Oke, here comes chapter 7!

Hope you enjoy it!

"Doraemon, aneh bin ajaib! Gam gam suiiit, gam gam plak plok, gam gam suit, gam gam..." nyanyi Jack yang sedang mencari sikat cuci baju itu,

"YES TOS!" teriak Jack yang terlalu bersemangat nyanyi, tangannya ia kibaskan layaknya orang nampar,

"PLAK!" rupanya Jack beneran nampar sesuatu, seseorang dengan pakaian pastur, orang yang ia tampar tadi langsung melototin Jack dengan aura menyeramkan, Jack menggigil kedinginan (?)

"Kamu Jack ya?" tanya orang itu,

"Ha? Kok tau?" tanya Jack ala orang blo'on,

"Oh, perkenalkan, nama saya Carter, pastur di kota ini!" jawab Carter dengan senyum lebarnya,

"Oooh, begitu..." balas Jack lega, Carter lalu mengulurkan tangannya, Jack termanga-manga bingung, akhirnya niat Carter yang tadinya ingin berjabat tangan; gagal karena kebodohan Jack,

"OM PASTUUUURR!" teriak seseorang dari belakang; sepertinya anak kecil ber-gender cewe,

"CARTEEEER! WOIIII CARTEEEER!" teriak salah satu orang lagi dari belakang; kali ini suara anak kecil ber-gender cowo , Jack pun dengan refleks menoleh ke belakang, taunya ada 2 biji anak kecil lomba lari ke Carter,

"Halo May, Stu," sapa Carter dengan senyum polos tanpa dosa,

"Eh, ada alie—orang," kata si cowo sambil melihat ke arah Jack,

"Eh, ada om lain," kata si cewe sambil melihat ke arah Jack juga,

"Ya, begitulah," kata Carter sambil menoleh ke arah Jack juga, Jack hanya bisa terdiam merasa jadi pusat perhatian; perasaan yang paling ngeselin baginya,

"Eeh..." kata Jack sambil menoleh ke arah Carter, Jack masih dipandangin,

"Ah... Ah! Itu apa?!" teriak Jack sambil menunjuk ke langit, entah kenapa mereka tidak terpengaruh dan masih ngeliatin Jack, Jack hanya diam dan menolehkan kepalanya ke arah lain dimana pandangan-pandangan Carter dan dua anak kecil itu tak terlihat,

"Ini manusia tiga biji ngapain sih? Gue jadi takut sendiri..." kata Jack dalam hati,

"Jack," panggil Carter,

"HOWALAH OBAGAH!" teriak Jack kaget,

"HOWALAH OBAGAH!" teriak dua anak kecil itu mengikuti, Jack langsung ngeliatin tuh anak kecil,

"Eh, Jack, ayo perkenalkan dirimu... Daritadi kita nungguin," kata Carter,

"Hah?" tanya Jack,

"Ayo, cepetan," balas Carter,

"Gue Jack," kata Jack sambil melihat dalam ke 2 anak kecil itu,

"May," sahut si cewe,

"Stu!" sahut si cowo,

"GUE PERGI!" seru Jack, lalu berjalan pergi,

"Oh, tidak bisa," kata Carter sambil menarik tas Jack, Jack terdiam,

"Ayo, ajak main anak-anak," tambah Carter,

"Ehe... Ga bisa..." balas Jack,

"Kenapa?" tanya Carter,

"Err... Ya, ga bisa aja..." jawab Jack, jujur saja Jack paling ga suka sama yang namanya anak kecil, paling ga bisa tahan lama sama anak kecil, apalagi dua biji,

"AYO!" seru Carter sambil mendorong-dorong Jack ke arah para anak kecil,

"Nah, anak-anak... Jack disini akan menemani kalian bermain hari ini!" kata Carter sambil tersenyum,

"HOREEE!" teriak anak-anak kecil itu,

"Dafuq..." pikir Jack sambil melototin Carter,

"Oke... Main petak umpet aja yooo!" seru Jack,

"OH YEAH BABY!" seru Stu dengan semangat bejibun sambil menatap May,

"AYE AYE SIR!" seru May dengan semangat '45 sambil menatap Stu dengan tatapan tajam,

"Aku yang nyari!" teriak Stu,

"Silahkan!" balas Jack,

"Okeee! Dalam hitungan 10 aku akan mulai mencari ya!" seru Stu,

"SIP BOS!" teriak May,

"Oke," balas Jack, Stu pun langsung membalikkan diri ke arah sebuah pohon terdekat dan menutupi matanya sambil mulai menghitung,

"Satu..." kata Stu, May langsung mulai mencari-cari tempat untuk bersembunyi, sedangkan Jack sudah menentukan tempat sembunyi... yakni...

SPRING MINE!

Jack segera melarikan diri kesitu, Carter langsung dengan sigap narik Jack,

"Spring Mine, Gunung, Hot Spring, kandang hewan, rumah orang lain, semua yang saya sebutkan dilarang untuk dijadikan tempat persembunyian," kata Carter,

"I...Iya..." balas Jack kaget, segera Jack memikirkan rencana lain,

"AHA!" sahut Jack dengan bohlam menyala diatas kepalanya tiba-tiba, Jack lalu sembunyi dibalik semak-semak,

"...Sepuluh!" seru Stu, Stu langsung mulai mencari keberadaan May dan Jack, Stu entah kenapa melototin semak-semak tempat Jack sembunyi tadi itu, lalu Stu mendekatinya...

"Gila dah nih anak punya kekuatan apa?!" pikir Jack,

"KENA!" teriak Stu sambil menjewer telinga Jack,

"UGAGAAAHHH!" teriak Jack kesakitan,

"Sekarang tinggal May!" seru Stu dengan santainya, Jack mojok,

"Eh, bro! Ngapain? Kok mojok gitu?" tanya Stu, Jack langsung berhenti mojok dan ngikutin Stu buat nyari May,

...Beberapa menit kemudian...

"Hahh... Hohh... Capek..." keluh Jack yang daritadi lari-lari keliling kota bareng Stu buat nyari May,

"Ini belum seberapa, bro! Ayo kita cari lagi yang serius! May lumayan gampang ditemukan kok! Kita cuma harus mencari di tempat yang 'gila'!" seru Stu,

"Heh..." gumam Jack yang langsung ditemukan dalam kurun waktu 2 detik,

"AH! Ayo cari di pantai!" teriak Stu,

"LAGI?!" teriak Jack,

"Kita belum cek lautnya!" balas Stu,

"May sembunyi di laut?! Ga mungkin!" balas Jack,

"Mungkin aja! Terakhir kali kita main petak umpet dia sembunyi di dalem pasir! Terus di atas pohon! Terus di belakang rumah orang!" balas Stu, Jack terpesona oleh kecanggihan anak kecil dalam main petak umpet zaman kini, mereka pun menuju ke laut,

"HIAT!" Stu melompat ke bawah dari atas tangga, Jack merangkak *coret* menuruni tangga dengan cara yang tradisional, Stu langsung menjatuhkan diri ke air, Jack ngeliatin,

"Brublublruburu," terdengar suara aneh dari dalam laut,

...Beberapa detik kemudian...

"BRURBRUBBUBRURBULURRLURBU!" suara itu terdengar lebih keras,

"Puah!" lalu Stu muncul dari dalam laut, diikuti May yang ditarik oleh Stu ke atas,

"Hmph," gumam May kesal, Jack ga bisa ngomong apa-apa lagi ter-stunned, tiba-tiba May langsung melepaskan tarikan Stu dan langsung melarikan diri menerjang Town Square, Stu langsung dengan sigap mengejar,

"BROOOOOOO! SINI LOOOO!" teriak Stu kepada Jack, Jack pun mengikuti, akhirnya mereka pun bermain kejar-kejaran yang tentunya... canggih juga,

"STUUUU! MAAAAAY! KALIAN UDAH GILA YA?!" teriak Jack kepada Stu dan May yang main kejar-kejaran di atap rumah penduduk desa,

"Hup!" May melompat kebawah dan diikuti oleh Stu, lalu mereka berlari ke pantai lagi,

"HAAAAH?!" teriak Jack, ia pun mengikuti mereka berdua,

"BYUR!" mereka berdua langsung melompat masuk ke air dan mulai lomba renang, Jack langsung ikut renang dengan otomatis; takutnya mereka pergi kejauhan karena...

"MEREKA UDAH HAMPIR GA KELIAT MATA!" pikir Jack,

"KALI INI GUE BAKAL MENANG!" seru May,

"OH TIDAK BISA!" balas Stu, Jack yang terengah-engah berenang tidak bisa berkata sepatah kata pun ke mereka berdua, tiba-tiba terlihat hiu datang,

"HIIII!" teriak Jack ketakutan, Jack langsung mengejar Stu dan May secepat mungkin agar mereka tidak menjadi santapan hiu, namun tiba-tiba...

"AH! ADA HIU!" seru Stu,

"BANTAI YU!" balas May,

"AYO! KITA LOMBA 'SIAPA YANG LEBIH KUAT'!" balas Stu, mereka pun langsung berenang mendekati sang hiu, Jack tambah takut,

"Me—Mereka makhluk apa...?" tanya Jack dalam hati,

"BUAK DUK BUAK!" sang hiu dipukulin sama May dan Stu, May dan Stu sudah terlihat seperti Jackie Chan kedua dan ketiga! Bukan, malah lebih hebat! Teknik Kungfu, Karate, Judo, sampai Pencak silat mereka gunakan! Jack terpesona melihat mereka, setelah sang hiu terkalahkan, May dan Stu secara tiba-tiba langsung melototin Jack,

"E-eh?" gumam Jack kaget, May dan Stu pun mendekati Jack… dan tiba-tiba wajah May dan Stu berubah menjadi monster!

"UWAAAAAAAAAAAH!" teriak Jack terhentak bangun dari mimpinya,

"Oh, udah sadar?" tanya seseorang kepada Jack,

"Ugh… Gue dimana…?" tanya Jack,

"Tadi lo nampar gue, jadi gue tampar lo balik, taunya lo langsung pingsan, jadi gue bawa lo ke rumah gue…" jawab orang itu,

"…Cara lo ngebawa gue kesini gimana?" tanya Jack,

"Gue seret," jawab orang itu santai,

"A..Ah… I see…" balas Jack,

"Oh ya, lo siapa?" tanya orang itu,

"Eh? Gue Jack…" jawab Jack,

"Oooh, si pendatang baru itu ya? Perkenalkan, gue Duke, gue punya toko minuman keras… eh, anggur a.k.a. winery," balas orang itu,

"O-Oh… Yaudah, gue pergi dulu ya…" balas Jack,

"Hm? Lu ga mau nyobain anggur disini?" tanya Duke,

"Eh? Boleh?" balas Jack,

"Ohoho, tentu saja boleh! Tapi…." balas Duke,

"Tapi?" tanya Jack,

"HARUS BAYAR! MWAHAHAHA!" jawab Duke sadis, Jack hanya diam dan meninggalkan winery itu, tiba-tiba dalam perjalanannya mencari sikat cuci baju, ia bertemu seseorang yang sosoknya tidak asing lagi…

"C...Carter?" pikir Jack gugup…

That's it…

See you on the next chapter!