The Sacrifice_7

Akhirnya mereka tiba di tempat yang dikatakan Mickey tadi.

"oh… ini tempatnya." Kata Kairi.

Ya! Dunia yang dimaksud Mickey adalah The World That Never Was. Dimana pertarungan sengit Sora & Riku melawan Xemnas.

"Bersiaplah. Kurasa, Xehanort bertambah kuat. Dan yang pasti ada jebakan juga disini. Berhati-hati lah." Kata Sora memperingatkan.

Mereka semua mengangguk. Tanda bahwa mereka mengerti apa maksud ucapan Sora. Mereka pun berjalan menuju kasti Organization XIII. Sepanjang perjalanan, mereka dihadang puluhan Nobodies. Tetapi, dikalahkan dengan mudah oleh group. Mereka tiba di Brink of Despair. Di ujung jembatan, mereka melihat seseorang sedang menjaga pintu masuk kastil. Kelihatannya, mereka sudah mengetahui kedatangan Sora DLL.

"At last… The Keyblade's chosen one." Katanya.

"Apa maumu?" kata Sora.

"kami hanya ingin membuat pasukan untuk menghancurkan dunia. Apakah itu salah?" jawabnya.

"Pasukan? Pasukan apa?" kali ini giliran Goofy yang bertanya.

"Pasukan Keyblade Wielders. Kami berencana untuk membangkitkan mereka dari kematian. Dan menciptakan dunia baru dimana kami Nobodies juga bisa menjadi Somebodies." Jelasnya.

"Maksudmu…."

"Ya! Itu benar. Tetapi karena kau menyegel Keyhole, maka kekuatan Kingdom Hearts menjadi sedikit melemah. Membuatnya menjadi lama untuk siap. Tetapi, kalian terlambat. Xehanort sudah menemukan cara untuk mempercepat selesainya Kingdom Hearts. Dengan cara membuat replika kami, Nobodies. Segera, dunia akan berada dibawah kendali kami." Jelasnya lebih lanjut.

"aku tidak akan membiarkan itu terjadi!" kata Sora.

"oh…? Begitu? Mari kita lihat kau tidak akan membiarkan itu terjadi tanpa bantuan teman-temanmu." Dia lalu mencetikkan jarinya dan muncullah 3 anggota Organization XIII. Mereka lalu menangkap semua teman-teman Sora kecuali Sora. Sora yang melihat itu tidak bisa apa-apa karena mereka terlalu banyak. Belum lagi mereka bertambah kuat. Sora mengepalkan kedau tangannya lalu langsung berlari menuju orang yang menjelaskan Kingdom Hearts tadi. Orang itu lalu berbicara sebelum Sora sampai menghampirinya.

"Datanglah ke Hall of Empty Melodies." Akhirnya dia menghilang. Sora yang melihat dia pergi langsung masuk kedalam kastil. Didalam kastil terdapat banyak sekali Nobodies. Tetapi, Sora dengan mudah mengalahkan semuanya. Karena, aura Saizuka mulai muncul ditubuhnya. Meskipun hanya sedikit. Ketika dia sampai di Hall of Empty Melodies, Sora melihat teman-temannya sudah tak bernyawa. Sora hanya bisa diam membatu. Semua temannya telah mati oleh seseorang yang ada didepan Sora. Yang tidak lain adalah…. Xehanort. Orang itu lalu menyapa Sora dengan senyum licik khasnya.

"Halo…. Sora." Kata Xehanort. Xehanort lalu mencetikkan jarinya dan muncullah semua replika Organization XIII dengan Xehanort di tengah mereka. Mereka semua te;ah melepaskan penutup kepala mereka. Sora melihat dengan jelas wajah mereka. Dia mengenal semuanya. Amarah Sora semakin lama semakin bertambah.

"Ahhh….. kekuatan itu. Kekuatan yang selama ini aku incar. Dan sekarang, kau membawakannya untukku." Kata Xehanort. "kau terlalu lemah. Kau tidak pantas mendapatkan kekuatan itu. Apalagi kau tidak bisa melindungi teman-temanmu."

Mendengar kata terakhir Xehanort, kekuatan Sora semakin lama semakin bertambah. Aura putih yang mengelilinginya sekarang bertambah kuat. Sora menguatkan kepalan tangannya. Kekuatannya terus bertambah hingga angina bertiup kencang. Xehanort hanya bisa tersenyum melihat kekuatan Sora. Dia lalu mencetikkan jarinya. Memerintahkan semua replika itu untuk menyerang. Mereka menuruti Xehanort. Lalu menghampiri Sora untuk menyerangnya. Sora bereaksi dengan mengangkat tangannya ke atas. Terciptalah bola putih raksasa. Sora lalu melemparkannya ke para replika tersebut. Tidak bisa menghindar, karena ukuran bola itu sangat masif. Bola itu mengenai mereka semua, karena jarak mereka begitu dekat satu sama lain kecuali Xehanort. Sora lalu berlari secepat kilat dan menyerang mereka semua satu per satu. Membuat semua replika itu hancur. Sekarang hanya tersisa Sora dan Xehanort. Xehanort hanya tertawa kecil melihat semua replikanya hancur. Sora melihat Xehanort tertawa malah membuatnya semakin marah. Kini tubuh Sora berubah total. Sayap di punggungnya muncul kembali, ditambah 6 pedang yang bercahaya. Tetapi yang aneh adalah: tangan Sora tidak ikut berubah. Malah kedua tangannya masing-masing menggenggam keyblade. Yang kiri Two Became One dan yang kanan Ultima Weapon. Xehanort melihat wujud Sora sama sekali tidak terkejut. Hanya tersenyum licik yang terpampang diwajahnya.

"ini akan menyenangkan." Katanya. "siap…? Sora?"

Sora hany diam tidak berkata apa-apa. Tubuhnya dikontrol total oleh Saizuka. Dan pertarungan mereka pun dimulai.