Author : Me Moon JH

Main Cast : Bang Yongguk B.A.P

Choi Junhong aka Zelo B.A.P

Jung Daehyun B.A.P

Kim Himchan B.A.P

Moon Jongup B.A.P

Yoo Youngjae B.A.P

Other Cast : Yoo Ara ( Hello Venus ), Kim Myungsoo ( Infinite ), Oh Sehun ( EXO-K ), Xi Luhan ( EXO-M ), Hwang Minhyun ( NU'EST ) dll.

Pairing : Official Pairs of B.A.P ( DaeJae, BangHim, JongLo )

Rated : M

Genre : Romance, Family, School Life, Hurt/Comfort.

Disc : All cast not mine. But the story is mine

Warning : Boys Love, YAOI, typhos, extra OOC, aneh kaya authornya, Bahasa tidak baku, dan keanehan tak terduga lainnya,hehhehehe/plakk. Maaf jika ada kesamaan cerita ataupun tema tapi sungguh ini hanya imajinasi saya tanpa adanya unsur CoPas. :D

AN : Sedikit petunjuk dari Me. Untuk couple BangHim, tolong perhatikan chap 6 yang pas Himchan melihat kalung dengan inisal 'DH' tapi pas Daehyun masuk ke ruangannya, Himchan langsung masukin lagi kalung itu ke sakunya.

.

.

.

DON'T LIKE ? JUST LEAVE

DON'T READ OKAY ?

.

.

.

Me Present

.

.

.

HAPPY READING :D

.

Ket : Ara, Yongguk, Himchan, Luhan = 25 tahun

Daehyun, Myungsoo = 22 tahun

Sehun, Minhyun = 21 tahun

Youngjae, Jongup = 17 tahun

Zelo = 16 tahun

Chapter 7

.

Previous Chapter

"Mandi di sini ne~ ayo kita berendam bersama baby...pasti akan sangat menyenangkan~" kata Daehyun lengkap dengan tatapan nakalnya lalu melepas kemejanya yang memang kancingnya sudah terbuka semua akibat ulah Youngjae.

Pluk

Youngjae menatap ke arah kemeja Daehyun yang terjatuh di lantai kamar mandinya. Daehyun mendudukkan dirinya di tepi bathtub. Tangannya meraih dagu Youngjae, menghadapkan wajah Youngjae padanya. Daehyun menundukkan wajahnya lalu...

CHU~

Dia mengecup bibir Youngjae lembut. Hanya sebentar, lalu Daehyun menjauhkan lagi wajahnya. Youngjae menatap Daehyun bingung, tidak biasanya Daehyun menciumnya sebentar. Kenapa hanya kecupan ringan.

"Kenapa hanya sebentar hyung ?" Youngjae mempoutkan bibirnya lucu

"Lalu kau ingin bagaimana baby ?" bisik Daehyun tepat ditelinga Youngjae

Tanpa menjawab pertanyaan Daehyun, Youngjae segera meraup bibir sexy Daehyun. Youngjae menghisap bibir atas Daehyun, mengigitnya kasar membuat Daehyun mendesis tertahan.

"Sss..pelan emmhh pelanhh saja baby.."

Tangan kiri Youngjae menekan kepala Daehyun, dia menjilati bibir bawah Daehyun dengan maksud agar Daehyun mau membuka mulutnya. Namun Daehyun tidak kunjung membuka mulutnya membuat Youngjae kesal dan melepaskan ciuman mereka.

"Hyungie~" Daehyun hanya tersenyum menyebalkan

"AKHHH ! sakit baby, kau in-emmpphhh..."

Kalian mau tahu apa yang terjadi ?

Youngjae yang merasa kesal akhirnya menggigit dengan sangat keras bibir bawah Daehyun membuat Daehyun memekik keras. Saat melihat mulut Daehyun yang terbuka, Youngjae langsung memasukkan lidahnya ke dalam mulut Daehyun.

"Eummhhh..ahhh..hyunghh..." desah Youngjae ketika tangan nakal Daehyun mencubit nipplenya

Daehyun tiba-tiba melepaskan ciumannya ketika Youngjae melumat bibir bawahnya. Perih. Itulah yang dia rasakan. Tangannya terulur memegang bibir bawahnya yang terasa perih. Darah. Itulah yang Daehyun lihat pada tangannya.

"Youngie apa yang kau lakukan ?" tanya Daehyun

"Emm..hehehehe..mian Hyunnie hyung.." Youngjae pun menjilati darah yang mengalir pelan dari bibir bawah Daehyun

"Dasar nakal.." Daehyun mencubit pelan hidung Youngjae

"Buka kan Youngie~" lanjut Daehyun sambil menarik satu tangan Youngjae, menaruhnya tepat pada selangkangannya.

Youngjae membuka kaitan dan resleting celana yang dipakai Daehyun. Menurunkan boxer dan cd Daehyun lalu melemparnya sembarangan. Hingga kini tubuh kekasihnya itu full naked.

Daehyun masuk ke dalam bathtub hingga membuat air yang ada di bathtub perlahan menetes lumayan deras keluar. Tangan Daehyun meraba dasar bathtub dan membuka penutup saluran air yang ada di sana. Perlahan air yang asalnya menggenang menjadi surut dan habis.

"Touch me hyunghh..." Youngjae menarik tubuh Daehyun agar menindih tubuhnya

Daehyun tersenyum lalu segera melumat bibir Youngjae pelan, dia mengulum bibir bawah Youngjae lembut. Youngjae membalas ciumannya dengan melumat bibir atas Daehyun lembut bahkan sangat lembut. Kau takut bibir kekasihmu terluka lagi ya Youngjae-ah ?

"Nnhh..nghh..ahh..."

Youngjae melenguh ketika Daehyun menggigit bibir bawahnya pelan, dia membuka mulutnya membiarkan lidah Daehyun masuk ke dalam mulutnya. Youngjae memeluk erat tubuh polos Daehyun membuat kulit mereka bergesekan menimbulkan sensasi tersendiri.

Satu tangan Daehyun menekan tengkuk Youngjae sementara tangannya yang lain bertumpu pada tepi bathtub supaya pemuda manis yang ada di bawahnya tidak merasa terlalu keberatan dengan beban tubuhnya. Youngjae menarik rambut Daehyun tanda bahwa ia kehabisan nafas.

"Haahh...haahh..hahhh..." nafas Youngjae tampak terengah-engah

"You're so sexy baby...can't wait to eat you..." bisik Daehyun sambil menjilati pipi putih chubby Youngjae

"Ahh..nikmati tubuhku sepuasmu hyung.."

Mendengar kekasihnya berkata seperti itu, Daehyun langsung menyeringai senang. Daehyun langsung menciumi leher Youngjae. Tanpa ragu dia menggigit lalu menghisap kuat kulit leher Youngjae yang putih mulus.

"Hngghhh..ahh.. nehh~ begitu hyungie~" desah Youngjae

Daehyun terus melakukannya hingga menjadikan leher Youngjae yang dulunya putih mulus, kini banyak sekali bekas-bekas kemerahan yang terlihat sangat jelas. Tangan Daehyun meraba pelan nipple mungil itu.

"Mmhh..janganhh..menggodaku hyungie-ah~"

Slurp...slurp...slurp

"Ahhh..nghhhh...hyunghh~" desah Youngjae dengan wajah yang memerah dan buliran keringat mengalir dari pelipisnya.

Daehyun terlihat sedang sibuk menjilati nipple mungil Youngjae bergantian. Entah kenapa dia merasa sangat gemas. Hahahha

"Hhnnn...suck it hyung ahh~" pinta Youngjae sambil menatap Daehyun dengan tatapan sendunya

Dikulum dan dihisapnya kuat nipple kiri Youngjae, Daehyun juga menggigit kecil benda mungil itu hingga membengkak dan nampak memerah. Daehyun juga melakukan hal yang sama pada nipple kanan Youngjae. Dijilat, dihisap dan digigitnya nipple mungil itu.

"Ahh..hyungh~..mmhh.i want too..hh." ucap Youngjae lengkap dengan puppy eyesnya

Mendengar permintaan kekasihnya, Daehyun segera merebahkan tubuhnya pada bathtub dan dengan cepat Youngjae langsung menindih tubuh Daehyun. Youngjae menjilat bibirnya seksi, lalu segera menjilati sekitar rahang tegas Daehyun.

"Sshhh..naughty Youngie~" desah Daehyun kecil

"Mmhhh..bolehkan aku meninggalkan tanda hyung ? tanya Youngjae

"No, kau ingin noonamu curiga ?" Youngjae pun mempoutkan bibirnya imut

"Kau tidak ingin menyentuh hyung lagi hmm ?" lanjut Daehyun

Akhirnya Youngjae pun tersenyum dan lidah mungilnya terus menjelajahi tubuh polos Daehyun. Youngjae mengecup nipple Daehyun, lalu menjilatnya penuh semangat. Dia mengulum nipple Daehyun, menghisapnya kuat-kuat.

"Aahh..kau sangat nnhhh..pintar baby ahh~" Daehyun membelai rambut Youngjae yang basah dengan lembut

Sudah bosan, Youngjae menurunkan ciumannya ke arah perut sixpack Daehyun. Hanya jilatan dan kecupan saja. Tatapannya langsung berbinar-binar saat melihat 'benda' diselangkangan Daehyun yang sedikit menegang.

"Hyung~ kenapa 'punyamu' bisa sangat besar seperti ini ?" tanya Youngjae polos sambil mengamati 'benda' dihadapannya

"Hahahahhahaha...memang kenapa eum ?" Daehyun merubah posisinya menjadi duduk

"Belum tegang saja sudah sebesar ini, apalagi jika sudah tegang~."

"Hmm...bukankah kau menyukainya Youngie baby.." goda Daehyun

"Hihihihihi...ne, aku sangat menyukainya Hyunnie hyung."

"Kalau begitu manjakan 'dia' baby~" Daehyun mendorong pelan kepala Youngjae hingga permukaan bibir Youngjae menyentuh juniornya

Youngjae langsung menjilati junior Daehyun. Lidahnya yang hangat menelusuri setiap inchi 'benda' itu. Dia mengemut twins ball Daehyun lalu sesekali menggigitinya pelan.

"Nnhh.. masukkan ke dalam mulutmu baby sshhh...cepat." pinta Daehyun

Menuruti permintaan kekasihnya, Youngjae pun memasukkan junior Daehyun yang sangat besar dan panjang itu ( A : Please jangan dibayangin ) ke dalam mulutnya yang sempit. Tidak semuanya masuk, hanya seperempatnya saja memang. Itupun Youngjae cukup kesusahan saat memasukkannya. Youngjae menggenggam bagian dari junior Daehyun yang tidak bisa masuk ke dalam mulutnya dan meremasnya kasar.

'Hangat, basah dan sempit.' Batin Daehyun sambil memejamkan matanya keenakkan

Youngjae menghisap kuat-kuat 'benda' yang ada di dalam mulutnya, menggigitnya cukup keras. Sudah lama Youngjae memberikan blow job kepada Daehyun, tapi kenapa Daehyun belum menunjukkan tanda-tanda akan klimaks ? tidak tahukah Daehyun bahwa mulutnya yang sempit cukup pegal melakukannya.

Daehyun membuka matanya dan tatapannya langsung tertuju pada Youngjae. Wajahnya yang memerah dan pipinya yang memang chubby itu semakin menggembung lucu. Mungkin karena semakin terangsang, Daehyun mendorong kepala Youngjae hingga ujung juniornya menyentuh tenggorokan Youngjae dan membuat Youngjae tersedak.

"Mi-mian baby ahh...fa-fasterhh.." Youngjae mempercepat tempo kulumannya, hingga kini benda yang ada di dalam mulutnya berkedut-kedut tanda akan klimaks.

"Sshh..hampir..ahh cum Youngie !" Daehyun mencengkram rambut Youngjae ketika dia klimaks membuat Youngjae harus menelan semua cairannya yang sangat banyak itu.

"Uhuk...uhuk.."

Saking banyaknya cairan Daehyun, Youngjae sampai tersedak. Youngjae mencoba untuk mengeluarkan junior Daehyun dari mulutnya, namun Daehyun semakin kuat mencengkram rambutnya. Itu karena cairan Daehyun belum keluar semuanya.

Cairan putih kental itu menetes perlahan dari sudut bibir Youngjae. Mengalir melalui dagu menuju lehernya. Karena kesal akhirnya Youngjae menggigit keras junior Daehyun membuat Daehyun menarik juniornya dari mulut Youngjae.

"YA ! baby appo !" pekik Daehyun

"Hah..hah..hah..uhuk, uhuk." Youngjae mengatur nafasnya dan sesekali terbatuk-batuk

Daehyun menyandarkan tubuh Youngjae pada bathtub, kedua tangannya melebarkan paha Youngjae membuat kaki pemuda dihadapannya mengangkang lebar. Daehyun menciumi paha dalam Youngjae.

"Sshh..hngghhh...Daehyuna~"

Youngjae terus melenguh nikmat saat Daehyun menggigiti pahanya. Daehyun menghisap kuat kulit putih mulus Youngjae meninggalkan kissmark merah keunguan yang sangat banyak.

Fiuhh~

Ditiupnya junior Youngjae membuat empunya menggeliatkan tubuhnya. Lidah nakal Daehyun menjilati junior Youngjae, menggigit pelan ujungnya.

"Masukkan hyunghh..sshhh..cepathh~" pinta Youngjae

"As your wish baby."

Daehyun segera memasukkan junior Youngjae dengan mudah ke dalam mulutnya. Lidahnya menjilati lubang kecil diujung junior itu. Daehyun menaik turunkan kepalanya cepat berharap kekasihnya segera klimaks, dia sudah tidak tahan untuk merasakan betapa sempitnya hole Youngjae.

"Ahhh..Mmmhh...yesshhh..fa-fasterhh Daehyuna nhh..."

Youngjae mencengkram kuat rambut Daehyun, dia merasakan perutnya melilit. Nafasnya mulai tersendat-sendat, wajahnya sangat memerah dan jangan lupakan erangan dan desahan yang terus mengalun dari bibirnya.

"Nghh,,a-aku ..hh sampai..ahh~ Daehyunnie hyung !" Daehyun menelan habis cairan putih kental itu

"Your taste is so good baby."

Setelah mengatakan itu, Daehyun mencium bibir Youngjae, memasukkan lidahnya kedalam mulut kekasihnya itu. Youngjae menghisap dan melumat lidah Daehyun yang berada di dalam mulutnya. Dia menggigit pelan lidah Daehyun.

Tangan Daehyun menekan-nekan nipple mungil Youngjae lalu memelintirnya membuat Youngjae mendesah tertahan dalaam ciuman mereka. Daehyun melepaskan ciumannya lalu menjilati saliva yang mengalir pada dagu Youngjae.

Daehyun merendahkan tubuhnya membuat wajahnya berhadapan dengan selangkangan Youngjae. Dia meletakkan satu kaki Youngjae pada bahunya dan kakinya yang lain dia lebarkan hingga kaki Youngjae berada pada tepi bathtub dan telapak kaki Youngjae menyentuh lantai kamar mandi. ( A : Kebayang ga ? )

"Eunghh~ hyung ahhh.." Youngjae tidak dapat menahan desahannya ketika lidah Daehyun menjilati holenya perlahan bahkan lidah Daehyun kini menusuk-nusuk holenya.

"Hyung mulai ne ?" Youngjae mengangguk tanda menyetujui permintaan Daehyun

Daehyun menggesek-gesek pelan ujung juniornya pada hole Youngjae membuat Youngjae mendesah nikmat. Dia mengangkat pantat Youngjae sedikit. Daehyun menatap mata Youngjae dalam kemudian mendekatkan bibir seksinya pada bibir Youngjae.

"Saranghaeyo Yoo Youngjae." Bisiknya lalu mencium bibir Youngjae dan...

JLEB

"EUNGHH !"

Teriakan Youngjae teredam oleh ciuman Daehyun. Dia merasakan holenya amat sangat perih dan terasa seperti robek karena Daehyun memasukkan juniornya yang tidak kecil itu dengan sekali hentak ke dalam man holenya.

PLAK

Youngjae menampar pipi Daehyun cukup keras begitu ciuman mereka terlepas. Dia menatap Daehyun tajam. Sedangkan yang ditampar hanya tersenyum tidak jelas.

"Dasar Jung bodoh !"

"Hehehhe..mian baby~ hyung sudah benar-benar tidak tahan." Ucap Daehyun

Daehyun mengeluarkan juniornya hingga yang tersisa hanya ujungnya lalu melesakkannya sekaligus dan langsung menyentuh prostat Youngjae. Kenapa bisa akurat ? karena bukan sekali dua kali mereka melakukan hubungan intim sehingga dia sudah sangat hafal dengan tubuh kekasihnya ini.

"Ahhhh..fasterhh..hyunghhh.."

Daehyun mempercepat tempo tusukannya. Dia merasakan juniornya benar-benar sakit karena teremas dengan sangat ketat oleh hole sempit Youngjae. Daehyun mulai menciumi bahu Youngjae dan meninggalkan kissmark yang begitu banyak.

"Mmhh..so tight baby~" desah Daehyun

"Hngghh..cepathh..ahhh~ selesaikan hyunghh..ak-akuh harus segera..membuath..makan ma-eunghh~ lamhh...sshhh."

Tangan Daehyun mulai mengocok junior Youngjae dengan sangat cepat. Youngjae menarik rambut Daehyun membuat Daehyun yang masih sibuk mengemut nipplenya terlepas, lalu Youngjae mencium bibir seksi Daehyun.

Youngjae kembali memasukkan lidahnya ke dalam mulut Daehyun. Tidak mau kalah dari sang uke, lidah Daehyun mendorong lidah Youngjae agar keluar dari mulutnya. Dan hasilnya tentu saja Daehyun yang menang.

Dia menjilati rongga mulut Youngjae yang hangat dan sempit itu. Jari-jari tangan Youngjae meremas rambut Daehyun menyalurkan semua kenikmatan yang Daehyun berikan padanya. Saliva mengalir pelan dari sudut bibir Youngjae, turun ke dagunya.

"Hah..hah..hah.." Baru saja sebentar Youngjae mengambil nafas begitu Daehyun melepaskan ciuman mereka, kini Daehyun kembali menciumnya ganas.

Daehyun yakin dia sebentar lagi pasti akan klimaks, dia merasakan hole Youngjae yang semakin ketat menghimpitnya. Junior Youngjae yang ada digenggamannya juga sudah berkedut-kedut tanda akan klimaks.

"Eungh..ahh..se-sebentarhh lagihhh..."

Youngjae melepaskan ciumannya, wajahnya yang sangat merah menengadah dan tangannya meremas pundak Daehyun. Sementara Daehyun sibuk menjilati dan menghisapi sekitar rahang Youngjae tanpa memperlambat tempo tusukannya.

"Sshh..ak-aku...keluarhh..nghh..Daehyuna !" Daehyun memelankan temponya, membiarkan Youngjae merasakan kenikmatan pasca orgasmenya.

"Nnhh..faster hyunghh~" Daehyun kembali mempercepat tempo tusukannya membuat Youngjae mendesah hebat

"Hngghh..i am..cum baby !" nafas Daehyun nampak terengah-engah

Kepala Youngjae terkulai dibahu kecil Daehyun, dia memeluk tubuh Daehyun yang basah dengan keringat erat. Daehyun melingkarkan tangannya pada pinggang Youngjae lalu mengangkat tubuh Youngjae.

Daehyun berjalan keluar dari kamar mandi dengan menggendong tubuh Youngjae dengan sangat mudah. Meskipun tubuh Daehyun kecil begitu tapi jangan remehkan kekuatannya, secara dia kan seorang seme.

Posisi mereka saat ini yaitu Youngjae yang masih memeluk tubuh Daehyun dengan kepala bersandar dibahu kecil Daehyun. Youngjae melingkarkan kakinya disekeliling pinggang Daehyun dengan junior Daehyun yang masih setia berada di dalam holenya.

"Eumhh..hyunghhh nakal mmhhh..."

Youngjae mendesah pelan ketika tangan nakal Daehyun meremas pantat semoknya. Daehyun mendudukkan dirinya ditepi tempat tidur Youngjae dengan Youngjae yang terduduk dipangkuannya.

"Second round baby~"

Daehyun memeluk pinggang Youngjae erat, membenamkan wajahnya diceruk leher Youngjae. Bibir seksi Daehyun sesekali mengecupi leher Youngjae membuat Youngjae mendesah kecil.

Satu tangan Youngjae yang semula memeluk leher Daehyun, kini mulai merambat menggerayangi dada Daehyun. Memberi jarak pada tubuh mereka berdua yang semula menempel erat.

"Lets play Daehyuna~" bisik Youngjae sambil menggigit telinga Daehyun pelan

Daehyun sedikit menundukkan kepalanya untuk bisa menyentuh nipple Youngjae. Ia mengulum nipple itu, satu tangannya memelintir nipple Youngjae yang tak dapat ia nikmati oleh mulutnya.

"Nnhh...yeshh..more hyunghh~"

Youngjae menggerakkan pinggulnya perlahan membuat juniornya yang masih tertidur menjadi sedikit tegang akibat bergesekan dengan perut Daehyun. Lama kelamaan gerakkan pinggul Youngjae semakin brutal membuat juniornya mengeras dan menusuk perut Daehyun.

"Sshh..move baby." Titah Daehyun

Youngjae kembali mengalungkan kedua lengannya dileher Daehyun. Ia menaikkan tubuhnya perlahan lalu menghempaskannya sekaligus membuat ujung junior Daehyun menyentuh prostatnya.

"Hnghh...yeshh~"

Semakin lama, Youngjae semakin cepat menaik turunkan tubuhnya dipangkuan Daehyun. Satu tangannya ia gunakan untuk mengocok juniornya sendiri dengan tempo cepat dan kasar. Sedangkan Daehyun hanya memejamkan matanya karena keenakan dan sesekali mendesah pelan.

"Mmhh...bukahh..mata,,eunghh~ mu..ahhnnn Daehyuna~" ucap Youngjae sambil menjilati pipi Daehyun

Mendengar permintaan Youngjae, Daehyun pun membuka matanya dan langsung menyeringai nakal. Tangannya melepaskan tangan Youngjae yang masih mengocok juniornya sendiri membuat Youngjae menatapnya bingung. Daehyun kemudian mencium bibir Youngjae ganas, ia menghisap kuat bibir Youngjae.

Kedua tangan Daehyun memegang pinggang Youngjae, dengan tujuan membantu Youngjae untuk menaik turunkan tubuhnya. Tangan Youngjae menekan tengkuk Daehyun untuk memperdalam ciuman mereka.

"Nghhh...almost ..hh.." Dengan cepat satu tangan Daehyun mengocok kasar junior Youngjae

"Ahhhh..hyunghh..wanna cum ..hnghh..yahh.."

"Hyung too baby..mhh.."

Cairan putih kental itu membasahi tangan, perut dan sekitar dada Daehyun. Nafas Youngjae nampak terengah-engah dengan kepalanya yang terbenam diceruk leher Daehyun. Tangan Daehyun mengelus lembut punggung Youngjae yang basah oleh keringat.

"Aku harus mandi hyung," ucap Youngjae sambil berusaha berdiri

Daehyun membantu Youngjae untuk berdiri karena Youngjae nampak sedikit kesusahan. Begitu junior Daehyun terlepas dari hole Youngjae, cairan putih kental langsung mengaliri paha mulus Youngjae.

"Kau bisa mandi sendiri atau mau hyung bantu ?" tanya Daehyun

"Aku bisa mandi sendiri hyung." Jawab Youngjae lalu berjalan pelan menuju kamar mandi

"Daehyunnie hyung..." panggil Youngjae dari dalam kamar mandi

"Ne baby ?" Daehyun menghampiri Youngjae dan menatap Youngjae heran

"Bajumu hyung, hehehe."

Daehyun lalu mengambil kemeja dan celananya yang terletak di lantai kamar mandi Youngjae. Dia memakai boxernya lalu mengambil asal sebuah dasi berwarna abu-abu dari keranjang baju yang ada disana.

"Nanti hyung tunggu ne. Masak yang enak."

Setelah mengucapkan itu Daehyun berjalan keluar dari kamar Youngjae menuju kamarnya. Dia membuka pintu kamarnya dan tatapannya tertuju pada sebuah bingkai foto yang ada di nakas dekat tempat tidur. Foto pernikahan dirinya dan Ara.

"Noona. Mianhaeyo."

Dengan langkah pelan Daehyun masuk ke dalam kamar mandi yang ada di dalam kamarnya. Dia memasukkan pakaiannya ke dalam keranjang yang ada di sana. Daehyun menyalakan shower, membiarkan dinginnya air mengguyur seluruh tubuhnya yang basah oleh keringat.

"Kenapa harus aku yang menanggung semua ini. Wae hyung ?" gumam Daehyun pelan

.

GREP

Youngjae yang sedang memasak menolehkan kepalanya ke samping saat dia merasakan pinggangnya dipeluk dari belakang. Dia melihat Daehyun yang sedang tersenyum manis padanya.

"Hyung duduklah." Ucap Youngjae

"Tidak mau. Kau tahu baby ?" Daehyun semakin mengeratkan pelukannya sambil menumpukan dagunya dibahu Youngjae

"Emm.." Youngjae masih terlihat sibuk dengan seaweed soup yang tengah dimasaknya

"Hyung benar-benar merindukan saat-saat seperti dulu. Memelukmu ketika kau memasak, pergi ke taman bermain, pergi jalan-jalan ketika musim semi tiba, menikmati vanilla ice cream ketika musim panas, melihat salju pertama turun ketika musim dingin tiba dan-"

"Sstt..sudah hyung." Ucap Youngjae pelan

Sepanjang Youngjae memasak, Daehyun terus memeluknya erat tanpa mau melepaskannya. Youngjae sendiri sebenarnya sedikit gerah dipeluk terus seperti ini, terbukti dari kaus bagian belakang yang dia kenakan basah oleh keringat. Namun nyatanya dia sangat nyaman dengan setiap sentuhan Daehyun padanya.

"Hyungie, makanannya sudah siap."

"Nde, kajja." Daehyun pun membantu Youngjae menata makanannya di meja makan

"Selamat makan~"

"Youngie-ah, sudah lama sekali hyung tidak memakan masakanmu. Hyung sangat merindukannya." Ucap Daehyun ditengah acara makan malam mereka

Youngjae hanya meresponnya dengan senyum manisnya. Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 08.00 pm. Itu artinya sebentar lagi Ara pulang.

"Hyung kembalilah ke kamarmu, biar aku yang membereskan semua ini." Ucap Youngjae sambil menyimpan piring kotor ke bak pencuci

Bukannya menuruti perintah Youngjae, Daehyun malah menghampiri Youngjae. Memeluk erat tubuh itu, membenamkan wajahnya diceruk leher pemuda manis yang tengah dipeluknya.

"Hyung..."

"Sebentar saja baby. Biarkan seperti ini."

Tangan Youngjae mengelus lembut rambut Daehyun. Sepertinya Daehyun sedang tidak dalam mood yang baik. Beberapa saat kemudian Daehyun melepaskan pelukannya, kedua tangannya menangkup wajah Youngjae.

"Saranghae. Jeongmal saranghae Yoo Youngjae."

Daehyun mengecup kening Youngjae cukup lama. Tangannya mengusak rambut Youngjae, kemudian tersenyum manis lalu melangkahkan kakinya pergi dari sana. Meninggalkan Youngjae yang menatap sendu punggung Daehyun yang semakin menjauh darinya.

.

"Noona pulang !"

Ara membuka pintu rumahnya kemudian menguncinya. Dia melangkahkan kaki jenjangnya menuju dapur dan mengambil segelas air dingin lalu meminumnya perlahan.

"Ara noona~" Youngjae memeluk tubuh Ara dari belakang

"Youngie, kau mengagetkan noona saja."

"Noona mau makan tidak ? kalau mau Youngie akan memanaskan makanan yang tadi Youngie buat."

"Noona sudah makan tadi. Kau tidurlah, sekarang sudah jam sembilan malam."

"Em ne baiklah. Selamat malam noona~" Youngjae berlari pelan meninggalkan Ara

Ara hanya menggelengkan kepalanya. Dia berjalan menuju kamarnya dan Daehyun. Membuka pintu kamar itu dan matanya langsung tertuju pada Daehyun yang hanya mengenakan boxer.

"Noona sudah pulang ?" Ara hanya mengangguk lalu menghampiri Daehyun yang duduk ditepi tempat tidur.

"Bibirmu kenapa Daehyun-ah ?" tanya Ara bingung lalu jari lentiknya mengusap pelan bibir bawah Daehyun yang terluka

"Emm..itu..tadi sewaktu di rumah sakit ketika aku sedang berlari menuju emergency room, aku tidak tahu kalau lantai basah karena tidak ada tanda peringatan, aku terpeleset dan daguku membentur lantai tanpa sengaja aku menggigit bibirku keras hehhehe." Daehyun tertawa aneh

"Kau ini seperti anak kecil saja. Lain kali hati-hati. Ya sudah noona mau mandi dulu." Daehyun hanya mengangguk

"Haahhh...hampir saja." Gumam Daehyun begitu Ara masuk ke dalam kamar mandi

Daehyun lalu merebahkan tubuhnya ditempat tidur. Matanya menatap ke arah pintu kamar mandi. Tak berapa lama kemudian Ara keluar dari kamar mandi hanya dengan handuk yang melingkari tubuhnya. Tangan kanannya memegang sebuah dasi berwarna abu-abu.

"Daehyun-ah." panggil Ara sambil menghampiri Daehyun

"Wae noona ?" Kening Daehyun mengerut dan menatap bingung kearah dasi yang ada ditangan istrinya

"Ini. Kenapa dasi sekolah milik Youngjae bisa ada dikeranjang baju kotor di kamar mandi kita ?"

Ara memperlihatkan dasi berwarna abu-abu dengan lambang Starlight SHS dibagian bawahnya kepada Daehyun yang nampak terkejut.

JDERRRR

###############

Malam itu nampak seorang pemuda berparas cantik sedang duduk di sebuah sofa berwarna putih gading. Di depannya sebuah televisi menayangkan sebuah acara variety show, pemuda cantik itu memandang televisi dengan tatapan kosong.

Satu tangannya merogoh kerah bajunya dan mengeluarkan sebuah rantai kalung dengan liontin yang terbuat dari berlian berinisial 'DH'. Matanya yang indah memandangi liontin yang sangat indah itu. Jarinya yang lentik mengelus liontin 'DH' itu.

"Bogoshippoyo..." lirihnya

"Himchannie~" panggil sebuah suara baritone dari arah belakang

Himchan langsung memasukkan kalung itu ke dalam kaus yang dia kenakan. Dia menolehkan kepalanya ke arah belakang dan berusaha untuk tersenyum manis ke arah suaminya.

"Bbang.."

Yongguk langsung membaringkan kepalanya dipaha Himchan dan mengelus wajah putih mulus Himchan. Tangan Himchan mengelus kepala Yongguk yang sedang tiduran dipangkuannya.

"Hime..."

"Hmm."

"Apa yang sedang kau pikirkan ?" tanya Yongguk

"Tidak. Aku tidak sedang memikirkan apa-apa Bbang." Himchan tersenyum manis

"Jika kau ada masalah, kau bisa bercerita padaku."

Himchan menggelengkan kepalanya pelan. Yongguk bangkit dari posisi tidurannya lalu dengan cepat memeluk tubuh Himchan. Menyandarkan kepala Himchan dibahunya.

"Yonggukkie..bagaimana jika aku bukan orang yang baik untukmu." Lirih Himchan

"Apa maksudmu Hime-ah ?" tanya Yongguk bingung

"Apakah kau akan meninggalkanku ?" Himchan melepaskan pelukan mereka

Kedua tangan Yongguk menggenggam erat tangan Himchan. Dia menempelkan keningnya pada kening Himchan membuat hidung mereka saling bersentuhan.

"Aku percaya kau adalah orang yang baik. Jadi untuk apa aku meninggalkanmu. Meskipun kau orang yang jahat sekalipun, aku Bang Yongguk tidak akan pernah meninggalkan seorang Kim Himchan hanya karena alasan seperti itu." Bisik Yongguk

"I Love You." Ucap Himchan pelan

"Love You too." Balas Yongguk lalu mencium bibir Himchan lembut

###############

"Haahhh...segarnya..."

Seorang pemuda bermata sipit baru saja keluar dari kamar mandi yang masih berada di dalam kamarnya. Sepertinya pemuda itu baru saja mandi terbukti dari handuk yang melingkar dipinggangnya dan tetesan air dari rambutnya coklatnya yang basah.

Pemuda sipit tadi berjalan ke arah lemari lalu mengambil pakaian. Dia menyimpan pakaiannya di atas tempat tidur. Tangannya mengambil ponselnya yang baru saja bergetar.

Saking fokusnya pemuda sipit itu pada layar ponselnya, dia sampai tidak menyadari bahwa ada seseorang yang masuk ke dalam kamarnya. Orang itu berjalan pelan menghampiri Jongup-pemuda sipit tadi- yang tengah membelakanginya.

"Moon Jonguppie~" panggil seorang pemuda tampan yang baru saja memasuki kamar Jongup dengan logat Busannya yang sangat kental

Pemuda tampan itu langsung memeluk tubuh topless Jongup dari belakang. Pemuda tampan itu juga mengecup tengkuk Jongup lembut. Sementara Jongup masih sibuk dengan ponsel ditangannya.

Tangan pemuda tampan tadi mengelus lembut perut sixpack Jongup. Bibirnya mulai mengecupi sekitar rahang tegas Jongup. Merasa pemuda yang sedang dipeluknya tidak melawan, bibir dan lidah pemuda tampan tadi mulai mengecupi dan menjilati leher Jongup dari samping.

"Hentikan hyung..hahaha..geli.." Jongup menggeliatkan tubuhnya dan berusaha menjauhkan dirinya dari pemuda tampan yang masih sibuk menjamah lehernya

"Yah...hentikan Busan hyung !" pekik Jongup sambil sesekali tertawa karena kegelian

% TO BE CONTINUED % or % END %

Maaf apdet telat hehheh. Oh iya mulai chap ini per chapternya akan menceritakan dua couple karena jika diceritakan semua terlalu banyak. Dan makasih buat yang selama ini review, baca juga hehehhe.

Perasaan chap ini kesannya jadi DaeJae full NC hahaha. Sesuai dengan request salah satu riders ini Me kabulin DaeJaenya NC. Masalah BangHim udah mulai muncul hehe. Terus apa-apaan itu ? tunjuk Jongup hyung sama someone yang dipanggil Busan hyung hahahha. Pada bisa nebak ga siapa yang nyentuh Jongup hyung ?

Ya sudah langsung balasan review

Nada Lim : cewe yang dirawat di rumah sakit itu ada hubungannya sama dua member B.A.P ( biasanya dua member ini dibikin crack pair ). Hyoyeon itu hmm coba liat lagi apa yang dikatakan papa Yongguk waktu dichap 6. Ahhh kalau yang kissu mama Hime tunggu aja siapa orangnya hhehhe/plakk. Makasih udah review :)

DBSJYJ : iya hehehe pacar author emang manis bgt/plakk. Ditunggu saja siapa orangnya yang sudah kissu mama Hime. Me rasa kedepannya cerita jadi makin rumit hehhe. Makasih udah review :)

AlmightyVict : bukan, itu bukan eommanya Jae hyung, tapi wanita itu ada hubungannya sama dua member B.A.P ( biasanya dua member ini dibikin crack pair ). Ditunggu saja siapa orangnya hehehe. Makasih udah review :)

YoonAndi : disengaja DaeJae NC nya separo soalnya bakal kepanjangan ceritanya. Ini udah ada NC nya DaeJae hehehe :*. Makasih udah review :)

matokeke : iya aduh jadi ketahuan deh :`( hiksu. Ditunggu siapa orangnya. Makasih udah review :)

NavyDilla : iya gapapa yang penting udah mau menyempatkan untuk review kakak :*. Me juga masih bingung sama endingnya mau gimana hehehe. Untuk inisial 'DH' orangnya ada dicast hehehe. Maaf kakak apdetnya suuppeeer telat. Aduh maaf lagi, penderitaan babyZel masih lama hehhe mungkin nyampe umurnya 25 tahun ( uupss keceplosan ). Makasih udaah review :)

bbang2chan : iya betul sekali. Tapi...sebenernya dia bukan orang ketiga melainkan orang ke... yang sangat berpengaruh dalam mengusik hubungan BangHim adalah orang yang berhubungan sama kalung mama Hime yang inisial 'DH' itu hehehhe. Ampuunnnn Ini DaeJae yadongan lagi hehe, iya emang Dae hyung perlu banyak asupan huahahaha. Makasih udah review :)

Jungyoo : iya makasih udah nunggu ff aneh ini :* aduh maaf ini apdetnya lama soalnya Me udah mulai mau diospek hehehe. Makasih udah review :)

riri : iya :*. Maaf apdetnya lama, soalnya Me udah mau diospek hehehe. Bukan, tapi orangnya masih muda ganteng lagi hehee. Iya kita siksa Dae hyung kerjaannya yadongan mulu hahahha. Makasih udah review :)

Mind to review again ?

And then mmmuumumumumu :* :* :*