Kyuhyun masih terduduk di sebuah bench di tengah kamar nya. Di pangkuannya changmin tengah tertidur dengan menesupkan wajahnya nyaman didada kyuhyun , seseorang yang sangat dirindukan nya. Beberapa jam lalu kyuhyun baru saja merasakan kembali kehangatan yang sudah sangat lama dirindukan nya, ketika changmin pertama kali menyambut udara dunia yang sangat dingin dan mengerikan ini.

Kyuhyun membelai kepala changmin sayang, wajahnya yang sangat lugu dan dilihatnya wajah tanpa dosa itu begitu mirip dengan seseorang yang memporak porandakan kehidupannya berkali-kali. Hanya kyuhyun yang tau , dan ketika kekalapan kyuhyun yang waktu itu mengetahui dirinya hamil dan hanya jaejoong yang waktu itu bisa dimintai pertolongannya dan sebuah kesalahpahaman yang terjadi kala itu, kyuhyun mengiyakan semua perjanjian sepihak jaejoong seseorang yang sudah membelinya dari ayah tirinya.

"changmin mama sayang menyayangimu sayang, mama berjanji akan mempertaruhkan apapun untukmu, mama tidak akan melepaskanmu kembali, apapun yang terjadi" monolog kyuhyun lirih

Ceklek

Pintu berwarna kuning gading itu terbuka ,

Siwon dengan kemeja hitam yang dilingkisnya sebatas lengannya dan celana pantalon hitam memasuki kamar kyuhyun perlahan, tangah kanan membawa gelas kristal berisikan red wine , aroma siwon menguarkan aroma manly yang sedikit bercampur dengan aroma wine yang dibawanya. Siwon mendudukan dirinya di single sofa didepan kyuhyun , dengan reflek kyuhyun mengeratkan pelukannya pada changmin yang tertidur , siwon menyeringai tipis kemudian kembali meneguk wine dari gelas kristal mahal nya.

"aku menginginkanmu kyuhyun..." ucap siwon mutlak

kyuhyun bergeming , siwon mendekatkan wajah pada kyuhyun

"aku sudah membawa changmin yang sempat kakak ku curi darimu , jadi bisakah aku mendapatkan imbalan nya , nyonya choi?" desis siwon tepat didepan bibir kyuhyun

Kyuhyun tercekat kemudian dia tersadar akan posisinya disini , perkataan siwon kala itu mengenai takdirnya yang akan berubah ketika mentari esok terbit, menyadarkan nya

"ne , siwon hyung , tapi bisakah hyung mengabulkan satu permintaanku?" tanya kyuhyun

"kau terlalu banyak meminta kyuhyun tapi katakanlah , aku menunggumu" ucap siwon santai

"bisakah bibi ling menjaga changmin sampai aku selesai melayanimu , aku.. aku hanya ..takut, jika changmin akan terpisah lagi dariku," ucap kyuhyun sedikit ada rasa ragu dan khawatir , naluri dan rasa trauma tiba-tiba menelusup di hatinya.

Siwon tersenyum kemudian mengambil ponselnya dari saku celananya

"sangjo panggil bibi ling kemari," perintah siwon

"aku menunggumu dikamarku kyuhyun hanya 10 menit dan jangan buat aku menunggu terlalu lama, kau tau aku lebih baik," kata siwon kemudian berlalu meninggalkan kamar kyuhyun

.

Kyuhyun berjalan menelusuri lorong yang berujung pada sebuah pintu berwarna hitam dengan pahatan klasik , dia sangat tau siapa pemilik ruangan itu , kamar utama yang esok hari akan menjadi kamar yang akan ditempatinya oleh siwon.

Kyuhyun memutar knop pintu itu pelan , baru saja tubuhnya masuk kyuhyun sudah ditarik kasar hingga tubuhnya terlempar di atas ranjang king size dengan desain klasik era victoria.

Kyuhyun terlihat gelisah ketika siwon berhasil melucuti pakaian nya dengan kasar , siwon terilhat tak sabaran dan terlihat sedikit marah , entah apa yang baru saja terjadi padanya, rasa simpati menelusup didalam hati kecil kyuhyun.

Siwon bahkan masih berpakaian lengkap dan dia hanya mengendurkan ikat pinggannya dan menurunkan resliting celana bahan nya , menurunkan sedikit celana bahan itu beserta boxer brief mahal nya.

Kyuhyun mengigit bibir bawahnya gelisah kedua kakinya sudah mengangkang dengan senggama yang mulai berlendir, siwon hanya menyeringai

"kau terlihat seperti menggodaku slut , lihat hanya ku telanjangi dengan kasar kau sudah basah , liat lubang nakal mu ini sudah berlendir , dasar murahan," caci siwon

Siwon mulai menggoda senggama kyuhyun dengan jari tengahnya, "bitch , murahan , lubang sialan" umpat siwon lagi

"eeuuuuggghhhhhh ..." lenguh kyuhyun ketika siwon hanya memainkan jari tengahnya di sekitar otot cincin senggama kyuhyun tanpa mau memasukan nya

"kau mau aku memasukan jariku atau kejantananku slut?" tanya siwon

"ahhhh , hyung kejantananmu ... uuugghhhh..." lenguh kyuhyun

"seperti ini ," dan seketika itu siwon memasukkan kejantanannya dengan sekali sentak kedalam senggamu kyuhyun , dan langsung menggenjotnya keras – keras

Kyuhyun blingsatan menerima penetrasi siwon yang kasar dan memukul telak prostatnya.

"ahhh , ahhh , hyung .. ahhh , sakit ,... ahhhhhh, "

Dan kesakitan bercampur nikmat

"bitch , aku membenci lubang sialan mu , " umpat siwon dengan kasarnya mamaju mundurkan kejantanan nya di senggama kyuhyun , dan seksnya kali ini tanpa pengaman seperti yang biasa siwon lakukan pada kyuhyun

"ahhhh , hyung .. lagi . lebih keras ,, akkhhhh , jebal .. akh ..." desah kyuhyun ketika dengan brutalnya siwon menumbuk prostatnya

"dasar jalang murahan kau menikmati semua kejantanan orang-orang yang menikmatimu dengan mendesah seperti ini, ssstttt... sial lubang sial !" marah siwon ,

"ahkkkhhh, aniy aniy ,, deeper hyung ,, hyyaaahhhh ,,akk hyung ,"

Siwon dekat dan semakit brutal menumbukkan kepala penisnya ke prostat kyuhyun , marah dia marah ketika desahan murahan kyuhyun keluar

"ahhkkhh . sakit hiks .. hyung .. sakit .. akkhh ahhhh ," desah kesakitan kyuhyun ketika prostatnya dihajar habis-habisan oleh siwon

"kau pelacur , ahhhh , murahan ssttt , bitch , kau mengetatkan lubangmu , ahhhh, ahhh" desah siwon , dia dekat siwon dekat,

Kyuhyun meletakkan kedua tangannya di pinggang siwon seakan meminta siwon memberikan tekanan lebih pada lubangnya , persetan dengan darah yang akan keluar setelah ini

"ketatkan lubangmu bitch , ahhh , sial lubang sial , ahhhhh..." dan berakhir segala umpatan siwon , klimaksnya menyembur untuk pertama kalinya didalam tubuh kyuhyun bahkan kyuhyun sampai mendongakkan kepala nya menikmati tembakan sperma siwon yang memenuhi senggamanya

Siwon melepas tautannya kasar , kyuhyun mendesah ringan ketika kekosongan dirasakan nya , sedikit memperhatikan hasil dari nafsunya , lubang kyuhyun yang berkedut dan sedikit memuntahkan cairan sperma nya yang bercampur dengan sedikit darah,

"kau sungguh murahan kyuhyun , dan ingat besok kau akan menyaksikan pertunjukan besar," ucap siwon kemudian berlalu.

Siwon mengambil kimono tidurnya kemudian berlalu meninggalkan kyuhyun yang kelelahan tak berdaya , mengambil selimut tebal kemudian melilitkan keseluruh tubuhnya , kyuhyun mulai terseok berjalan menuju kamarnya , dia ingin tidur dengan changmin disebalahnya,

Bibi ling yang baru saja kembali dari dapur ketika baru saja membuatkan susu untuk changmin dengan sigap memapah tubuh kyuhyun yang sempoyongan menuju kamarnya

"nyonya muda anda baik-baik saja?" tanya bibi ling sedikit khawatir

"bibi bantu aku berjalan , maafkan aku bi karena aku merepotkanmu," kata kyuhyun tidak enak

"tidak nyonya , mari saya bantu,"

.

.

Mentari pagi menelisik masuk kedalam celak jendela kamar siwon ,

Siwon terjaga dalam tidurnya ,

Sepintas kenangan masa lalu menganggu pikirannya , kenangan masa kecilnya dimana semua orang membencinya karena menjadi orang yang tak berguna , hanya hyungnya seseorang yang sangat peduli padanya dan seorang anak kecil berusia 5 tahun yang ketika itu siwon berjanji pada dirinya sendiri untuk sembuh dan menjadikan nya bocah 5 tahun itu miliknya.

Siwon terduduk disebuah pohon cherry ditaman kota , menunggu bibi ling pengasuhnya membelikan makanan dan minuman yang dimintanya, siwon berusia 10 tahun dan dia menderita karena penyakit yang menggerogoti kaki kirinya hampir separuh dari umurnya. Namja yang terlihat lemah ini terbuang dari keluarganya , ayah nya yang seorang yakuza menganggapnya tidak berguna karena penyakitnya sedang hyungnya dia menentang apapun keinginan ayah mereka untuk menjadikan hyungnya pengganti sang ayah , dimana ibu mereka ? hyena si pelacur yang di jadikan mutiara di sangkar emas ayahnya tak peduli pada nasib kedua anaknya.

Dug

Sebuah bola tanpa sengaja mengenai lengan siwon , bola plastik ringan , siwon memperhatikan seorang anak laki-laki berusia 5 tahun menghampirinya untuk mengambil bola itu.

"hyung , maafkan kyunie karena mengenai lengan hyung dengan bola kyunie," kata namja 5 tahun itu takut-takut pada siwon.

Siwon tersenyum tulus pada kyunie, mengusak surai hitam selembut sutra kyuhyun sayang

"tak apa adik kecil ,maaf hyung tidak bisa mengambilkan bolamu ," ucap siwon sedikit merasa bersalah

Kyunie menggeleng imut ,"tidak apa-apa hyungie , kyunie tau hyung sedang cakit , jadi maafkan kyunie saja ya karena mengenai lengan hyungie,"

Siwon semakin gemas dengan namja 5 tahun itu

"kau bermain sendirian disini kyunie? Dimana ibumu?" tanya siwon

"didepan cana ," kyuhyun sambil menunjukkan sebuah mansion tepat didepan taman kota itu, "itu lumah kyunie, kalena kyunie bosan maka kyunie main saja dengan meleka hyungie," lagi kyuhyun menunjuk sekuruman anak-anak kecil seumuran lainnya.

Siwon mengangguk paham "kalau hyung apa juga sendilian juga seperti kyunie? Dimana teman hyung?" tanya kyunie

"aniy , hyung bersama seorang pengasuh , dan dia sedang pergi ke supermarket diseberang sana , membeli beberapa makanan kecil, dan hyung tidak punya teman," kata siwon panjang lebar

"ah begitu , kalau begitu , hyung dan kyunie sekalang berteman ne," ucap kyunie polos sembari menyodorkan kelingkingnya yang mungil

"ne , kita berteman kyunie," siwon tersenyum tulus , itu adalah senyuman tulus pertamanya

"dan ini hadiah dari kyunie untuk hyung ," kyuhyun memberikan siwon sebuah permen susu kesukaannya, siwon menerimanya dengan gembira

"gomawo adik kecil ,"

"kalau begitu kyunie mau pulang dulu ya hyung , anyeong"

Siwon menarik laci nakas sebelah kanan tempat tidurnya , mengambil sebuah kotak kayu kecil , diambilnya sebuah permen kecil , permen susu yang ia dapatkan 20 tahun yang lalu ketika dirinya menjadi seorang yang tidak berguna

"aku menemukanmu kyunie , maafkan hyung karena terlambat mengetahui semua , maafkan hyung kyunie , bersabarlah sedikit lagi hyung akan membayar semua kesakitanmu selama ini,"gumam siwon ,

.

Kyuhyun tertidur sangat pulas hingga dia tak sadar jika seseorang telah mengambil changmin dari sisinya , siapa lagi jika buka siwon .

Kini keduanya tengah menikmati suasana pagi di taman belakang mansion siwon , changmin yang sudah rapi karena siwon sendiri yang memandikan changmin sebelum mengajaknya berkeliling taman dengan menggunakan kuda, namun sebelumnya mereka memutuskan untuk sarapan di depan danau buatan

"papa , pasti mama akan kebingungan mencali minnie , karena papa mengambil minnie diam-diam," kata changmin kecil sedikit melayangkan protes pada siwon "papa natkal sekali,"

Siwon tergelak , diletakkannya americano di atas meja kembali, membelai sayang rambut putranya

"biarkan mama beristirahat sedikit lama , kau tau mama kelelahan karena menjagamu semalam, mama tidak akan kebingungan mencarimu minnie , bibi ling akan memberi tahu mama mu ,"

Changmin hanya mengangguki kemudian kembali menikmati sandwich isi daging kesukaannya.

"papa aku sudah kenyang , apakah kita jadi berkuda , minnie ingin naik kuda papa," changmin kecil mulai merengek pada siwon ,

"ah sayang , tunggu papa , minnie bisa memilih kudanya terlebih dahulu , paman kwang akan mengantar minnie ke kandang kuda," ucap siwon ketika dikejauhan didapatinya seorang yang sudah di tunggunya ,

"sangjo kau antar changmin ke kwangsoo, dan ingat perintahkan byun soo dan dae han untuk menjaga changmin , laporkan semua kegiatan changmin padaku , aku akan menyambut salah satu orang yang aku tunggu,"

"baik tuan besar," ucap sangjo kemudian menggendong changmin untuk meninggalkan siwon

.

Siwon masih menikmati americanonya , didepannya sudah berdiri seorang yang sangat ditunggunya hadir , seorang pengecut yang selama ini bersembunyi dari nya,

"siwon ," panggil orang itu , dia yunho ,

"oh hai hyung , kau sudah sarapan?" tanya siwon innocent

"siwon ada hal yang ingin aku katakan padamu ," ucap yunho dengan nada penuh kegusaran ,

"ini masih terlalu pagi untuk mengatakan sesuatu padaku hyung ," ucap siwon dingin

"aku harus mengatakannya padamu brengsek !" yunho mulai putus asa, siwon menyeringai tipis

"ini tentang anak itu." Lanjut yunho

"apa yang ingin kau katakan hyung ," ucap siwon

"dia bukan anakku," ucap yunho

"aku tau ..." jawab siwon datar

Deg

Yunho tercekat,

"kakak ku yang bodoh dan kerena cemburu buta akhirnya berpikiran dangkal karena melihatmu memperkosa kyuhyun waktu itu,"

Yunho mulai ketakutan , siwon dia terlalu berbahaya , siwon seakan adalah seorang monster melebihi ayahnya,

"tapi kesalahan yang kau perbuat adalah kau sudah menikmati tubuh pelacurku , kau tau apa yang aku lakukan pada orang-orang yang sudah menyentuh tubuh pelacurku hyung , mereka berakhir mati .. kau dan ayahku sendiri aku harus memulai dari siapa dulu hyung ?" tanya siwon seakan dirinya adalah seorang penjagal nyawa , pembunuh berdarah dingin.

"dan kau sudah menyakiti kakakku selama 10 tahun pernikahan kalian, cih .. kau pikir aku selama ini buta , kau boleh saja menganggapku tidak mengetahui segala perbuatanmu disini , selama aku di amerika aku mengetahui semua itu bajingan,"

Brukk

Yunho menjatuhkan lututnya seakan memohon pada siwon untuk mengampuninya,

"maafkan aku siwon , tolong maafkan aku ," mohon yunho

"memaafkanmu ,? Haruskah ?" ucap siwon sarkas

Plakkk

Sebuah tamparan tiba-tiba mengenai pipi kanan siwon ,

Jaejoong memandang siwon terluka , siwon mengusap darah yang keluar dari sudut bibir kirinya

"bunuh aku siwon , jika kau pada akhirnya akan menyingkirkan yunhoku !" pekik jaejoong dengan derai air matanya ,

"sial !" umpat siwon " sangjo bawa jaejoong ke kamarnya !" perintah mutlak siwon , kemudian sangjo membawa jaejoong dengan pemberontakan jaejoong supaya dilepaskan ,

"aku akan mempertimbangkan apa hukuman yang pantas untukmu hyung iparku tersayang," ucap siwon , "yong nam , bawa bajingan ini pergi dari hadapanku , dan kau tau apa yang ku inginkan dari bajingan ini yong nam," perintah mutlak siwon

" kau hebat siwon ," ucap seseorang dari belakang siwon,

"ah ayah , kebetulan sekali , apa kabarmu ayah , ahh padahal pesta akan diselenggarakan nanti malam, aku sengaja mengundurnya ayah," ucap siwon masa bodoh "ayah begitu awal datang ," ucap siwon sarkas,

"tentu aku ingin mengambil awal terlebih dahulu sebelum kau menikamku nah," ucap kangin sarkas

Siwon terkekeh meremehkan

"begitukah ayah , kau membawa serta anak buahmu?" tanya siwon

"tentu , aku membawa orang-orang yang setia berjalan disampingku," ucap kangin tak kalah dingin

Siwon semakin terkekeh

"ahhh ayah aku lupa coba kau berbalik , kau masih yakin jika mereka masih setia pada si tua sepertimu?" tanya siwon kemudian kangin berbalik dan sungguh semua orang kepercayaan kangin membungkuk hormat pada siwon ,

"kau datang si sarang harimau ayah , dan harimau yang selama hidupnya tak kau anggap dan kau asingkan karena penyakit sialan yang menggerogoti kakiku dulu ini sudah menjadi raja dari segala harimau ayah, kau akan mati setelah ini," ucap siwon santai

"kau !" desis kangin marah

"kau yang merubahku ! kau menghancurkanku !" kata siwon tak kalah marahnya

"kau yang membuangku tuan choi !" tambah siwon

Kangin diam dengan memendam marah pada darah dagingnya sendiri

"ah , changmin , apakah ayah ingat changmin yang di sembunyikan jaejoong hyung , dia harusnya menjadi adikku tapi semua itu tidak akan terjadi , karena aku yang akan merubah semuanya,"

Kangin mematung mendengar semua perkataan siwon,

Kangin meyakinkan dalam dirinya sendiri jika dia harus mundur dia harus benar-benar mundur,

"sial ! aku akan mati ditangan anakku sendiri" ucap kangin pada dirinya sendiri

.

.

Tbc

.

berhentilah membaca cerita ini , sudah sangat membosankan kan ?