Cincin

Story © Haren Sshi

Sungmin and Kyuhyun © Super Junior

Don't Like Don't Read

Piknik di sebuah taman yang penuh dengan aneka bunga memang menjadi kegemaran bagi setiap keluarga yang ingin berlibur. Hari minggu yang tenang. Cuaca yang begitu sejuk—tidak panas maupun dingin. Angin sepoi-sepoi yang menerpa wajah setiap manusia yang merasakannya.

Keluarga Cho dan keluarga Lee sedang berpiknik saat itu. Berbagai makanan telah disiapkan oleh masing-masing istri dari kedua direktur perusahaan itu. Dari makanan pembuka, hingga makanan penutup. Dan membuat kedua keluarga tersebut merasa kekenyangan memakan berbagai rasa makanan yang telah dihidangkan.

Kedua bocah dari kedua keluarga tersebut memilih untuk memisahkan diri daripada harus ikut obrolan kedua orang tua mereka yang tidak mereka mengerti. Apalagi saat mereka membicarakan mengenai perusahaan. Mereka benar-benar tidak dimengerti.

Sungmin dan Kyuhyun memilih tempat padang rumput yang sepi dari orang-orang sebagai tempat bermain mereka. Sebenarnya mereka tidak suka yang namanya sepi. Tapi, berhubung mereka tidak mengenal anak-anak yang bermain di sekitar mereka, jadilah mereka bermain berdua saja kala itu.

Kyuhyun sibuk bermain dengan pesawat terbang, dengan remote control di tangannya. Sedangkan Sungmin hanya menatap Kyuhyun yang sedang asyik tersebut dalam diam. Hingga akhirnya Kyuhyun memilih untuk menghentikan acara bermainnya dan duduk di samping Sungmin.

"Berikan kakimu." Ujar Kyuhyun dengan nada memerintah.

"Eh?" Sungmin tak mengerti apa yang dikatakan Kyuhyun.

Kyuhyun menjulurkan kaki Sungmin yang terlipat. Hampir saja Sungmin terjungkal ke belakang kalau ia tidak cepat menopang tubuhnya dengan kedua tangannya di belakang.

Kyuhyun menepuk paha Sungmin yang terlihat sangat empuk. Lalu ia pun meletakkan kepalanya di paha Sungmin dan menyamankan diri. Sungmin mengerjapkan matanya, lucu.

"Kyu-ah~" Ucap Sungmin yang ingin memprotes karena tindakan Kyuhyun yang seenaknya.

"Diam. Aku lelah. Pahamu empuk kalau dijadikan bantal."

Sungmin mengerucutkan bibirnya. Sebal dengan Kyuhyun.

Bocah itu pun mengedarkan pandangannya. Hingga ia menemukan sebuah bunga berkelopak putih yang berada di dekatnya. Ia pun mencabut bunga itu hingga ke akarnya.

"Mau kau apakan bunga itu?" Tanya Kyuhyun sembari memperhatikan Sungmin.

Sungmin mengangkat bahu. "Tidak tahu."

Kyuhyun bangkit dari rebahannya. Ia mengambil bunga yang dipegang Sungmin tanpa permisi. Sungmin makin cemberut dengan tingkah Kyuhyun yang seenaknya itu.

Sungmin kecil memperhatikan Kyuhyun yang tampak ingin membuat sesuatu dari bunga—beserta tangkainya—itu. Kyuhyun mengambil beberapa rumput yang panjang, kemudian mencampurkannya pada bunga yang dipegangnya. Wajahnya tampak serius saat Kyuhyun membuat kreasi dari bunga dan rumput itu.

"Sudah~" Kyuhyun tampak puas. Ia tersenyum dan menunjukkannya pada Sungmin. Raut sombong terlihat di wajahnya saat Kyuhyun menunjukkan kreasi yang ia buat. "Kau bisa membuatnya, tidak?"

"Mahkota?"

Kyuhyun mengangguk. Ia pun meletakkan mahkota dari tumbuh-tumbuhan tersebut di kepala Sungmin. Kyuhyun tertawa kemudian melihat penampilan Sungmin. "Kau mirip yeoja!" Ejeknya.

Sungmin marah mendengar ejekan Kyuhyun. "Min namja!" Ia melipat kedua tangannya dan memajukan bibirnya. Membuat wajahnya tampak imut. Ia pun mengambil beberapa helai rumput di sekitarnya. Ia pun ingin membuat mahkota, seperti yang Kyuhyun buat. Tapi, jadinya Sungmin membuat dengan ukuran yang sangat kecil. "Min selesai membuatnya~"

"Lama sekali." Kyuhyun menguap, bermaksud mengejek. Ia pun melihat 'mahkota' yang dibuat Sungmin. Dan setelahnya ia tertawa terbahak-bahak.

"Apa?" Sungmin merasa tidak ada yang salah dengan 'mahkota' buatannya. "Min melakukannya dengan benar."

Kyuhyun masih tertawa. "Jadi, kau membuatnya lama dan hasilnya seperti ini?" Kyuhyun mengambil 'mahkota' tersebut dan memakaikannya ke jarinya sendiri. "Lihat? Ini cincin namanya, bukan mahkota." Cincin yang dipakai Kyuhyun itu pun tampak besar dan tidak pas sama sekali di jarinya. "Aku juga bisa membuat ini dan hanya sebentar saja. Tidak lama sepertimu."

Kyuhyun pun mengambil beberapa helai rumput dan juga bunga yang kecil untuk dijadikan cincin. Kyuhyun tampak cekatan membuatnya. Hingga butuh beberapa menit kemudian—tidak selama Sungmin yang membuatnya—cincin tersebut sudah selesai dibuat.

"Sebentar saja 'kan?" Kyuhyun pun mengambil tangan Sungmin dan memakaikan cincin tersebut ke jarinya. "Lihat? Bahkan punyaku lebih bagus dari punyamu."

Sungmin mengerjap saat Kyuhyun memakaikan cincin ke jarinya. "Eh?"

"Ada apa?" Kyuhyun mengernyit heran melihat ekspresi Sungmin yang berubah.

"Kita menikah."

Kyuhyun mengerjap. "Hah?"

Sungmin menunjukkan jarinya yang terpasang cincin. "Ini tandanya kita menikah. Min pernah melihat drama di tv kalau ada cincin yang dipasangkan ke pasangannya, dan juga pasangannya memiliki cincin yang sama, itu artinya mereka sudah menikah dan jadi suami istri."

Kyuhyun benar-benar cengo mendengar perkataan Sungmin.

.

.

.

Sungmin… sepertinya kau terlalu menganggap serius apa yang Kyuhyun lakukan saat ini kepadamu.

FIN

Haren bikin polling buat project Haren. Kalian bisa lihat summary-nya di profil Haren. Jadi, kalau banyak voting yang masuk, Haren akan ngerjain fanfict itu terlebih dahulu sampai tamat. Mohon partisipasinya~ :3

Oh ya, Haren pengen bikin drabble dimana Kyuhyun dan Sungmin berantem gitu. Haren lagi nga punya ide nih. Ada yang mau nyumbang? :3

Okeh, minta reviewnya~ :D