Tittle : Black Line
Author : Zakia'Azzura^^
Pair: KaiSoo – HunHan
Main Cast: Do Kyungsoo , Kim Jong In . main cast bisa berubah sesuai mood author ..
Genre: Buta Genre .. Length: Chapter 7 of …. ?
Warning: Typo(s) , isi dan judul nya gak nyambung .
Disclaimer: KaiSoo is my parents
Happy reading
.
.
Bugh …
Kyungsoo mendorong tubuh jongin kasar dari atas tubuh nya , mata nya membulat , tubuh nya mematung .
''Hunniee ..''
Chapter 7 ..
''Hunnie ..?'' Luhan bergumam mengernyitkan dahi nya mengulang kalimat yang keluar dari mulut kyungsoo . mata rusa nya bergerak menatap sehun dan kyungsoo bergantian . Sehun diam , raut wajah nya Nampak terkejut melihat adegan jongin dan kyungsoo barusan .
sedangkan kyungsoo segera menundukan kepala nya menghindari tatapan tajam kai.
''ck .. '' jongin mendecih sebal menatap sehun dan luhan dengan tatapan tak suka .
mata nya bertemu dengan mata luhan .
mata rusa itu menampakan gurat 'kesedihan'. Ia tahu itu .
''aku ingin memastikan keadaan kalian .. ternyata kalian sudah baikan , huh syukurlah~! ''
''wae ..? itu bukan urusan mu !'' ketus jongin.
'' jangan pernah memukul nya lagi jongin-ah , kalau kau tak mau kehilangan nya ..'' sehun menepuk bahu jongin , sebenar nya hati nya benar-benar sakit mengingat kejadian kemarin. Jongin terdiam mendengar kalimat yang keluar dari mulut sehun. Tiba-tiba sehun merangkul bahu kai sambil melirik kyungsoo yang menatap nya takut-takut. Kai terdiam , merasa canggung di hadapan sehun . kemarin malam dia baru saja membogem perut sehun .. dan sekarang dengan mudah nya sehun bersikap manis seolah tak terjadi apa-apa.
''aku sudah melupakan kejadian semalam ..'' sehun mengusak rambut hitam jongin seperti anak kecil ,jongin menatap sehun horror . apa dia seorang dukun ?
''hey .. ekspresi macam apa itu .. ! '' sehun menoyor kepala namja tan itu dari belakang membuat kepalanya bergerak tak elit seperti anak bodoh . jongin menatap sehun dengan tatapan membunuh .. sehun segera merubah ekspresi nya , tersenyum manis dengan puppy ayes nya , menaikan tangan nya membentuk love sign .
''Sharanghaee ..'' Sehun tersenyum sumringah , melihat tatapan membunuh jongin berubah menjadi sebuah kekehan kecil . ''kenapa kau sangat menjijikan eoh ..'' jongin menoyor dahi sehun dengan satu jari telunjuk nya , mengalihkan pandangan nya sambil tersenyum tipis . Sehun menatap kyungsoo yang kini duduk menunduk di samping jongin , kemeja nya sedikit berantakan satu kancing paling atas kemeja itu terbuka memperlihat kan dada dan leher jenjang kyungsoo yang sangat menggoda. Dan parah nya lagi dia hanya menggunakan celana dalam . Sehun menatap miris tubuh kyungsoo , hati nya sedikit berdenyut melihat keadaan kyungsoo .. membayangkan tangan jongin menyentuh tubuh mungil itu , ia tahu siapa kim jongin dan ia dapat memastikan tubuh itu pernah melakukan nya bersama jongin . perasaan nya tak rela namun ia tak punya hak melarang jongin melakukan apapun terhadap namja bermata bulat itu .
Sehun segera mengalihkan pandangan nya . berusaha menepis perasaan aneh nya yang sering datang tiba-tiba . berusaha bersikap biasa di hadapan jongin . ''pemandangan gratis yang sangat indahh jongin-ah ..'' sehun berbisik seduktif di telinga jongin , membuat nya menyadari sesuatu dan sedetik kemudian membelalakan mata nya menatap-kyungsoo. Jongin menarik kyungsoo ke belakang tubuh besar nya menyembunyikan tubuh kyungsoo , lebih tepat nya melindungi tubuh bagian bawah kyungsoo dari mata setan sehun . Jongin membuka kemeja yang melekat di tubuh nya , kemeja yang tak diganti nya dari kemarin . membuka kancing nya dengan tergesa-gesa , hingga tubuh nya toples memperlihat kan tubuh atletis dan kulit exotic nya yang sexy.
Ia segera menutupi bagian bawah tubuh kyungsoo dengan baju nya. sedangkan sehun Hanya cengo melihat apa yang di lakukan jongin .
''yakhh ! tutup mata mu pabbo ..'' jongin menendang tubuh sehun dengan kaki kanan nya . merentangkan dua tangan nya –seolah kyungsoo adalah barang antic yng tak boleh di lihat atau di sentuh oleh siapa pun .
''yakh .. kau tak sopan ! aku hanya bercanda ..'' elak sehun menjauhkan kaki jongin dari tubuh nya , yang sudah membuat kemeja dan dasi nya berantakan . sekilas sehun menatap kyungsoo yang kini bersembunyi di balik punggung lebar jongin . mata bulat itu mengarah pada nya . dan lagi-lagi ia terdiam . Sehun segera mengalihkan pandangan nya dengan senyum di paksa kan , ia menatap luhan yang masih berdiri di samping nya tanpa berkata apa-apa 'entah apa yang ia pikirkan' . di peluk nya pinggang luhan membawa tubuh kurus itu dalam pelukan salah satu lengan nya ..
''ya sudah .. cepat mandi ..ini sudah jam berapa eoh ? direktur macam apa kau ..'' sehun melempar bantal sofa kea rah wajah jongin . dan mendarat telak di kepala namja tan itu .
''yakhh .. pabbo ..'' jongin melempar balik bantal itu , mengenai punggung sehun yang kini mulai berjalan menjauh menuju pintu utama dengan tangan nya yang melingkar erat di pinggang luhan .
#####
Cklekk ..
Sehun menutup ruang kerja nya , melingkarkan tangan nya di pinggang luhan sambil menciumi tengkuk namja cantik itu dari belakang membawa tubuh kurus luhan yang berada dalam pelukan nya berjalan menuju sofa .
''isshh .. gelii sehunaa …'' luhan mempoutkan bibir nya imut , merengek tak jelas minta di lepaskan . Sehun tak menggubris rengekan luhan ia terus menciumi dan menjilat tengkuk luhan yang terasa manis untuk nya .
''yakh.. sehunaa .. ini ruang kerja mu .. kalau ada yang lihat bagaimana ..'' luhan menarik tangan sehun yang melingkar erat di pinggang nya , namun lagi-lagi usaha nya tak berhasil namja jangkung itu semakin mengeratkan pelukan nya .
''kau kenapa eoh ?'' luhan mengernyitkan dahi nya merasakan ada kejanggalan dalam diri sehun pagi ini. ia menatap khawatir kea rah pintu yang tak sepenuh nya tertutup
Deg ..
Tubuh luhan mematung , merasakan basah di tengkuk nya
. ''sehunnie .. apa yang terjadi eoh ..?'' Gerakan lidah dan bibir sehun berhenti , luhan membalik tubuh nya menatap sehun yang kini menundukan wajah nya .
''kau menangis ?'' luhan mengangkat dagu sehun perlahan , di lihat nya kini wajah sehun kacau , mata nya merah , aliran bening menganak sungai di pipi putih nya. di hapus nya air mata itu , membawa tubuh sehun dalam pelukan lengan kurus nya , mengusap punggung sehun lembut berusaha menenangkan .
''uljima .. waee Sehunie ..? , jangan membuatku khawatir ..'' Sehun menatap luhan , luhan balas menatap mata sehun . sehun diam mata nya menulusuri wajah luhan dengan tatapan dalam . sedangkan luhan diam menunggu jawaban sehun yang tak kunjung keluar dari bibir tipis namja tampan itu . Perlahan mata sehun mulai berkaca-kaca , bulir bening menumpuk di pelupuk mata nya .
''aku .. takut , tak bisa menjaga mu '' Satu kalimat itu keluar dari mulut sehun , di iringi jatuh nya buliran bening itu berlomba-lomba membasahi pipi nya.
''aniyo .. kau sudah menjaga ku dengan baik'' luhan memeluk sehun , mengusap surai halus sehun membawa kepala namja tampan bertubuh jangkung itu bersandar di bahu nya .sehun melesakan kepala nya ke ceruk leher luhan menenggelamkan kepala nya di sana , menarik nafas nya dalam mencium aroma tubuh luhan yang begitu manis .
''apa kau ada masalah eoh ..?'' Isakan nya mulai berkurang , sehun memejamkan mata nya .. perlahan cairan bening itu keluar lagi dari sudut mata nya , bibir nya terkatup rapat tak berniat menjawab pertanyaan luhan . Ia tak mungkin mengatakan nya .. Bagaimana perasaan luhan .. Jika namja cantik itu tau , namjachingu nya 'Oh sehun' menangis karna namja lain .. Semakin hari , perasaan aneh itu semakin menyiksa nya .. Menumbuk sesuatu di dalam dada nya yang memaksa otak nya berpikir keras mengingat masa lalu.. Apa yang harus di lakukan nya terhadap namja cantik itu .. ? Apa ini akan semakin sulit nanti nya ..
#####
Jongin mengangkat tubuh kecil kyungsoo bridal style tanpa bicara apapun , berjalan menaiki tangga dengan hati-hati menuju kamar kyungsoo . jongin memasang wajah datar . entah apa yang ia pikirkan .. kedatangan sehun dan luhan membuat aura di sekitar mereka menjadi hening dan mencekam(?) . sedangkan kyungsoo hanya diam menunduk dalam dekapan tubuh toples jongin , melingkarkan tangan nya erat di leher namja tan itu .
Braakk ..
Jongin menendang pintu kamar dengan kaki nya membuat suasana semakin menakutkan . Kyungsoo memejamkan mata nya terkejut mendengar hantaman keras pintu dan dinding tembok . ia tahu namja tan itu berusaha menahan emosi ..
Jongin meletakan tubuh kyungsoo di bed tanpa bicara apapun . membuat hati kyungsoo semakin kacau .. gelisah merasakan perubahan sikap jongin.
''bersihkan tubuh mu ..'' Di kecup nya kening kyungsoo sekilas masih dengan wajah datar . Namja tan itu berbalik , berjalan menuju pintu dengan wajah dingin .. kyungsoo memandang nanar punggung lebar yang kini berjalan menjauhi nya itu . dengan susah payah kyungsoo bangun dari duduk nya , berjalan terseok-seok berusaha mengejar namja tan itu sebelum keluar dari kamar nya .
Grebb ..
Langkah jongin terhenti merasakan sebuah lengan kecil melingkar erat di perut nya , kyungsoo menenggelamkan kepala nya di punggung lebar jongin .
''hiks .. jangan diamkan aku ..'' Air mata kyungsoo keluar , membasahi punggung toples namja tan itu .. Jongin meneguk ludah nya kasar dengan wajah datar . kyungsoo semakin terisak , dapat di rasakan nya bibir tebal itu mengecup kulit punggung nya yang basah oleh air mata kyungsoo.
''aku tak mau mandi sendiri ..'' Tanpa sadar , wajah yang tadi nya datar itu kini melengkungkan sebuah senyuman tipis mendengar kalimat yang keluar dari mulut kyungsoo . Jongin memegang lengan kyungsoo yang bertengger di perut nya , membalik tubuh nya menghadap namja mungil yang kini masih terisak itu , dengan mata bulat bening nya yang semakin membesar karna air mata yang menumpuk di pelupuk mata nya ..terlihat sangat menggemaskan.
''uljimaa .., kenapa menangis eoh ?'' Jongin mengangkat dagu kyungsoo , kini terlihat wajah namja mungil itu kacau .. mata nya sembab .
Jongin menundukan kepala nya , menempelkan bibir nya di bibir tebal kyungsoo .. di rasakan nya tangan kecil itu mencengkram lengan nya merasakan ciuman nya . isakan kyungsoo sudah tak terdengar. Di hisap nya bibir tebal yang kini sedikit asin karna aliran air mata itu , memagut nya lembut penuh kasih sayang . mata bulat itu terpejam merasakan pagutan bibir jongin . Jongin tersenyum di tengah pagutan nya , di lepas nya tautan bibir nya dan bibir kyungsoo , mata bulat itu kini terbuka mata sayu nya bergerak gelisah menghindari tatapan jongin . Dengan sekali gerakan ,di angkat nya tubuh kecil kyungsoo , membawa ke kamar mandi .. mendudukan tubuh kyungsoo di bawah shower , di lucuti nya seluruh pakaian kyungsoo . dengan telaten tangan jongin bergerak membersihkan tubuh kyungsoo , kyungsoo hanya diam merasakan tangan besar jongin menelusuri setiap lekuk tubuhh nya , sesekali dada nya bergemuruh dan tubuh nya menegang seketika saat tangan namja tan itu menyentuh daerah sensitive tubuh nya . jongin membersihkan tubuh kyungsoo seperti memandikan anak kecil sesekali tersenyum tipis melihat mata kyungsoo yang bergerak gelisah menghindari tatapan nya . sering kali jakun namja tan itu bergerak naik-turun menelan ludah nya kasar melihat tubuh telanjang kyungsoo di bawah guyuran shower
#####
Namja tan itu berjalan kea rah kyungsoo .. dia terlihat sangat tampan dengan kemeja merah maroon yang di kenakan nya terlihat dasi berwarna senada menggantung semrautan di kerah baju nya , kaki panjang nya melangkah dengan celana hitam yang membalut kaki jenjang nya . membawa sebuah handuk kecil di tangan kanannya . namja tan itu tersenyum tipis kea rah kyungsoo yang duduk manis di meja makan. Jongin mengecup kening kyungsoo sekilas lalu duduk di kursi samping tubuh kyungsoo , mengusap rambut kyungsoo yang masih sedikit basah dengan handuk yang di bawa nya . Kyungsoo menghentikan acara makan nya , menatap jongin yang kini sedang sibuk mengeringkan rambut nya .
''aku harus berangkat kerja , jaga dirimu baik-baik ne .. jangan terus bergantung pada ku ,, panggli lah kang ahjumma kalau kau memerlukan sesuatu , jangan melakukan hal yang berbahaya , dan jangan keluar rumah jika aku belum pulang'' Jongin mengoceh panjang lebar , mata kyungsoo terus menatap wajah tulus jongin .
merasa di perhatikan kyungsoo , jongin segera menghentikan gerakan nya balas menatap mata bulat yang kini menatap nya dengan wajah sayu. Raut wajah nya menampakan kesedihan . membuat jongin khawatir
''jika pekerjaan ku sudah selesai , aku akan segera pulang ..'' Jongin tersenyum manis kea rah kyungsoo , mengelus leher kyungsoo sayang .. mata bulat itu menutup merasakan sentuhan tangan besar jongin. Jongin memperbaiki dasi nya yang semrautan , tangan kecil itu mengarah ke leher nya ..
jongin menatap kyungsoo .. terkekeh kecil melihat tangan kecil kyungsoo yang kini sedang mengambil alih kegiatan nya memperbaiki dasi nya dengan kepala mendongak , karna tubuh jongin yang memang lebih tinggi , dan jangan lupakan mata nya yang bulat semakin lebar ..
dengan wajah serius yang sangat lucu. Jongin menundukan tubuh nya , mensejajarkan leher nya agar mudah di gapai kyungsoo .. membuat kyungsoo terdiam dengan wajah memerah , wajah mereka sangat dekat .. jongin terus menatap kyungsoo membuat konsentrasi namja mungil itu buyar membenarkan dasi jongin
''chupp '' Gerakan kyungsoo terhenti merasakan benda kenyal menyentuh bibir nya beberapa detik . lalu menatap jongin dengan ekspresi O_O
''aku sangat mencintai mu '' Jongin merapikan surai kyungsoo yang berantakan dengan jari tangan nya sambil tersenyum kecil . Namja tan itu segera mengambil jas dan tas kerja nya , lalu menarik tangan kyungsoo untuk mengikuti nya , kyungsoo hanya diam mengikuti langkah jongin .
#####
Mata bulat kyungsoo kini semakin bulat , menatap takjub bangunan yang ada di depan nya , sebuah gedung megah bertingkat . menjulang tinggi ke langit .. dengan sebuah pilar raksasa di depan nya bertuliskan
''SAMSUNG CORP''. Sudah hampir sebulan ia mengurung diri , lebih tepat nya di kurung di sangkar emas seorang kim jongin . terasingkan dari kehidupan luar ..
dan kini ia dapat menghirup udara luar kembali dan masih bersama kim jongin tentu nya.
Greb .. Jongin menarik tangan kyungsoo untuk mengikuti nya , jongin melangkah menapakan kaki jenjang nya masuk ke dalam gudang tersebut . mata kyungsoo tak bisa diam , mata bulat nya bergerak menelesuri tiap sudut ruangan yang di lalui nya . Jongin terkekeh pelan , melihat wajah polos kyungsoo yang seperti anak kecil yang baru pertama kali di ajak ke taman bermain .
tangan panjang nya memeluk pinggang kyungsoo agar merapat dengan tubuh nya. Puluhan pasang mata yang berlalu-lalang menatap kea rah mereka dengan tatapan menyelidik. Jongin semakin mengerat kan pelukan nya membuat tubuh kecil kyungsoo tenggelam dalam rangkulan tubuh besar jongin .
terlihat sangat manis .
Setiap orang yang berpapasan dengan namja tan itu menunduk hormat menyapa mengucapkan selamat pagi dan dibalas dengan senyum dan anggukan kecil oleh jongin , dia terlihat sangat berwibawa saat ini . tanpa sadar kyungsoo memperhatikan wajah jongin lekat dari samping . ''apa aku tampan eum ?'' Jongin berucap tanpa mengalihkan pandangan nya , suara jongin membuat kyungsoo tersadar dan segera mengalihkan pandangan nya dengan wajah memerah . Jongin melangkahkan kaki nya lebih cepat merasakan tatapan tajam dari beberapa karyawan yeoja nya , ia tahu kyungsoo sedikit terganggu dengan tatapan itu , mereka segera memasuki lift .. Jongin menekan tombol lift ..
hening sesaat ..
Jongin menatap wajah kyungsoo dalam rangkulan nya , tersenyum tipis melihat ekspresi kyungsoo saat ini yang sedang memanyun-manyunkan bibir nya menunggu pintu lift terbuka .
''jangan menggoda ku '' Jongin menyeringai , kyungsoo mendongakan kepala nya menatap jongin dengan wajah polos nya sesaat terkejut mendengar kalimat yang keluar dari mulut jongin . Lalu menunduk kembali menyembunyikan wajah nya . tangan jongin bergerak mencubit pipi kyungsoo gemas sambil terkekeh pelan , membuat pipi kyungsoo yang merah semakin merah .. jongin terus memainkan pipi kyungsoo sesekali mengelus , mencium , dan mencubit nya lagi . kyungsoo hanya pasrah dengan kelakuan kekanakan jongin .
''Ehhmm .. Jongin mencari sumber suara , wajah nya sedikit terkejut melihat pintu lift sudah terbuka menampakan beberapa pasang mata yang menatap mereka canggung . Jongin segera melepaskan tangan nya di pipi kyungsoo , merapikan sedikit pakaian nya ..
''selamat pagi sajangnim ..'' Seorang lelaki paruh baya membungkuk sopan di hadapan jongin di iringi beberapa orang di belakang nya yang ikut membungkuk sambil menahan senyum . Jongin tersenyum canggung kea rah mereka , menarik tangan kyungsoo melewati kerumunan karyawan nya yang akan memasuki lift .
Tak lama terdengar suara kekehan dar belakang , tepat nya dari arah lift tadi membuat jongin berdecak kesal , sedangkan kyungsoo hanya menundukan wajah nya mengikuti tarikan tangan jongin .
Mereka berjalan menuju sebuah pintu yang sedikit terasingkan dari ruangan lain nya yang menandakan ruangan itu khusus di buat untuk seseorang yang sangat penting di perusahaan ini, ruang kerja direktur , Kim Jongin . Jongin menghentikan langkah nya memeriksa arloji yang bertengger di lengan kiri nya .
''kyungi , seperti nya aku harus segera ke ruang meeting , aku sudah terlambat '' jongin memasang jas hitam yang sedari tadi menggantung di lengan kiri nya . ''park nonaa ..'' Jongin mengarahkan pandangan nya kepada seorang yeoja yang sedari tadi duduk di depan sebuah layar besar yang ada di ruangan itu , yeoja itu segera menghentikan kegiatan nya menghampiri jongin dan kyungsoo . ''ada yang bisaku bantu jongin-ah ?'' ''antarkan kyungsoo ke ruangan ku ..''
''nde …'' Jongin mengecup kening kyungsoo sebentar mengusap belakang kepala namja mungil itu sayang .
''tidak apa-apa kan kau ku tinggal sendiri ..'' Kyungsoo menganggukan kepala nya imut , membuat jongin terkekeh pelan melihat nya . ''aku akan segera menemui mu , kalau kau butuh sesuatu panggil saja park noona ne '' Jongin berucap sambil melirik yeoja yang di panggil nya park nonaa , dia salah satu rekan kerja jongin yang sudah di anggap namja tan itu sebagai nonaa nya , yeoja itu kini menatap curiga membalas tatapan jongin sambil menaikan satu alis nya. ''dia akan baik-baik saja jongin-ah ..'' Yeoja itu memutar bola mata nya malas , dengan tatapan meremehkan . jongin tersenyum tipis lalu memeluk tubuh kyungsoo sebentar .
''aku akan merindukan mu untuk beberapa jam ..'' Setelah jongin melepas pelukan nya , ia segera melangkah meninggalkan kyungsoo yang kini wajah nya sudah merah menundukan kepalanya di depan park noona yang kini menatap kyungsoo tak percaya, melihat apa yang di lakukan jongin barusan terhadap namja bertubuh lebih kecil di depan nya itu. ''apa kau namjachingu nya ?'' kyungsoo mendongakan kepala nya dengan ekspresi O_O nya membuat yeoja itu menjerit ..
''huwaaa .. kau sangat imut kyungsoo-ya …'' yeoja itu mencubit pipi kyungsoo , membuat
kyungsoo meringis karna pipi nya yang sedikit nyeri mendapat cubutan betubi-tubi pagi hari ini . ''eoh.. mianhee .. apa sakit ? .. ayo aku antar ke ruangan jongin ..'' Kyungsoo tersenyum , menatap wajah sumringah yeoja itu. ''ani , aku bisa sendiri .. kau pasti sedang sibuk ..'' ''jinjja .. baiklah .., kalau kau bosan kau bisa menemaniku di sini , otte ..''
''nde , gomawoo noona ..'' Kyungsoo segera melangkah kan kaki kecil nya menulusuri sebuah lorong kecil menuju satu pintu di ujung lorong itu .., sisi-sisi dinding lorong itu terbuat dari kaca transparan . kyungsoo menatap takjub kea rah pemandangan di luar lewat kaca transparan itu, dalam ketinggian seperti ini kota seoul terlihat sangat indah .
''eunghh .. hhh .. sesaakhh ..'' Tubuh kyungsoo mematung mendengar sebuah desahan di balik pintu yang sedikit terbuka di samping tubuh nya .
''emmhh .. sehunnieeh .. akkhh..'' Di lihat nya kini seorang namja cantik dengan tubuh toples, sedang menggelinjang di balik sofa mengeluarkan suara desahan erotis akibat ulah seorang namja yang kini masih berpakaian rapi dengan kemeja dan dasi nya yang memang sedikit berantakan menciumi bibir nya dengan gerakan liar . Kyungsoo memejamkan mata nya , hati nya terasa sesak dan sakit seakan ribuan jarum tertancap di sana menularkan sakit ke seluruh tubuh nya .. perlahan air mata nya mengalir .. Namja yang sangat di cintai nya .. Namja yang pertama kali mengisi cinta dalam hidup nya .. Namja yang merebut ciuman pertama nya .. Kini sedang bergumul dengan namja lain di balik sofa ..
Bibir itu harus nya mencium bibir nya , tubuh itu harus nya memeluk nya .. Ia sangat merindukan sehun yang dulu .. sehun yang menyayangi nya dan menjaga nya ..
''hiks .. cepatlah kembali hunnie .. sebelum semuanya terlambat..'' Air mata nya menetes deras , mengingat janji yang di lontarkan tulus untuk nya ..
''aku akan kembali untuk mu ..'' Haruskah ia menagih janji itu .. Janji yang setiap saat dapat membuat nya ingin mengakhiri hidup , karna tak kunjung di tepati oleh empu nya .. namja itu lah yang mengawali seluruh penderitaan nya .. ,, dan kini semua semakin terasa menyakitkan untuk nya .. Kyungsoo berlari memasuki sebuah pintu kecil dengan tulisan
''toilet'' di atas nya . Kyungsoo menyandarkan tubuh nya di sudut dinding dingin itu , tangisan nya pecah .. air mata mengalir deras membasahi wajah nya. Jantung nya serasa di remas keras di dalam tubuh nya , hati nya sakit .. bahkan terlalu sakit , tubuh kecil itu tak sanggup menanggung beban hidup yang di rasa nya sangat kejam .. Perlahan tubuh nya merosot ke bawah , lutut nya terasa lemas tak sanggup menahan berat tubuh nya . kepala nya serasa ingin pecah .
. ''takdir mempermainkan hidup nya ..'' Tangan nya memukul-mukul lantai sambil menghantam kan kepala nya brutal ke dinding toilet , menyalurkan rasa sakit yang menggerogoti hati nya .
''ia berharap bisa mati perlahan dengan cara ini ..'' di rasakan nya aliran amis itu mengalir di pelipis nya , sebagian wajah putih nya sudah di aliri darah .
. Greb ..
Sebuah tangan besar melingkar di tubuh nya ..
''apa yang kau lakukan eoh ..'' ''ku mohon katakan sesuatu padaku ..''
''jangan siksa diri mu kyungsoo-ah ..'
' ''aku tak ingin kau menanggung semua nya sendiri , jebaal beritahu aku .. hiks ..''
TBC ..
Balas review..
Kkambaek : iyaahh. Gomawo bebh, Lap yu~
LoveHEENJABUJA : aLaaaw~ baik Alhamdulillaah, ga apa apa kok, kajja! Curcol sekalian juga ga apa apa, Author mah hobby baca review. Tenaaaang~ untuk End udah diatur siapa huahahahahahaha. Iya tuh LuLu. Mending gajen ama gue aja-eh?-
rossadilla17 : iya! Manis kaya Uco
opikyung0113: nah Loh! Loh nah! Ada Luhan puLa
.16 : mathih mungkin. Hehe Uco yg terthakithi
