Tanya wanita merah muda ini atau bisa dibilang Sakura Haruno, dari nadanya sangat lembut mengetarkan hati tapi tidak untuk naraku nada ini seperti alunan kematian
" Yah aku hanya lupa, ku kira kau tidak mau menjadi wali ku " Ucapan naraku ini kalo didengar mahluk yang tidak berpengalaman nadanya sangat tenang tapi jika mahluk ini berpengalaman dia bisa mengartikanya seperti ' bunuh aku sekarang '
" Maaf sebenarnya anda ini siapa? " Kali ini bukan naraku atau sakura yang berbicara melainkan Sona
" Aku adalah I- " Sayang ucapan sakura terpotong karna belmasuk telah berbunyi
" Lebih baik kita lanjutkan kapan - kapan saja ya " Sambung sakura dengan begitu mereka menuju keruangan mereka masing - masing
Malam mencekam bahkan lebih mencekam dibandingkan dibandingkan saat melawan kokabiel, saat ini diadakan pertemuan TIGA FAKSI yang dimana mereka membahas perihal penyerangan kokabiel dimana mereka para petinggi sedang berada diruang yang sangat mewah saling mengeluarkan aura pembunuh yang sangat pekat mencoba mengintimidasi lawan masing - masing
" Apa maksudnya ini azazel, kenapa bawahan mu selalu membuat onar bahkan jendral mu berani menyerang pewaris gremory dan sitri " Pertanyaan yang meminta penjelasan ini keluar dari mulut satan merah lucifer, yang bersangkutan hanya meminum teh dengan tenang sebelum menjawab
" Itu semua murni tindakan kokabiel sendiri pihak da-tansi tidak ada sangkut pautnya sama sekali " Balas azazel sambil meminum tehnya kembali
" Bagaimana jika perjanjian perdamaian jujur saja aku sangat bosan dengan yang namanya perang " Tawaran ini keluar dari mulut azazel, dua faksi lainya sangat menantikan momen ini
" Kami dari pihak tansi setuju atas perdamaian " Ucap petingi tansi yang bernama micheal dengan nada kalem
" Kami dari pihak devil juga setuju " Ucap satan merah atau sirzech menetujui perjanjian damai, azazel mengalihkan pandanganya pada pemegan dua naga surgawi
" Bagaimana menurut kalian Vali, Hyodou issei? " Tanya azazel menaruh minat pada pemegang kaisar naga merah juga putih
" Terserah asal aku bisa bertarung dengan mahluk yang sepadan " Ucap vali tidak peduli, saat ini dia banyak pikiran
" Tentu saja aku setuju jika perang terus berlangsung aku akan bisa mengumpulkan wanita harem ku sendiri " Ucap issei dengan banga disertai senyum mesumnya. Tapi ekspresi azazel menjadi serius sedari tadi dia merasakan energi yang tidak asing dari tadi yang memancar dari pria muda berambut merah yang berada dipojok bersama ahli waris gremory, merasa dipandang naraku balas menatap tapi seolah ketakutanya menjadi kenyataan azazel merasakan ketakutan yang sudah lama tidak ia rasakan
" Apakah ada yang mengundang tamu lagi? " Ucap azazel dengan nada sedikit gemetar, dia tau ini adalah auranya tidak salah lagi ini benar - benar dia. Semua yang berada ditempat hanya memandang azazel bingung kecuali Naraku dan Sirzech
" Sebenarnya aku juga mengundang satu kelompok lagi atau bisa dibilang FAKSI " Ucap sirzech dengan nada gugup, sedangkan azazel menatap sirzech tidak percaya
" KAU TIDAK TAU SIAPA YANG KAU UNDANG SIRZECH, MEREKA ADALAH- " Bentakan azazel berhenti saat dia merasakan ada tujuh mahluk yang diundang sirzech yang enam memiliki kekuatan berbeda jauh dengan level mereka semua tapi yang satu masih dalam pertumbuhan
Tak lama kemudian munculah portal dimensi seperti mulut yang terbuka keluar lah tujuh mahluk yang dirasakan azazel,
Yang pertama dan kedua. Adalah wanita berambut pirang yang sedang mengendong gadis kecil berambut pirang keduanya memakai baju baju miko atas putih bawah merah, dilihat dari wajahnya wanita ini benar - benar cantik apa lagi dengan baju yang dia pakai benar - benar menambah pesona dan keangunanya, gadis kecil ini juga sangat imut, tak lupa pula telinga rubah dan 9 ekor mereka yang melambai dengan tenang
Yang ketiga berambut biru ( ah susah banget ciri ciri grimmjow, sorry diskip aja serius susah amat deskripsiin karakter grimmjow )
Yang keempat, memiliki rambut merah jambu panjang sepingang diikat ekor kuda memakai yukata putih dengan aksen bunga sakura yang berguguran
Yang kelima, Memiliki rambut merah darah, beriris rubi memakai yukata putih dengan aksen api merah yang menyala, kaca mata kotak berwarna merah juga menambah kecantikan wanita ini
Yang keenam, adalah lelaki dewasa memiliki rambut merah darah beriris saffir memakai yukata kuning dengan aksen matahari senja yang indah
Yang terakhir, memiliki rambut merah pula sama halnya dengan laki - laki dewasa disebelahnya tapi lebih dewasa sedikit, wajah nya memancarkan pesona yang luar biasa, memakai yukata berwarna merah dengan aksen pusaran
Mereka berjalan dengan pelan menghiraukan kekawatiran mereka, dalam sekali kedip mereka sudah berada didalam ruang pertemuan, dengan tenang pemimpin kelompok mereka duduk dibangku yang kosong dan sisanya berdiri dibelakangnya
" Lama tak bertemu sirzech, azazel, serafall, grayfia, micheal dan- " mahluk ini menghentikan perkataanya sambil melihat semua ekspresi yang diangapnya lucu ini pada mereka, tapi yang menjadi fokusnya adalah copyan wanita berambut merah jambu itu versi laki - laki
" Lama tak bertemu NAK " Ucap mahluk ini dengan santai, mengertakan giginya kuat kuat naraku menjawab
" Lama tak bertemu AYAH "
TBC...
Yo ketemu lagi, haha. Emm, maaf aku benar - benar minta maaf yah mau bagaimana lagi. Hampir satu tahun aku didesa, desa ku yang namanya sinyal itu langka kecuali pake Telkomsel tapi percuma pake Telkomsel buat LogIn FFN di mozila juga gagal terus. Serius didesa ku sinyal buat cdma itu langka apa lagi internetan MITOS. Sekali lagi aku minta maaf doain aja paket ku kuat buat nulis ama doain gua balik kampung masih lama
Jujur gua pengen banget nulis banyak tapi sayang gua pake HP nulisnya ampek 4 jam baru kelar nulis selain lama penentuan katanya juga susah, kaku pula nulisnya, nentuin tema tempat ama sken tokohnya juga susah
Sorry gak bisa lama - lama waktu udah nunjukin 01. 45 pagi nulis dari 09.52
Ok, berikan pendapat mu, maaf jika terkesan aneh, kecepetan, atau gak memuaskan tapi gua gak bakal mundur sebelum cerita ku TAMAT.
Salam dari ku
LEON AGSAN..OUT
