Incheon airport, seoul, 18.00 KST.
China airlines from beijing was arrived.
Terlihat dua orang namja sambil membawa koper keluar dari pintu kedatangan domestik bandara. Mereka adalah Sehun dan luhan yang baru saja sampai dari china. Sehun melirik jam tangan yang ada di tangannya. Sedangkan Luhan hanya celingak-celinguk melihat orang yang berlalu-lalang sekitar bandara.
"Sehun-ah.. Apa benar itu kau?! " teriak seseorang dari belakang.
Sehun menoleh ke sumber suara, sedangkan luhan malah asyik dengan ponsel yang baru saja di belikan sehun
"Kai-ah? Woooahhh.. Ini benar-benar kau? " tanya sehun setelah kai mendekat ke arahnya. Dengan segera dua sahabat ini berpelukan layaknya tidak bertemu bertahun-tahun.
"kau tidak berubah kai ah.. Kau tetap temsek kesayangan kami. Kekekek" ledek sehun pada kai.
"yak!! Dasar albino.. Kau masih saja meledekku. " kai mengerucutkan bibir kesal. Bayangkan saja ekspresi kai seperti itu.. Kekekekek..
"eoh? Siapa namja ini? " tanya sehun setelah menyadari keberadaan namja mungil di belakang kai.
"annyeong.. Kyungsoo imnida. Aku.. Hanya teman kai. " sapa kyungsoo sambil membungkukkan badan.
"kyungsoo? " kali ini adalah suara luhan. Matanya membola ketika melihat kyungsoo adiknya berada di hadapannya.
"Lu.. Luhan hyung? " kyungsoo yang menyadarinya juga terkejut. Ia langsung menubruk tubuh luhan untuk memeluknya.
"hisk.. Hisk.. Hisk.. Hyung.. Aku merindukanmu" isak kyungsoo air matanya membanjiri dada luhan.
"hisk.. Aku juga kyungsoo-ah.. Aku mencarimu hiks.. " luhan juga terisak. Mereka sangat bahagia akhirnya mereka dapat bertemu. Yang tanya bagaimana reaksi sehun dan kai... Ya.. Mereka melongo tidak mengerti apa-apa mereka saling berpandang bertanya apa yang sedang terjadi.
"emm... Kalian berdua saling mengenal? " tanya kai pada luhan dan kyungsoo. Kyungsoo dan luhan melepaskan pelukan mereka. Saking senangnya mereka lupa dengan keberadaan sehun dan kai.
"ne... Ini Luhan hyung.. Kakakku. " ucap kyungsoo sambil mengenalkan luhan.
"annyeong.. Luhan imnida.. Aku kakaknya kyungsoo. " luhan mengenalkan diri pada kai.
"wooaahh... Kau juga seorang demigod? " kali ini sehun yang bertanya pada kyungsoo.
"n...ne.. Ne. " jawab kyungsoo agak ragu
"waahhh.. Jadi benar kalian bersaudara. Daebak.." ucap sehun melongo.
"baiklah berhubung kita sekarang bersama, bagaimana jika kita menuju apartemen chanyeol bersama-sama? " tanya kai dan disetujui oleh semua.
Mereka menuju apartemen chanyeol menggunakan taxi. Sehun duduk di depan di sebelah sopir taxi, Kai, kyungsoo, dan Luhan duduk di belakang.
"hyung.. Kita tinggal mencari baekhyun hyung saja. " ucap kyungsoo pada luhan.
"kau benar kyungsoo-ah.. Semoga dia baik-baik saja, aku harap ia juga bersama seseorang yang menjaganya. " ucap luhan sambil mengusap tangan kyungsoo. Kai melirik ke samping melihat interaksi mereka, begitu juga sehun yang melirik mereka dari kaca depan taxi. Kyungsoo yang duduk diantara kai dan luhan menyenderkan kepalanya di bahu kanan luhan. Kai?? Dia menatap jalanan seoul dengan sedikit rasa kecewa.
Apartemen chanyeol
Baekhyun pov
Dasar chanyeol sialan, dia membiarkanku membereskan apartemennya sendiri. Dia ini jorok sekali.. Sampah bekas camilan dan minuman kaleng berserakan di atas meja, camilannya pun berceceran di karpet dan lantai.
"haaahhh... Namja sialan!! Kalau aku sudah memiliki uang lihat saja aku akan pergi dari sini, dan mencari apartemen lain. " aku bermonolog ria meluapkan kekesalanku pada chanyeol. *ya elah baek kerja aja enggak gimana mau dapet duit/plak*
Ting.. Cklek
"wooahh.. Apartemenku sudah bersih eoh? "
Aku mendengar suara chanyeol, oh rupanya di sudah pulang. Berhubung aku masih jengkel, aku meninggalkan sisa pekerjaanku dan pergi ke kamar.
"yak!!! Byun baekhyun.. Bersiap-siaplah teman-temanku sebentar lagi sampai. " teriakan chanyeol dari bawah masih dapat ku dengar.
"dasar yoda jelek!! Sepenting apa sih temannya itu? Lihat saja.. Jika mereka membuat chanyeol merepotkanku, akan aku buat mereka pergi dari sini secepatnya. Hahahaha. " monologku sambil tertawa evil.
Ting.. Tong.. Ting.. Tong..
"Byun Baekhyun!!! Cepat buka pintunya aku masih ganti baju. " aku mendengar teriakan chanyeol dari kamar sebelah. Heol.. Dia bilang kamar ini kedap suara, tapi kenapa aku masih mendengar teriakannya?
Ting.. Tong.. Ting.. Tong.. Ting.. Tong..
"BYUN BAEKHYUN!!! BUKAKAN PINTUNYA!! "
"Ne... " aku semakin kesal. Aku segera turun memasang wajah masam. Aku ingin lihat siapa tamu tidak sabaran ini.
Cklek
"YAK!! APA KAU TIDAK BISA BERSABAR se..diikit... " teriakanku melemah setelah membuka pintu dan melihat tamu yang datang, ada dua namja tinggi berbeda warna kulit, dan dua namja mungil di belakang mereka yang membuatku membolakan mata.
"Lu.. Luhan Hyung? Kyungsoo? " aku ternganga melihat kedua saudaraku.
"Baekhyun? " kata mereka serentak
"HUUUUWWAAA... AKU MERINDUKAN KALIAN" aku langsung menubruk tubuh keduanya, kami saling berpelukan, dan berlonjak-lonjak.
"Baek...kyung.. Akhirnya kita bersama lagi. " ucap luhan hyung.
"ne.. Aku senang sekali.. Huwaaaa" ucapku, aku benar-benar senang sekarang.
Author pov
Baekhyun, Luhan, dan Kyungsoo sangat senang dengan pertemuan mereka kembali. Mereka lagi-lagi melupakan dua namja yang sedang menatap mereka bingung.
Dug.. Dug.. Dug..
seseorang sedang berjalan menuruni tangga.
"Baek.. Siapa tamu... Woah.. Kai? Sehun? Apakah itu kalian? Kenapa kalian tidak masuk? " chanyeol melihat kai dan sehun berdiri di depan pintu apartemen membelakangi chanyeol.
"chan?? " ucap sehun dan kai serempak.
"kenapa kalian tidak ma.. Siapa mereka? " chanyeol terkejut melihat tiga namja lagi sedang berpelukan kegirangan.
"Baek.. Siapa mereka? " tanya chanyeol kepada baekhyun yang masih asik dengan kedua saudaranya.
"eoh chan? Mereka adalah saudaraku. Ini Luhan hyung kakakku, dan ini kyungsoo adikku. Aku sangat senang bisa bertemu mereka lagi. " ucap baekhyun sambil mengenalkan luhan dan kyungsoo.
"annyeong.. Chanyeol-ssi.. Luhan imnida. "
"annyeong..kyungsoo imnida. " keduanya memperkenalkan diri kepada chanyeol.
"kajja kita masuk ke kamarku. Kalian akan tidur bersamaku. " ajak baekhyun sambil menggandeng kedua saudaranya masuk ke dalam menuju kamarnya.
Bagaimana reaksi trio bangsat sekarang? Mereka sudah masuk di dalam dan saling berpandangan berharap ada yang menjelaskan sesuatu.
"aku bertemu baekhyun seminggu yang lalu, ia berada di dalam mobilku tiba-tiba saat aku pergi ke klub padahal aku sudah mengunci mobilku, dia namja yang aneh, dia bilang dia seorang demigod, dan aku hampir saja menerkamnya karena dia sungguh menggoda meskipun menjengkelkan. " ucap chanyeol dengan pikiran yang masih sedikit bingung.
"aku juga, aku seminggu lalu menemukan kyungsoo tertidur di bath up kamar mandiku saat aku sedang bercinta dengan krystal. Aku terkejut, tapi aku akui sepertinya keberuntunganku dewa menurunkannya kepadaku. Hehe. Dia sangat manis. Aku juga hampir saja menerkamnya, tapi aku menahannya karena aku tidak ingij kehilangannya. " ucap kai. Chanyeol memutar bola mata malas .
"aku menemukan luhan di apartemenku satu minggu yang lalu juga. Aku pikir dia yeoja karena wajahnya sangat cantik. Ternyata dia seorang namja. Bahkan aku sudah melakukan itu dengannya. " ucap sehun polos, tak sadar kedua temannya menatap horor ke arahnya.
"apa? " sehun yang menyadari tatapan mematikan dari kedua temannya, Hanya bereaksi seolah-olah tidak terjadi apa-apa. *tolong seseorang bantu sembuhkan ogebnya sehun*
"wooahh.. Baek.. Kamarmu luas sekali," kyungsoo menatap sekeliling kamar baekhyun heran
"baek.. Apa ini? " Luhan mengernyit mengamati benda seperti spidol di meja rias baekhyun.
"itu eye liner. Waktu aku jalan-jalan ke mall bersama chanyeol, ada seorang spg menawariku memakaikan itu kepadaku, saat aku menatap kaca.. Mataku terlihat lebih cantik. Jadi aku meminta chanyeol membelikan itu untukku. Hehe, kalau luhan hyung dan kyungsoo mau, aku bisa memberikannya, aku masih punya banyak. Lihatlah!!" ucap baekhyun sambil membuka nakasnya memperlihatkan beberapa eyelinernya
"woah.. Daebak!! " ucap luhan dan kyungsoo kagum.
"Luhan hyung, kyungsoo.. Kemarilah" pinta baekhyun sambil menepuk-nepuk sisi ranjang agar kyungsoo dan luhan duduk di sampingnya. Luhan dan kyungsoo pun dengan segera duduk di sebelah baekhyun.
"bisa kalian ceritakan, bagaimana kalian bisa bersama temannya chanyeol?! " tanya baekhyun kepada kedua saudaranya. Luhan dan kyungsoo saling berpandangan.
"em... Saat diusir oleh zeus, aku tidak sadarkan diri, saat sadar aku sudah bersama namja tan itu." ucap kyungsoo
"aku juga.. Sadar-sadar aku sudah berada di hadapan namja albino itu. Dan kami sudah melakukan... Itu.. " ucap luhan malu dan memalingkan wajahnya dari kedua adiknya.
"ma..maksud hyung? " tanya kyungsoo
"jangan-jangan... " baekhyun curiga, membolakan matanya menatap luhan. Sedangkan luhan mengangguk kecil.
"LUHAN HYUNG!!! APA YANG SUDAH KAU LAKUKAKAN???!!! " teriak baekhyun dan kyungsoo setelah menyadari maksud luhan. Sampai-sampai trio bangsat yang berada di bawah terjungkal dan bertanya-tanya apa yang sedang terjadi. Chanyeol, sehun, dan kai segera berlari menuju kamar baekhyun.
Tok.. Tok.. Tok..
"baek.. Apa yang terjadi? Buka pintunya.. " tanya chanyeol dari luar kamar sambil terus menggedor pintu kamar baekhyun
Cklekcklekcklek.. Toktoktok..
"baek buka pintunya!! " pinta chanyeol agak membentak.
Cklekcklekcklek
"Baek.. "
Cklek
Baekhyun membuka pintu kamarnya, chanyeol yang tidak siap limbung ke tanah. Sehun dan kai terkekeh melihat chanyeol
"akkhhh baek!! Bisakah kau bilang dulu jika mau membukakan pintunya! " ucap chanyeol jengkel sambil mengelus sikunya yang sakit.
Baekhyun hanya memutar bola mata malas.
"siapa suruh kau menggedor pintu kamarku keras sekali" jawab baekhyun acuh.
"hohoho.. Sejak kapan kau mengklaim kamar ini menjadi kamarmu eoh? Ingat ini apartemenku dan walaupun kau tidur di kamar ini, ini tetap kamarku! "
"ck.. Terserahlah.."
"hey kau namja albino! " bentak baekhyun sambil menunjuk pada sehun. Sehun hanya menatap baekhyun datar.
"berani-beraninya kau menyentuh hyungku! Kau pikir kau siapmmmmmttt" belum selesai baekhyun dengan ocehannya, luhan membekap mulut baekhyun.
"hehe.. Kalian keluarlah, sehun-ah mian.. " ucap luhan sambil masih membekap baekhyun yang memberontak. Trio bangsat itu kemudian keluar dari kamar baekhyun. Dengan segera kyungsoo menutup pintu kamar baekhyun.
"apa kita akan mengencani tiga bersaudara itu?" tanya sehun pada kai dan chanyeol
"entahlah... Mereka aneh, tapi aku rasa baekhyun yang paling aneh. " ucap kai. Sehun dan kai langsung menoleh pada chanyeol. Chanyeol yang merasa ditatap langsung membuka suara.
"ho..ho.. Jika kau ingin mengencani luhan (menunjuk dada sehun) dan kau ingin mengencani kyungsoo (menunjuk dada kai) silahkan.. Tapi aku tidak akan mengencani namja gila seperti baekhyun. Titik gak pakai koma. " ucap chanyeol lalu segera pergi dari hadapan kedua sahabatnya.
"sehun-ah.. Aku harap kau tahu apa rencanaku." ucap kai menyeringai.
"apa? " tanya sehun dengan wajah lugu.
"ck.. Kau ini!! Kita harus membuat 3 bersaudara itu menjadi pasangan trio bangsat. Ingat!! 3 bersaudara tidak boleh ada yang terlewat. Bagaimana? " ucap kai sambil menaik turunkan alisnya.
Tik
Tok
Tik
Tok
"woooahhh daebak.. Otakmu cemerlang kai! Oke jadi maksudmu kita akan membuat chanyeol dan baekhyun saling jatuh cinta?" girang sehun
"akhirnya otakmu bekerja juga sehun-ah.. " ledek kai.
"baiklah.. Kita mulai jalankan rencana kita besok. Otte? " lanjut kai
"siap bos.. " ucap sehun. Mereka bersmirk ria menyiapkan rencana mereka bersama.
Tbc
