Lily-chan: Hai! Lily Vivi Nekoyama, muncul! Dengan Cliff-kun dan Claire-chan, di fic Mineral Town High! Di chapter ini chara utama kita dua-duanya muncul, myaaw~ Tapi chapter ini benar-benar jauh dari gamenya, modern banget... Maafkan...m(_ _)m
Claire: Hooree! Ultahku udah deket!
Cliff: I-iya ya? (mesti cari kado nih, dalam hati)
Lily-chan: Disclaimer! Bakal disampein Double C!
Cliff+Claire: Double C? Whatever... She does not own Harvest Moon... It belong to someone else. Juga lagu-lagu yang disebutin di sini punya artistnya masing-masing.

Cliff's POV

Hari ini libur. Hari Minggu. Yang berarti aku santai dan tidak punya pekerjaan hari ini, kebetulan juga tidak ada PR dari sekolah. Kuambil handphoneku yang tergeletak di meja, melihat jam dan tanggal. Tanggal 29, masih jam 3 pagi. Aku bangunnya kepagian, tapi sudah tidak bisa tidur lagi. Banyak hal aneh yang terjadi kemarin malam. Pas lagi makan malam aku tersedak, pas mau tidur bersin sampai 5 kali. Aneh. Kalau kata ibuku, itu artinya kita lagi diomongin orang. Siapa sih, yang mau ngomongin aku? Lagi-lagi kulirik jam di handphoneku. Masih jam 3.30. Aku beranjak dari tempat tidur, membuka laptop punyaku, membuat koneksi ke internet dan membuka situs jejaring sosial, facebook, sambil mendengar lagu Up, U Smile, That Should Be Me dan lagu-lagu Barat lainnya di Winamp, tentu saja dengan volume yang kecil. Kuperbarui status di facebook. "Makan malam kemarin, kesedek. Mau tidur bersin 5 kali. Ada yang ngingetin? Masa' sih? Atau aku cuma mau flu?" Eh, ada yang ngajak chat! Claire-chan! Ngapain dia pagi-pagi begini?

"Bgn kepagian ya? Aku juga, maling laptop Onii-chan. :)"

"Iya. Kalau pagi2 temen chatting dikit."

"Iyalah, kt juga aneh bs bgn kepagian. :D"

"Kok bisa? Mimpi buruk?"

"Nggak kok. Kalau Cliff-kun?"

"Entah knp bisa kebangun jam 3 tadi. GPP sih. Aq kl sdh bgn susah tdr lg jd aq bk laptop sambil dngr lagu. Kl Claire-chan?"

"Aq jg dngrin lg smbl main game."

"Ooohh. km prcy nggak kl org bs kesedek kl d ingetin?"

"y, knp?"

"bc statusku."

"Tehehe, aneh bgt! :DD"

"Iya kan."

"Udah ya! Aq mau off dl, mandi."

"Mau jln2?"

"Hari ini? K mana?"

"Hutan. Jam 10, kutunggu di dpn Inn."

"Oke! Bye!"

Claire's POV

Hwaa! Rasanya nggak percaya deh! Cliff-kun ngajak aku jalan-jalan! Senangnya! Sekarang mandi dulu, ah! Aku buru-buru pergi ke kamar mandi membawa sabun dan shampoo aroma sakura, pakaian dalam, tanktop dengan motif bunga-bunga biru, bolero biru, dan rok mini setelah mandi dan memakai baju serta memakai bando biru muda berhias bunga, aku menuju ke lantai satu Inn, melihat kakakku sarapan sambil mengerjakan PR matematika. Heran, bisa juga dia ngerjain PR nyambi makan. Kalau aku sih nggak bisa. Aku memesan sereal cornflakes dengan susu strawberry dan potongan blueberry dan almond slices.

"Ohayou onii-chan! Nggak buru-buru?" tanyaku sambil duduk di kursi di samping Jack-nii san.

"Ngapain buru-buru? Kan nggak ada yang ngejar?" sahut Jack-nii san, pura-pura cool.

"Bukannya onii-chan ada tes mengurus peternakan hari ini?" kataku santai. Hening. Otak kakakku berusaha mencerna kalimat yang barusan kukatakan.

"Huuwaa! Benar juga! Makasih udah ngingetin, Claire! Kakak pergi dulu!" kata kakakku, lalu dia ngibrit ke peternakan sambil membawa sandwich telur,daging asap dan mayones cuma bisa bahkan lupa ngeberesin kubawa bukunya kamar kakak di lantai dua, setelah itu kulirik jam. Sudah jam 9.50. Aku segera keluar dari Inn, membawa keranjang piknik yang sudah kusiapkan sebelumnya. Disana kulihat Cliff-kun, memakai kemeja putih kotak-kotak bergambar pohon-pohon, menyerupai hutan dengan tulisan "Save the forest now!" dengan celana jeans biru tua. Dia membawa dua botol jus anggur segar dan sebuah kotak besar. Tapi, kenapa dia bengong? Dan kenapa mukanya merah?

"Cliff-kun? Haloo... Kok bengong?" Tanyaku sambil tersenyum geli sekaligus bingung.

"Eh? Enggak kok. Aku cuma kagum dengan Claire-chan hari ini..." Katanya pelan.

"Cliff-kun juga keren hari ini!" Balasku sambil tersenyum malu. Mukanya tambah merah. Aku tersenyum geli.

"Yuk, jalan." Kami pun berjalan menuju hutan Mineral, dimana Gotz, si tukang kayu tinggal.

"Kita mau duduk di mana?" Tanyaku. "Di dekat kolam Harvest Goddess saja." Kata Cliff-kun kalem.

"Oke! Yuk!" Kataku sambil menarik tangan Cliff-kun. Dia cuma tersenyum kecil, tapi tidak menarik tangannya. Kami pun duduk di depan kolam Harvest Goddess.

"Cliff-kun?"

"Ada apa?"

"Apa yang kau sukai?"

"Banyak."

"Sebutkan tiga saja, yang paling kau sukai."

"Musik,olahraga,hewan." Lalu Cliff-kun bersiul aku terkejut. Dan dalam sekejap mata, seekor elang dewasa terbang ke arah kami. Aku melompat kaget, lalu bersembunyi di balik pohon di dekat kolam, sementara elang itu hinggap atau lebih tepatnya mencengkeram pundak Cliff-kun.

"Nih, Cain, selada dan daging." Kata Cliff-kun.

"Claire-chan? Kenapa? Kamu takut dengan elang ini ya?" Tanyanya sambil tersenyum. Aku hanya mengangguk.

"Tidak perlu takut kok. Cain ini elangku, dia jinak kok." Katanya.

"Nih, coba kasih makan." Cliff-kun menyodorkan selembar selada dan sebongkah daging. Dengan takut-takut kusodorkan selada dan daging itu. Perlahan elang itu makan selada dan daging yang kusodorkan.

"Wah, dia makan! Dia ini peliharaanmu, Cliff-kun?"

"Enggak kok, Cain ini elang liar yang jadi temanku. Dia masih cari makan sendiri, tapi kadang-kadang aku kasih snack buat dia." Jelas Cliff-kun.

"Panggil teman-temanmu ya." Katanya sembari mengeluarkan berbagai macam sayuran dan daging dari dalam sebuah kotak. Tak lama kemudian Cain mengeluarkan suara keras melengking, lalu banyak hewan jinak seperti kelinci, kucing liar, bahkan tikus tanah mendekat ke kami.

"Nih, Mogura. Ini untuk Neko,Mimi,dan yang lain. Jatah Hunny, Bunny, dan Sweety di sini. Ini untuk Cain dan keluargamu." Dia mengatur jatah masing-masing hewan hutan yang mendekat ke kami. Mereka langsung memakan jatah mereka masing-masing,kami juga menyantap makanan piknik kami,fruit sandwich dan cream and fruit pie sambil meminum jus anggur segar. Aku memandang hewan-hewan itu dengan antusias. Setelah mereka menyikat habis jatah snack mereka masing-masing, mereka pulang ke sarang masing-masing.

"Yah, sudah pergi semua?" Kataku kecewa.

"Minggu depan kita bisa jalan-jalan lagi kok." Cliff-kun menghiburku.

"Cliff-kun?"

"Hmm?"

"Tutup matamu..." Dia menutup matanya.

*CUP*

Cliff-kun langsung membuka matanya.

"Itu tanda terimakasihku buat hari ini." Kataku sambil mengusap pipi kanannya yang barusan memerah, seperti orang yang sakit demam.

"Claire-chan!"

"Hng?"

"Terimakasih, buat semuanya."

"Sama-sama." Sahutku sambil tersenyum. "Bagaimana kalau minggu depan kita jalan-jalan lagi?"

"Eh? Boleh-boleh saja."

"Kalau begitu, dadah!"

"Dah."

.

.

.

Lily-chan: Selesai! Akhirnya agak aneh, ya. Tapi maafkanlah, aku nulis ini jam 9 malam! Alasan kenapa aku menyampaikan salam perpisahan sendirian karena Double C sedang kencan! Anyway, review! Bye!