Tittle : HOKO
Cast : cho kyuhyun, kim kibum, lee eunhyuk( hyukie), dennis park( leeteuk), mikhaela(oc) cast akan bertambah seiring cerita berjalan.
Rated : M
Genre : romance, adventure, fantasy, genderswitch
Warning: bahasa tidak baku, Typos bertebaran dimana-mana.
.
.
.
.
.Happy reading...
.
.
Ketiga orang itu terdiam saling pandang satu sama lainnya dalam kebingungan pikiran masing-masing menatap gadis kecil yang tersenyum mengandeng tangan kibum dan kyuhyun sambil berdendang kecil serta melompat-lompat riang.
" ehm...bisakah kau memberitahu kami haneul siapa kamu dan kenapa kamu memanggilku dan kibum dengan sebutan mommy dan daddy, apa kami memang orang yang kamu maksud?" tanya kyuhyun dengan raut wajah tidak yakin, pasalnya jika benar haneul adalah anaknya dia tak pernah sekalipun mengandung dan lagi kyuhyun juga belum pernah malakukan hal itu dengan kibum. Tiba-tiba semburat merah itu mulai muncul lagi di kedua pipi kyuhyun sekilas dia melirik kibum yang terdiam dengan wajah dingin tampannya, agak penasaran juga sih sebenarnya apa yang di pikirkan si datar itu, saat kibum menoleh cepat-cepat kyuhyun mengalihkan tatapannya menuju haneul, setelah mendengar penuturan kyuhyun haneul berhenti berdendang bahkan dia menghentikan langkah kakinya menundukan kepalanya dengan raut wajah sedih.
" kalian benar-benar tidak mengenaliku?" tanya haneul dengan nada lirih menatap kyuhyun dan kibum dengan tatapan berharap.
" ah... Maaf jika aku salah bicara, haneul tapi aku tidak bermaksud sungguh, tapi...kami memang tidak mengenalimu..." ucap kyuhyun merasa menyesal saat menatap manik hitam itu berkaca-kaca, tanpa sadar kyuhyun mengigit bibirnya sendiri.
" hah..." helah haneul pasrah dan melanjutkan langkahnya kembali kali ini tanpa berdendang dan melompat.
" bisa kau ceritakan dimana kita saling bertemu agar aku bisa lebih mudah mengingatmu, sayang..." ucap kyuhyun lembut seolah meminta petunjuk pada gadis kecil itu.
" tidak perlu..." ucapnya membuat kyuhyun eunhyuk bahkan kibum mengernyit bingung, tidak mengerti apa maksudnya.
" karena kita memang tidak pernah bertemu sebelumnya" ucap gadis itu sambil menatap polos, kibum terdiam, eunhyuk garuk-garuk pantatnya yang memang kebetulan terasa sangat gatal dan kyuhyun sudah memunculkan perempatan siku-siku di dahinya tak mengerti maksudnya yang berputar-putar membuatnya sedikit kesal.
" tidak bolehkah aku memanggil kalian seperti itu" tanya haneul lagi dengan tatapan sendu penuh kesedihan, seketika rasa kesal kyuhyun menghilang melihat kesedihan makin terpancar dari matanya.
" kalian sangat mirip dengan mereka, kalian sangat mirip dengan orang tuaku, aku sangat merindukan mereka..." bisik haneul nyaris tak terdengar namun masih bisa di tangkap oleh pendengaran kibum dan kyuhyun yang tepat berdiri di sampingnya, sementara kyuhyun dan kibum saling menatap, bingung harus melakukan apa.
" kemana mereka, kenapa kau tak bersama dengan mereka" tanya kibum pada akhirnya memecah kesunyian yang menjalar beberapa detik lalu.
" dunia kami berbeda, aku tak bisa mendekati mereka karena itu..." ucapnya lagi tercekat, kibum dan kyuhyun mengerti jika gadis kecil itu adalah sebuah arwah yang artinya dia sudah meninggal.
" tapi aku tidak sendirian lagi karena daddy datang menjemputku, mommyku... pasti dia sangat sedih saat daddy dan aku tak bersamanya lagi" imbuhnya lagi seolah tersimpan kesedihan yang amat sangat saat haneul menceritakan tentang ibunya.
" kau sangat menyanyanginya ya?" tanya kyuhyun seraya tersenyum.
" kau bilang mommymu mirip denganku kan?" tanya kyuhyun mengusap surai ikal haneul dan haneul mengangguk mengiyakan.
" jika benar kurasa mommymu akan baik-baik saja" tambah kyuhyun lagi.
" karena jika benar begitu maka kau tak perlu mencemaskannya lagi ok" ucap eunhyuk ikut menambahkan.
" aku tau jika mommyku adalah wanita yang kuat tapi masalah terbesarnya ada pada daddyku...kyuhyun-ah, aku mohon selamatkan daddyku, seharusnya dia bersamaku tapi...tapi...dia tidak bisa kembali kepadaku ataupun pada mommyku, dia terkurung...dia terjebak...dia kesakitan...aku mohon selamatkan daddyku...dia masih bisa bersama mommy...aku tidak apa-apa jika sendiri tapi jangan biarkan daddy pergi dari mommy aku mohon kyuhyun-ah" isak haneul menatap kyuhyun dengan air mata menetes deras menciptakan aliran sungai kecil di pipi chubbynya seraya menguncang kecil lengan kyuhyun, sementara kyuhyun menatap eunhyuk dan kibum secara bergantian tidak mengerti dan bingung dengan apa yang di maksud haneul, dia tak tau bagaimana caranya menolong orang tua haneul wajah dan tempat mereka beradapun kyuhyun tak tau, lalu dengan cara yang bagaimana dia harus menolongnya.
" memangnya apa yang terjadi dengan daddymu dan dimana dia sekarang" ucap kyuhyun pada akhirnya menjajarkan matanya dengan manik gelap penuh kesedihan milik haneul, sementara haneul mengelengkan kepalanya semakin membuat kyuhyun bingung.
" jika kau tidak menjelaskannya bangaimana kami bisa mengerti dan membantunu haneul-ah" ucap kibum berjongkok di depan haneul menjejeri kyuhyun seraya mengusap kepalanya lembut, haneul menatap kibum lekat air mata mulai turun dan membasahi matanya lagi dengan cepat haneul memeluk kibum erat, sangat erat.
" benjanjilah...jangan pernah kehilangan kesadaranmu kibum-ah, berjanjilah kau akan kembali..." bisik haneul pada kibum dan beralih memeluk kyuhyun, sementara kibum berusaha mencerna maksud dari kata-kata yang haneul ucapkan padanya, tak mengerti maksud dari kata-kata gadis kecil itu.
" berjanjilah untuk tidak menyerah kyuhyun-ah, dengan begitu kau bisa membantuku, mommyku dan daddyku, terima kasih..." bisik haneul dan mencium pipi kyuhyun.
" paman hyuk, jaga kyuhyunku ya, paman hyuk" ucap haneul menatap hyukkie yang tersentak kaget saat haneul memanggilnya tiba-tiba.
" iya tentu saja haneul-ah kau tak perlu khawatir" ucap eunhyuk bingung harus menjawab apa.
" kurasa hanya itu, sebaiknya aku pergi sekarang, waktuku hampir habis disini dan sepertinya kalian juga begitu, aku menyayangi kalian, sangat menyayangi kalian" ucap haneul menatap kyuhyun dan kibum, perlahan wujudnya semakin lama semakin memudar sebelum benar-benar menghilang kyuhyun melihat gerakan bibir tanpa suara milik haneul bersamaan dengan itu bulir bening jatuh membasahi pipi putih mulusnya.
" aku mencintai kalian" bisiknya dan wujud itu menghilang sempurna, betapa kyuhyun ingin membantu gadis malang itu tapi dia sama sekali tak bisa berbuat banyak untuk membantunya, rasanya kyuhyun jadi kesal dengan dirinya sendiri, melihat kepergian haneul yang penuh tangis seperti itu membuatnya entahlah yang jelas suasana hatinya ikut memburuk.
"Kyu kau menangis" tanya hyukkie pada kyuhyun yang melihatnya meneteskan air matanya sementara kibum menatap kepergian gadis kecil itu dengan perasaan aneh, seperti tercabik.
" benarkah, kenapa aku menangis, ini aneh sekali" ucap kyuhyun mengusap air matanya seraya tertawa aneh, namun semakin keras tawanya semakin banyak air mata yang mengalir, menciptakan sungai dengan aliran yang deras. Kibum menatap kyuhyun yang kini tawanya berubah menjadi isakan memilukan entah apa yang di rasakan kyuhyun tapi sepertinya perasaan itu menulari kibum, perasaannya sungguh tidak nyaman dan seolah terusik oleh suatu hal yang terasa salah dan tidak pada tempatnya.
Perlahan kibum mendekati kyuhyun merengkuh pundak gadis itu mendekapnya erat dan di elusnya surai caramelnya serta punggungnya yang terlihat bergetar.
" tenanglah semua akan baik-baik saja hyun-ah" bisik kibum menenangkan kyuhyun namun di balik kata-katanya kibum juga berusaha menenangkan hatinya sendiri, entah kenapa mengingat haneul dan ucapannya jujur membuat kibum sedikit kacau.
apa yang sebenarnya terjadi, kenapa hanya dengan perkataan gadis kecil itu seolah bisa menguncang dunia kibum dan kyuhyun, bahkan kyuhyun yang terlihat kuat dan tak tergoyahkan kini tampak ringkih dan terlihat lemah hanya karena seorang kim haneul gadis kecil yang beberapa jam yang lalu di temuinya itu.
" apa kalian baik-baik saja" tanya eunhyuk kepada kedua orang yang masih saling berpelukan itu.
" hah...aku sudah tidak apa-apa sebaiknya kita pergi dari sini, kurasa satu jam lebih lama di sini membuatku merasa tidak nyaman" ucap kyuhyun mengusap air matanya.
" brian, kau sudah bisa melepaskan pelukankanmu padaku sekarang" ucap kyuhyun mendongakan wajahnya menatap wajah kibum yang tepat berada di depannya mereka menatap dalam sepersekian detik sampai.
Blusshh...
Wajah mereka berdua memerah secara bersamaan, eunhyuk yang menatap kejadian itu nyegir jahil bermaksud mengoda mereka berdua.
" oh kibum kau tampan sekali lihat aku bahkan tidak tahan untuk menciummu" ucap eunhyuk dengan gaya menjijikan berusaha meniru suara kyuhyun.
" benarkah, kesinilah aku akan membuatmu merasakan kenikmatan ciumanku hingga kau mendesahkan namaku di setiap suaramu kyu" balas eunhyuk lagi vulgar seraya menirukan kibum kali ini.
" kibum...kyuhyun...muach...muach...muach..." ucap eunhyuk lagi sambil memeluk dirinya sendiri dan memonyong-monyongkan bibirnya berusaha meresapi peran gandanya menjadi kyuhyun serta kibum secara bersamaan.
Sementara dua orang itu melepas pelukannya dan menatap eunhyuk malu bercampur jijik, dengan sekuat tenaga kyuhyun dan kibum menghadiahkan pukulan maut ke arah eunhyuk sebagai hadiah drama opera sabun murahan yang di tampilkannya, sementara eunhyuk terlempar beberapa meter dengan posisi yang tidak elit karena tinju maha dasyat dari mereka berdua.
" aku tak mungkin mengatakan hal menjijikan seperti itu dasar monyet yadong" ucap kedua orang itu secara bersamaan, refleks mereka menoleh dan...
Blusshh...
Lagi-lagi warna merah muda itu kembali menghiasi wajah mereka berdua.
" ayo kita pergi" putus kibum akhirnya mencoba menutupi semburat merah di pipinya dengan telapak tangannya.
" aisshh...appo...dasar dua orang yang sama-sama keras kepala, aku kan cuma berniat membantu dasar, yak...tunggu aku" ucap eunhyuk mengusap kepalanya dengan kedua tangan di mana kedua-duanya bekas pukulan kibum dan kyuhyun berada seraya berlari.
" ngmong-ngmong kita berada di eosz ini sudah berapa lama ya"tanya eunhyuk pada akhirnya setelah berhasil menjajarkan langkahnya.
" kurasa masih dua jam, mungkin" jawab kyuhyun tak yakin.
" salah...kita di sini sudah hampir dua minggu kyu" ucap kibum.
" hah...masak tapi jam tanganku menunjukan kita disini kurang lebih 2 jam'an kok" ucap kyuhyun memastikan menatap jam tangan yang entah kenapa masih hidup sampai saat ini.
" itu waktu di dunia nyata, sementara waktu di hoko memiliki perbedaan besar dengan di dunia nyata, di dunia nyata memang dua jam tapi di hoko bisa jadi dua minggu" jelas kibum.
" jadi maksudmu jika kita berada di hoko selama satu bulan berarti di dunia nyata kita hanya menghabiskan waktu satu hari atau satu minggu begitu?"tanya eunhyuk tak yakin dengan pemikirannya sendiri.
" entahlah kira-kira seperti itu, aku juga belum bisa memastikan, itu hanya sebuah pemikiranku saja masih di ragukan kebenarannya hyuk karena aku juga belum tau, yang jelas waktu di sini dan di dunia nyata itu berbeda" jawab kibum lagi menambahkan.
" oh ya aku melupakan sesuatu, jangan sampai kalian kehilangan nyawa di hoko ini, jika kalian samapai meninggal di sini maka tubuh asli kalian yang ada di dunia nyata juga akan meninggal, kalian mengerti!?" tambah kibum lagi.
" hah...apa maksudmu tubuh nyata kami, bukankah kami memang sudah meninggal" tanya kyuhyun lagi.
" mungkin bisa di bilang begitu tapi kebanyakan yang datang ke hoko adalah mereka yang berada di ambang kematian atau bisa di sebut dengan "koma", memang ada kasus mereka yang sudah meninggal bisa datang ke hoko tapi kasus seperti itu sangat jarang terjadi dan hampir tidak pernah" ucap kibum menjelaskan dan di akhir kalimatnya seolah membuat lidahnya keluh untuk berbicara lagi.
Ketiga orang itu kini terdiam tak bersuara sama sekali memikirkan kejadian sehari sebelum mereka tiba di hoko. Saat kyuhyun di tabrak oleh bis merah sialan itu, atau saat eunhyuk menabrak pagar pembatas jalan dan jatuh ke jurang.
" baiklah, selagi tubuh kita tertidur di sana kurasa bersenang-senang disini tidak jadi masalah kan" ucap kyuhyun ceria mencairkan kebekuan yang mulai menjalar dengan cepat.
" kau benar kyu, selagi kita disini ayo kita bersenang-senang dan menikmati hidup atau hari sebelum kematian kita hahahaha" tawa eunhyuk yang terlupa dengan kesedihannya.
" itu gerbangnya ayo cepat, aku tak sabar kita akan menuju kemana lagi kali ini, semoga saja bukan tempat yang menyeramkan seperti disini" harap eunhyuk berlari di susul oleh kyuhyun dan kibum yang ikut tersenyum di belakang eunhyuk.
Sementara di kejauhan terlihat dua bayangan transparan yang menatap kepergian mereka, semakin lama sosok itu semakin terlihat jelas seorang pemuda imut dan sesosok gadis kecil bersurai coklat bergelombang.
" bagaimana menurutmu paman, apa mereka akan baik-baik saja, apa mereka bisa mengerti apa yang aku maksudkan?" tanya haneul menatap wajah pria di sebelahnya yang kini tengah termenung seolah berfikir.
" entahlah kurasa takdir tak banyak berubah haneul-ah, tapi siapa tau, mereka bukan orang yang bodoh, doakan saja agar semuanya berjalan lancar agar kau bisa berenkarnasi kembali" ucap pria berwajah kekanakan itu.
" kurasa begitu paman wookie, hanya tinggal menunggu waktu saja, kuharap mereka bisa bersama lagi aku tak sabar ingin bersama-sama dengan mereka" ucapnya menatap pria yang bernama wookie tepatnya ryeowook itu.
" ayo, sepertinya aku akan kena masalah lagi kali ini" ucap ryeowook seraya mengacak rambutnya sedikit frustasi.
" aku tidak sabar apa hukuman yang akan kau terima dari michael, paman wookie" kikik haneul membayangkan senang.
" aish...berhentilah tertawa gadis nakal" sebal ryeowook seraya menoyor kepala haneul dan keduanya tertawa bersamaan.
T.B.C
Mianh jika semakin gaje, kalau ada yang belum mengerti silahkan bertanya.
Dan aku akan update paling lama seminggu paling cepet dua hari ok.
Sampai bertemu hari sabtu...
Review juseyo...pai pai
