Pals
Naruto belongs to Masashi Kishimoto
AU, OOC for sure
Love can make you act like an indiot. Much much more idiot than your stupid cousin.
Suka. Suka. Suka. Rasanya kata-kata itu selalu tergema di kepala Karin setiap melihat Hyuuga Neji, sang ketua OSIS SMA mereka. Seperti saat ini, ketika ia melirik ke arah lapangan dari samping jendela kelas− Karin sangat-sangat bersyukur bisa mendapatkan tempat duduk di belakang dan di dekat jendela yang mengarah ke arah lapangan sepak bola seperti saat ini. Membuatnya bisa mencuri pandang ke arah para senior yang tengah berlarian, melakukan pemanasan sebelum kelas olahraga dimulai. Membuatnya bisa memandang sang ketua OSIS yang berpeluh keringat− Dahi Karin berkerut saat tidak melihat sosok berambut panjang yang sejak tadi dilihatnya, pemandangan indah itu kini justru berganti menjadi pemandangan pemuda berambut ala mangkok, copy paste dari guru olahraga mereka yang menurutnya alay luar biasa itu. Membuatnya sakit mata.
"Urgh mataku," keluh gadis berambut merah itu saat melihat kilauan gigi Rocklee, yang kini entah engapa sedang tersenyum sumringah dan mengacungkan jempolnya ke arah teman-teman mereka.
"Kenapa matamu, Uzumaki?" Kepala Karin secara otomatis menoleh ke arah asal suara, dan mendapati Kakashi, guru mereka sedang menatap malas ke arahnya.
"Eh, hehehehe -"
PLUK
"Aku tidak butuh Uzumaki lainnya yang tidak mengacuhkan pelajaranku, konsentrasilah." Ucap guru berambut perak itu sambil memukul kepala Karin dengan buku. Ucapan sang guru secara otomatis membuatnya manyun. Ia sangat amat tidak suka disamakan dengan sepupu pirangnya itu. Itu sama saja mengatainya idiot.
Karin mendesah. Hari yang sial, padahal biasanya ia bisa mencuri pandang ke arah lapangan, mengamati Neji tanpa ketahuan siapapun, tapi kini ia bukan hanya ia tidak sempat melihat Neji dalam waktu yang lama, ia bahkan ketahuan oleh Kakashi dan disamakan dengan sepupunya itu.
Gadis itu mendesah sambil melirik ke arah lapangan. Pandangan gadis itu langsung bertabrakan dengan mata seorang pemuda yang sedang menatapnya. Pemuda berambut coklat yang sejak tadi diintipnya. Pemuda itu, Neji menatapnya sambil tertawa kecil.
Mata Karin melotot terkejut. Oh tuhan, dia pasti melihat adegan saat Kakashi memarahinya tadi! Wajah gadis itu memerah dan semakin memerah saat melihat bibir sang pemuda menggumamkan kata-kata− "Kau mencariku?"
BRUAKK!
"Hah, ada apa?"
"Suara apa itu?" Kelas Karin menjadi ribut saat mendengar suara yang cukup nyaring.
"Err…. Karin?" Tanya Karui yang kini heran mendapati teman sebangkunya itu meringkuk dibawah meja dengan wajah yang memerah seperti kepiting rebus, mengalahkan warna rambutnya sendiri.
"Oh Tuhan, bunuh aku sekarang…" erang sang gadis sambil menutup wajahnya.
TBC
