A/N: Atra esterní ono thelduin. Kvetha Fricai. Waktunya liburan, waktunya ngupdate! PLEASE READ, ENJOY, AND REVIEW!

Disclaimer: Actually, I'm bored to write this. But, Eyeshield 21 isn't mine. It belongs to Riichiro Inagaki and Yusuke Murata. All of the band, singer, or song aren't mine, too.

Genre: Humor/Romance/Fantasy

Pairings: HiruMamo, SenaSuzu, YuuMiha nyempil.

Warnings: OoC, Bad language, AU

"…." berarti ngomong

'….' berarti mikir

Italic: Lirik

ANGEL AND DEMON

by Gerpot the Vampire

Chapter 5: The Feeling's Name and the Days Before Wedding: The Concert II

.

05.15 p.m atau 17.15 waktu Bumi

Saat ini, Yuuya dan Mihae sedang berdiri menunggu 4 malaikat dan 4 setan yang di'ajak' menonton konser musik di Bonython Park, Adelaide, Australia di depan gerbang Surga. Mereka tidak menyangka bahwa delapan orang itu akan menerima saja 'ajakan' mereka.

.

-F-

Kling!

Suara yang menandakan adanya 'sms' alias surat atau memo atau pesan masuk berbunyi secara serentak di 6 kotak surat di 5 rumah pohon berbeda. Jumlah total pesan yang masuk di 5 rumah itu adalah 6 pesan. Pesan-pesan itu berisi sama:

.

Anda telah terpilih untuk menonton konser musik di Bonython Park, Adelaide, Australia.

Jika anda berkenan untuk ikut, jawab dengan, "Aye." Kirim jawaban anda ke ruang kerja Ratu Mihae.

Terima kasih.

King of Hell and Queen of Heaven

.

Sena dan Suzuna menanggapinya dengan antusias. Mereka jarang-jarang bisa menonton konser musik. Kehalang peraturan melulu. Hiruma dan Mamori.. Mamori sih ikut.. Hiruma? Ikut juga. Tapi dengan alasan bisa nyari banyak ancaman juga sekalian nyari senjata baru.

Akaba langsung saja memetik gitarnya dengan gaya rock campur pop yang jadinya malah aneh. Riku stay cool. Ikkyu dan Monta teriak-teriak gaje. Khusus Monta sambil ngangkat pisang ambonnya. Kemudian mereka menulis jawaban mereka dengan 'hp' mereka alias selembar kertas dan sebuah pena.

Beberapa saat kemudian di ruang kerja Ratu Mihae sudah terkumpul 8 'sms' balasan berisi sama, "Aye."

-EoF-

.

05.30 p.m atau 17.30 waktu Bumi.

30 menit lagi sebelum konser dimulai. Yuuya menyarankan agar berkumpul lebih cepat di gerbang Surga agar mereka tidak ketinggalan. Mihae hanya mengikuti Yuuya. Satu persatu sosok-sosok mulai masuk dalam jarak pandang Yuuya dan Mihae. Depan sendiri adalah Akaba yang membawa gitar. Diikuti Hiruma, Monta, Ikkyu, Mamori. Terakhir sendiri adalah Sena dan Suzuna. telah dekat, terlihatlah bungkusan besar di punggung Monta.

"Hei, Monta. Apa isi bungkusan itu?" tanya Yuuya penasaran.

"Eng? Oh. Ini pisang. Untuk cemilan saat konser nanti," jawab Monta dengan santainya.

"Berapa sisir pisang yang kau bawa?" Mihae ganti bertanya.

"Ngg... 1, 2, 3, 4.. 10 sisir pisang!" jawab Monta sambil mengacungkan sepuluh jarinya. Semua yang ada di situ sweatdrop kecuali Hiruma yang malah ketawa-ketawa sendiri, "Kekekekekekeke."

"Baiklah, tidak apa-apa. Asal kulitnya jangan kau buang sembarangan, Monta. Kalau tidak..." kata Mihae yang terdengar seperti ancaman yang disertai senyuman maut Unohana Retsu.

"O-Oke," jawab Monta yang sudah keringat dingin melihat senyum maut ratunya itu.

"Sudah, sudah," kata Yuuya membuat semua menoleh padanya, "sudah lengkap semua, kan? Kalau begitu, bisa kita berangkat sekarang? Kalau tidak, kita tidak akan dapat tempat terdepan."

"Tunggu! Kalian melupakan satu hal!" kata Mihae menahan mereka semua.

"Ah, iya," timpal Yuuya pendek. Rombongan yang terdiri dari 5 setan dan 5 malaikat itu lalu membentuk lingkaran. Telapak tangan kanan mereka saling berhadapan. Benak mereka melebur agar energi yang dihasilkan cukup.

"Atra guliä un ilian tauthr ono un atra ono waíse sköliro fra rauthr¹," kata mereka secara bersamaan. Perlahan, mereka menarik benak mereka masing-masing. Setelah menatap satu sama lain, mereka mulai berjalan melewati gerbang.

"Ya! Ayo kita berangkat," kata semuanya kecuali Yuuya, Mihae, Hiruma, dan Akaba.

Dimulailah perjalanan kesepuluh orang itu. Mereka telah mengatur jalan utama sehingga keluar tepat di atas Kota Adelaide. Bonython Park tampak penuh dengan orang-orang yang ingin menonton konser ditambah dengan stand-stand makanan cepat saji yang berjajar menunggu pembeli. Lampu panggung sudah dinyalakan. Orang-orang yang sudah duduk di tempat yang disediakan meneriakkan band atau penyanyi kesukaan mereka yang akan tampil. Di belakang panggung terlihat gerakan-gerakan samar yang menandakan adanya persiapan-persiapan yang diperlukan sebelum pentas. Mereka berhenti di gang kecil, gelap, dan sepi di dekat Bonython Park dengan alasan, "Akan lebih cepat sampai begitu kita merubah penampilan menjadi manusia."

Dan memang begitu. Mereka merubah penampilan mereka dengan sihir mereka sehingga mereka bisa dilihat oleh manusia. Tentu saja dengan wujud manusia. Kalau dengan wujud setan atau malaikat mereka, mereka akan dikatai orang aneh. Halloween kan masih lama. Mereka berjalan keluar dari gang kecil tersebut dan mencoba mencari tempat duduk terdepan di antara kerumunan orang sambil berusaha agar tidak terpisah dari rombongan. Perhitungan Yuuya benar. Kurang dari 30 menit saja tempat duduknya sudah hampir penuh. Untung saja Yuuya sudah mendaftarkan rombongan mereka begitu keluar dari gang. Selama mencari, kadang terdengar percakapan di antara rombongan tersebut. Segera saja, Sena menjadi akrab dengan sesama orang cebol *dhuak!* alias Suzuna, Monta, dan Ikkyu, kecuali Riku. Kan sudah berteman sejak kecil. Sena juga akrab dengan Mamori. Mamori malah sudah akrab dengan semuanya, tapi apa bertengkar bisa disebut akrab? Entahlah. Hiruma tidak terlalu akrab dengan siapapun, tapi sering terdengar pertengkarannya dengan Mamori. Seperti ini:

"Kekeke, banyak sekali orang yang bisa kuancam," kata Hiruma sambil menyeringai.

"Tidak akan kubiarkan kau mengancam orang, Hiruma!" kata Mamori menimpali. Mereka berdua tidak menyadari kalau mereka sudah tertinggal beberapa meter dari rombongan mereka yang sudah menemukan tempat duduk terdepan tak jauh dari mereka berdua.

"Yaa~ Ayo Kak Mamo, Kak You! Kami sudah menemukan tempat duduk!" teriak Suzuna menghentikan pertengkaran mereka.

"Kami segera ke sana!" balas Mamori teriak. "Ayo Hiruma!" ajaknya kepada Hiruma.

"Tch," decak Hiruma. Mereka berdua mendekati rombongan mereka yang hampir semuanya sudah duduk. Suzuna duduk diantara Riku dan Sena. Monta duduk di sebelah kanan Riku. Di sebelahnya Ikkyu, lalu Mamori, Hiruma dan Akaba. Mihae dan Yuuya sendiri duduk berdampingan di sebelah kiri Sena.

.

06.00 p.m atau 18.00 waktu Bumi.

Tepat setelah Mihae dan Yuuya duduk, muncul seorang pria berpenampilan casual yang membawa mic dan, ngg, semacam kartu di tangannya. Dia terlihat sangat antusias melihat reaksi para penonton. Tampaknya pria itu adalah MC konser musik di Bonython Park ini.

"What's up, guys!" tanyanya sambil mengarahkan mic-nya kepada penonton. Penonton bersorak-sorak heboh. Sesekali terlihat penonton yang berdiri dari tempat duduknya.

"Okay! I'm fine, too!" katanya lagi sambil tersenyum. Para penonton terutama yang wanita tambah heboh setelah melihat senyumnya yang menawan.

"Hello! My name is Yamato Takeru! I am your MC for tonight. Well, I don't want to waste our precious time just to introduce myself. So, we welcome, Lenka! With her song, The Show! And followed by the Welcome To The Black Parade by My Chemical Romance and the Imaginary by Evanescence!*" kata Yamato sambil meninggalkan panggung sementara penyanyi kelahiran New South Wales, Australia ini, Lenka Kripac, atau lebih dikenal dengan nama Lenka, menggantikan Yamato di panggung dengan menggunakan dress cream pucat yang berspons tipis yang panjangnya mencapai di bawah lutut, dan sepatu sandal berhak rendah berwarna sama. Jadi roknya mulai dari pinggang sampai bawah lutut terlihat seperti mengembang. Gerard Way, vokalis My Chemical Romance atau MCR, yang biasa dipanggil Gerard atau Gee, bersiap di sisi lain panggung dengan kaos tanpa lengan hitam yang dilapisi kevlar hitam, dipadukan dengan celana jeans hitam panjang dan sepasang sepatu bot hitam. Kontras sekali, 'kan, dengan kulitnya yang putih. Amy Lee, vokalis Evanescence, yang mengenakan longdress biru muda yang panjangnya hampir mencapai mata kaki dan sepatu sandal berhak rendah berwarna biru tua juga melakukan hal yang sama di sisi panggung yang lainnya.

Bersamaan dengan musik yang mengalun, Lenka mulai menyanyikan The Show melalui mic yang sudah disediakan di panggung. Hiruma juga langsung menyalakan handycam yang didapatnya entah dari mana.

"I'm just a little bit caught in the middle
Life is a maze and love is a riddle
I don't know where to go I can't do it alone I've tried
And I don't know why

"Slow it down
Make it stop
Or else my heart is going to pop
'Cause it's too much
Yeah, it's a lot
To be something I'm not
I'm a fool
Out of love
'Cause I just can't get enough

"I'm just a little bit caught in the middle
Life is a maze and love is a riddle
I don't know where to go I can't do it alone I've tried
And I don't know why
I'm just a little girl lost in the moment
I'm so scared but I don't show it
I can't figure it out
It's bringing me down I know
I've got to let it go
And just enjoy the show

"The sun is hot
In the sky
Just like a giant spotlight
The people follow the sign
And synchronize in time
It's a joke
Nobody knows
They've got a ticket to that show
Yeah

"I'm just a little bit caught in the middle
Life is a maze and love is a riddle
I dont know where to go I can't do it alone I've tried
And I don't know why
I'm just a little girl lost in the moment
I'm so scared but I don't show it
I can't figure it out
It's bringing me down I know
I've got to let it go
And just enjoy the show
Just enjoy the show

"I'm just a little bit caught in the middle
Life is a maze and love is a riddle
I dont know where to go I can't do it alone I've tried
And I don't know why
I'm just a little girl lost in the moment
I'm so scared but I don't show it
I can't figure it out
It's bringing me down I know
I've got to let it go
And just enjoy the show

"Dum de dum
Dudum de dum
Just enjoy the show
Dum de dum
Dudum de dum
Just enjoy the show

"I want my money back
I want my money back
I want my money back
Just enjoy the show
I want my money back
I want my money back
I want my money back
Just enjoy the show,"
Lenka mengakhiri lagu The Show sementara penonton bertepuk tangan meriah dan berteriak senang. Lalu ia membungkuk kepada penonton dan pergi meninggalkan panggung. Nada-nada pembuka Welcome To The Black Parade mulai terdengar ketika Lenka sudah berada di samping Amy Lee yang sedang menunggu giliran tampil di sisi panggung. Terhalang oleh speaker yang ditempatkan di sana.

"That's great," komentar Amy Lee ketika Lenka mendatanginya.

"Yeah, thanks. Honestly, I'm very nervous in front of...*" jawab Lenka sambil mengibaskan tangannya ke arah para penonton yang sekarang memusatkan perhatiannya kepada Gerard yang sedang menyanyi.

"When I was a young boy
My father took me into the city to see a marching band

"He said son when you grow up
Would you be
The saviour of the broken
The beaten and the damned?

"He said will you
Defeat them
Your demons
And all the non-believers
The plans that they have made

"Because one day
I'll leave you
A phantom
To lead you in the summer
To join the black parade," Gerard melepas mic dari micstand-nya.

"When I was-a young boy
My father
Took me into the city
To see a marching band

"He said son when you grow up
Would you be
The saviour of the broken
The beaten and the damned?

"Sometimes I get the feeling
She's watching over me
And other times I feel like I should go

"And through it all
The rise and fall
The bodies in the street
And when you're gone we want you all to know

"We'll carry on
We'll carry on
And though you're dead and gone believe me
Your memory will carry on
We'll carry on
And in my heart I can't contain it
The anthem won't explain it

"A words that sends you reeling
From decimated dreams
Your misery and hate will kill us all

"So paint it black
And take it back
Let's shout it loud and clear
Defiant to the end we hear the call

"To carry on
We'll carry on
And though you're dead and gone believe me
Your memory will carry on
We'll carry on
And though you're broken and defeated
Your weary widow marches

"On and on we carry through the fears
(Hoo, haa, hah)
Disappointed faces of your peers
(Hoo, haa, hah)
Take a look at me
'Cause I could not care at
All

"Do or die
You'll never make me
Because the world
Will never take my heart
Go and try
You'll never break me
We want it all
We want to play this part

"I won't explain
Or say I'm sorry
I unashamed
I'm gonna show my scar
Give a cheer
For all the broken
Listen here
Because it's who we are

"I'm just a man
I'm not a hero
Just a boy
Who had to sing this song
I'm just a man
I'm not a hero

"I
Don't

Care!

"We'll carry on
We'll carry on
And though you're dead and gone believe me
Your memory will carry on
We'll carry on
And though you're broken and defeated
Your weary widow marches on

"We'll carry on
(Do or die
You'll never make me
Because the world
Will never take my heart
Go and try
You'll never break me
We want it all
We want to play this part)

"We'll carry on
(Do or die
You'll never make me)
We'll carry on
Because the world
Will never take my heart)

"We'll carry on
(Go and try
You'll never break me)

"We'll carry
(We want it all
We want to play this part)

"We'll carry on," Gerard mengakhiri lagu Welcome To The Black Parade dengan gaya berlutut sementara anggota MCR yang lain (Ray, Frank, Mikey, dan Bob) menutup lagu dengan nada khas parade drum band—untuk lebih jelasnya silahkan dengarkan sendiri lagunya di CD, kaset, mp3 atau lebih baik videonya sekalian. -A/N: Saya memakai formasi terakhir My Chemical Romance sebelum Bob Bryar keluar dari MCR-

Seiring dengan dentuman drum yang terakhir, Gerard bangkit dari posisinya, mengembalikan mic ke posisi semula, membungkuk pada penonton, kemudian berjalan untuk bergabung dengan Lenka yang berada di sisi panggung yang terhalangi speaker-speaker. Penonton bertepuk tangan riuh dan berteriak-teriak senang. Gerard berpapasan dengan Amy yang berjalan menuju ke tengah panggung yang membuatnya berhenti sejenak.

"Great, Gee Way," kata Amy selagi berjalan.

"Well, okay," balas Gerard dan mengedikkan kepalanya kecil dan meneruskan jalannya.

Musik pembuka sudah dimulai sementara Amy sudah menempatkan dirinya di tengah-tengah panggung. Ketika sudah dirasa cukup nada pembuka lagunya, Amy lalu bernyanyi.

"Swallowed up in the sound of my screaming
Cannot cease for the fear of silent nights

"Oh how I long for the deep sleep dreaming
The goddess of imaginary light

"In my field of paper flowers
And candy clouds of lullaby
I lie inside myself for hours
And watch my purple sky fly over me

"I linger in the doorway
Of alarm clock screaming
Monsters calling my name
Let me stay

"Where the wind will whisper to me
Where the raindrops
As they're falling tell a story

"If you need to leave the world you live in
Lay your head down and stay a while
Though you may not remember dreaming
Something waits for you to breathe again

"In my field of paper flowers
And candy clouds of lullaby
I lie inside myself for hours
And watch my purple sky fly over me,"
Amy Lee mengakhiri Imaginary disertai tepuk tangan dan sorakan gembira yang tak kalah meriahnya dengan kedua lagu sebelumnya. Amy membungkuk dan memanggil Lenka dan Gerard untuk bergabung bersamanya di tengah panggung. Yamato menghampiri mereka dari sisi lain.

"Yeah! You're all amazing! Great! And.. Oh, damn! I don't know what can I say! Hello, Gee, Lenka, and Amy. They all scream, eh?*" kata Yamato dengan mata penuh kekaguman dan menunjuk para penonton.

"Hell, YEAH! They yell all the time*," jawab Gerard menanggapi.

"Of course. My ears couldn't stop ringing 'coz they're always shouting in my ear sounded repeatedly*," timpal Lenka dengan nada bercanda.

"And I think, they won't stop screaming tonight*," kata Amy ikut-ikutan bercanda lalu tertawa mendengar candaannya sendiri. Ketiga orang lainnya yang ada di atas panggung juga ikut tertawa.

"I thought so too. Since you will be rocked Adelaide tonight!*" kata Yamato yang masih tertawa dan kata-katanya diikuti lebih banyak jeritan dari para penonton. Tapi, sebelum kita menampilkan lebih banyak lagi, kita lihat keadaan rombongan kesayangan kita, Demon's Family.

.

-F-

Demi kelancaran *?* membaca, kita mulai setelah lagu The Show.

.

Monta dan Ikkyu hanya menatap Lenka dengan mata berbinar-binar. Tampaknya mereka tidak mendengarkan lagunya. Hanya menatap wajah cantik sang penyanyi. Yah, walaupun terkadang gigi kelincinya *diacungin pisau sama Lenka* membuat mereka tertawa, wajahnya tetap..um...cantik. Mamori dan Suzuna bergumam mengikuti irama lagu. Hiruma, Riku, dan Sena berusaha bersikap tenang. Hiruma harus menjaga lidahnya agar tidak selip dan mengeluarkan kata-kata 'ampuh'nya dan tetap merekam konsernya. Riku dan Sena tidak melihat Lenka yang menyanyi tapi malah memperhatikan Suzuna yang bergumam senang di sampingnya. Akaba memetik gitarnya sambil berpikir, 'Kalau bisa aku ingin mengajaknya berduet denganku.'

Ketika lagu Welcome To The Black Parade dinyanyikan, Mamori dan Suzuna secara ajaib bersorak-sorai keras. Hiruma menyiapkan kamera. Kamera untuk memotret aksi Mamori dan Suzuna yang sangat OoC. Monta, Ikkyu, Riku dan Sena sekarang ikut menyanyikan lagu bersama dengan para penonton yang lain. Akaba sekarang sedang berusaha meniru Ray yang sangat ahli memainkan gitarnya pada waktu reffrain-nya.

-EoF-

.

Saat ini, Mamori dan Suzuna betul-betul menuruti 2 baris dalam lagu Imaginary. 'If you need to leave the world you live in, Lay your head down and stay a while,' adalah liriknya. Maka, saat ini Mamori dan Suzuna berada di alam mimpi mereka. Entah disadari atau tidak, kepala Mamori menyender ke bahu Hiruma, dan kepala Suzuna berada di bahu Sena. Monta dan Ikkyu jelas sangat terlihat cemburu melihat kepala Mamori yang ada di pundak Hiruma. Akaba berada di sisi lainnya Hiruma tidak menunjukkan ekspresi apapun kecuali frustasi karena tidak bisa menandingi Ray. Riku memandang Sena dan Suzuna dengan senyum dan tatapan sedih.

Yuuya dan Mihae memang dari tadi diam saja karena tampak lebih menikmati konsernya. Tapi itu cuma 'tampaknya'. Sebenarnya, mereka dari tadi mengamati tingkah rombongannya yang macam-macam. Dan nyengir kuda *?* ketika melihat ekspresi cemburu di wajah beberapa anggota rombongan.

KEKEKEKEKEKEKEKE

Next Chapter: The Feeling's Name and the Days Before Wedding: The Concert III

.

Atra guliä un ilian tauthr ono un atra ono waíse sköliro fra rauthr¹: Kiranya keberuntungan dan kebahagiaan mengikutimu dan kiranya kau menjadi terlindungi dari kesialan.

.

Telah diterjemahkan oleh Gerald:

* Hello! My name is Yamato Takeru! I am your MC for tonight. Well, I don't want to waste our precious time just to introduce myself. So, we welcome, Lenka! With her song, The Show! And followed by the Welcome To The Black Parade by My Chemical Romance and the Imaginary by Evanescence!: Halo! Nama saya Yamato Takeru! Saya MC Anda untuk malam ini. Yah, saya tidak ingin membuang waktu kita yang berharga hanya untuk memperkenalkan diri. Jadi, kita sambut, Lenka! Dengan lagunya The Show! Dan diikuti dengan Welcome To The Black Parade oleh My Chemical Romance dan Imaginary oleh Evanescence!

* Yeah, thanks. Honestly, I'm very nervous in front of...: Yeah, terima kasih. Jujur, aku sangat gugup di depan ...

* Yeah! You're all amazing! Great! And.. Oh, damn! I don't know what can I say! Hello, Gee, Lenka, and Amy. They all scream, eh?: Yeah! Kalian semua mengagumkan! Hebat! Dan .. Oh, sialan! Saya tidak tahu apa yang bisa saya katakan! Halo, Gee, Lenka, dan Amy. Mereka semua menjerit, eh?

* Hell, YEAH! They yell all the time: Hell, YEAH! Mereka berteriak sepanjang waktu.

* Of course. My ears couldn't stop ringing 'coz they're always shouting in my ear sounded repeatedly: Tentu saja. Telingaku tidak bisa berhenti berdenging karena teriakan mereka selalu terdengar di telingaku berulang-ulang.

* And I think, they won't stop screaming tonight: Dan kupikir, mereka tidak akan berhenti berteriak malam ini

* I thought so too. Since you will be rocked Adelaide tonight!: Saya pikir juga begitu. Karena kalian akan mengguncang Adelaide malam ini!

.

Gerpot: HYAAH! 3 hari lagi masuk sekolah lagi.. Males!

Gerald: Namanya juga lagi pingin menikmati hari-hari terakhir liburan.

Gerpot: Aye.. Nah! Sekarang, kita ada bintang tamu! Sambutlah, Gerard Arthur Way! *Gerard muncul tiba-tiba*

Gerard: *sudah diterjemahkan Gerald* Halo, Gerpot, Gerald. Saya senang sekali bisa muncul di fic ini. Tanpa Frerard. Sekarang Frerard masih marak, ya? Padahal sudah diperingatkan Ray..

Gerpot: Begitulah. 'Kan sekarang masih era yaoi. *nada sebel*

Gerald: Aye. Seingat saya, Master nggak suka yaoi, ya? Tapi sukanya yang yu..*dibekep Gerpot* Mph!

Gerpot: *blushing*

Gerard: *ngeliat Gerald dan Gerpot* Uh, ada yang bisa saya bantu di sini?

Gerpot: *masih blushing* Ah, tentu, tentu. Kita balas reviewnya.. *ngelepas Gerald*

Gerald: Puah! Hah, hah, hah...

Gerard: *mbaca review* Pertama dari.. pass? Anda nanyain apaan, ya?

Gerpot: Entah.. Dari Fitria-AlyssCrimsonCamellia. Yang sekarang kurasa ganti penname. Oh, Shuuma ki bapakane Sena, tha? Lali, je.. Eh? Kelas 9 juga? Tapi saya tetap harus memanggil anda 'Mbak'..

Gerald: Dari Ciel L. Chisai. Iya, mbak. Sapunya Harry diambil Mamo. Yang diambil yang Nimbus lagi. Jadi, pas pertandingan Quidditch rempal, deh..

Gerard: Lalu Youichi Hikari. Trims sudah di-fave. Gerpot memang orang jawa. Bukan dari Jawa mana-mana. Tapi dari *ngeliat biodata di rapotnya Gerpot* Condongcatur, Depok, Sleman. Intinya di Yogyakarta!

Gerald: Dari Smile. Maunya sih, gitu. Tapi sayang, nggak bisa... Wek, wek, wek, wek, week.

Gerard: Mau Wajik Ny. Week? *nyodorin kardus isi wajik ke Gerald sambil makan wajik*

Gerald: Nggak, makasih. Itu untuk tamu, kok.

Gerpot: Oke, sekarang dari..RisaLoveHiru. Rencananya masih dirahasiakan. Untuk 'hp' udah ada di atas.

Gerard: *nelen wajiknya* Terakhir dari kuroichi agitohana. Aye. Mendekati pernikahan. Tapi masih beberapa chapter lagi.

Gerpot: Dan untuk pemenang kuis kemarin...

Gerald: Jeng, jrerekjekjengjengjengjeng...

Gerard: Pemenangnya adalah Ciel L. Chisai! Dengan jawaban Lenka! Walaupun lagunya salah sih... Hadiahnya adalah... Iklan berikut ini...

- Musik pembuka - *dikutip langsung dari hp dengan sedikit perubahan*

ANDA SEDANG
* Kecewa
* Patah hati
* Putus cinta
* Nggak ada temen
* Lagi nggak punya pacar dan sebagainya
Hubungi kami segera. Kami menyediakan bermacam-macam alat:
PISAU DAPUR, PISTOL, RACUN, TALI TAMBANG, PETI MATI, dll.
Servis kami No 1 di Indonesia. MOTTO kami adalah, "ANDA TEWAS KAMI PUN PUAS."
Ayo segera hubungi kami, 100 penelpon pertama GRATIS LUBANG KUBUR. Ha..ha..ha..

- Musik penutup -

Gerpot: Mohon jangan tersinggung. Ini hanyalah sms banyolan dari teman sekolah saya.

Gerard: Saya pergi dulu. Mau siap-siap penampilan selanjutnya.

Gerald: Ote! Nah, gimana kalau sekarang aja ngomongnya, Master?

Gerpot: Ya! Aku sarujuk! Um.. saya mau minta pendapat anda semua yang membaca fic ini. Lebih baik saya memberi sedikit konflik yang agak serius setelah chapter tentang konser selesai atau tidak?

Gerald: Silahkan kirim pendapat anda melalui review maupun PMs. Mohon keluhan-keluhan yang ada dikirim saja melalui PMs.

Gerpot: Sé mor'ranr ono finna..

Gerald: Un Sé onr sverdar sitja hvass!

Gerpot: REVIEW PLEASE!