- It's Hurt Here -

Disclaimer : Semua karakter di ff ini milik mereka sendiri, tapi alur cerita ini milik saya, saya hanya mencoba menuangkan imajinasi saya kedalam ff ini, dengan kemampua dibawah standar.NOT ALLOWED TO BASHING THE CAST OR OTHER, UNLIKE LIKE DON'T READ!

Warning : Genderswicth, gaje, abal, typo(s), EYD masih berantakan, dan jauh dari kata sempurna.

0o0o0o0o0
Chapter 7

Siapa lagi jika bukan Nyonya besar Cho heechul dan suaminya Cho hankyung yang baru pulang dari Amerika untuk menjenguk anak dan menantu mereka, namun apa yang mereka dapat setelah melalui perjalan tujuh belas jam didalam pesawat dari Amerika hingga Korea? Anak dan menantu mereka tidak ditemukan dikediaman keluarga Cho ini.

"Sudahlah jagi! Mungkin mereka sedang liburan untuk menenangkan pikiran, lebih baik kita tidur! Apa kau tidak lelah? Hmmm," bujuk Hankyung agar istrinya bisa tenang.

"Tapi Han!"

"Sudahlah! Jagi! Sungmin dan Kyuhyun juga butuh liburan! Ayo cepat kita tidur! Aku lelah!"

"Tapi kita akan memberikan liburan selama tiga hari di pulau Jeju! Apakah itu masih belum cukup?"

"Biarkan saja mereka! Bukankah kau ingin segera mempunyai seorang cucu?"

"Ah ne! Kau benar jagi! Lebih baik kita istirahat!"

Kedua orang itupun segera menuju kamar mereka yang ada di lantai dasar rumah mewah itu, Kepala pelayan Kim hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah laku majikannya yang tidak jauh berbeda dengan anaknya, Kepala pelayan Kim sangat lega karena ketika tuan dan nyonya besar datang Victoria sedang tidak berada dirumah, oleh sebab itu Kepala pelayan Kim secara buru-buru menghubungi Victoria agar tidak pulang.

.

Donghae tengah bersenandung sambil berjalan dan terdapat dua hot coffe ditangannya, ia selalu tersenyum hari ini, karena perlahan Hyukkie mau menerimanya kembali, namun langkah ceria itu terhenti ketika melihat sosok yeoja yang begitu dicaintainya sedang bercanda tawa dengan dokter Kang yang Donghae dengar adalah salah satu dokter yang selalu berada disisi Hyukkie.

"Hyukkie jagiiii!" panggil Donghae dari kejauhan dengan sedikit emosi.

Hyukkie-pun mengedarkan pandangannya mencari sosok orang yang memanggilnya, ia tersenyum ketika melihat Donghae tersenyum lebar padanya dengan dua hot coffe ditangannya.

"Jadi dia namja chingumu Hyukkie? Kalau begitu aku permisi dulu!" pamit dokter Kang.

"Ne, Kang usainim! Gomawo atas sarannya!" jawab Hyukkie sambil melambaikan tangan kepada dokter Kang yang mulai berjalan menjauhinya, dokter Kang-pun membalasnya sambil melambaikan tangan.

Donghae tersenyum sinis melihatnya, ia-pun berjalan mendekati Hyukkie yang masih melambaikan tangannya pada dokter Kang.

"Hyukkie jagi!" sahut Donghae pada Hyukkie yang kini tengah memunggunginya.

Hyukkie-pun segera berbalik dan tersenyum tidak bersalah pada donghae."Wae Hae-ah?" tanya Hyukkie kaku.

"Anhi! Aku hanya ingin memberimu ini!" jawab Donghae sambil memberikan segelas hot coffe-nya pada Hyukkie. "Apa kau ada acara malam ini jagi?" lanjut Donghae sambil meminum coffe-nya.

Hyukkie menggeleng pelan."Anhi! Waeyo?".Hyukkie cukup kaget dengan reaksi Donghae, biasanya jika Donghae melihatnya sedang berinteraksi dengan namja lain ia akan marah pada Hyukkie, tapi kali ini tidak.

"Apa kau tidak keberatan jika aku mengajakmu makan malam?" tanya Donghae dengan tatapan penuh harap.

Hyukkie tersenyum ceria."Baiklah!" jawab Hyukkie ceria.

" Baiklah kalau begitu akan kutunggu di taman jam Sembilan tepat! Annyeong Lee usainim!" pamit Donghae sambil tersenyum senang.

.

"Issh! Kenapa Eomma dan Appa Kyuhyun harus pulang! Aku harus jauh-jauh dari sana untuk pulang kerumahku!" gerutu Victoria didepan pintu apartemennya.

Ia terkejut ketika mendapati apartemennya dengan keadaan terang dengan lilin menyala di setiap penjuru ruangan sehingga kesan romantic tercpita disana, ia sempat berpikir bahwa Kyuhyun yang melakukan semua itu.'Apa mumgkin Kyuhyun Oppa yang melakukan semua ini? Ahh! Benarkah! Kyuhyun Oppa' gumam Victoria dalam hatinya, ia semakin mempercepat langkah kakinya untuk segera menuju ruang tengah.

Ia melihat seorang namja yang tengah duduk membelakanginya dengan satu botol wine dan terdapat dua buah gelas disana.

"Kyuhyun Oppa?" sahutnya agar namja itu menoleh kearahnya, namun saat namja itu menoleh kearahnya raut kekecewaan di wajah maupun dihatinya tak dapat terbendung, ia sangat kaget melihat namja yang tengah duduk didepannya."Nikchun-ssi? Bagaimana bisa kau masuk ke dalam rumahku? Cepat keluar!" ucap Victoria sakratis.

Nikchun hanya tersenyum mendengar pengusiran Victoria itu."Hei! Ayolah! Aku datang kesini hanya untuk ingin minum wine bersamamu! Bukankah kemarin kau memberi tahuku password rumah-mu Victoria-ssi?"

"Ohh! Ne aku lupa! Tapi aku tidak menyangka kau akan benar-benar datang!" ucap Victoria meremehkan.

"Duduklah! Ayo kita minum bersama!"

Victoria berjalan mendekati sofa dimana Nikchun duduk, ia segera meneguk habis wine yang nikchun tuangkan, mungkin ia sedang berada dalam keadaan kacau belakangan selalu minum wine.

"Hei! Victoria-ssi! Minumlah perlahan! Kau akan cepat mabuk jika seperti itu!" cegah Nikchun pada Victoria.

Tapi Victoria tidak mendengarkannya, ia terus menuangkan wine dari botol dan menegukknya cepat.

Setengah botol wine sudah Victoria habiskan, pipinya memerah dan tatapan matanya terlihat tak focus, Nikchun segera meraih botol itu dan menyimpannya."Hei! Kau punya masalah? Mau berbagi denganku? Aku mau jadi teman curhatmu! Katakan saja!"

"Hiks .. hiks .. Kyuhyun Oppa, hiks, aku rasa dia sudah tidak mencintaiku! Dia sudah mulai mencintai istri sahnya! Aku harus bagaimana? Ini semua gara-gara dirimu! Jika saja saat itu artikel itu tidak muncul mungkin sekarang aku sudah menjadi istri sah Kyuhyun Oppa! Kau jahat Nickhun-ah! Kau jahat!" racau Victoria, namun karena pengaruh wine terlalu kuat, tak lama kemudian ia tertidur pulas di sofa.

Nickhun tersenyum melihat itu, ia segera menggendong Victoria menuju kamarnya, ia membaringkan Victoria dengan hati-hati karena takut jika yeoja ini akan bagun, kemudia ia-pun segera keluar ruangan untuk mematikan semua lilin yang ia hidupkan.

Setelah selesai dengan itu semua Nickhun beranjak meninggalkan aparteman Victoria.

.

.

~ It's hurt here ~

Matahari mulai meninggi, menampakkan cahayanya yang menerangi muka bumi, tapi hingga saat ini Kyuhyun dan Sungmin masih enggan untuk bangun dari dunia mimpi mereka, hingga ponsel Kyuhyun yang bergetar membangunkan Sungmin, ia mencoba untuk membangunkan Kyuhyun tapi Kyuhyun malah makin memeluknya dengan erat.

Alhasil Sungmin-lah yang harus bangun dan menerima telepon itu.

"Ne, yeoboseyo?"

". . ." mendengar bentakan dari sang penelpon otomatis Sungmin-pun menjauhkan ponsel itu dari telinganya, ia segera melihat nama si penelpon itu 'Eomma' Apa Eomma pulang?

"Eomma! Sungminiyeyo!"

". . ."

"Ne, arraseoyo eomma ^^"

". . ."

"Nee .. "

Pliip, Sungmin mematikan sambungan teleponnya, ia terkejut mendapati wallpaper ponsel kKuhyun yang berupa gambar yang kemarin mereka ambil dibukit, Sungmin sedikit malu melihat gambar itu karena ia mencium Kyuhyun, ia tersadar lalu segera membangunkan Kyuhyun untuk menyampaikan pesan Heechul eommanya.

"Oppa! Oppa!" sahut Sungmin sambil menggoyang badan Kyuhyun, namun Kyuhyun tak merespon apapun, Sungmin mencoba cara lain, ia ingin menggunakan cara yang lembut, perlahan ia mendekatkan wajahnya ke telinga Kyuhyun dan berbisik."Bangun Oppa! Eomma meminta kita pergi ke Jeju!" bisik Sungmin lembut.

"Mwo? Eomma?" Kyuhyun langsung terbangun mendengar bisikan Sungmin.

"Ne, eomma ada dirumah sekarang! Eh .. Rumah?" jawab Sungmin sambil berpikir."RUMAH! Eottohkke? Apa eomma sudah tau jika Victoria-ssi dirumah? Eottohkke Oppa?" tanya Sungmin yang baru sadar dengan semuanya, mungkin dia masih setengah sadar saat menerima telepon dari eomma Kyuhyun.

"Kau bilang eomma meminta kita pergi Jeju?" tanya Kyuhyun bingung.

"Ne, eomma menunggu kita satu jam lagi dibandara, eomma bilang kita harus pergi Jeju untuk menghadiri pesta yang diadakan oleh Choi corporation,"

"Arraseo! Lebih baik kau cepat mandi jagi, aku akan bertanya pada eomma agar lebih jelas lagi," ujar Kyuhyun samba mengambil ponselnya.

Sungmin hanya menggangguk sebagai jawaban, ia segera beranjak menuju kamar mandi, meninggalkan Kyuhyun yang sedang mencoba menghubungi eommanya.

"Eomma! Apa eomma sudah pulang!"

". . ."

"Hehehe, mianhaeyo! Kami berada di daerah pantai Naksan!"

". . ."

"Untuk apa kami harus hadir?"

". . ."

"Nee, satu jam lagi kita bertemu di bandara,"

Pliip, Kyuhyun mematikan sambungan teleponnya, ia menghela nafas berat."Kenapa aku harus datang?" lirih Kyuhyun sambil kembali merebahkan tubuhnya di bed.

Sebenarnya Kyuhyun sangat malas berurusan dengan keluarga Choi, ia sangat malas bertemu dengan keluarga Choi karena ia pasti akan melihat Choi Siwon disana, ah! Alasan mengapa ia malas bertemu Siwon adalah Sungmin! Ya ! Siwon adalah mantan namjachingu Sungmin yang memutuskan hubungan mereka secara sepihak, Kyuhyun tidak suka terhadap namja ini karena ia membuat Sungmin menangis.

Di awal pertemuan mereka, Kyuhyun mendapati Sungmin sedang menangis karena baru saja diputuskan oleh namjachingunya secara sepihak, ia membantu Sungmin untuk tertawa hari itu, mereka terus bertemu dan saling bertukar cerita tentang hari-hari mereka, sampai takdir memutuskan mereka untuk menjadi sepasang suami istri walaupun, mereka baru bisa merasakan kebahagian itu sekarang.

Kyuhyun sangat tidak suka jika Sungmin bertemu dengan Siwon, karena sebenarnya namja berlesung pipi itu masih mencintai Sungmin, ia sempat menjelaskan semuanya pada Kyuhyun bahwa ia memutuskan Sungmin karena kedua orang tuanya, ya, orang tua Siwon menjodohkannya kepada Kim kibum, seorang seniman cantik yang baru selesai menimba ilmu di Amerika, walaupun Siwon dan Kibum sudah menikah tapi tetap saja Kyuhyun merasa risau dengan semua itu, ia takut Siwon akan membawa Sungmin lari darinya.

"Oppa! Kenapa Oppa masih tidur? Bukankah kita harus sampai di Seoul satu jam lagi?" tanya Sungmin bingung karena masih melihat Kyuhyun terbaring di bed mereka.

"Jagi, lebih baik kita tidak usah ikut ne?" bujuk Kyuhyun sambil menatap penuh harap pada Sungmin.

"Eh, waeyo Oppa?" tanya Sungmin heran.

"Ayolah jagi! Aku tidak mau kesana!"

"Oppa! Kita tidak akan menemukan Siwon Oppa disana! Dia berada di Amerika bersama Kibum Eonnie!"

"Kenapa kau masih memanggil Siwon-ssi dengan sebutan Oppa?"

"Oh Oppa! Akukan hanya memanggilnya Oppa! Itu wajarkan! Dia itu beberapa tahun lebih tua dariku!"

"Tapi kau juga memanggilku Oppa! Setidaknya berikan aku panggilan berbeda!"

"Aissh! Memang susah berbicara dengan Oppa jika sudah seperti ini! Baiklah akan aku beri panggilan berbeda! Apa panggilan yang Oppa mau? Yeobo? Jagi? Honey? Baby? Oops! Apa yang aku katakan?" ujar Sungmin sambil menutup bibir dengan kedua tangan mungilnya.

Kyuhyun terkekeh geli mendengar ucapan Sungmin."Baiklah aku rasa jagi lebih baik anhi! Anhi! Yeobo lebih baik! Jadi panggil aku yeobo!" jawab Kyuhyun sambil tersenyum evil.

Sungmin hanya diam mematung, ia sudah dua kali lepas control seperti ini, yang pertama, kemarin ia mencium Kyuhyun dan yang kedua ia mengucapkan kalimat yang sangat aneh.

Kyuhyun semakin mengembangkan senyum evil-nya, ia berjalan mendekati Sungmin lalu memeluk pinggangnya."Cepat jagi! Panggil aku yeobo!" bisik Kyuhyun ditelinga Sungmin.

Wajah sungmin sudah seperti keriting rebus, ia berusaha menetralkan aliran darahnya."Sudahlah Oppa! Cepat mandi! Apa kau ingin dipukuli Heechul eomma karena datang terlambat?" ucap Sungmin berusaha mengalihkan pembicaraan.

"Baiklah! Kali ini kau bisa lolos jagi! Tapi kau harus ingat! Kau berhutang padaku!" jawab Kyuhyun sambil berlalu kekamar mandi.

Sungmin menghela nafas lega ketika Kyuhyun sudah pergi kekamar mandi, ia segera mengganti pakaiannya dan menyiapka pakaian Kyuhyun.

.

.

Incheon International Airport

Heechul tengah menggerutu tak karuan karena, sudah setengah jam ia menunggu anak menantunya di bandara Incheon."Sebenarnya mereka kemana? Sudah setengah jam kita menunggu disini Han!" adu Heechul pada suaminya yang setia mendengarkan setiap gerutuannya.

"Sudahlah Chullie jagi, mungkin mereka masih dijalan," jawab Hankyung sambil mengelus punggung istrinya agar ia bisa tenang dan berhenti menggerutu.

"Tapi han—"

"Eomma! Appa! Jeosunghaeyo! Kami terlambat" ujar Sungmin memotong ucapan Heechul.

Dan disusul Kyuhyun di belakangnya.

"Ya! Dideul! Eomma hampir mati kepanasan menunggu kalian disini!" amuk Heechul pada anak dan menantunya."Sudahlah! Jangan di jawab sekarang lebih baik kita berangkat sekarang! Eomma tidak mau lama-lama di Seoul!" lanjut Heechul sambil menarik lengan Hankyung lalu berjalan menuju gate yang sudah ditentukan untuk pesawat pribadi Keluarga cho.

Kyuhyun hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah laku eomma-nya, sedangkan Sungmin, ia hanya menatap Heechul dengan tatapan bingung, mereka masih berdiri ditempat semula sampai Heechul kembali berteriak pada mereka."Kenapa kalian diam saja? Ayo cepat!"

Mendengar itu, Kyuhyun langsung menggandeng istrinya itu untuk segera menyusul eomma dan appa Sungmin masih memandang Heechul dengan tatapan bingung dan tidak percaya.

"Sudahlah jagi! Jangan tatapi eomma dengan tatapan seperti itu!" ujar Kyuhyun menyadari tatapan Sungmin kepada Heechul.

"Aku tidak percaya Oppa! Apa atmosfir di Amerika mampu membuat eomma seperti itu?" tanya Sungmin bingung dengan tatapan melayang.

"Mungkin! Anhi! Mungkin eomma selalu berada di dekat appa jadi seperti itu!" jawab Kyuhyun asal.

"Apa itu berpengaruh?"

"Tentu saja!" jawab Kyuhyun dengan percaya diri.

.

Mereka-pun pergi bersama ke pulau Jeju dengan menggunakan pesawat pribadi keluarga Cho, di sepanjang perjalanan, Heechul dan Hankyung terus saja bermesraan tanpa memperhatikan Kyuhyun dan Sungmin, Kyuhyun yang merasa risih dengan itu-pun segera menarik Sungmin untuk menjauh dari Heechul dan Hankyung dan meninggalkan mereka berdua, Kyuhyun dan Sungmin-pun asik dengan dunia mereka berdua tanpa menyadari bahwa Heechul dan Hankyung melihat mereka.

.

Setelah beberapa lama menempuh perjalanan dari Seoul menuju Jeju, akhirnya mereka-pun sampai di pulau Jeju, Heechul langsung menceramahi Kyuhyun agar tidak terlalu sering mengajak Sungmin berjalan-jalan, karena Heechul khawatir dengan keadaan Sungmin, bahkan setelah sampai di hotel-pun Kyuhyun dan Sungmin dilarang untuk keluar, alhasil Kyuhyun dan Sungmin-pun hanya duduk bersantai dikamar mereka.

Seperti sekarang ini, mereka tengah duduk diranjang dengan posisi Sungmin tidur di paha Kyuhyun dan Kyuhyun yang bersandar pada sandaran bed sambil memainkan psp-nya, Sungmin menghela nafas berkali-kali karena merasa bosan, ia mencoba memejamkan matanya beberapa kali namun tidak berhasil.

Kyuhyun melihat itu tersenyum lalu mematikan psp-nya."Wae jagi?" tanya Kyuhyun sambil mengelus dahi Sungmin dengan lembut.

Sungmin mendongak menatap Kyuhyun yang tengah tersenyum manis padanya."Aku sangat bosan Oppa! Tidak ada hal yang bisa aku lakukan disini!" jawab Sungmin sambil mengerucutkan bibirnya lucu.

"Kau mau menonton film jagi ? Oppa rasa dikamar ini ada beberapa kaset film yang bisa kita tonton!" tawar Kyuhyun.

Sungmin menggeleng."Anhi! Aku ingin tidur Oppa! Apa Oppa mau menemaniku? Jangan mainkan psp bodoh itu! Ne?" tolak Sungmin sambil melancarkan puppy eyes agar Kyuhyun mau menuruti keinginanya.

Kyuhyun tersenyum simpul."Baiklah! Kemari!" jawab Kyuhyun sambil menepuk-nepuk bed disisinya.

Sungmin tersenyum senang lalu segera merangkak untuk tidur disamping Kyuhyun, ia melingkarkan lengannya di leher Kyuhyun."Oppa? Katakan kau mencintaiku!" pinta Sungmin pada Kyuhyun yang tengah memelukanya dengan erat.

"Saranghae Cho Sungmin! Jeongmal saranghae " ujar Kyuhyun sambil mengecup kepala Sungmin dengan penuh kasih sayang, dan akhirnya mereka-pun tertidur pulas.

.

Esok harinya Kyuhyun dan Sungmin dibawa paksa oleh Heechul untuk membeli baju yang akan mereka kenakan di pesta malam nanti, Kyuhyun dan Sungmin hanya pasrah dengan kelakuan Heechul yang terkesan seperti anak muda, walaupun usianya sudah tidak terlalu muda.

Setelah beberapa jam mereka memilah-milah pakaian, kali ini Heechul mengajak Sungmin pulang kehotel dan meriasnya tentu saja Heechul telah menyuruh seorang Stylish untuk membantu dirinya dan Sungmin mempercantik diri, lalu meninggalkan Kyuhyun dan Hankyung berdua, mereka-pun merutuki nasib mereka sendiri, selama menunggu Heechul Sungmin, Hankyung bercerita banyak tentang Heechul yang lebih banyak berubah, Kyuhyun tertawa terpingkal-pingkal karenanya.

"Hahaha? Bagaimana bisa eomma dan appa bertemu dengan Jaejong ahjumma dan Yunho ahjussi disana?" ujar Kyuhyun menertawai cerita Hankyung.

"Appa juga tidak tau! Saat kami sedang pergi liburan tiba-tiba Jaejong datang menyapa kami," jawab Hankyung dengan kesal.

"Pantas saja kelakuan eomma seperti anak muda lagi! Lihatlah Jaejong ahjumma juga seperti itu!" ujar Kyuhyun meledek.

"Apa yang kalian bicarakan? Sampai-sampai tertawa sekeras ini?" tanya Heechul yang baru saja selesai dirias.

Hankyung termangu melihat istrinya yang sangat cantik."An .. anhi yeobo! Kami tidak membicarakan apapun!" jawab Hankyung terbata-bata.

Kyuhyun hanya bisa menahan senyum melihat ekspresi appa-nya, ia tersadar bahwa Sungmin tak ada disisi Heechul."Eomma! Sungmin mana? Kenapa dia tidak keluar bersama eomma?" tanya Kyuhyun bingung.

"Eoh! Sungmin belum selesai! Lihat saja nanti! Kau pasti akan meleleh melihat Sungmin! Tapi kenapa kalian belum mengganti pakaian? Cepat pestanya akan di mulai setengah jam lagi! Aku akan melihat kalian setelah lima belas menit!" jawab Heechul mutlak.

Tanpa aba-aba Kyuhyun dan Hankyung segera bergegas bersiap-siap, Heechul tersenyum lalu bergegas kembali kekamarnya dan melihat menantunya, ia sangat terpukau melihat Sungmin yang menggunakan gaun hitam panjang dengan bahu yang terlihat jelas.

"Oh my good! Sungmin-ah! kau sangat cantik jagi! " puji Heechul sambil berjalan mendekati Sungmin yang tengah berdiri didepan kaca.

"Jeongmalyo eomma?" tanya Sungmin dengan mata berbinar.

"Of course honey! You're so amazing tonight! Lebih baik kita gerai rambutmu ini ne?"

"Ne eomma !" jawab Sungmin pasrah.

"Aigoo! Menantuku cantik sekali! Ayo kita keluar jagi! Kyuhyun pasti akan meleleh melihatmu! Kajja!".

Heechul-pun membawa Sungmin keluar untuk menemui suami dan appanya, saat tiba di luar, seperti yang Heechul katakana, Kyuhyun tak berkedip melihat istrinya yang disulap menjadi putri.

"Aigoo jagi! Sudah eomma bilangkan! Lihat bahkan Kyuhyun-pun tak berkedip melihatmu! Kau memang sangat cantik!" ujar Heechul sambil mengelus tangan Sungmin.

"Eomma! Bagaimana eomma bisa membiarkan Sungmin memakai baju yang memperlihatka bahunya!" bentak Kyuhyun yang baru tersadar dari pesona seorang Lee Sungmin.

"Ya! Apa kau bercanda hah? Ayolah istrimu ini mempunyai badan yang indah! Jika eomma hanya tunjukann bahunya tidak apa-apakan? Jangan berlebihan! Ayo cepat kita ke bawah! Acara akan dimulai sepuluh menit lagi!" jawab Heechul dengan tak kalah membentak."Ayo Hannie! Oh ya! Jangan sampai kau membiarkan Sungmin di lirik namja lain! Arraseo! Eomma duluan Minnie jagi!" lanjutnya sambil menarik tangan Hankyung untuk berjalan bersamanya.

"Jika Oppa tidak suka aku akan menggantinya?" ujar Sungmin ketika Heechul dan Hankyung sudah tak terlihat.

"Anhi jagi! Sudahlah ayo kita pergi! Nanti kita terlambat!" jawab Kyuhyun sambil menggandeng mesra tangan Sungmin.

Ketika mereka memasuki tempat acara, semua pandangan tertuju pada mereka para tamu undangan saling berbisik-bisik melihat Sungmin dan Kyuhyun yang tampil begitu sempurna malam ini.

Melihat kedua anaknya sudah datang, Heechul segera menghampiri mereka dan membawa mereka bertemu dengan keluarga Choi.

Terlihat raut wajah tidak senang Kyuhyun dan raut wajah tegang Sungmin, Sungmin mencengkram tangan Kyuhyun dengan erat ketika melihat Siwon dan istrinya menghampiri mereka.

"Oh! Annyeonghaseyo Kyuhyun-ssi! Sungmin-ah!" sapa istri Siwon yang tak lain tak bukan adalah Kim kibum.

"Ah! Ne annyeonghaseyo Kibum Eonnie!" jawab Sungmin sedikit gugup.

"Wahh, kalian berdua terlihat sangat serasi! Lihat semua pandangan tertuju pada kalian!" puji Kibum pada Kyuhyun dan Sungmin.

"Gomawoyo Eonnie," sungmin sedikit bingung menghadapi Kibum dan Siwon, dari tadi Kyuhyun dan Siwon hanya diam dan mengeluarkan aura yang menakutkan.

"Oh tunggu sebentar! Sepertinya tamuku sudah datang!" ujar Kibum sambil berjalan meninggalkan Sungmin, Siwon, dan Kyuhyun dalam keheningan, Sungmin terus mengcengkram tangan Kyuhyun hingga lengan jas yang Kyuhyun kenakan menjadi kusut.

"Kyu-ah! Sudah lama kita tidak bertemu! Ayo aku kenalkan pada istriku! Aku pinjam dulu ya Sungmin-ssi!" ujar teman Kyuhyun yang bernama Changmin.

Kyuhyun hanya pasrah di tarik namja tinggi nan kurus itu, sungguh hatinya sangat tidak rela meninggalkan Sungmin dan Siwon berdua, Sungmin hanya diam tak bersuara, begitu juga Siwon, mereka dalam suasana yang benar-benar kaku sekarang, hingga Siwon mencoba membuka perbincangan.

"Apa kau ingin minum sesuatu Sungmin-ah?" tawar Siwon pada Sungmin.

"Ah, ne Oppa!" jawab Sungmin kikuk.

Siwon-pun pergi membawa dua gelas wine untuk dirinya dan sungmin.

Mereka mulai mengobrol ringan dan diiringi canda tawa, tanpa mereka sadari Kyuhyun menatap mereka dengan tatapan membunuh.

Sungmin melihat kesekelilingnya mencoba mencari Kyuhyun yang tak kunjung kembali. ia tersenyum lega menemukan sosok yang dicarinya, namun ia bergidik ngeri ketika melihat tatapan Kyuhyun yang sangat menakutkan, ia sangat mengerti kenapa Kyuhyun seperti itu.

Sungmin-pun merencanakan sesuatu agar Kyuhyun tak marah padanya, ia tersenyum ketika sudah mendapat ide, dari kejauhan Sungmin memanggil Kyuhyun."Yeobo! Nan yeogisseo!" panggil Sungmin sambil berjalan mendekati Kyuhyun.

Siwon membelalakan matanya tak percaya."Yeo .. yeobo?" ucap Siwon terbata-bata, ia menggeleng-gelengkan kepalanya tak percaya.

"Wonnie! Kau kenapa?" suara lembut Kibum menyadarkan Siwon.

Dengan cepat Siwon membuang pandanganya dari Kyuhyun dan Sungmin lalu segera memandang wajah istrinya." Anhi Bummie jagi! Apa kau sudah selesai berbincang dengan tamumu?" jawab Siwon cepat.

Kibum tersenyum lalu segera merengkuh tangan suaminya itu."Ne aku sudah selesai! Ayo kita sapa tamu yang lain!" ujar Kibum sambil menarik Siwon menemui tamu yang lain.

.

"Yeo .. yeobo?" tanya Kyuhyun pada dirinya sendiri dengan tergagap, ia menatap tak percaya pada Sungmin yang berjalan mendekatinya.

Sungmin tersenyum melihat Kyuhyun yang menatap tak percaya padanya."Wae? Bukankah tadi Oppa yang memintaku untuk memanggil Oppa 'Yeobo'" tanya Sungmin sambil merengkuh tangan Kyuhyun.

"Ulangi jagi!" perintah Kyuhun sambil menangkup kedua pipi Sungmin.

Sungmin tersenyum, lalu menggenggam kedua tanga Kyuhyun yang menangkup pipinya."Yeobo! ujar Sungmin sambil menatap wajah Kyuhyun yang lucu.

Tanpa aba-aba Kyuhyun langsung menarik Sungmin meninggalkan ruang acara, ia menarik Sungmin menuju kamar mereka yang terletak di lantai 5 gedung hotel ini, Sungmin hanya tersenyum melihat kelakuan Kyuhyun yang menjadi aneh dan berubah 360 derajat ketika Sungmin memanggilnya yeobo.

BRUKK

Pintu kamar ditutup dengan kasar oleh Kyuhyun, Sungmin hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah Kyuhyun.

BRAKK

Kali ini namja tinggi itu membantingkan tubuhnya ke bed lalu menekan pelipis kepalanya beberapa kali, Sungmin segera menghampiri suaminya itu, ia memeluknya dari belakang."Waeyo Oppa?" tanya Sungmin sambil menenggelamkan kepalanya di punggung Kyuhyun.

Kyuhyun membalikan badannya untuk menatap Sungmin, ia segera memeluk pinggang Sungmin dan mencium dahi istrinya itu. "Jagiya!" sahut Kyuhyun sambil mengelus kepala Sungmin.

Sungmin terpejam menikmati elusan itu."Wae Oppa?"

"Panggil aku yeobo sekali lagi!" pinta Kyuhyun sambil membawa wajah Sungmin untuk menatapnya.

"Yeobo? Memangnya kenapa Oppa? Apa Oppa tidak suka? Kalau begitu aku tidak akan mengulanginya lagi!"

"Anhi! Bagaimana bisa aku tidak suka? Apa kau tidak lihat tadi wajah Siwon-ssi ? Sangat lucu ketika kau memanggilku yeobo!" jawab Kyuhyun bangga.

"Ck! Wajah Oppa juga lucu!"

"Aissh! Kenapa kau malah memojokkanku? Hah?" kesal Kyuhyun karena Sungmin terkesan membela Siwon.

"Kenapa aku harus membelanya Oppa? Kenapa wajah kalian berubah menjadi lucu? Apa suara-ku aneh?"

"Tentu saja tidak! Suaramu indah itulah sebabnya wajahku jadi lucu mendengarnya! Yeobo saranghae!" jawab Kyuhyun sambil kembali memeluk Sungmin dengan erat.

"Jeongmal?" tanya Sungmin dengan mata berbinar.

"Tentu saja! Suara istriku ini sangat indah!" jawab Kyuhyun mantap.

"Gomawo, naddo saranghae yeobo!" ujar Sungmin sambil mengecup pipi Kyuhyun sekilas, lalu Sungmin membukakan jas dan dasi Kyuhyun perlahan."Lebih baik Oppa pergi mandi! Lihat wajah Oppa sudah kusut seperti baju yang tidak di setrika sama sekali!" lanjut Sungmin sambil mengelus wajah Kyuhyun.

"Arraseo!" jawab Kyuhyun sambil beranjak dari bed dan diikuti Sungmin.

CUPP

"Saranghae!" .Kyuhyun mencium pipi Sungmin sekilas lalu berlari menuju kamar mandi.

Sungmin tersenyum kecil lalu meraba pipi-nya yang Kyuhyun cium, ia beranjak untuk membersihkan make-up yang menempel di wajahnya, ia mengikat rambutnya hingga membuat leher dan bahunya terlihat jelas, tiba-tiba handphone-nya berdering, ia tersenyum lalu segera berjalan menuju balkon untuk mengangkatnya.

"Eommaaaaaaaaaaa! Appaaaaaaa!"

". . ."

"Ne! Putri kalian ini baik-baik saja! Kenapa eomma dan appa tidak pulang! Tega sekali!"

". . ."

"Ne! Arraseoyo!"

". . ."

"Ne! Naddo saranghae!"

Pliip, Sungmin mematikan sambungan teleponnya, ia menghela nafas panjang sambil menikmati pemandangan pulau Jeju di malam hari.

"Jadi, apa yang sedang kau lakukan ahgassi ? Disini dingin," suara Kyuhyun mengintrupsi Sungmin, ia menutupi bahu Sungmin dengan selimut kecil yang ia bawa dari dalam.

"Oppa!" jawab Sungmin sambil tersenyum melihat Kyuhyun.

"Kenapa kau suka sekali keluar di malam hari! Ini musim dingin jagi! Apa lagi pakaian yang kau gunakan itu terbuka! Masuklah! Bisa-bisa kau demam!"

"Peluk aku agar aku tidak terlalu kedinginan Oppa!" elak Sungmin agar Kyuhyun mengijinkannya untuk diam diluar.

"Ck! Kau ini! Arraseo!" jawab Kyuhyun kemudian memeluk Sungmin dari belakang.

"Oppa! Kenapa jika Oppa memelukku aku selalu merasa hangat?"

"Kenapa? Oppa juga tidak tau! Jika Oppa memelukmu Oppa juga merasakan hal yang sama jagi!"

"Oppa! Saranghae! Oppa harus berjanji tidak akan meninggalkanku? Ne!"

"Naddo saranghae! Oppa janji tidak akan meninggalkanmu! Kau juga harus berjanji!"

"Ne! Aku tidak akan pernah meninggalkan Oppa!"

"Gomawo jagi!"

"Oppa! Oppa harus berjanji akan membawa aku melihat bintang musim semi nanti ne?"

"Arraseo! Yaksokhae!"

Setelah beberapa lama mereka terdiam, Kyuhyun menikmati pemandangan laut yang tersaji di hadapan mereka, sambil sesekali mencium pucuk kepala Sungmin, kamar Kyuhyun dan Sungmin memang langsung menghadap kelaut, oleh sebab itu Sungmin betah berada di balkon.

"Jagi!" Kyuhyun memanggil Sungmin, namun tak ada sahutan."Jagi? Apa kau tidur?" tanya Kyuhyun sambil mengibas-ngibaskan tanganya didepan wajah Sungmin, namun tetap tak ada sahutan."Ck! Seharusnya kau masuk dari tadi! Lihat bahkan kau sampai tertidur disini!" lanjutnya sambil menggendong Sungmin ala bridal style dan menidurkannya di bed.

.

.

Sungmin mengerjap-ngerjapkan matanya, ia melihat sekelilingnya."Dikamar? Bukankah aku berada di balkon bersama Oppa?" tanya Sungmin pada dirinya sendiri."Eh? Dimana Oppa?" lanjutnya, ia-pun beranjak untuk mencari Kyuhyun, karena Kyuhyun tak menemukan Kyuhyun disampingnya.

Sungmin membuka pintu kamar mandi berharap menemukan Kyuhyun disana, tapi nihil, sosok Kyuhyun tak ia temukan disana, lalu Sungmin menuju balkon, hasilnya tetap sama, Kyuhyun tak ada.

Sungmin hendak menelponnya, namun Kyuhyun meninggalkan handphone-nya di kamar.

Akhirnya Sungmin memutuskan untuk mandi, ia merasa kepanasan karena masih menggunakan gaun pesta, ia mengguyur seluruh tubuhnya dengan air hangat.

Dan setelah lima belas menit-pun Sungmin keluar dari kamar mandi, ia melihat Kyuhyun sedang bersandar bed sambil memainkan handphonenya, Sungmin menggembungkan pipinya sebal, ia berjalan mendekati bed lalu merebahkan tubuhnya disamping Kyuhyun, tanpa menyapa suaminya itu.

Mungkin ia merasa sebal karena ditinggalkan tidur sendirian, posisinya sekarang memunggungi Kyuhyun.

Kyuhyun menautkan kedua alisnya bingung melihat Sungmin yang cuek padanya.'Wae? Apa dia marah aku tinggal sendiri?' tanya Kyuhyun dalam hatinya, ia segera menyimpan handphone-nya lalu menatap Sungmin yang memunggunginya."Jagi!" sahut Kyuhyun , namun Sungmin tak bergeming, Kyuhyun-pun mencoba memeluk Sungmin dari belakang lalu membawa yeoja itu untuk menatapnya.

"Kenapa kau mandi tengah malam seperti ini jagi?" tanya Kyuhyun tapi tak ada jawaban dari Sungmin, Kyuhyun tahu, meskipun Sungmin memejamkan matanya saat ini tapi yeoja ini belum benar-benar tertidur dan ia benar-benar yakin bahwa Sungmin marah padanya."Hei! Jawab aku! Kau belum tidurkan jagi?"

Sungmin tetap tak bergeming, ia tidak membuka matanya ataupun menjawab pertanyaan Kyuhyun, ia benar-benar kesal dengan Kyuhyun yang meninggalkannya sendirian, ia benar-benar tidak suka jika ia ditinggal tidur sendirian.

Dulu ia pernah marah seminggu full pada eomma-nya karena eomma-nya meninggalkan ia tidur sendirian, mungkin kejadian itu akan terulang dan menimpa Kyuhyun.

Kyuhyun tersenyum, ia tahu Sungmin masih terjaga dan sengaja memejamkan matanya, Sungmin memang sengaja mendiamkannya karena marah, kemudian ia menyungingkan senyum evilnya, ia mendapat ide untuk membuat Sungmin mau berbicara padanya, perlahan ia mendekatkan wajahnya ke wajah Sungmin.

Dengan sengaja ia membuat nafasnya menari-nari di permukaan wajah Sungmin, ia semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Sungmin hingga tiba-tiba.

Sungmin membuka matanya dan melempar tatapan sinis pada Kyuhyun."Apa yang Oppa lakukan? Oppa mengganggu tidurku!" ujar Sungmin ketus.

Ia benar-benar merasakan saat Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke wajah Sungmin, Sungmin merasa mati kutu, jantungnya benar-benar berdetak di luar kendali ketika merasa nafas Kyuhyun menari-nari di permukaan wajahnya.

Tapi ia masih ingat, bahwa ia tengah marah pada Kyuhyun, oleh karena itu ia berusaha keras untuk menertralkan detak jantungnya dan berusaha agar bersikap ketus pada Kyuhyun.

Kyuhyun tersenyum menang, ia berhasil membuat Sungmin bangun, sikap Sungmin ketus padanya itu menandakan ia benar-benar marah pada Kyuhyun, sekarang wajah Sungmin dan Kyuhyun hanya berjarak 5 cm lagi, Kyuhyun semakin menyungingkan senyum evil-nya yang membuat siapa saja bergidik ngeri.

Termasuk Sungmin, ia menelan salivanya melihat smirk evil Kyuhyun yang mengembang, apalagi jarak wajahnya yang cukup dekat membuat Sungmin tidak bisa berpikir normal.

Kyuhyun menelusuri wajah Sungmin dengan telunjuknya."Kenapa kau mendiamkanku jagi?".

Sungmin tersentak merasakan telunjuk Kyuhyun yang menari-nari di wajahnya, ia semakin tersentak ketika Kyuhyun menghentikan jarinya tepat di bibirnya, dengan cepat Sungmin mendorong tubuh Kyuhyun untuk menjauh darinya, lalu ia segera membalikkan posisinya kembali memunggungi Kyuhyun.

Kyuhyun tersentak ketika Sungmin mendorong tubuhnya."Jagi! Kau ini kenapa? Hmm?" tanya Kyuhyun sambil kembali mencoba memeluk Sungmin dari belakang.

Sungmin berontak, tapi semakin ia berontak semakin Kyuhyun kencang memeluknya, hingga akhirnya Sungmin-pun menyerah, ia membiarkan Kyuhyun memeluknya dari belakang."Kau tidak menjawabku jagi!" ujar Kyuhyun sambil menggesek-gesekan hidungnya ke-kepala Sungmin.

"Oppa! Kau menggangu tidurku!" bentak Sungmin sambil membalikkan badannya untuk menatap Kyuhyun, saat Sungmin membalikan badannya hidungnya tepat bersentuhan dengan hidung Kyuhyun, mereka cukup lama dalam keadaan hening, hingga Kyuhyun membuat kening mereka bersentuhan.

"Jadi kau marah karena aku mengganggu tidurmu?" tanya Kyuhyun yang hanya dibalas anggukan kecil Sungmin."Mianhae jagi! Tapi kenapa kau bangun? Bukankah tadi kau sudah tidur? Aku meninggalkanmu karena appa mengajakku berbicara," jelas Kyuhyun agar Sungmin tak marah lagi padanya.

Sungmin hanya mengangguk kecil mendengar semua penjelasan Kyuhyun, meskipun ia sudah tau Kyuhyun meninggalkanya karena ia pergi bersama appa-nya, tapi ia masih enggan berbicara dengan suaminya itu.

"Kau tau jagi? Appa sudah meminta cucu!" ujar Kyuhyun yang mampu membuat Sungmin tersendat.

'Uhuuk ,, uhuukk ..'

Sungmin segera beranjak untuk mengambil air minum dan diikuti Kyuhyun di belakangnya,ia meneguk satu gelas air dengan cepat, Kyuhyun hanya tersenyum melihatnya, ia mengelus punggung Sungmin dengan pelan."Jadi bagaimana jagi?" tanya Kyuhyun menggoda Sungmin yang tengah blushing.

"Aku mau tidur!" jawab Sungmin sambil berjalan kembali ke bed tentu saja diikuti Kyuhyun dibelakangnya.

"Jagi!" panggil Kyuhyun yang masih berusaha menggoda Sungmin.

"Oppa! Sudah aku bilang aku mau tidur! Kenapa Oppa masih mengajakku berbicara!" kesal Sungmin sambil beranjak meninggalkan bed, namun dengan cepat Kyuhyun menahanya."Kau mau kemana? Jagi," tanya Kyuhyun sambil memegang tangan Sungmin dengan erat.

"Aku mau tidur Oppa! Lepaskan!" jawab Sungmin ketus."Kau mau tidur dimana?" tanya Kyuhyun penasaran."Aku rasa sofa itu lebih baik! Sekarang lepaskan aku!" jawab Sungmin sambil berusaha melepaskan cengkraman Kyuhyun.

"Anhi, aku tidak akan mengijinkanmu tidur disana! Sudah ayo kita tidur! Oppa tidak akan mengganggumu!" ujar Kyuhyun sambil menarik Sungmin agar tidur disampingnya."Jagi! Aku ingin mempunyai aegi! Ne? Ne?" lanjut Kyuhyun sambil menatap Sungmin penuh harap.

"Aku juga mau Oppa! Siapa yang tidak mau?" jawab Sungmin ketus.

"Kalau begitu kita lakukan!" ujar Kyuhyun dengan wajah berbinar.

"Sirheo!" jawab Sungmin sambil menggelengkan kepalanya kuat.

Tapi Kyuhyun tidak mendengarnya, ia memulainya dari mencium kening Sungmin, kedua kelopak matanya, lalu menelusuri wajah Sungmin dan berhenti di bibirnya."Aku ingin aegi jagi!"

SKIP TIME

.

.

Waktu sudah menunjuka pukul dua belas tengah malam lebih, namun Donghae masih sibuk dengan semua file-file pasiennya, sesekali ia meregangkan tubuhnya yang benar-benar sudah lelah karena bekerja nonstop dari tadi pagi, bahkan ia belum sempat melihat Hyukkie, karena saking menumpuknya pekerjaannya.

Waktu makan siang ia hanya memesan sebuah jajangmyun lalu diantarkan keruangannya, saat ini-pun ia belum sempat mengisi perutnya makan malam.

.

Saat ini Hyukkie tengah mengamati ponselnya, ia masih duduk di meja kerjanya, ia sangat merindukan Donghae, hari ini namja ikan itu belum menunjukan batang hidungnya di hadapan Hyukkie, Hyukkie belum melihat namja itu setelah kemarin mereka makan malam bersama.

Akhirnya ia memutuskan untuk pergi keruangan namja ikan itu sambil membawakan satu hot coffe, karena Hyukkie dengar Donghae akan lembur belakangan ini.

Tok Tok Tok.

Hyukkie mengetuk pintu ruangan Donghae.

"Masuk!" jawab Donghae singkat.

"Hae-ah!" sapa Hyukkie sambil menyimbulkan kepalanya di balik pintu.

Donghae tersentak mendengar siapa yang memanggilnya."Hyuk .. Hyukkie-ah! Masuk!"

"Hae-ah! Apa kau sibuk? Apa aku menganggu?"

"Anhi Hyukkie-ah! Kau tidak menganggu! Masih ada tiga file lagi yang harus aku selesaikan! Duduklah! Ada apa kau mencariku?"

"Anhi! Tidak apa-apa! Aku hanya ingin bertemu denganmu! Seharian ini aku belum melihatmu! Eoh, , ini untukmu!"

"Eoh! Gomawo Hyukkie-ah! Tunggu sebentar! Aku harus menyelesaikan file-file ini!"

"Eoh!" jawab Hyukkie singkat.

Kemudian ia menunggu Donghae sambil merebahkan tubuhnya di sofa yang ada di ruangan Donghae, perlahan rasa kantuk mulai menyerangnya, ia-pun terlelap disana.

.

Setelah dua puluh menit, akhirnya Donghae selesai menyelsaikan tugasnya, ia hendak menyapa Hyukkie namun ia urungkan niat itu karena ia meliaht Hyukkie terlelap di sofa, Donghae tersenyum kecil, ia menghampiri Hyukkie lalu berjongkok untuk bisa melihat wajahnya, Donghae mengelus rambut Hyukkie."Kau lelah? Kenapa tidak pulang? Lagipula bukankah seharusnya kau sudah pulang satu jam yang lalu Hyukkie-ah? Tunggu sebentar! Kita pulang! Aku harus mengganti pakaianku dulu!" ujar Donghae kemudia beranjak melepas jas dokternya.

Seperti yang ia lakukan lusa, ia mengantarkan Hyukkie pulang ke rumahnya sambil menggendong yeoja itu ala bridal style

.Di sepanjang perjalanan dari rumah sakit menuju tempat parkir, para perawat saling berbisik-bisik melihat Donghae yang menggendong Hyukkie.

Di tempat parkir ia berpapasan dengan dokter Kang, Donghae hanya tersenyum lalu segera mengantarkan Hyukkie.

.

Setelah sampai di rumah, Donghae langsung membaringkan Hyukkie di kamarnya, sesudah itu Donghae tidak bergegas pulang, ia merebahkan tubuhnya di sofa kamar Hyukkie, mungkin ia terlalu lelah untuk pulang menuju apartemennya sendiri, sehingga ia memutuskan untuk menginap di rumah Hyukkie.

.

.

Hyukkie tersenyum senang ketika ia terbangun dari tidurnya, ia sudah berada di kamarnya, ia tahu pasti siapa yang mengantarkannya pulang.

Siapa lagi jika bukan pangeran ikannya Lee Donghae, Hyukkie semakin senang karena menemukan Donghae tengah terlelap di sofa kamarnya, perlahan Hyukkie berjalan mendekati Donghae sambil membawa selimutnya, ia-pun terlelap di sofa berdua bersama Donghae.

Ia memeluk tubuh Donghae dengan erat, entah dalam keadaan sadar atau tidak Donghae-pun membalas pelukan Hyukkie.

.

"Arrghh!"

Victoria membanting seluruh benda yang ada di hadapannya."KYUHYUN OPPA MILIKKU! CAMKAN ITU LEE SUNGMIN ! ARRGHH !" teriak Victoria di depan cermin kamarnya.

Setelah melihat hot news di internet yang memuat artikel.'PASANGAN MUDA DARI KELUARGA CHO DAN KELUARGA CHOI YANG TERLIHAT SANGAT SERASI' Victoria membabi buta, ia melemparkan benda apa saja yang ada di hadapannya.

Ia meneguk satu botol wine sekaligus, dan sekarang ia menatap pantulan dirinya yang ada di cermin, muka memerah begitu juga matanya, rambut yang berantakan, maskara yang luntur, wajah pucat pasi, membuat dirinya-pun terlihat sangat menyedihkan.

PRANGG !

Mungkin Victoria sendiri tak tahan melihat bayangan dirinya di cermin, sehingga ia menghancurkan cermin tak berdosa di depannya dengan menggunakan botol wine."Arrgg! Kenapa hiks, hiks, kenapa harus seperti ini? Kyuhyun Oppa milikku! Tidak ada yang boleh memlikinya selain aku? Hiks! Kyuhyun Oppa milikku!" jerit Victoria sambil berjongkok di depan pecahan cermin di depannya."Anhi! Anhi! Aku tidak boleh seperti ini! Aku harus merebut Kyuhyun Oppa kembali dari tangan yeoja babo itu! Geurae! Aku harus merebutnya kembali! Aku akan membalasmu Lee sungmin lihat saja nanti!" lanjutnya sambil berjalan menuju kamar mandi lalu mengguyur badannya dengan air dingin.

.

.

Saat Sungmin masuk kerumah, moodnya yang bagus tiba-tiba berubah menjadi jelek karena melihat Victoria sedang duduk santai di sofa rumahnya, Sungmin mendengus kesal ketika Victoria berjalan mendekati Kyuhyun, ia-pun berjalan meninggalkan Kyuhyun dan Victoria lalu berjalan menuju kamarnya sambil menggerutu.

Victoria tersenyum licik menatap kepergian Sungmin,Yeoja itu-pun memulai rencana yang pikirkan semalam, ia merangkul tangan Kyuhyun dan bermanja-manjaan disana."Oppa! Temani aku jalan-jalan! Sebentar saja ne?" pinta Victoria sambil mengeluarkan jurus aegyeo-nya, yang tidak berarti apa-apa untuk Kyuhyun.

"Aku lelah Vic! Aku baru saja pulang dari Jeju! Lain kali saja!" tolak Kyuhyun sambil berusaha melepaskan rengkuhan tangan Victoria yang membuatnya risih.

"Ayolah Oppa! Hanya sebentar temani aku berjalan ke taman di depan! ne?" paksa Victoria sambil menarik Kyuhyun secara paksa.

Kyuhyun hanya bisa pasrah dan mengikuti Victoria, namun ia sangat terkejut ketika Victoria menariknya ke mobil, kemudian melajukannya dengan kecepatan tinggi."Bukankah kita mau ketaman Vic? Kau mau membawaku kemana?" tanya Kyuhyun bingung.

"Aku ingin berdua bersama Oppa! Sudah lama kita tidak pergi berdua! Oppa selalu sibuk dengan istri Oppa dan melupakan aku!" ujar Victoria sambil memasang puppy eyes yang menakutkan bagi Kyuhyun.

Kyuhyun hanya menghela nafas pasrah, ia tidak menolak atau memprotes tindakan Victoria ini.

.

"Nyonya muda, apakah anda sudah sarapan?" sapa Kepala pelayan Kim di depan kamar Sungmin.

Tak lama kemudian Sungmin menyimbulkan kepalanya di balik pintu, ia terlihat pucat dan lemas."Kim ahjumma .. Aku mual dan pusing! Masuklah ahjumma! Temani aku!" jawab Sungmin lemah.

Kepala pelayan Kim segera meraba dahi Sungmin untuk memeriksa suhu tubuhnya, tapi saat ia rasakan, suhu tubuh Sungmin biasa-biasa saja."Nyonya apakah Nyonya sudah sarapan?" tanya Kepala pelayan Kim sambil mengamati tubuh Sungmin.

Sungmin menggangguk lemah."Masuklah ahjumma! Temani aku! Aku sangat lemas dan pusing!" jawab Sungmin sambil menarik Kepala pelayan Kim untuk masuk kekamarnya, Sungmin mendudukkan dirinya di sofa dan diikuti Kepala pelayan Kim di belakangnya.

"Ahjumma! Belakangan ini aku menjadi lebih sensitive dan selalu mual dan pusing di pagi hari!" keluh Sungmin sambil merebahkan dirinya untuk tidur dipangkuan Kepala pelayan Kim.

Kepala pelayan Kim mengelus rambut Sungmin dengan lembut, menyalurkan kasih sayang lewat sentuhan itu."Apa mungkin nyonya sedang mengalami morning sick?" jawab Kepala pelayan Kim yang membuat Sungmin terlonjak kaget.

"Ne? Morning sick! Tidak mungkin ahjumma! Mungkin aku hanya masuk angin karena semalam aku memakai pakaian yang cukup terbuka," ucap Sungmin setengah berteriak dan bangun dari tidurnya.

Kepala pelayan Kim tersenyum melihat reaksi Sungmin."Ne, Nyonya muda! Kalau begitu saya permisi! Akan saya siapkan bubur untuk nyonya," ujar Kepala pelayan Kim sambil berjalan meninggalkan kamar Sungmin.

Sungmin pov.

"Apa mungkin nyonya sedang mengalami morning sick?"

Omona! Apa yang di katakan Kepala pelayan Kim benar? Kalau begitu aku akan menjadi eomma? Jeongmal? Aisshh! Tunggu dulu siapa tahu aku memang masuk angin! Ahh lihat saja nanti.

Ini sudah seiminggu sejak malam itu!

Ahh! Molla!

Sungmin pov end.

.

"Oppa! Kita jalan-jalan disini ya!" ujar Victoria ketika mereka telah sampai di Myeongdong.

Kyuhyun tak menjawab, ia sedang memikirkan istri tercintanya saat ini, Kyuhyun hanya mengikuti kemana Victoria membawanya, tiba-tiba Victoria berhenti di tengah-tengah jalan Myeongdong lalu

CUPP

Victoria mengecup bibir Kyuhyun cukup lama lalu kembali merengkuh tangan Kyuhyun kemudian kembali mengajaknya jalan-jalan.

Kyuhyun termangu melihat apa yang Victoria lakukan, ia tak bergeming, ia hanya terus mengikuti kemana Victoria menariknya.

Victoria tersenyum menang, ia melepaskan ciumannya setelah ia melihat orang yang ia suruh menggambil gambar selesai memotret.

Sebenarnya yang Victoria rencanakan adalah membuat scandal dengan Kyuhyun dan membuat Sungmin kembali terpuruk, mungkin ia ingin membalas dendam mengenai artikel yang ia baca semalam.

Kyuhyun dan Victoria berada di Myeongdong berjam-jam,Victoria sengaja menahan Kyuhyun agar tidak terlalu cepat pulang kerumah sebelum artikel mengenai dirinya dan Kyuhyun beredar di media masa, ia tersenyum mengingat rencananya berjalan dengan lancer, tiba-tiba ponsel Victoria bergeta menandakan ada pesan masuk disana.

Ia menyeringai dan bergumam dalam hatinya setelah membaca pesan tersebut.'Lihat saja Sungmin-ah! Aku benar-benar ingin tahu bagaimana ekspresimu setelah melihat foto-foto itu! Aku harap kau hancur perlahan setelah ini!'

"Vicky-ah! Ayo kita pulang! Aku lelah!" keluh Kyuhyun pada Victoria.

Sungguh ia ingin cepat pulang dan melihat Sungmin yang terlihat kurang baik tadi pagi, ia sangat kesal pada Victoria karena mengajaknya dari pagi hingga siang ini-pun yeoja itu belum menunjukan tanda-tanda pulang secepatnya Kyuhyun merasa tidak tenang saat bersama Victoria.

"Lima belas menit lagi Oppa? Ne! Aku masih ingin berjalan-jalan di sekitar sini! Lagi pula belakangan ini kita jarang seperti ini!" elak Victoria sambil menarik Kyuhyun untuk melihat sebuah atraksi yang ada disana.

Kyuhyun hanya pasrah dan kembali mengikuti Victoria, ia benar-benar punya firasat buruk sekarang, Kyuhyun merogoh handphonenya lalu meremasnya kencang, ia menatap layar ponsel itu lekat.
Tiba-tiba ada panggilan masuk."Kim Ahjumma?" tanya Kyuhyun dalam hatinya, Kyuhyun-pun segera mengangkat telepon itu.

"Ne Kim ahjumma!"

". . ."

"Mworago? Arraseo! Aku akan pulang sekarang juga!"

Pliip, Kyuhyun mematikan sambungan teleponnya lalu segera berlari mencari taksi meninggalkan Victoria yang menyeringai menatap kepergiannya.

'Kenapa Oppa? Apa istrimu berulah karena melihat foto-foto itu? Rasakan apa yang aku rasakan Sungmin! Aku tidak akan melepaskanmu dengan mudah! Aku harus membuatmu pergi dari hidup Kyuhyun Oppa untuk selamanya! Selamanya! Ya! Tentu saja selamanya!' gumam Victoria dalam hatinya.

"Eoh! Aku lupa! Seharusnya aku mencari apa judul artikel foto-foto itu di internet!" ujar Victoria.

Ia-pun segera menyalakan system browser di handphone-nya, hanya beberapa menit ia kembali menyeringai melihat apa yang ada di layar handphone-nya."DIREKTUR MUDA PERUSAHAAN CHO MASIH MEMPUNYAI HUBUNGAN DENGAN MODEL VICTORIA SONG ? Hahaha judul artikel yang bagus! Ayo kita lihat apa yang terjadi dengan Lee Sungmin yeoja babo yang berani mengambil Kyuhyun Oppa dariku!" ujar Victoria sambil berjalan santai menuju mobilnya.

.

"Ahjussi! Apakah kita bisa lebih cepat lagi?" pinta Kyuhyun pada supir taksi, dari tadi ia mencoba untuk menghubungi Sungmin namun tak ada jawaban.
Kepala pelayan Kim bilang Sungmin sempat pingsan ketika melihat headline di salah satu penyiar berita di salah satu televisi.

Kyuhyun segera membuka system internet di handphone-nya, ia sangat terkejut mendapati hot news diinternet 'DIREKTUR MUDA PERUSAHAAN CHO MASIH MEMPUNYAI HUBUNGAN DENGAN MODEL VICTORIA SONG ?'

Kyuhyun terus mencoba menghubungi Sungmin, walaupun ia tahu itu tidak berguna.

.

"MWOYA IGIE?" teriak Donghae sambil menunjuk-nunjuk televisi yang menyala dihadapannya.

'Uhuuk .. Uhuuk !'

Hyukkie tersendat melihat apa yang Donghae teriyaki, ia segera mengambil ponsel dan menelpon Sungmin, tak lama kemudian yeoja bergigi kelinci itu mengangkatnya.

"Sungmin-ah?"

". . ."

"Arraseo! Aku akan datang bersama Donghae jadi tunggu aku!"

". . ."

Pliip, Hyukkie segera mengakhiri panggilannya."Kajja! Sungmin tidak baik-baik saja!" ajak Hyukkie sambil menyiapkan peralatan dokternya, kemudian berlari menuju mobil Hyukkie.

"Apa suami Sungmin itu gila?" ujar Donghae sambil mengikuti Hyukkie menuju mobilnya.

Donghae mengendarai mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata, ia dan Hyukkie sangat khawatir dengan keadaan Sungmin, setelah dua puluh menit kemudian mereka-pun sampai di kediaman keluarga Cho.

Mereka langsung di sambut Kepala pelayan Kim di depan rumah.

"Eunhyuk-ssi! Nyonya muda ada di kamarnya! Silahkan!" ujar Kepala pelayan Kim sambil membingbing Donghae Hyukkie menuju kamar Kyuhyun.

Saat sampai di depan pintu Hyukkie langsung berlari menghampiri Sungmin yang tengah terbaring di bednya."Minnie-min!" panggil Hyukkie sambil memeluk tubuh lemah Sungmin.

"Eonnie, Oppa," sapa Sungmin lemah.

"Minnie-min kau baik-baik sajakan?" tanya Hyukkie sambil menatap lekat wajah Sungmin.

Sungmin tersenyum kecil mendengar pertanyaan Hyukie."Eonnie! Aku lemas seperti ini! Jelas saja aku ini tidak baik-baik saja!" jawab Sungmin sambil mengangkup kedua pipi Hyukkie.

"Bukan! Maksudku disini!" tanya Hyukkie sambil menunjuk dada Sungmin.

"Tentu saja tidak Eonnie! Aigoo, Dokter Lee! Bisakah kalian memeriksa keadaanku? Aku benar-benar pusing, mual dan lemas!" keluh Sungmin mencoba mengalihkan pembicaraan.

Hyukkie mengerucutkan bibirnya sebal karena Sungmin mengalihkan pembicaraan."Dasar! Kau masih saja suka mengalihkan pembicaraan!" kesal Hyukkie sambil menjitak pelan kepala Sungmin."Kau mual? Pusing dan lemas? Apa kau sudah sarapan tadi pagi Minnie-min?" lanjut Hyukkie sambil mengeluarkan stetoskop dari tasnya.

Sungmin mengangguk mengiyakan pertanyaan hyukkie."Ne eonnie! Aku sudah sarapan tadi pagi!" jawab Sungmin mantap.

"Apa kau masuk angin Minnnie-min?" tanya Donghae sambil berjalan mendekat kemudian meraba dahi Sungmin.

"Mungkin saja Oppa!" jawab Sungmin menyetujiu opini Donghae.

"Bagaimana Hyukkie?" tanya Donghae pada Hyukkie yang sedang memeriksa detak jantung Sungmin.

"Detak jantung-nya normal! Tapi aku rasa ada yang tidak beres dengan perutnya! Aku rasa kita harus bawa Sungmin ke rumah sakit! Lagi pula kenapa kau tidak memanggil dokter pribadimu! Kau tahu-kan aku ini dokter jantung! Dan Donghae! Dia itu dokter kanker! Bagaimana kami bisa tahu lebih detail tentangmu!" jawab Hyukkie panjang lebar.

Sungmin tersenyum tidak bersalah."Hehehe! Oh iya! Oppa bagaimana hasil tes itu? Oppa belum memberiku kabar?" jawab Sungmin kembali mengalihkan pembicaraan.

"Oh! Iya hasil tes itu keluar kemarin! Hasilnya negative Minnie-min! Kau senang?" jawab Donghae sambil menampilkan senyum mautnya, Sungmin mengangguk senang dengan wajah berbinar.

Hyukkie menatap Sungmin dan Donghae bergantian."Apa yang kalian bicarakan? Kenapa kalian tidak melibatkanku?" kesal Hyukkie sambil melempar deathglare pada Sungmin dan Donghae bergantian.

"Hehehe mian!" jawab Sungmin sambil membentuk V sight di tanganya.

"Ya–!"

"Sudah! Sudah! Lebih baik kita ke rumah sakit Minnie-min! Aku khawatir anemia-mu kambuh!" relai Donghae sambil menggendong Sungmin ala bridal style menuju mobilnya dan diikuti Hyukkie di belakangnya.

Saat di halaman rumah mereka melihat Kyuhyun yang baru turun dari taksi, Sungmin mengeratkan pegangannya pada Donghae, ia menatap Hyukkie dan Donghae bergantian, sorot matanya seperti mengatakan TOLONG-AKU ! – AKU TIDAK MAU BERTEMU DENGAN KYUHYUN-OPPA.
Donghae dan hyukkie sangat mengerti arti pandangan Sungmin, mereka berdua-pun mengangguk mengerti, Donghae mempercepat langkah menuju mobilnya begitu juga dengan Hyukkie.

Meninggalkan Kyuhyun sendiri yang termangu di halaman rumah mewah itu.

TBC

Assalamualaikum! Annyeong chingdeul! Fi bawa chap 7 nihh! Come here! Hehehe
Mian nihh chingudeul Fi publish malem, soalnya baru smpt!
Chingudeul, Mian ya kl masih banyak typo(s) bertebaran, nihh pusing Fi blm ilang-ilang juga, hadoohh =.="
Chingudeul yang minta NC jeongmal mianhaeeeeeeeeeeeee! Fi masih dibawah umur, gk tahu kerasukan evil apa jadi bisa bikin potongan cerita diatas!
#ngumpet di cangkang ddangkko
Heehehe
Vic ketauan bohongnya nanti aja ya! Kurang seru kl kebongkar sekarang, ff ini emang nambah terus konfliknya jadi kesannya jadi kayak sinetron gpp-kan soalnya Fi mau bikin ff ini
rada panjang, masih semangat gak nungguinnya? Fi bikin Ming nya hamil lho! Hehehe#plaak
Oh ya! Yang mau tau umur Fi! Fi itu masih anak SMP kelas VIII wkwkwk
98 Line Hayoo~~~ yang manggil Fi eonni! Umur kalian emang kalian saeng Fi atau Eonnie Fi?
Kenapa Fi bisa punya akun? Ini akun punya eonniedeul Fi hehehe
Fi cuma ikut nge-publish

Ayo jangan lupa kasih review kritik + saran yang membangun ! Fi tunggu!
Kl fi publish Ff nya mlm mulu gpp kan? Ya, ya? Hehehe

Reviewers gomawo~~~~~~~~~~~~~~~` :

Secret BlackHeart - Kim Soo Hyun - Shywona489 – imsmL - cho sarie – Caxiebum - dyakuro34-7 – tifafawookie - eunhae25 - Cho Hyun Jin - S.J. 1315 - Rima KyuMin Elf – Pipin - choi wonsa – choshikyumin – Babycuttie - nadia kyuminshipper elf'orever - choco95 - Cho fani – KyuMinChagiii – Evilevigne - Turtles - Cho SungHyun – AnakKyuMin – Valentina - Park Ha Rin - Cho Miku - kyukyu10 - rikha-chan - HyunMing joo – Chikyumin - QMingKyutes137 – siticho - kyumin forever

Akhir kata: Aku padamu chingudeul! Hahaha
#plaakk
Annyeong!