My Prince

Chap : 7

Pairing : Hanazono karin x Kujyo Kazune

Disclaimer : Koge Donbo

Warning : Typo dimana-mana, alur rada ngk jelas dan kecepetan, OOC

Don't Like Don't Read

"Matte…" ucap Himeka,Karin dan Michi secara serentak.

Dan tanpa mereka sadari sendari tadi ada yang memperhatikan mereka, sambil menyentuh cincin berwarna kehitaman dengan batu berwarna hitam Kecoklatan.

"Dewiku apa kau sudah lupa padaku?" ucap sosok tersebut yang kemudian berjalan pergi.

.

.

.

.

Disinilah Karin sekarang dirumah berlantai 2 yang bisa dikategorikan lumayan besar

"Karin Kamarmu di lantai 2 sebelum kamarku" ucap Kazune

"ohiya Karin ayo kita makan bersama sebelum kau kesini aku sudah memasakkan banyak makanan lhoo" ucap Himeka

"ha-hai" balas Karin yang kemudian berjalan kedapur

Skip

"Karinchan kau tau dimana kamarmu kan?" tanya himeka

"di-dilantai du-"

"disana ada banyak pintu kau tau kamarmu sebelah mana?" potong Kazune dengan tampang meremehkan

"AKU TAU!" bentak Karin dengan perempatan siku dikepalanya sambil berjalan pergi dan menghentak-hentakkan kakinya

"Kazune baka Kazune Bakaa Botak sanaaa Botak sanaaaa!" rutuk Karin sambil terus berjalan dan saat sampai diatas tangga dia terhenti melihat banyaknya pintu dilantai 2 kira-kira 6 pintu yang saling berhadapan

"hu-huweee pintu yang manaaa"

tiba tiba Kazune datang kemudian menyentil Dahi Karin

"Ittai" ringis Karin sambil memegang kepalanya

"Sudah ku tanya tadi tau atau tidak! Tapi apa disini kau malah duduk dan mau menangis seperti anak kecil saja" omel Kazune sambil meletakan kedua tangan di dadanya dengan Aura gelap disekitarnya

"ma-maaf" ucap karin

"apanya aku tak dengar?" tanya kazune

"hu-huweee" rajuk Karin dengan tanggannya yang masih setia dikepalanya sambil memasang wajah sedih melihat hal tersebut Kazune mengusap dan sedikit menepuk pucuk kepalanya

"eh" ucap Karin kemudian mengangkat kepalanya dan melihat Kazune tersenyum dengan lembut di atasnya sontak itu membuat Karin Merasa jantungnya berdetak lebih cepat

"aku tunjukan sekali ini saja kalau kau tersasar lagi jangan harap ada yg menolongmu" ucap Kazune sambil berjalan diikuti Karin dibelakangnya

"nah ini kamarmu jangan salah lagi" ucap Kazune sambil membukakan pintu no 2 dari belakang

"ha-hai"

"nah aku pergi dulu, kalau ada yang mau kau tanyakan datanglah ke kamar didepanmu disana Kamar Himeka" jelas Kazune

"eh kalau kamarmu?" celetuk Karin

"hee memangnya untuk apa kau tau kamarku hee?" ucap Kazune sambil menunjuk-nunjuk (lebih tepatnya mendorong jidat Karin dengan jari telunjuknya -.-) Karin dan memasang Tampang seolah meremehkan Karin

"aku Cuma tanya, sudah sana pergi! " ketus Karin sambil mendorong pintunya kuat-kuat

'Jedaaarrrr'

"dasar" ucap Kazune sambil tersenyum dan berjalan pergi

KARIN P.O.V

"sepertinya dia sudah pergi" ucapku sambil merosot terduduk didepan pintu

"haah apa dia punya kepribadian ganda? Saat disekolah dia terlihat sangat berwibawa dan selalu menjaga jarak dengan perempuan tapi saat dirumah ini dia menyebalkan ketus seenaknya mana suka pegang- pegang memang sih sebatas menyentil dan emm" tiba-tiba aku teringat saat Kazune tiba-tiba memeluknya (baca chapter 3) sontak Karin langsung memerah mengingat itu

"tenaang kariinn tenaangg dia hanya menenangkanmuu" batinku sambil menggeleng gelengkan kepalaku sendiri sambil merapikan beberapa barang-barangku yang masih didalam dus dus

"yak waktunya tidur" ucapku saat melihat jam didinding sudah menunjuk kan jam 00.00 dan akupun merebahkan tubuhku di atas kasur

.

END Karin P.O.V

.

.

"Hoaaammm, Ohayou Kazuneeee" sapa Himeka dari bawah

"ha'I ohayou" balas Kazune yang baru turun dari tangga

"apa Karinchaan sudah banguun?"

"sepertinya belum, dia memang kelihatan kelelahan kemarin apa sebaiknya aku bangunkan?"

"tolong yaa Kazuunee aku akan memasakkan sarapan untuk kaliaaan" ucap Himeka dan berjalan Pergi menuju dapur sedangkan Kazune kembali naik ke atas tangga untuk membangunkan Karin dan mulai membuka pintu Kamar Karin

'Ceklek'

"hei Karin banguun heei sudah pagi" ucap Kazune sambil menepuk- nepuk Pipi Karin

"sepertinya dia sangat kelelahan tapi hari ini dia harus bersekolah," batin Kazune sambil bertopang dagu tiba-tiba ia memunculkan smirk Evilnya sepertinya ia menemukan Cara untuk membangunkan Karin

"Cup" tiba-tiba Kazune mencium Karin tepat dibibirnya sedikit lama sambil memejamkan matanya

"sepertinya ada sesuatu di wajahku apaa yaa" batin Karin yang sedikit sadar, melihat mata Karin mulai bergerak ia pun tersenyum kecil dibalik ciumannya dan mengangkat kepalanya

"Hei pemalas sudah Pagi cepat bangun!" ketus Kazune

"uughh sudah jam berapa ?"

"sebentar lagi jam 7 CEPAT DASAR apa kau mau kita telat" Bentak Kazune sambil memunculkan perempatan Siku di dahinya sambil melipat tanggannya didada

"iyaa iyaaa" ucap Karin yang mulai bangkit "eh tapi kenapa kau yang membangunkanku? Himeka mana?" sambung Karin lagi

"dia sedang memasak sarapan didapur sudah jangan banyak tanya cepat siap-siap sebentar lagi kita berangkat sekolah!" ucap Kazune yang mulai kesal dengan Karin

"hai"

.

.

.

.

SKIP DISEKOLAH

"ohayouu" ucap Himeka dan Karin bersamaan didepan kelas mereka

"ohayou" balas orang-orang dikelas Himeka dan Karin pun berjalan Ketempat duduk mereka

"apa yaa yang menempel di bibirku tadi pagi rasanya sedikit lembut apa tanganku yaa?" batin Karin yang melamun sambil menyentuh bibirnya "atau jangan Jangan, Blusss" sontak Karin langsung memerah saat ia terpikir kazune menciumnya "tidak-tidak mungkin kan kazune melakukan hal seperti itu" batin Karin

Yang masih memerah

"HANAZONO KARIN "

"Ha'I sensei" sahut Karin yang mulai tersadar dari lamunannya

"apa kau demam?" tanya sensei tersebut

"ha-hanya kelelahan sensei" balas Karin menunduk, yaa karin sedikit kelelahan karna semalam sempat sedikit membereskan barang-barang yang ia bawa kerumah Kazune

"wajahmu memerah Hanazono san, Kujyo antarkan Hanazono ke UKS"

"Ha'i sensei" ucap Himeka yang mulai membopongku

"Ayo Kaarinnchaan" ajak Himeka sambil tersenyum

"ba-baik" balas Karin, Kamipun berlalu pergi

.

.

"nah disini saja yaa Kariinchaan aku mau kembali ke kelas kalau sudah baikan kembalilah ke kelas" ucap Himeka sambil tersenyum

"ha'i" balas Karin dan mulai menarik selimut menutupi tubuhnya dan mulai tertidur

"oyasumi" ucap Himeka berlalu pergi, tidak lama setelah Kepergian Himeka Kirika datang untuk mengambil bola di UKS (uks apa gudang olahraga sih -_-)

"eh kuncir bunga" ucapnya melihat Kasur pasien "sepertinya aku mengenalnya" lanjut Kirika yang berjalan mendekati kasur tersebut

"Karin.." ucapnya sambil membuka Selimut yang menutupi wajahnya sambil tersenyum

"se-senior Ki-kirika" sahut Karin sambil mencoba menahan tangis saat ia tak ingin melihat Kirika Malah muncul dihadapannya apalagi menghadapi kenyataan bahwa ... Kirika adalah seorang perempuan

"ada apa?" tanya Kirika

"Tidak ada!" sangkal Karin dan mulai berlari meninggalkan Kirika dan yang mencoba menahan tangisnya

Ia terus berlari sampai dibelakang gedung sekolah namun ia terhenti melihat Kazune bersama perempuan yang waktu itu ia lihat tidak lain dan tidak bukan ialah Suzuka.

"su-suzuka dan Kazune? Tidak mungkinkan? Mereka ber-sekongkol ? jadi selama ini ka-kazune yang menyuruh Suzuka untuk mengakui Jika Senior Kirika adalah laki-laki? Tapi kenapaa kenapaaaa" batinnya yang sudah tidak sengaja meneteskan Air matanya

"jadi selama ini a-a-akuu" ucapnya sambil sedikit segukan dan mulai berjalan mundurlalu tidak sengaja menginjak Ranting pohon 'Traakk'

Sontak membuat dua orang didepannya menoleh namun tak melihat apapun dan tidak memperdulikannya

Karinpun berlari menuju atap sekolah ia tidak perduli dengan tatapan murit-murit yang memandangnya aneh

"hiks Hiks mereka jahat " isak Karin. tiba-tiba Karin merasakan ada yang menutupi matanya dengan Satu tangan Karin menjadi berhenti segukan namun air matanya masih terus menetes

"tak apa menangislah " ucap orang tesebut yang mulai memeluk Karin dari belakang seolah untuk menguatkan Karin

"si-siapa kamu?" tanya Karin

"menangislah dewiku , aku mengerti rasanya disakiti" ucap orang tersebut

"hiks hiks " isak Karin yang menangis semakin kencang

"KAUU JAHAAATTTT Hiks Hiks" teriak karin yang semakin menjadi-jadi dengan mata yang ditutupi oleh orang dibelakangnya "kenapaa kenapaa hiks kau melakukan iniii salahkuu apaaa! Hiks" lanjut Karin

"tak apa dewiku " ucap orang tersebut yang mulai membukakan mata Karin setelah merasa Karin sudah mulai sedikit tenang

"J-jin"ucap Karin terkejut

"ya ini aku dewiku, aku selalu ada untukmu dan tidak pernah melupakanmu" ucap Jin sambil memeluk Karin "dewiku jangan bersedih lagi aku akan ada untukmu selalu" ucapnya sambil mengusap air mata di pipi Karin

"Ha'i" balas Karin tersenyum wallaupun dalam lubuk Hatinya ia masih memikirkan Kazune

.

.

.

"Kazuunee kau lihat Karin dimaanaa? Miyon bilang tadi ia melihat Karin berlari menangis" tanya Himeka

"aku tak melihatnya, jangan Jangan" Pupil Kazune melebar mengingat saat ia sedang berbicara dengan Suzuka ia mendengar suara Ranting

"aku kira itu suara hewan lewat, tidak mungkinkan itu Karin" batin Kazune

"jangaan jangaan apa Kazuunee ?" tanya Himeka

"tidak ada sebaiknya kita mencarinya" ucap Kazune Panik

"Ha'i" balas Himeka

"aarrghhh tidak mungkin itu Karinkan aku sudah yakin tidak ada siapapun disanaa" batin Kazune sambil mengacak rambutnya dengan satu tangannya

"kyaaa Kazuneee" ucap Salah satu fansnya yang melihat Kazune mengacar rambutnya yang malah terlihat semakin tampan dengan gaya berantakannya

"dasar gila orang sedang stress malah teriak, menggangu sajaa" batin Kazune "Karin andai kau tau apa yang sebenarnya Kami bicarakan

.

.

.

FIN

.

Balas riview :p

Salisa : ayu duta? Jadi duta shampoo lain? Ahahaahahaha ups #korbaniklan (apaan sih -,-)

Okey xD kita perbaiki typo bersamaa ;w;

Gusti994 dan Syntia : udh lanjuutt xD

Nur Afny07 : iyaaa diriku jga menyadari hal itu '^' pass baca ulang malah sweardrop sendiri dan nangis Gaje tapi kalau mau dirobak ulang bakal lama bwt updatenyaa T3T *pundung

Xiaomi : Jin Kuga xD udh dijelasin di chapter ini kan '^'

MinReri Kujyo : dan tidak jelas T^T okee udh lanjuut xD

Happy Newyear semuaaa ^O^ (telaattt -_-)

Gk kerasa udh 2017 aja yaa xD doan soal typo typoan ah sudahla ayuu kok kesel dengan ketidak jelasan

dan ke typoan ayuu == eh cerita ini ada typonya lagi kah? ._. koreksi in donk :'v ayuu sampe bacanya 2x takut ada typo lagi xD tapi tau deh kalo ada typo2an lagi '^'

and Then Riview minna xD