Fic ini author persembahkan untuk semua author yang senior dan para readers sekalian M-_-M

Happy reading ^O^/ XD

Desclaimer : Masashi Kishimito

Rate : T

Pair : Sasu X Naru

Genre : Romance, hurt

Warning :Alur cepat yang aneh , OOC , Typo(s), alur yang membingungkan, EYD abal, Mpreg dll.

Yang gak berkenan, lebih baik gak lihat :(

Di terima kritik saran, tapi bukan flame, dan saya anjurkan jangan menjadi silence reader, dan tolong hargai karya ini dengan memberikan jejak anda pada fic ini, gomene dan arigato gozaimasu minna :D


minna-san, sebenernya melia lagi dilema, mau ngelanjutin atau discontinue, karna flame dari para sasusaku serta narusaku , gomene minna, dari awal saya membuat fic ini berpairing sasunaru, dan kalau saya tidak menggunakan sakura, masak mau dengan tsunade ? atau jiraiya ? sungguh konyol ! gomene minna, bagi yang merasa , dari pada kamu tidak terima dengan fic saya lebih baik anda pergi ketimbang anda ngeflame, dari awal tertulis sasunaru kan ? bukan sasusaku atau narusaku ?! saya tekankan lagi ! bahwa seluruh tokoh naruto emang masashi kishimoto, tetapi keseluruhan fic adalah MILIK saya ! yang tidak berkenan silahkan pergi ! saya capek mendapatkan flame nari para pecinta sakura ! saya sebnarnya tidak ingin menamatkan fic ini ! hanya saja saya menghormati dan merasa tersanjung oleh para REVIEWER, FOLLOWER, DAN FAVER yang menikmati fic saya dan mendukungnya ! bagi para pendukung, mellia ucapkan arigatou T^T mellia sangat sedih T^T !

gomene minna T^T


sebelumnya :

"I-Ino-chan kah ? " tanya Hinata dengan takut-takut.

"Wah, kau Hina-chan kan ? huoo sudah kama kita tidak bertemu yah ?" Kata Ino sambil memeluk Hinata.

"U-um, Se-sekarang Ino-chan meneruskan Yamanaka corp ya ?"tanya Hinata.

"Yah, seperti yang kau lihat sekarang, hey, kau sendiri juga telah mulai mengambil alih Hyuuga corp" tanya Ino.

"A-ano, Neji-nii lah yang akan memimpin Hyuuga corp, aku hanya memimpin beberapa cabang saja" kata Hinata malu-malu.

"Waah, Hina-chan, itu sudah sangat luar biasa kau tahu? Huh dasar Hinata, selalu merendahkan diri"kata Ino sambil mengusap-usap puncak kepala Hinata.

"A-arigatou Ino-chan" kata Hinata dengan wajah yang memerah.

"Nee, apakah kau tahu sekarang bagaimana keadaan Sakura ?" tanya Ino.

"Ti-tidak, memang nya ada apa Ino-chan ?" tanya Hinata.

"Sakura...


.

.

.

"Sakura..." kata Ino, terputus dan wajahnya langsung berubah lesu.

"A-ada apa dengan Sakura ?" tanya Hinata.

"Sebelumnya, apakah kau tahu masalah yang terjadi pada Sasuke dan Naruto ?" tanya Ino.

"I-iya, aku tahu, Bahkan Naruto sendiri yang memberitahukanya. memang apa hubunganya dengan itu ?" tanya Hinata.

"Kau tahu ceritanya tapi tidak tahu siapa saja yang terlibat dasar. apakah kau tahu wanita yang mengganggu hubungan mereka ? " tanya Ino.

"Ti-tidak, memangnya siapa ?" tanya Hinata balik.

"I-itu adalah Sakura, dia yang melakukanya."kata Ino dengan wajah horror.

"Ti-tidak mungkin" kata Hinata sambil menutup mulutnya, dia tidak menyangka bahwa yang melakukanya adalah Sakura, dia sendiri tahu bahwa dulu Sakura memang mengejar-ngejar Sasuke, tapi Hinata tidak pernah menyangka bahwa yang menghancurkan rumah tangga Naruto dan Sasuke itu Sakura, jadi wanita yang selama ini membuat Naruto menderita adalah Sakura, Hinata sungguh tidak menyangkanya.

"S-sebenarnya Sakura pernah meminta tolong padaku...'' kata Ino mengingat-ingat.

Flashback

"Ne, Ino pig, apakah kau mau membantuku ? " tanya Sakura yang datang kerumah Ino.

"Memangnya apa yang kau inginkan fireHead ? " tanya Ino.

"Hm, aku punya rencana, dan aku butuh kau untuk melaksanakanya." Kata Sakura.

"Memang rencana apa yang ingin kau perbuat?" tanya Ino lagi.

"Aku ingin merebut sesuatu yang seharusnya dari dulu menjadi milikku" kata Sakura dengan wajah marah.

"Memangnya apa ?" tanya Ino yang merasa bahwa ekspresi Sakura mulai berubah.

"Hm, Sasuke Uchiha" kata Sakura dengan senyum mengerikan.

"Ti-tidak mungkin, hey ingatlah, dia sudah menikah" kata Ino yang kaget.

"Aku tidak perduli, aku akan mengambil sesuatu yang harusnya menjadi milikku sedari dulu." Kata Sakura.

"Ka-kau jangan bercanda Sakura, kau tidak boleh merusak pernikahan orang!" kata Ino.

"Terserah, aku tidak butuh ceramahmu."kata Sakura.

"Sakura! Apa kau sudah gila ! dengarkan aku! Kau jangan pernah bermain-main dengan hal yang seperti ini ! kau nantinya akan menyesal!" kata Ino memperingatkan.

"Sudahlah, jangan banyak bicara, apakah kau ingin membantuku?"tanya Sakura.

"Tidak mungkin! Aku tidak mau membantumu! Kau harus menyerah Sakura, kau sudah dewasa, dan kau sudah tidak remaja ababil seperti saat kamu SMA dulu Sakura, kau harus sadar dan menyerah, masih banyak lelaki lain yang lebih baik dari Sasuke." Kata Ino.

Sebenarnya dia sangat miris melihat frienemy nya menjadi seperti ini, memang dulu dia dan Sakura sering berebut perhatian Sasuke, tapi Ino tidak menyangka bahwa Sakura menjadi seperti ini, bahkan untuk memikirkanya saja Ino merasa takut.

"Ya, sudah kalau begitu aku akan mencari yang lain, dasar kau teman tidak berguna!" kata Sakura kasar lalu keluar dari rumah Ino.

"SAKURA! Tunggu ! kau jangan sampai melakukan hal itu ! kau akan menyesal Sakura ! Sakura, dengarkn aku ! kau akan merasakan akibat dari apa yang telah kau lakukan ini Sakura !.." teriakan Ino pun sudah tidak didengar lagi oleh Sakura.

Flashback off

"Ti-tidak mungkin" kata Hinata, mendengarkan cerita dari Ino saja dia sudah merasa takut.

"Benar, dia sudah gila karna Sasuke" kata Ino.

"Ta-tapi jika difikir-fikir, untuk a-apa Sakura mencari teman dan apa yang sebenarnya dia lakukan.." kata Hinata sambil berfikir.

"Aku sendiri juga tidak tahu" kata Ino.

"Mu-mungkin untuk memperlancar rencananya?" tanya Hinata.

"Kau benar, dan itu berarti, pelakukanya ada lebih dari 1 orang" kata Ino dengan wajah serius.


.

.

Saat ini Sasuke sedang termenung di ruangan hotelnya, entah apa yang ada dipikaranya sekarang, yang pastinya, hari ini wajahnya terlihat sangat kalut dan tidak bersahabat. Apakah dia masih memikirkan kata-kata Sasori yang tadi ? apakah dia benar-benar takut bertemu dengan Naruto ? atau karena dia takut menghadapi kenyataan bahwa mungkin Naruto-nya akan menolaknya, tunggu, Naruto "nya" ? mungkin itu sudah tidak berlaku lagi bagi Naruto karena sikap Sasuke dimasa lalu, tapi bagi Sasuke, seorang Uzumaki Naruto tetap menjadi Uchiha Naruto, Naruto-nya, Naruto miliknya…..

Dan akan seperti itu selamanya, apapun yang terjadi, mau tidak mau...


.

.

"Na-naru-chan, Tosuke-chan…" panggil Hinata saat bertemu dengan Naruto dan Tosuke dijalan.

"Hina-baachaaaaannn" kata Tosuke girang.

"Hei, Hina-chan, dan…. EHH ! itu Ino-chan bukan ?" kata Naruto kaget saat menyadari bahwa ada Ino disebelah Hinata.

"Haayy , sudah lama kita tidak bertemu nee? Naru-chan?" sapa Ino dengan wajah ramah.

"Hehehe iya Ino-chan, bagaimana kabarmu ?" Tanya Naruto.

"Daijoubu Naruto, bagaimana denganmu, dan siapa anak manis yang ada disebelahmu ini" Tanya Ino sambil mengamati wajah Tosuke.

'Sifat nya sangat mirip dengan sifat Naruto, hanya saja warna rambutnya terlihat lebih mirip dengan seseorang dari pada warna rambut Naruto yang pirang, apa mungkin …" batin Ino.

"Perkenalkan, ini adalah Tosuke putra ku" kata Naruto.

"Namae wa Tocuke decuu" kata Tosuke mengangsurkan tangan sambil tersenyum lima jari, senyum yang sama seperti Naruto.

"Hai Tosuke-chan, perkenalkan nama bibi adalah Ino Yamanaka" kata Ino tersenyum ramah dan menjabat tangan Tosuke.

"Um! Ino-baachan" kata Tosuke.

'Warna rambut dan postur wajahnya mirip sekali dengan lelaki itu, tetapi sifat dan warna matanya menurun dari Naruto. Sebenarnya apa yang terjadi ?' batin Ino bertanya-tanya.

"Hey Naru-chan, apakah aku boleh bertanya sesuatu ?" Tanya Ino.

"Tentu saja" kata Naruto tapi entah mengapa ada perasaan aneh yang mengganjal dihatinya dan Naurto sendiri sudah berfikir bahwa pasti nantinya Ino akan menanyakan tentang dirinya dan Tosuke.

"Apa aku boleh bertanya sesuatu yang menyangkut antara kau dengan Tosuke ?" Tanya Ino.

Benar firasat Naruto, pasti Ino akan menanyakan hal ini kepadanya. Untunglah Tosuke sedang bermain dengan Hinata jadi dia tidak akan mendengar hal ini.

"Oh baiklah boleh saja, tapi jangan disini mungkin di tempat lain saja Ino-chan" kata Naruto.

"Mmm, bagaimana kalau di restoran dekat sana saja ?" Tanya Ino menunjuk sebuah restoran yang tidak begitu ramai.

"Baiklah.." kata Naruto lalu menuju ke restoran yang dipilih Ino dan tidak lupa juga mereka mengajak Hinata serta Tosuke untuk ikut.


.

.

"Aku sudah menebaknya, ini pasti ulah Sakura" kata Ino, mengepalkan tanganya dan wajahnya terlihat penuh amarah, dia tidak terima jika sahabatnya di perlakukan seperti itu, memang benar jika Sakura adalah sahabatnya juga, tetapi Ino lebih memilih kebenaran dari pada kejahatan, dia tidak akan segan-segan untuk bertentangan dengan siapapun seklipun itu sahabat maupun orang yang dia cintai.

"Bagaimana kau bisa berkata seperti itu Ino-chan?" tanya Naruto.

"Dulu Sakura sempat meminta bantuanku untuk menghancurkan hubunganmu dengan Sasuke awalnya aku hanya berpikir bahwa mungkin saja Sakura tidak benar-benar serius akan ucapanya tetapi aku sempat mendengar dari beberapa orang yang bekerja di Uchiha corp mengatakan bahwa kau sudah tidak bersama dengan Sasuke lagi karna Sakura, dan aku tidak menyangka bahwa dia melakukan hal serendah itu, sungguh memalukan!" kata Ino sangat marah.

"Hahaha sudahlah Ino, tidak apa-apa semua sudah berlalu" kata Naruto tersenyum miris.

"Kau benar-benar tegar sekali Naruto, aku bangga padamu" kata Ino sambil memeluk Naruto.

"Arigatou Ino-chan " kata Naruto.

"Oh iya Naruto, apakah Sasuke tahu bahwa dia mempunyai anak?" Tanya Ino.

"A-aku sempat memberitahukanya dengan memberikan testpack kepadanya, tetapi dia sekalipun belum pernah bertemu dengan Tosuke, dan aku tidak akan membiarkanya bertemu dengan anakKU" kata Naruto memberi penekanan pada saat berkata "anakku".

"Memangnya kenapa ? bukankah itu juga anak Sasuke ? " Tanya Ino kaget sekaligus bingung.

"Aku tidak akan membiarkanya mengambil Tosuke dariku, aku sudah memperjuangkan segalanya demi Tosuke, saat aku sedih dan terpukul karna Sasuke, hanya Tosukelah yang mengingatkanku untuk bertahan dan menghadapi segalanya, aku tidak sanggup jika suatu saat nanti Sasuke akan mengambil Tosuke dari sisiku atau Tosuke akan lebih memilihnya, aku ta sanggup Ino-chan" kata Naruto sambil mengepalkan tanganya kuat-kuat untuk menahan air mata yang sudah membendung di pelupuk matanya.

"Naru gomene, jangan bersedih lagi, jangan seperti ini, Naru sahabatku adalah orang yang sangat kuat dan tegar, ayo semangat !" kata Ino menyemangati Naruto.

"Um, arigatou Ino-chan" kata Naruto lalu menghapus air matanya dan kembali tersenyum ceria.

"Naruto, tapi aku hanya ingin memberi saran, suatu saat nanti, Tosuke harus mengetahui siapa itu Sasuke, siapa itu ayahnya, memang kau berfikir untuk menjauhakan seorang putra dari ayahnya, tetapi yang namanya ikatan darah, mereka pasti akan bertemu suatu saat nanti, kapanpun itu, serta dimanapun tempatnya dan hanya kami-sama yang tahu, tetapi untuk sekarang kau harus mempersiapkan hal itu, kau harus mempersiapkan dirimu untuk mengatakan yang sebenarnya kepada Tosuke, dan pada saat yang tepat." Kata Ino sambil mengelus puncak kepala Naruto lalu pergi menyusul Hinata dan Tosuke.

'Benar apa kata Ino-chan, aku harus mulai belajar untuk siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi padaku dan Tosuke, Kami-sama, kumohon berikan yang terbaik untukku dan Tosuke nantinya.' batin Naruto.

"Ayo Naruto kita makan siang? Apa kau tidak lapar ? "tanya Ino.

"U-um, Tosuke-chan, ayo kita pesan makanan, Tosuke-chan lapar kan ?" kata Hinata.

"Un!" jawab Naruto dan Tosuke berbarengan dengan senyum lima jari andalanya.

'Benar-benar kompak"batin Hinata dan Ino bersamaan.


.

.

'Hn, mungkin lebih baik aku menemuinya, tetapi bagaimana dia menolak kehadiranku ? apa aku harus memantaunya saja dari jauh?' batin Sasuke.

Sampai sekarang Sasuke masih dilema antara bertemu dengan Naruto atau hanya memantau dan mengamati saja, dirinya sebenarnya sangat ingin menemui Naruto, memeluknya menciumnya, melepaskan rasa rindu dan memberikan kasih sayang pada Tosuke dan Naruto serta tidak akan melepaskanya lagi, tapi di sisi lain dirinya takut bahwa ada kemungkinan Naruto akan menolaknya dan pergi lagi, dia takut hal itu terjadi, Sasuke sangat bingung harus memilih yang mana.

Dia ingin memberikan mereka berdua, orang yang paling dia kasihi dan sayangi perlindungan serta rasa sayang secara langsung dan hidup berdampingan bersaa menjadi keluarga yang kembali utuh dan hidup berbahagia satu sama lain, memberikan kenyamanan serta segala fasilitas yang layak, Dia sangat miris saat mengetahui perjuangan Naruto selama ini untuk bertahan hidup serta membesarkan anaknya, dia sanagt sedih dan terpukul atas semua itu, dia ingin memberikan yang terbaik untuk Naruto serta putranya yang bernama Tosuke itu.

Walaupun mereka belum pernah bertemu satu sama lain, tetapi Hati Sasuke sudah merasa hangat seketika saat dia mengingat bahwa dia memiliki keluarga yang lengkap, hanya saja, karna kesalahanya dimasa lalu, keluarga yang dai harapkan selama ini harus hancur, serta pernikahanya kandas karena kesalahanya sendiri. Dia sungguh amat sangat menyesali perbuatanya itu.

Bisa-bisanya dia terhasut oleh perempuan licik itu.

Flashback

"Hey Sasuke ? aku dengar pernikahanmu dan Naruto bukankah sudah cukup lama ?apakah kau sudah mendapatkan keturunan ?" tanya Seorang perempuan berkulit putih dan memiliki mata berwarna jade serta rambut yang sangat jarang dimiliki oleh orang, yaitu pink.

"Hn bukan urusanmu" kata Sasuke kepada wanita itu.

Jujur saja Sasuke sudah merasa sebal saat disangkutkan dengan masalah itu, sejujurnya saat ini dia sangat ingin memiliki seorang anak, siapa yang tidak ingin coba ? bayangkan jika hidupmu sudah sempurna, kau mapan, dan menikahi orang yang kau cintai, tetapi saat usia pernikahanmu sudah lama kau sama sekali belum mendapatkan keturunan, apakah kau tidak risau ? sudah sepantasnya bukan ? jika Sasuke ingin memilik seorang keturuan yang nantinya akan dia warisi segala miliknya itu?.

Ditambah lagi, kemarin dia baru saja bertengkar dengan Naruto hanya karena masalah ini, sungguh menyebalkan.

"Ayolah Sasuke ? aku tahu kau itu lelaki biasa ? apakah kau tidak tertarik untuk menimang anak ? bermain bersama dan melihat mereka tumbuh?" kata Wanita itu lagi.

"Cukup hentikan semua ini, kau bisa pergi dari ruanganku." Kata Sasuke yang masih bisa mengendalikan dirinya.

"Hey, apakah kau tidak tertarik untuk mencoba dengan yang lain?" tanya wanita itu.

"Hn, apa maksudmu ?" tanya Sasuke. Mungkinkah Sasuke mulai tertarik oleh apa yang dikatakan perempuan ini?.

"Ya seperti itu? Kau mencoba dengan orang lain untuk mendapatkan sesuatu yang selama ini kau inginkan itu." Kata-kata wanita itu seperti bisa yang merasuki pikiran Sasuke.

"Hn, aku rasa tidak, aku sudah memilik seseorang yang mendampingiku" balas Sasuke. Syukurlah, Sasuke masih mengingat bahwa dia memiliki Naruto.

"Hm, tapi bagaimana jika kau selamanya bersamanya kau tidak akan memiliki keturunan ?" desak wanita itu lagi.

"Apakah kau yakin ingin hidup selamanya tanpa ada siapapun yang akan mewarisi segala milikmu ini ?" kata wanita itu, dan sepertinya Sasuke mulai tergoda denganya.

"Ayolah Sasuke ? apakah aku kurang pantas denganmu ? lihatlah, jika kau lelaki normal kau pasti akan tertarik denganku" kata Wanita itu sambil sedikit menurunkan kerahnya sehingga mempelihatkan belahan dadanya.

Jujur saja Sasuke sedikit tertarik dengan Sakura, dia cantik, bertubuh indah serta berkulit mulus, ayolah siapa lelaki yang tidak tahan dengan kriteria gadis yang seperti top model ini?.

"Serta aku juga tidak bodoh, jika kau bersamaku, aku pasti akan memberimu keturunan dan pastinya anak kita pasti tidak akan ada gen bodoh didalamnya" kata wanita itu lagi, memang dirinya tidak bisa dibilang bodoh, karena dia pernah bersekolah di Amerika dan lulus Comlaude.

"Ayolah Sasu~" kata Wanita itu dengan nada menggoda.

Lalu yang terjadi selanjutnya adalah Sasuke yang akalnya sudah hilang dan digantikan dengan nafsunya sendiri itu mulai bercumbu dengan Wanita itu, hingga akhirnya Naruto datang dan semuanya terjadi...

Flashback off

Kami-sama maafkan segala kesalahan yang telah dirinya lakukan itu dan berikanlah dirinya jalan keluar atas masalahnya ini.

"Ya, sudah kuputuskan..." kata Sasuke.


.

.

"Hey Sakura, sepertinya Target kita sudah mulai mencium keberadaan kita ?" kata seseorang.

"Hm, kurasa juga begitu" jawab Seorang lagi yang ternyata adalah Sakura, ternyata 2 orang yang dulu memata-matai Naruto dan Sasuke adalah Sakura dan 1 lagi temanya.

"Apakah kita akan mulai bertindak" tanya Temanya.

"Tidak, kurasa lebih baik kita menunggu beberapa saat lagi" jawab Sakura.

"Ayolah, kita sudah cukup lama menunggu hal ini, dan aku rasa ini sudah saatnya." Bujuk temanya itu.

"Hm, tunggu, aku akan menghubungi temanku yang sedang didekat Sasuke untuk memantau pergerakan Sasuke saat ini" kata Sakura.

"Ne.. teman ? siapa itu ? kau bahkan tidak pernah menceritakanya padaku?" tanya Orang itu.

"Hahaha, kau nantinya akan tahu sendiri, dulu kita mengenalnya, bahkan dulu kita pernah satu sekolah" kata Sakura sambil tersenyum misterius.

"Siapa ? kau membuatku penasaran saja " kata Orang misterius itu.

"Hehehe himitsu" kata Sakura dengan senyum ala psikopat.

"Sudah hentikan senyumanmu itu, kau terlihat mengerikan." Kata teman Sakura.

"Hahaha Ini tidak berarti, yang terpenting adalah Sasuke akan segera menjadi milikku HAHAHAHA !" Sakura tertawa seperti orang yag kerasukan, entah setan apa yang telah merasukinya sehingga dia menjadi seperti ini, sungguh mengerikan.

"Kriiiing! Kriiiiing!"

"Ne Sakura, ponselmu berbunyi" kata Teman Sakura.

"Hn, oh ternyata dari dia " kata Sakura.

"Dia ? dia siapa ?" tanya teanya bingung.

"Hm, orang yang baru saja kita bicarakan tadi" jawab Sakura.

"Ohhh"

"Moshi-moshi" kata Sakura.

"Hm, ini aku, aku punya kabar penting untukmu" kata orang di seberang telfon itu.

"Kabar penting apa yang ingin kau katakan ?" tanya Sakura.

"Hm, aku mendengar percakapan Sasuke beberapa hari yang lalu, dan sesuai prediksiku, sepertinya Sasuke telah mengetahui dimana keberadaan Naruto." Kata Orang itu.

"Hah ? hountoni ? " kata Sakura kaget.

"Iya, sepertinya dia menyewa mata-mata untuk mengetahui segala informasi mengenai Naruto." Kata Orang itu lagi.

"Hn, apakah kau yakin akan hal itu?" tanya Sakura memastikan.

"Hm, seratus persen, karena aku menguping sendiri percakapan mereka" kata Orang itu.

"Ne, setelah mengetahui informasi Naruto, apakah Sasuke sudah mendatangi Naruto?" tanya Sakura.

"Aku rasa belum, karena beberapa hari ini Sasuke habiskan untuk berdiam diri di kamarnya, dan dia baru keluar saat ada keperluan seperti meeting, bahakan makanan pun dia meminta untuk mengantarkanya dikamarnya." Kata orang itu.

"Hm, bagus kalau begitu, kau pantau terus pergerakan Sasuke, jika ada yang encurigakan segera hubungi aku, kau mengerti ? " kata Sakura.

"Hm, baiklah, oh ya, kau jangan sampai lupa dengan perjanjian yang kita sepakati." Kata Orang itu.

"Baiklah, aku tidak lupa dengan hal itu, dan ingat, jangan sampai kau ketahuan!" kata Sakura.

"Hm, baiklah" kata orang diseberang telfon itu lalu memutuskan sambungan telfonya.

"Apa yang dia katakan ?" tanya orang misterius yang di sebelah Sakura itu.

"Dia berkata bahwa Sasuke telah menemukan informasi Naruto." Jawab Sakura.

"Lalu bagaiman ?" tanya orang itu.

"Hn, untuk sekarang Sasuke belum bertemu dengan Naruto, tapi aku tidak tahu untuk selanjutnya" jawab Sakura.

"Hm begitu lalu kita bagaimana ? setelah mengetahui hal ini apakah kita hanya akan tinggal diam ?" tanya orang itu.

"Hm, aku rasa benar katamu, kita akan segera menjaankan rencananya." Kata Sakura tersenyum iblis.

"Aku sangat setuju denganmu kali ini" kata orang isterius itu.

'Hahahah tunggu saja, aku akan menghancurkanmu Naruto dan akan aku rebut kembali Saske seperti dulu lagi ! dasar kau rubah busuk pengganggu ! jika saja saat itu kau tidak datang, mungkin saja saat itu aku bisa mandapatkan Sasuke dan memilikinya sampai sekarang, padahal tinggal sedikit lagi untuk mendapatkanya. Hanya tinggal membuatnya tergoda dan meniduriku dan semua akan beres ! tetapi kau datang ! KAU DATANG DAN MERUSAK SEGALANYA ! dasar kau brengsek ! aku tidak akan mengampunimu ! aku akan menghancurkanmu sampai kau sendiri memintaku untuk membunuhmu ! Arrggh ! DASAR SIALAN KAU NARUTO ! serta pada Anakmu yang menjijikkan itu ! beraninya kau memiliki kenang-kenangan dari milikku ! Sasuke-ku ! aku akan merebutnya dan menghancurkanya sehingga tidak akan tersisa lagi segala pengganggu yang akan menggangguku untuk mendapatkan Sasuke ! haha tunggu saja kau keluarga Busuk ! aku akan menghancurkan kalian ! dan pada akhirnya, akulah yang akan bersanding dengan Sasuke ! memang sepantasnya seperti itu ! kalian layak mati ! ARRRGH ! BRENGSEKK ! 'batin Sakura sambil menggemeletukkan giginya seperti hampir pecah, urat-urat didahinya bermunculan dan matany melotot, bahkan hawa disekitarnya mejadi mencekam, bahkan untuk membayangkanya saja sangat mengerikan.

"Hey Sakura ? kau kenapa ?" tanya Orag itu.

"Aku tidak sabar untuk menghancurkan Rubah itu !" kata Sakura dengan senyum lebar khas setan yang menyeramkan.

"Hehe tenang saja, sebentar lagi dia akan mati dan membusuk!" kata Orang yang satunya sembari ikut tersenyum mengerikan seperti Sakura.

"Hahaha tunggulah Naruto ! aku akan datang seperti santa yang mengejutkanmu sekaligus dewa kematian yan akan mencabut nyawamu serta anakmu ! hahah Naruto, kau akan mati beserta anakmu yang menjijikan itu!" kata Sakura tertawa sinting ala psikopat yang haus akan darah.

"Sasuke, tunggu kedatanganku, sebagai pendampingmu, sebagai jodohmu !" kata Sakura lagi dengan penuh penekanan di setiap katanya.

~TBC~


apakah rencana yang di buat oleh Sakura ?

siapakah kedua teman Sakura itu ?

apakah Sasuke akan menemui Naruto ?

nantikan di chapter berikutnya OK :D

tetap ikuti kisah seru yang terjadi antara Naruto, Sasuke, Hinata, Gaara, Ino, Sakura Dsb,, hanya di Sky Without Clouds :D


mellia : uyeee selese :3

sasu : hn

mellia : sasu ga mutu

sasu : #chidori

mellia : T^T

naru : mellia bener2 mau discontinue ?

melia : gatau T^T lagi dilema ini T^T

naru : kami-sama berikan yang terbaik buat mellia :D

mellia : amin, arigatou naru T^T

sasu : hn sana balas review

mellia : =_= iyaa


cuap-cuap dan balas review XD

kitsune Riku1 : um ! yoroshiku XD arigatou XD okok saya usahakan XD arigato atas review nya, review lagi ya :D

uzumakinamikazehaki : okok ini udah lanjt XD hehe gomene XD arigato atas review nya, review lagi ya :D

gothiclolita89 : wkwkw bahkan kali ini nongolnya lebih banyak XD okok ini udah lanjut kok XD arigato atas review nya, review lagi ya :D

Nokia 7610 : okok ini udah lanjut kok :D arigato atas review nya, review lagi ya :D

heriyandi kurosaki : okok yoroshiku XD arigatou XD okok ini udah lanjut kok :D arigato atas review nya, review lagi ya :D

nanaleo099 : okok ini udah lanjut :D arigato atas review nya, review lagi ya :D

Dewi15 : okok ini udah lanjut XD gatau XD arigato atas review nya, review lagi ya :D

eizan ki: gomene XD okok ini udah lanjut XD arigato atas review nya, review lagi ya :D

Tsukuyomi Lucifer Namikaze : wkwkw okok ini udah lanjut kok :D arigato atas review nya, review lagi ya :D

minyak tanah : okok ini udah lanjut kok :D arigato atas review nya, review lagi ya :D

Yukayu Zuki : hehe gomene XD ini udah mellia usahain XD arigatou XD gatau ya :P arigato atas review nya, review lagi ya :D

mifta cinya : wkwkw iya XD okok ini udah lanjut kok :D arigato atas review nya, review lagi ya :D

Luca Marvell : siapa bilang sakura nikah ? :P gatau ya :P arigato atas review nya, review lagi ya :D

permata kedua 9 : saya juga ga tau XD arigato atas review nya, review lagi ya :D

Ara Uchiha : saya ga tau :P arigato atas review nya, review lagi ya :D

B-Rabbit Ai : wkwkw okok ini udah lanjut kok XD iya, mellia usahain XD arigato atas review nya, review lagi ya :D

amour-chan : wkwkw ariatou atas balasanya XD tapi pada milih author update cepet XD arigato atas review nya, review lagi ya :D

Fujoshi desu : wkwkw kalau gitu mau bagaimana coba :P arigato atas review nya, review lagi ya :D

RyunkaSanachikyu : wkwkw iya2 XD saya juga dapet banyak flame dari para sakulover =_= wkwkw sabar2 :P wkwk okok arigatou mau balas saya XD arigato atas review nya, review lagi ya :D

Fujoshi desu : wkwkw lagi2 review brondong dari fujo-chan XD arigato atas review nya, review lagi ya :D

chika : okok ariatou atas saranya , mellia ga bakal marah kok tenang, asal itu bukan flame =_= wkwkw XD arigato atas review nya, review lagi ya :D

aradea : wkwkw ini udah lanjut kok XD arigato atas review nya, review lagi ya :D

Uzumaki Lala : wkwwk bahkan ini udah 3000 words lho XD arigato atas review nya, review lagi ya :D

Anisa Phantomhive : =_= aneh2 aja lu =_= suke : ok suke chan, jangan lupa temuin Tosuke ya ? dia rindu banget tuh pengen ketemu sama kamu :P arigato atas review nya, review lagi ya :D

Guest : wkwkw saya gatau XD arigato atas review nya, review lagi ya :D

Ahn Ryuuki : wkwkw okok XD wkwkw iya XD arigatou atas saranya XD arigato atas review nya, review lagi ya :D

SEKALI LAGI MELLIA MOHON MASUKAN UNTUK PILIHAN UPDATE SWC NYA T^T JIKA TIDAK MENGERTI MAKSUD MELLIA, SILAHKAN LIHAT DI BAGIAN AWAL CERITA, DISANA MELLIA BERTANYA PADA MINA-SAN T^T

MINA SAN YANG UDAH MAU REVIEW, ALERT, BAHKAN NGE FAV, ARIGATOUU BANGET T^T

BERKAT KALIANLAH MELLIA MAU NGELANJUTIN SWC, ARIGATOUUU T^T

ARIGATO MINNA-SAN KARNA KALIAN SEMUA MAU MEMBACANYA, APA LAGI KALAU KALIAN MAU NGE REVIEW !, ARIGATO MINNA-SAN !

DAN UNTUK MINA YANG UDAH NUNGGU FIC NYA MELLIA YANG LAIN YANG BELUM END, GOMENNASAI, KARNA BUKANYA UPDATE CHAP BARU, MALAH BUAT FIC BARU. DIKARENAKAN, FOLDER NYA YANG HILANG, JADI SEMUA DATANYA JUGA HILANG :'(

DAN KARENA INI ADALAH FIC SASUNARU HURT PERTAMA AUTHOR, JADI GOMEN JIKA JELEK BANGET.

POKOKNYA ARIGATOOOO + GOMEN BGT DEH :3

M-_-M

DAN UNTUK FIC KALI INI, MAAF, KALAU MELIA BELUM BISA MEMBERIKAN FIC YANG MEMUASKAN :'(

DAN 1 YANG MELLIA INGINKAN :

P

L

E

A

S

E

R

E

V

I

E

W

!