It's You (Neorago) part 8/11

.

Pairing :: Qmi, Mixian, Kyumi

Cast :: All SJM member, Prince Manager (managernya Kyuhyun maksudnya)

Genre :: Romance / Family / angst

Rate :: Aman

Warning :: Yaoi, gaje, gak mutu, lebay, missTypo, bahasa membosankan atau kadang-kadang belibet...

Disclimer :: Cerita ini punya Mina, Hasil kengacoan pikiran Mina, jadi jangan ada yang mengklaim macam-macam sedangkan semua nama yang Mina sebut disini punya semua ELF di seluruh dunia, Kyuhyun dan Zhou Mi, mereka orang tua Mina (hahaha)

.

.

"Bagaimana keadaan Kui Xian? Kenapa kalian lama sekali?" pertanyaan itulah yang pertama kali menyambut Sungmin dan Ryeowook begitu mereka keluar dari kamar MiXian. Terlihat semua member kecuali Kyuhyun, Sungmin dan Ryeowook tengah duduk di sofa. Donghei, Eunhyuk dan Henry sedang menenangkan Zhou Mi yang terlihat masih terpuruk. Sedangkan Siwon duduk terpekur sendiri dengan entah apapun itu yang sedang melintas di otaknya.

"Dia sudah tidur. Kenapa hyungdeul tidak tidur? Kita ada syuting nanti malam." Sahut Ryeowook dengan suara sengau.

"Li Xu? Kamu menangis? Kenapa? Cheng Min-ge juga?" Zhou Mi memandang penuh tanya pada dua orang itu. Dia tak peduli dengan pertanyaan Ryeowook. Kenapa mereka menangis? Apa terjadi hal yang buruk pada Kyuhyun?

"Kui Xian kenapa? Katakan padaku Kui Xian kenapa?" terlihat wajah Zhou Mi yang kalut. Matanya memandang tak tentu arah pada Ryeowook dan Sungmin.

"Dia tidak apa-apa. Dia sedang tidur." sahut Sungmin datar.

"Lalu kenapa kalian menangis kalau Kui Xian tidak kenapa-napa?"

"Kami sedih melihat keadaannya itu saja."

Zhou Mi yang semula duduk diam, mendengar keadaan Kyuhyun disebutkan seketika berdiri dan bermaksud masuk ke dalam kamar. Tapi ditahan oleh Sungmin. Dicekalnya tangan Zhou Mi sebelum dia sampai di depan pintu kamar Kyuhyun.

"Biarkan Kyuhyun beristirahat."

"Aku hanya ingin melihat keadaannya!" seru Zhou Mi sambil berusaha melepaskan genggaman tangan Sungmin. Mungkin Sungmin lebih kecil darinya, tapi tenaganya jauh lebih kuat darinya.

"Dia tidak apa-apa. Tapi dia akan apa-apa jika kamu memaksa masuk sekarang." Sungmin mengeratkan genggaman tangannya dan menarik Zhou Mi menjauh. Sedangkan Zhou Mi hanya bisa memandang penuh horror pada Sungmin. Kata-kata Sungmin terasa bagaikan tamparan baginya.

"Aku tidak akan memperburuk keadaannya Cheng Min-ge!"

"Mungkin bagimu tidak apa-apa. Tapi bagi Kyuhyun berdekatan denganmu saja sudah menyakiti hatinya."

"Bagaimana bisa bagiku tidak apa-apa?" Zhou Mi terdiam sebentar, wajahnya terlihat sangat serius mencerna kata-kata yang baru saja terlontar dari mulut Sungmin dan seketika wajahnya menjadi pias ketika dia telah menangkap makna kata-kata Sungmin. "Dia bilang seperti itu?" Tanyanya tak percaya.

"Memang kamu pikir kenapa Kyuhyun sampai bisa memanggilmu dengan embel-embel sshi? Dia tidak pernah memanggilmu seperti itu kan?" tantang Sungmin. Otaknya berputar dengan cepat mencari cara agar Zhou Mi mau menjauh dari Kyuhyun untuk sementara waktu. Seperti yang diminta oleh Kyuhyun padanya.

"Dia membenciku?" Tanya Zhou Mi lagi dengan wajah yang semakin lama semakin keruh. Tak pernah terlintas sama sekali dalam pikirannya bagaimana kalau Kyuhyun benar-benar membencinya. Bisakah dia bertahan?

"Aku tidak tahu. Lebih baik kamu membiarkannya sendiri dulu. Ambil jarak yang cukup darinya. Berikan waktu untuk kalian untuk berfikir."

"Aku tidak bisa menjauh dari Kui Xian."

"Kamu bisa Mimi."

"Aku tidak bisa!"

Sungmin habis sabar menghadapi kekeraskepalaan Zhou Mi. Dengan secepat kilat diraihnya kerah leher Zhou Mi dan mendorong tubuh namja yang jauh lebih tinggi darinya itu ke dinding. Tubuh jangkung Zhou Mi menabrak dinding dengan suara brak keras. Zhou Mi meringis kesakitan tapi Sungmin bergeming. Seolah tak menyadari apa yang baru saja dilakukannya dan langsung menghujani Zhou Mi dengan kata-kata yang tajam. "Kalau kamu tidak bisa jauh dari dia kenapa kamu memutuskannya? Apa kamu pikir setelah putus kamu masih bisa berdekatan dengannya? Apa kamu pikir itu adil untuknya? Apa kamu pikir semua ini tidak menyakitinya? Katakan Mimi! Apa dia tidak sedih?"

"Kui Xian bersedih…"

Emosi Sungmin sepertinya belum mereda. Melihat Zhou Mi yang menatapnya dengan pandangan yang kosong malah membuat emosinya makin tersulut. Tangan kirinya yang bebas terangkat untuk menampar wajah Zhou Mi. "Ya… Dia sangat sedih! Dia pikir dia tidak cukup baik untukmu. Dia pikir dia melakukan kesalahan besar hingga kamu mencampakkannya! Dan tahukah kamu, sesakit apapun hatinya dia masih terus memikirkanmu! Dia menangis karena dia memanggilmu dengan embel-embel sshi! Dia menangis karena sudah membuatmu sakit hati! Dia menangis karena dia terlalu mencintaimu! Dia menangis karena dia tak bisa membiarkanmu untuk pergi begitu saja. Dan kamu! Kenapa kamu begitu egois! Aku hanya memintamu untuk memberi sedikit waktu untuknya! Kenapa kamu tak bisa?"

Setetes air mata mengalir dari pipi Zhou Mi. Bukan karena sakit yang diakibatkan oleh tamparan Sungmin yang kini memberikan bekas di pipinya, tapi karena kata-kata Sungmin yang seperti tangan tak kasat mata yang menarik paksa jantungnya dan menghancurkannya hingga menjadi serpihan. Tetes air mata kedua menyusul tetes air mata pertama yang kemudian disusul oleh tetes-tetes yang lain. Suasana hening. Tak ada satupun yang mengeluarkan suara. Hanya suara isakan Ryeowook yang teredam di dada Siwon yang terdengar di ruangan itu. Melihat air mata yang Zhou Mi keluarkan dalam diam membuat Sungmin menjadi tak tega. Dilepaskannya kerah baju Zhou Mi hingga kini dia terpuruk di lantai dengan keadaan yang mengenaskan karena sudah tak ada lagi tangan yang menyangganya. Sungmin berlutut di depan Zhou Mi dan berkata dengan suara yang lebih lembut daripada sebelumnya.

"Mimi… Dengarkan aku. Keadaan Kyuhyun masih labil. Kalau kamu terus memaksa untuk mendekatinya maka itu akan menyakiti kalian berdua. Kamu lihat tadi kan? Kamu sakit hanya karena satu patah kata darinya. Dan Kyuhyun yang melihatmu kesakitan juga merasakan sakit yang sama. Jadi kumohon padamu, berikan dia waktu!"

Zhou Mi tak menjawab apapun. Dia masih terpuruk di lantai. Pertahanannya runtuh. Kini dia menangis dengan suara isakan yang sangat memilukan hati. Dia benci dengan keadaan ini. Dia benci karena apa yang dikatakan Sungmin tak ada yang salah. Dia benci melihat tatapan kasihan yang ditujukan member lain untuknya. Dia benci pada Kyuhyun dan semua yang berhubungan dengannya. Tapi dia lebih benci pada dirinya sendiri yang membuat semuanya menjadi seperti ini!

.

.

Hari sudah beranjak petang ketika para member SJM bersiap-siap untuk berangkat ke stasiun TV. Hampir semua member sudah siap di ruang tamu minus Siwon dan Donghei yang sudah kembali ke tempat syuting dan Zhou Mi yang masih di dalam kamar. Sungmin dan Ryeowook sedang mengobrol di sofa. Henry dan Eunhyuk sedang melakukan sedikit dance ringan. Sedangkan Kyuhyun dan managernya sedang terlibat pembicaraan yang sangat serius jika dilihat dari ekspresi keduanya. Tak ada yang berniat menginterupsi pembicaraan mereka, karena mereka menyadari kondisi psikis Kyuhyun yang masih labil. Mereka tidak ingin memaksa Kyuhyun untuk melakukan yang tidak dia inginkan, karena mereka takut itu akan semakin memperburuk kondisinya. Mereka sudah merasa cukup bersedih saat melihat Kyuhyun yang keluar dari kamarnya tadi. Kalau hanya melihat dari bagian leher ke bawah, memang tidak ada yang terlihat berbeda. Tapi jika melihat wajahnya, maka perasaan sedih akan menyerang siapapun yang menatapnya. Mata Kyuhyun yang biasanya selalu berbinar dengan kebahagiaan dan kadang keusilan kini terlihat merah, sembap dan sarat dengan berbagai perasaan yang dekat dengan kata "putus asa". Pipi yang dulu sering merona kini terlihat pucat dan terlihat bekas aliran air mata. Bibir yang biasanya selalu melengkung dan berhiaskan tawa (kadang seringaian) kini menggeletar menahan tangis yang tiap saat bisa meledak. Melihat magnae mereka yang seperti itu bagaimana mereka tega untuk mengganggunya?

Lain Kyuhyun, lain lagi dengan Zhou Mi. setelah dia dibentak oleh Sungmin tadi, dia terus menangis di tempatnya hingga berjam-jam. Apapun yang dikatakan oleh member lain untuk menenangkannya sama sekali tak mempan. Dia baru bergerak dan berhenti menangis saat Kyuhyun lewat sambil berkata dengan suara datar "Diamlah, Zhou Mi-sshi!".

Mendengar kata-kata Kyuhyun membuat Zhou Mi berhenti menangis. Tapi dia belum beranjak dari tempatnya. Dia baru berdiri ketika Kyuhyun sekali lagi melewatinya untuk kembali ke kamar. Dan saat itu, saat Kyuhyun melewatinya tanpa menganggapnya ada, saat itu juga dia merasa hatinya telah mati.

.

.

Another short chapter...

Btw, udah pada lihat fancam SS4 di Taiwan? Kwkwkwk... Lumayan ada Qmi momentnya... Mimi dan KyuKyu sexy abis saat basah-basahan...

Buat semua yang sudah review, makasih buat review kalian... sekali lagi Mina belum bisa balas satu-satu... tapi yang pasti review kalian selalu Mina baca berkali-kali kok... Kamsahamnida...